Claim Missing Document
Check
Articles

RESPONSE IMMUNITY OF GOLDFISH (Carassius auratus) INFECTED WITH Aeromonas hydrophila BACTERIA AND POST-TREATMENT WITH PROPOLIS SOLUTION Riswan, M; Lukistyowati, Iesje; Syawal, Henni; Kurniawan, Ronal; Putri, Rianti; Putri, Mega Novia
Asian Journal of Aquatic Sciences Vol. 8 No. 2 (2025): August
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/ajoas.8.2.223-229

Abstract

This study aims to determine the immunity response of  Carassius auratus infected with Aeromonas hydrophila bacteria and post-treatment with propolis solution by measuring total leukocytes and phagocytosis index. The method used is experimental by applying a completely randomized design (CRD) with five treatments and three replications. The treatments were Kn (not infected with A. hydrophila and not treated with propolis), Kp (infected with A. hydrophila but not treated with propolis), while fish infected with A. hydrophila were treated with propolis doses P1 (700 ppm), P2 (800 ppm), and P3 (900 ppm). Treatment was done by injecting 0.1 ml of propolis into fish infected with A. hydrophila intramuscularly. The test material was 150 fish of 8-10 cm in size. The results showed that propolis significantly gave an immune response to the C. auratus infected with A. hydrophila (p<0.05). The 800 ppm propolis dose was the most effective, as indicated by a total leukocyte count of 3.70×104 cells/mm3, a phagocytosis index value of 28.33%, and a survival rate of 83.33%. This study highlights that propolis has potential as a natural immunostimulatory agent in enhancing non-specific defense mechanisms in C. auratus infected with pathogenic bacteria
HEMATOLOGY OF STRIPED CATFISH (Pangasianodon hypophthalmus) FED WITH ADDED FERMENTED HERBAL MEDICINE AND TESTED WITH Aeromonas hydrophila Rizvi, Fharisa Nabila; Syawal, Henni; Riauwaty, Morina
Asian Journal of Aquatic Sciences Vol. 8 No. 2 (2025): August
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/ajoas.8.2.240-251

Abstract

Fermented herbs made from turmeric, ginger, and kencur have the potential to be antimicrobials and immunostimulants that can increase appetite and reduce fish stress due to changes in water quality. The research was conducted from June 2024 to August 2024 at the Fish Disease and Parasite Laboratory, Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau. This study aims to determine the best frequency of fermented herbs enriched on the health of striped catfish (Pangasianodon hypophthalmus) hematology after challenge with Aeromonas hydrophila. The research method used a completely randomized design (CRD) with one factor, five treatments, and three replicates. Treatments consisted of Kn (negative control, no challenge test), Kp (positive control and challenge test), P1 (herbs enriched every day and challenge test), P2 (giving every 3 days and test challenge), and P3 (giving every 5 days and a test challenge). Fish were kept for 46 days and challenged with A. hydrophila (10⁸ CFU/mL) on day 32. Clinical symptoms were observed for 14 days post-challenge. The best results were obtained in treatment P1 with the following hematological parameters: erythrocytes 2.37×10⁶ cells/mm³, hematocrit 36.00%, hemoglobin 9.60 g/dL, leukocytes 11.14×10⁴ cells/mm³, glucose 69.33 mg/dL, and normal leukocyte differentiation. The survival rate reached 100%. Feeding fermented herbs effectively improved the health and body endurance of striped catfish
PENGARUH PENAMBAHAN Cinnamomum burmanii DALAM PAKAN UNTUK PENCEGAHAN INFEKSI Aeromonas hydrophila PADA IKAN JAMBAL SIAM (Pangasius hypophthalmus) Manurung, Juniarty; Syawal, Henni; Riauwaty, Morina
Jurnal Riset Akuakultur Vol 19, No 2 (2024): Juni (2024)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Jembrana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jra.19.2.2024.109-121

Abstract

Motile Aeromonas septicemia (MAS) merupakan penyakit yang disebabkan oleh Aeromonas hydrophila dan sering menyerang ikan jambal siam (Pangasius hypophthalmus). Kayu manis merupakan tanaman yang memiliki senyawa aktif, seperti minyak atsiri yang mengandung cinnamaldehyde dan berperan sebagai antibakteri. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektifitas penambahan larutan kayu manis dalam mencegah infeksi A. hydrophila penyebab penyakit MAS pada ikan jambal siam. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL), lima perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan yang diterapkan adalah sebagai berikut: Kn (kontrol negatif), Kp (kontrol positif), dan (P1; P2; dan P3 penambahan larutan kulit kayu manis dengan dosis 15; 30; dan 45 mL kg-1 pakan). Ikan (10 ± 2 cm) dipelihara dalam akuarium berukuran 40 x 30 x 30 cm3 dengan kepadatan 10 ekor per akuarium. Pada hari ke-32 pemeliharaan, ikan diuji tantang dengan menginfeksikan A. hydrophila sebanyak 0,1 mL per ekor dengan kepadatan 108 CFU mL-1 yang dilakukan secara intramuskular. Ikan dipelihara selama 14 hari hingga hari ke-46. Parameter yang diamati adalah kadar kalsium, magnesium, dan fosfor dalam serum darah, aktivitas lisozim, tingkat kelulushidupan, dan relative percent survival 91,07 ±7,78%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan larutan kayu manis yang terbaik adalah dosis 30 mL kg-1 pakan yang ditandai dengan angka kelulushidupan pascauji tantang (93,33%) dan profil biokimia darah (kadar kalsium 9,33 mg dL-1, magnesium 3,10 mg dL-1, dan fosfor 3,93 mg dL-1) serta aktivitas lisozim (285 unit mL-1) tertinggi. Hal ini menunjukkan bahwa penambahan larutan kulit kayu manis pada pakan efektif untuk mencegah penyakit MAS pada ikan jambal siam.Motile Aeromonas septicemia (MAS) is a disease caused by Aeromonas hydrophila and often attacks Siamese catfish (Pangasius hypophthalmus). Cinnamon is a plant that has active compounds, such as essential oil which contains cinnamaldehyde and acts as an antibacterial. The aim of this study was to determine the effectiveness of cinnamon solution addition in preventing A. hydrophila infection which causes MAS disease in Siamese catfish. The study used an experimental trial consisting of five treatments with three replicates arranged in a completely randomized design (CRD), five treatments and three replications. The treatments applied were as follows: Nc (negative control), Pc (positive control), and (P1; P2; and P3 cinnamon bark solution addition at doses of 15; 30; and 45 mL kg-1 feed). Fish (10 ± 2 cm) were reared in aquariums with a dimension of 40 x 30 x 30 cm3 at a density of 10 fish per aquarium. On the 32nd day of rearing, each fish were challenged with A. hydrophila through the injection of 0.1 mL solution containing A. hydrophila at a density of 108 CFU mL-1 through intramuscular route. The fish were reared for 14 days until the 46th day. The parameters observed were levels of calcium, magnesium and phosphorus in blood serum, lysozyme activity, survival rate, and relative percent survival 91.07 ± 7.78%. The results of the study showed that the best addition of cinnamon solution was a dose of 30 mL kg-1 feed, which was characterized by better post-challenge survival rate (93.33%) and blood biochemical profile (calcium level 9.33 mg dL-1, magnesium 3.10 mg dL-1, and phosphorus 3.93 mg dL-1) and the highest lysozyme activity (285 units mL-1). These findings showed that the addition of cinnamon bark solution to feed was effective in preventing MAS disease in Siamese catfish.
Gambaran Darah Ikan Jambal Siam (Pangasianodon hypophthalmus) yang Diberi Pakan dengan Penambahan Ekstrak Biji Pepaya (Carica pepaya L.) Diva, Farhah; Syawal, Henni; Riauwaty, Morina
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 13 No. 3 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.13.3.343-353

Abstract

Ikan jambal siam (Pangasianodon hypophthalmus) merupakan komoditas ikan air tawar yang permintaan pasarnya terus meningkat, sehingga pembudidaya menerapkan sistem budidaya intensif. Namun, jika tidak dikelola dengan baik dapat menurunkan kualitas air, menimbulkan stres, dan meningkatkan risiko penyakit, seperti penyakit Motile Aeromonas Septicemia (MAS). Salah satu alternatif pencegah penyakit adalah dengan memanfaatkan bahan alami seperti ekstrak biji pepaya yang mengandung antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis terbaik penambahan ekstrak biji pepaya pada pakan ikan jambal siam (P. hypophthalmus) yang diujitantang dengan Aeromonas hydrophila. Penelitian ini dilaksanakan pada Juli hingga Desember 2024 di Laboratorium Parasit dan Penyakit Ikan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau. Metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan lima perlakuan dan tiga pengulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah Kn: pakan tidak ditambahkan dengan ekstrak biji pepaya dan ikan tidak diujitantang dengan A. hydrophila, Kp: pakan tidak ditambahkan dengan ekstrak biji pepaya dan ikan diujitantang dengan A. hydrophila, P1: (1 g/kg), P2: (2 g/kg), P3: (3 g/kg) dan ikan diujitantang dengan A. hydrophila. Didapatkan hasil yaitu dosis terbaik penambahan ekstrak biji pepaya pada pakan adalah P3 (3 g/kg) dengan total eritrosit 2,27 x 10⁶ sel/mm³, nilai hematokrit 37,33%, kadar hemoglobin 11,80 g/dL, total leukosit 10,37 x 10⁴ sel/mm³, aktivitas fagositosis 26,00%, dan kelulushidupan 86,67%, dapat disimpulkan ada pengaruh penambahan ekstrak biji pepaya dengan dosis berbeda pada pakan terhadap gambaran darah ikan jambal siam sebelum dan setelah diujitantang dengan A. hydrophila dan dapat meningkatkan imunitas ikan jambal siam
Hematologi Ikan Jambal Siam (Pangasianodon hypophthalmus) yang Diberi Pakan Mengandung Larutan Asam Jungga (Citrus jambhiri L.) Sihaloho, Rosalinda; Riauwaty, Morina; Syawal, Henni
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 13 No. 3 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.13.3.375-386

Abstract

Asam Jungga (Citrus jambhiri L.) berpotensi sebagai bahan tambahan pakan alami karena mengandung alkaloid, saponin, steroid, triterpenoid, tanin, flavonoid, dan vitamin C. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh dosis terbaik larutan asam jungga yang ditambahkan ke dalam pakan guna meningkatkan sistem imun non-spesifik ikan jambal siam dengan melihat jumlah eritrosit total, kadar hematokrit, kadar hemoglobin, jumlah leukosit total, aktivitas fagositosis, dan sintasan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus hingga Desember 2024. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) satu faktor dengan lima perlakuan, yaitu: Kn (kontrol, tanpa asam jungga dan tanpa uji tantang), Kp (tanpa asam jungga, diuji tantang dengan Aeromonas hydrophila), serta tiga perlakuan dengan penambahan larutan jeruk jungga dalam pakan masing-masing dengan dosis 6,0 mL/kg (P1), 6,5 mL/kg (P2), dan 7,0 mL/kg (P3), yang semuanya diuji tantang dengan A. hydrophila. Masa pemeliharaan berlangsung selama 46 hari dalam wadah bervolume 35 L. Pengambilan sampel darah dilakukan sebanyak tiga kali, dosis terbaik diperoleh pada perlakuan P3 (7 mL/kg) dengan jumlah eritrosit total 294,08 x10⁴ sel/mm³, kadar hematokrit 37,67%, kadar hemoglobin 9,87 g/dL, jumlah total leukosit 10,67 x10⁴ sel/mm³, aktivitas fagositik 32,67%, dan tingkat kelangsungan hidup 93,33%. Parameter kualitas air selama penelitian meliputi suhu berkisar antara 26–29°C, pH 6–7,3, dan DO (oksigen terlarut) 4,6–5,2 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi dengan asam jungga secara signifikan meningkatkan parameter imun dan kelangsungan hidup pada ikan jambal siam
PHYSIOLOGICAL AND BLOOD BIOCHEMICAL RESPONSES OF Pangasianodon hypophthalmus ENRICHED PELLETS Citrus jambhiri L. Simalango, Cindy Naomi Fadilla Christine; Riauwaty, Morina; Syawal, Henni
Asian Journal of Aquatic Sciences Vol. 8 No. 3 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/ajoas.8.3.327-336

Abstract

Jungga lime (Citrus jambhiri L.)/Sundai acid/Limau kuit is a natural ingredient that contains alkaloids, saponins, steroids, tannins, flavonoids, ascorbic acid, essential oils, and limonene, which are antibacterial. This research was conducted from August to December 2024 at the Laboratory of Fish Diseases and Parasites, Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau. This research aimed to analyze the physiological and biochemical responses of the blood of striped catfish. The method used was experimental with a completely randomized design (CRD) of 1 factor, five treatments, and three replicates. The treatments applied were Kn (without the addition of jungga lime and without being infected with A. hydrophila), Kp (without jungga lime and infected with A. hydrophila), and jungga lime-enriched pellets at P1 (6.0 mL/kg), P2 (6.5 mL/kg), and P3 (7.0 mL/kg), and infected with A. hydrophila. Striped catfish (P. hypophthalmus) with a size of 8-12 cm and a weight of 6-7 g were kept in a 54x37x29 cm container, with a stocking density of 1 fish/3 L, and fed 3 times a day and sanitation. On day 32, fish were intramuscularly challenged with A. hydrophila (108 CFU/mL) at 0.1 mL. The results showed that the best dose was P3 (7.0 mL/kg) with a blood glucose of 79.33 mg/dL, Mg 3.07 mg/dL, Ca 9.87 mg/dL, P 4.03 mg/dl, Lisozyme activity of 259 units, mL, weight growth reached 19.11 g, and length growth reached 5.39 cm. Adding jungga lime to fish feed can improve post-challenge fish blood's physiological and biochemical responses
Histopathology Intestines of Trichogaster trichopterus Pall Infected by Digenean Trematode Parasites (Clinostomum sp.) Panggabean, Devi Yunita; Riauwaty, Morina; Syawal, Henni
Jurnal Akuakultur SEBATIN Vol. 6 No. 2 (2025): November
Publisher : Department of Aquaculture, Faculty of Fisheries and Marine Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jas.6.2.66-73

Abstract

Trichogaster trichopterus Pall is a freshwater fish widely found in Indonesian waters, particularly in the swamp areas of Riau Province. This study was conducted from September 2024 to March 2025 at the Laboratory of Fish Parasites and Diseases, Faculty of Fisheries and Marine Science, University of Riau. The objective of this research was to analyze the intestinal tissue structure of T. trichopterus infected with Clinostomum sp. The methods used were purposive sampling and survey techniques. Fish samples were collected from the reservoir at the Faculty of Fisheries and Marine Science, University of Riau. Sampling was conducted three times over 30 days at four predetermined stations. Station I was located at the reservoir entrance, Station II to the west, Station III to the north of the entrance, with a 50-meter distance between stations, and Station IV was located upstream. The research procedures included sampling, intestinal organ fixation in formalin, and preparation of histopathological slides through a series of stages: dehydration, alcohol removal, infiltration, embedding, sectioning, staining, and mounting. Observed parameters included clinical symptoms and intestinal histological structure, which were analyzed descriptively. The results showed that the intestines of infected fish exhibited alterations, including epithelial lifting, goblet cell proliferation, oedema, hypertrophy, haemorrhage, inflammatory cell infiltration, and necrosis. The histopathological index of infected fish intestines reached a damage score of 7, categorised as severe. Based on the findings, it can be concluded that Clinostomum sp. infection causes significant alterations to the intestinal structure of T. trichopterus
Co-Authors Abdul Alif Abdul Alif Addilah, M. Fikri Adelina &#039; Afra Azizah Afrina Putri Afrizal Tanjung Alfian &#039; Alfinda, Rudi Alif, Abdul Amraini Fitri Anang Widarsa Andarini Diharmi Anderson.s, Roi Andesra, Andesra Andi Almer Farrand Noor Andre A Saragih, Andre A Andre Manusun Purba Anggriani, Rara Dewi Angraika Dirta Annisa Dwi Putri Anugrah, Rio Persal Anzila Rizki W Muharram Asmika Harnalin Simarmata Athif Amirah Elza Atika Talitha Erman Atria Martina Azizah, Afra Cerlina, Maya Chandra Chandra Chania Arnata Christin Natalia Cici Adliana Darfia, Novreta Dea Switzelin H Destriman Laoli Devy P Lumban Gaol Dian Fitria M Dian Iriani Dian Puspitowati Dicky Azwar Lubis Dinar Mey Jasika H Diva, Farhah Dwi Indah Fransiska Elfira Stefani Priska Erikson Sahala Pardamean Etri Nopilita Faira Yovanie Fandi Rahmat Farkhan, Mochammad Farrand Noor, Andi Almer Fatihaturrahma, Annisya Fauzi Ahmad Lubis Faza, Farzana Fakhira Fazira, Meisya Amanda Febi Nabila Feri Julianto Fitria Sufriyani Fransiska, Dwi Indah Fricilia Zissalwa Gaol, Devy P Lumban Ginting, Kiki Dirgantara Gunawan B S Gusriansyah, Dimas Hafil Kurnia Tama Hasbullah Zakky Hasugian, Sampang Hotramadi Herdini , Herdini Herianti Rambe Heriyanti Heriyanti, Heriyanti Herparinda Novita Husna, Hidayatul Iesje Lukistyowati Iesje Lukistyowati Iesje Lukistyowati Iesje Lukistyowati Iesje Lukistyowati Iesje Lukistyowati Iesje Lukistyowati Iesje Lukstyowati Iesje Lukystiowati Ilham Fajri Pohan Iman, Khasan Nur Ipa, Adha Irma Yunita Irsya, Habib Irwan Effendi Iskandar Putra Isma Mulyani Isna Sudirman Isna Sudirman Isnaini Lidya Rizki Jampil, Tirta Herlis Jan Stepfely Simanjuntak Jaya Maruli Tamba Juniarty Manurung Juwita Lestari Karnila, Rahman Karnila Khairia, Khairia Kiky Dirgantara Ginting Kurniawan, Ahmad Juli Kusai, Kusai Latifah Hannum Lase Lestari, Rona Luksityowati, Iesje Luskityowati, Iesje M Riswan M Zaky Ditiya Putra M. Riswan M. Yanda, M. Yanda Manurung, Juniarty Mariana Lumban Tungkup Mariska, Refi Marwati &#039; Maulina Sawitri Maya Cerlina Maytra Wirdona Meisya Amanda Fazira Melin Siburian Memi Martin Ilmayati Mery Sukmiwati Mesi Susanti Mochammad Farkhan Morina Riauwaty Muhamad Latiful Khobir Muhammad Akram Muhammad Arga Saputra Muhammad Arga Saputra Muhammad Arga Saputra Muhammad Azaldin Muhammad Muhajir Muhammad Muhajir, Muhammad Mutawakkil, M. Mufid Al Mutiara Mutiara Nabellia Nabellia Nabellia, Nabellia Nabila, Febi Nasril Ismail NASTITI KUSUMORINI Nelli Karolina Sitorus Novike Zullanda Selvi, Novike Zullanda Novita, Herparinda Novreta Ersyi Darfia Nur Addini Nur Aini Nur Asiah Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nurfitri, Maya Nurhasan Nurhasan Nurhasan Nurhasan, Nurhasan Oktavianti, Mila Pakpahan, Poltak Panggabean, Devi Yunita Pardamean, Erikson Sahala Pertiwi, Zuwini Poltak Pakpahan Poltak Pakpahan Purba, Andre Manusun Purba, Yoshua Dewaman Mangapul Putra, Mutlas Ade Putra, Sanjaya Mandala Putri Noviayu Salsabila Hendri Putri, Annisa Dwi Putri, Atika Putri, Mega Novia Putri, Rianti RA, Sayyidina Abdul Qabidhi Rabil Yusuf Rabil Yusuf Rahmadona, Zikra Rahmat Iman Mainil Ramadhanita, Ramadhanita Rebeka Valensia Rhino Pamungkas Riauwaty , Morina Ridho Aldiokta RIDWAN AFFANDI Rika Sinaga Rinaldi Rinaldi Rini Mastuti Rio Persal Anugrah Risman Ferdiansyah Riswan, M Riva Mutiara Rizka Hasanah Rizki Putra Rizvi, Fharisa Nabila Rona Lestari Ronal Kurniawan Roslina &#039; Rudi Alfinda Saberina Hasibuan Sagitha Aulya Fanny Tanjung Salsabila Hendri, Putri Noviayu Santa, Santa Santikawati, Susi Sarah Pabiola Saragih Siallagan, Romensius Anggi AW Siburian, Melin Sihaloho, Rosalinda Simalango, Cindy Naomi Fadilla Christine Simanjuntak, Jan Stepfely Sinaga, Tomuso Angdi Suryani Siregar, Cici YP Siregar, Desty Sahroni Siregar, Morina Riauwaty Sri Wahyuni Suci Wulandari Sudirman, Isna Syafriadiman, Syafriadiman Syafruddin Nasution Syahputra, Mohamad Ardani Syahrul Hidayat Syaieba, Mutiara Tamba, Jaya Maruli Tanjung, Yuliza Virliansyah Telaumbanua, Siti Tia Suherianti Tjipto Leksono Tjipto Leksono Tomuso Angdi Suryani Sinaga Trisla Warningsih Tungkup, Mariana Lumban Ulandari, Ulfa Unggul Fitrah Heriadi Usman M Tang Usman M Tang Usman Muhammad Tang Vekri Ramadhi Wasmen Manalu Widarsa, Anang Wijaya, Rahmat Santosa Windarti Windarti Yetti Elfina Yetti Elfina S Yoshua Demawan Mangapul Purba Yosri Yosri Yovanie, Faira Yuharmen - Yuliati Yuliati Yulyawati Yulyawati Yunita Paramitha Hasibuan Yusni Ikhwan Yusni Ikhwan Siregar Yusuf, Rabil Zebua, Ratna Dewi Zikra Rahmadona Zissalwa, Fricilia Zulaiha &#039; Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain