Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PARIWISATA BERBASIS LINGKUNGAN DAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENGEMBANGKAN EKOSISTEM LAUT (DESA EDUWISATA) Subhan Widiansyah; Nurul Hayat; Stevany Afrizal
MULIA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2023): MULIA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) September 2023
Publisher : Amal Insani Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Community Service through the "Edutourism Village" is an implementation of the third tridharma of higher education, namely Community Service, as well as to equip lecturers and students of the FKIP Untirta Sociology Education Study Program on how to carry out service that produces work products with the community, and accompanied by professional instructors as partners. The purpose of carrying out this service is apart from developing tourism in the Ujung Kulon area, this is also done together with the community so that they can maintain and preserve the marine ecosystem in the Ujung Kulon area as a result of the Tsunami that occurred at the end of 2018. The implementation method used in community service activities This is providing information and skills through lecture methods and material presentations as well as group discussions. Then proceed with simulation.
PENGEMBANGAN KOMPETENSI LITERASI DIGITAL WARGA BELAJAR PENDIDIKAN KESETARAAN DALAM MENGHADAPI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Dadan Darmawan; Ahmad Fauzi; Subhan Widiansyah
MULIA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2023): MULIA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) September 2023
Publisher : Amal Insani Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat pengembangan kompetensi literasi digital dalam menghadapi era revolusi industri 4.0 pada Pendidikan kesetaraan di PKBM (1) Mengembangkan 4 Kompetensi Literasi Digital pada warga belajar Pendidikan kesetaraan 1) Mengembangkan kompetensi warga belajar pendidikan kesetaraan dalam pencarian di internet (Internet Searching) 2) mengembangkan kompetensi warga belajar pendidikan keseteraan Pandu Arah (Hypertext Navigation) 3) mengembangkan kompetensi evaluasi konten informasi (Content Evaluation) warga belajar Pendidikan kesetaraan  4) Mengembangkan kompetensi penyusunan pengetahuan (Knowlegde Asembly) warga belajar Pendidikan keseteraan. (2) Mempraktekan 8 dimensi atau indikator komponen literasi digital bagi warga belajar pendidikan kesetaraan. : 1) Functional skill Beyond. Keahlian dalam menggunakan ICT   2)Creativy. Kreasi Produk atau keluaran dalam berbagai format dan model dengan memanfaatkan teknologi digital dan kemampuan berfikir kreatif dan imajinatif  3)Collaboration. Kemampuan warga belajar berpartisipasi dalam ruang digital dan mampu menjelaskan dan menegoisasikan ide gagasan orang lain yang di dapatkan dari internet  4)Communication. Mampu berkomunikasi melalui media teknologi digital dan mampu dan mengerti audiens 5)Ability to Find and Select Information. Kemampuan mencari dan menyelidiki informasi 6)Critical Thinking and Evalution. Mampu berkontribusi, menganalisis, menajamkan kemampuan berfikir kritis saat berhadapan dengan informasi 7)Cultural and Social Understanding sejalan dengan konteks pemahaman sosial budaya 8)E-Safety menjamin keamanan saat pengguna bereksplorasi, berkreasi, berkolaborasi dengan teknologi digital.
SOLIDARITAS SOSIAL DALAM TRADISI RITUAL ADANG PADA MASYARAKAT SERANG Farid Ibnu Wahid; Subhan Widiansyah; Endin Saparudin
Hermeneutika : Jurnal Hermeneutika Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Pendidikan Sosiologi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/hermeneutika.v9i1.19862

Abstract

Abstrak  Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis kualitatif karena akan memperoleh gambaran tentang bagaimana Solidaritas Sosial dalam tradisi ritual Adang berjalan dimasyarakat. Setiap penelitian tentu memiliki masalah tertentu yang menjadi bahan kajiannya. Pada penelitian ini ingin melihat bagaimana Solidaritas Sosial dalam Tradisi Ritual Adang pada masyarakat Kabupaten Serang. Untuk meringankan dan membantu dalam pelaksanaan upacara hajat pernikahan masyarakat harus saling bekerjasama. Adang adalah realisasi dari bentuk kerjasama/gotong royong; dalam keadaan perasaan social yang tinggi; tidak ada pembedaan antara status social, suku dan ras. Oleh karena itu perlu dipahami tradisi-tradisi yang ada di masyarakat Serang saat ini guna mendorong terbangunnya rasa kebersamaan diantara masyarakat, dan jika ditelaah dari tahapan kegiatannya, jenis solidaritas yang ada pada tradisi ritual Adang ini ditinjau dari teori solidaritas social. Tradisi ritual Adang sebagai tradisi social keagamaan turun temurun dan terus dilakukan sampai dengan saat ini sebagai syarat akan solidaritas. Tingkat partisipasi masyarakat dalam membantu mensukseskan tradisi Adang dengan mengesampingkan keperluan pribadi mereka menunjukkan eksistensi Solidaritas Sosial dalam tradisi tersebut. Rasa saling percaya anggota komunitas dengan anggota lainnya. Solidaritas ditandai dengan persatuan, persahabatan, dan rasa saling percaya yang berkembang sebagai hasil dari tugas bersama dan kepentingan bersama diantara orang-orang yang menjadi point pokok dari fundamental solidaritas yang ditemukan pada Tradisi Adang. Selain itu, aspek keseragaman pemahaman agama juga hadir; mereka menganut agama yang sama dan berbagai pemahaman yang sama, umumnya sebagai alasan utama dalam pelaksanaan tradisi yang ada. Semangat gotong royong dan pembagian kerja berdasarkan fungsi dan kemampuan yang ditemukan dalam tradisi ini menunjukkan wujud bentuk-bentuk solidaritas yang akhirnya turut memperkokoh ikatan silaturahmi dan kerjasama antar masyarakat muslim di Serang. Kata-kata Kunci: Solidaritas Sosial, Tradisi Ritual Adang,
PENGARUH MEDIATEKA-TEKI SILANG TERHADAP HASIL BELAJAR Subhan Widiansyah; Mochamad Naim; Denny Soetrisnaadisendjaja; Desma Yuliadi Saputra
Riksa Bahasa Vol 7, No 2 (2021): Riksa Bahasa Vol. 7 No. 2 November 2021
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rb.v7i2.40715

Abstract

Proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru untuk lebih efektif mencapai tujuan instruksionalnya, guru akan menggunakan media pembelajaran untuk membantunya dalam menyampaikan materi. Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang digunakan untuk menyalurkan pesan dan dapat merangsang pikiran, dapat membangkitkan semangat, perhatian, dan kemauan siswa sehingga dapat mendorong terjadinya proses pembelajaran pada diri sendiri. Kesimpulan yang diambil peneliti merupakan menjawab hipotesis penelitian. Adanya pengaruh media teka-teki silang terhadap hasil belajar. Untuk mengetahui adanya pengaruh atau tidak peneliti menggunakan uji T-tes. Hasil uji T-tes menunjukan nilai signya lebih kecil dari 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh penggunaan media teka-teki silang terhadap hasil belajar. Sedangkan besar pengaruh media teka-teki silang terhadap hasil belajar sebesar 42%. Untuk mengatahui besar pengaruh penggunan media teka-teki silang terhadap hasil belajar, peneliti menggunakan uji persamaan regresi. Hasil dari pengujian tersebut sebesar 42%.
Modal Sosial Pemimpin Organisasi Mahasiswa Dalam Memenangkan Pemilihan Raya Mahasiswa di FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Tahun 2022 Teguh Pratama Putra; Subhan Widiansyah; Muhammad Agus Hardiansyah
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 6 No 2 (2023): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v6i2.1509

Abstract

Regenerasi pemimpin organisasi mahasiswa di FKIP Untirta dilaksanakan satu tahun sekali. Oleh karena itu, mahasiswa yang ingin mencalonkan diri menjadi pemimpin organisasi mahasiswa harus memiliki modal sosial. Penelitian ini menggambarkan tentang modal sosial seperti apa yang harus dimiliki oleh pemimpin organisasi mahasiswa dalam Pemilihan Umum Raya Mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini terdapat 20 informan kunci yaitu ketua organisasi internal yang ada di FKIP Untirta, dan 3 informan tambahan yaitu mahasiswa FKIP Untirta. Teori yang digunakan adalah teori Modal Sosial dari Robert Putnam yang terdiri dari jaringan, norma, dan kepercayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) jaringan yang ada berupa keikut sertaan mahasiswa kepada organisasi eksternal kampus, relasi dengan teman-teman jurusan, dan relasi teman-teman fakultas. (2) norma berupa persyaratan atau aturan yang ada untuk dapat mencalonkan diri menejadi pemimpin organisasi mahasiswa di FKIP Untirta, aturan tersebut terdapat di Peraturan Fakultas. (3) kepercayaan timbul ketika mahasiswa telah sukses menjalankan program kerja yang besar dan juga tawaran berupa visi-misi atau program kerja unggulan.
Hubungan Perilaku Asertif dengan Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Sosiologi di SMAN 1 Cibungbulang, Kab. Bogor Tia Astuti; Subhan Widiansyah; Yustika Irfani Lindawati
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 6 No 2 (2023): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v6i2.1556

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan hubungan perilaku asertif dengan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi di SMAN 1 Cibungbulang dan seberapa besar hubungan antara perilaku asertif dengan prestasi belajar siswa kelas XI IPS di SMAN 1 Cibungbulang dengan analisis teori belajar konstruktivisme sosial Lev Semyonovich Vygotsky. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yakni penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Subjek penelitian yaitu siswa kelas XI IPS SMAN 1 Cibungbulang. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara perilaku asertif dengan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi di SMAN 1 Cibungbulang dengan perolehan nilai Sig. 0.028<0.05. Tingkat hubungan perilaku asertif dan prestasi belajar berkategori lemah dengan nilai Pearson Correlation (r) sebesar 0.262, dan dengan perolehan nilai tingkat perilaku asertif siswa berada dalam kategori sedang dengan presentase 34,2 dan skor rata-rata perilaku asertif sebesar 66,2 dan prestasi belajar siswa kelas XI IPS SMAN 1 Cibungbulang berada dalam kategori tinggi dengan presentase 35,8 dan skor rata-rata sebesar 90,7
Dampak pembelajaran daring di masa pandemi terhadap pemahaman materi mahasiswa FKIP UNTIRTA Gigih Adhi Pambudi; Subhan Widiansyah
Educenter : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 1 No. 5 (2022): Educenter : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/educenter.v1i5.170

Abstract

Online learning is an alternative that can overcome the problem of disruption of the conventional learning process during the Covid-19 pandemic. In online learning there are many obstacles faced by students or even lecturers. In online learning, the problem that is often faced by students is network problems. A bad network connection will affect the message or explanation of the material conveyed by the lecturer. With the disruption of the network, students often find it difficult to understand the explanation conveyed by the lecturer, because the sound that is heard tends to be less clear. Therefore, this study aims to explain in detail the impact of online learning on the understanding of FKIP Untirta students during the Covid-19 Pandemic. By using a descriptive qualitative approach in the form of observation. With the subject of observations of FETT Untirta students. The discussion is focused on the impact that online learning has on students' understanding of the material. The results of this research show the effect of online learning on students' understanding of material, the problems faced by students and the obstacles in doing online learning. George Hebert Mead explained that social interaction can work if there is an exchange of symbols which later creates a meaning that can create an interaction, including online communication. Where in online communication there must also be an exchange of symbols which later the symbol also forms a meaning.
Peran sekolah ramah anak dalam melindungi anak dari kekerasan gender berbasis online di masa pandemi Mochamad Fathan Fathan; Subhan Widiansyah
Educenter : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2023): Educenter : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/educenter.v2i3.176

Abstract

Peningkatan aktivitas di internet selama masa pandemi berpengaruh terhadap maraknya kasus Kekerasan Gender Berbasis Online (KGBO), Kehadiran Sekolah Ramah Anak (SRA) menjadi sangat penting ditengah problematika KGBO yang semakin meningkat. Pemenuhan dan penanaman nilai menjadi instrumen penting untuk menopang sikap-sikap positif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, studi literatur, dan observasi. Hasil penelitian menunjukan upaya yang dilakukan diantaranya melalui penanaman nilai karakter melalui kegiatan Pesantren Kilat yang diikuti oleh seluruh siswa, tanpa terkecuali siswa di luar pemeluk agama islam dengan muatan materi disesuaikan dengan agamanya. Selain itu, terdapat pembatasan pada wifi sekolah untuk siswa dalam mengakses website-website yang bermuatan pornografi, serta kerja sama dengan orang tua siswa dalam mengawasi anaknya dalam mengakses internet di rumah.
Upaya Institusi Sosial dalam Menanggulangi Keberadaan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Terlantar (Studi terhadap Institusi Sosial Fornal Dinas Sosial Kota Serang) Anten Fhabella; Subhan Widiansyah; Stevany Afrizal
PADARINGAN (Jurnal Pendidikan Sosiologi Antropologi) Vol 6, No 02 (2024): PADARINGAN : Jurnal Pendidikan Sosiologi Antropologi
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/pn.v6i02.10852

Abstract

This article aims to describe the efforts of the Serang City Social Service in dealing with the presence of neglected people with mental disorders (ODGJ). The existence of abandoned people with mental disorders (ODGJ) in Serang City is caused by families not being able to care for and treat them at home, families let them wander outside the house which ultimately causes people with mental disorders (ODGJ) to become abandoned, and families lock up their family members who Having a mental disorder also makes his condition worse. There is a need for an institution to handle the existence of abandoned people with mental disorders (ODGJ), namely the Serang City Social Service which has the authority to deal with the existence of abandoned people with mental disorders (ODGJ) through the ATENSI program. Giddens in structuration theory, there are agents and structures that give rise to social practices in the form of daily routines for people with mental disorders (ODGJ) who are abandoned while in halfway houses. Meanwhile, according to Scott, there are pillars on which an institution is built, namely the regulative, normative and cultural-cognitive pillars. In this research, it was found that these three pillars went hand in hand, resulting in the establishment of an institution for the Serang City Social Service that could create stability in life in society.  
IMPLEMENTASI GURU SOSIOLOGI DALAM MENGATASI BULLYING PADA PESERTA DIDIK SMA NEGERI 11 KABUPATEN TANGERANG Melati, Meysi; S, Denny; Widiansyah, Subhan
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menganalisis peran guru Sosiologi dalam mengatasi kasus bullying SMA Negeri 11 Kabupaten Tangerang tujuan lain adalah untuk menyediakan Wawasan yang mendalam tentang pendekatan yang efektif dalam menangani Masalah bullying di lingkungan sekolah. Peneliti Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang pengalaman individu dan konteks sosial di mana bullying terjadi. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk memahami secara mendalam dinamika interaksi sosial dan faktor- faktor yang mempengaruhi tindakan individu dan kelompok dalam konteks spesifik. Hasil penelitian ini Menunjukkan bahwa implementasi guru sosiologi memiliki peran penting dalam mengatasi kasus bullying di SMA Negeri 11 Kabupaten Tangerang. Guru sosiologi menggunakan pendekatan yang holistik dan berbasis pada pemahaman tentang dinamika sosial di antara peserta didik untuk mencegah dan menangani Kasus bullying.
Co-Authors Aas Astria, Riri Adelia Raya Ainurizka Salsabilla Afiyah, Afiyah Afrizal, Stevany Afsari, Husniya Agung Hidayat, Agung Ahmad Ahmad Ahmad Fauzi Ahmad Sopian, Ahmad Akmal Ataya Nakhlah Aliefa Ramadhanty, Zahra Alwan, Musfiq Amalia, Syifa Amaral, Rendra Anajatu Anam Annisa Fauziah, Dede Annisa Fitriyani, Annisa Anten Fhabella Apriani, Reni Aqiilah, Daffa Ardian Baldan Kurniawan Arif Permana Putra, Arif Permana Askandar, Maulana Auli, Cikal Tazkia Bazliah, Sharfina Dadan Darmawan Dadan Darmawan, Dadan Daffa Al-Farid Syaepi Putra Dalfah Aulia Nisa Defita, Defita Delvina Raissa Dema Tesniyadi Denny Soetrisnaadisendjaja Desma Yuliadi Saputra diah, diah Dini Septiani Dita Ramadanti Diva Hamnia Putri Dzakiyyah, Jihan Elvanisa Maemun Farandi Anggada Putra Atmojo Farid Ibnu Wahid Fathan, Mochamad Fathan Fatimah, Empat Siti Fauriza Akbar Fadillah Feby Miftah Azmi Khairo Fildzah, Maulidya Firnanda, Ayu Fitria Juliana Fitria Wulandari Gigih Adhi Pambudi Halimatusadiyah Hamsah Hamsah Haryono Haryono Hasan, Fanita Hayat, Nurul Herlina Siregar, Herlina Ida Dwi Lestari Br Purba Ilyas, Chandra Indah Sastia Putri Insam, Verosita Insani, Vivi Intan Nuraini Jelita Yulia Rensa Wardana Kamelia Kamelia Keysha Nabih Qurrotun’ain Khoiri, Nisaul Khoiri Khoirunita Zahwa Septiassani Khumayroh, Ana Kristina Oktavia Injilika KUNTARI, SEPTI Lailatu Ro’ihah Larasati Larasati Lilis Khairunisa Lindawati, Yustika Irfani Madini, Deandra Khoiro Maelawati, Intan Khoeroni Mahardika, Chandra Mahmudah Mahmudah Martendi, Dito Anugrah Maysha Octavia Melati, Meysi Meliana, Dina MIFTAHUL JANNAH Mitha Aura Rengganis Mochamad Fathan Fathan Mochamad Naim Mochamad Naim Mochamad Teguh Prayudhi Muhammad Agus Hardiansyah Muhammad Agus Hardianysah Muhammad Farhan Muhammad Ghufron Al-Fatah Muhammad Tio Dzikri Munawaroh, Iis Munthe, Monica Musyarofah, Nida Nabila Anggita Sari Nada Nafisah Naim, Mohammad Nariyah Nur Anggraeni, Regita Nawang Sari Novita Sari Nur Adilah, Khansa Nur Alia, Siti Nur Anisa Nur Khulaiyah Putri Efendi Nurul Hayat Nurul Hayat Pambudi, Gigih Adhi Pita, Anupita larasayu Polelah Pratama, Arel Rizky Putra, Teguh Pratama Putri Fadhilah, Zahra Putri, Karla Ryanda Rafi Putra Hartono Rahayu, Qorin Mailani Rahma Azzahra Rani Masni Ratiah, Ratiah Reva Ade Jaya Reva Juliana Rikza Fauzan, Rikza Rojak, Abd S, Denny Sabrina Kusuma Dwi Safhira Azzahra Saparudin, Endin Sari, Nawang Sauqi Ichsan Kamil Selviana Putri Rahayu Serly Putri Hidayat Setiawan, Rizki Shelvi Marlina Silvia Rizqy Maulidia Siti Fera Utami Siti Habibah Siti Rahmah Indriyani Siti Rohmah Soetrisna, Denny Soetrisnaadisendjaja, Denny Sri Oktaviani, Dea Sunita Hamzah Suryadi Agusti Syarifah Alya Teguh Pratama Putra Tesniyadi, Dema Tia Astuti Tri Ambarwati Tri Ambarwati Tri Susanti, Yeni Trisnawati, Opy Ulina Siregar, Bintang Usy Rahmawati Vhia Aulia Salsabilla Vini, Dwi Yuniar Yullianty Indah Permata Sari Yustika Irfani Lindawati Yustika Irfani Lindawati Zahra, Syafira Dwi Zahrah Salsabila