p-Index From 2021 - 2026
6.579
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Irfani Jurnal Produksi Tanaman JAKU (Jurnal Akuntansi & Keuangan Unja) (e-journal) al-Afkar, Journal For Islamic Studies Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Accounting Profession Journal (APAJI) Jurnal Humaniora Teknologi Jurnal Riset Intervensi Pendidikan (JRIP) BALANGA: Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Jurnal Humaniora Teknologi JMLEB Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Al-Mujahidah : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Al-Qur'an el-Madib: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi ALAYYA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Economics and Business Journal Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Prosiding Seminar Nasional dan Call For Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of International Multidisciplinary Research Jurnal Akuntansi, Perpajakan dan Auditing Getek : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of English Education and Social Science (JEESS) Jurnal Al-Mubarak: Jurnal Kajian Al-Qur'an dan Tafsir EMPIRISMA: JURNAL PEMIKIRAN DAN KEBUDAYAAN ISLAM Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Multidisiplin (JUPENGEN) Midwifery Science Care Journal Tambuleng: Jurnal Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik Ekoman: Jurnal Ekonomi, Bisnis Dan Manajemen Al-Lughah
Claim Missing Document
Check
Articles

KONSERVASI BEKANTAN (Nasalis larvatus) SEBAGAI SPESIES LANGKA KHAS KALIMANTAN DI TAMAN WISATA ALAM (TWA) PULAU BURUNG KABUPATEN TANAH BUMBU Misnawati; Miliyati, Dewi Fitria
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Humaniora Teknologi
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jht.v10i2.174

Abstract

Bekantan (Nasalis larvatus) memiliki nilai konservasi yang tinggi karena ditetapkan sebagai spesies yang menghadapi risiko kepunahan tingkat serius. Tekanan berat akibat eksploitasi sumber daya alam secara besar-besaran di hutan Kalimantan dan perburuan liar penyebabkan habitat bekantan (Nasalis larvatus) setiap tahunnya mengalami penurunan populasi. Taman Wisata Alam (TWA) Pulau Burung merupakan kawasan bernilai penting bagi konservasi bermacam jenis flora dan fauna, salah satunya adalah Bekantan. TWA Pulau Burung memiliki kawasan mangrove yang luas dan rapat, serta kaya akan berbagai jenis mangrove dan kehidupan biota. Meski begitu, perubahan struktur tegakan alami menjadi lahan terbuka, akibat aktivitas manusia seperti alih fungsi lahan untuk tambak, perkebunan, permukiman dan peningkatan lalu lintas sungai (tongkang batubara) serta faktor alam terutama gelombang laut, terus memberikan tekanan terhadap ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi perlindungan dan konservasi Bekantan di TWA Pulau Burung sebagai upaya mencegah kepunahan spesies. Konservasi adalah tindakan krusial yang harus terus dilakukan untuk menjaga keberlangsungan keragaman hayati dan kelestarian lingkungan. Dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif, penelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis sumber data sehingga menghasilkan gambaran mendetail tentang kondisi saat ini dan nilai konservasi dari Bekantan. Ini penting untuk memahami langkah-langkah apa saja yang harus diambil dalam upaya konservasi yang efektif di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Pulau Burung.
KONSERVASI BEKANTAN (Nasalis larvatus) SEBAGAI SPESIES LANGKA KHAS KALIMANTAN DI TAMAN WISATA ALAM (TWA) PULAU BURUNG KABUPATEN TANAH BUMBU Misnawati; Miliyati, Dewi Fitria
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Humaniora Teknologi
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jht.v10i2.174

Abstract

Bekantan (Nasalis larvatus) memiliki nilai konservasi yang tinggi karena ditetapkan sebagai spesies yang menghadapi risiko kepunahan tingkat serius. Tekanan berat akibat eksploitasi sumber daya alam secara besar-besaran di hutan Kalimantan dan perburuan liar penyebabkan habitat bekantan (Nasalis larvatus) setiap tahunnya mengalami penurunan populasi. Taman Wisata Alam (TWA) Pulau Burung merupakan kawasan bernilai penting bagi konservasi bermacam jenis flora dan fauna, salah satunya adalah Bekantan. TWA Pulau Burung memiliki kawasan mangrove yang luas dan rapat, serta kaya akan berbagai jenis mangrove dan kehidupan biota. Meski begitu, perubahan struktur tegakan alami menjadi lahan terbuka, akibat aktivitas manusia seperti alih fungsi lahan untuk tambak, perkebunan, permukiman dan peningkatan lalu lintas sungai (tongkang batubara) serta faktor alam terutama gelombang laut, terus memberikan tekanan terhadap ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi perlindungan dan konservasi Bekantan di TWA Pulau Burung sebagai upaya mencegah kepunahan spesies. Konservasi adalah tindakan krusial yang harus terus dilakukan untuk menjaga keberlangsungan keragaman hayati dan kelestarian lingkungan. Dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif, penelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis sumber data sehingga menghasilkan gambaran mendetail tentang kondisi saat ini dan nilai konservasi dari Bekantan. Ini penting untuk memahami langkah-langkah apa saja yang harus diambil dalam upaya konservasi yang efektif di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Pulau Burung.
Akupreasure sebagai Upaya Mengurangi Dismenore pada Remaja Putri di Dusun II Desa Bangun Mulyo Misnawati; Hapita; Chicin Jesika Ardiyanti; Siti Hardi Yanti Cahyati; Riandari, Dian Ayu; Listiyaningsih, Moneca Diah
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dysmenorrhea is pain that occurs before and during menstruation. It is usually described as an intense cramping sensation in the lower abdomen, often accompanied by other symptoms such as sweating, headache, nausea and vomiting. As many as 90% of adolescent women worldwide experience problems during menstruation, and more than 50% of women experience primary dysmenorrhea, with 10-20% of them having quite severe symptoms. It is reported that 30-60% of adolescent girls experience dysmenorrhea, and 7-15% of them have to miss school or work. Therefore, communication, information, and education (IEC) or counseling activities are needed in dealing with dysmenorrhea to detect early complications or symptoms that may appear, especially in adolescents  (Sarmanah et al., 2023) The purpose of this activity is to provide complementary acupressure therapy to adolescent girls in Dusun II, Bangun Mulyo Village, as a way to overcome dysmenorrhea. This activity was carried out considering that there are still many young women who do not understand how to deal with menstrual pain. Dysmenorrhea is a significant public health problem because it can affect productivity in the workplace and education. To overcome this, the community service team seeks to facilitate counseling and training for adolescent girls so that they understand, instill, and apply acupressure techniques independently at home, and are able to demonstrate this method so that complaints of dysmenorrhea in adolescents can be reduced. This community service was carried out for one day at Posyandu Dusun II, Bangun Mulyo Village, Waru District. This community service was carried out in three stages. The first stage was to conduct a pre-test to adolescents who attended counseling to measure their initial knowledge of dysmenorrhea management. The second stage includes socialization and acupressure training to overcome dysmenorrhea. The third stage is an evaluation of the acupressure method that has been taught to adolescent girls.Keywords: Acupressure Technique.   Abstrak Dismenore adalah nyeri yang terjadi sebelum dan selama menstruasi. Nyeri ini biasanya digambarkan sebagai sensasi kram intens di perut bagian bawah, sering disertai dengan gejala lain seperti berkeringat, sakit kepala, mual, dan muntah. Sebanyak 90% remaja wanita di seluruh dunia mengalami masalah saat menstruasi, dan lebih dari 50% wanita mengalami dismenore primer, dengan 10-20% di antaranya memiliki gejala yang cukup parah. Dilaporkan bahwa 30-60% remaja wanita mengalami dismenore, dan 7-15% dari mereka harus absen dari sekolah atau pekerjaan. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) atau konseling dalam menangani dismenore untuk mendeteksi dini komplikasi atau gejala yang mungkin muncul, terutama pada remaja (Sarmanah et al., 2023) Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan terapi akupresur komplementer kepada remaja putri di Dusun II, Desa Bangun Mulyo, sebagai cara untuk mengatasi dismenore. Kegiatan ini dilakukan mengingat masih banyaknya remaja putri yang belum memahami cara mengatasi nyeri haid tersebut. Dismenore menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan karena dapat memengaruhi produktivitas di tempat kerja dan pendidikan. Untuk menanggulangi hal ini, tim pengabdian masyarakat berupaya memfasilitasi penyuluhan dan pelatihan bagi remaja putri agar mereka memahami, menanamkan, dan menerapkan teknik akupresur secara mandiri di rumah, serta mampu mendemonstrasikan metode ini sehingga keluhan dismenore pada remaja dapat berkurang. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan selama satu hari di Posyandu Dusun II, Desa Bangun Mulyo, Kecamatan Waru. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama adalah melakukan pre-test kepada remaja yang mengikuti penyuluhan untuk mengukur pengetahuan awal mereka mengenai penatalaksanaan dismenore. Tahap kedua meliputi sosialisasi dan pelatihan akupresur untuk mengatasi dismenore. Tahap ketiga adalah evaluasi mengenai metode akupresur yang telah diajarkan kepada remaja putri.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care pada Ny “W” Usia 26 Tahun dengan Hipertensi Gestasional Misnawati; Ida Sofiyanti
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maternal and infant mortality rates are one of the indicators to measure the health status of a country. Early detection efforts to overcome morbidity and mortality for mothers, infants and toddlers can be carried out by implementing continuous care or Continuity Of Care (COC) starting from pregnancy, childbirth, postpartum, newborns, to family planning. The purpose of this study is to provide comprehensive and continuous midwifery care to Mrs. W starting from pregnancy, childbirth, postpartum, neonates and family planning. The descriptive method of case study design, with Varney management and SOAP documentation. In this care, the author collected data through interviews, observations, physical examinations, supporting examinations, documentation studies and bibliography studies. This study was conducted in August-September 2024. From the results of the provision of pregnancy care, a problem was found, namely the mother had Gestational Hypertension. Collaboration with an obstetrician and gynecologist was carried out to provide 3x250 mg dopamet therapy. There were no problems during labor, the mother gave birth by CS and the baby born by CS immediately cried, was reddish and moved actively. In the second postpartum care visit, the mother complained of low breast milk production. Oxytocin massage care was given. In newborn care, all were within normal limits, vitamin K 1 mg, Genoin eye ointment and Hepatitis B0 immunization were given. While in family planning care, Mrs. W decided to use an IUD. The conclusion is that the factors that influence the occurrence of gestational hypertension in Mrs. W are obesity and a family history of hypertension. It is hoped that health workers will improve education for pregnant women to maintain a healthy lifestyle, nutritional status and eat nutritious food to prevent gestational hypertension.   Abstrak Angka kematian ibu dan bayi merupakan salah satu indikator untuk mengukur derajat kesehatan bagi suatu negara. Kegiatan upaya deteksi dini untuk mengatasi kesakitan maupun kematian baik ibu, bayi dan balita tersebut dapat dilakukan dengan salah satunya yaitu implementasi asuhan berkelanjutan atau Continuity Of Care (COC) yang dimulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, sampai dengan KB. Tujuan penelitian ini mampu memberikan asuhan kebidanan pada Ny. W secara komprehensif dan berkesinambungan mulai dari kehamilan, bersalin, nifas, neonatus dan KB. Metode deskripif desain case study, dengan manajemen varney dan dokumentasi SOAP. Dalam asuhan ini, penulis mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, studi dokumentasi dan studi daftar pustaka. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus-September 2024. Dari hasil pemberian asuhan kehamilan ditemukan masalah yaitu ibu mengalami Hipertensi Gestasional. Dilakukan kolaborasi dengan dokter SpOG untuk pemberian terapi dopamet 3x250 mg. Selama persalinan tidak ada masalah, ibu bersalin secara SC dan bayi lahir secara SC langsung menangis, kemerahan dan bergerak aktif. Pada asuhan nifas kunjungan kedua, ibu mengalami keluhan pengeluaran ASI sedikit. Diberikan asuhan pijat oksitosin. Pada asuhan bayi baru lahir didapatkan semua dalam batas normal, dilakukan pemberian vitamin K 1 mg, Genoin salep mata dan imunisasi Hepatitis B0. Sedangkan pada asuhan KB Ny. W memutuskan akan menggunakan KB IUD. Simpulan faktor yang mempengaruhi terjadinya hipertensi gestasional pada Ny W yaitu obesitas dan riwayat keluarga dengan hipertensi. Diharapkan tenaga kesehatan meningkatkan edukasi kepada ibu hamil untuk  menjaga  pola hidup sehat, status gizi dan makan makan bergizi untuk mencegah terjadinya hipertensi gestasional.
Community Participation in The Village RKP Planning Process: Case Study of Pao-Pao Village Tanete Rilau Sub-District Misnawati; Rahmatia; Fatmawati
Economics and Business Journal (ECBIS) Vol. 1 No. 5 (2023): July
Publisher : PT. Maju Malaqbi Makkarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/ecbis.v1i5.75

Abstract

The village is the government that communicates directly with the community and is the center of government development. As such, the village government is an important part of the administration, and the village can have the power to regulate and manage the interests of the community. To achieve community participation, the government has established a forum to implement development plans, namely Muslembang. If community participation is an element of the village development process, community participation has a significant impact on decision-making. The purpose of this study is to obtain an explanatory overview of community participation in the village RKP planning process in Paopao Village, Tanete Lilau District, and to clarify what are the factors that support and hinder community participation in the village RKP planning process. to clarify. Baloo's regent. The type of research used by researchers is qualitative. The location of this survey is in Paopao Village, Tanete Lilau District, Bal Regency. The data collection process used by researchers includes data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that: In 2019 and 2020, community participation in the village RKP planning process in Paopao Village, Tanete Lilau District, Baru Regency, only village officials participated in the RKP design team, community empowerment executives and community members. elements were not involved. And when it comes to female participation, only one woman reaches up to 30%. Therefore, we cannot speak of participatory advice on development planning. The driving force behind community participation in her RCP planning process for her village in Paopao Village, Tanete Lilau District, Balu District, is the community's awareness of progress in village development as a form of community awareness itself. Encouragement. Prioritize. The barrier to community participation is the individual community itself. Lack of curiosity, economic factors, and the level of education in the community are also among the barriers to participating in the development surprises of Baru Regency, Tanete Lilau District and Paopao Village.
Pengaruh Prenatal Gentle Yoga Terhadap Penurunan Nyeri Pinggang Pada Ibu Hamil Trimester III widayati; Misnawati; Kristiningrum, Wahyu; Nilawati, Ika
Midwifery Science Care Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Midwifery Science Care Journal
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63520/mscj.v3i1.538

Abstract

Prenatal gentle yoga merupakan salah satu jenis modifikasi dari hatha yoga yang disesuaikan dengan kondisi ibu hamil. Tujuan prenatal yoga adalah untuk mengurangi keluhan-keluhan ibu selama kehamilan serta mempersiapkan ibu hamil secara fisik, mental, dan spiritual untuk proses persalinan. Upaya untuk mengatasi keluhan nyeri punggung yaitu biasanya dengan terapi farmakologis dan terapi non farmakologis. Senam yoga yang dilakukan pada kehamilan trimester III dapat mengurangi keluhan yang dirasakan ibu hamil selama trimester III salah satunya yaitu nyeri punggung. Mengetahui prenatal gentle yoga terhadap penurunan nyeri pinggang pada ibu hamil trimester III di RSUD Ratu Aji Putri Botung. Metode yang digunakan yaitu Quasi Experimen menggunakan rancangan one group pre-test and post-test design tanpa kelompok kontrol, dan menggunakan uji statistik Paired Sample T-Test. Dengan jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 19 orang ibu hamil trimester III. Nyeri punggung sebelum dilakukan prenatal gentle yoga pada ibu hamil trimester III yang mengalami nyeri ringan dengan jumlah 13 responden (68,4%), dan mengalami nyeri sedang dengan jumlah 2 responden (10,5%). Nyeri punggung sesudah dilakukan prenatal gentle yoga pada ibu hamil trimester III yang tidak mengalami nyeri dengan jumlah 15 responden (78,9%), dan mengalami nyeri ringan dengan jumlah 4 responden (21,1%). Hasil nilai t hitung didapatkan 5,121 > t tabel 1,729 dan p value 0,000 < 0,05 yang dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak Ha diterima, yaitu terdapat pengaruh yang signifikan terhadap penurunan nyeri punggung sebelum dan setelah prenatal gentle yoga pada ibu hamil trimester III di RSUD Ratu Aji Putri Botung. Diharapkan bagi ibu hamil supaya mengikuti pelaksanaan kelas prenatal gentle yoga pada fasilitator prenatal gentle yoga yang sudah melakukan pelatihan supaya bisa menerapkan prenatal gentle yoga yang bermanfaat untuk mengurangi keluhan ibu selama masa kehamilan.
PENERAPAN METODE DISKUSI (BUZZ GROUP) UNTUK PEMBENTUKAN KARAKTER DISIPLIN SISWA MELALUI PEMBELAJARAN ANALISIS CERITA PENDEK DI KELAS XI SMAN 1 PALANGKA RAYA Misnawati; Agustina, Mita
Tambuleng Vol 3 No 1 (2022): Tambuleng: Jurnal Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) penerapan metode diskusi (Buzz Group) untuk pembentukan karakter disiplin siswa melalui pembelajaran analisis cerita pendek di kelas XI SMAN 1 Palangka Raya, (2) faktor pendukung pembentukan karakter disiplin, (3) faktor penghambat pembentukan karakter disiplin. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian yang terdiri dari 1 orang guru 8 orang siswa yang dapat mewakili semua peserta didik kelas XI. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Langkah-langkah teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, display data, dan conclusion. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Penerapan metode diskusi dalam pembentukan Karakter disiplin siswa melalui pembelajaran Analisis Cerpen di SMAN 1 Palangka Raya. Peranan guru dalam pembentukan karakter di sekolah sebagai contoh atau teladan bagi anak khususnya dan masyarakat pada umumnya. Pembentukan karakter disiplin yaitu dengan cara siswa menerapkan nilai-nilai karakter disiplin tersebut ke dalam kehidupan sehari-hari. (2) Faktor pendukung dalam penerapan karakter di sekolah yaitu guru memegang peran utama dalam pembentukan karakter disiplin. Kemudian teman-teman sekelompok dan adanya dukungan dan motivasi dari orang tua.(3) Faktor penghambat pembentukan karakter disiplin adalah diri siswa sendiri dan lingkungan.
PENDEKATAN HERMENEUTIKA DALAM STUDI NASKAH TAFSIR AL-QUR'AN khairul rahmad, khairul; Misnawati
Jurnal Al-Mubarak: Jurnal Kajian Al-Qur'an dan Tafsir Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Al-Mubarak
Publisher : LP2M IAIM Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-mubarak.v10i1.3761

Abstract

The sacred text known as the Qur'an has been, continues to be, and will continue to be interpreted across time. As science and time have advanced, hermeneutical techniques or procedures have started to emerge as substitute tools for illuminating the meaning of a verse's text. A form of interpretation known as hermeneutics looks at the verse's language as well as its literal meaning if possible. Therefore, it is envisaged that the Hermeneutics approach will be able to uncover aspects that are not known by traditional interpretation techniques. Examining the hermeneutical approach to the study of the Al-Qur'an manuscript is the goal of this article. The type of research used in this research is library research. When accepting a method that is relatively new, Muslims must be able to act wisely, not reject it blindly and also not accept it completely. A selective attitude is very necessary. Accepting hermeneutics as an interpretive method aims to understand the nuanced world of texts from the past with the current empirical world. This aims to bring the two of them closer together so that they can answer all the problems that occur in society. Of course, while still paying attention to the rules of interpretation that have been formulated by scholars.
Collaboration Between Islamic Religious Education Teachers And Counseling Guidance Teachers In Overcoming Student Delinquency At Smpn 9 Bima City Siti Tazkirah; Klis Dianti; Muhammad Firdaus; Misnawati; Ruslan
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v8i2.1448

Abstract

This study aims to examine the response to collaboration between PAI and BK teachers at SMPN 9 Bima City related to the issue of student delinquency. The focus of the research is on how the collaboration between the two groups of teachers in dealing with student delinquency. The research method used is field research with a qualitative approach, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The results showed that PAI teachers focused more on the religious and moral aspects of students, while counseling teachers paid more attention to the psychological aspects and provided diagnosis and treatment of student delinquency. The cooperation between the two groups of teachers is coordinative, competitive, productive, evaluative, and transparent. The program receives strong support from the principal and other teachers who are concerned about changes in student behavior. The main obstacles come from the lack of cooperation from some homerooms and students’ resistance and closedness to the guidance and solutions offered.
Dampak Variasi Iklim Terhadap Produktivitas Tanaman Kentang (Solanum tuberosum L.) Berdasarkan Proyeksi Iklim Hingga Tahun 2100 Rochadi, Abigail Kartika; Hariyono, Didik; Misnawati
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 2 (2025): Februari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Salah satu tantangan yang dihadapi dalam budidaya tanaman kentang (Solanum tuberosum L.) adalah terjadinya pemanasan global yang berpotensi mengakibatkan peningkatan suhu di atmosfer, serta perubahan pada berbagai variabilitas iklim yang dapat mempengaruhi musim tanam, pertumbuhan, serta hasil panen. Penelitian ini bertujuan untuk memproyeksikan peningkatan suhu atmosfer hingga tahun 2100 di dua wilayah sentra produksi berdasarkan model proyeksi iklim pada tiga skenario Representative Concentration Pathways (RCP), serta memproyeksikan produktivitas tanaman kentang di kedua lokasi tersebut berdasarkan hasil proyeksi iklim. Penelitian ini dilakukan dengan mengkaji variasi iklim pada dua titik lokasi, yaitu Kecamatan Tosari dan Kecamatan Poncokusumo dan dilaksanakan pada bulan Mei-Oktober 2023. Alat yang digunakan dalam penelitian ini meliputi software Microsoft Excel 2013, CORDEX, ArcMap 10.8 dan NASA POWER. Bahan yang digunakan meliputi data historis curah hujan harian, suhu minimum harian dan suhu maksimum harian, serta data produktivitas kentang Kecamatan Tosari dan Kecamatan Poncokusumo. Analisis data yang dilakukan pada penelitian ini terdiri dari : 1) uji validasi model proyeksi iklim yang digunakan, 2) proyeksi curah hujan dan suhu rata-rata, 3) analisis regresi linear berganda untuk memproyeksikan produktivitas tanaman kentang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada skenario RCP 2.6, tidak terdapat pola kenaikan rata-rata suhu atmosfer hingga tahun 2100, sementara terdapat pola kenaikan suhu 0,41-1,21°C dan 1,26-2,23°C pada skenario RCP 4.5 dan RCP 8.5. Terdapat peningkatan produktivitas tanaman kentang di Kecamatan Tosari dan Kecamatan Poncokusumo berasarkan proyeksi produktivitas hingga tahun 2100. Sementara itu, terjadi penurunan produktivitas tanaman kentang di Kecamatan Poncokusumo pada skenario RCP 2.6 dan RCP 4.5. Berdasarkan skenario RCP 8.5, terjadi pola peningkatan produktivitas yang lebih tinggi di Kecamatan Poncokusumo dibandingkan degan Kecamatan Tosari.
Co-Authors Adilla, Ulfa Afifah Bidayah Agustina AHMAD RIDUAN Albertus Purwaka Alifiah Nurachmana Alya Fariha, Dita Andini, Julia Anggi Deliana Siregar Antony Djong, Vanness Jan Ho Arifin Ayu Pertiwi, Linda Ayudhia Rachmawati Chandra, Muhammad Chicin Jesika Ardiyanti Didik Hariyono Dwi Kartika Prananingrum Eka Asi, Yuliati Eliyanti Agus Mokodompit Eny Luthfiyah Fitrotin Erpin Evendi Fatmawati Fatmawati Fauzi , Fahri Fepriani, Deka Fitria Fitriansyah Hana Pertiwi hapita Hapsari Windayati hardi yanti cahyati, siti Hesti Febriani Hidayah, Novita Nurul Ibnu Yustiya Ramadhan Istikomah Ita Purnamasari Kamila, Faiza Syafa khairul rahmad, khairul Khairunnisa, Hera Khamim, Siti Klis Dianti Lara Azlia Lazarus Linarto Linggua Sanjaya Usop Liona Efrina S LISWATIN luthfiyah, eny Maisaroh Marlia Adriana Marsellisa Nindito, Marsellisa Marzatillah Mawaddah Miliyati, Dewi Fitria Mita Agustina, Mita Moneca Diah Listiyaningsih Muhammad Firdaus Muhammad Zulfadhilah Muzaqi , Muhammad Choirul Nilawati, Ika Nilfatri Nirena Ade Christy Nita Hestiyana, Nita Noraida Norminawati Dewi Norminawati Dewi Novalia Widiya Ningrum Novianti, Trie Rezky Nurbaiti Nurhardiani Nurhardiani Nurhidayat , Rifki Nurlita Feblian Pajrini, Ani Pardilla , Irva Alrisyaduhita Patrisia Cuesdeyeni Paul Diman Petrus Purwadi purwaka, albertus Puspita , Shindy Rahmatia Riagil , Julia Putri Riandari, Dian Ayu Ritonga, Magdalena Rochadi, Abigail Kartika Rosandini , Adella Nadhif Ruslan Sadi, Putri Permata Setiady, Irsyandi Syifa Setiana, Sulis Setiani Novitasari Setyowati, Heny Shazkya Annura Rizky Siti Hardi Yanti Cahyati Siti Salma Siti Tazkirah Sofiyanti, Ida Sri Widati Stefani Ratu Lestariningtyas Sudirman Suhaimi SULIHATI Susi, Susilawati Syarah Veniaty Tri Utami Ulfa Maszura Vera Amalia Wahyu Kristiningrum Widayati Widuri, Elva Shanty Yulia Morsa Said Yulina Mingvianita Yumanda , Inayah Dwi Setia Yunila Zakiah, Raudatul Zeni Sunarti Zuraini