Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of Soaking Jambal Siam Fish (Pangasianodon hypophthalmus) In Pineapple Peel (Ananas comosus) Solution On Leukocyte Image Herparinda Novita; Morina Riauwaty; Henni Syawal
Jurnal Akuakultur SEBATIN Vol. 4 No. 1 (2023): May
Publisher : Department of Aquaculture, Faculty of Fisheries and Marine Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jas.4.1.78-89

Abstract

This research was carried out in July 2021 – September 2021 at the Laboratory of Parasites and Fish Diseases. This study aims to obtain the best dose of pineapple peel solution. This study used a Complete Randomized Design (RAL) consisting of 5 treatments and 3 tests. The treatment in this study was that there was an influence where the best treatment was found in P2 (Soaking of pineapple skin solution dose 1,800 ppm tested challenged with A. hydrophila bacteria) with an average total leukocytes of 9.92 x 104 cells / mm3, total lymphocytes 82.67%, total monocytes 9.33%, neutrophy value 8.00% phagocytic value 37.00%, siamese jambal fish dilution classified as good with a value of 93.33%, and water quality during the study temperatures ranged from 27.3–29oC,, pH 6.3–6.6, DO 3.4–4.2 mg/L, and NH3 0.01-0.02 mg/L.
Leukocytes Differentiation of Goldfish (Carassius auratus) Infected with Aeromonas hydrophila Bacteria and Post-treatment with Propolis Solution M. Riswan; Iesje Lukistyowati; Henni Syawal
Jurnal Natur Indonesia Vol. 19 No. 1 (2021): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jnat.19.1.6-12

Abstract

This study aims to determine the best dose of propolis to treat Carassius auratus infected with Aeromonas hydrophila seen leucocyte differentiation from C.auratus. The method used was experimental method with Completely Randomized Design (CDR) with one factor consisting of five treatment levels and three replications. The treatment was Kn (not infected with A. hydrophila and untreated propolis), Kp (infected with A. hydrophila but not treated with propolis), and fish infected with A. hydrophila treated propolis with dose P1 (700 ppm), P2 (800 ppm), and P3 (900 ppm). Treatment is done by injection of propolis in fish infected by A. hydrophila in intramuscular. The fish used are 8-10 cm in size and kept for 14 days post-infection. The results showed that propolis solution has been able to treat C. auratus from infected A. hydrophila. The dose of propolis 800 ppm is the best dose to treat C. auratus infected A.hydrophila, seen from leukocyte differentiation (lymphocyte 80,25%, monocytes 10,09% and neutrophils 9,66%).
Histopathology of the Gill of Pangasianodon hypophthalmus that were Fed with Fermented Red Ginger to Prevent Motile Aeromonas Septiceamia Disease Muhammad Arga Saputra; Morina Riauwaty; Henni Syawal
Jurnal Natur Indonesia Vol. 20 No. 2 (2022): October
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jnat.20.2.64-72

Abstract

Red ginger is a natural ingredient that contains several antibacterial compounds such as essential oils, flavonoids, terpenoids, phenols, and zingiberene. This research was conducted from June to August 2021. The purpose of this study was to analyze the structure of the gill and liver tissue of jambal siam fish and to obtain the best dose of adding fermented red ginger to the feed before and after being challenged with Aeromonas hydrophila bacteria. The method used is an experimental method using a one-factor Completely Randomized Design (CRD) with five treatment levels and three replications, namely: Feeding without fermentation of red ginger and without being tested against A. hydrophila (Kn), Feeding without fermentation of red ginger and tested against A. hydrophila (Kp), Feeding with a dose of 150 mL/kg (P1), dose 175 mL/kg feed (P2), dose 200 mL/kg (P3). The results showed that the structure of the gill tissue of Jambal Siam fish showed damage such as hypertrophy, hyperplasia and bent lamellae. The best results were found in the P2 treatment, a dose of 175 mL/kg feed and tested against A.hydrophilla bacteria
Histopatologi Insang Ikan Jambal Siam (Pangasianodon hypophthalmus) yang Terinfeksi Aeromonas hydrophila dan Diobati dengan Larutan Kulit Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) Gaol, Devy P Lumban; Riauwaty, Morina; Syawal, Henni
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Kayu manis merupakan salah satu bahan alami yang berpotensi untuk menghambat pertumbuhan bakteri. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret s/d Mei 2023 di Laboratorium Parasit dan Penyakit Ikan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur insang dan ginjal ikan jambal siam yang diberi pakan pelet yang diperkaya larutan kayu manis dan diinfeksi dengan A. hydrophila. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah Kn (tanpa perlakuan), Kp (tanpa kayu manis dan infeksi A. hydrophila) dan pada P1, P2 dan P3 adalah 15, 30, 45 mL/kg pakan. Untuk melihat efektifitas kayu manis dalam meningkatkan imunitas ikan yang terserang A.hydrophila maka ikan diujitantang pada hari ke-32 dengan A. hydrophila secara intramuskular. Organ insang disampling pada hari ke-14 pascainfeksi dan pembuatan preparat histopatologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kelainan pada struktur insang jambal siam (Kp) seperti lamella bengkok, hyperlasia, hyperthrophy dan nekrosis. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu dosis kayu manis 30 mL/kg pakan dapat memperbaiki struktur insang jambal siam yang diinfeksi A. hydrophila.
Diferensiasi Leukosit Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) yang diberi Pakan Mengandung Kunyit (Curcuma domestica Val.) dan Diinfeksi Bakteri Aeromonas hydrophila Ginting, Kiki Dirgantara; Riauwaty, Morina; Syawal, Henni
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 9 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai Oktober 2020 di Laboratorium Parasit dan Penyakit Ikan, Jurusan Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis terbaik pemberian pakan mengandung kunyit (Curcuma domestica Val.) pada ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) untuk mencegah infeksi Aeromonas hydrophila. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor lima taraf perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan yang diterapkan adalah Kn (kontrol, tanpa kunyit), Kp (tanpa kunyit dan diuji tantang dengan A. hydrophila), P1 (0,5 g kunyit/kg pelet dan diuji tantang dengan A. hydrophila), P2 (0,7 g/kg), P3 (0,9 g/kg pelet). Ikan dipelihara selama 45 hari dalam akuarium berukuran 40x30x30 cm dengan padat tebar 1 ekor/ 3 L air. Uji tantang dengan A. hydrophila kepadatan 108 CFU/mL sebanyak 0,1 mL/ekor dilakukan pada hari ke-30. Setelah uji tantang ikan kembali dipelihara hingga hari ke- 45. Pada perlakuan Kp dan P1 menunjukkan gejala klinis berupa produksi lendir berlebih, warna pucat, pergerakan tidak normal, mata buram, nafsu makan berkurang, dan sirip geripis. Pemberian pakan mengandung kunyit pada ikan lele dumbo untuk mencegah infeksi A. hydrophila. Dosis terbaik pemberian pakan mengandung kunyit adalah 0,9 g/kg pelet yang ditandai dengan total leukosit 11,29x104 sel/mm3, kadar leukokrit 1,33%, limfosit 79,66%, monosit 12,00%, neutrofil 7,00%, aktivitas fagositosis 34,66%, dan kelulushidupan ikan 80,00%.
Efek Perendaman Ikan Patin Siam (Pangasionodon hypophthalmus) dalam Larutan Vaksin HydroVac terhadap Diferensiasi Leukosit Yusuf, Rabil; Riauwaty, Morina; Syawal, Henni
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 9 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Vaksinasi merupakan salah satu cara untuk meningkatkan respon imun spesifik ikan terhadap suatu penyakit. Tujuan penelitian adalah mendapatkan lama waktu perendaman ikan dalam larutan vaksin HydroVac yang optimal dalam meningkatkan respons imun spesifik ikan patin siam dilihat dari total leukosit, diferensiasi leukosit dan aktivitas fagositosis. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan lima taraf perlakuan, adapun perlakuan pada penelitian adalah: Kn (tanpa perendaman vaksin HydroVac dan tanpa diinfeksi bakteri Aeromonas hydrophila), Kp (tanpa perendaman vaksin HydroVac dan diinfeksi bakteri A. hydrophila), P1 (Perendaman vaksin HydroVac selama 15 menit), P2 (Perendaman selama 30 menit), dan P3 (Perendaman selama 45 menit), serta diujitantang bakteri A. hydrophila). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perendaman dengan vaksin HydroVac dapat meningkatkan respons imun non-spesifik ikan patin siam yang terinfeksi bakteri A.hydrophila. Waktu perendaman selama 30 menit merupakan hasil terbaik untuk meningkatkan respons imunitas ikan patin siam yang terinfeksi bakteri A. hydrophila dilihat dari hasil total leukosit 9,12×104 sel/mm3, kadar leukokrit 1,67%, diferensiasi leukosit (limfosit 82,33%, monosit 8,67% dan neutrofil 9,00%), nilai aktivitas fagositosis 34,67%, dan tingkat perlindungan relatif 83,33%.
Profil Eritrosit Ikan Mas (Cyprinus carpio L) yang Diberi Pakan Mengandung Vaksin Aeromonas hydrophila Sudirman, Isna; Syawal, Henni; Lukistyowati, Iesje
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 9 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Ikan mas (Cyprinus carpio) merupakan jenis ikan air tawar yang banyak dikonsumsi. Salah satu penyakit yang biasa menyerang ikan mas adalah Motile Aeromonos Septiceamia yang disebabkan oleh Aeromonas hydrophila. Vaksinasi adalah pemberian vaksin yang tujuan utnuk meningkatkan kekebalan ikan terhadap bakteri A.hydrophila. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil darah merah ikan mas yang diberi vaksin A. hydrophila pada pakan dengan dosis yang berbeda, dan mendapatkan dosis vaksin A. hydrophila terbaik ditambahkan ke pakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menerapkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan empat taraf perlakuan, yaitu adalah Kn (Pemberian pakan tanpa diberi Vaksin A.hydrophila), P1 (Pemberian Vaksin A.hydrophila dengan Dosis 3 mL/Kg pakan), P2 (4 mL/Kg pakan), dan P3 (5 mL/Kg pakan). Ikan dipelihara dalam keramba berukuran 1x1x1 m sebanyak 12 unit. Ikan yang digunakan berukuran 8-10 cm, dipelihara selama 30 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian A.hydrophila pada pakan terhadap profil darah merah ikan mas yang dipelihara di keramba (P<0,05). Dosis terbaik pemberian vaksin A.hydrophila pada pakan yaitu 5 mL/kg pakan (P3), dilihat dari gambaran darah merah seperti rata-rata total eritrosit 2,12×106sel/mm3, hemoglobin 8,67 g/dL, kadar hematokrit 34,33%, tingkat perlindungan relatif 66,67%, dan kelulushidupan 97,33 %.
Histopatologi Hati dan Usus Ikan Jambal Siam (Pangasionodon hypophthalmus) yang Diberi Pakan Mengandung Ekstrak Daun Rhizophora apiculata Alif, Abdul; Syawal, Henni; Riauwaty, Morina
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 9 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Daun bakau R. apiculata memiliki senyawa bioaktif berupa flavonoid, tanin, saponin, dan quinon yang mempunyai daya antioksidan, antibakteri dan antiinflamasi. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Agustus sampai November 2019 di Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis histopatologi hati dan usus ikan jambal siam (P. hypophthalmus) yang diberi pakan mengandung ekstrak daun R. apiculata. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor 4 taraf perlakuan 3 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah kontrol tanpa penambahan ekstrak daun R. apiculata (P0), dan pemberian pakan dengan tambahan ekstrak daun R. apiculata dosis 1,5 mg/Kg (P1), 1,7 mg/Kg (P2) dan 1,9 mg/Kg (P3) pakan. Ikan yang digunakan berukuran 8-10 cm dan dipelihara di waduk. Pemberian pakan dilakukan sebanyak 10% dari bobot biomassa ikan dengan frekuensi pemberian sebanyak 3 kali selama 60 hari pemeliharaan. Organ sampel difiksasi menggunakan formalin 10%. Preparat histologi dengan pewarnaan HE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan mengandung ekstrak daun R. apiculata berpengaruh terhadap perubahan histologis hati dan usus ikan jambal siam. Perubahan yang terjadi pada hati ikan yaitu hemoragi, hipertropi dan nekrosis, sedangkan pada usus terjadi perubahan histologis berupa hemoragi, edema, proliferasi sel goblet, degenerasi vakuola dan nekrosis. Dosis terbaik terdapat pada P1 yaitu sebesar 1,5mg/Kg pakan. Parameter kualitas air selama penelitian yaitu suhu 28-29.50C; pH 6,1-6,8; DO 6,4-6,9ppm; dan NH3 0,04-0,08ppm.
Respons Fisiologis Ikan Jambal Siam (Pangasianodon hypophthalmus) yang Diberi Pakan Mengandung Larutan Kulit Kayu Manis (Cinnamomum burmanii) untuk Mencegah Penyakit Bakterial Manurung, Juniarty; Syawal, Henni; Riauwaty, Morina
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Kayu manis merupakan bahan alami yang mengandung cinnamaldehyde dan minyak atsiri yang bersifat antibakteri. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai Mei 2023 di Laboratorium Penyakit Ikan dan Parasit Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau. Tujuan penelitian adalah menganalisis respons fisiologis ikan jambal siam. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), 1 faktor, 5 taraf perlakuan, dan 3 ulangan. Perlakuan yang diterapkan adalah Kn (tanpa penambahan kulit kayu manis dan tanpa diinfeksi A.hydrophila), Kp (tanpa kayu manis dan terinfeksi A. hydrophila), dan pelet yang diperkaya kayu manis pada P1 (15 mL/kg), P2 (30 mL/kg), dan P3 (45 mL/kg) serta terinfeksi A. hydrophila. Ikan dengan ukruan 8-10 cm dan berat 5-6 g dipelihara dalam akuarium berukuran 40x30x30 cm, dengan padat tebar 1 ekor/3 L dan diberi pakan 3 kali sehari sebanyak 5%. Pada hari ke 32, ikan diujitantang A.hydrophila (108 CFU/mL) secara intramuscular sebanyak 0,1 mL/ekor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis terbaik adalah P2 (30 mL/kg) dengan glukosa 70,33 mg/dL, pertumbuhan bobot mencapai 18,39 g, dan kelulushidupan mencapai 93,33%. Penambahan kulit kayu manis ke dalam pakan ikan dapat meningkatkan respons fisiologis darah dan kelulushidupan ikan pascaujitantang.
Hematology and Physiology of Striped Catfish (Pangasianodon hypophthalmus) with the Addition of Guava Leaf Extract (Psidium guajava L) Pohan, Ilham Fajri; Riauwaty, Morina; Syawal, Henni
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 29 No. 3 (2024): October
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.29.3.367-374

Abstract

Striped catfish (Pangasianodon hypophthalmus) is a widely cultivated type of superior food fish. Intensive cultivation of catfish can cause disease. Feeding striped catfish with guava leaf extract is expected to reduce stress, which can be seen in striped catfish's hematological and physiological conditions. This research aims to obtain a dose of guava leaf extract (Psidium guajava L) to improve the health of striped catfish. The method used in the study was an experimental method that applied a one-factor, Completely Randomized Design (CRD) with five treatment levels. The treatment used was without adding guava leaf extract (P0); P1, P2, P3, and P4 with doses of 25, 50, 75, and 100 mL/kg feed, and all treatments were tested against Aeromonas hydrophila. The fish used in this research were 250 striped catfish seeds measuring 6-8 cm and kept for 45 days. Feeding with the addition of guava leaf extract at a dose of 75 mL/kg of feed had an influence on the hematological and physiological profile of post-challenge catfish, such as total erythrocytes of 2.40x106 cells/mm3, hematocrit 35.66%, hemoglobin levels 9.61 g/dL, total leukocytes 10.54x 104 cells/mm3, blood glucose levels of 78.00 mg/dL and phagocytic activity 35.66%. Absolute weight growth 17.76 g, feed efficiency 41.07%.
Co-Authors Abdul Alif Abdul Alif Addilah, M. Fikri Adelina &#039; Adelina, Adelin Afra Azizah Afrina Putri Afrizal Tanjung Alfian &#039; Alfinda, Rudi Alif, Abdul Amraini Fitri Anang Widarsa Andarini Diharmi Anderson.s, Roi Andesra, Andesra Andi Almer Farrand Noor Andre A Saragih, Andre A Andre Manusun Purba Anggriani, Rara Dewi Angraika Dirta Annisa Dwi Putri Anugrah, Rio Persal Anzila Rizki W Muharram Aprianti, Rahma Asmika Harnalin Simarmata Athif Amirah Elza Atika Talitha Erman Atria Martina Azizah, Afra Cerlina, Maya Chandra Chandra Chania Arnata Christin Natalia Cici Adliana Darfia, Novreta Dea Switzelin H Destriman Laoli Devy P Lumban Gaol Dian Fitria M Dian Iriani Dian Puspitowati Dicky Azwar Lubis Dinar Mey Jasika H Diva, Farhah Dwi Indah Fransiska Elfira Stefani Priska Eni Sumiarsih Erikson Sahala Pardamean Etri Nopilita Faira Yovanie Fandi Rahmat Farkhan, Mochammad Farrand Noor, Andi Almer Fatihaturrahma, Annisya Fauzi Ahmad Lubis Faza, Farzana Fakhira Fazira, Meisya Amanda Febi Nabila Feri Julianto Fitria Sufriyani Fransiska, Dwi Indah Fricilia Zissalwa Gaol, Devy P Lumban Ginting, Kiki Dirgantara Gunawan B S Gusriansyah, Dimas Hafil Kurnia Tama Hasbullah Zakky Hasugian, Sampang Hotramadi Herdini , Herdini Herianti Rambe Heriyanti Heriyanti, Heriyanti Herparinda Novita Husna, Hidayatul Iesje Lukistyowati Iesje Lukistyowati Iesje Lukistyowati Iesje Lukistyowati Iesje Lukistyowati Iesje Lukistyowati Iesje Lukistyowati Iesje Lukstyowati Iesje Lukystiowati Ilham Fajri Pohan Iman, Khasan Nur Ipa, Adha Irma Yunita Irsya, Habib Irwan Effendi Iskandar Putra Isma, Muhammad Fauzan Isna Sudirman Isna Sudirman Isnaini Lidya Rizki Jampil, Tirta Herlis Jan Stepfely Simanjuntak Jaya Maruli Tamba Juniarty Manurung Juwita Lestari Karnila, Rahman Karnila Khairia, Khairia Kiky Dirgantara Ginting Kurniawan, Ahmad Juli Kusai, Kusai Latifah Hannum Lase Lestari, Rona Luksityowati, Iesje Luskityowati, Iesje M Riswan M Zaky Ditiya Putra M. Riswan M. Yanda, M. Yanda Manurung, Juniarty Mariana Lumban Tungkup Mariska, Refi Marwati &#039; Masjudi, Heri Maulina Sawitri Maya Cerlina Maytra Wirdona Meisya Amanda Fazira Melin Siburian Memi Martin Ilmayati Mery Sukmiwati Mesi Susanti Mochammad Farkhan Morina Riauwaty Muhamad Latiful Khobir Muhammad Akram Muhammad Arga Saputra Muhammad Arga Saputra Muhammad Arga Saputra Muhammad Azaldin Muhammad Muhajir Muhammad Muhajir, Muhammad Mulyadi Mulyadi Mutawakkil, M. Mufid Al Mutiara Mutiara Nabellia Nabellia Nabellia, Nabellia Nabila, Febi Nasril Ismail NASTITI KUSUMORINI Nelli Karolina Sitorus Niken Ayu Pamukas Novike Zullanda Selvi, Novike Zullanda Novita, Herparinda Novreta Ersyi Darfia Nur Addini Nur Aini Nur Asiah Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nurfitri, Maya Nurhasan Nurhasan Nurhasan Nurhasan, Nurhasan Oktavianti, Mila Pakpahan, Poltak Panggabean, Devi Yunita Pardamean, Erikson Sahala Pertiwi, Zuwini Poltak Pakpahan Poltak Pakpahan Pristiana, Aris Purba, Andre Manusun Purba, Yoshua Dewaman Mangapul Putra, Mutlas Ade Putra, Sanjaya Mandala Putri Noviayu Salsabila Hendri Putri, Annisa Dwi Putri, Atika Putri, Mega Novia Putri, Rianti RA, Sayyidina Abdul Qabidhi Rabil Yusuf Rabil Yusuf Rahmadona, Zikra Rahmat Iman Mainil Ramadhanita, Ramadhanita Rebeka Valensia Rhino Pamungkas Riauwaty , Morina Ridho Aldiokta RIDWAN AFFANDI Rika Sinaga Rinaldi Rinaldi Rini Mastuti Rio Persal Anugrah Risman Ferdiansyah Riswan, M Riva Mutiara Rizka Hasanah Rizki Putra Rizvi, Fharisa Nabila Rona Lestari Ronal Kurniawan Roslina &#039; Rudi Alfinda Saberina Hasibuan Sagitha Aulya Fanny Tanjung Salsabila Hendri, Putri Noviayu Santa, Santa Santikawati, Susi Sarah Pabiola Saragih Siallagan, Romensius Anggi AW Siburian, Melin Sihaloho, Rosalinda Simalango, Cindy Naomi Fadilla Christine Simanjuntak, Jan Stepfely Sinaga, Tomuso Angdi Suryani Siregar, Cici YP Siregar, Desty Sahroni Siregar, Morina Riauwaty Sri Wahyuni Suci Wulandari Sudirman, Isna Syafriadiman, Syafriadiman Syafruddin Nasution Syahputra, Mohamad Ardani Syahrul Hidayat Syaieba, Mutiara Tamba, Jaya Maruli Tanjung, Yuliza Virliansyah Telaumbanua, Siti Tia Suherianti Tjipto Leksono Tjipto Leksono Tomuso Angdi Suryani Sinaga Trisla Warningsih Tungkup, Mariana Lumban Ulandari, Ulfa Unggul Fitrah Heriadi Usman M Tang Usman M Tang Usman Muhammad Tang Vekri Ramadhi Wasmen Manalu Widarsa, Anang Wijaya, Rahmat Santosa Windarti Windarti Yetti Elfina Yetti Elfina S Yoshua Demawan Mangapul Purba Yosri Yosri Yovanie, Faira Yuharmen - Yuliati Yuliati Yulyawati Yulyawati Yunita Paramitha Hasibuan Yusni Ikhwan Yusni Ikhwan Siregar Yusuf, Rabil Zebua, Ratna Dewi Zikra Rahmadona Zissalwa, Fricilia Zulaiha &#039; Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain