p-Index From 2021 - 2026
9.695
P-Index
This Author published in this journals
All Journal EKSAKTA: Journal of Sciences and Data Analysis Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Marinade JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Jejaring Matematika dan Sains I Care : Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih JOURNAL OF PSYCHOLOGY HUMANLIGHT Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Jurnal Agregat Journal of Economic Education Literasi Nusantara Journal Ta'lim of Journal STKIP Aisyiyah Riau Jurnal Indonesia Sehat (JURINSE) English Education and Applied Linguistics Journal (EEAL Journal) Indonesian Journal of Midwifery (IJM) Al-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Anak AL-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Anak Diplomasi : Jurnal Demokrasi, Pemerintahan dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Bahusacca Jurnal Media Akademik (JMA) Journal of Innovative and Creativity Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Meambo Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Fisheries & Marine Journal of Educational Technology Studies and Applied Research Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia JIPP Multidisciplinary Indonesian Center Journal ROBBAYANA: Jurnal Pendidikan Agama Islam IPSSJ Indonesian Journal of Learning and Instructional Innovation Aslim: Journal of Education and Islamic Studies Aimmah: Social Sciences Journal Annujum: Journal of Humaniora and Law Al-Ard: Journal of Education Ilmina: Journal of Education and Counseling Jurnal Kajian dan Inovasi Ilmu (JKII) Miracle Get Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Strengthening National Resilience Through Civic Education in the Era of Globalization Jeremy Dimas Pamuja Harjanto; Damar Aji Saputra; Suparmi
Annujum: Journal of Humaniora and Law Vol. 1 No. 3 (2025)
Publisher : Konsultan Jurnal Ilmiah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63738/annujum.v1i3.13

Abstract

With globalization and technological advances, the character and identity of Indonesia's younger generation are being strongly influenced. This can threaten national resilience. Civic education is crucial for developing moral citizens who are aware of their rights and obligations, and love their country. This research employed a literature review, using journals as references. Data collection involved searching Google Scholar and publishing or perishing with the keywords civic education and national resilience in the era of globalization from 2021 to 2025. The study shows that civic education helps strengthen national resilience by enhancing national values, character, and understanding of national defense in the era of globalization.
The Meaning of National Insight in the Formation of Indonesian National Resilience Pasha Rahima Swandari; Mifta Khoirul Anwar; Suparmi
Annujum: Journal of Humaniora and Law Vol. 1 No. 3 (2025)
Publisher : Konsultan Jurnal Ilmiah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63738/annujum.v1i3.14

Abstract

National resilience is a dynamic condition that reflects a nation's ability to maintain its survival and sovereignty amidst global challenges. This study aims to examine the role of national insight (wawasan kebangsaan) in forming Indonesia's national resilience through a literature study approach. The results show that national insight functions not only as an ideological concept but also as a moral, social, and cultural foundation that determines the nation's toughness. Social media, formal education, modern social dynamics, religious moderation, and the strengthening of social, economic, and ecological values have proven to play a role in strengthening national identity. The main challenges arise from globalization, digital disinformation, foreign cultural penetration, and weakening social solidarity among the younger generation. This study confirms that strengthening national insight must be carried out through an integrated strategy involving education, government, family, and the digital ecosystem. By managing adaptive and relevant national values, Indonesia's national resilience can be realized more firmly and sustainably.
The Influence of Digital Media on the Development of Critical Thinking Skills Taruna Cakrabaskara; Ummu Hanifah; Suparmi
Annujum: Journal of Humaniora and Law Vol. 1 No. 4 (2025)
Publisher : Konsultan Jurnal Ilmiah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63738/annujum.v1i4.17

Abstract

Critical thinking is one of the essential 21st-century skills that must be fostered from the elementary school level. Amid rapid technological advancement, digital learning media has emerged as an alternative to create more interactive learning processes and to support cognitive skill development. This study aims to examine the influence of digital media on the development of elementary school students’ critical thinking skills through a literature review approach. The method employed is a meta-analysis of selected national and international journal articles published between 2020 and 2025. The search process was conducted via Google Scholar using the keywords “digital media,” “critical thinking,” and “interactive learning.” The findings indicate that digital media such as interactive e-modules, interactive videos, and project-based applications can enhance student engagement, support independent learning, and encourage reflection and evaluation processes, which are at the core of critical thinking. Furthermore, digital media also supports the implementation of the Kurikulum Merdeka and the strengthening of the Profil Pelajar Pancasila. The conclusion of this study highlights that digital media has a significant positive impact on students’ critical thinking skills, provided that its implementation is accompanied by adequate infrastructure readiness, teachers’ digital literacy, and appropriate learning strategies.
IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AI UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA SMA Nabila Amrina; Naufal Fais Rahman; Suparmi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/dbq8xf05

Abstract

Digitalisasi pendidikan dengan menerapkan media pembelajaran berbasis Artificial Intelligence (AI) merupakan inovasi krusial untuk menjawab tantangan abad ke-21. Tujuan penelitian ini adalah untuk meninjau secara komprehensif implementasi media pembelajaran berbasis AI dan dampaknya dalam meningkatkan kreativitas siswa di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Penelitian tinjauan literatur ini bertujuan untuk menganalisis peran dan implementasi Artificial Intelligence (AI) sebagai media pembelajaran adaptif di SMA, dan menganalisis dampak spesifik AI terhadap peningkatan kreativitas siswa SMA, yang merupakan keterampilan esensial abad ke-21. Menggunakan metode tinjauan literatur sistematis, dimulai dengan mencari artikel-artikel yang relevan melalui Publish or Perish yang terhubung dengan Google Scholar, dengan fokus pada publikasi yang terbit antara tahun 2020 hingga 2025. Ditemukan enam artikel relevan (2022-2025), hasilnya menunjukkan implementasi AI berperan signifikan dalam personalisasi pembelajaran dan secara langsung memicu kemampuan berpikir divergen dan inovatif siswa. Media AI memfasilitasi proses belajar yang adaptif dan efisien. Kesimpulannya, implementasi AI dalam media pembelajaran adalah langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi kreatif siswa SMA.
DAMPAK KOMUNIKASI ORANG TUA DAN ANAK PADA KESEHATAN MENTAL Adenila Ayu Laksmitasari; Angeli Raya Ariadi; Suparmi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/akkhj919

Abstract

Tingginya tingkat gangguan mental emosional pada remaja di Indonesia (Riskedas 2018) dan keterbatasan akses terhadap layanan konseling menciptakan urgensi untuk mengalihkan fokus intervensi ke lingkungan terdekat, yaitu keluarga. Hal ini, didorong oleh adanya kesenjangan antara fungsi ideal komunikasi keluarga sebagai faktor protektif dengan realitas kegagalan komunikasi yang dapat menjadi faktor risiko buruk. Penelitian tinjauan literatur ini bertujuan menganalisis bentuk lima artikel kunci yang relevan, disaring dari 200 publikasi Google Scholar (2020-2025) menggunakan kata kunci terkait komunikasi, kesehatan mental, dan pola asuh keluarga. Hasil utama menunjukkan bahwa kualitas komunikasi jauh lebih penting daripada kualitas interaksi. Pola komunikasi yang terbuka, hangat, dan penerapan “komunikasi Hati” (jujur dan empati) terbukti secara signifikan mendukung kesejahteraan psikologis da berfungsi sebagai benteng pertahanan. Sebaliknya, komunikasi yang tidak efektif dan ketidakharmonisan keluarga meningkatkan risiko depresi, bahkan memprediksi masalah mental hingga dua puluh tahun kemudian. Disimpulkan bahwa komunikasi yang suportif berperan sebagai variabel perantara utama dalam membentuk ketahanan mental, sehingga intervensi keluarga menjadi mendesak untuk memperkuat mental remaja.
PERAN KOMUNIKASI DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN JARAK JAUH DI PENDIDIKAN ERA DIGITAL Padang Prakosa; Syakira Rena Laksita; Suparmi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/zk38z973

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah memaksa pendidikan beralih ke Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), yang menjadi sangat mendesak sejak pandemi COVID-19. Meskipun menawarkan fleksibilitas, PJJ seringkali menghadapi tantangan seperti minimnya interaksi tatap muka dan kesulitan siswa dalam memahami materi, yang berpotensi menurunkan motivasi belajar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi guru dan siswa dalam meningkatkan kualitas PJJ di pendidikan era digital. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka (literature review) dengan mencari 200 artikel relevan di Publish or Perish melalui Google Scholar dalam rentang tahun 2020-2025 dan setelah ditinjau ulang mendapatkan 5 artikel yang relevan. Hasil tinjauan pustaka menunjukkan bahwa peran komunikasi terbagi dalam tiga strategi utama yaitu penguasaan literasi digital dan pemilihan media yang tepat, penyeimbangan antara komunikasi sinkronus (langsung) dan asinkronus (tidak langsung), serta upaya membangun hubungan personal dan empati antar guru dan siswa. Implementasi strategi ini terbukti berdampak positif pada peningkatan kualitas interaksi, pemahaman materi, hasil belajar, serta kinerja dan koordinasi guru. Kesimpulannya, komunikasi adalah fondasi utama dalam pelaksanaan PJJ, yang berfungsi sebagai jembatan untuk mengatasi kendala teknologi dan jarak, meskipun menghadapi tantangan seperti kurangnya literasi digital dan meningkatnya beban kerja guru. Diperlukan pelatihan berkelanjutan bagi guru untuk memperkuat literasi digital dan kemampuan berkomunikasi.
KOLABORASI ANTARA GURU DAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN KARATER DI ERA DIGITAL Herdia Hera Hapsari; Moh. Farrel Febiansyah; Suparmi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v1ydwv91

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan pendidikan karakter anak yang positif serta sesuai dengan nilai nilai etika. Metode penelitian yang diterapkan oleh penulis yaitu Literature Review. Dengan proses meninjau, mendeteksi, mengevaluasi, dan menafsirkan. Jurnal Literature Review ini mengacu pada karya terbitan tahun 2020-2025 melalui Google Scholar yang diakses melalui Publish or Perish untuk menemukan hasil penelitian yang berkaitan dan sesuai. Hasil penelitian menegaskan bahwa pentingnya kolaborasi antara guru dan orang tua dalam menciptakan generasi yang berakhlak, mandiri, dan menjunjung tinggi nilai-nilai etika. Dengan demikian, penelitian ini menganjurkan bahwa kerja sama antara pendidik dan orang tua sangat berpengaruh dalam mengembangkan pendidikan karakter anak melalui pelatihan dan kesadaran antara keduanya mengenai pentingnya aspek perkembangan teknologi di era digital. Melalui kolaborasi ini diharapkan peserta didik dapat menggunakan teknologi secara bijak dan produktif  serta mampu bertindak sesuai dengan nilai yang positif terhadap pembelajaran di era digital.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Ibram Al-Rizal Annas; Danu Prasetya; Suparmi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/08zyma56

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pendidikan karakter di Sekolah Menengah Pertama (SMP). Peran anggota sekolah berpengaruh terhadap implementasi ini. Pendidikan karakter di sekolah bertujuan untuk menciptakan generasi yang bermoral dan berbudaya yang selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Nasional. Pendidikan karakter ini diartikan sebagai penenaman nilai moral terhadap Tuhan, manusia, dan lingkungan. Metode yang digunakan adalah literatur riview 5 artikel yang diterbitkan tahun 2020 – 2025. Hasil penilitian ini menunjukan bahwa model penerapan pendidikan karakter di Sekolah Menengah Pertama umumnya dilakukan melalui: keteladanan yang baik dari guru dan staf, intregasi dalam semua mata pelajaran, serta pembiasaan kegiatan sehari hari, seperti praktik religius (salat berjamaah, membaca Al-Qur'an) dan penerapan budaya senyum, salam, sapa, sopan, dan santun. Nilai karakter yang paling ditekankan adalah spiritual, cinta tanah air, lingkungan, dan budaya. Yang menjadi faktor pandorong keberhasilan implementasi ini adalah ikatan yang baik antara sekolah, orang tua, dan fasilitas yang memadai. Sementara itu, yang menjadi faktor penghambatnya adalah kebijakan administrasi pembelajaran yang berubah dan pengaruh negatif dari lingkungan sekitarnya. Perlu diketahui strategi pendidikan karakter di Sekolah Menengah Pertama mampu mengubah karakter para siswa dengan secara bertahap.
PERAN WALI KELAS DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR Anira Lutfhi Fadhilah; Chelsea Sevilla Nadia; Suparmi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/dg875840

Abstract

Pembentukan karakter siswa di jenjang sekolah dasar memiliki peran krusial di bidang pendidikan karena berpengaruh terhadap kualitas moral dan kepribadian peserta didik di masa mendatang. Dalam tahapan ini, wali kelas memainkan fungsi yang krusial, tidak hanya berperan sebagai orang yang mengajar, tetapi juga mencakup fungsi sebagai pembimbing, contoh yang baik, pendorong fasilitator, serta komunikator yang berinteraksi langsung dengan murid. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah tinjauan pustaka dengan mengkaji dari berbagai penelitian yang dipublikasikan antara tahun 2020 hingga 2025 yang membahas peran wali kelas dalam membentuk karakter siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wali kelas berperan besar dalam menanamkan nilai-nilai etika seperti, kedisiplinan, tanggung jawab, kejujuran, dan kepedulian dengan memberikan teladan yang baik serta menerapkan kebiasaan yang positif. Keberhasilan peran wali kelas didorong oleh kolaborasi antara sekolah dan orang tua, adanya fasilitas yang memadai, serta profesionalisme para guru. Meskipun demikian, masih terdapat hambatan seperti minimnya pengetahuan guru mengenai pendidikan karakter, rendahnya keterlibatan orang tua, serta dampak negatif dari lingkungan di luar sekolah. Oleh karena itu, kolaborasi  yang baik antara guru, orang tua, dan masyarakat sekitar sangat krusial agar proses pembentukan karakter dapat berlangsung dengan baik dan terus menerus, sehingga mampu menghasilkan generasi yang berakhlak mulia dan memiliki kepribadian yang kuat.
PERAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM PENANAMAN KARAKTER PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS DI ERA DIGITAL Renata Anindya Kirana; Afifah Nur Hadiningsih; Suparmi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/2n4ayz11

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah memicu transformasi signifikan dalam bidang pendidikan, terutama dalam pembentukan karakter siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan dalam membentuk karakter siswa sekolah menengah atas di era digital. Metode penelitian yang digunakan meliputi tinjauan literatur (literature review), dengan menganalisis berbagai jurnal artikel yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025 yang relevan dengan topik ini. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai karakter seperti cinta tanah air, toleransi, demokrasi, tanggung jawab, dan nasionalisme di tengah tantangan globalisasi dan arus informasi digital. Implementasi PKn yang efektif membutuhkan pendekatan pembelajaran yang inovatif dan interaktif, termasuk dengan media digital, diskusi online, video pembelajaran interaktif, dan simulasi digital yang sesuai dengan kehidupan demokratis. Selain sekolah, peran guru, keluarga, dan masyarakat juga turut berkontribusi dalam memperkuat penanaman nilai-nilai Pancasila. Dengan demikian, Pendidikan Kewarganegaraan berfungsi sebagai sarana penyampaian pengetahuan kewarganegaraan dan juga sebagai benteng moral yang memastikan generasi muda dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi tanpa melupakan nilai-nilai dasar kewarganegaraan dan identitas nasional mereka.
Co-Authors Abdul Majid Adenila Ayu Laksmitasari Afifah Nur Hadiningsih Agustin, Salwa Ahmad Suriansyah Airin Cahyani Aisah Juwita Syahrani Alhusna, Asma amirul fadri, amirul Ananda, Feby Andarini Diharmi Andreas, Mentari Angeli Raya Ariadi Anggraini, Mirna Anindya Citra Maharani Anira Lutfhi Fadhilah Aqila Humayda Aris Perdana Kusuma, Aris Perdana Arlina Nurhapsari Artikasari, Anisa Dian Arwandi, Nurfitrah Asri Neli Putri Athaya Wahyu Garjita Azila Avrielita Pamungkas Berliana Fitri Ramadhani Budhi Santosa, Eka Budi Cahyono Bunga Ibatiyan Caecilia Sri Haryanti Cahyono, Budi Tri Cari Chandra, Emilia Chantika, Mayang Chelsea Sevilla Nadia Chotimatus Syifa Clara, Angelina Clara Dwi Putri Damar Aji Saputra Dania , Rahma Danish Asfa Durrani Danniel Peavey Ady Wicaksono Danu Prasetya Daulay, Henri Yanto Dewita Dewita Divarukmi, Rr Maylinda Dwi Antara Nugraha Dwi, Veloni Ova Dzakiyah Adya Apriliani Elia Kontesa Endrizalman Enis Syukriyanah Erlangga Satria Agung Faizah Audya Musanafa Fatma Sukmawati, Fatma Fauziah, Rina Febliansyah , Rizky Felizhia Ceccile Aundrea Fire Digo Suntoyangin Ajay Raharja Giezka Khaleda Anindita Hardaningtyas, Khoirunisa Harwati Ningsih Hayatur Raihani Herdia Hera Hapsari Hikmah Ibnu Sina Ibrahim, Zurairah Ibram Al-Rizal Annas Ifa Nurazizah Imanuela Paskha Christianto Indasari, Novia Irsyada, Fahmi Islamy Rahma Hutami, Islamy Rahma Jeremy Dimas Pamuja Harjanto Kartika Thalia Andhani Kirana Mentari Fadhillah Klarista Annora Kusumawardani Kumala, Sari Rosi Laeli Shifa Nur Fauziah Lagiono Luqman Hakim M. Faris Sholahuddin Sholeh Mafazania, Ayqina Magdalena, Alysa Mah'ruf Todi Prihantoro Marvel Maloti Putra Budianto Mery Sukmiwati Mifta Khoirul Anwar Moh. Farrel Febiansyah Muhammad Asyam Muhammad Daffa Rafi Muhammad Irgie Fahmi Aulia Muhammad Nur Azam Muhammad Zakiyul Fikri Muhyiddin Attaqiy Nabila Amrina Nabila Nur Khasanah Nabila Vega Rahmawati Nabila Zahra Maharani Nabila Zulfa Fauziyyah Najwa Rihadatul 'Aisy Najwa Rihadatul‘Aisy Naomi Isabella Hutabarat Nasywa Rihadhatul Khaula Naufal Fais Rahman Naura Raysa Azkia Ahmad Nawal Isya Khairani Nofri Sandria Nur Fatekhah, Syiva Alifah NURCHAYATI Nurizsa Aulya Syifa NURUL QOMARIYAH Nyna Puspita Ningrum Padang Prakosa Pasha Rahima Swandari Pramudiantoro, Keanu Purbo Laras, Sherina PUTRIANA SARI SIRAIT Qodr, Taufiq Subhanul Rahma Dania Rahma, Dania Ramli Saputra Ratna Juwita Relly Prihatin Renata Anindya Kirana Rianto, Rosid Ibnu Rina Fauziah Riskawaty, Helyna Risqo Nurul Jannah Rochmah, Yayun Siti Rochmah Rosi Kumala Sari Rr. Maylinda Divarukmi K. Salma Belva Calysta Salma Rahma Salsabila Ayu Andriani Sandy Christiono Santhy Wisuda Sidauruk Santosa, Eka Budhi Santosa, Eka Budho Sarasvati, Dvi Chandra Sakharendra Seno Pradopo Sesilya Karisma Dewi Ayu Hermawan Sherina Purbo Laras Siahaan, Sondang Siregar, Rizky Febriansyah Siti Nurhandayani Siti Nurrohim Suhermanto Sukmawati , Fatma Sulistiyana Sumarto SUNARTO Supriadi Survin Arafina Syafrani Syakira Rena Laksita Taruna Cakrabaskara Titik Nurwiati Tri Cahyono, Budi Tri Hartini Triana Sri Hardjanti, Triana Sri Trisya Rini Umi Lailatul Ummu Ammelia Ummu Hanifah Valentiara Tryasmaya L. A. Valentiara Tryasmaya Leni Anggraheni Vanessa Puspitasari Wiky Stiyaningsih Winarti Yoshima Nekada, Cornelia Dede Yuniar, Savira Nurazky Zaneti Amelia Zunidra