Claim Missing Document
Check
Articles

MODEL PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN QUIZIZZ UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS 5 SD NEGERI CELUKAN BAWANG Wiradana, Made; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1041

Abstract

Pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning/PjBL) merupakan pendekatan inovatif yang berfokus pada keterlibatan aktif siswa dalam menyelesaikan proyek nyata. Namun, tantangan seperti rendahnya keterlibatan siswa dan kurang optimalnya evaluasi pembelajaran masih menjadi kendala. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan PjBL berbantuan Quizizz dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas 5 SD Negeri Celukan Bawang. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari tiga siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Sampel penelitian terdiri dari 17 siswa (13 laki-laki, 4 perempuan). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa, dengan rata-rata nilai post-test meningkat sebesar 32% dibandingkan pre-test. Selain itu, observasi menunjukkan peningkatan keterlibatan siswa sebesar 40%, dan hasil angket menunjukkan bahwa 85% siswa lebih termotivasi dalam belajar setelah penerapan model ini. Dengan demikian, integrasi PjBL dan Quizizz terbukti tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep IPAS, tetapi juga mendorong partisipasi aktif serta meningkatkan motivasi belajar siswa. Oleh karena itu, model ini direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran inovatif yang berbasis teknologi untuk diterapkan di sekolah dasar.
INOVASI PENERAPAN EDUCAPLAY SEBAGAI MEDIA INTERAKTIF DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS 4 SD NEGERI CELUKAN BAWANG Ni Putu Meldania Bestari; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1042

Abstract

Integrasi teknologi dalam pendidikan dasar merupakan inovasi penting untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan Educaplay sebagai media interaktif dalam meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas 4 SD Negeri Celukan Bawang yang berjumlah 15 siswa. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, menggunakan teknik pengumpulan data berupa pre-test, post-test, observasi, dan angket respons siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam hasil belajar siswa, dengan rata-rata nilai meningkat dari 45% pada pre-test menjadi 85% pada post-test siklus kedua. Selain itu, keterlibatan siswa dalam pembelajaran meningkat secara signifikan, dengan persentase partisipasi aktif mencapai 90%. Temuan ini mengonfirmasi bahwa penggunaan Educaplay tidak hanya efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA tetapi juga meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, penerapan Educaplay direkomendasikan sebagai solusi inovatif dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis, interaktif, dan efektif.
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION) BERBANTUAN PERMAINAN ZEEP QUIZZ UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS V SD N 1 MAYONG Sutawan, Made; I Made Ari Winangun; I Ketut Suparya
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1057

Abstract

Implementasi model pembelajaran kooperatif jenis STAD (Student Teams Achievement Division) berbantuan permainan Zeep Quizz bertujuan untuk memperbaiki hasil belajar IPAS siswa kelas V di SDN 1 Mayong. Penelitian ini termasuk Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini adalah 20 siswa kelas V Semester II di SDN 1 Mayong. Fokus penelitian ini adalah hasil belajar IPAS siswa kelas V Semester II SDN 1 Mayong. Untuk menilai hasil belajar siswa, data diperoleh melalui tes pilihan ganda, lalu hasil tersebut dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif. Dari analisis data yang dilakukan, terlihat bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif jenis STAD (Student Teams Achievement Division) berbantuan permainan Zeep Quizz dapat meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas V di SDN 1 Mayong. Rata-rata hasil belajar pada Pra Siklus yang awalnya hanya 64,50 meningkat menjadi 73,25 pada siklus I. Selanjutnya, pada siklus II, rata-rata hasil belajar naik menjadi 80,25, mencatat peningkatan sebesar 7 persen dari siklus I.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) BERBANTUAN WORDWALL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS 5 SD NEGERI 4 SUDAJI I Gede Dodik Sanjiartha; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1059

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) berbantuan media interaktif Wordwall dalam meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada siswa kelas V SD Negeri 4 Sudaji. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, masing-masing terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 28 siswa. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi aktivitas siswa dan guru, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Penerapan model NHT yang dipadukan dengan media Wordwall tidak hanya meningkatkan partisipasi aktif siswa tetapi juga mempermudah pemahaman konsep IPAS. Penelitian ini mendukung teori Vygotsky tentang konstruktivisme sosial dan pembelajaran kolaboratif. Dengan demikian, model NHT berbantuan Wordwall dapat direkomendasikan sebagai pendekatan inovatif dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
PENGARUH MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL (PANCA MAHA BUTHA) TERHADAP GAIRAH DAN HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS 4 SDN 4 PUCAKSARI Dipayana, I Ketut; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1064

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan media video pembelajaran berbasis kearifan lokal Bali, khususnya konsep Panca Maha Bhuta, terhadap gairah belajar dan hasil belajar IPAS siswa kelas IV SDN 4 Pucaksari. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPAS, serta pentingnya integrasi nilai-nilai lokal dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain one-group pretest-posttest terhadap 6 siswa. Instrumen yang digunakan mencakup angket motivasi belajar dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan baik dalam gairah belajar maupun hasil belajar siswa setelah menggunakan media video berbasis Panca Maha Bhuta. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi nilai-nilai lokal dalam media pembelajaran dapat meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa terhadap materi IPAS.
PENGARUH MODEL KOOPERATIF TIPE TGT BERBANTUAN WORDWALL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS DAN KEAKTIFAN SISWA KELAS 5 SD NEGERI 3 SANGGALANGIT I Komang Surantika; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1065

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT) yang berbantuan Wordwall terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam Sosial (IPAS) dan keaktifan siswa kelas 5 SD Negeri 3 Sanggalangit. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada hasil belajar dan keaktifan siswa setelah penerapan model pembelajaran ini.
PELATIHAN PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PENDEKATAN DEEP LEARNING BAGI GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN SAWAN Suparya, I Ketut; Suryawan, I G Agung Jaya; Tristaningrat, Made Adi Nugraha; Primayana, Kadek Hengki; Dewi, Putu Yulia Angga; Wati, Ni Nyoman Kurnia; Mahartini, Komang Trisna; Pancaria, Nyoman; Wiradnyana, I Gede Arya
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i1.6562

Abstract

Kompetensi guru dalam menyusun perangkat pembelajaran merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan kualitas proses pembelajaran di sekolah dasar. Namun demikian, hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa sebagian guru sekolah dasar di Kecamatan Sawan masih mengalami kesulitan dalam merancang perangkat pembelajaran yang berorientasi pada pembelajaran bermakna dan pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa. Perangkat pembelajaran yang disusun umumnya masih berfokus pada penyampaian materi dan belum sepenuhnya mengintegrasikan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning). Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis pendekatan deep learning yang selaras dengan implementasi Kurikulum Merdeka. Mitra kegiatan adalah guru-guru sekolah dasar di Kecamatan Sawan yang berasal dari 45 sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan pada bulan November 2025 di SD No. 4 Sangsit, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif melalui beberapa tahapan kegiatan, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dalam bentuk workshop, diskusi interaktif, praktik penyusunan perangkat pembelajaran, serta pendampingan dalam merumuskan tujuan pembelajaran, mengembangkan aktivitas pembelajaran kontekstual, dan menyusun asesmen autentik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang perangkat pembelajaran yang lebih sistematis, kontekstual, dan berorientasi pada pemahaman mendalam siswa. Selain itu, respon peserta terhadap kegiatan sangat positif yang ditunjukkan melalui tingginya tingkat partisipasi, kepuasan, serta meningkatnya motivasi guru untuk menerapkan pembelajaran mendalam di kelas. Dengan demikian, kegiatan pelatihan ini terbukti efektif dalam mendukung peningkatan kompetensi profesional guru sekaligus berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPA KELAS 5 SD NEGERI 1 MUSI Made Suriadi; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas model pembelajaran Discovery Learning dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di kelas 5 SD Negeri 1 Musi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan desain dua siklus, yang mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar (pre-test dan post-test), observasi keterlibatan siswa, serta angket respons siswa. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif untuk mengukur peningkatan skor pre-test dan post-test, serta analisis kualitatif untuk menilai keterlibatan siswa selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keaktifan siswa, dari 62% pada siklus I menjadi 77% pada siklus II. Selain itu, tingkat ketuntasan hasil belajar meningkat dari 63% menjadi 83%, menegaskan bahwa metode ini berkontribusi terhadap pemahaman konsep secara lebih mendalam. Implikasi praktis dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Discovery Learning dapat menjadi pendekatan pembelajaran inovatif yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif dan mendorong pemahaman konseptual yang lebih kuat dalam pembelajaran IPA.
Dari representasi ke praktik: kerangka konseptual integrasi komik edukatif dan diskusi deliberatif untuk sikap demokratis siswa sekolah dasar Made Ari Susmilawati; Gusti Ngurah Arya Yudaparmita; I Ketut Suparya
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1199400

Abstract

Pembentukan sikap demokratis pada usia sekolah dasar merupakan fondasi penting bagi demokrasi substantif, namun pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) sering kali terjebak pada orientasi kognitif semata. Penelitian ini bertujuan merumuskan kerangka konseptual integrasi komik edukatif dan diskusi deliberatif untuk mengembangkan sikap demokratis siswa kelas V Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan analisis sintesis konseptual terhadap 68 artikel jurnal internasional terbitan 2016–2024 yang diambil dari database Scopus, Web of Science, dan ERIC. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara representasi nilai demokrasi dan praktik deliberatif dalam literatur existing. Kerangka konseptual yang dihasilkan terdiri dari empat lapisan desain operasional: naratif konflik demokratis autentik, representasi visual-semiotik nilai, dialogis melalui pertanyaan pemandu, dan partisipatif melalui struktur diskusi terpandu. Simpulan penelitian ini adalah komik edukatif berfungsi sebagai boundary object yang menghubungkan representasi simbolik nilai dengan praktik sosial, sehingga memerlukan desain media yang secara intensional merekayasa pengalaman afektif dan perilaku demokratis.
Pengembangan Media Web Google Sites Berbasis Flipped Classroom dengan Konteks Kearifan Lokal Bali untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Sekolah Dasar Ariawan, I Kadek Wira; Suparya, I Ketut; Handayani, Ni Nyoman Lisna
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.4038

Abstract

Berangkat dari tantangan rendahnya hasil belajar IPAS dan kurang optimalnya pemanfaatan pembelajaran digital kontekstual di sekolah dasar, penelitian ini menjadi penting untuk menghadirkan inovasi yang relevan dengan karakteristik peserta didik. Selain itu, integrasi kearifan lokal Bali dalam pembelajaran masih belum dimaksimalkan sebagai sumber belajar yang bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Web Google Sites berbasis Flipped Classroom dengan konteks Kearifan Lokal Bali guna meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada materi Harmoni dalam Ekosistem bagi peserta didik kelas V sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling, dengan subjek penelitian melibatkan 168 peserta didik kelas V dari enam sekolah dasar di Gugus I Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, kuesioner validasi, uji kepraktisan, serta pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh rata-rata skor validasi sebesar 87,22% (kategori sangat baik) berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa. Uji kepraktisan memperoleh rata-rata 90,22% (kategori sangat baik) berdasarkan respons guru dan peserta didik. Hasil uji efektivitas menunjukkan peningkatan rata-rata hasil belajar dari 52,14 pada pretest menjadi 81,67 pada posttest. Berdasarkan perhitungan N-gain, diperoleh nilai sebesar 0,62 yang termasuk dalam kategori sedang, yang menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan. Selain itu, uji-t berkorelasi menghasilkan nilai t = 31,74 dengan p = 0,000 (p < 0,05) dan hasil perhitungan effect size diperoleh sebesar  2,45 menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap peningkatan hasil belajar IPAS. Dengan demikian, media Web Google Sites berbasis Flipped Classroom dengan konteks Kearifan Lokal Bali layak digunakan sebagai inovasi pembelajaran digital yang efektif dan bermakna di sekolah dasar.
Co-Authors A. A. Pt. Suari Adi Nugraha Tristaningrat, Made Ari Utami, Luh Ketut Ari Winangun, I Made Ariawan, I Kadek Wira Ariyana, Komang Sesara Artini, Ni Wayan Sani Arya Wiradnyana, I Gede Arya Yudaparmita, Gusti Ngurah Aryani, Ni Luh Kade Dwi Asri, I G A Agung Sri Ayu Winiati, Ni Kadek Budi Wijaya, Komang Wisnu Budiarsa, Bagus Bayu Candra Prastya Dewi, Ni Putu Dewi, Desak Kade Puspita Dewi, Ni Luh Putu Karina Dewi, Ni Nyoman Dian Trisna Dharma, I Wayan Wira Dipayana, I Ketut Eka Sastrika Ayu, Putu Gusti Ngurah Arya Yudaparmita Heny Nirmayani, Luh I Gde Andika Yudha Pradana I Gede Arya Wiradnyana I Gede Dodik Sanjiartha I Gede Rika Suardita I Gede Yuda Permana I Kadek Sutrisna I Ketut Ngurah Ardiawan I Komang Edi Santosa I Komang Surantika I Komang Wisnu Budi Wijaya I Made Ari Winangun I Made Yoga Parwata I Nengah Juliawan I Nengah Suastika I Nyoman Ariyoga I Putu Dede Mahendra I Putu Oktap Indrawan I Putu Suardipa I Wayan Darmayoga I Wayan Eka Mahardika, I Wayan Eka I Wayan Lasmawan I Wayan Suastra Ida Arsani Dewi, Putu Ida Bagus Putu Arnyana Jaya Negara, Gede Agus Kadek Hengki Primayana . Komang Agus Budhi Arya Pramana Komang Puteri Yadnya Diari Komang Suparmini Komang Trisna Mahartini Kurniawati, Ni Nyoman kusumawati, Yeni Angumasanita Luh Putu Sherly Arima Devi Made Ari Susmilawati Made Ariwimarsi, Gusti Ayu Made Suardika Jaya Made Suriadi Mahardika, I Gede Agus Mahartini, Komang Trisna Maryani, Ni Komang Ana Negara, Gede Agus Jaya Ni Luh Gede Sri Susanthi Ni Luh Ika Windayani Ni Made Dwijayanti Ni Nyoman Lisna Handayani Ni Putu Gina Widaswara Ni Putu Meldania Bestari Ni Putu Ratnawati Ni Putu Sri Utami Ni Putu Widiastuti Ni Wayan Juli Artini Ni Wayan Risna Dewi Ni Wayan Suniasih Novitayanti, Ni Wayan Nurtini, Ni Luh Putu Pancaria, I Nyoman Pancaria, Nyoman Paramitha, I Dewa Ayu Agung Pertiwi, Uina Polih, Ni Komang Sri Purwati, Ni Made Ari Putu Ayu Widiari Suseni Putu Sanjaya Putu Subawa Putu Yuli Krisniati Putu Yulia Angga Dewi Ratnadi, Ni Wayan Risaldy, Kadek Amertha Rustiawan, Gede Saifudin Zuhri Samvara, Nana Sanjaya, Putu Sastrawan, Gede Yudik Subawa I Putu Subawa, I Putu Subawa, Putu Sudarmi, Made Yanthi Sudiarsana, I Gusti Putu Sudiatmika, Ketut Sugiani, Ni Kadek Ari Sukanti, Ni Wayan Erni Surya Adnyana, Komang Suryadnyani, Ni Ny. Sri Suryaninsih, Komang Suryatini, Ni Luh Gede Suryawan, I G Agung Jaya Sutawan, Made Sutiawan, I Gede Nyoman Tampayana, I Putu Terianita, Made Sutrisna Maha Tistari, Ni Komang Sri Wahyu Tristaningrat, Made Adi Nugraha Utami, Luh Ketut Ari Wahyu Wiguna, I Komang Wartayasa, I Ketut wati, ni nyoman kurnia Wena Putu Wena, Putu Widiastini, Komang Nita Widyantari, Luh Desy Wira Dharma, I Wayan Wiradana, Made Wiradnyana, I Gede Arya Wiratama, Kadek Agus Wistari, Gusti Ayu Putu Alit Yudha Pradana, I Gde Andika Yulia Angga Dewi, Putu Yuliartini, Ni Made