p-Index From 2021 - 2026
6.146
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Jurnal Pengajaran MIPA JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah Jurnal Inspirasi Pendidikan PALASTREN Journal of Urban Society´s Arts Gadjah Mada Journal of Psychology Jurnal Civicus Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKN JURNAL IQRA´ Edukasi: Jurnal Pendidikan ARISTO Yupa: Historical Studies Journal International Journal Pedagogy of Social Studies Jurnal Moral Kemasyarakatan VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Etika Demokrasi Journal on Education JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter Harmony : Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Jurnal Fundadikdas (Fundamental Pendidikan Dasar) JURNAL ILMIAH MIMBAR DEMOKRASI Jurnal Civic Hukum Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan PKn Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Journal La Edusci Jurnal Jendela Pendidikan JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION Jurnal Pendidikan Transformatif Journal of International Conference Proceedings Jurnal Psikologi Universitas Gadjah Mada QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Journal of Pedagogy and Education Science Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan IRSYADUNA: Jurnal Kemahasiswaan Journal of Public Representative and Society Provision Sanskara Pendidikan dan Pengajaran
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Nilai Karakter Ormas NU Dalam Perspektif Pendidikan Kewarganegaraan Rizqi, Ascosenda Ika; Sapriya, Sapriya; Abdulkarim, Aim; Sundawa, Dadang
Jurnal Civic Hukum Vol. 9 No. 2 (2024): Vol 9 No 2 November 2024
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v9i2.36035

Abstract

The aim of this research is to examine the religious form of religious life in the form of Aswaja which has taken root among members of the Nahdlatul Ulama mass organization as a character value of the community organization. This study uses ethnographic research where ethnography can analyze a social group, behavior and language. The research location was carried out in the City of Pasuruan, East Java, which is one of the largest Nadhlatul Ulama bases that is embraced by the people of the Pasuruan region in general. The results of this study are in accordance with the concept of Citizenship Education including the values of Tawassuth, Fikrah Ishlahiyyah, I'tidal, Tawazun, Tasamuih, Fikrah Tasamuhiyah, Amar Ma'ruf Nahi Munkar, Fikrah Tathawwuriyah, Fikrah Tawassuthiyah and Fikrah Manhajiyah.
Pentingnya Kecerdasan Interpersonal Sebagai Basis Karakter Siswa Sekolah Menengah Pertama di Kota Makassar Sakman, Sakman; Abdulkarim, Aim; Komalasari, Kokom; Masyitoh, Iim Sitti
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 9 No 1 (2024): Volume 9, Nomor 1 - Juni 2024
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v9i1.10220

Abstract

Kecerdasan interpersonal siswa merupakan basis dari karakter siswa yang berkaitan dengan perilaku sosial siswa, Kecerdasan interpersonal siswa adalah kemampuan siswa untuk memahami dan berinteraksi dengan orang lain dengan efektif, sedangkan perilaku sosial siswa mencakup perilaku individu dalam hubungannya dengan orang lain di lingkungan sosial seperti kemampuan untuk berinteraksi, berkomunikasi, bergaul, dan bekerja sama dengan teman sekelas dalam pemecahan permasalahan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kecerdasan interpersonal siswa sebagai basis karakter siswa sekolah menengah pertama di kota Makassar. Penelitian ini dilakukan pada tiga sekolah menengah pertama di kota Makassar yaitu: 1) Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Makassar, 2) Sekolah Menengah Pertama Negeri 26 Makassar dan 3) Sekolah Menengah Pertama Negeri 31 Makassar. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran angket dengan jumlah responden sebanyak 162 siswa. Indikator kecerdasan interpersonal dalam penelitian ini terdiri dari: empati, komunikasi, kepemimpinan, kerjasama dan kesadaran sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan interpersonal siswa sekolah menengah pertama di kota Makassar berada pada kategori baik sebanyak 19 %, kategori sedang 35%, kategori cukup sebanyak 46%. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan kecerdasan interpersonal siswa sekolah menengah pertama di kota Makassar perlu dilakukan.
Bahan Ajar Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membentuk Karakter Mandiri Peserta Didik Sekolah Mengah Atas Puspitaningrum, Anggriani; Abdulkarim, Aim; Komalasari, Kokom; Fitriasari, Susan
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 9 No 1 (2024): Volume 9, Nomor 1 - Juni 2024
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v9i1.10316

Abstract

Bahan ajar memainkan peran penting dalam mencapai tujuan pembelajaran yang telah direncanakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan bahan ajar Pendidikan Kewarganegaraan dalam menumbuhkan karakter mandiri pada peserta didik. Metode dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian meliputi peserta didik dan Guru Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Menengah Atas. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan bahan ajar pendidikan kewarganegaraan di Sekolah Menengah Atas dapat dilakukan melalui dua cara yaitu secara konvensional dan berbasis digital. Faktor yang mempengaruhi penggunaan bahan ajar pendidikan kewarganegaraan di Sekolah Menengah Atas dalam membentuk karakter kemandirian peserta didik yaitu (1) keterampilan guru yang baik dalam penggunaan bahan ajar digital maupun konvensional, (2) penggunaan pendekatan, strategi, model, atau media yang tepat dan relevan, (3) dan guru berperan sebagai fasilitator sekaligus mentor untuk membantu peserta didik mengembangkan karakter kemandirian dalan diri. Integrasi digital dalam bahan ajar pembelajaran pendidikan kewarganegaraan di Sekolah Menengah Atas memiliki dampak yang positif dibandingkan penggunaan bahan ajar secara konvensional dalam menumbuhkan karakter kemandirian pada peserta didik.
TRADISI BUDAYA DI KOTA SINGKAWANG SEBAGAI SUMBER BAHAN AJAR IPS KELAS VIII SMP Juniardi, Karel; Abdulkarim, Aim; Malihah, Elly; Wiyanarti, Erlina
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 22 No 2 (2024): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v22i2.7544

Abstract

Tradisi budaya yang mengandung nilai-nilai sosial dan budaya dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar dalam bentuk bahan ajar IPS guna membangun sikap sosial peserta didik. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui tradisi budaya di Kota Singkawang yang digunakan sebagai sumber bahan ajar IPS kelas VIII SMP agar peserta didik dapat menghayati dan menerapkan nilai-nilai sosial dan budaya dalam kehidupan sehari-hari. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah informan, pelaksanaan tradisi budaya, dan literatur. Validitas data yang digunakan adalah triangulasi data dan triangulasi metode. Sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik analisis model interaktif. Hasil penelitian diketahui bahwa berbagai tradisi budaya yang dilakukan masyarakat di Kota Singkawang seperti Cap Go Meh, Saprahan, Naik Dango, dan Ngabayotn merupakan sumber belajar yang dimanfaatkan sebagai sumber bahan ajar IPS kelas VIII SMP. Hal tersebut sebagai upaya penanaman nilai-nilai sosial dan budaya kepada peserta didik agar tercipta keharmonisan dalam kehidupan.
The implementation of multicultural-based E-Comic Saleh in strengthening students' character: A case study at SMP N 1 Kaliangkrik Magelang Mazid, Sukron; Komalasari, Kokom; Abdulkarim, Aim; Rahmat, Rahmat; Wulansari, Atsani
JIPSINDO Vol. 12 No. 1 (2025): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jipsindo.v12i1.77441

Abstract

Character education at the Junior High School (SMP) level is essential in shaping young people who have tolerance, empathy, and respect for diversity. The implementation of multicultural-based e-comic Saleh at Magelang Junior High School is expected to be one of the solutions to strengthen students' character through digital media that is interesting and relevant to their lives. This study aims to evaluate the effectiveness of e-comic Saleh in reinforcing students' character, focusing on multicultural values, including tolerance, empathy, and cooperation. By using a qualitative approach, data were collected from students of grade VII through observation, questionnaire, and interview. The results showed that using e-comic Saleh significantly improved students' understanding of multicultural values and strengthened their positive character. This e-comic was effective in facilitating a more interactive and meaningful learning process. The findings of this research provide important implications for the development of digital learning media in character education in Indonesian schools.
Global Research Trends on Student Moral Intelligence: A Bibliometric Review (2003-2023) Saloko, Angger; Abdulkarim, Aim; Sapriya, Sapriya; Komalasari, Kokom
JETL (Journal of Education, Teaching and Learning) Vol 10, No 1 (2025): Volume 10 Number 1, 2025
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jetl.v10i1.5415

Abstract

Educational institutions have a responsibility to provide students with moral understanding to be able to face moral problems in society. Researchers worldwide make various efforts to discover the best strategies and formulate them into a framework for building the moral intelligence of students. This study provides a bibliometric overview of articles published in the Scopus database with the keywords 'moral intelligence' and 'students.'The bibliometric review was conducted using data processing tools, VOSviewer and Publish or Perish (PoP). The obtained data consisted of 17 articles, following five stages of the bibliometric review process: defining search keywords, determining initial search results, refining search results, compiling statistical data, and conducting analysis. The results of the bibliometric review indicate that the publication trends related to the moral intelligence of students globally tend to fluctuate. Iran is the country with the highest number of Scopus-indexed articles on the theme of students' moral intelligence, totaling ten articles. Meanwhile, the most significant citation trend for articles occurred in 2010, with a total of 26 citations. The limited amount of research conducted on the theme of students' moral intelligence presents an opportunity for researchers to explore novelty aspects.
Social Literacy in Social Studies Learning for Junior High School Students in Lahat City Nawalinsi, Nawalinsi; Abdulkarim, Aim; Ruhimat, Mamat; Winarti, Murdiyah
JETL (Journal of Education, Teaching and Learning) Vol 9, No 1 (2024): Volume 9 Number 1 March 2024
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jetl.v9i1.4855

Abstract

Social literacy is a competency that every person needs to master. Social literacy can be developed in social studies subjects in junior high schools so that it can equip students with knowledge, attitudes, and skills to interact with and contribute to their environment. This research aims to describe the level of social literacy achievement of students in social studies. The data collection method was carried out using a questionnaire instrument on Google Forms related to social literacy, totaling 21 items. Data analysis uses descriptive analysis. This research involved the research subjects of junior high school students in the city of Lahat. The number of samples taken was 206. The results of the research show that the social literacy level of junior high school students in Lahat City obtained different percentages: the intellectual skills indicator was 28.94, social skills was 16.33, cooperation skills were obtained on average 11.97, and attitudes and social values were obtained on average. became the indicator that obtained the highest percentage of 30.86. The conclusions of this research show that the social literacy abilities of junior high school students in Lahat City are the lowest on the cooperation skills indicator. The implication of the results of this research is that teachers can find out the social literacy level of their students, so they can design appropriate learning models and increase students' curiosity, so that students' social literacy levels become better.
The Use Of Junior High School Social Studies Teaching Materials Containing Multicultural Life Material In Singkawang City Juniardi, Karel; Abdulkarim, Aim; Malihah, Elly; Wiyanarti, Erlina
JETL (Journal of Education, Teaching and Learning) Vol 9, No 2 (2024): Volume 9 Number 2 September 2024
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jetl.v9i2.4610

Abstract

This research is entitled The Use of Middle School Social Sciences Teaching Materials Containing Multicultural Life Material in Singkawang City. This research aims to find out what form of social studies teaching materials are used in junior high school social studies learning in Singkawang City and what the material content of multicultural life in Singkawang City is in the social studies teaching materials used by teachers in junior high school social studies learning in Singkawang City. This research uses qualitative methods with data collection techniques using interview techniques, observation and document analysis at 5 junior high schools in Singkawang City. The validity of the data used is data triangulation and method triangulation. Meanwhile, the data analysis technique uses interactive analysis with three stages of analysis, namely data reduction, data presentation, and drawing verification conclusions. The research results show that, first, the form of social studies teaching materials used by teachers in learning social studies in class VIII of junior high schools in Singkawang City is printed teaching materials in the form of books, namely social studies textbooks or student books published by the government and worksheet books that refer to the Merdeka Curriculum. Second, in the social studies teaching materials used by teachers in learning social studies in class VIII of junior high schools in Singkawang City, there is no material content about multicultural life in Singkawang City. The material content in the social studies teaching materials used by teachers in junior high school social studies learning in Singkawang City only contains national or general social studies material, so to get around the absence of material content on multicultural life in Singkawang City in junior high school social studies teaching materials, the teacher conveys multicultural life material in Singkawang City is given verbally in a limited manner according to the teacher’s knowledge. Thus, it is necessary to recommend the development of teaching materials based on multicultural life in Singkawang City in junior high school social studies learning in Singkawang City as a means of multicultural education so that students become more acquainted with know and understand the social life and cultural traditions that exist in the environment around which students live with the hope that students can discover, appreciate and apply social values in multicultural life in Singkawang City which are the basis for building students’ social attitudes in order to create a harmonious and tolerant social life in Singkawang City.
TRADISI BUDAYA DI KOTA SINGKAWANG SEBAGAI SUMBER BAHAN AJAR IPS KELAS VIII SMP Juniardi, Karel; Abdulkarim, Aim; Malihah, Elly; Wiyanarti, Erlina
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 22 No 2 (2024): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v22i2.7544

Abstract

Tradisi budaya yang mengandung nilai-nilai sosial dan budaya dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar dalam bentuk bahan ajar IPS guna membangun sikap sosial peserta didik. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui tradisi budaya di Kota Singkawang yang digunakan sebagai sumber bahan ajar IPS kelas VIII SMP agar peserta didik dapat menghayati dan menerapkan nilai-nilai sosial dan budaya dalam kehidupan sehari-hari. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah informan, pelaksanaan tradisi budaya, dan literatur. Validitas data yang digunakan adalah triangulasi data dan triangulasi metode. Sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik analisis model interaktif. Hasil penelitian diketahui bahwa berbagai tradisi budaya yang dilakukan masyarakat di Kota Singkawang seperti Cap Go Meh, Saprahan, Naik Dango, dan Ngabayotn merupakan sumber belajar yang dimanfaatkan sebagai sumber bahan ajar IPS kelas VIII SMP. Hal tersebut sebagai upaya penanaman nilai-nilai sosial dan budaya kepada peserta didik agar tercipta keharmonisan dalam kehidupan.
Kajian Identitas Nasional melalui Misi Bendera Merah Putih, dan bahasa Indonesia Abad 21 Santoso, Gunawan; Abdulkarim, Aim; Maftuh , Bunyamin; Sapriya; Murod , Ma'mun
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v2i1.138

Abstract

Keterbatasan dalam memahami evolusi dan perubahan bahasa Indonesia dan bagaimana bahasa ini memainkan peran penting dalam membentuk identitas nasional Indonesia pada abad 21. Kajian identitas nasional melalui bahasa Indonesia Abad 21 harus memperhitungkan adanya perubahan-perubahan dalam bahasa yang terjadi seiring dengan perkembangan zaman. Metode penelitinnya menggunakan metode kualitatif tipe deskriptif melalui kajian literatur, observasi dan studi dokumentasi secara komprehensif. Hasil penelitian secara singkatnya yaitu pengkajian identitas nasional melalui misi bendera merah putih dan bahasa Indonesia abad 21 membutuhkan beberapa keterampilan abad 21 bagi mahasiswa. Dalam hal ini, mahasiswa perlu memiliki kemampuan berpikir kritis dan analitis, keterampilan riset dan pengumpulan data, keterampilan komunikasi verbal dan nonverbal, kemampuan kerja sama dan kepemimpinan, serta keterampilan digital dan literasi teknologi. Selain itu, penting juga memiliki keterampilan antarbudaya, emosional, spiritual, pemecahan masalah, dan inovasi. Dengan memperoleh keterampilan-keterampilan tersebut, mahasiswa akan lebih siap dan mampu menghadapi tantangan dan perubahan di era globalisasi dan teknologi informasi yang semakin maju. Acuan pada identitas bangsa Indonesia dengan memperhatikan perbedaan dan persamaan budaya dan bahasa serta memahami sejarah dan filosofi bangsa, dapat menciptakan kebanggaan dan rasa cinta pada tanah air. Mahasiswa diharapkan menjadi pelaku perubahan dan mampu berkontribusi dalam membangun identitas nasional dan bahasa Indonesia yang kuat dan relevan di era yang semakin kompleks ini. Melalui pengkajian identitas nasional dan bahasa Indonesia abad 21, diharapkan mahasiswa mampu mengembangkan kepekaan terhadap perkembangan global yang semakin pesat dan memahami pentingnya kerja sama antarbangsa dalam membangun identitas nasional yang berkarakter.
Co-Authors - Sapriya Acep Supriadi Agustian, Mohamad Zharfan Alamsyah, Wildan Angger Saloko Anggraini, Diana Noor Ascosenda Ika Rizqi Asep Mulyadi Asmawi Zainul Asmawi Zainul Asmi Naziatul Nuryaningsih Atsani Wulansari Aziz, Thoriq Abdul Bestari , Prayoga Bunyamin Maftuh Casmana, Asep Rudi Cecep Darmawan, Cecep Dadang Sundawa Dadang Sundawa, Dadang Dasim Budimansyah, Prayoga Bestari, Redi Yamanto, Dasim Budimansyah, Dede Iswandi Dedi Kurniawan Derry Nodyanto Dewi Andriani Dini Agnestin Edwin Nurdiansyah, Edwin Eki Nugraha Ella Kusuma Wardani Elly Malihah Endang Danial Enok Maryani Erlina Wiyanarti Faris Mu’taz Fawwazi Gandung Wirawan Ginanjar, Ajeng Gunawan Santoso Harmawati, Yuni Hartutik Hartutik (Hartutik) Hidayah, Yayuk Hidayat, Obby Taufik Hubi, Zindan Baynal Iim Siti Masyitoh Insani, Nisrina Nurul Karel Juniardi Khairunisa, Wafa Khairunniza, Liza Dwi Eftiza Khoiriyah, Zulfa Ajda Kokom Komalasari Maftuh , Bunyamin Mamat Ruhimat, Mamat Masyitoh, Iim Siti Masyitoh, Iim Sitti Maulana, Yana Mazid, Sukron Meiwatizal Trihastuti Mitra Permatasari Mudhiah, Gaisani Umu Muhammad Ardhi Razaq Abqa MUHKAM, MIRWAN FIKRI Mulyani, Heny Murod , Ma'mun Murod, Ma'mun Murod Nana Supriatna Nawalinsi, Nawalinsi Nunung Nurjanah Nunung Nurjanah Nurlaili Handayani Nurul Febrianti Nurul Febrianti Nurul Fitrianti Obby Taufik Hidayat Pradanna, Satrio Alpen Puspitaningrum, Anggriani Putri, Ragil Dian Purnama Rahmat Rahmat Rahmat Rahmat Rahmat Retnasari , Lisa Retnasari, Lisa Retnasari Ryan Prayogi Sakman, Sakman Sandi, Mohammad Rian Ari Sapriya Sapriya Saputra, Hari Nugraha Sari, Mulia Satrio Alpen Pradanna Sopianingsih, Pitria Sriyanto Sriyanto Sriyanto Sriyanto Sriyanto Sriyanto Sukmayadi, Trisna Sundawa , Dadang Suriaman Suriaman Suroto Suroto Susan Fitriasari Suwandi, Mohamad Ardin T Heru Nurgiansah Teguh Faisal Muchayat Triani, Khofifah Ajeng Wardani, Ella Kusuma Wawan Setiawan Winarti, Murdiyah Wiyanarni, Erlina Yeni Kurniawati, Yeni Yusuf, Riyan Nuryana