Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI SEJARAH 4.0: PENGGUNAAN TEKNOLOGI AI DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH Fahruddin
KARMAWIBANGGA Historical Studies Journal Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/fkip.vi.6613

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi efektivitas model pembelajaran sejarah berbasis Artificial Intelligence (AI) dalam meningkatkan kualitas dan efektivitas pembelajaran di sekolah menengah atas. Metode penelitian yang digunakan adalah desain eksperimen semu dengan pembagian siswa menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen yang menggunakan pembelajaran berbasis AI dan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional. Data dikumpulkan melalui tes prestasi belajar, kuesioner persepsi siswa, dan wawancara dengan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dalam kelompok eksperimen mengalami peningkatan skor tes yang lebih signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Selain itu, siswa yang menggunakan pembelajaran berbasis AI melaporkan tingkat kepuasan, keterlibatan, dan motivasi yang lebih tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa AI memiliki potensi besar untuk meningkatkan hasil belajar dan pengalaman belajar siswa. Kebermanfaatan global dari penelitian ini mencakup penyediaan model pembelajaran yang dapat diterapkan di berbagai negara untuk meningkatkan kualitas pendidikan sejarah, serta kontribusi terhadap pengembangan teknologi pendidikan yang lebih inklusif dan adaptif. Kata Kunci: Artificial intelligence, pembelajaran sejarah, efektivitas pembelajaran,teknologi pendidikan.
PENDAMPINGAN MASYARAKAT DESA JANAPRIA DALAM PEMBUATAN PUPUK ORGANIK DAN DEKOMPOSER BERBAHAN LIMBAH KOTORAN SAPI Fahruddin; Irham, Muhammad; Lupita, Nia; Noviana, Renanda; Putrabinawan, Diega Armanda; Fitri; Rahman, Fazrul; Syaaran, Adzim; Anggini, Baiq Puspita Ayu; Pradita, Yolanda Eriana; S, Ferica Ramdani; Khotimah, Sabti Hajjatul
Jurnal Wicara Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/wicara.v2i1.4093

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) are a form of student activity that involves going directly into the community to apply the knowledge gained in college to help solve problems and empower local communities. The KKN activities carried out in Janapria Village, Janapria District, Central Lombok Regency, by Mataram University students certainly consist of various activities with the main target being the utilization and development of village potential. The aim of implementing this KKN activity is to help the community develop the potential of underdeveloped villages, one of which is the use of cow dung waste into organic fertilizer and decomposer. There are 5 methods used in this activity, namely: (1) Survey and mapping method (2) Social approach method, (3) Participatory method, (4) Mentoring method, and (6) Evaluation method. The output of this activity is a product in the form of organic fertilizer and decomposer. The people of Janapria Village, especially farmers and livestock breeders, have the awareness to utilize the local potential of the village, namely livestock manure into something of economic value. Thus, this activity was generally successful in increasing the understanding and participation of the Janapria Village community in using livestock waste wisely for the sake of agricultural sustainability and a sense of caring for the environment.
Sistem Pendidikan Hindia Belanda Pada Masa Kebijakan Politik Etis Nurhakim, Habib Akbar; Fahruddin
Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 13 No. 1 (2024): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 13, Nomor 1, Tahun 2024
Publisher : Program Magister Pendidikan Sejarah FISH UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPS.131.03

Abstract

Artikel ilmiah ini bertujuan untuk membahas sistem pendidikan Hindia belanda pada masa Kebijakan Politik Etis. Metode yang digunakan atau diaplikasikan oleh peneliti disini adalah metode historis atau penelitian sejarah, yang terdiri dari 5 tahapan, yakni pemilihan topik, heuristik (pengumpulan sumber), verifikasi/kritik sumber (intern dan ekstern), interpretasi/penafsiran (analisis dan sintesis), dan terakhir adalah historiografi (penulisan sejarah). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem pendidikan yang telah disusun dan diterapkan oleh pemerintah kolonial Belanda kala itu sudah tersusun secara rapi dan terstruktur, yang dibuktikan dengan adanya sistem pendidikan dasar, lanjutan, dan sekolah tinggi atau perguruan tinggi. Tentu ini merupakan suatu sistem pendidikan modern yang sebelum-sebelumnya belum pernah diterapkan. Namun, disisi lain dampak positif tersebut, dampak negatif juga tentu ada, yakni tujuan dari adanya kebijakan ini adalah demi keuntungan pihak Belanda sendiri. Namun secara hampir keseluruhan, kebijakan atau sistem ini dapat membawa masyarakat pribumi Hindia Belanda menjadi maju, berkembang, serta berkualitas.
KONFLIK INTERNAL DAN EKSTERNAL DALAM POLITIK KERAJAAN MATARAM ISLAM PADA MASA PEMERINTAHAN RAJA AMANGKURAT I (1646–1677) Beriqtian Fernanda; Fahruddin
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 8 No 2 (2024): SANTHET: (JURNAL SEJARAH, PENDIDIKAN DAN HUMANIORA) 
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v8i2.4676

Abstract

The reign of Amangkurat I (1646–1677) in the Islamic Mataram Kingdom was marked by significant internal and external political conflicts that shaped the trajectory of the kingdom. Internally, the centralized and authoritarian policies of Amangkurat I sparked discontent among court nobles and regional leaders, leading to rebellions and power struggles within the kingdom. Externally, the kingdom faced pressures from expanding European colonial powers, particularly the Dutch East India Company (VOC), which exploited internal divisions to strengthen their influence. This study examines the dynamics of these conflicts, their causes, and their impacts on the stability and governance of the Mataram Kingdom. The findings highlight the interplay between internal factionalism and external intervention, which ultimately contributed to the weakening of Mataram’s sovereignty during this turbulent period.
STRATEGI PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS PROYEK DALAM MENINGKATKAN KINERJA DAN KOMUNIKASI ANTAR SISWA SMA Ropiyanti Triningsih; Fahruddin
Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2024): Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya (June)
Publisher : CV. Yazri Aksara Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/nagripustaka.v2i1.37

Abstract

Strategi pembelajaran didalam kelas masih banyak kurang efektif terutama dalam meningkatkan kinerja dan komunikasi siswa, dengan demikian kinerja dan komunikasi siswa dapat berpengaruh besar terhadap sikap menyenangkan atau membosankan pada saat pembelajaran sejarah. salah satu strategi pembelajaran yang efektif yakni pembelajaran berbasis proyek yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan komunikasi siswa pada mata pembelajaran sejarah. Strategi pembelajaran berbasis proyek adalah sebuah strategi atau pendekatan pembelajaran yang menggunakan kontekstual dengan kegiatan-kegiatan yang kompleks, sehingga peserta didik berpikir luas untuk merencanakan aktivitas belajar, melaksanakan proyek dengan cara bekerja sama serta mendorong peningkatan komunikasi peserta didik bertujuan untuk meningkatakan komunikasi dan kinerja peserta didik SMA menjadi lebih baik lagi pada mata pelajaran sejarah. Penelitian dengan Metode penelitian deskriptif kualitatif, pengumpulan data dilakukan menggunakan kepustakaan dengan mencari sumber-sumber artikel penelitian terdahulu. Hasil penelitian yakni upaya dilakukan guru dengan menggunakan Strategi pembelajaran berbasis proyek berupa mading digital dan vidio digital berpengaruh besar dalam meningkatkan minat belajar peserta didik, dengan demikian peserta didik meningkatkan komunikasi dan kinerja melalui hubungan perkelompok antar teman sekelas. Dengan seringnya kerja kelompok dan menyampaikan pendapat, dapat meningkatkan komunikasi yang baik (sikap kritis) dan hasil kinerja yang kreatif serta inovatif. Penggunaan strategi pembelajaran berbasis proyek dipilih sesuai minat peserta didik di SMA, yang mana ada yang minat di mading digital maupun vidio digital dan hal ini perlu diperhatikan guru sebelum menggunakan strategi pembelajaran berbasis proyek pada mata pelajaran sejarah.
Manajemen Sekolah Berbasis Digital di SMA Negeri 1 Mataram Putri, Novitasari; Makki, Muhammad; Mustari, Mohamad; Hadi Saputra, Heri; Fahruddin
JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) Vol. 9 No. 2 (2025): JULY
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v9i2.1096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen implementasi layanan pendidikan berbasis digital di SMA Negeri 1 Mataram sebagai salah satu sekolah unggulan di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Fokus utama penelitian ini mencakup jenis layanan pendidikan berbasis digital yang diterapkan serta proses manajerial yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, evaluasi, dan pengawasan, termasuk faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, yang dilaksanakan dari Oktober 2024 hingga Juni 2025. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, operator, bendahara BOS, kepala perpustakaan, serta tim pengelola layanan digital lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan akademik yang telah terdigitalisasi mencakup rapor pendidikan, UASBK, ANBK, ASBK, e-learning, perpustakaan digital, dan absensi digital. Sedangkan layanan non-akademik meliputi e-Rapor, ARKAS, SIPLah, PPDB online, serta website dan media sosial sekolah. Manajemen layanan tersebut dilakukan secara terstruktur berdasarkan analisis rapor pendidikan, kebutuhan sekolah, dan kalender akademik. Faktor pendukung keberhasilan implementasi digitalisasi pendidikan meliputi adanya pelatihan berkala, pembagian tugas yang jelas, dan keterlibatan aktif seluruh elemen sekolah. Adapun faktor penghambat mencakup kesenjangan literasi digital, keterbatasan infrastruktur, dan resistensi awal terhadap perubahan teknologi. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan manajemen layanan pendidikan digital di SMA Negeri 1 Mataram sangat dipengaruhi oleh kolaborasi yang solid antar pemangku kepentingan sekolah serta kepemimpinan yang adaptif terhadap tantangan digitalisasi. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan strategi transformasi digital di lingkungan pendidikan menengah.
PENERAPAN PROGRAM LITERASI DINI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA DAN MENULIS PERMULAAN ANAK KELOMPOK B Azka Safira; Fahruddin; Syaiful Musaddat; Ika Rachmayani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.29856

Abstract

This study aims to describe the implementation of an early literacy program in improving the beginning reading and writing skills of children aged 5–6 years (Group B) at PAUD Rinjani, University of Mataram. Employing a qualitative research design with a descriptive approach, data were collected through observation, in-depth interviews with the classroom teacher and principal, and document analysis, including lesson plans and samples of student work. The data were analyzed using Miles’s interactive model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the early literacy program, systematically implemented through activities such as read-aloud sessions, shared reading, letter and word games, and guided early writing exercises, significantly enhanced the children’s literacy skills. Notable improvements were observed in their ability to recognize letters, understand phonemes, read simple words and sentences, and write their own names and short texts. The success of the program was supported by several factors, including the teacher’s creativity in designing engaging and age-appropriate activities, the use of appealing visual media such as illustrated letter cards, parental involvement at home, and a stimulating and supportive classroom environment. Nevertheless, the implementation faced several challenges, particularly in addressing individual differences in children's developmental stages and the constraint of limited instructional time. Overall, the study underscores the importance of implementing structured and developmentally appropriate early literacy programs as a means to build foundational reading and writing skills that prepare young learners for formal education.
Penggunaan Media Boneka Tangan untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Komunikasi Anak Kelompok A di TK Negeri Pembina Ampenan Fedamayanti, Wardah; I Nyoman Suarta; Fahruddin; Handasah, Rr. Retno; Indrawati, Indrawati
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 5 No. 4 (2024): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v5i4.490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara penggunaan boneka tangan untuk meningkatkan kemampuan bahasa komunikasi pada anak kelompok A di tK Negero Pembina Ampenan Tahun 2024/2025. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi dan dokumentasi. Subyek dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelompok A di TK Negeri Pembina Ampenan yang berjumlah 11 orang anak yang terdidi dari 8 orang anak perempuan dan 3 orang anak laki-laki. Hasil penelitian diperoleh bahwa terbukti dari hasil penelitian yang di mulai dari siklus I yang mencapai 47%, menunjukan bahwa perkembangan kemampuan bahasa komunikasi anak belum mencapai terget capaian yakni 76%. Hal ini disebabkan karena masih banyak terdapat kekurang dalam pelaksanaan proses pembelajaran yang mengakibatkan kemampuan bahasa komunikasi anak belum terstimulus dengan baik sehingga perkembangan kemampuan bahasa anak masih berjalan lambat. Kemudian mengalami peningkatan hingga 86% pada siklus II dan telah mencapai target penelitian. Hal ini karena usaha guru yang sangat maksimal melakukan pembenahan kinerjanya dalam mengelola kelas selama proses pembelajaran penggunaan media boneka tangan hingga membawa dampak yang besar terhadap peningkatan kemampuan berbahasa anak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media boneka tangan dapat meningkatkan kemampuan bahasa anak kelompok A di TK Negeri Pembina Ampenan.
Pengaruh Penggunaan Media Gambar Bercerita Terhadap Peningkatan Kosakata Dasar Anak Usia Dini Kelompok B Di TK Kartini Ubung Kecamatan Jonggat Gita, Sherina; Muhammad Tahir; I Made Suwasa Astawa; Fahruddin
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i3.1225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh penggunaan media gambar bercerita terhadap peningkatan kosakata dasar pada anak usia dini kelompok B di TK Kartini Ubung Kecamatan Jonggat. Penelitian ini dilakukan di TK Kartini Ubung Kecamatan Jonggat. Subjek pada penelitian ini adalah 34 peserta didik pada kelompok B. jenis penelitian yang diguakan adalah quasi eksperimen dengan desain Control Group Pre-test Post-test. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan diataranya yaitu uji validitas, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya pengaruh penggunaan media gambar bercerita terhadap peningkatan kosakata dasar anak usia dini kelompok B. Hal tersebut didukung dengan hasil uji Independent Sample Test. Yang di proleh yaitu Sig (2-tailed) sebesar 0,000 (< 0,05). Sehingga dapat di simpulkan bahwa penggunaan media gambar bercerita berpengaruh terhadap peningkatan kosakata dasar anak usia dini kelompok B di TK Kartini Ubung Kecamatan Jonggat Tahun ajaran 2024-2025.
School Literacy Movement in Penujak Village, Central Lombok Regency (Community Service) Mohamad Mustari; Sudirman Wilian; Heri Hadi Saputra; Syarifuddin; Fahruddin
Unram Journal of Community Service Vol. 6 No. 3 (2025): September
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v6i3.1147

Abstract

The School Literacy Movement in Penujak Village, Central Lombok Regency, is discussed in this article. The goal is to increase children's literacy and reading interest in seven Elementary Education Schools (SD) in the Penujak Village Cluster, the target of this socialization is Principal and Teachers, as well as village libraries in the community are all involved in creating a sustainable literacy culture through a participatory approach and collaboration of this activity. This service was carried out with a work shop model socializing the school Literacy Movement with resource persons from lecturers, practitioners and village library managers. The basis for this community service is to see the achievement of literacy and numeracy indicators on the last two years of education report cards which show that several schools have experienced a decrease in achievement. These findings show that the implementation of literacy and numeracy programs needs to increase the involvement of the community and parents as well as village libraries in education while improving students' reading skills. The obstacles that must be overcome include problems such as lack of resources and infrastructure as well as collaboration between stakeholders. To strengthen the literacy and numeracy movement in hamlets, this article suggests that additional assistance with facilities and infrastructure is needed from the government, village libraries, and other non-governmental organizations.
Co-Authors A. Hari Witono Abdul Kadir Abdul Kadir Jaelan Abdul Kadir Jaelani Abdul Kadir Jaelani Ahmad Zubandi Ainun Jariah Alti Krismayani Anggini, Baiq Puspita Ayu Anjani, Fitria Nungki Annisa Nurul Shanty Arfika, Baiq Ananda Dwi Arfizi Mita Raga Seprian Ariyansyah Arzahrawani Katira Putri Asrin Astawa, I Made Suwasa Astini, Baik Nilawati Aulia Dwi Amalina Wahab Aulia Rizkiana Azka Safira Baharuddin Patandjengi Baiq Nada Buahana Beriqtian Fernanda Budimawan Cahyati, Ulya Dadi Setiadi Darsikin Darsikin Demmallino, Emmal Basham Deni Wardani Dessy Arfianty Dewi Safitri Dimas Aldy Wibowo Dita Miranti Eka Satria Gunawan Endang Komalasari Erwin Saputraji Fadiyah Irsyana Fatayatun Nurarifiati FAUZI Fedamayanti, Wardah Fernando, Dito Filsa Era Sativa Fina Rahmatiana Fitri Fitri, Aulia Nurul Hady Gita, Sherina Gusmelia Testiana Haefatul Juliyana Haerun Nisak Hakim, Mansur Handasah, Rr. Retno HARTATI Hasyim Haddade Hentika Ruhmana Heri Hadi Saputra Hesti Gustina Wardani Husnul Riati I Gusti Ayu Ketut Berliana Dea Susanti I Gusti Bagus Wiksuana I Komang Werdhiana I Made Suwasa Astawa I Nyoman Suarta I Wayan Karta I Wayan Karta Indra Wahyudi Indrawati Indrawati Ines Kurnila Sari Irianto Ibrahim Ismat Marsus Joni Rokhmat Khairunnisaq Khotimah, Sabti Hajjatul Krisna Aji, Satria l Made Suwasa Astawa La Ode Akhiri Zulzaman La Ode Sahidin Lale Dewi Nurlita Safitri Lisa Apriara Lulu Il Muntaz Lupita, Nia M. A. Muazar Habibi M.A. Muazar Habibi Makki, Muh. Makki, Muhammad Marwati Marzuki Maulidya Aisya I.J Mazaya Aprila Harly Mega Virginia Mohamad Mustari Muh. Nasir Muhammad Holid Muhammad Irham Muhammad Khaerul Nur Muhammad Nurun ' Ala Nuur Muhammad Tahir Muhammad Yusri Nazar Mujahidah, Qotrin Musaddat, Syaiful Mustari, Mohamad Nada Nisrina NASRUDIN Ni Luh Putu Nina Sriwarthini Sriwarthini Nikman Azmin Noviana, Renanda Novindasari Novita Indah Sari Novitasari Putri, Novitasari Nur Annisa Nur Farida Kusumaningtyas Nurhakim, Habib Akbar Nurhasanah Nuriatullizan Nurul Fadhila Patmawati, Pina Pradita, Yolanda Eriana Putrabinawan, Diega Armanda Putri Tria Hartina Rachmayani, Ika Rahman, Fazrul Ria Anjelina Risdiyanto, Riko Riski Utami Maliwati Risma Septiana Riyan Fenando Rizki Fadiah Rizki, Irma Suyatna Ropiyanti Triningsih S, Ferica Ramdani Saphira, Regita Cahya Sarah Sopiani Septina Putri Indah Sari Siti Raudan Wanujiah Sri Suryana Dinar St. Nurbayan Sudirman Sudirman Wilian Suherman Baharuddin SULFIAH Sumiman Udu Sya'baan, Andi Muh. Ruum Syaaran, Adzim syahrul, muhammad Syamsuddin Syarifuddin Titania Safira Nurhidayah Ulpah Ulya Nurul Wahyuni Untung Waluyo Vuvut Thamarra Dhewi U.S Wahab, Aulia Dwi Amalina WAHYUNI Wilian, Sudirman Yogi Kurniawan Yustih Yasin Zulhijah