Claim Missing Document
Check
Articles

PEMANFAATAN ENERGI ANGIN COOLING TOWER SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF DI AREA PAINTING PT ASTRA DAIHATSU MOTOR KARAWANG Nugraha, Afitro Adam; Lukman Wijanarno; Ajib Rosadi; Hadiyanto
Technologic Vol 15 No 1 (2024): TECHNOLOGIC
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/t.v15i1.369

Abstract

The global energy crisis which is based on fossil-based energy security encourages efforts to make a just and sustainable energy transition. This study aims to explore and test the potential utilization of wind energy sources from Cooling Towers as an efficient and sustainable alternative energy source. Cooling Tower at PT Astra Daihatsu Motor is the focus of research because this company has implemented the Sustainable Development Goal's (SDG's) program which is in line with the goal of contributing to handling global problems, including in clean energy and tackling climate change. Wind energy from the Cooling Tower is analyzed using the wind power formula which produces a power of 1,373 watts at an average wind speed of 9 m/s from 1 hole in the Cooling Tower. To optimize its utilization, a HAWT (Horizontal Axis Wind Turbine) type wind turbine is installed in the Cooling Tower chimney. This turbine produces 425 watts of wind power with a power coefficient of 0.43 and a tip speed ratio of 9.7. PMSG (Permanent Magnet Synchronous Generator) type generator was chosen as a converter of kinetic energy into electrical energy. The implementation results show that the wind turbine can only produce 79.52 watts with a generator efficiency of 18.7% of the received wind resources. This research obtained electricity cost savings of Rp. 660,660/year and reduce TCO2 emissions by 0,416 TCO2/tahun. Utilization of wind energy sources from Cooling Towers shows potential as a sustainable alternative energy source. In addition to reducing dependence on fossil energy sources, the use of wind energy also has a positive impact on the environment by reducing greenhouse gas emissions.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS CINTA: SUATU PENDEKATAN KUALITATIF HUMANISTIK Opik Taupik Kurahman; Gangan Sayid Mikdad; Ripan Maulana; Hadiyanto
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 2 No 2 (2025): Transformasi Pemikiran Islam di Era Digital
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna, pengalaman, dan dinamika sosial yang muncul dalam implementasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis cinta di madrasah melalui pendekatan kualitatif dengan desain kajian pustaka (library research). Fokus kajian diarahkan pada peran cinta sebagai energi sosial, afektif, dan spiritual dalam proses pembelajaran. Data penelitian diperoleh melalui telaah kritis terhadap literatur ilmiah terkini mengenai Loving Pedagogy, Relational Pedagogy, serta paradigma pendidikan Islam humanistik yang dipublikasikan dalam jurnal bereputasi nasional dan internasional. Analisis dilakukan secara tematik menggunakan prosedur Braun dan Clarke (2006) dengan bantuan perangkat lunak NVivo 14 untuk memetakan pola makna dan keterkaitan antarkonsep. Hasil penelitian mengungkap tiga tema utama, yakni: (1) cinta sebagai ruang relasional yang menumbuhkan rasa aman, penghargaan diri, dan empati antara guru dan siswa; (2) perjuangan emosional guru dalam menyeimbangkan kasih, disiplin, dan profesionalitas; serta (3) transformasi spiritual siswa melalui pengalaman afektif dan refleksi religius selama proses belajar. Ketiga tema tersebut membentuk kerangka konseptual baru yang disebut Spiritual Loving Pedagogy, yaitu integrasi antara kasih sayang pedagogis dan nilai-nilai teologis Islam yang menempatkan pendidikan sebagai proses penyucian diri (tazkiyatun nafs) sekaligus pembentukan karakter rahmatan lil ‘alamin. Secara teoretis, penelitian ini memperluas wacana Loving Pedagogy dengan memasukkan dimensi spiritualitas Islam, sedangkan secara praktis memberikan kontribusi terhadap pengembangan kurikulum dan pelatihan guru PAI berbasis kasih sayang. Temuan ini menegaskan urgensi reorientasi pendidikan Islam dari sekadar proses transfer pengetahuan menuju praksis kemanusiaan yang berlandaskan kasih, empati, dan kesadaran ilahiah.
Evolusi Paradigma Ilmu dari Yunani hingga Kontemporer: Kajian Historis-Filosofis Hadiyanto; Erni Haryanti
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 2 No 2 (2025): Transformasi Pemikiran Islam di Era Digital
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menelusuri evolusi paradigma ilmu pengetahuan sejak era Yunani klasik hingga masa kontemporer melalui pendekatan historis-filosofis yang menyoroti dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis dalam filsafat ilmu. Tujuan utama kajian ini ialah mengungkap dinamika perubahan cara berpikir manusia dalam memahami realitas serta menelaah proses integrasi antara rasionalitas ilmiah dan spiritualitas keagamaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) yang berfokus pada analisis konseptual terhadap berbagai sumber klasik dan modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan berlangsung secara dialektis dan revolusioner, bukan secara linier, sebagaimana dijelaskan dalam paradigma Kuhnian. Dalam konteks keilmuan Islam, ilmu dipandang sebagai kesatuan nilai yang mengharmonisasikan wahyu, akal, dan pengalaman empiris dalam bingkai tauhid. Perspektif ini sekaligus menjadi kritik terhadap kecenderungan positivistik yang cenderung memisahkan ilmu dari nilai-nilai etis dan spiritual. Dari sisi aksiologi, ilmu memiliki tanggung jawab moral untuk berkontribusi terhadap terwujudnya kemaslahatan, keadilan, serta keberlanjutan kehidupan manusia. Paradigma integratif-interkonektif yang kini berkembang di lingkungan perguruan tinggi Islam modern menjadi wujud nyata dari filsafat ilmu Islam yang menempatkan keterpaduan antara iman, ilmu, dan amal sebagai fondasi peradaban. Dengan demikian, evolusi paradigma ilmu tidak hanya merepresentasikan perubahan dalam metode dan pendekatan ilmiah, tetapi juga mencerminkan proses reflektif manusia dalam mencari kebenaran yang bersifat rasional, etis, dan transendental.
Permasalahan Pendidikan di Tinjau Dari Kurikulum Pendidikan Septa Sabbihisma; Yantoro; Hadiyanto; Eka Sastrawati
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 10 (2025): GJMI - OKTOBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v3i10.1840

Abstract

Pendidikan merupakan pondasi penting dalam kemajuan dan perkembangan suatu negara. Melalui pendidikan, seseorang akan mengetahui berbagai macam ilmu pengetahuan lebih luas yang dapat berguna baginya untuk menuju masa depan. Seiring perkembangan zaman, kurikulum di Indonesia terus mengalami perubahan, dari tahun 1947 hingga Kurikulum Merdeka saat ini, yang bertujuan untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan IPTEK dan harapan masyarakat. Namun, perubahan yang sering ini justru menimbulkan permasalahan dan hambatan dalam proses pendidikan. Artikel ini bertujuan membahas permasalahan pendidikan di Indonesia yang ditinjau dari aspek kurikulum. Metode yang di gunakan adalah studi literatur seperti jurnal, buku, dan lain sebagainya. Hasil studi literatur yang didapatkan bahwa ada empat isu utama yang menghambat implementasi kurikulum yaitu infrasruktur pendidikan yang kurang memadai, ketidaksesuaian kurikulum dengan kebutuhan siswa, kurangnya kualitas/kompetensi tenaga pengajar dan beban materi yang terlalu padat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan langkah strategis yang komprehensif, seperti peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, penyusunan kurikulum yang fleksibel dan relevan dengan kebutuhan peserta didik, penguatan kompetensi tenaga pendidik melalui pelatihan berkelanjutan, serta penyederhanaan materi pembelajaran agar lebih fokus pada pencapaian kompetensi esensial. Dengan adanya sinergi antara pemerintah, pendidik, dan masyarakat, diharapkan sistem pendidikan di Indonesia dapat lebih adaptif, berkualitas, dan mampu mencetak generasi yang unggul sesuai dengan tuntutan zaman.
The Utilization of Instagram Social Media as a Promotional and Portfolio Medium: A Media Ecology Perspective Rozen, AuliyaAsyifa; Hadiyanto
Golden Ratio of Data in Summary Vol. 5 No. 4 (2025): August - October
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grdis.v5i4.1309

Abstract

This study explores the use of Instagram as a promotional and portfolio medium by Buka Project Studios through the lens of media ecology theory. The objective of this research is to analyze the content strategies implemented by the Social Media Officer and identify challenges in maintaining visual identity consistency. This study employs a qualitative descriptive approach, with data collected through in-depth interviews with the Social Media Officer and Creative Lead. The findings reveal that Instagram serves as a dynamic digital ecosystem that integrates soft-selling content and portfolio displays to enhance audience engagement and expand professional networks. The research also highlights key challenges in striking a balance between trend adaptation and brand consistency. These findings contribute to the development of media ecology theory in the context of social media marketing, offering practical recommendations for creative industry practitioners to optimize their digital branding strategies.
Pengelolaan Akun Instagram @diskominfobdg sebagai Media Penyuluhan Informasi Fadilla, Rashina Zahra; Hadiyanto; Firdaus, Diky
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 11 No 2 (2025): Oktober 2025 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jk.v11i2.42472

Abstract

Abstract The Department of Communication and Informatics of Bandung City  is one of the Regional Government Organizations that utilizes Instagram as a platform for public information dissemination, serving as a form of public service. The characteristics of Instagram, which allow for rapid information dissemination, make it a strategic medium for carrying out information outreach activities. This study aims to analyze how the administrators manage the Instagram account @diskominfobdg as a medium for information outreach to the citizens of Bandung. A descriptive qualitative method was employed, utilizing data collection techniques such as interviews, literature review, active participatory observation, and documentation. This research applies Regina Luttrell’s Circular Model of Some for Social Communication, which divides social media management into four stages: share, optimize, manage, and engage. The findings reveal that the administrators manage the @diskominfobdg Instagram account through these four stages: (1) Share, Disseminating relevant and engaging educational content, emphasizing participation, connection, and trust-building; (2) Optimize, Enhancing visual elements and copywriting by focusing on real-time topics derived from media monitoring of trending public issues; (3) Manage, Overseeing interactions through media monitoring and FAIR evaluations, ensuring timely responses; (4) Engage, Facilitating two-way communication by involving the community and institutions. This strategy reflects the commitment of the Bandung City Department of Communication and Informatics to fostering adaptive, responsive, and participatory public communication. Keywords: Information dissemination; social media management; Instagram.   Abstrak Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung merupakan salah satu Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) yang memiliki akun Instagram dan menggunakannya sebagai penyuluhan informasi sebagai salah satu bentuk pelayanan publik. Karakteristik media sosial Instagram yang dapat menyebarkan informasi secara cepat, menjadi salah satu alasan kegiatan penyuluhan informasi dilakukan di akun Instagram. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cara admin mengelola akun Instagram @diskominfobdg sebagai media penyuluhan informasi kepada masyarakat Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan Teknik pengumpulan data wawancara, studi pustaka, observasi partisipatif aktif, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori The Circular Model Of Some For Social Communication dari Regina Luttrel yang membagi tahapan pengelolaan media sosial menjadi 4 yaitu, share, optimize, manage, dan engage. Hasil penelitian menemukan bahwa admin akun Instagram @diskominfobdg melakukan pengelolaan akun Instagram sebagai media penyuluhan informasi melalui empat tahapan yaitu: 1) tahap membagikan (share), membagikan konten edukatif yang relevan dan menarik dengan menekankan aspek participate, aspek connect, dan aspek built trust; 2) tahap mengoptimalkan (optimize), mengoptimalkan visual dan copywriting dengan topik yang bersifat real-time dari hasil pengawasan media terkait isu yang sedang hangat dimasyarakat; 3) tahap mengelola (manage), mengelola interaksi dengan media monitoring dan evaluasi FAIR serta memastikan respon cepat; 4) tahap melibatkan (engage), melibatkan masyarakat dan instansi dalam komunikasi dua arah. Strategi ini mencerminkan komitmen Diskominfo Kota Bandung dalam membangun komunikasi publik yang adaptif, responsif, dan partisipatif. Kata-kata kunci: Penyuluhan informasi; pengelolaan media sosial; instagram.
PERTUMBUHAN MIKROALGA SPIRULINA (Arthrospira platensis) DALAM TEKANAN STIROFOAM PADA LINGKUNGAN AIR TAWAR Haris, Amnan; Hadiyanto; Muhammad, Fuad
Proceeding Seminar Nasional IPA 2022
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stirofoam sering kita jumpai sebagai sampah yang mencemari badan air. Biota air ada berbagai jenis, salah satunya adalah spirulina yang termasuk jenis mikroalga. Tujuan penelitian adalah menganalisis pertumbuhan spirulina di bawah tekanan stirofoam dan perubahan gugus fungsi stirofoam. Metode penelitian yaitu kultur dilakukan dalam air-tawar (0 ppt) selama 30 hari dan dicek pertumbuhannya melalui kerapatan massa (Optical density) kemudian diuji KruskalWallis menggunakan aplikasi SPSS 25. Stirofoam diuji FTIR. Hasil penelitian menunjukkan laju pertumbuhan tertinggi spirulina pada kultur yang diberi perlakuan stirofoam 150 mg, yaitu sebesar y = 0,0705x. Analisis FTIR menunjukkan telah terjadi perubahan gugus fungsi pada stirofoam yaitu gugus alkohol (-COOH) pada panjang gelombang 3400-3200 cm dan ada rantai siklik yang terbuka (muncul peak pada panjang gelombang 1680-1600 cm). Keberadaan unsur anorganik lain membuktikan spirulina mampu menyerap kontaminan.
Strengthening social media utilization among primary health center Santi, Bryany Titi; Hadiyanto; Refi, Yasinta; Ekaputra, Anthony; Fitriah, Nur
BKM Public Health and Community Medicine Vol 40 No 06 (2024)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bkm.v40i06.12376

Abstract

Purpose: The COVID-19 pandemic changed health services in primary care settings. Puskesmas continued to provide information, education, and health promotions by utilizing social media, but how do they do it, and what do they need? Data still needs to be provided. This study will provide an overview of social media utilization and its organizational factors within Puskesmas in Jakarta. Method: This qualitative descriptive study was obtained through focus group discussions (FGD) and secondary data. Puskesmas was selected by sampling and analyzing social media (Instagram, Facebook, Youtube, and Twitter) at 42 centers and selecting four centers with the highest and 2 with the lowest utilization. Results: Instagram is a frequently used social media (95.2%). For organizational factors, in terms of planning, the social media officer has a monthly-annual plan for uploading materials. For organizations, there are divisions of tasks. The Head of the Health Center provides guidelines for direction, and the Head of Puskesmas directs the content. For control, the Head of the Health Center and Puskesmas evaluate the report monthly. Conclusion: Instagram is the most widely used, and the organizational factors are the availability of infrastructure, budget, team officers, and evaluation from the Head of the Health Center and Puskesmas. Only four Puskesmas were involved in this study, and selecting criteria based on four types of social media are limitations in this study to represent all Puskesmas that may be active in other social media such as WhatsApp and TikTok.
Pengaruh Kepemimpinan Intruksional Kepala Madrasah dan Komitmen Kerja Terhadap Kinerja Guru Madrasah Tsanawiyah Kabupaten Agam Reni Arneti; Hadiyanto; Sulastri
EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies Vol. 4 No. 3 (2024): EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/edu.v4i3.3304

Abstract

Instructional leadership and work commitment are things that school principals must have. Teachers have an important role in education. Teacher performance also needs to be improved. Principals play an important role in shaping schools, especially in encouraging higher levels of institutional independence. The purpose of writing this article is to analyze the influence of the madrasa head's instructional leadership and work commitment on the performance of Madrasah Tsanawiyah teachers in Agam Regency. The research used by the author is Systematic Literature Review (SLR) with the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta Analysis) method. The data used in this research is secondary data originating from national scientific articles in the period 2020 to 2024. The database used is Google Scholar. The keywords used are work commitment, leadership, teacher performance. The results of this research are: The results of this research show 15 articles that show a positive relationship between instructional leadership and work commitment to performance. The conclusion is that instructional leadership and work commitment influence performance, where the better the application of leadership and commitment to the organization, the more performance will improve. This relationship indicates that factors such as good leadership and high work commitment play a crucial role in maximizing individual and team performance in the organization.
The Contribution of Teacher Work Motivation and School Climate to Work Achievement Bestari, Putri; Hadiyanto; Gistituati, Nurhizrah; Alkadri, Hanif
Indonesian Research Journal in Education |IRJE| Vol. 8 No. 2 (2024): IRJE |Indonesian Research Journal in Education|
Publisher : Universitas Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/irje.v8i2.31698

Abstract

The research’s objective is to explore the contribution of teacher work motivation and school climate to teacher work achievement at the public elementary school, IV Jurai District, Pesisir Selatan Regency, by using a correlational quantitative approach with an ex post facto type of research. This research covers a teacher population of 225 people. The sample size was determined using the Cochran formula, and stratified proportional random sampling resulted in a sample of 102 teachers being selected based on class and length of service. Likert Scale Questionnaire, validated and reliable, facilitates data collection. The research results revealed (1) the contribution of teacher work motivation to teacher work achievement, (2) the contribution of school climate to teacher work achievement, (3) the contribution of teacher work motivation and school climate to teacher work achievement at the public elementary school, IV Jurai District, Pesisir Selatan Regency.
Co-Authors Achyar , Novriyanti Adzania Mutiara Firdaus Afitro Adam Nugraha Ajib Rosadi Alfirzan, Aulia Alkadri, Hanif ANISAH Aris Bagus Pradana, Aris Bagus Awam, Rafizah Batubara, Rifki Aulia Bestari, Putri Chryzia Jacqueline Natividad, Rachel Desyandri Desyandri Diky Firdaus Eka - Sastrawati Ekaputra, Anthony ekasastrawati Eko Wahjono, Tri Endah Yunita Erni Haryanti Esisuarni Fadilla, Rashina Zahra Fajarli Febrimasya, Ardilamita Felicia Kurniawan, Felicia Femiaulia Riza Fitra Ramadani Fitra Ramadani Fitri Sakinah Fitria Ose Fuad Muhammad Gangan Sayid Mikdad Harefa, Jonius Christian Haris, Amnan Herlina, Ade Hevardani, Kelly Angelly Hilmy Aziz Hurriyati Indriana , Hana Irsyad Jordi Andrea Krishandini Krishandini Kristian, Kevin Kurahman, Opik Taupik Levifolia, Shorea lili yulianti Lilis Lufiah, Qonita Lukman Wijanarno Luqman Buchori Lusi Susanti, Lusi Mainofriwita Margareta, Revi Marni, Yulia Maskurotun Nadhirah Mayang Ismaya Mecia Melia Mega Iswari Mutia Rahmah Mutiara Putri, Marcelvina Nabilla, Yasmine Nadila Hardiyanti Nasrul Nawireja, Iman Kasiman Ndaru Okvitarini Nelfia Adi Ngadi, Norzita Nur Fitriah, Nur Nurhizrah Gistituati Nurjanah Nursida. Zinatal Hayati, Rofika Nofri Yandra. Nurul Halimah Oktaviani Pratama, Wahyu Diski Pratiwi, Wahyu Zuli Putri, Amanda Danissa Putri, Giovani Indah Giantoro Ramdhan Firdaus, Mochamad Rani Darmayanti Raudhotul Jannah Refi, Yasinta Regina Satya Wirahardja Reni Arneti Reza Cordova, Muhammad Riani, Mutiara Ridho, M. Rifma Ripan Maulana Risda Amini Rozen, AuliyaAsyifa Rusdinal Sabandi , Ahmad Sabandi, Ahmad Sandra Gamba Indah Santi, Bryany Titi Sari Rahayu Rezeki Septa Sabbihisma Septrisia, Reni Setia Ningsih, Tiara Setia Wati, Setia Wati Shalsamir Cotto, Nadjoua Shinta Syafitri Siti Rohmah Solfema Subandi, Riyana Sufyarma Marsidin SULASTRI Sutisna Riyanto Suvianto, Christa Adelia Syafri Ahmad, Syafri Syofia Engla Sadita Taqwa, Rahmi Taufik Ridho Iano Udi Harmoko Ullmi, Khairatul Usmaulida Rahimullah Wanti, Chindy Yuginta Widayat Widiawati Yahya Yalvema Miaz Yanti Fitria Yantoro Yeni Adam, Siska Yeni Erita Yenni Aulia Yoserizal Yuliana Yuliana YULIANI, YENI Yulianto Santoso Yunisa Astiarani Yusti Rahmi Zahro, Yulia Mu'arrifatuz Zaini, Melva