Claim Missing Document
Check
Articles

Internalisasi Nilai Kasih Sayang dan Tanggung Jawab Orang Tua Berdasarkan Hadits Tahnik Nabi Muhammad SAW Situmorang, Hera Yanti; Azwa, Nor; Amri, Muslih; Sinaga, Ali Imran
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2451

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji internalisasi nilai kasih sayang dan tanggung jawab orang tua melalui praktik tahnik dalam perspektif hadis dan literatur keislaman, serta relevansinya dengan aspek kesehatan bayi. Kajian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya pemahaman masyarakat Muslim terhadap makna dan tujuan tahnik yang sering dipahami secara ritualistik, tanpa memperhatikan nilai edukatif dan rasional yang dikandungnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis library research, dengan sumber data primer berupa hadis-hadis tentang tahnik dalam kitab hadis muktabar dan syarahnya, serta sumber data sekunder berupa buku ilmiah dan artikel jurnal yang membahas pengasuhan anak dan kesehatan bayi. Analisis data dilakukan melalui analisis isi secara deskriptif-analitis untuk mengungkap nilai-nilai pendidikan keluarga dan implikasi kesehatan yang terkandung dalam praktik tahnik. Hasil kajian menunjukkan bahwa tahnik tidak hanya merepresentasikan bentuk kasih sayang dan tanggung jawab orang tua terhadap anak sejak kelahiran, tetapi juga memiliki relevansi dengan stimulasi oral dan kesiapan fisiologis bayi dalam menerima nutrisi awal. Dengan demikian, tahnik dapat dipahami sebagai praktik yang mengintegrasikan dimensi spiritual, edukatif, dan rasional dalam pembentukan generasi yang sehat secara fisik dan emosional.
Tabayyun sebagai Etika Literasi Digital: Analisis Hadis Tematik dalam Merespons Disinformasi di Era Media Sosial Ma’arif, Muhammad Ghozali; Yusmardani, Indi; Hanifah, Muthi’ Nur; Zamiri, Zamiri; Sinaga, Ali Imran
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2477

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah melahirkan tantangan serius berupa disinformasi dan hoaks yang berdampak pada kualitas pemahaman serta karakter peserta didik. Dalam konteks pendidikan Islam, literasi digital tidak cukup dipahami sebagai penguasaan teknis, tetapi harus berlandaskan nilai etika dan moral keagamaan. Artikel ini bertujuan menganalisis konsep tabayyun dalam hadis Nabi Muhammad SAW serta relevansinya sebagai landasan etika pendidikan literasi digital di era disinformasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan (library research) dengan metode hadis tematik (maudhu‘i), yaitu menghimpun dan menganalisis hadis-hadis yang berkaitan dengan kehati-hatian, verifikasi informasi, dan larangan menyebarkan kebohongan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip tabayyun dalam hadis mengandung nilai pendidikan berupa kehati-hatian, kejujuran, amanah, dan tanggung jawab moral yang relevan untuk membentuk perilaku digital peserta didik. Integrasi nilai-nilai tabayyun dalam pendidikan literasi digital berkontribusi pada pembentukan karakter peserta didik yang kritis, bijak, dan beretika dalam menghadapi arus informasi digital. Artikel ini menegaskan bahwa hadis Nabi SAW dapat dijadikan fondasi etika profetik dalam pengembangan pendidikan literasi digital Islam kontemporer.
Paradigma Pendidikan Multikultural Ala Rasulullah: Membangun Harmoni Antar Budaya Melalui Dialog Berdasarkan QS. Al-Hujurat: 11 Rafi, Muhammad; Pratiwi, Indah; Izzatussyakira, Izzatussyakira; Agung, Sandi Swasta; Sinaga, Ali Imran
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2275

Abstract

Pendidikan multikultural menjadi kebutuhan penting dalam masyarakat global yang majemuk. Namun, pendidikan modern masih sering bersifat homogen dan kurang menekankan dialog sebagai sarana membangun harmoni antarbudaya. Penelitian ini bertujuan mengkaji paradigma pendidikan multikultural ala Rasulullah SAW yang berbasis dialog harmonis dengan landasan QS. Al-Hujurat: 11. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dengan menganalisis sumber primer berupa Al-Qur’an dan hadis sahih, serta sumber sekunder dari literatur ilmiah terkait. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi prinsip-prinsip dialog dalam praktik pendidikan Rasulullah dan relevansinya dengan pendidikan multikultural kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan ala Rasulullah menekankan nilai empati, saling menghormati, dan penghindaran ejekan sebagai dasar harmoni sosial. Paradigma ini melengkapi pendekatan pendidikan modern dengan dimensi spiritual yang relevan bagi masyarakat Indonesia yang plural.
KARAKTER DISIPLIN BERBASIS HADIS ADAB MINUM DAN MELEPAS SENDAL : TINJAUAN PSIKOLOGI DAN KESEHATAN Batubara, Alwi Umar; Muhaimin, Rizky Akbar; Fitrahyani, Rizka; Aisyah, Siti; Sinaga, Ali Imran
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 24 No 1 (2026): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v24i1.6242

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta bahwa praktik minum sambil berdiri dan melepas sendal dengan kaki kiri masih umum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembentukan karakter disiplin melalui praktik hadis tersebut dari perspektif psikologi dan kesehatan, serta menyajikan strategi pendidikan karakter berbasis nilai Islam. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan library research (penelitian kepustakaan), melalui pengumpulan dan analisis data dari buku, jurnal, artikel, dan literatur relevan secara deskriptif untuk menghasilkan pemahaman komprehensif tentang topik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis larangan minum sambil berdiri dan anjuran melepas sandal dengan kaki kiri berstatus sahih dan dipahami sebagai bimbingan adab (irsyād), bukan ketentuan hukum yang bersifat mutlak. Analisis hadis menegaskan bahwa praktik tersebut berfungsi sebagai sarana pendidikan karakter melalui pembiasaan perilaku sederhana yang menumbuhkan disiplin, ketenangan, dan kesadaran diri. Dari perspektif kesehatan, posisi duduk saat minum lebih mendukung fungsi pencernaan dan keseimbangan fisiologis tubuh. Sementara itu, kajian psikologi menunjukkan bahwa pembiasaan adab, termasuk bagi individu kidal, berperan dalam penguatan self-regulation tanpa meniadakan perbedaan biologis. Dengan demikian, hadis-hadis adab ini relevan sebagai fondasi integratif pembentukan karakter disiplin dalam perspektif Islam, psikologi, dan kesehatan.
Nilai-Nilai Hadits Sebagai Fondasi Penanaman Pendidikan Karakter Siswa: Analisis Kompetensi Guru Modern Maulidiyah, Nurul Izzah; Sahirah, Rafidatun; Shiddiq, Ahmad; Amnur, Ismail; Sinaga, Ali Imran
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai hadits sebagai fondasi dalam penanaman pendidikan karakter dalam tinjauan kompetensi guru di era modern. Kajian ini juga menjelaskan bagaimana nilai-nilai hadits berperan, apa sajs hadits yang mengajarkan tentang penanaman akhlak, bagaimana hadits menjelaskan kompetensi guru. Kajian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah berbagai sumber literatur primer dan sekunder yang berkaitan dengan hadits, pendidikan karakter, serta penerapannya dalam pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai hadits sangat berperan dalam menanamkan dan membentuk pendidikan karakter yang hal ini memiliki kesatuan utuh terhadap kompetensi guru sehingga penanaman akhlak berdasarkan hadits menjadi pedoman penting untuk mewujudkan pendidikan karakter di sekolah.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI METODE MARKET PLACE ACTIVITY PADA MATA PELAJARAN FIKIH DI KELAS VIII MTS AL-JAM’IYATUL WASHLIYAH TEMBUNG Nurhidayah, Nurhidayah; Sinaga, Ali Imran; Sirait, Arlina
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 10, No 1 (2021): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (977.532 KB) | DOI: 10.30829/taz.v10i1.1019

Abstract

The study was done to learn (1) the results of a student’s study before cutting Market Place Activity on a fictional class in the VIII MTs Al-Jam’iyatul Washliyah Tembung. (2) Student learning after using the method of Market Place Activity at careful subject class in the VIII MTs Al-Jam’iyatul Washliyah Tembung. It’s a class-action research. The subject of research this is the class VIII MTs Al-jam’iyatul Washliyah Tembung, which consists of 32 students. Based on the study that: (1) pre-test results of only 5 students were able to achieve a low grade, while 27 other students remained incomplete, the average value was obtained 60 at a 16% percentage. (2) On the I cycle it is capable of achieving a simple sharpness 9 students, while 23 of the other students have not yet achieved a sharp score with a 68 rating rate average of 28%. Then in the II cycle the students who have been able to achieve a sharp score of 28 students while the unfinished students constitute 4 students with an average score of 80 and a rating percentage of 87%. Based on the above then the method of Market Place Activity can improve students learning results on fixed subjects.Keywords: Study Results; Market Place Activity
Implementation of the Reciprocal Teaching Model in Fiqh Learning to Improve Students' Learning Independence Fadly, Mhd. Farizal; Sinaga, Ali Imran; Haidir, Haidir
Edusoshum : Journal of Islamic Education and Social Humanities Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Ikatan Cendikiawan Ilmu Pendidikan Islam (ICIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52366/edusoshum.v6i2.363

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Reciprocal Teaching model in fiqh learning and its impact on the learning independence of ninth-grade students at MTs YAPNI Tanjung Morawa. The background of this research is the low learning independence of students due to the dominance of teacher-centered learning methods. The study uses a qualitative approach with a case study type. The research subjects consist of fiqh teachers and ninth-grade students selected purposively. Data collection techniques include observation, in-depth interviews, and documentation, while data analysis uses the Miles and Huberman interactive model through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research results show that the implementation of Reciprocal Teaching has been carried out systematically through activities of summarizing, questioning, clarifying, and predicting, supported by learning tools such as lesson plans and student worksheets. This model has been proven to increase students' activeness, engagement, and social interaction, thereby promoting the development of learning independence. However, its implementation still faces challenges such as limited time, uneven student participation, and low self-confidence in some students. Thus, Reciprocal Teaching is an effective learning model for enhancing students' learning independence, but it requires strengthening in classroom management and teacher guidance to achieve more optimal results.  
Islamic Jurisprudence in Addressing Child Abuse and Domestic Violence Suhaibah, Adinda; Harahap, Arjan Saputra; Nasution, Rahmad; Hamzah, Jalaluddin Al Mahalili; Sinaga, Ali Imran
Hikmah Vol. 23 No. 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sumatera Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53802/hikmah.v23i1.671

Abstract

This study aims to analyze the perspective of Islamic jurisprudence on addressing child abuse and domestic violence, as well as to examine its relevance to child protection regulations in Indonesia. The study employs a descriptive qualitative method using a literature review and a normative legal approach. Primary data sources include the Qur’an, hadith, Islamic jurisprudence provisions, Law No. 35 of 2014 on Child Protection, and Law No. 23 of 2004 on the Elimination of Domestic Violence. Secondary data were obtained from books, scientific articles, and various literature related to child abuse, family relations, and legal protection from both an Islamic and positive law perspective. Data analysis was conducted using content analysis techniques to identify and interpret the concepts of violence, child protection, family responsibility, and the principle of justice in Islamic jurisprudence. The research results indicate that Islamic jurisprudence rejects all forms of violence that harm the soul, dignity, and honor of human beings. Islam views children as a trust that must be protected, while the family must be built on the foundations of love, justice, consultation, and shared responsibility.
Co-Authors Abdillah, Khairunnisa Agung, Sandi Swasta Ahmad Darlis Ahmad Shiddiq, Ahmad Ahyani, Salman Akmal Walad Ahkas, Akmal Walad Amaliah, Khairul Aminy, Aisyah Amnur, Ismail Amri, Muslih Ananda, Rusydi Anas, Nirwana Anggraini Napitupulu, Tiara Anwar, Wan Tasya Luthfiah Arif Rahman Hakim Arif Samudra, Bintang Azwa, Nor Azwany, Nazli Batubara, Alwi Umar Batubara, Nur Khafifah Indriyani Br Bangun, Diva Amanda Br Purba, Risma Br Tarigan, Sabilla Hidayani Dalimunthe, Rasyid Anwar Dalimunthe, Sabina Rasmita Darmawan, Fery Daulay, Saripuddin Debataraja, Christina Suriani Dwi Agustina Erdianto, Rudi Fadly, Mhd. Farizal Fahmi, Hendra Alsa Fajri, Fadlin Fitrahyani, Rizka Fitriah, Himmatul Habibi, Rozaq Hafsah Hafsah Haidir Haidir, Haidir Halimatun Sakdiah, Halimatun Hamzah, Jalaluddin Al Mahalili Hanifah, Muthi’ Nur Harahap, Arjan Saputra Harahap, Nur Ikhwana Hasibuan, Fahmi Nurjannah Hasibuan, Fitri Diana Indah Pratiwi Irma Handayani, Irma Izzatussyakira, Izzatussyakira Jarkasih Harahap, Ibnu Alwi Khairuddin - Lubis, Maryam M. Rafi Manurung, Ade Irma Mardianto Mardianto Matsum, Hasan Maulidiyah, Nurul Izzah Ma’arif, Muhammad Ghozali Mega Fatimah Rosana Mohammad Al Farabi, Mohammad Muhadri, Muhadri Muhaimin, Rizky Akbar Nasution, Rahmad Nasution, Zulkipli Novriani, Iklima Nst, Ahmad Husein Nur Rizki Nur, Fauziah Nurhidayah Nurhidayah Nurjannah, Salma Pratiwi, Dita Ayu R Pulungan, Nur Sa’adah Putri, Hairani Ananda Putri, Umi Muti’ah Rahmadani Rahmadani Rahmat, Ilham Ramadhan, Muhammad Roshan Ramadhani, Three Wulan Rozy, Fahrur Sahirah, Rafidatun Salamuddin Salamuddin, Salamuddin Salim Salim Salminawati Saragih, Elida Siagian, Hairun Nisa Silaen, Irma Sulistia Sirait, Arlina Sirait, Trian Azhari Fadilah Siregar, Zahra Rafia Rani Siti Aisyah Sitorus, Wildan Situmorang, Hera Yanti Solihah Titin Sumanti, Solihah Titin Suhaibah, Adinda Sundari, Krenniti Tambunan, Qurrota A'yuna Ulfa, Siti Maryam Utari, Anggie Sri Witjaksana, Mega Wulandari, Ajeng Endah Yusmardani, Indi Zaini Dahlan Zamiri, Zamiri