Claim Missing Document
Check
Articles

PENGUATAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR-KAMPUS MERDEKA (MBKM) DI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Frisnoiry, Suci; Sinaga, Fajar Apollo; Siregar, Tiur Malasari; Saputra, Kana; Ramadhan, Taufiq
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v5i1.21184

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of strengthening the implementation of the Independent Learning-Independent Campus (MBKM) Curriculum at Universitas Negeri Medan (Unimed). The research method employed is a qualitative-descriptive approach through observation, interviews, and document analysis. The findings indicate an improved understanding among lecturers regarding the MBKM concept, a more systematic curriculum document development, and enhanced collaboration with industry partners. Additionally, a more structured monitoring and evaluation system has been successfully developed to ensure the sustainability of the program. These findings suggest that the MBKM program can enhance the quality of higher education and better prepare graduates to face the challenges of the job market. Recommendations are provided to improve faculty training, digitize the MBKM system, and conduct periodic evaluations to align the curriculum with industry needs and national policies
SERANGAN MALWARE RANSOMWARE DALAM PERSPEKTIF TRANSNATIONAL CRIME Batu, Dewi Pika Lbn; Siahaan, Parlaungan Gabriel; Ramadhan, Taufiq; Silitonga, Agnes Irene
Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance Vol. 5 No. 2 (2025): Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance
Publisher : Gapenas Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53363/bureau.v5i2.615

Abstract

Nowadays, malware attacks are a national and global concern. Malware is software designed to harm or disrupt computers in some way including viruses, worms, Trojans, backdoors, ransomware and other malicious programs. Malware spreads and infects computer systems in various ways. In this research, the author focuses on studying ransomware. Ransomware is a form of malware that infiltrates computer devices to block access to information, basically blocking files and demanding ransom to give access back to the information. Hackers use the double extortion method, encrypting and stealing data with the threat of being published to the media if the ransom is not paid immediately. In recent years, ransomware attacks have occurred in Indonesia, such as the wannacry ransomware attack on Harapan Kita Hospital and Dharmais Hospital, the lockbit ransomware attack on Bank Syariah Indonesia and the ramsonware brain cipher attack on the National Data Center. Moreover, cybercrime is a transnational crime, which can be committed across national borders, so in this case regulation is also a major challenge in handling cybercrime cases.
Stop Bullying Atas Nama Senioritas Michela, Michela; Simangunsong, Tresia; Saragih, Hesti Maya Sari; Hutagalung, Ningsih; Hutajulu, Gissa Poala Pratiwi; Ramadhan, Taufiq
Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jahe.v2i1.5825

Abstract

Bullying in the name of seniority has become a critical issue in educational and professional environments. This paper explores how seniority is often misused to justify abusive behavior, resulting in severe mental health impacts on victims, including anxiety, depression, and low self-esteem. Various studies indicate that bullying under the guise of seniority perpetuates a toxic culture of dominance and submission, affecting academic performance and workplace productivity. To address this issue, educators, counselors, and institutional leaders must implement preventive measures and foster a respectful environment. By analyzing existing literature, this paper suggests strategies based on Pancasila values to create a more inclusive and supportive atmosphere. Raising awareness and promoting proactive interventions are essential to stopping bullying in the name of seniority and ensuring a safer, more dignified environment for everyone.
Pelanggaran Etika Dalam Media Sosial Sipayung, Dea Enjelina; Lahagu, Halima; Pasaribu, Natalia; Manalu, Sabrina; Toruan, Suryawati Lumban; Sihombing, Thesa Febrianti; Ramadhan, Taufiq
Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jahe.v2i1.5851

Abstract

Media sosial menjadi sarana utama untuk berinteraksi dengan orang lain di era modern berkat kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Namun, kemudahan berkomunikasi melalui media sosial juga memungkinkan pelanggar etika seperti hoaks, ujaran kebencian, pencemaran nama baik, dan pelanggaran privasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan berbagai jenis pelanggaran etika yang terjadi dalam media sosial serta menganalisis faktor-faktor yang menyebabkannya dan bagaimana hal itu berdampak baik pada masyarakat maupun individu. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi media sosial populer Indonesia dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya literasi digital, kurangnya regulasi, dan minimnya kesadaran etika pengguna adalah faktor yang sering menyebabkan pelanggaran etika. Oleh karena itu, banyak pihak harus berpartisipasi secara aktif untuk membangun etika bermedia sosial yang baik dan bertanggung jawab.
Analisis Tantangan Integritas Akademik dalam Etika Pancasila terhadap Kualitas Pembelajaran di FBS UNIMED Liani, Irma; Mustika, Cahaya; Nasution, Chairunnisa; Idris, Shayka Anisa; Simaremare, Greace; Tambunan, Rosmayani; Ramadhan, Taufiq
Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jahe.v2i1.5809

Abstract

Integritas akademik merupakan prinsip dasar dalam pendidikan tinggi yang menekankan kejujuran, etika, dan tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dalam menjaga integritas akademik, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pelanggaran akademik, hukum yang mengatur, serta mengeksplorasi peran nilai-nilai Pancasila dalam membangun budaya akademik yang berintegritas di Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan wawancara untuk mengidentifikasi pola pelanggaran dan faktor penyebabnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jasa joki tugas mahasiswa merupakan bentuk pelanggaran paling mendesak yang perlu segera ditangani karena tingkat urgensi dan pertumbuhannya yang tinggi. Selain itu, plagiarisme dan penyalahgunaan kecerdasan buatan (AI) dalam pengerjaan tugas juga masih menjadi tantangan, terutama bagi mahasiswa semester awal. Faktor utama yang mendorong pelanggaran akademik meliputi tekanan akademik, kurang pengawasan dosen, serta rendahnya kesadaran mahasiswa akan dampak negatif kecurangan akademik. Dari perspektif Pancasila, internalisasi nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, dan keadilan diperlukan untuk membangun budaya akademik yang lebih berintegritas.
Rancang Bangun Generator Portable Fluks Aksial Magnet Permanen Jenis Neodymium (NdFeB) Muliawati, Fithri; Ramadhan, Taufiq
JUTEKS Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (960.7 KB) | DOI: 10.32832/juteks.v3i2.334

Abstract

RANCANG BANGUN GENERATOR PORTABLE FLUKS AKSIAL MAGNET PERMANEN JENIS NEODYMIUM (NdFeB). Telah dibuat sebuah generator yang bersifat portable, jenis generator yang dirancang yaitu generator fluks aksial, cakram ganda dengan 10 magnet permanen jenis Neodymium (NdFeB) pada masing-masing cakramnya, cakram rotor dan frame generator terbuat dari alumunium dan menggunakan jenis stator tanpa inti besi. Tegangan keluaran AC satu fasa, kumparan stator hubung seri non overlapping, putaran generator maksimum 600 rpm. Agar energi listrik yang dihasilkan bisa disimpan pada baterai maka tegangan AC generator dirubah ke tegangan DC dengan penyearah tegangan (rectifier). Tegangan induksi tanpa beban yang dihasilkan dari delapan variasi pengujian rpm yang dilakukan pada putaran 10 rpm sampai dengan putaran 600 rpm adalah 0,7 V sampai 6,4 V untuk tegangan AC dan 0 V sampai 5,7 V untuk tegangan DC. Sedangkan tegangan induksi dengan beban yang dihasilkan pada putaran 100 rpm sampai dengan putaran 600 rpm adalah 0,3 V sampai dengan 6,2 V untuk tegangan AC dan 0 V samapai 5,5 V untuk tegangan DC. Deviasi dari generator portable yang dibuat sebesar 76,38% terjadi pada putaran 200 rpm. Pada keadaan berbeban digunakan rangkaian baterai li-ion sebanyak 4 buah yang dipasang paralel dengan kapasitas masing-masing baterai yaitu 2900 mAh dan tegangan 3,6 volt beserta rangkaian pengisian baterai. Hasil pengujian generator portable diketahui bahwa rangkaian pengisian baterai baru bekerja pada saat kecepatan putaran 400 rpm dan tegangan DC sebesar 4,2 volt sehingga kecepatan putaran ideal untuk pengisian daya baterai yaitu dari 400 rpm sampai 600 rpm atau saat tegangan DC mencapai 4,2 volt sampai 5,5 volt
GOOD GOVERNANCE SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS DEMOKRASI LOKAL DI KABUPATEN ASAHAN Pinem, Windawati; Prayetno; Ramadhan, Taufiq; Syahputra, Hikmawan
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : FISIP Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jspm.v6i2.21689

Abstract

This study aims to analyze the application of good governance principles as an effort to improve the quality of local democracy in Asahan Regency in 2024. The reform and implementation of regional autonomy has changed the relationship between provincial and district/city governments to no longer be hierarchical. This change gave rise to strong regional egocentrism and had an impact on the deviation of the meaning of democracy. Local democracy is often used as a means of justifying anarchist practices in the name of freedom. In fact, the achievement of good governance requires quality democracy, characterized by freedom, equality, and strong institutional capacity. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through Focus Group Discussion (FGD) and data analysis using triangulation. The state of the art research focuses on three main indicators: civil liberties, political equality, and the capacity of democratic institutions. The results of the study show that Asahan Regency has implemented the principles of good governance well. This is reflected in the improvement of the quality of local democracy, broad public participation, government accountability, and the strengthening of democratic institutions at the district level. These findings underscore the importance of integration between good governance and local democratic development.
Criticism of Accountability in Social Forestry Partnership from Habermas Perspective Ramadhan, Taufiq; Sukoharsono, Eko Ganis; Purwanti, Lilik
Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi Asia Vol 19 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi Asia
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jibeka.v19i2.2259

Abstract

This study aims to reveal the reality of accountability of the LMDH Wono Lestari forestry partnership and criticize the practices that occur from Habermas' perspective. This research uses a qualitative method of critical paradigm case study. The research site is at LMDH Wono Lestari, Burno Village, Lumajang Regency. Informants consisted of representatives of the new LMDH management, old LMDH members, Perum Perhutani employees, agricultural commodity offtakers, and the community. Data analysis uses Jurgen Habermas' critical perspective. Accountability practices such as transparency and LMDH functions do not work. Likewise, there is low member participation, lack of management participation, and work plans that are not running well. The above causes internal and external conflicts for LMDH. It is necessary to update regulations and clarify the profit-sharing mechanism regarding the Forestry Partnership between LMDH Wono Lestari and Perum Perhutani in terms of accountability and transparency, such as the involvement of the Village Government as a partnership supervisor, as well as instilling honesty and expecting blessings from the Forestry Partnership.
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PENYALAHGUNAAN WEWENANG OLEH DIREKTUR CV. HARVEST (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 680 PK/PID.SUS/2023) Barus, Deo Agung Haganta; Purba, Nasywa Yasmin; Sidabutar, Eirene Dahlia; Sihotang, Agustin Pratama; Manurung, Depi Yohana; Siboro, Santiana; Simanullang, Tessa Lonika; Nababan, Limra; Ramadhan, Taufiq
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.44445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyalahgunaan wewenang dalam perspektif hukum administrasi negara, dengan studi kasus pada Putusan Mahkamah Agung Nomor 680 PK/Pid.Sus/2023 yang melibatkan terdakwa Heintje Abraham Toisuta. Dalam negara hukum seperti Indonesia, penyalahgunaan wewenang oleh pejabat publik merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip keadilan, transparansi, dan tata kelola pemerintahan yang baik. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan studi kepustakaan, yang berfokus pada analisis dokumen hukum, peraturan perundang-undangan, dan putusan pengadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdakwa terbukti melakukan tindak pidana korupsi dan pencucian uang secara bersama-sama dalam proses pengadaan lahan untuk pembukaan Kantor Cabang PT. Bank Maluku di Surabaya tanpa prosedur yang sah. Tindakan tersebut mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp7,6 miliar dan berdampak negatif terhadap kepercayaan publik. Implikasi dari putusan ini menegaskan pentingnya penegakan hukum administrasi negara dalam mencegah dan menindak penyalahgunaan wewenang oleh pejabat publik. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pengawasan dan evaluasi terhadap praktik administrasi pemerintahan guna menjaga integritas dan akuntabilitas lembaga publik..
ALL EYES ON PAPUA: POTRET KETIDAKADILAN, KRISIS IDENTITAS, DAN DISINTEGRASI DI NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA Silitonga, Jenia; Tohang, Lestari Br; Siregar, Rio Manuel Matthew; Siahaan, Sarah Agustin; Purba, Stela Tri Yuni; Ringo, Valentina Rentauli Br Siringo; Simatupang, Yuliana; Ramadhan, Taufiq
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.45720

Abstract

Kampanye “All Eyes on Papua” yang mencuat di media sosial sejak pertengahan tahun 2023 mencerminkan ketidakadilan dan diskriminasi yang masih terjadi di dalam kehidupan berbangsa, khususnya terhadap masyarakat Papua. Kasus ini menunjukkan bahwa tujuan nasional bangsa Indonesia yang tercantum dalam alinea IV UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan penerapan nilai-nilai Pancasila belum dilaksanakan secara optimal dalam menjamin kesatuan dan persatuan bangsa di tengah keberagaman yang ada. Studi ini membahas ketidakadilan sosial-politik, krisis identitas, dan potensi disintegrasi yang dialami masyarakat Papua melalui studi kasus “All Eyes on Papua”. Gerakan ini menjadi simbol perlawanan atas marginalisasi yang terus berlangsung dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Penelitian ini bertujuan menganalisis ketidakadilan, krisis identitas, dan ancaman disintegrasi di Papua yang melemahkan rasa “memiliki” terhadap negara serta partisipasi warga Papua dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-deskriptif melalui kajian pustaka dan studi kasus untuk menelaah keterkaitan antara persoalan Papua dengan nilai-nilai Pendidikan Kewarganegaraan sebagai upaya pencegahan disintegrasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penyelesaian masalah Papua harus berbasis pada keadilan, pengakuan budaya, dan pendidikan kewarganegaraan yang inklusif. Kesimpulannya, nilai-nilai Pancasila perlu terus diperkuat dan diwujudkan dalam perilaku sosial untuk menjamin keadilan dan menjaga persatuan dalam masyarakat Indonesia yang beragam.
Co-Authors Adnes Saragih, Yuli Adriani, Natasya Agnes Irene Silitonga Agustina, Mawar Ahmad Zahro Aisyah, Neri Amanda, Elza Amelia, Ribi Anhar, Ina Ardila, Dinda Maulida Ariyani, Ririn Dhea Arkan, Syaukani Ali Arpani, Putri Ayu Rulyani Azhizah, Nurul Barus, Deo Agung Haganta Barus, Febriani Br Barus, Rory Jelika Rani Br Batubara, Abdinur Batubara, Mahdiyana Aisyah Devi, Sri Rahayu Dewi Pika Lbn Batu Dewi Wulandari Eko Ganis Sukoharsono Fadhilah, Ulul Azmi Fazli Rachman Febriana Febriana, Febriana Fithri Muliawati Gabriella, Alfyiona Gaol, Anggelina Labora Dorasi Lumban Gea, Mayland Ginting, Geby Theresa Girsang, Roma Nanda Grace, Teovilla Greace, Desy Halimatun Sakdiah, Halimatun Halimatus Sa'diyah Handoyo, Dwi Hanum, Fauziah Harahap, Sanjaya Hascarjani, Haura Rifqa Hikmawan Syahputra Hutagalung, Ningsih Hutajulu, Gissa Poala Pratiwi Idris, Shayka Anisa Intan Siringo Ringo, Putri Jauhara, Ghina Kana Saputra S Khoirunnisa, Fauzia Lahagu, Halima Laia, Andika Latifiana, Nabila Adiesty Putri Liani, Irma Lilik Purwanti Lumbantobing, Lyla Riani Malau, Sentia Br Malik, Naufal Shidqi Manalu, Sabrina Manik, Krisdayanti Manik, Pero Saputra Manotas, Heri Manurung, Depi Yohana Manurung, Elisa Margareth Simarmata, Anne Maria Kristina, Maria Maryatun Kabatiah Meilany, Latifah Hanum Michela, Michela Muhammad Iqbal Mustika, Cahaya Nababan, Limra Nadiyah Nadiyah Naibaho, Thalia Cornelia Angelica Nasution, Chairunnisa Nasution, Putri Wulandari Nasution, Rosa Sari Amalia Novena Yety Lindawati, Novena Yety Nurlita, Nurlita Nurwiyanti, Dyah Kartika P, Chyntia Angel Valentina Pane, Maria Grace Panjaitan, Agape Anjumarito Panjaitan, Anisali Panjaitan, Dahlya Parhusip, Wantryni Pasaribu, Anjelina Pasaribu, Natalia Pinem, Windawati Prananda, Nadya Pratama Depari, Samuel Pratama, Zahari Gilang Prayetno Prayetno Prayetno Pulungan, Anggiat Batara Nauli Purba, Helga Irene Purba, Nasywa Yasmin Purba, Stela Tri Yuni Purba, Yohana L Purwandari, Betty Putra, Mulhady Putri, Alika Putri, Diah Tri Utami Putri, Rita Ivanka Pratama Putri, Wichita Azzahra Sheika Rahmadani, Herlisa Pitri Rajagukguk, Grace Putri Johana Rambe, Fadil Azury Farega Rangkuti, Nastiar Saputra Ridho, Ainur Ringo, Valentina Rentauli Br Siringo Rizal, Balqis Salsabila, Cinta Sanusi Hasibuan, Rizal Saragih, Anggi Lorenta Br. Saragih, Hesti Maya Sari Saragih, Mujahid Widian Sarah Sitompul, Yunike Sari, Amalia Vita Sembiring, Elvina Br Sembiring, Febiola Siahaan, Alvando Siahaan, Parlaungan Gabriel Siahaan, Sarah Agustin Siboro, Santiana Siburian, Jojor Bonatua Sidabutar, Eirene Dahlia Sihite, Yolanda Dealova Sihombing, Thesa Febrianti Sihotang, Agustin Pratama Sihotang, Magdalena Mori Silaban, Marchiana Ivo Silaen, Lastiar Silitonga, Jenia Silitonga, Mela Yanna Simajuntak, Fresthy Flora Simamora, Yohana Tirta Widia Swari Simangunsong, Tresia Simanjorang, Bartolomeus Simanjuntak, Novita Sarah Simanullang, Tessa Lonika Simanungkalit, Junika Simaremare, Greace Simatupang, Yuliana Simbolon, Jose Andrian Sinaga, Esabella Sinaga, Lia Damayanti Sinaga, Putri Agresia Sinaga, Stefani Damayanti Sipayung, Dea Enjelina Siregar, Dhea Anisa Siregar, Gabriel Josua Saputra Siregar, Rio Manuel Matthew Siregar, Tri Oktavia Siringoringo, Johanes Michael Sitanggang, Jelita Yulianti Br Sitinjak, Prischila Sitompul, Agnes Olivia Sitompul, Astrid Sitompul, Ken Wiliam Situmorang, Agtrimas Sthefany, Gloria Suci Frisnoiry Susanti Susanti Susilowati Susilowati Syafitri, Aura Mutasyifa Syahfitri, Aulia Syamsuddin, Nurfiani Tambunan, Rosmayani Tarigan, Calvin Mahaga Tiur Malasari Siregar, Tiur Malasari Tohang, Lestari Br Toruan, Suryawati Lumban Tri Kesuma, Fajar Tria Wulandari Umayra, Umayra Yety Lindawati, Novena Yolanda, Lola Yopi, Mhd. Hafiz Fahrezy Zaenal Arifin Zalukhu, Nobel Arta