p-Index From 2021 - 2026
5.758
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam Al-'Adalah Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan IJTIHAD Jurnal Wacana Hukum Islam dan Kemanusiaan El-Mashlahah Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains AL-HUKAMA´ SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam al-Afkar, Journal For Islamic Studies Jurnal Hukum Volkgeist Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal el-Qanuniy: Jurnal Ilmu-Ilmu Kesyariahan dan Pranata Sosial El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga Asy-Syariah Jurnal Hukum Ekonomi Syariah KRTHA BHAYANGKARA Al-Qadha: Jurnal Hukum Islam dan Perundang-Undangan Al-Muamalat: Jurnal Hukum dan Ekonomi Syari'ah Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah: Jurnal Hukum Keluarga dan Peradilan Islam Iqtishaduna : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Action Research Literate (ARL) USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Al-Manahij : Jurnal Kajian Hukum Islam Mazahib: Jurnal Pemikiran Hukum Islam Jurnal Hukum dan Peradilan Jurnal Multidisiplin West Science Jurnal Hukum Ekonomi Syariah : AICONOMIA Innovative: Journal Of Social Science Research Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Strata Law Review Strata Social and Humanities Studies Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Falah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Al-Hukama: The Indonesian Journal of Islamic Family Law AGHNINA: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Lex Scientia Law Review Interdisciplinary Explorations in Research Journal (IERJ)
Claim Missing Document
Check
Articles

Manifestasi Nilai-Nilai Islam Madani di Kalangan Generasi Muslim Gen Z melalui Prinsip Moderasi (Wasathiyyah), Filantropi Digital, dan Kepedulian Ekologis Mukhlas, Oyo Sunaryo; Sururie, Ramdani Wahyu; Shaleh, Chaerul; Fauziah, Ine; Rusyana, Ayi Yunus; Irawan, Tantri
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v5i01.3091

Abstract

Penelitian ini mengkaji manifestasi nilai-nilai Islam Madani di kalangan generasi Muslim Gen Z melalui prinsip moderasi (wasathiyyah), filantropi digital, dan kepedulian ekologis. Dalam era digital yang sarat dengan perubahan nilai sosial, generasi ini menafsirkan kembali etika Islam tidak hanya sebagai spiritualitas pribadi, tetapi juga sebagai tanggung jawab sosial yang diwujudkan melalui gaya hidup berkeadilan, konsumsi moderat, serta keterlibatan aktif dalam kegiatan sosial dan lingkungan seperti charity run, donasi digital, dan eco-sadaqah. Dengan menggunakan pendekatan sosiologis dan etika ekonomi Islam, penelitian ini menelaah bagaimana inovasi teknologi dan media sosial telah mentransformasi bentuk-bentuk sedekah tradisional menjadi praktik filantropi digital yang inklusif, transparan, dan berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semangat Islam Madani yang menekankan keseimbangan, keadilan, dan kasih saying tetap hidup di kalangan Muslim muda yang kini membentuk pola keberagamaan baru yang moderat, partisipatif, dan berorientasi pada maslahah ‘ammah. Fenomena ini menegaskan bahwa Islam Madani di era Gen Z menjadi model praksis keberislaman modern yang mengintegrasikan iman, teknologi, dan tanggung jawab ekologis dalam mewujudkan masyarakat yang adil, berkeadaban, dan berkelanjutan.
Integrasi Pengelolaan Limbah Kotoran Hewan Sapi dan Promosi Penyuluhan Kesehatan Upaya Mewujudkan Masyarakat Kelurahan Cipari Sejahtera Zulfaidah, Rena; Khaerunnisa, Qalby; Sanjaya, Ramadhan Adi; Sururie, Ramdani Wahyu
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v4i1.1653

Abstract

This study aims to evaluate the impact of integrating livestock manure management and health promotion on community well-being, utilizing the SISDAMAS (Community Empowerment System) approach. Through a holistic perspective, this research analyzes how effective waste management can enhance environmental quality, public health, and provide economic benefits to farmers and surrounding communities. The findings are expected to yield comprehensive policy recommendations for achieving sustainable waste management and improving the quality of life. Additionally, this study will explore how health education can raise public awareness about the importance of maintaining environmental cleanliness and utilizing resources sustainably. Keywords: Management, Cow manure, Health education, SISDAMAS (Community Empowerment System)
Procedures for Resolving Banking Crimes within Islamic Financial Institutions: A Case Study of Financing Document Forgery in Murabahah Contracts Roni Nasrulloh; Ramdani Wahyu Sururie; Oyo Sunaryo Mukhlas
Aghnina : Jurnal Hukum Ekonomi Syari'ah Vol. 3 No. 1 (2026): published
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syari'ah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64431/ag.v3i1.459

Abstract

This study examines the procedures for resolving banking crimes within Islamic financial institutions, focusing on cases of document forgery in murabahah financing contracts. Murabahah dominates Islamic banking financing in Indonesia, making it particularly vulnerable to fraud arising from weaknesses in internal control, supervision, and document verification. This research aims to analyze the forms of document forgery in murabahah financing and to evaluate the mechanisms for resolving such crimes through internal institutional processes, non-litigation pathways, and litigation channels. Employing a qualitative approach with a case study design, the study utilizes primary data obtained through in-depth interviews with Islamic banking practitioners and law enforcement officials, alongside secondary data from legislation, court decisions, regulatory documents, and academic literature. The findings indicate that document forgery in murabahah financing commonly involves falsification of debtor identities, collateral documents, and transaction records. Resolution procedures generally prioritize internal settlement through audits, disciplinary sanctions, and recovery measures, followed by non-litigation mechanisms such as mediation and arbitration based on Islamic principles. Litigation is pursued when criminal elements are evident, involving both Religious Courts for civil disputes and General Courts for criminal prosecution. From both Islamic law and positive law perspectives, document forgery constitutes a serious violation of legal and ethical norms. The study highlights the importance of strengthening governance, compliance systems, and sharia supervision to prevent and effectively address banking crimes in Islamic financial institutions.
Perbandingan Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah Antara Litigasi dan Non-Litigasi Fatma, Ulafa; Adawiah, Amalia Muazzah; Sururie, Ramdani Wahyu
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jhes.v8i1.26011

Abstract

Cara yang dilakukan untuk menyelesaikan suatu sangketa ekonomi syariah bisa mengambil jalur litigasi dan non litigasi. Penyelesaian tersebut bisa dipilih oleh pihak yang berpekara, antara litigasi dan non litigasi ada keuntungan dan kelebihan masing – masing dari prosedural pengajuan perkara, penyelesaian perkara hingga hasil akhir keputusan. Penyelesaian secara litigasi yang berurusan dengan Peradilan Agama, penyelesain ini dibantu oleh hakim untuk mendengarkan semua pihak yang berperkara dan mengumpulkan bukti-bukti untuk menjadi bahan analisis putusan. Serta penyelesaian non litigasi melalui diluar jalur Peradilan Agama, seperti lembaga arbitrase dan lembaga lainnya, selain itu penyelesaian nonlitigasi bisa diselesaikan melalui musyawarah dengan menemukan solusi yang tepat untuk menyelesaikan perkara. Riset ini menggunakan penelitian analisis normatif, dimana akan berfokus pada analisis penyelesaian sangketa litigasi yang didaftarkan tertara nomor 4/Pdt.G.S/2024/PA.Badg dan penyelesaian non litigasi pada permasalahan mediasi diluar pengadilan, dimana perkara yang uraikan dicari atas permasalahan yang ada di lapangan Analisis ini dilakukan untuk membandingan antara kedua penyelesaian tersebut untuk dicari perbedaan. Hasil penilitian mengacu pada Penyelesian sangketa secara litigasi dan non litigasi ini bisa digunakan sesuai kebutuhan pokok permasalahan, diukur dari kerumitan perkara dan kapasitas dana yang dipermasalahkan. Pilihan antara kedua metode ini sangat tergantung pada kebutuhan dan preferensi pihak yang terlibat serta kompleksitas sengketa yang dihadapi.
DISPARITAS PUTUSAN ISBAT NIKAH DALAM PERNIKAHAN YANG MENGGUNAKAN WALI MUHAKKAM : ANALISIS PERBANDINGAN PENETAPAN PENGADILAN AGAMA Zahra Suryana; Ramdani Wahyu Sururie; Burhanuddin
USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/1t04ah14

Abstract

The Absence of explicit regulation governing wali muhakkam in Indonesian marriage law has produced inconsistent judicial outcomes in isbat nikah proceedings before Religious Courts. This study analyzes divergent legal reasoning in two comparable cases: Decision No.10/Pdt.P/2023/PA.Wkb (Waikabubak Religious Courts, granted) and Decision No. 49/Pdt.p/2021/PA.Mkm (Mukomuko Religious Courts, rejected), and identifies the factors underlying the disparity between these decisions. This research employs normative juridical methods through library research, with content analysis applied to both decisions, relevant legislation, and legal literature. The findings show that the two judges adopted fundamentally different approaches. The Waikabubak judge applied a contextual approach integrating classical fiqh doctrine, sociological conditions, and the principle of maslahah. Whereas the Mukomuko judge strictly adhered to positive law. Four factors drive this disparity: a legal vacuum and regulatory ambiguity regarding wali muhakkam; differences in the circumstances of the wali nasab and petitioners; divergent judicial paradigms and methods of legal interpretation; and differences in local legal culture and access to justice. This study calls for clearer and more explicit regulation of wali muhakkam to ensure legal certainty and uniformity in Religious Court adjudication
Co-Authors A Arnengsih Abdul Basith, Muhammad Abdullah, Fadli Daud Adam Malik Adawiah, Amalia Muazzah Ade Jamarudin Adila, Hafidah Ulya Ahmad Ridwan Ahmad Ropei Akbar, Wahyu Alan Sparingga Arnengsih, A Athoillah, Mohammad Ayi Yunus Rusyana Badarulzaman, Muhammad Hafiz Bayu yudha Wijaya Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Cahyani, Putri Tri Chaerul Shaleh, Chaerul Diding Jalaludin Dio Ashar Wicaksana Farid, Apit Farid, Diana Fatma, Ulafa Fauzi Ahmad Muda Fauziah, Ine Gisymar, Najib A. Gugun Gumilar Hafid, Nu'man Sofari Hanan, Rafie Muhammad Yasril Harry Yuniardi Hasanudin, Maulana Hasniah Aliah Husni Paozan Ibnu Elmi AS Pelu Idzam Fautanu Ikhsan, Muhammad Miftahul Imam Sucipto Irawan, Tantri iwan setiawan Jefry Tarantang Jihad, Fitri Khaerunnisa, Qalby Kurniawan, Lexy Fatharany lia kamelia Lidikrirrofiqi, Muhammad Rifqi Lis Diana Ningsih Lubis, Alvan Rahfiansyah Maghrabi, Ahmad Maulana Mahmudah Martina, Annisa Mohammad Syaiful Aris Muchlis Muhammad Husni Abdulah Pakarti Mujib Ubaidillah Mujiburohman, Mujiburohman Mukhlas , Oyo Sunaryo Mukhlas, Oyo Sunaryo Muslim, Dendi Ramdani Nik Saleh, Nik Salida Suhaila Nofirman Furry Nova Nurul Iman Nursyamsudin, Febriyana Nurwijayanti Oyo Sunaryo Muchlas Padlan Padilah Prahasti Suyaman Prasetia, Riky Rahmani, Salma Ridwan, Ahmad Hasan Rizal Agung Mufti Rizel Juneldi Rizkia, Nabila Subur Rohmanur Aziz, Rohmanur Roni Nasrulloh Ropei, Ahmad Rusmana, Dian Saeful Fikri Saepullah, Usep Sanjaya, Ramadhan Adi Shania Anwar Sobana, Dadang Husen Solihan Makruf Sonjaya, Feny Ramadhani Sugiyanti, Ektalina Sunaryo, Oyo Suntana, Ija Surasa, Ais Susanti, Seni Syahidin, Rosyad Ulhaq, Muhammad Iqbal Zia Usep Saepulah Yoghi Arief Susanto Yuniardi, Harry Yusrina, Kartika Zahra Suryana Zulfaidah, Rena Zulvia, Ransya Ayu