Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of the Impact of Implementing the Independent Curriculum on the Development of Students' Critical Thinking Pulungan, Hoirina; Maharani, Tia; Sulistyani, Shiwi; Lubis, Inayah Hanum; Harahap, Safinatul Hasanah
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3, No 2 (2024): July 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v3i2.2676

Abstract

In an effort to improve the quality of education, the implementation of the Merdeka Curriculum is a major concern. Developing learners' critical thinking skills is the main goal of the Merdeka Curriculum. According to critical thinking theory, this ability is needed to face challenges around the world and solve difficult problems. Therefore, this study aims to evaluate the impact of implementing Merdeka Curriculum on students' critical thinking development. The results showed that the implementation of Merdeka Curriculum has a significant effect on students' critical thinking skills, especially in terms of improving their ability to analyze, compile, and assess. However, this study also found several problems encountered in the implementation of the Merdeka Curriculum, such as lack of teacher support and lack of resources. This research is expected to contribute to the development of a more efficient curriculum and the improvement of education quality in Indonesia. The results suggest that teachers and educational institutions should increase support and resources to improve the effectiveness of KM implementation.
Desain Media Pembelajaran Sastra Di Era Digital Pada Tingkat SMP Karo Sekali, Gita Malem; Harahap, Safinatul Hasanah; Siburian, Yenti; Ritonga, Zakia; Naibaho, Clarasita Natasya; Siallagan, Putri Sion Br
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.16552

Abstract

Era digital memberikan peluang signifikan dalam pengembangan media pembelajaran sastra, terutama di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi dapat meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap sastra yang sering dianggap sulit dan membosankan. Artikel ini mengulas tentang desain media pembelajaran sastra yang inovatif, interaktif, serta sesuai dengan perkembangan teknologi, beserta tantangan dan solusi dalam penerapannya. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi, seperti aplikasi interaktif, video pembelajaran, dan platform digital, dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran sastra.
Analisis Desain Evaluasi Dalam Pembelajaran Sastra di SMP Methodist 9 Medan Ulita, Apri; Ningsih, Claudia Ratna; Aminah, Hadya; Hutasoit, Trides Mayora; Lingga, Yesna Enika Br; Kembaren, Gabriella Br; Harahap, Safinatul Hasanah
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol 3, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v3i1.4476

Abstract

Pembelajaran sastra di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) memainkan peran penting dalam mengembangkan literasi, keterampilan berbahasa, serta pemahaman budaya siswa. Proses pembelajaran mencakup penguasaan pengetahuan dan keterampilan melalui pengalaman atau instruksi yang tertata untuk meningkatkan kualitas belajar. Dalam konteks ini, evaluasi memiliki peranan fundamental sebagai alat ukur pencapaian siswa dalam memahami, mengekspresikan, dan mengapresiasi karya sastra. Penelitian ini bertujuan menganalisis desain evaluasi pembelajaran sastra di SMP Methodist 9 Medan dan mengeksplorasi upaya pengembangan desain evaluasi yang komprehensif. Melalui metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian mengungkapkan beberapa kelemahan dalam desain evaluasi, di antaranya: (1) terfokus pada aspek kognitif, (2) kurangnya instrumen untuk mengukur literasi sastra, dan (3) rendahnya kemampuan apresiasi dan analisis siswa terhadap karya sastra. Akibatnya, siswa cenderung hanya menghafal materi tanpa pemahaman mendalam.
Problematika Pembelajaran Sastra di SMA Swasta Free Methodist Medan Hutabarat, Mikael; Manullang, Bonita; Tamba, Anggreni Agustina; Perangin-angin, Yunita; Suhardi, Suhardi; Muham, Amanda Liviani; Harahap, Safinatul Hasanah
Journal of Citizen Research and Development Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4514

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan masalah yang terjadi dalam pengajaran sastra di SMA Free Methodist Medan. Fokus penelitian ini adalah pada hal-hal yang mencakup cara mengajar yang dipakai oleh pengajar, partisipasi siswa dalam aktivitas belajar, dan penggunaan media serta sumber belajar sastra. Dengan mengidentifikasi hambatan-hambatan yang ada, diharapkan penelitian ini dapat memberikan saran untuk meningkatkan mutu pengajaran sastra di sekolah itu.
Analisis Kesalahan Penulisan Kata dan Kekurangan Buku Ajar Bahasa Indonesia Edisi Revisi 2018 Kelas IX Kurikulum 2013 Harahap, Safinatul Hasanah; Hadra, Rizky Ramadhan P; Putri, Shella Ananda; Nasih, Munajatun; Ananda, Risky Dwi
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 2, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v2i1.5697

Abstract

Bahasa merupakan karunia yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa sebagai sebuah identitas yang diwariskan melalui lisan, tulisan dan tutur kata terhadap suatu suku, bangsa dan negeri. Bahasa Indonesia merupakan identitas bangsa yang menjadi pembeda bangsa Indonesia dengan bangsa lainnya sekaligus sebagai identitas bangsa yang wajib dijaga dalam menjaga persatuab bangsa. Bahasa Indonesia menjadi penting keberadaannya karena merupakan bahasa resmi bagi bangsa Indonesia. Oleh karena itu, berbahasa Indonesia harus dibiasakan dengan menggunakan pedoman umum ejaan Bahasa Indonesia. Dahulu memang namanya bukan bahasa Indonesia, melainkan bahasa Melayu. Kemudian bahasa Melayu yang sudah lama digunakan oleh bangsa Indonesia serta tatanan bahasanya yang mudah diterima dan dipahami menjadikannya bahasa persatuan yang diikrarkan saat Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928 dengan nama bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia memiliki berbagai fungsi dan juga kedudukan yang menjadikannya sangat sakral dan dijunjung tinggi oleh bangsa Indonesia. Salah satu kedudukan bahasa Indonesia yaitu sebagai bahasa Nasional. Dalam Bahasa yang digunakan dalam setiap bangsa, tidak dipungkiri masih banyak kesalahan dalam penulisan kata dan penuturan bahasa.
Analisis Kemampuan Menulis Teks Drama Dari Cerpen Oleh Siswa SMA Di Kota Medan Saragih, Sanrais Josua; Akbar, Rizki Fauzan; Harahap, Safinatul Hasanah
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v6i1.1234

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan siswa SMA di Kota Medan dalam menulis teks drama berdasarkan cerpen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan guru bahasa Indonesia di beberapa SMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam mengadaptasi cerpen menjadi teks drama, terutama dalam penyusunan dialog dan pengembangan alur dramatik. Faktor utama yang memengaruhi kesulitan tersebut adalah kurangnya pemahaman siswa terhadap struktur teks drama dan teknik penulisan dialog. Selain itu, minimnya latihan menulis teks drama dan keterbatasan referensi juga menjadi hambatan dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang lebih interaktif dan berbasis praktik langsung agar siswa dapat lebih memahami cara mengadaptasi cerpen menjadi teks drama dengan baik.
Etika Berbicara Dalam Promosi Film A Business Proposal: Kajian Pragmatik Atas Ujaran Abidzar Syalsabilla, Najwa; Siagian, Nency; Andika, Arya Dwi; Silaban, Devi; Harahap, Safinatul Hasanah
Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jahe.v2i1.5990

Abstract

Penilitan ini bertujuan untuk menganalisis pengggunaan bahasa dalam berkomunikasi atau menyampaikan sebuah statement di wawancara Abidzar pada promosi film A Business Proposal dengan teori Pragmatik. Metode penelitian yang digunakan adalah Kualitatif dengan melihat bagaimana struktur bahasa, pilihan kata dan konteks sosialnya berkontribusi dalam promosi film A Busniess Proposal. Data analisis yang digunakan berupa rekaman wawancara promosi, berita, dan video yang telah beredar di internet. Hasil penelitian ini menunjukkan bagaimana kebahasan yang digunakan oleh Abidzar saat melakukan promosi. Penelitian ini dapat memberikan gambaran tentang bagaimana etika berbicara dan pemilihan kata dalam berkomunikasi yang baik.
FRAMING CULTURE THROUGH LANGUAGE: A DISCOURSE ANALYSIS OF POETRY LEARNING VIA TELEGRAM BOT IN DELI MALAY CLASSROOMS Paino, Novhira Putri; Adisaputera, Abdurahman; Lubis, Malan; Lubis, Joharis; Dalimunthe, Syairal Fahmy; Harahap, Safinatul Hasanah
Journal of Pragmatics and Discourse Research Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : ppjbsip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/jpdr.v5i1.1288

Abstract

This study explores the integration of digital technology and local wisdom in Indonesian poetry education through Telegram BOTs, reframed from a discourse analysis perspective. Conducted at SMA Negeri 1 Hamparan Perak, the study investigates how students engage with poetry that embodies the cultural values of the Deli Malay community using interactive Telegram-based learning modules. A mixed-methods approach was applied, combining tests, questionnaires, interviews, and classroom observations. Quantitative results show significant improvement in students’ literary understanding and creative writing skills. Qualitatively, students expressed higher interest and motivation when the content related to their heritage. From a discourse analysis viewpoint, the study highlights how Telegram BOTs act as narrative agents, delivering, structuring, and mediating meaning through localized poetic texts. Students' responses reveal not only improved comprehension but also an evolving use of cultural discourse, including metaphors, proverbs, and references to regional customs. The learning process became an interactive dialogue between digital technology and traditional values, fostering identity construction and reflective thinking. Teachers also used culturally rooted language frames to scaffold understanding, such as embedding moral themes in poetry discussions. This study recommends shifting poetry learning from merely structural analysis to discourse-sensitive methods, focusing on how language shapes thought, identity, and social cohesion. The findings suggest that culturally integrated BOTs are not only pedagogically effective but also discursively powerful tools for literacy and civic education in multicultural contexts.
Kajian Kesalahan Berbahasa Indonesia Dalam Jurnal Kebijakan Pendidikan Di Masa Orde Baru Harahap, Safinatul Hasanah; Setia Esra S Muham; Fivie Safitri; Agrifa Ido Arta Manalu; Diraningsih Zai Indah Chofifa
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i4.8635

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengoreksi kekeliruan kesalahan berbahasa Indonesia yang terdapat dalam artikel ilmiah “Kebijakan Pendidikan di Masa Orde Baru”. Dengan menggunakan metode analisis deskriptif dan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui studi pustaka dan analisis teks terhadap artikel yang menjadi objek penelitian. Hasil analisis menunjukkan adanya berbagai penyimpangan dalam penggunaan tanda baca, ejaan, preposisi, dan huruf kapital yang tidak sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Temuan tersebut mengindikasikan bahwa kesalahan kebahasaan dapat menghambat kejelasan penyampaian pesan dan menurunkan kredibilitas karya ilmiah. Oleh karena itu, penelitian ini menyarankan agar penulis lebih teliti dan konsisten dalam menerapkan kaidah bahasa Indonesia untuk meningkatkan mutu penulisan ilmiah.
Kajian Semiotik dalam Naskah Drama "Sumur Tanpa Dasar" Karya Arifin C. Noer Meriska, Aura; Situngkir, Rosenta L; Harahap, Safinatul Hasanah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.27600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna simbolik dalam naskah drama Sumur Tanpa Dasar karya Arifin C. Noer melalui pendekatan semiotik, khususnya semiotik signifikasi. Drama ini kaya akan simbol-simbol yang merepresentasikan konflik eksistensial, kegelisahan batin, serta ketegangan sosial. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis data berupa pencatatan, klasifikasi, dan interpretasi tanda-tanda linguistik dan nonlinguistik dalam naskah. Hasil kajian menunjukkan bahwa banyak simbol digunakan dalam bentuk frasa, tindakan, maupun objek dramatik yang mengandung makna mendalam, seperti kabut, lonceng, suara lolongan anjing, hingga keranda, yang semuanya menyiratkan keresahan, kematian, keterasingan, dan kehampaan hidup. Tokoh utama, Jumena, menjadi pusat representasi dari krisis identitas dan kegagalan meraih kebahagiaan sejati meskipun memiliki kekayaan materi. Melalui simbolisme yang kuat, Arifin C. Noer menyampaikan kritik sosial dan refleksi filosofis mengenai hidup, kematian, dan nilai manusia. Kajian ini menegaskan bahwa pendekatan semiotik dapat menggali lapisan makna tersembunyi dalam karya sastra, menjadikannya lebih dari sekadar tontonan, tetapi juga renungan mendalam tentang realitas manusia.
Co-Authors Abadi, Abby Abdurahman Adisaputera Achmad Yuhdi Adha, Wirdatul Adinda, Fahira Agrifa Ido Arta Manalu Akbar, Rizki Fauzan Amaliyah, Raudhatul Amar, Fika Salsabilla Aminah, Hadya Ananda, Risky Dwi Andika, Arya Dwi Angelica, Sri Rotua Anggini, Putri Annisa, Witri Ariani, Rima Azura, Siti Banawati, Natasya Banjarnahor, Fonti Fai Banjarnahor, Tiara A Barus, Frinawaty Lestarina Br Perangin-angin, Desta Riani br Sembiring, Santa Hoky Butar-Butar, Gracia Patunia Dalimunthe, Elvi Susana Diraningsih Zai Indah Chofifa Febriani, Lisa Fivie Safitri Gaol, Tio Tao Silom Lumban Ginting, Christine Hagaina Ginting, Iren Christin Ferbina Gultom, Endang Aristianti Gultom, Nicholay Hartawan Hadra, Rizky Ramadhan P Hasanah, Fadillah Hasibuan, Dita Hsb, Siti Fatimah Handayani Humaira, Syabrina Humairah, Nurul Intan Hura, Dania Priskilla Husna Husna Hutabarat, Mikael Hutabarat, Monica Monalisa Hutagalung, Remini Scere Hutagaol, Atnes Hutagaol, Romauli Hutasoit, Trides Mayora Hutauruk, Deby Dame Riani Karo Sekali, Gita Malem Kembaren, Gabriella Br Kurnia, Maya Dewi Larasati, Adinda Lingga, Yesna Enika Br Lubis, Inayah Hanum Lubis, Joharis Luisa, Adellia Maharani, Tia Malau, Sepriyani Manalu, Gresia Krisanta Mangunsong, Sri Emelda Manihuruk, Indah Manik, Alan Kibar Manik, Gladys Felicia Manik, Jesika Lolo Karina Manullang, Bonita Manullang, Trivani Laura Manurung, Esa Peggy Nerida Manurung, Ruth Angel Manurung, Sophia Veronica Marpaung, Agus Try Any Meriska, Aura Muham, Amanda Liviani Muliana, Dina Munthe, Chyntia Mustika Wati Siregar Nabila, Marisa Astri Naibaho, Clarasita Natasya Nasih, Munajatun Nasution, Azwa Khalisa Nasution, Nova Muhairani Nazriani, Nazriani Nazwa, Myfa Ningsih, Claudia Ratna Noor, Muhammad El Fahrizi Novalia, Indah Octafriyanda, Dinda Paino, Novhira Putri Pangaribuan, Rina Lusiana Pardosi, Novita Sari Patmawati, Ayu Perangin-angin, Yunita Pinayungan, Siska Wina Pulungan, Hoirina Purba, Jesika Indah Sari Purba, Sherly Anjelia Putri, Najwa Sabrina Putri, Shella Ananda Rambe, Naila Faizah S Rambe, Oktaviani Rahmatin Rangkuty, Amelia Nurul Oktaviani rembulan, rembulan Ritonga, Putri Luthfiyah Ritonga, Zakia Sagala, Reni Wati Br Salmah Naelofaria Saragih, Honey Syahida Br Saragih, Sanrais Josua Sembiring, Kartika Patricia S. Setia Esra S Muham Siagian, Kezia Nova Siagian, Nency Siahaan, Windry Anatasya Siallagan, Putri Sion Br Sianturi, Altina Sianturi, Icha Netanya Sibuea, Gracesela Septiana Siburian, Yenti Sidabutar, Natalicha Bethelina Sihite, Theresa Da Silvia Sihombing, Maretta Silaban, Desclaudia Silaban, Devi Silalahi, Joy Firdaus Silva, Silva Simanihuruk, Rahel Novita Simanjuntak, Citra Riskya Simanjuntak, Emasta Evayanti Simanjuntak, Febrina Angelica Simanjuntak, Marini Joy Stella Simanullang, Astuti Simatupang, Jernita Sinaga, Anike Renti Anita Sinaga, Dian Sastra Pratama Sinaga, Wike Afsari Sinuraya, Yosi Aunike Sirait, Grace Angel Sirait, Marsela Naomi Siregar, Adellya Rosari Siregar, Anggun Luthvita Siregar, Dinaulina Siregar, Monggun Maulidiya Siregar, Tina Suryani Siregar, Ulfah Maulidiah Marwah Siringoringo, Natalia Debriyanti Sitanggang, Benni Sitepu, Ayu Wandira Br Sitinjak, Yolanda Vera Nicole Sitohang, Jhon Roger Sitohang, Olly Risfa Sitompul, Ayu Wardani Sitompul, Candy Carobelli Sitorus, Intan Sri Devi Situmorang, Anisah Situngkir, Rosenta L Stio, Apri Ananta Suhardi Suhardi Sulistyani, Shiwi Sunarti Syahputri, Airi Rizki Syahputri, Susi Syairal Fahmy Dalimunthe Syalaisha, Nadhifa Syalsabilla, Najwa Tamba, Anggreni Agustina Tambunan, Riskida Pitamaro Tarigan, Agriva Randika Tarigan, Della Betsya Tarigan, Laura Debrina Tiawati, Refa Lina Ulita, Apri Waluyo, Feri Wangi, Dzakiyah Mega Wasilah, Atika Wulandari, Arum Citra Zalukhu, Desveromonika Zebua, Elysabet Br Zira, Khairana