p-Index From 2021 - 2026
8.148
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Jurnal Algoritma Jurnal Teknologi Mineral dan Batubara Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Journal Of Nursing Practice al-Afkar, Journal For Islamic Studies Buletin Sumber Daya Geologi JUTEKS DIDAKTIKA : Jurnal Kependidikan Geneologi PAI : Jurnal Ilmiah Bidang Pendidikan Agama Islam Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Perdikan: Journal of Community Engagement ASIAN JOURNAL OF ISLAMIC MANAGEMENT (AJIM) JuTEkS (Jurnal Teknik Elektro dan Sains) Alauddin Law Development Journal (ALDEV) JSIKOM Eco-Iqtishodi : Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Keuangan Syariah Edusiana : Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam Jurnal Teknik Mesin Jurnal Kolaboratif Sains Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Jurnal Akuntansi dan Keuangan Syariah - ALIANSI Jurnal Algoritma Familia: Jurnal Hukum Keluarga Jurnal Nusantara Madani Journal of Constitutional Law Society (JCLS) International Journal of Law and Society Karimah Tauhid Jurnal Kesehatan Siliwangi Al-Qiyadi Jurnal Manajmen Pendidikan Islam Cantaka: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Manajemen PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Jurnal Teknologi Mineral dan Batubara ARUS JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI Legal: Journal of Law Compile: Journal of Society Service DEDIKASI : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Journal Of Building Architecture Jurnal ATSAR UNISA Kuningan PESHUM Al I'tibar Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Teologi Islam ILLAT-J Journal of Literature Review
Claim Missing Document
Check
Articles

Transformation of Islamic Education Management Through the Impactful Campus Program (Analytical Study of the Policy of the Ministry of Higher Education, Science, and Technology) Sulaeman
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 8 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v8i4.2647

Abstract

This study aims to analyze the transformation of Islamic education management through the Kampus Berdampak (Impactful Campus) policy launched by the Ministry of Higher Education, Science, and Technology. The research employs a literature review approach, drawing primarily from scholarly journal articles published within the last five years. The findings indicate that this policy has driven significant changes in the organizational structure of Islamic higher education institutions, particularly through the establishment of community service units and the integration of service-learning activities into the curriculum via the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) framework. Additionally, there has been an improvement in students’ soft skills development, a digital transformation in program implementation, and a strengthening of institutional reputation in the public eye. However, challenges related to resources and program sustainability remain and require cross-sector collaboration to address. The study concludes that Kampus Berdampak functions not only as a tool for community service but also as a managerial strategy to enhance the social, academic, and institutional roles of Islamic higher education in the modern era.
Religious Literacy as a Mediator in the Ecosystem Model of Religious Moderation Towards Youth's Tolerance Attitudes Pajarianto, Hadi; Pribadi, Imam; Yusuf, Muhammad; Sulaeman; Sari, Puspa; Liu, Ming Chou; Sari, Harmita
International Journal of Law and Society Vol 4 No 3 (2025): International Journal of Law and Society (IJLS)
Publisher : NAJAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59683/ijls.v4i3.236

Abstract

The essence of religious moderation lies in transforming the perspectives and attitudes of religious groups toward diversity, rather than moderating the religion itself. This study aims to pinpoint and explore how the ecosystem of religious moderation shapes youth tolerance through religious literacy. The research was conducted in three regions of Indonesia: the western, central, and eastern areas. A total of 350 informants were selected proportionally. Using a mixed-methods approach, the study embraced an exploratory sequential design that integrates qualitative and quantitative methods. Quantitative data were analyzed using Structural Equation Modeling, while qualitative data were examined thematically. The findings indicate that the Religious Moderation Ecosystem (X1)—which consists of six components: society, education, religion, politics, the state, and the media—significantly influences youth tolerance (Y). Another key finding indicates that religious literacy functions as a mediating variable (Z) between the ecosystem and youth tolerance. The significance of religious literacy as a mediator constitutes the study’s novelty, demonstrating its ability to link the religious moderation ecosystem with tolerant attitudes among young people. These results carry both theoretical and practical implications, highlighting substantial direct and interceded relationships among the ecosystem, religious literacy, and tolerance. Furthermore, religious literacy is capable of mediating all elements of the religious moderation ecosystem in shaping tolerance, marking it as a novel contribution compared to prior research. This study is limited by the restricted number of respondents, which does not fully represent all regions. Therefore, future studies are recommended to explore the ecosystem of religious moderation with a more proportionate distribution of regions, respondents, and informants.
Ekosistem Budaya Pesantren dalam Pencegahan Radikalisasi Ideologis: Studi Etnografis di Makassar Sulaeman; St. Muthahharah
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 13 No 1 (2026): Al I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/yn06rk59

Abstract

Radikalisasi ideologis merupakan ancaman serius yang dapat memengaruhi kestabilan sosial. Fenomena ini tidak hanya terkait dengan doktrin agama, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor sosial dan lingkungan pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana ekosistem budaya pesantren berfungsi sebagai mekanisme pencegahan radikalisasi ideologis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain etnografis yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Putri Ummul Mukminin ‘Aisyiyah Wilayah Sulawesi Selatan di Makassar. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehidupan komunal yang terstruktur berperan sebagai mekanisme protektif terhadap penetrasi ideologi radikal. Selain itu, relasi otoritas keagamaan berbasis keteladanan juga berperan penting dalam pencegahan tersebut. Tradisi literasi keagamaan yang menghargai keragaman pandangan ulama turut mendukung upaya pencegahan radikalisasi. Di samping itu, internalisasi empat pilar moderasi beragama dalam praktik keseharian juga memainkan peran penting dalam melawan ideologi radikal. Temuan ini menegaskan bahwa pesantren memiliki kapasitas internal yang kuat dalam pencegahan radikalisasi ideologis dan perlu dipahami sebagai ekosistem budaya pendidikan yang berkelanjutan.
Model Ekopedagogi Islami Berbasis Ḥifẓul Bī’ah untuk Penguatan Karakter Peduli Lingkungan Mahasiswa Sulaeman
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15394

Abstract

Krisis lingkungan global menuntut peran strategis pendidikan tinggi dalam membentuk karakter peduli lingkungan mahasiswa melalui pembelajaran yang tidak hanya bersifat kognitif, tetapi juga berbasis nilai dan praktik nyata. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengevaluasi model ekopedagogi Islami berbasis ḥifẓul bī’ah untuk meningkatkan karakter peduli lingkungan mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan Design-Based Research (DBR) yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan model, implementasi terbatas, serta evaluasi dan penyempurnaan model. Penelitian dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Makassar dengan subjek mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) pada mata kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) IV yang memuat proyek Fikih Hijau. Data dikumpulkan melalui observasi, refleksi mahasiswa, dan angket karakter peduli lingkungan, kemudian dianalisis secara deskriptif-komparatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rerata skor karakter peduli lingkungan dari 3,21 (kategori sedang) menjadi 3,78 (kategori tinggi). Temuan ini menegaskan bahwa model yang dikembangkan penting sebagai pendekatan pedagogis berbasis nilai Islam dalam memperkuat karakter ekologis mahasiswa.
Kontribusi Project Based Learning Berbasis Filantropi Islam Terhadap Pembentukan Karakter Peduli Sosial Mahasiswa Sulaeman; Ferdinan
EDUSIANA Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam Vol. 13 No. 1 (2026): in progress
Publisher : EDUSIANA: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47077/edusiana.v13i1.634

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kontribusi Project Based Learning (PBL) berbasis filantropi Islam terhadap pembentukan karakter peduli sosial mahasiswa di perguruan tinggi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kebutuhan pendidikan tinggi untuk melakukan penguatan karakter peduli sosial mahasiswa di tengah kompleksitas tantangan sosial kontemporer. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional deskriptif. Subjek dari penelitian ini adalah mahasiswa semester pertama pada Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Muhammadiyah Makassar yang mengikuti mata kuliah Pendidikan Agama Islam. Implementasi PBL diwujudkan melalui Proyek Fikih Al-Ma’un yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam, khususnya ajaran filantrofi, seperti infak, sedekah, zakat, dan wakaf ke dalam pembelajaran berbasis proyek. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert. Data kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini adalah PBL berbasis filantropi Islam memiliki kontribusi empiris yang bermakna terhadap pembentukan karakter peduli sosial mahasiswa. Dimensi internalisasi nilai filantropi Islam, aksi sosial nyata, dan refleksi sosial-moral memberikan kontribusi yang lebih dominan dibandingkan dimensi yang bersifat teknis dan administratif. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi nilai keagamaan yang eksplisit dalam PBL berpotensi memperkuat pendidikan karakter yang kontekstual dan berorientasi pada tanggung jawab sosial mahasiswa.   Kata Kunci : Project-Based Learning; Filantropi Islam; Karakter Peduli Sosial; Pendidikan Tinggi; Pendidikan Karakter
INSTITUTIONAL DESIGN AND CONSTITUTIONAL LEGITIMACY OF HUMAN RIGHTS SUPPORT INSTITUTIONS AFTER REFORMATION IN INDONESIA: DESAIN KELEMBAGAAN DAN LEGITIMASI KONSTITUSIONAL LEMBAGA PENUNJANG HAM PASCA REFORMASI DI INDONESIA Yandy, Eza Tri; Masburiyah; Lestiyani, Tri Endah Karya; Sulaeman
Constitutional Law Society Vol. 5 No. 1 (2026): March
Publisher : Pusat Studi Konstitusi dan Perundang-undangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jcls.v5i1.134

Abstract

The normative framework of Articles 28A–28J of the 1945 Constitution and Law No. 39 of 1999, as well as the establishment of independent institutions supporting human rights protection as a manifestation of the state's commitment to guaranteeing the constitutional rights of citizens and fulfilling its international obligations, marked a significant transformation of Indonesia's human rights protection system during the transition from the New Order regime to the Reform era. This research attempts to fill the gap in comprehensive analysis of the institutional legitimacy of human rights, the urgency of their establishment, and the problems in the implementation of their functions and authorities. Legal materials are examined both descriptively and qualitatively in this study, which employs a normative juridical method with a legislative, case, and conceptual approach. The study's findings indicate that while the normative and institutional framework for human rights protection has been comprehensively regulated, the implementation of these institutions' functions still faces three main problems: overlapping authority (for example, between the Attorney General’s Office and the National Commission on Human Rights in handling serious human rights cases), limited resources (budget and institutional capacity), and sociological aspects (low public awareness of the law). Therefore, there are three main aspects as recommendations from the institutional constraints faced, namely strengthening the regulatory framework of authority, establishing coordination mechanisms between institutions, and providing adequate institutional capacity support.
Co-Authors A. Sri Mardiyanti Syam AA Sudharmawan, AA Abd. Hafid Abdi Gunawan Djafar Abdul Rahman Achmad Fudhaili Afrilia, Resti Ahmad Dardiri Ahmad Farihin Ahmad Munawar Almeiwiyanto, Nendar Alqifari, Ma’ruf Amaliah, Rezki Ana Nurul Hidayati Andi Aulia Raodatul Husna Andi Bau Mallarangeng Andi Muh. Nabil Andi Wahyuddin Nur Andriadi, Rian Apriliani, Listiya Arfandi Akkase Arif Rahman Hakim Asmara Yanto Astuti Susanti ayuningtyas Kusumastuti, Nurry Bakhtiar Bakti, Rizki Yusliana Baso Anugrah Hasanuddin Baso Hamarullah Bayu Sayekti Besse Muqita Bustang Darul Husnul Darul Mapasid Dede Nurwahidah Dikri Setia Akbar Dwi Andrian, Farid dwi cahyani Elan Eriswanto Eneng Muslihah Ernowo Fadel Muhammad Fauziah, Sylva Ferdinan Firman Firman Solihat, Mohamad Gatot Wahyu Nugroho Gau, Andi Tenri Ginung Pratidina Halimatussyadiah, Heni Harmita Sari, Harmita Hartaja M. Hatta Wicaksono Hendriwan Fahmi Herawati Heryati Hidayah, Thauhidayatul Hunainah Idang Nurodin Ika Novitasari, Ika Ikhsan Arif Ilham Agustian Widia Yusuf Imam Pribadi imanuddin, bayu Imelda Eva Roturena Hutabarat Indra Purnama Ramadhan Iqbal Noor Irwang Ishak Kenre Ismail Ali Jenita Nurrafikasari, Putri Jubaedah, Dedah Jumiarsih Purnama Juniarta, Harbyanto Juniarti Iryani kasmahh, kasmah Kasnadi, Andi Nabila Khalifardhi Nursyabana Kurniawan, Entuy ledia Malik Lestari, Anggita Fitri Liana Dewi lihah solihah Lilis Fauziyah Liu, Ming Chou Lukman Lukman Lukman Nugraha, Deny M. Rusyadi MAHYUNI, SAADATUL Mansyah, Budi Martono Masburiyah Maulid, Arba Juliana Mildayanti Moch Rizki Al Afghani Muh. Rhesa Muhammad Alif Chandra Muhammad Tahir Saenong Muhammad Yusuf Muhidin Muhidin MUSTARI Mustofa Mustofa Nendar Almeiwiyanto Nofitra Satria Novia Surahma NOVITASARI Nur Awalia Nur Azizah Nur Azlina Nur Fadly Alamsyah Nur, Muhammad Awal Nurcahyo Indro Basuki Nurfadillah, Putri Annisa Nurhaemin Octania nugraha, Hanayori Pajarianto, Hadi Puspa Sari, Puspa Putri Rahmadani Qalbia R. Akhmad Munjin Rabbani Rafif Abidin Rahmad Risan Raja, Denny Lumban Ramadhan, Dikri Fajar Ramadhani, Nurhidayah Ramu Adi Jaya Raswan Rendi Harmawan Reski Aulia Ridwan, Ahmad Hasan Rinda Cahyana Riska Apriyani Riska Putri Rohana Rohidin Ropi Apriadi Rozi Saferi Rukyah Rusdi Kadir Rusli H Rusman Saepudin Siti Nur Ni’mah Solihati Sri Maharani SRI RAHAYU Sri Rizki, Ervina St. Muthahharah Suherli, Ian Rakhmawan Sundara Mulia, Yuliansyah Sundara, Yuliansyah Syafiatun Nabila Tajuddin, Abdul Majid Tri Endah Karya Lestiyani Ubaid Ridho Very Susanto Wasilah, Nayla Widhiyatna, Denni WINARNO Windah Lestari Yandy, Eza Tri Yasim, Sulastri Yustiana Zahrah Salsabila Zubaedy