Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of Education, Income, and Access to Health Services on the Quality of Life of the Elderly in West Java Jepri Utomo; Arief Yanto Rukmana; Sulistyo Andarmoyo; Dito Anurogo
West Science Social and Humanities Studies Vol. 1 No. 05 (2023): West Science Social and Humanities Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsshs.v1i05.348

Abstract

This research explores the dynamic interplay between education, income, access to health services, and the quality of life among the elderly in West Java. Utilizing a sample of 120 individuals, the study employs Structural Equation Modeling (SEM-PLS) to analyze the relationships between these key variables. The results reveal that education emerges as a robust predictor, exerting the strongest positive influence on the quality of life among the elderly. Income and access to health services also significantly contribute to well-being, highlighting the multifaceted nature of factors shaping the aging population's quality of life. The findings provide valuable insights for policymakers, practitioners, and researchers aiming to enhance the overall well-being of the elderly in the region.
Pembelajaran Berbasis Komputer Model Tutorial di Sekolah Dasar Utomo, Jepri; Purwaningsih, Purwaningsih
Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 1 No 1 (2022): JUNE
Publisher : Program Studi PGSD Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.227 KB)

Abstract

This study aims to determine the computer-based learning tutorial model at SD Negeri 3 Tolitoli. This research uses a qualitative research type; where in collecting data using observation techniques, interviews, and documentation. The data analysis technique used is data reduction, data presentation, conclusion drawing and verification. The results showed that the tutorial model computer-based learning analysis at SD Negeri 3 Tolitoli was carried out well through 8 indicators, namely: distinguishing basic competencies on materials that contain competency demands, determining the selection of peer tutorials, having students who are already capable, compiling learning observation instruments for tutorials. , group students by including intelligent students who become tutors, make observations on learning, provide clarification, and draw conclusions from peer tutorial results
Multiculturalism in Indonesian Teen Suicide Prevention Mutmainnah, Inayatul; Utomo, Jepri
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 14, No 2 (2023): Edisi Oktober 2023
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j-psh.v14i2.76049

Abstract

Penelitian ini bertujuan menyelidiki peningkatan bunuh diri remaja di Indonesia pada tahun 2023, dengan penekanan khusus pada siswa dan mahasiswa. Kombinasi teori multikultural Watson dan teori bunuh diri Durkheim diterapkan secara kualitatif menggunakan metodologi tinjauan literatur. Hasilnya menunjukkan perubahan sosial, tekanan akademis, dan ketidakpastian masa depan sebagai pemicu utama. Dengan mengintegrasikan teori Durkheim dan Watson, strategi pencegahan bunuh diri yang lebih kontekstual dapat dikembangkan. Meningkatkan sistem pendidikan dan kesehatan mental, mengembangkan kurikulum inklusif, memberikan pelatihan guru dan konselor, serta melakukan pemantauan dan evaluasi rutin adalah beberapa rekomendasi. Pembentukan inisiatif pencegahan bunuh diri yang komprehensif dan berkelanjutan di Indonesia membutuhkan sintesis teori Durkheim dan Watson.
Reformulation of the Prostitution Handling Model in Makassar City Mutmainnah, Inayatul; Utomo, Jepri
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 15, No 1 (2024): Edisi April 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j-psh.v15i1.76946

Abstract

The aim of this research is to explore the model for handling prostitution in Makassar City and formulate recommendations for increasing its effectiveness. The fact that prostitution is still widely practiced despite efforts to eradicate it shows that there are weaknesses in the model that has been implemented. This research focuses on the Jalan Nusantara area using a descriptive qualitative approach. The findings of this study indicate the need to reformulate the handling of prostitution into a latent model that places a higher priority on sex workers' economic empowerment, human rights, policy advocacy, education, and counseling. This action is intended to reduce prostitution and improve the welfare of sex workers in Makassar City.
Paradoks Akademik di Kalangan Mahasiswa yang Mengikuti Program "Kampus Mengajar" Ayi Abdurahman; Jepri Utomo; Misbahul Munir; Arif Saefudin; Hegar Harini
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): April
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v8i1.59817

Abstract

Program "kampus mengajar" merupakan kebijakan mitigasi Covid-19 di Indonesia yang melibatkan mahasiswa sebagai relawan Covid-19 dengan 12 SKS. Meskipun demikian, para relawan menghadapi beberapa kendala. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman para relawan Covid-19 yang berpartisipasi dalam program tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Partisipan penelitian adalah mahasiswa. Observasi dan wawancara mendalam dilakukan terhadap mahasiswa dan beberapa pimpinan program studi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program "kampus mengajar" menjadikan mahasiswa sebagai relawan Covid-19. Namun, kegiatan ini tidak sepenuhnya mendapat dukungan dari pihak kampus. Ada tiga indikasi dari temuan tersebut; pertama, meskipun mahasiswa program "kampus mengajar" telah menjalankan tugas akademik dan tugas sebagai relawan Covid-19, relevansi tugas mereka tidak diakui dalam kurikulum fakultas atau program studi. Kedua, kebijakan internal perguruan tinggi tidak sejalan dengan kebijakan pusat yang meminta perguruan tinggi untuk memberikan solusi pencegahan Covid-19. Ketiga, konversi program kampus mengajar tidak setara dengan 12 SKS. Penelitian ini merekomendasikan agar program "kampus mengajar" melibatkan penasihat akademik untuk membantu mahasiswa dalam mengembangkan kegiatan yang sesuai dengan mata kuliah tertentu.
RESISTENSI PEREMPUAN BIAK DALAM SISTEM BUDAYA PATRIARKI DI KAMPUNG ADOKI DISTRIK YENDIDORI KABUPATEN BIAK NUMFOR Salehuddin, Salehuddin; Syukur, Muhammad; Suhaeb, Firdaus W; Utomo, Jepri
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 19 No 1 (2024): "Gema Kampus" IISIP YAPIS Biak
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v19i1.373

Abstract

Penelitian ini mengkaji resistensi perempuan Biak di Kampung Adoki, Distrik Yendidori, Kabupaten Biak Numfor. Dengan fokus penlitian terhadap dominasi budaya patriarki yang membatasi hak dan kebebasan mereka. Dalam masyarakat yang dipengaruhi oleh nilai-nilai patriarkal, perempuan Biak menghadapi berbagai pembatasan dalam aspek sosial, ekonomi, dan budaya. Namun, mereka menunjukkan bentuk-bentuk resistensi yang beragam, termasuk melalui edukasi dan pemberdayaan, partisipasi ekonomi, ekspresi budaya dan seni, serta perubahan dalam praktik sosial dan keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggali dan memahami strategi-strategi yang digunakan oleh perempuan Biak dalam menentang struktur patriarki yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resistensi perempuan Biak terhadap sistem budaya patriarki mencerminkan perubahan signifikan dalam struktur sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat, menunjukkan potensi perubahan sosial, menyoroti pentingnya akses pendidikan dan sumber daya ekonomi sebagai alat pemberdayaan, dan menegaskan kembali nilai-nilai kesetaraan, keadilan, dan hak asasi manusia. Kegigihan dan keberanian perempuan Biak dalam menghadapi sistem patriarki menginspirasi perubahan menuju masyarakat yang lebih inklusif dan egaliter.
PERANAN UMKM DALAM UPAYA PENGURANGAN ANGKA PENGANGGURAN SEBAGAI LANGKAH AWAL PEMBANGUNAN PEREKONOMIAN Mutmainnah, Inayatul; Utomo, Jepri
Journal of Development Economics and Digitalization, Tourism Economics Vol. 1 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jdedte.v1i1.461

Abstract

ABSTRAK Pembangunan ekonomi adalah peningkatan jangka panjang dalam kemampuan suatu negara untuk  menyediakan banyak barang ekonomi yang dibutuhkan oleh penduduknya. Kemiskinan merupakan ketidakmampuan seseorang dalam memenuhi kebutuhan dasar untuk hidup lebih bermartabat. Oleh karena itu kemisikinan dapat menjadi penghambat bagi pertumbuhan ekonomi. Potensi UMKM dalam menciptakan lapangan kerja dan membantu masyarakat  miskin keluar dari kerentanan ekonomi menjadi dasar bagi pemerintah Indonesia untuk  menetapkan pemberdayaan UMKM sebagai salah satu strategi utama untuk mengatasi permasalahan kemiskinan yang timbul di Indonesia. Pada Systematic Literature Review (SLR) ini menyimpulkan bahwa banyaknya tenaga kerja yang terlibat dalam kegiatan UMKM mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui upah yang mereka peroleh, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap pengentasan kemiskinan dan sosial lainnya yang dapat berdampak pada peningkatan kesejahteraan dan menimbulkan permasalahan. Dengan adanya kemajuan industri financial technology berpotensi menjadi salah satu dari alternatif sumber permodalan bagi UMKM, sehingga generasi milenial saat ini juga dapat berkonrtibusi dalam pembangunan ekonomi dengan memberdayakan UMKM. Kata Kunci : UMKM, Kemiskinan Pertumbuhan Ekonomi, Generasi Milenial
A Correlational Study of Gadget Used Towards Reading Interest Siti Chadijah; Nur Syariatin; Yuli Rohmiyati; Jepri Utomo; Arief Yanto Rukmana
Journal of English Culture, Language, Literature and Education Vol. 11 No. 1 (2023): E-CLUE: Journal of English Culture, Language, Literature, and Education
Publisher : English Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/eclue.v11i1.6056

Abstract

The purpose of this study was to determine the relationship between the use of gadgets and reading interest of class XII students in one of the high schools. The approach in this study uses descriptive quantitative methods with a correlation approach. The population of this study were all XII grade students and the sample used was 30 students. The technique used in sampling is proportional stratified random sampling. Data collection was carried out using questionnaires, observation and documentation. Variable measurement was carried out using a questionnaire with a Likert scale. The data analysis technique is descriptive analysis and correlation test. The results of this study found that there is a relationship, where the use of smartphones affects students' reading interest. Based on the result the product moment correlation test analysis with a value of X ̅ = 67,77 and Y ̅ = 80,4 resulting in r = 0,949 meaning that there is a significant correlation between gadget used toward reading interest. This evidenced by the value of the product moment coefficient which shows that r> 0.01. Therefore, Teachers/parents are expected to be able to minimise students' gadget use, in addition, the role of teachers/parents in motivating providing reading materials or reading activities can be one aspect of supporting students' interest in reading.
Internalizing the Values of Hard Work Based on Bugis 3S Local Wisdom (Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge) among Street Children in Makassar Mutmainnah, Inayatul; Ibadurrahman, Ibadurrahman; Utomo, Jepri
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 15, No 2 (2024): Edisi Oktober 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j-psh.v15i2.86023

Abstract

This research aims to internalize the values of hard work based on the local wisdom of Bugis 3S (Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge) among street children in Makassar, analyze its impact on their quality of life, and provide recommendations for empowerment programs rooted in local wisdom. The study employs a qualitative method with an ethnographic design to understand the cultural and social contexts of street children in Makassar, focusing on the values of hard work from Bugis 3S. Data collection involved in-depth interviews with the Social Service, street children, local communities, figures, and Bugis experts, as well as participatory observation to observe their social interactions. The next phase involved designing intervention programs based on Bugis 3S values, engaging in group discussions and interactive workshops with street children, and consulting cultural experts to ensure alignment with local wisdom. The findings indicate that collaboration among various parties in Makassar supports the internalization of hard work and moral values among street children through six strategies rooted in Bugis 3S: educational approaches, soft skills training, group work programs, public awareness campaigns, psychological support, and community involvement. These strategies aim to build character and enhance the quality of life for street children. The study concludes that the strategies based on Bugis 3S effectively instill hard work and moral values in street children in Makassar, requiring full participation from the community, government, and non-governmental organizations. This process enhances the children's ability to face life's challenges while fostering self-esteem and positive social interactions.
Nighlife and Escapism: The Social Reality of Women's Nightlife at Bira Beach Bulukumba Salehuddin, Salehuddin; Kamaruddin, Syamsu Andi; Adam, Arlin; Utomo, Jepri
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 15, No 2 (2024): Edisi Oktober 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j-psh.v15i2.88273

Abstract

This research discusses the phenomenon of nighlife and the social reality of women's nighlife in Bira Beach, Bulukumba, South Sulawesi. Nightlife in this tourist area is not only an attraction for tourists but also reflects complex socio-economic dynamics. The presence of night women in Bira Beach is often influenced by life pressures, economic limitations, and lack of access to education and formal employment opportunities. For some women, night work becomes a strategy for survival as well as a space to escape social and family pressures. This phenomenon also functions as a new social space where individuals can express freedom and rebuild self-identity. Using a qualitative approach and an interpretive paradigm, this research reveals the motivations, dynamics of social interaction, and impacts of nightlife on the women involved. The findings show that nightlife at Bira Beach functions not only as a space of escapism but also presents social challenges, including stigma and marginalization. This phenomenon is relevant to sociological studies, particularly in understanding the impacts of globalization, modernization, and the conflict between local cultural values and modern economic needs. A multidimensional approach is necessary to create inclusive solutions, such as socio-economic empowerment, changing societal perceptions, and community-based interventions. Through these measures, women in the nightlife industry are expected to break free from cycles of poverty and social stigma and gain opportunities to improve their quality of life. This study makes a significant contribution to understanding the relationship between nightlife, social escapism, and the economic-cultural dynamics in coastal communities.
Co-Authors Abd Halim Abdul Hafid Abdullah, Subhan Adys, Himaya Praptani Agung Firmansyah Agustang, Andi Amrul Amrul Andi Muh Akbar Saputra Andriya Risdwiyanto Anggoro Dwi Cahyo Aniati Anas Arief Yanto Rukmana Arief Yanto Rukmana Arif Hidayat Arif Saefudin Arlin Adam, Arlin Arlini , Lidya Arsyad, Nursyam Aryo De Wibowo Ayi Abdurahman Burhan Burhan Dito Anurogo Farhan Ferian Farwita, Syurwana Febriani, Haniza Hadi, Mr. Samsul Hafiza, Nuril Hairil Wadi Hamidsyukrie ZM Hamran , Hamran Hegar Harini HENDRA GUNAWAN B11211055 Hestie Ariestina Hikmah, Nurul Hikmah I Putu Agus Dharma Hita Ibadurrahman , Ibadurrahman Ibadurrahman Ibadurrahman Ihsan, Andi Inayatul Mutmainnah Iriani, Nisma Ismail Ismail Iwan Ramadhan Izhar Salim Johana Nahuway Jusniati Kamaruddin, Syamsu Kamaruddin, Syamsu Andi Kurnia, Ady Laili Savitri Noor Loso Judijanto Lukis Alam Maria Ulfa Marlina Marlina Marzuki Marzuki Masyhuri Masyhuri Masyhuri Masyhuri, Zilly Arsyika Mayasari Mayasari, Mayasari Mila Noviana, Mila Misbahul Munir MS Viktor Purhanudin Muhammad Ilyas Muhammad Syukur Mukhtar, Afiah Mutmainnah, Inayatul Ni Made Novi Suryanti Nur Adhi, Rakhmat Nur Syariatin Nursida, Andi Purwaningsih - Rismar Julia Rohman, Prabu Rosyidah, Feryna Nur Rustiyarso . Salehuddin, Salehuddin Sanikurniati, Baiq Sarilah Sarilah Sembiring, Rinawati Shermina Oruh Siti Chadijah Sri Sudaryati Suaebah Suhaeb, Firdaus W Sukardi Sukardi Sulistyo Andarmoyo Sumitro Sumitro Sumitro Suprapto Suprapto Suroso Suroso Suud Suud Suud, Suud Syam, Andi Zulitsnayarti Mardhani Tamher, Fatmah W. TEGUH ARIFIANTO, TEGUH Tri Velyna Wira Parawangsa wira Yuli Rohmiyati Zulvia, Ridho