Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika kebijakan survival dan disvestasi dalam tata kelola lembaga pendidikan modern melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Penelitian dilakukan dengan mengkaji berbagai artikel jurnal terindeks SINTA yang relevan dengan tema tata kelola pendidikan, manajemen organisasi, digitalisasi pendidikan, kepemimpinan, dan keberlangsungan lembaga pendidikan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui identifikasi, seleksi, evaluasi, dan sintesis literatur dari berbagai sumber ilmiah yang memiliki relevansi dengan fokus penelitian. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi survival lembaga pendidikan modern dilakukan melalui digitalisasi tata kelola, penguatan mutu pendidikan, kepemimpinan adaptif, manajemen risiko, transparansi keuangan, serta pengembangan sumber daya manusia. Sementara itu, disvestasi lembaga pendidikan disebabkan oleh lemahnya tata kelola organisasi, rendahnya kualitas sumber daya manusia, buruknya manajemen keuangan, dan ketidakmampuan lembaga dalam beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan perubahan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tata kelola lembaga pendidikan modern memerlukan strategi yang inovatif, adaptif, dan berkelanjutan agar mampu mempertahankan kualitas pendidikan dan eksistensi kelembagaan di tengah dinamika perubahan global.