p-Index From 2021 - 2026
10.642
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JBIO: jurnal biosains (the journal of biosciences) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Bahan Alam Terbarukan SIGMA: Jurnal Pendidikan Matematika E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Justek : Jurnal Sains Dan Teknologi Journal of Dedicators Community CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Riau Journal of Empowerment Indonesian Journal of Learning Education and Counseling Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Farmako Bahari Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat PAKAR Pendidikan Journal of Innovation in Educational and Cultural Research JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik SPEKTA (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat : Teknologi dan Aplikasi) Jurnal Pengabdian UNDIKMA STUDI PELAKSANAAN SELFMEDICATION PADA PENDERITA DIARE BERDASARKAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT PESISIR KECAMATAN SOROPIA KABUPATEN KONAWE Unri Conference Series: Community Engagement ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal Dedikasi Griya Journal of Mathematics Education and Application Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Abdimas Bina Bangsa Rengganis Jurnal Pengabdian Masyarakat Batara Wisnu : Indonesian Journal of Community Services Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Innovation Research and Knowledge Sintaks: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia JOP E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat KOPEMAS Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Jurnal Didaktik Matematika
Claim Missing Document
Check
Articles

Integrasi Nilai Budaya dalam Sistem Irigasi Tradisional Pabbage Wae sebagai Mekanisme Resolusi Konflik Air Sartika Sari Dewi; Andi Muhammad Irfan Taufan Asfar; Andi Muhamad Iqbal Akbar Asfar; Muhlis Muhlis; Andi Nurannisa; Wiwi Damayanti
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 15 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish.v15i1.104083

Abstract

Sistem irigasi tradisional Pabbage Wae masyarakat Bugis tidak hanya berfungsi sebagai teknik distribusi air, tetapi sebagai pranata sosial-budaya dalam pengelolaan sumber daya agraris. Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi nilai budaya dalam sistem Pabbage Wae serta implikasinya terhadap resolusi konflik air. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain convergent parallel melalui etnografi kualitatif dan regresi linear berganda. Hasil kualitatif menunjukkan bahwa distribusi air dijalankan melalui musyawarah, sistem giliran, pengawasan kolektif, dan sanksi sosial yang berlandaskan nilai Tellu Pattola dan A’bulo Sibatang. Hasil kuantitatif menunjukkan bahwa modernisasi (mean = 3,15) dan perubahan sosial (mean = 3,20) berada pada tingkat moderat, sementara eksistensi dan implementasi Pabbage Wae tetap sangat tinggi (mean = 4,55). Nilai koefisien determinasi yang rendah (R² = 0,024) dan signifikansi yang tidak memenuhi ambang statistik (p = 0,070) mengindikasikan bahwa keberlanjutan Pabbage Wae tidak dipengaruhi secara signifikan oleh faktor eksternal, melainkan ditopang oleh internalisasi nilai budaya dan mekanisme sosial. Penelitian ini menegaskan kebaruan dengan memposisikan sistem irigasi tradisional sebagai mekanisme resolusi konflik berbasis nilai budaya, bukan sekadar infrastruktur teknis, dimana pranata lokal berperan sebagai fondasi tata kelola sumber daya bersama yang menjaga harmoni dan stabilitas distribusi air di tengah tekanan modernisasi.
Digital Technology Approach in Scientific Writing: Artificial Intelligence Training for Teachers and Students Andi Muhammad Irfan Taufan Asfar; Andi Muhamad Iqbal Akbar Asfar; Ady Kurnia; Arif Ridha
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 7 No. 2 (2026): May
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v7i2.21799

Abstract

This study aims to improve the scientific writing skills of teachers and students through the utilization of artificial intelligence (AI) technology. The community service program employed two main approaches, namely knowledge sharing and participatory learning, which included lectures, hands-on training, group discussions, case studies, and practical exercises on the use of AI tools for scientific writing. The results demonstrated improvements in participants' scientific writing skills, enhanced understanding of AI concepts, and greater proficiency in applying AI technology throughout the writing process. Furthermore, the program improved the quality of scientific writing, increased participants' interest and confidence in producing scientific papers, and promoted the effective integration of AI technology into academic writing practices. Overall, this community service program contributes positively to the development of scientific writing competencies among teachers and students.
Pengembangan desapreneur berbasis prinsip zero waste melalui valorisasi limbah jagung di Desa Pationgi Andi Muhammad Irfan Taufan Asfar; Syarif Nur; Taslim Taslim
ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masayarakat Vol 6 No 2 (2025): ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/ab.v6i2.33391

Abstract

Post-harvest corn residues in rural areas are often underutilized, creating environmental burdens while leaving economic potential untapped. This community service program aimed to strengthen the technical, managerial, and marketing capacities of the Pationgi Village community through a desapreneur model based on corn-waste valorization under the zero-waste principle. Key problems faced by partners included low utilization of corn residues, limited access to appropriate technology, and weak skills in processing and marketing value-added products. The program was implemented from September to November 2025 through socialization, intensive training, tool demonstrations, and structured mentoring for two partner groups: the Madeceng Farmers Group and the Makkiade Youth Organization. Three appropriate technologies were introduced and applied, namely PIPILLER, EXTRAFEED, and PIROLIN. The results showed that shelling capacity increased from 80–120 kg/day to 350–480 kg/day, while kernel damage decreased from 15–20% to <5%, accompanied by a reported 12–15% increase in selling value. Partners were also able to produce 150 kg of fermented feed per production session (monthly output ≥150 kg) and generate 10–15 kg of biochar and 3–5 liters of liquid smoke per ±3-hour pyrolysis cycle. Product diversification by the youth group resulted in 10 boxes of corn-silk tea, 20 corn-husk flower crafts, and 5 village-based handicrafts. Evaluation indicated highly positive responses, with all indicators falling within the “agree–strongly agree” categories, although improvement is still needed in tool-component literacy and product packaging. Overall, the program demonstrates that integrating appropriate technology with participatory mentoring can transform corn waste into value-added products and support sustainable rural economic opportunities
 PENGEMBANGAN MEDIA EVISA-MATH BERBASIS LIPA SABBE DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN LOGICAL THINKING USIA OPERASIONAL FORMAL Fani Wulandari; Andi Muhammad Irfan Taufan Asfar; Andi Muhamad Iqbal Akbar Asfar; Andi Nurannisa
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/n05gef05

Abstract

Kemampuan logical thinking merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi geometri yang menuntut kemampuan penalaran dan visualisasi. Namun, pembelajaran geometri di sekolah masih cenderung bersifat abstrak dan kurang mengaitkan konteks budaya lokal, sehingga berdampak pada rendahnya kemampuan logical thinking peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan media pembelajaran Evisa-Math berbasis ragam hias lipa sabbe dengan analisis fraktal geometri dan teknologi immersive dalam meningkatkan kemampuan logical thinking peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Kahu. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan Borg dan Gall hasil modifikasi sukmadinata yang meliputi tahap studi pendahuluan, uji coba produk, dan uji eksperimen. Subjek penelitian terdiri atas 34 peserta didik yang dibagi ke dalam kelas kontrol dan kelas eksperimen. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli, angket kepraktisan guru dan peserta didik, serta tes kemampuan logical thinking. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Evisa-Math berada pada kategori sangat valid dengan skor rata-rata 3,86. Uji kepraktisan menunjukkan media berada pada kategori sangat praktis dengan persentase respons guru sebesar 95,47% dan peserta didik sebesar 97,33%. Uji keefektifan menunjukkan peningkatan kemampuan logical thinking peserta didik pada kelas eksperimen dengan nilai N-Gain sebesar 86% (kategori tinggi), sedangkan kelas kontrol berada pada kategori sedang dengan nilai N-Gain sebesar 38%. Sehingga, media Evisa-Math dinyatakan valid, praktis dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran matematika berbasis kearifan lokal yang kontekstual dan bermakna
IMPLEMENTASI PHENOMENON-BASED LEARNING BERBASIS ETNOMATEMATIKA MABBILANG WETTU DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP GEOMETRI DUA DIMENSI Sukmawati Sukmawati; Naimah Naimah; Sirwanti Sirwanti; Andi Muhammad Irfan Taufan Asfar; Andi Muhamad Iqbal Akbar Asfar; Andi Nurannisa
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/ame81326

Abstract

Rendahnya pemahaman konsep geometri dua dimensi pada peserta didik sekolah dasar disebabkan oleh pembelajaran yang masih bersifat abstrak dan minim mengintegrasikan konteks budaya lokal. Kondisi ini menyebabkan peserta didik mengalami kesulitan dalam mengenali bentuk, sifat, serta hubungan antarbangun datar secara bermakna. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan Phenomenon-Based Learning berbasis etnomatematika Mabbilang Wettu untuk meningkatkan pemahaman konsep geometri dua dimensi peserta didik. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analyze, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian sebanyak masing-mmasing 20 peserta didik dari kelas VI UPT SD Inpres 5/81 Tompong Patu dan UPT SD Inpres 5/81 Ponre-Ponre. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, tes pemahaman konsep matematika, angket, dan validasi ahli. Validator ahli terdiri atas ahli materi matematika, ahli media pembelajaran, dan ahli budaya Bugis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis etnomatematika Mabbilang Wettu memenuhi kriteria valid berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media, dan ahli budaya dengan kategori valid hingga sangat valid. Implementasi pembelajaran juga menunjukkan kategori praktis berdasarkan respons positif guru dan peserta didik. Hasil efektivitas menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep geometri dua dimensi yang ditandai oleh peningkatan rata-rata hasil posttest dan nilai N-Gain 0,70 atau kategori tinggi. Temuan penelitian membuktikan bahwa integrasi simbol budaya Mabbilang Wettu melalui pendekatan Phenomenon-Based Learning mampu menciptakan pembelajaran geometri yang lebih kontekstual, bermakna, dan mendukung penguatan literasi budaya peserta didik.
Transforming Students’ Literacy through Metaverse-Based Ethnolinguistic Folklore of Kajao Laliddong and Bugis-Bone Cultural Values Ayunita; Idris; Muhammad Asdar; Andi Muhammad Irfan Taufan Asfar; Andi Muhamad Iqbal Akbar Asfar; Andi Srimularahmah; Andi Nurannisa
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 14 No 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v14i2.13897

Abstract

Junior high school students’ literacy skills remain relatively low due to the limited use of innovative learning media and the minimal integration of local cultural values into Indonesian language learning. This study aimed to analyze the effect of implementing Metaverse-based ethnolinguistic folklore of Kajao Laliddong on improving students’ literacy skills. The study employed a quantitative approach using a quasi-experimental design with a nonequivalent control group design. The participants consisted of 60 seventh-grade students at SMPN 2 Libureng, divided into an experimental class and a control class with 30 students. Data were collected through pre-tests and post-tests, observations, as well as student and teacher response questionnaires. Data analysis was conducted using descriptive and inferential statistics, including normality tests, the Mann–Whitney U test, and N-gain analysis. The findings revealed that the experimental class mean score increased from 43.23 to 74.14 in the post-test, while the control class improved from 33.79 to 67.07. The experimental class achieved an N-gain score of 0.67 (moderate), which was higher than the control class score of 0.23 (low). Statistical analysis indicated that the calculated t-value (6.836) exceeded the t-table value (2.001), demonstrating a significant difference between the two groups. Student responses toward the use of Metaverse-based media reached an average score of 89.2% in the very good category, while teacher responses reached 90.1%, also categorized as very good. The study concludes that Metaverse-based ethnolinguistic folklore of Kajao Laliddong effectively improves students’ literacy skills while fostering an interactive, contextual, and culturally responsive learning environment.
TAROMPA ODYSSEY: MEDIA ETNOMATEMATIKA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN COLLABORATIVE CRITICAL THINKING SKILLS USIA PRA-REMAJA BERBASIS REALITAS TERTAMBA Astika Sari; Andi Muhammad Irfan Taufan Asfar; Andi Muhamad Iqbal Akbar Asfar; Andi Nurannisa
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.53540

Abstract

The main problems in this study are: How to develop Tarompa Odyssey media to improve Collaborative Critical thinking of pre-adolescent students that is valid, practical, and effective. How is the effect of Tarompa Odyssey learning media on Collaborative Critical thinking of pre-adolescent students, and How are students' perceptions of the use of Tarompa Odyssey media in mathematics learning. This study aims to determine the development of Tarompa Odyssey media to improve the Collaborative Critical thinking of pre-adolescent students that is valid, practical, and effective. And to determine the effect of Tarompa Odyssey learning media on Collaborative Critical thinking of pre-adolescent students and to determine students' perceptions of the use of Tarompa Odyssey media in mathematics learning. This type of research is development research, R&D (Research and Development). The research procedure includes research preparation, literature search, and research process. The subjects in this study were students of class VIII A as the experimental class and VIII B as the control class, with a total of 60 students. The research results show that the practicality level is very high, proven by a percentage of 94.25% for students and 93% for teachers. The media is effective in improving Collaborative Critical thinking of students, with a significant difference between the Pre-test and Post-test results (p < 0.05). In addition, students' perceptions of this media are very positive, with an average of 75% positive answers. Thus, the Tarompa Odyssey learning media is a valid, practical, and effective innovation in improving students' and collaborative thinking skills.
Co-Authors A Nurannisa F.A A. Asgar A. Iin Wahyu Ningsih A. Milasari A. Nurannisa F.A A. Nurannisa F.A A. Nurhabibi Marwil A. Ririn Nur Fadika A. St. Aisyah Nur A. Taufik Ishak A.Iin Wahyu Ningsih A.M. Iqbal Akbar Asfar A.M. Iqbal Akbar Asfar Adiansyah, Romi Adji Syaifullah Adji Syaifullah Adji Syaifullah Adji Syaifullah Ady Kurnia Ady Kurnia Ady Kurnia Ady Kurnia Ady Kurnia Ahmad Yani T Ahmad Zailan Aisyah Aisyah Aisyah Nursyam Akbar , Andi Muhamad Iqbal Akhmad Rifai Akhmad Rifai Andi Aswan Andi Atty, Andi Hartina Halal Andi Ermita Sari Andi Fauziah Andi Fauziah Andi ferina Herbourina Bonita Andi Fitriani Andi Hartina Halal Andi Hasryningsih Asfar Andi Hasryningsih Asfar Andi Hasryningsih Asfar Andi Ilham Rivaldi Andi Irma Eka Rahayu Andi Megawati Andi Muhamad Iqbal Akbar Asfar Andi Muhamad Iqbal Akbar Asfar Andi Muhamad Iqbal Akbar Asfar* Andi Muhammad Iqbal Akbar Andi Muhammad Iqbal Akbar Asfar Andi Muhammad Iqbal Akbar Asfar Andi Muhammad Iqbal Akbar Asfar Andi Muhammad Iqbal Akbar Asfar Andi Muhammad Iqbal Akbar Asfar Andi Nuranisa Andi Nurannisa Andi Nurannisa Andi Nurannisa Andi Nurannisa Andi Nurhidayah Abidin Andi Nurul Istiyana Andi Nurul Istiyana Andi Riska Andi Rosdaliani Andi Ruum Syams Cakra Andi Sindi Cristina Andi Siti Aisyah Nur Andi Sitti Aisyah Nur Andi Sitti Noer Azizah Andi Srimularahmah Andi Srimularahmah Andi Tabrani Rasyid Andi Trisnowali MS. Andrini, Vera Septi Anwar Ramli Arif Ridha Asfar, Andi Muhamad Iqbal Akbar Asmara, Adi Asmawaty Asmawaty Aspikal, Aspikal Asrina Asrina Asrina Asrina Asrina Astika Sari Ayu Alysyum syam Ayu Handira Ayu Handira Ayu Handira Ayunita Chatarina Umbul Wahyuni Cheriani Cheriani Cheriani Cheriani Dahniar Dewi Nurul Rukmi Dhea Amanda Diningsih, A. Widia Eka Sudartik Eko Budianto Eko Budianto Eko Budianto Eko Budianto Elvi Handayani Emmi Azis F.A, A Nurannisa Fani Wulandari Fitriani Fitriani Gunawan Harisma Junaede Hasanuddin Hasanuddin Hasbi Hasbi Hasmariyanti Hasma Idris Irna Erviana Irna Erviana Isdar Isdar Isdar Jaslina Jaslina Jaslina Lina Jasmin Jeanne Dewi Damayanti Jeanne Dewi Damayanti Jusnidar Jusnidar Karmila Karmila Karmila Kasmawati Kasmawati Lilis Septiani Lista Lista, Lilis Septiani M. Ilham Nurdin M. Yasser Marlia Rianti Marlina Marlina Marlina Marlina Marlina Marlina Mrs. Ernawati Mrs. Inanna Muh Iqbal Mukhsen Muh Iqbal Mukhsen Muh. Safar Muhamamd Safar Muhammad Ali Muhammad Asdar Muhammad Asdar Muhammad Idris Muhammad Iqbal Akbar Asfar Muhammad Jafar Muhammad Jafar Muhammad Safar Muhammad Safar Muhlis Muhlis Murasyidah Masri Murasyida Mutmainnah Mutmainnah Naimah Naimah Naimah Naimah Paronda Nelly Hasanuddin Nining Wahyuni Nining Wahyuni Nita Nita Nurdin Nurdin Nurfia Nurhaerani Ramli Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurjannah, Sitti Nurkhalifa Nurkhalifa Nurlia Nurlinda Nurlinda Nursyahira Nursyam, Aisyah Nurwijaya Nurwijaya Nurwijaya, Nurwijaya Putri Damayanti Rahmah Az-Zahra Rahmat Jumri Rasmiati Rasmiati Ridwan Ridwan Rinia Rinia Riska Risma Risma Romi Adiansyah Sartika Sari Dewi Sartina, Sartina Satriani Satriani Selvi Selvi Sharma Thaha Sharma Thaha Shofiy, Shofiyatul Qulub Sirwanti Sirwanti Sirwanti Sirwanti Sirwanti Sitti Nurjannah Sofiyan Sri Wahyuni Sri Wahyuni Putri Sri Wahyuni Putri Sukmawati Sukmawati Sumiati Sumiati Sumiati Sumiati Sumiati Sunarti Syaifullah, Adji Syamsiar, Syamsiar Syamsul Rijal Syarif Nur Syarif Nur Taslim Taslim Tri Puspita Sari Trisnowali MS, Andi Usril Usril Vivi Elvira Ekawati Vivi Elvira Ekawati Vivi Evira Ekawati Wahdania Windi Sintiani Wiwi Damayanti Yasser, M Yayang Alfian Juwanto Yulita Yulita Yulita