p-Index From 2021 - 2026
8.904
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Akuntansi Krida Wacana Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Majalah Ekonomi JURNAL PENELITIAN Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Matriks Teknik Sipil Jurnal Ilmu Pendidikan (SOKO GURU) Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Cendekia: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kearifan Lokal (JIPKL) Journal of Creative Student Research Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora Jurnal Penelitian Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Dan Filsafat Al Yazidiy: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Al-Hukkam : Journal of Islamic Family Law Guruku: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa Jurnal Bima: Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal Yudistira Jurnal Arjuna : Publikasi Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Matematika Student Research Journal Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Fonologi: Jurnal Ilmuan Bahasa dan Sastra Inggris Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan (JURRIPEN) Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Khirani: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Pragmatik : Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa dan Pendidikan RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam Jurnal Budi Pekerti Agama Islam MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan dan Bahasa Katalis Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Matematika Jurnal Akuntansi MAXIMAL Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Filsafat Karakter: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam Ikhlas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Reflection: Islamic Education Journal Moral : Jurnal Kajian Pendidikan Islam Hikmah: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Tadhkirah: Jurnal Terapan Hukum Islam dan Kajian Filsafat Syariah Inovasi Pendidikan dan Anak Usia Dini Jurnal Pendidikan Dirgantara Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search
Journal : Matriks Teknik Sipil

ANALISIS NILAI HASIL TERHADAP BIAYA PADA PROYEK KONSTRUKSI (STUDI KASUS PADA PROYEK PEMBANGUNAN HOTEL EASTPARC YOGYAKARTA) Agus Marhaendra; Siti Qomariyah
Matriks Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v1i2.37561

Abstract

Sumberdaya utama terbatas pada tahap pelaksanaan suatu proyek kostruksi adalah biaya, mutu dan waktu. Perencanaan, penjadualan dan pengendalian adalah langkah penting untuk dilakukan agar tujuan pelaksanaan proyek dengan sumberdaya terbatas ini tercapai. Metode "Nilai Hasil" (Eaned Value) merupakan suatu metode pengendalian yang digunakan untuk mengendalikan biaya dan jadual proyek secara terpadu. Metode ini memberikan informasi status kinerja proyek pada suatu periode pelaporan dan memberikan informasi prediksi biaya yang dibutuhkan dan waktu untuk penyelesaian seluruh pekerjaan berdasarkan indikator kinerja saat pelaporan. Pada Pembangunan Hotel Eastparc Yogyakarta, informasi yang didapat saat pelaporan pada minggu ke-14 adalah Budget Cost of Work Schedule (BCWS) / Planed Value (PV) = Rp 12,692,158,271.54, Budget Cost of Work Performance (BCWP) / Earned Value (EV) = Rp 10,424,832,219.48. sehingga proyek dapat berjalan dengan baik. Prediksi biaya yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan sampai minggu ke-14 (Estimation All Completion/EAC) berdasarkan analisis nilai hasil memerlukan biaya Rp 14,320,633,394. Kinerja proyek dikatakan untung (Cost Varian/ CV= + Rp 6,090,262,903.73 dan Cost Performed Index /CPI= 2.405044529>1).
PENGARUH BIOPORI TERHADAP INFILTRASI DAN LIMPASAN PADA TANAH LEMPUNG BERLANAU Umbu Damar Yudhistira; Siti Qomariyah; Sobriyah Sobriyah
Matriks Teknik Sipil Vol 2, No 4 (2014): Desember 2014
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.741 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v2i4.37379

Abstract

Pada prinsipnya, jumlah air di alam ini tetap dan mengikuti suatu aliran yang dinamakan siklus hidrologi. Siklus hidrologi adalah suatu proses yang berkaitan, dimana air diangkut dari lautan ke atmosfer (udara), ke darat dan kembali lagi ke laut. Siklus hidrologi ini mempunyai peranan yang sangat penting bagi kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan. Pesatnya pembangunan menyebabkan tutupan lahan meningkat yang akan menyebabkan berkurangnya resapan air hujan ke dalam tanah dan bertambah besarnya aliran permukaan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan bentuk penanganan lingkungan yang dapat dilakukan dengan mudah. Hal ini dapat dilakukan antara lain dengan memanfaatkan teknologi yang telah ada seperti Lubang Resapan Biopori (LRB). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh biopori terhadap infiltrasi dan limpasan pada tanah lempung berlanau dengan peubah intensitas hujan, jumlah biopori, dan kemiringan lahan. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental di laboratorium dengan menggunakan alat rainfall simulator. Peubah yang digunakan adalah intensitas hujan yang bervariasi (deras merata, deras di hulu, deras di hilir), jumlah biopori (0, 6, 12) dan kemiringan yang digunakan (0o, 3o). Berdasarkan hasil penelitian didapatkan volume infiltrasi terbanyak pada jumlah biopori 12, kemiringan 0o, dan intensitas hujan deras di hulu. Volume limpasan terbanyak pada jumlah biopori 0, kemiringan 3o, dan intensitas hujan deras di hilir. Variasi jumlah biopori berpengaruh lebih dominan daripada variasi kemiringan dan intensitas hujan.
Analisis Pemanfaatan Air Hujan Dengan Metode Penampungan Air Hujan Untuk Kebutuhan Pertamanan Dan Toilet Gedung IV Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret , Surakarta (Studi Kasus: Gedung IV Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret, Surakarta) Siti Qomariyah; Solichin Solichin; Ardhiyanti Putri
Matriks Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2016): Juni 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.35 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v4i2.36996

Abstract

Air hujan dapat dimanfaatkan untuk keperluan tanaman dan toilet di Gedung IV Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret pada musim kemarau. Taman disekitar gedung dengan 1031,74 m² selama ini menggunakan air PAM. Jumlah pengguna toilet di Gedung IV yaitu 702 orang yang terdiri dari mahasiswa aktif, tenaga pengajar dan staff. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif, dengan mengumpulkan data kemudian menganasilis dan menyimpulkan hasil penelitian. Data hujan yang digunakan dari stasiun hujan Mojolaban, Pabelan, dan BPSDA. Analisis kapasitas berdasarkan Permen PU No. 16 Tahun 2005 Tentang Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum. Menghasilkan kapasitas tangki PAH untuk kebutuhan 70% dari total adalah 360 m³ ( berdasarkan stasiun hujan Mojolaban, Pabelan, BPSDA) dan 290 m³ ( berdasarkan stasiun Pabelan). Rancangan anggaran biaya untuk pembuatan PAH tersebut dengan kapasitas 360 m³ yaitu Rp. 113.500.000.
PENGARUH LUBANG RESAPAN BIOPORI TERHADAP LIMPASAN PERMUKAAN Edho Victorianto; Siti Qomariyah; Sobriyah Sobriyah
Matriks Teknik Sipil Vol 2, No 3 (2014): September 2014
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.82 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v2i3.37411

Abstract

Lubang resapan biopori adalah fasilitas resapan air yang digunakan untuk mengatasi banjir dengan mempercepat peresapan air ke dalam tanah. Penambahan resapan air belum diketahui sehingga menarik untuk diteliti. Lokasi penelitian berada di depan gedung V Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini dilakukan dengan 2 buah, 3 buah, dan 4 buah lubang resapan biopori diameter 15 cm dan kedalaman 100 cm. Area yang tidak diberi lubang ditutup beton agar air tidak meresap. Limpasan permukaan yang dapat direduksi pada Qmasuk 0,0647 l/det oleh 2 lubang biopori sebanyak 75,04%, Qmasuk 0,523 l/det oleh 3 lubang sebanyak 93,42%, Qmasuk 0,0494 l/det oleh 4 lubang sebanyak 96,51%. Pada Qmasuk 0,0840 l/det oleh 2 lubang biopori sebanyak 67,93%, Qmasuk 0,1032 l/det oleh 3 lubang sebanyak 88,15%, Qmasuk 0,0889 l/det oleh 4 lubang sebanyak 97,20%. Pada Qmasuk 0,1275 l/det oleh 2 lubang sebanyak 78,10%, Qmasuk 0,1205 l/det oleh 3 lubang sebanyak 82,04%, Qmasuk 0,01477 l/det oleh 4 lubang sebanyak 91,25%. Jumlah lubang biopori berpengaruh terhadap besar reduksi limpasan permukaan selama kondisi tanah belum jenuh. Ketika tanah jenuh air yang meresap kecil. Hal ini sesuai dengan koefisien permeabilitas tanah di area penelitian sebesar 2,308x10-8 cm/detik yang dihasilkan dari uji tanah di Laboratorium Mekanika Tanah FT UNS. Kata Kunci : Biopori, Infiltrasi, Limpasan Permukaan, Lubang Resapan.
ANALISIS ROUTING ALIRAN MELALUI RESERVOIR (STUDI KASUS WADUK DIPONEGORO) Adhi Susilo; Siti Qomariyah; Agus Hari Wahyudi
Matriks Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2016): Juni 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.818 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v4i2.36982

Abstract

Waduk Diponegoro dibangun di Kali Krengseng/Seketak yang berada dalam wilayah Kampus Universitas Diponegoro dan Lokasinya kurang lebih 250 m sebelah utara Stadion UNDIP. Kali Krengseng/Seketak sampai pada lokasi Waduk Diponegoro memiliki luas daerah tangkapan air (DTA) sekitar 1024 Ha dengan panjang sungai ± 8 km, merupakan salah satu anak sungai Kali Pengkol. Sebagian berdasarkan pada prinsip kekekalan masa dan momentum, untuk mendapatkan jawaban yang baik tentang hubungan antara debit masuk kolam penampungan, perubahan level air di kolam penampungan/waduk, dan debit yang keluar dari waduk. Perhitungan penelusuran banjir di waduk sangat tergantung dari volume waduk per level atau karakteristik kolam penampungan, dimensi pelimpah waduk, operasional air di waduk bagi pemakai air dari waduk tersebut. Permasalahan yang dihadapi adalah bagaimana cara mengendalikan banjir yang terjadi pada saat musim penghujan dan pada saat musim kemarau tidak mengalami kekeringan. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk menganalisa penelusuran banjir aliran sehingga mengetahui efektifitas fungsi bendungan sebagai bangunan pengendali banjir. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Metode ini berupa pengumpulan data, analisis data, dan interpretasi hasil analisis untuk mendapatkan informasi guna pengambilan keputusan dan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisa mengenai banjir rencana Waduk Diponegoro dengan menggunakan metode Flood Routing, maka dapat menyimpulkan bahwa Waduk Diponegoro efektif sebagai pengendalian banjir dengan kala ulang 100 tahun, berdasarkan hasil penelusuran elevasi puncak bendungan mampu menurunkan debit banjir sebesar 33.799 m³/dt menjadi 20.597 m³/dt.
POLA ALIRAN BANJIR BERDASARKAN KARAKTERISTIK DAS BULUH DI SUMATERA BARAT Imam Nugroho Hadi Saputro; Mamok Suprapto; Siti Qomariyah
Matriks Teknik Sipil Vol 2, No 3 (2014): September 2014
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v2i3.37423

Abstract

Penelusuran banjir di DAS Buluh dapat ditafsirkan sebagai suatu prosedur untuk menentukan atau memperkirakan besaran banjir di titik outlet berdasarkan data yang diketahui dengan menggunakan software Watershed Modeling System (WMS). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan besaran debit banjir dengan menggunakan WMS serta mengetahui karakteristik DAS Buluh dan mendapatkan gambaran pola aliran banjir. Perhitungan debit banjir dilakukan pada kala ulang 2, 5, 10, 25, 50,100, 500 dan 1000 tahun dengan model TR-55, TR-20, HEC-1 dan HEC-HMS. Kemudian hasil debit banjir kala ulang 1000 tahun dibandingkan dengan grafik creager Indonesia. Dari hasil penelitian karakteristik DAS Buluh diperoleh luas DAS 17.36 km2, panjang sungai utama 5.198 km, keliling 20.07 km, DAS berbentuk radial, kemiringan lereng 0.1798 m/m, pola aliran sungai dendritik, kerapatan pengaliran 1,74 km/km2 termasuk kategori sedang, bifurcation ratio 2.0, rasio frekuensi orde sungai 2.24, jenis tanah DAS adalah 90.15% andosol dan 9.85% aluvial, tata guna lahan adalah 88.42% hutan, 1.27% pemukiman dan 10.31% tegalan dan Curve Number 82. Debit banjir rancangan yang mendekati grafik creager adalah model HEC-HMS. Dengan debit banjir kala ulang berturut-turut 2, 5, 10, 25, 50, 100, 500 dan 1000 tahun adalah 111.1 m3/s, 159.6 m3/s, 195.7 m3/s, 245.7 m3/s, 285.9 m3/s, 328.8 m3/s, 374.7 m3/s, dan 500.1 m3/s. Pola Aliran yang digunakan adalah kala ulang 5 tahun diperoleh Tp sebesar 630 menit dengan Qp=159.6 m3/s, pada waktu T0.3 sebesar 79.22 menit dengan 0.3Qp=47.88 m3/s, pada waktu 1.5T0.3 sebesar 118.83 menit dengan 0.32Qp=14.36 m3/s. Pada saat debit mencapai 50% diperoleh Q50=79.8 m3/s dengan W50=88.3 menit, pada debit mencapai 75% diperoleh Q75=119.7 m3/s dengan W75=47.5 menit.
ANALISIS RESAPAN LIMPASAN PERMUKAAN DENGAN LUBANG BIOPORI DAN KOLAM RETENSI DI FAKULTAS TEKNIK UNS Mochamad Zakky Yulianto; Sobriyah Sobriyah; Siti Qomariyah
Matriks Teknik Sipil Vol 3, No 4 (2015): Desember 2015
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v3i4.37254

Abstract

Perubahan tata guna lahan berakibat pada limpasan permukaan yang semakin besar , dan resapan air hujan sebagai suplai air tanah juga berkurang. Beberapa upaya untuk meresapkan air limpasan hujan antara lain dengan lubang biopori dan kolam retensi. Penelitian ini membahas kondisi resapan limpasan hujan di Fakultas Teknik UNS serta kondisi resapan setelah penambahan lubang biopori dan kolam retensi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Analisis kepanggahan data hujan dilakukan menggunakan uji RAPS. Analisis dilakukan dengan panjang data hujan 24 tahun dengan 5 stasiun hujan. Pengujian validitas distribusi hujan menggunakan Metode Smirnov Kolmogorov. Pembuatan lubang biopori pada saluran drainase dengan jarak antar lubang 1 m dengan diameter ± 10 cm dan kedalaman ± 1 meter. Kolam retensi dibuat pada hilir saluran drainase Fakultas Teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limpasan hujan yang meresap ke tanah di Fakultas Teknik pada kondisi existing sebesar 1155,217 m3/hari. Pembuatan lubang biopori dapat meresapkan limpasan permukaan di Fakultas Teknik sebesar 1426,35 m3/hari.Terjadi peningkatan resapan setelah pembuatan lubang biopori 23,41 % dari resapan kondisi existing. Pembuatan kolam retensi dapat meresapkan limpasan hujan di Fakultas Teknik sebesar 1151,59 m3/dtk. Terjadi penurunan resapan setelah pembuatan kolam retensi 0,314 % dari resapan kondisi existing. Kolam retensi tidak efektif dibuat di Fakultas Teknik UNS, karena jenis tanah lempung di Fakultas Teknik UNS yang telah jenuh memiliki infiltrasi konstan yang sangat kecil (1,411 x 10-7 m3/dtk).
Prediksi Pasok Dan Kebutuhan Air Sungai Ciliwung Pada Ruas Jembatan Panus Sampai Manggarai Mamok Suprapto; Yohana Baptista Nidia Putri; Siti Qomariyah
Matriks Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2016): Juni 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v4i2.36990

Abstract

Pemanfaatan lahan di wilayah sungai Ciliwung bagian hilir banyak digunakan sebagai pemukiman penduduk. Air sungai Ciliwung sebagian besar digunakan sebagai pemenuhan kebutuhan air domestic. Meningkatnya jumlah penduduk DKI Jakarta setiap tahunnya, juga meningkatkan jumlah kebutuhan air bersih. Keanekaragaman penggunaan lahan dan peningkatan jumlah penduduk di sekitar ruas sungai tersebut berpengaruh terhadap kebutuhan dan ketersediaan air. Hasil simulasi Arc-SWAT hanya berupa debit berdasarkan hujan pada setiap sub DAS. Untuk kepentingan alokasi air yang meliputi pengambilan dari sungai tidak tersedia pada Arc-SWAT. Dengan demikian, Arc-SWAT tidak bisa digunakan untuk memprediksi analisis aliran masuk dan keluar secara integrated. Maka untuk memenuhi tujuan penelitian ini, software yang digunakan adalah HEC-HMS. Karena software tersebut memiliki fasilitas untuk analisa aliran masuk dan keluar. Metode Thomas Fiering digunakan untuk memprediksi debit 5 tahun kedepan. Jumlah debit yang dapat diandalkan berkisar antara 0 m3/dtk sampai 12.28 m3/dtk, untuk 5 tahun kedepan berkisar antara 5.49 m3/dtk sampai 41.73 m3/dtk. Prediksi jumlah kebutuhan air untuk 5 tahun kedepan 4.59 m 3/dtk. Kondisi water balance sungai Ciliwung ruas Jembatan Panus sampai Manggarai dinilai bahwa ketersediaan air sungai dapat memenuhi kebutuhan air sampai 5 tahun kedepan.
PENGARUH BIOPORI TERHADAP INFILTRASI DAN LIMPASAN PADA TANAH LANAU BERPASIR Rica Purnomo Sari; Siti Qomariyah; Sobriyah Sobriyah
Matriks Teknik Sipil Vol 2, No 3 (2014): September 2014
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.633 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v2i3.37416

Abstract

Sumberdaya air mempunyai peranan yang sangat penting bagi kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan. Keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan hidup, pemanfaatan serta keberadaan sumber daya air perlu diperhatikan. Meskipun jumlah air tidak berubah, tetapi ketersediaan air di dalam tanah dapat berubah jika siklus air terganggu. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan bentuk penanganan lingkungan yang dapat dilakukan dengan mudah. Hal ini dapat dilakukan antara lain dengan memanfaatkan teknologi yang telah ada seperti Lubang Resapan Biopori (LRB). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh biopori terhadap infiltrasi dan limpasan pada tanah pasir berlanau dengan peubah intensitas hujan, jumlah biopori, dan kemiringan lahan. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental di laboratorium dengan menggunakan alat rainfall simulator. Peubah yang digunakan adalah intensitas hujan (deras merata, deras di hulu, deras di hilir), jumlah biopori (tanpa biopori, 6, 12), dan kemiringan lahan (0°, 3°). Berdasarkan hasil penelitian didapatkan volume infiltrasi terbanyak pada jumlah biopori 12, kemiringan lahan 0°, dan intensitas hujan deras di hulu sebesar 1.67 liter. Volume limpasan terbanyak pada jumlah biopori 0, kemiringan 3°, dan intensitas hujan deras di hilir sebesar 51.29 liter. Variasi jumlah biopori berpengaruh lebih dominan daripada variasi kemiringan dan intensitas hujan. Kata kunci : biopori, infiltrasi, limpasan, intensitas hujan, kemiringan lahan.
Pemanfaatan Air Hujan melalui PAH dan Biopori Dalam Mereduksi Beban Drainase Pada Kawasan Pemukiman (Studi Kasus: Kawasan Banjir di Kelurahan Kedung Lumbu, Surakarta) Febrina R Meliala; Siti Qomariyah; Adi Yusuf Muttaqien
Matriks Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2016): Maret 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.154 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v4i1.37140

Abstract

Tingginya curah hujan di Kota Surakarta telah menyebabkan banjir di beberapa wilayah. Salah satu bentuk pemanfaatan air hujan adalah melalui tangki penampung air hujan (PAH) dan biopori yang dapat menjadi sumber air baku alternatif dan juga dapat mereduksi beban drainase. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kapasitas tangki PAH, mengetahui jumlah lubang resapan biopori (LRB) yang dapat dibuat serta mengetahui besarnya reduksi beban drainase dari pemanfaatan tangki PAH dan Biopori. Penelitian ini dilakukan dengan metode Deskriptif Kuantitatif, dengan mengumpulkan data kemudian menganasilis dan menyimpulkan hasil penelitian. Objek penelitian adalah kawasan banjir Kelurahan Kedung Lumbu, Surakarta. Data hujan yang digunakan dalam ananlisis hidrologi yaitu tahun 1992 - 2013 dari stasiun hujan Pabelan. Hasil penelitian ini didapatkan kapasitas tangki PAH adalah sebagai berikut ; RT 02/RW I = 1900 m3, RT 03/RW I = 1900 m3, RT 01/RW III = 600 m3, RT 02/RW III = 1350 m3, RT 03/RW III = 2020 m3 , dan RT 04/RW III = 650 m3. Sedangkan Lubang Resapan Biopori (LRB) yang dapat dibuat di daerah rawan banjir kelurahan Kedung Lumbu adalah sebanyak 4939 LRB dengan ø 10 cm dan kedalaman 100 cm. Beban drainase yang dapat tereduksi adalah sebesar 50,4% atau sebesar 18,632 m3/det dari debit hujan yang jatuh di seluruh wilayah (Qwilayah = 36,957 m3/det).
Co-Authors Aat Yuniawati Abdul Fajar Achdiar Redy Setiawan Adhi Susilo Adi Yusuf Muttaqien Aditya Rully Indra Setiawan Agus Hari Wahyudi Agus Marhaendra Agus Suryono Ahmad Najahi Majid Ai Siti Rahmawati Alfian Khadafi Amelia Salsabila Aminuyati Amir Mirdad Ana Ananda Andi Sukandi Ardhiyanti Putri Asep Rizkiyana Atep Abdurohman Cacang Cacang Charlina ' Choirul Anam Christina Menuk Sri Handayani Cucu Saadah Nursaidah Cucu Sa’adah Dede Maulana Malik Dede Setiawan Deliyanti Dimyati Didin Hafidhuddin MS Doa Fajarwati Do`a Fajarwati Do’a Fajarwati Dyah Khoirun Nisa E. Komarudin Edho Victorianto Emat Muslihat Emi Tresnawati Endin Mujahidin Endin Nasrudin Eneng Sumarni Erik Pradana Putra Erik Saputra Eti Robiatl Adawiyah Eti Robiatul Adawiah Fahrur Roziqi Febrina R Meliala Ferry Dirgantoro Wicaksono Hasbulah Karim Alfauzi Hasbullah Karim Al Fauzi Hendi Supandi Heppy Oktaria Herdi Herdi Hoerul khusban Hoerul Kusban I Kadek Rai Suwena Ida Farida Ima Muslimatul Amanah Imam Nugroho Hadi Saputro Irena Dwi Arviana Irma Hermawati Irwan Desiharto Istiatin Istiqomatul Kholif Iyus Akhmad Haris Jalaludin Bulkini Jimmi Kurniawan Junaidin, Junaidin Khoirunnisa Nurfadilah Koosdaryani Koosdaryani Kuswanto Nurhadi Leni Sumarni Lia Aliyah Lusi Hermawanti Lusi Lusi Lussi Hermawati M. Alwi AF M. Atep Saepul Rahman Mamok Suprapto Mangatur Sinaga Mimit Sumitra Mochamad Zakky Yulianto Moh. Jailani Moh. Jujun Sirojudin Moh. Raji Moh. Jailani Muhamad Atep Saepul Rahman Muhamad Wisnu Muhammad Helmi Alfian Muslih Muslihat Muslih Musolihat Muttiara Said Nadiya Ramadhani Putri Nadzifah Fiddiana Najrul Jimatul Rizki Nawil Hadad Nazrul Zimatul Rizky Neneng Neneng Neng Desti Ramadhani Nida Inayati Mufidatul Khasanah Nisa Putri Wulandari Nur Ika Putri, Shafina Nurasiah Jamil Raden Mohamad Herdian Bhakti Raudhatul Janah Ressy Resviati Putri Riana Bagaskorowati Rica Purnomo Sari Ridwan Hermawan Rima Erviana Rima Ervina Rimaniar Julindra Riswan Riswan Rizki Kurniawan Roni Rahman Rubi Babullah Ruth Dias Kusumasari Fitriani Salma Tsana Fi Saadah Salma Tsana Fi Sa’adah Salsabila Salsabila Sarkadi, Sarkadi Septiana Laelatul Hikmah sihabudin sihabudin Siti Nur Afifah Siti Nuraeni Mitra Siti Nurafifah Siti Rahmawati Sobriyah Sobriyah Solichin Solichin Sudarwati Sugiyarto Sugiyarto Suhendi Mubarok Sulaiman Abdul Aziz Sulis Tyaningsih Tedi Tedi Tintin Handiyati Toha Suryana U. Ruhimatullah Ujang Natadireja Ujang Ruslandi Umbu Damar Yudhistira Venti Fatmawati Suhendra Vera Siti Magfiroh Vika Arini Vikri Dwiki Vikri Dwiki Sukandi Wahid Nurwaluyadin Sofyan Wasilatul bariroh Wendy Asswan Cahyadi Yeni Yulianti Yohana Baptista Nidia Putri Yudhi Setiawan Yuni Rimawati Yurna Bachtiar Yuyu Yuhaeni