Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN PENDEKATAN SCIENCE, ENVIRONMENT, TECHNOLOGY, AND SOCIETY (SETS) DALAM PEMBELAJARAN IPAS UNTUK ME NINGKATKAN KESADARAN LINGKUNGAN SISWA KELAS 6 SD NEGERI 2 BUWIT Ni Kadek Ari Sugiani; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.943

Abstract

Pendekatan Science, Environment, Technology, and Society (SETS) merupakan strategi pembelajaran yang menghubungkan ilmu pengetahuan dengan isu-isu lingkungan, perkembangan teknologi, dan dampaknya terhadap masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan pendekatan SETS dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) untuk meningkatkan kesadaran lingkungan siswa kelas 6 SD Negeri 2 Buwit. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan SETS mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep lingkungan, mendorong partisipasi aktif dalam pembelajaran, serta menumbuhkan perilaku ramah lingkungan, seperti memilah sampah dan mengurangi penggunaan plastik. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa integrasi pendekatan SETS dalam pembelajaran IPAS dapat menjadi strategi efektif dalam membentuk kesadaran lingkungan siswa sejak dini. Oleh karena itu, diharapkan para pendidik dapat mengimplementasikan pendekatan ini secara lebih luas dalam kurikulum sekolah dasar guna mendukung pendidikan berkelanjutan.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT-BASED LEARNING) DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP IPAS SISWA KELAS VI SD NEGERI 1 PANGKUNG KARUNG Ni Komang Sri Wahyu Tistari; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.944

Abstract

Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning/PjBL) merupakan model pembelajaran inovatif yang menekankan keterlibatan aktif siswa dalam penyelesaian proyek yang autentik dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi PjBL dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), menganalisis dampaknya terhadap pemahaman konsep siswa, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam penerapannya di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus di SD Negeri 1 Pangkung Karung. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PjBL mampu meningkatkan pemahaman konsep IPAS siswa secara signifikan, meningkatkan keterampilan berpikir kritis, serta memperkuat kolaborasi antar siswa. Tantangan utama dalam implementasi PjBL meliputi kesiapan guru, keterbatasan sumber daya, serta kebutuhan akan waktu yang lebih fleksibel dalam pelaksanaannya. Oleh karena itu, rekomendasi penelitian ini menekankan pada pentingnya pelatihan bagi guru, penyediaan sarana pembelajaran yang mendukung, serta fleksibilitas dalam penyusunan kurikulum guna mengoptimalkan efektivitas PjBL dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
DAMPAK PEMBELAJARAN IPAS BERBASIS LITERASI DIGITAL TER- HADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN PROBLEM SOLVING SISWA KELAS 4 SD NEGERI 1 NYAMBU Ni Luh Putu Nurtini; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.945

Abstract

Pembelajaran berbasis literasi digital telah menjadi pendekatan inovatif dalam dunia pendidikan, terutama dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) berbasis literasi digital terhadap kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah siswa kelas 4 SD Negeri 1 Nyambu. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi literasi digital dalam pembelajaran IPAS mampu meningkatkan keterlibatan siswa, memperkuat kemampuan analitis mereka dalam memahami permasalahan, serta mendorong mereka untuk mengembangkan solusi yang lebih kreatif dan sistematis. Selain itu, penggunaan teknologi dalam pembelajaran juga menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan kolaboratif, sehingga siswa lebih termotivasi dalam menyelesaikan tugas akademik mereka. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa literasi digital bukan hanya alat bantu pembelajaran, tetapi juga strategi yang efektif dalam membentuk pola pikir kritis dan kemampuan problem solving yang lebih baik bagi siswa sekolah dasar.
STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING) DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA KELAS VI SDN 3 GUBUG PADA MATA PELAJARAN IPAS Ni Nyoman Dian Trisna Dewi; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.947

Abstract

Strategi Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem-Based Learning/PBL) telah terbukti sebagai pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi PBL dalam mengembangkan keterampilan pemecahan masalah siswa kelas VI SDN 3 Gubug pada mata pelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa, keterampilan berpikir kritis dan kreatif, serta kerja sama dalam tim. Selain itu, siswa juga menunjukkan pemahaman konsep yang lebih mendalam dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional. Namun, beberapa tantangan dalam implementasi PBL mencakup kebutuhan waktu yang lebih panjang serta perlunya pelatihan bagi guru dalam mengelola pembelajaran berbasis masalah secara efektif. Oleh karena itu, dukungan dari berbagai pihak, termasuk sekolah dan tenaga pendidik, sangat diperlukan agar PBL dapat diterapkan secara optimal. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa PBL merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta keterampilan berpikir siswa di tingkat sekolah dasar.
IMPLEMENTASI METODE INKUIRI BERBANTUAN MEDIA DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN IPAS UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR ILMIAH SISWA KELAS 4 SD NEGERI 1 CAU BELAYU Ni Putu Gina Widaswara; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.948

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode inkuiri berbantuan media digital dalam pembelajaran IPAS serta dampaknya terhadap keterampilan berpikir ilmiah siswa kelas 4 SD Negeri 1 Cau Belayu. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode inkuiri berbantuan media digital secara signifikan meningkatkan keterampilan berpikir ilmiah siswa, terutama dalam aspek mengajukan pertanyaan, merancang eksperimen, mengumpulkan dan menganalisis data, serta menarik kesimpulan berbasis bukti. Media digital, seperti simulasi interaktif dan video pembelajaran, terbukti membantu siswa memahami konsep abstrak secara lebih konkret dan meningkatkan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran. Namun, beberapa kendala seperti keterbatasan akses perangkat digital dan pengelolaan fokus siswa masih menjadi tantangan yang perlu diatasi dengan strategi diferensiasi pembelajaran dan pengelolaan kelas yang lebih terstruktur. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan metode pembelajaran inovatif berbasis teknologi yang mendukung keterampilan berpikir ilmiah siswa sekolah dasar di era digital.
ANALISIS PENERAPAN METODE DISCOVERY LEARNING DALAM PEMBELAJARAN IPAS UNTUK MENGEMBANGKAN KETERAMPI LAN INVESTIGATIF SISWA SD KELAS V SD NEGERI 1 KABA KABA Ni Putu Sri Utami; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.949

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode Discovery Learning dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) guna mengembangkan keterampilan investigatif siswa kelas V SD Negeri 1 Kaba Kaba. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Discovery Learning meningkatkan keterampilan investigatif siswa, seperti kemampuan merumuskan hipotesis, mengumpulkan dan menganalisis data, serta menyajikan hasil investigasi secara sistematis. Selain itu, siswa menjadi lebih aktif, mandiri, dan kritis dalam mengeksplorasi materi pembelajaran. Penelitian ini juga menegaskan bahwa metode Discovery Learning efektif dalam membangun pemahaman berbasis pengalaman dan meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Dengan demikian, guru disarankan untuk mengintegrasikan metode ini secara optimal dalam pembelajaran IPAS guna meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar.
INTEGRASI METODE EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN IPAS UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAN KETERAMPILAN SOSIAL SISWA KELAS 6 SD NEGERI 2 PENEBEL Ni Wayan Juli Artini; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.950

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode Experiential Learning dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) serta dampaknya terhadap pemahaman konsep dan keterampilan sosial siswa kelas VI SD Negeri 2 Penebel. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan dalam penelitian ini untuk memperoleh data yang mendalam melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Experiential Learning mampu meningkatkan pemahaman konsep siswa secara signifikan. Siswa yang terlibat langsung dalam pengalaman belajar menunjukkan peningkatan dalam menghubungkan konsep dengan kehidupan nyata, yang tercermin dari hasil tes formatif. Selain itu, metode ini juga berdampak positif terhadap keterampilan sosial siswa, terutama dalam aspek komunikasi, kerja sama, dan empati. Siswa lebih aktif dalam berdiskusi, menghargai pendapat teman, serta berpartisipasi dalam kerja kelompok secara lebih efektif. Temuan ini menguatkan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa pembelajaran berbasis pengalaman dapat meningkatkan aspek kognitif dan sosial peserta didik. Oleh karena itu, metode Experiential Learning dapat dijadikan sebagai strategi pembelajaran inovatif yang dapat diadaptasi dalam berbagai mata pelajaran untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan bermakna.
INOVASI PENDEKATAN BERMAIN PERAN (ROLE PLAYING) DALAM PEMBELAJARAN IPAS UNTUK MENGEMBANGKAN EMPATI DAN KESADARAN SOSIAL SISWA KELAS VI SD NEGERI 2 BELALANG Ni Wayan Novitayanti; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.951

Abstract

Pendekatan bermain peran (role playing) merupakan salah satu metode pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman konseptual siswa serta mengembangkan keterampilan sosial dan empati. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode bermain peran dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) terhadap peningkatan empati dan kesadaran sosial siswa kelas VI SD Negeri 2 Belalang. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi role playing tidak hanya membantu siswa memahami materi secara lebih mendalam, tetapi juga meningkatkan empati dan kesadaran sosial. Selain itu, metode ini memungkinkan siswa untuk lebih memahami sudut pandang orang lain dan membangun sikap empati dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini mendukung teori konstruktivisme yang menekankan pentingnya pengalaman langsung dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, pendekatan bermain peran direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran inovatif yang dapat diterapkan dalam berbagai mata pelajaran guna meningkatkan keterampilan sosial-emosional siswa.
EKSPLORASI PEMBELAJARAN BERBASIS ETNOSAINS DALAM IPAS UNTUK MENANAMKAN NILAI KEARIFAN LOKAL PADA SISWA KELAS 5 SD NEGERI 2 JEGU Ni Wayan Ratnadi; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.952

Abstract

Pembelajaran berbasis etnosains merupakan pendekatan inovatif yang mengintegrasikan konsepkonsep sains dengan kearifan lokal guna meningkatkan pemahaman siswa serta menanamkan nilai-nilai budaya dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan pembelajaran berbasis etnosains dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di SD Negeri 2 Jegu serta menganalisis dampaknya terhadap pemahaman konsep ilmiah dan sikap siswa terhadap budaya lokal. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data mengenai implementasi strategi pembelajaran tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis etnosains meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi IPAS hingga mencapai 82%–88%, serta menumbuhkan sikap apresiatif terhadap kearifan lokal. Selain itu, pendekatan ini juga mendorong partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran dan membangun keterlibatan yang lebih mendalam dengan lingkungan sekitar. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar pembelajaran berbasis etnosains terus dikembangkan dan diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah dasar guna menciptakan pembelajaran yang lebih kontekstual, bermakna, dan berorientasi pada pelestarian budaya lokal.
DAMPAK PEMBELAJARAN BERBASIS EKSPERIMEN PADA MATA PELAJARAN IPAS TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS 5 SD NEGERI 1 CAU BELAYU Yeni Angumasanita kusumawati; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.953

Abstract

Pembelajaran berbasis eksperimen merupakan salah satu pendekatan inovatif yang dapat meningkatkan pemahaman konsep dan kemandirian belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembelajaran berbasis eksperimen terhadap pemahaman konsep dan kemandirian belajar siswa kelas 5 SD Negeri 1 Cau Belayu. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti pembelajaran berbasis eksperimen memiliki pemahaman konsep yang lebih baik dibandingkan dengan metode konvensional. Mereka lebih mampu menjelaskan fenomena ilmiah dengan bahasa sendiri, menghubungkan teori dengan praktik, serta menunjukkan hasil tes pemahaman konsep yang meningkat. Selain itu, pembelajaran berbasis eksperimen juga berkontribusi terhadap peningkatan kemandirian belajar siswa, yang terlihat dari inisiatif mereka dalam mencari informasi, melakukan analisis mandiri, serta menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi. Dengan demikian, pembelajaran berbasis eksperimen dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Co-Authors A. A. Pt. Suari Adi Nugraha Tristaningrat, Made Ari Winangun, I Made Ariyana, Komang Sesara Arya Wiradnyana, I Gede Arya Yudaparmita, Gusti Ngurah Asri, I G A Agung Sri Bagus Bayu Budiarsa Candra Prastya Dewi, Ni Putu Desak Kade Puspita Dewi Dharma, I Wayan Wira Eka Sastrika Ayu, Putu Gede Agus Jaya Negara Gusti Ayu Made Ariwimarsi Gusti Ayu Putu Alit Wistari Gusti Ngurah Arya Yudaparmita Heny Nirmayani, Luh I Dewa Ayu Agung Paramitha I G Agung Jaya Suryawan I Gde Andika Yudha Pradana I Gde Andika Yudha Pradana I Gede Agus Mahardika I Gede Arya Wiradnyana I Gede Arya Wiradnyana I Gede Dodik Sanjiartha I Gede Nyoman Sutiawan I Gede Rika Suardita I Gede Yuda Permana I Gusti Putu Sudiarsana I Kadek Mertayasa I Kadek Sutrisna I Kadek Wira Ariawan I Ketut Dipayana I Ketut Dipayana I Ketut Ngurah Ardiawan I Ketut Ngurah Ardiawan I Komang Edi Santosa I Komang Surantika I Komang Wisnu Budi Wijaya I Made Adi Nugraha Tristaningrat I Made Ari Winangun I Made Ari Winangun I Made Ari Winangun I Made Ariasa Giri I Made Putrayasa I Made Sedana I Made Suweta I Made Yoga Parwata I Nengah Juliawan I Nengah Suastika I Nyoman Ariyoga I Nyoman Budiarsana I Putu Dede Mahendra I Putu Oktap Indrawan I Putu Suardipa I Wayan Darmayoga I Wayan Eka Mahardika I Wayan Lasmawan I Wayan Suastra I Wayan Wira Dharma Ida Arsani Dewi, Putu Ida Bagus Putu Arnyana Kadek Cindya Dina Putri Kadek Devi Kariani Kadek Hengki Primayana Kadek Hengki Primayana . Kadek Joni Lesmana Putra Ketut Sudiatmika Komang Agus Budhi Arya Pramana Komang Puteri Yadnya Diari Komang Suparmini Komang Suparmini Komang Suryaninsih Komang Trisna Mahartini Komang Trisna Mahartini Kurniawati, Ni Nyoman Luh Desy Widyantari Luh Ketut Ari Utami Luh Ketut Ari Utami Luh Putu Sherly Arima Devi Luh Putu Surya Dewi Luh Suartini Made Adi Nugraha Tristaningrat Made Ari Susmilawati Made Suardika Jaya Made Suriadi Made Sutawan Made Sutrisna Maha Terianita Made Wiradana Made Yanthi Sudarmi Maryani, Ni Komang Ana Nana Samvara Negara, Gede Agus Jaya Ni Kadek Ari Sugiani Ni Kadek Ayu Dewi Sukartini Ni Kadek Ayu Winiati Ni Komang Sri Polih Ni Komang Sri Polih Ni Komang Sri Wahyu Tistari Ni Luh Gede Sri Susanthi Ni Luh Gede Suryatini Ni Luh Ika Windayani Ni Luh Kade Dwi Aryani Ni Luh Putu Karina Dewi Ni Luh Putu Nurtini Ni Luh Safna Dewi Ni Made Ari Purwati Ni Made Dwijayanti Ni Made Yuliartini Ni Ny. Sri Suryadnyani Ni Nyoman Dian Trisna Dewi Ni Nyoman Kurnia Wati Ni Nyoman Kurnia Wati Ni Nyoman Lisna Handayani Ni Putu Candra Prastya Dewi Ni Putu Gina Widaswara Ni Putu Meldania Bestari Ni Putu Ratnawati Ni Putu Sri Utami Ni Putu Widiastuti Ni Wayan Erni Sukanti Ni Wayan Juli Artini Ni Wayan Novitayanti Ni Wayan Ratnadi Ni Wayan Risna Dewi Ni Wayan Sani Artini Ni Wayan Suniasih Nyoman Pancaria Pancaria, I Nyoman Putu Ayu Widiari Suseni Putu Epita Sari Putu Sanjaya Putu Sanjaya Putu Sanjaya Putu Subawa Putu Yuli Krisniati Putu Yulia Angga Dewi Risaldy, Kadek Amertha Rustiawan, Gede Saifudin Zuhri Sanjaya, Putu Sastrawan, Gede Yudik Subawa I Putu Subawa, I Putu Subawa, Putu Surya Adnyana, Komang Tampayana, I Putu Tancredy Ari Saputra Uina Pertiwi Wahyu Wiguna, I Komang Wartayasa, I Ketut Wena Putu Wena, Putu Widiastini, Komang Nita Wiratama, Kadek Agus Yeni Angumasanita kusumawati Yulia Angga Dewi, Putu