Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING DALAM PEMBELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 KESIUT Ni Wayan Erni Sukanti; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.954

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model Discovery Learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPA siswa di kelas IV SD Negeri 1 Kesiut Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan. Masalah yang diidentifikasi dalam pembelajaran sebelumnya adalah rendahnya kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa terhadap materi IPA, yang disebabkan oleh kurangnya strategi pengajaran yang menarik dan rendahnya kemampuan siswa. Data yang di peroleh jumlah siswa Kelas IV SD Negeri 1 Kesiut adalah 24 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap siklus melibatkan empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian prasiklus katagori tinggi ada 4 orang (17%), katagori sedang 7 orang (29%), katagori rendah 6 orang (25%), sangat rendah 7 orang (29%). Hasil penelitian siklus I menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa kategori tinggi 38%, kategori sedang 33%, kategori rendah 17%, dan kategori sangat rendah 12%. Pada siklus II meningkat yang ditunjukkan dari kemampuan berpikir kritis siswa kategori sangat tinggi 54%, kategori tinggi 33%, kategori sedang 8%, kategori rendah 5%, dan kategori sangat rendah tidak ada. Ketuntasan hasil belajar pada siklus I yang tuntas KKTP ada 9 siswa atau sebesar 38%, sedangkan siswa yang belum tuntas KKTP ada 15 siswa atau sebesar 62%. Siklus II yang tuntas KKTP ada 21 siswa atau sebesar 87%, sedangkan yang belum tuntas KKTP ada 3 siswa atau sebesar 13%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Discovery Learning terbukti dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa.
INOVASI MEDIA DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR Gusti Ayu Putu Alit Wistari; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.955

Abstract

Penelitian ini disusun untuk menganalisis inovasi media digital dalam pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu studi literatur. Data diperoleh dari berbagai artikel dan jurnal serta hasil penelitian sebelumnya yang relevan dengan penelitian untuk mendapatkan landasan teori dari masalah yang di akan teliti. Data dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Dari hasil penelitian didapatkan hasil bahwa inovasi media digital dalam pembelajaran IPA di Sekolah Dasar dalam 4 tahun terakhir ini antara lain media berupa Game Scratch, Power Point, Padlet, Aplikasi make It, Virtual Laboratory PhET, Video YouTube, Media Video dan Canva. Media-media tersebut digunakan agar pembelajaran lebih efektif, agar pembelajaran lebih menarik dan untuk meningkatkan hasil belajar.
PEMBELAJARAN IPA SD BERBASIS DIGITAL LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA KELAS VI SD NEGERI CEPAKA Desak Kade Puspita Dewi; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.956

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di Sekolah Dasar (SD) memiliki peran penting dalam membangun pemahaman konsep sains sejak dini. Namun, masih banyak kendala dalam pembelajaran konvensional, seperti keterbatasan sumber belajar dan kurangnya interaktivitas. Oleh karena itu, inovasi berbasis Digital Learning menjadi solusi efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan pembelajaran IPA berbasis Digital Learning terhadap pemahaman siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur serta observasi terhadap penggunaan berbagai platform digital seperti aplikasi edukasi, video interaktif, dan simulasi virtual dalam pembelajaran IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Digital Learning mampu meningkatkan minat belajar, keterlibatan aktif siswa, serta pemahaman konsep secara lebih mendalam dibandingkan dengan metode konvensional. Dengan demikian, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran IPA di SD dapat menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan sains di era digital.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP KEMAMPUAN BERNALAR KRITIS DAN HASIL BELAJAR IPAS KELAS V SD NEGERI 5 SENGANA I Gede Nyoman Sutiawan; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.957

Abstract

Guru harus memiliki banyak inovasi baru dan menggunakan berbagai model dalam melakukan pembelajaran, termasuk memperluas penggunaan model dan media pembelajaran, untuk mencapai pembelajaran yang optimal dan efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh model Problem Based Learning berbantuan media video animasi terhadap kemampuan bernalar kritis dan hasil belajar IPAS kelas V SD Negeri 5 Senganan. Metode Random Sampling digunakan dalam pengambilan sampel untuk mengevaluasi populasi dan sampel tertentu dalam penelitian ini, yang menggunakan metode penelitian kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas V sebanyak 15 orang Data dikumpulkan dengan menguji soal-soal tersebut. Untuk menganalisis data hasil penelitian, peneliti menggunakan uji Validitas, Homogenitas, Normalitas, dan Uji-t yang selanjutnya diinterpertasikan secara deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwasannya terdapat peningkatan skor rata-rata dari 65,67 menjadi 79,33 setelah penerapan PBL. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan bernalar kritis dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS di kelas V SD Negeri 5 Senganan.
MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MEDIA POWERPOINT DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV DI SD NEGERI 3 GOBLEG Nana Samvara; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.959

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolah dasar menghadapi tantangan dalam meningkatkan pemahaman konseptual siswa akibat penerapan metode konvensional yang kurang interaktif. Model Problem Based Learning (PBL) yang dikombinasikan dengan media PowerPoint hadir sebagai pendekatan inovatif guna mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini mengadopsi metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang diterapkan dalam dua siklus terhadap 15 siswa kelas IV SD Negeri 3 Gobleg. Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test guna mengukur peningkatan hasil belajar, observasi keterlibatan siswa selama pembelajaran, serta angket yang menggali respons siswa terhadap strategi yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan substansial dalam pencapaian akademik siswa, dengan rerata skor post-test mengalami lonjakan sebesar 35% dibandingkan pre-test. Observasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam keaktifan dan partisipasi siswa, sedangkan angket mengungkapkan bahwa 87% siswa merasa lebih termotivasi dalam memahami konsep IPA melalui pendekatan ini. Model PBL berbantuan PowerPoint terbukti mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran, memacu keterlibatan aktif siswa, serta mendorong motivasi belajar yang lebih tinggi, sehingga layak diimplementasikan sebagai strategi instruksional yang progresif dan berorientasi pada pemecahan masalah di sekolah dasar.
PENERAPAN MODEL FLIPPED CLASSROOM DALAM PEMBELAJA- RAN IPAS UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN DAN PEMAHA- MAN KONSEP SISWA KELAS 4 SD NEGERI 2 SELEMADEG Ni Luh Putu Karina Dewi; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.962

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan model flipped classroom dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) terhadap peningkatan kemandirian belajar serta pemahaman konsep siswa kelas 4 SD Negeri 2 Selemadeg. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa flipped classroom memberikan dampak positif dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa, ditunjukkan dengan meningkatnya kemampuan siswa dalam mengakses dan memahami materi secara mandiri sebelum sesi pembelajaran di kelas. Selain itu, pemahaman konsep siswa juga mengalami peningkatan yang signifikan setelah penerapan metode ini. Penerapan flipped classroom memungkinkan siswa untuk lebih aktif dalam pembelajaran, mengembangkan keterampilan berpikir kritis, serta meningkatkan interaksi dengan guru dan teman sebaya. Dengan demikian, model flipped classroom dapat menjadi solusi inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS di tingkat sekolah dasar.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP KEMAMPUAN BERNALAR KRITIS DAN HASIL BELAJAR IPAS KELAS V SD NEGERI 5 SENGANAN I Gede Nyoman Sutiawan; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.966

Abstract

Guru harus memiliki banyak inovasi baru dan menggunakan berbagai model dalam melakukan pembelajaran, termasuk memperluas penggunaan model dan media pembelajaran, untuk mencapai pembelajaran yang optimal dan efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh model Problem Based Learning berbantuan media video animasi terhadap kemampuan bernalar kritis dan hasil belajar IPAS kelas V SD Negeri 5 Senganan. Metode Random Sampling digunakan dalam pengambilan sampel untuk mengevaluasi populasi dan sampel tertentu dalam penelitian ini, yang menggunakan metode penelitian kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas V sebanyak 15 orang Data dikumpulkan dengan menguji soal-soal tersebut. Untuk menganalisis data hasil penelitian, peneliti menggunakan uji Validitas, Homogenitas, Normalitas, dan Uji-t yang selanjutnya diinterpertasikan secara deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwasannya terdapat peningkatan skor rata-rata dari 65,67 menjadi 79,33 setelah penerapan PBL. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan bernalar kritis dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS di kelas V SD Negeri 5 Senganan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM BERBANTUAN MEDIA GRAFIS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SDN 4 BUNGKULAN TAHUN AJARAN 2024/2025 Saifudin Zuhri; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.982

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran quantum berbantuan media grafis dalam upaya meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 4 Bungkulan tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan di SDN 4 Bungkulan pada mata pelajaran IPA kelas V semester II tahun ajaran 2024/2025. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V di SDN 4 Bungkulan yang banyaknya 22 siswa. Data penelitian ini dikumpulkan dengan tes hasil belajar. Data penelitian dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif baik deskriptif kuantitatif maupun kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran quantum berbantuan media grafis pada siswa kelas V SDN 4 Bungkulan, dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa. Dari skor rata-rata hasil belajar siswa menunjukkan adanya peningkatan dari pra siklus yang nilai rata-ratanya 56% kemudian dari siklus I ke siklus II yang meningkat. Rata-rata kelas hasil belajar pada siklus I sebesar 68% dan pada siklus II menjadi 83%. Dan ketuntasan klaksikal pada siklus I sebesar 68% dan pada siklus II menjadi 90,9%.
INTEGRASI KEARIFAN LOKAL DALAM PEMBELAJARAN IPAS UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN LINGKUNGANPADA SISWA KELAS V SD NEGERI 2 BELALANG Ni Ny. Sri Suryadnyani; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.989

Abstract

Kesadaran lingkungan merupakan aspek penting dalam pendidikan dasar untuk membentuk generasi yang peduli terhadap ekosistem sekitarnya. Namun, realitas menunjukkan bahwa kesadaran lingkungan siswa masih rendah akibat pendekatan pembelajaran yang kurang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan siswa melalui integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif di SD Negeri 2 Belalang, melibatkan siswa kelas V, guru IPAS, dan kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis kearifan lokal, seperti praktik pertanian tradisional subak dan gotong royong, mampu meningkatkan pemahaman siswa tentang ekosistem serta mendorong perilaku pro-lingkungan. Faktor pendukung utama dalam implementasi ini adalah dukungan sekolah dan antusiasme siswa, sedangkan hambatan utama adalah keterbatasan sumber daya dan kurangnya pemahaman guru terhadap integrasi kearifan lokal dalam kurikulum. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas guru dan penyediaan media pembelajaran berbasis budaya lokal direkomendasikan sebagai strategi efektif untuk menanamkan kesadaran lingkungan pada siswa sejak dini.
EFEKTIVITAS MODEL INTEGRATED LEARNING BERORIENTASI MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN DAN HASIL BELAJAR IPA KELAS 6 SD NEGERI 4 TISTA Made Sutrisna Maha Terianita; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.993

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas model Integrated Learning berbasis masalah dalam meningkatkan kemandirian dan hasil belajar siswa kelas 6 SD Negeri 4 Tista. Menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan dua siklus, penelitian ini melibatkan 25 siswa selama empat minggu. Instrumen penelitian mencakup pre-test dan post-test untuk mengukur hasil belajar, observasi untuk menilai keterlibatan siswa, serta angket guna mengetahui respons mereka terhadap model pembelajaran yang diterapkan. Hasil analisis data menunjukkan peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa, dengan rata-rata skor post-test meningkat sebesar 32% dibandingkan pre-test. Selain itu, tingkat keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran meningkat secara substansial, dengan 87% siswa memberikan respons positif terhadap metode ini. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa penerapan Integrated Learning berbasis masalah tidak hanya meningkatkan pemahaman akademik, tetapi juga mendorong kemandirian belajar siswa secara lebih optimal. Oleh karena itu, model ini direkomendasikan untuk diterapkan dalam pembelajaran IPA di tingkat sekolah dasar sebagai pendekatan inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Co-Authors A. A. Pt. Suari Adi Nugraha Tristaningrat, Made Ari Winangun, I Made Ariyana, Komang Sesara Arya Wiradnyana, I Gede Arya Yudaparmita, Gusti Ngurah Asri, I G A Agung Sri Bagus Bayu Budiarsa Candra Prastya Dewi, Ni Putu Desak Kade Puspita Dewi Dharma, I Wayan Wira Eka Sastrika Ayu, Putu Gede Agus Jaya Negara Gusti Ayu Made Ariwimarsi Gusti Ayu Putu Alit Wistari Gusti Ngurah Arya Yudaparmita Heny Nirmayani, Luh I Dewa Ayu Agung Paramitha I G Agung Jaya Suryawan I Gde Andika Yudha Pradana I Gde Andika Yudha Pradana I Gede Agus Mahardika I Gede Arya Wiradnyana I Gede Arya Wiradnyana I Gede Dodik Sanjiartha I Gede Nyoman Sutiawan I Gede Rika Suardita I Gede Yuda Permana I Gusti Putu Sudiarsana I Kadek Mertayasa I Kadek Sutrisna I Kadek Wira Ariawan I Ketut Dipayana I Ketut Dipayana I Ketut Ngurah Ardiawan I Ketut Ngurah Ardiawan I Komang Edi Santosa I Komang Surantika I Komang Wisnu Budi Wijaya I Made Adi Nugraha Tristaningrat I Made Ari Winangun I Made Ari Winangun I Made Ari Winangun I Made Ariasa Giri I Made Putrayasa I Made Sedana I Made Suweta I Made Yoga Parwata I Nengah Juliawan I Nengah Suastika I Nyoman Ariyoga I Nyoman Budiarsana I Putu Dede Mahendra I Putu Oktap Indrawan I Putu Suardipa I Wayan Darmayoga I Wayan Eka Mahardika I Wayan Lasmawan I Wayan Suastra I Wayan Wira Dharma Ida Arsani Dewi, Putu Ida Bagus Putu Arnyana Kadek Cindya Dina Putri Kadek Devi Kariani Kadek Hengki Primayana Kadek Hengki Primayana . Kadek Joni Lesmana Putra Ketut Sudiatmika Komang Agus Budhi Arya Pramana Komang Puteri Yadnya Diari Komang Suparmini Komang Suparmini Komang Suryaninsih Komang Trisna Mahartini Komang Trisna Mahartini Kurniawati, Ni Nyoman Luh Desy Widyantari Luh Ketut Ari Utami Luh Ketut Ari Utami Luh Putu Sherly Arima Devi Luh Putu Surya Dewi Luh Suartini Made Adi Nugraha Tristaningrat Made Ari Susmilawati Made Suardika Jaya Made Suriadi Made Sutawan Made Sutrisna Maha Terianita Made Wiradana Made Yanthi Sudarmi Maryani, Ni Komang Ana Nana Samvara Negara, Gede Agus Jaya Ni Kadek Ari Sugiani Ni Kadek Ayu Dewi Sukartini Ni Kadek Ayu Winiati Ni Komang Sri Polih Ni Komang Sri Polih Ni Komang Sri Wahyu Tistari Ni Luh Gede Sri Susanthi Ni Luh Gede Suryatini Ni Luh Ika Windayani Ni Luh Kade Dwi Aryani Ni Luh Putu Karina Dewi Ni Luh Putu Nurtini Ni Luh Safna Dewi Ni Made Ari Purwati Ni Made Dwijayanti Ni Made Yuliartini Ni Ny. Sri Suryadnyani Ni Nyoman Dian Trisna Dewi Ni Nyoman Kurnia Wati Ni Nyoman Kurnia Wati Ni Nyoman Lisna Handayani Ni Putu Candra Prastya Dewi Ni Putu Gina Widaswara Ni Putu Meldania Bestari Ni Putu Ratnawati Ni Putu Sri Utami Ni Putu Widiastuti Ni Wayan Erni Sukanti Ni Wayan Juli Artini Ni Wayan Novitayanti Ni Wayan Ratnadi Ni Wayan Risna Dewi Ni Wayan Sani Artini Ni Wayan Suniasih Nyoman Pancaria Pancaria, I Nyoman Putu Ayu Widiari Suseni Putu Epita Sari Putu Sanjaya Putu Sanjaya Putu Sanjaya Putu Subawa Putu Yuli Krisniati Putu Yulia Angga Dewi Risaldy, Kadek Amertha Rustiawan, Gede Saifudin Zuhri Sanjaya, Putu Sastrawan, Gede Yudik Subawa I Putu Subawa, I Putu Subawa, Putu Surya Adnyana, Komang Tampayana, I Putu Tancredy Ari Saputra Uina Pertiwi Wahyu Wiguna, I Komang Wartayasa, I Ketut Wena Putu Wena, Putu Widiastini, Komang Nita Wiratama, Kadek Agus Yeni Angumasanita kusumawati Yulia Angga Dewi, Putu