p-Index From 2021 - 2026
12.436
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ulul Albab: Jurnal Studi dan Penelitian Hukum Islam ASAS : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Sawwa: Jurnal Studi Gender Jurnal Asy-Syari'ah Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurisprudensi: Jurnal Ilmu Syariah, Perundang-undangan, Ekonomi Islam El-Ghiroh : Jurnal Studi Keislaman Legalite: Jurnal Perundang Undangan dan Hukum Pidana Islam Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Jurist-Diction Al-Muamalat: Jurnal Hukum dan Ekonomi Syari'ah Riwayah : Jurnal Studi Hadis Journal of Law, Administration, and Social Science Journal Of Sharia Banking Al-Muamalat : Jurnal Ekonomi Syariah MAQASIDI Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance Hakam : Jurnal Kajian Hukum Islam dan Hukum Ekonomi Islam Al-Manahij : Jurnal Kajian Hukum Islam terAs Law Review: Jurnal Hukum Humaniter dan HAM Indonesian Research Journal on Education Jurnal Hukum Ekonomi Syariah : AICONOMIA AL ISNAD: Journal of Indonesian Hadith Studies Al-Rasikh : Jurnal Hukum Islam Ekalaya : Jurnal Ekonomi Akuntansi Birokrasi: Jurnal Ilmu Hukum dan Tata Negara Strata Social and Humanities Studies Afkaruna: International Journal of Islamic Studies (AIJIS) Zona Law And Public Administration Indonesia Anayasa El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Jurnal Inovasi Global AT-TABAYYUN: Journal Islamic Studies UNIVERSUM : Jurnal KeIslaman dan Kebudayaan Politika Progresif : Jurnal Hukum, Politik dan Humaniora Media Hukum Indonesia (MHI) Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah Jurnal Ilmu Hukum Journal of Ekonomics, Finance, and Management Studies Al-battar: Jurnal Pamungkas Hukum Cakrawala: Journal of Religious Studies and Global Society Andragogia: Journal of Educational Sciences and Islamic Studies Indonesian Journal of Sustainability Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Journal of Literature Review Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan Jurnal Inen Paer
Claim Missing Document
Check
Articles

Hukuman Mati dalam Pasal 340 KUHP dan Hadits Riwayat Muslim Nomor 1676 Ardiansyah, Ardiansyah; Arifin, Tajul
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): JULI (Edisi Spesial)
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/62ywr504

Abstract

The death penalty is the most severe law in the Indonesian legal system. This law is applied to provide a deterrent effect, even so the death penalty often causes this because it is considered contrary to Human Rights (HAM). In Islamic law there is also a law of qisas which uses the concept of the death penalty as a form of appropriate retaliation for the crime of murder. This paper aims to analyze the relevance between the provisions of the death penalty in Article 340 of the Criminal Code and the concept of qisas in Islamic law. This study uses a normative juridical approach with a descriptive-analytical method through literature studies. The results of the study indicate that there is a meeting point in the value of justice between the death penalty in Indonesian positive law and the principle of qisas in Islamic law, both of which aim to maintain the right to life and social peace.
Relevance of Article 7 of the Universal Declaration of Human Rights to the Enforcement of Prisoners’ Human Rights in Correctional Institutions Prasetia, Riky; Arifin, Tajul; Fauzia, Ine
Jurist-Diction Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2, Mei 2025
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jd.v8i2.66487

Abstract

The treatment of prisoners often still deviates from human rights standards. In fact, prisoners are entitled to the same protection before the law as the general public. The purpose of this study is to examine how Article 7 of the Universal Declaration of Human Rights affects the protection of human rights of prisoners in Correctional Institutions. This study applies a normative juridical approach and a descriptive method of analysis. Data were collected using literature study techniques, as well as using qualitative data analysis techniques. The results of the study show that there are still problems related to the fulfillment of prisoners' rights to equality before the law and non-discriminatory treatment in correctional institutions, making Article 7 of the Universal Declaration of Human Rights relevant to be implemented. Several regulations in Indonesia show that there is a strong legal basis to support the implementation of Article 7 of the declaration. The findings of this study imply the need for optimal enforcement and supervision in fulfilling human rights for prisoners
Kesaksian palsu dalam perspektif Pasal 242 KUHP dan hadits shahih Bukhari nomor 6408 Putri, Rizkia Novebiani; Arifin, Tajul
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v5i2.1561

Abstract

Kesaksian palsu merupakan masalah besar dalam sistem peradilan, karena dapat mempengaruhi keputusan pengadilan dan menyebabkan ketidakadilan. Banyak kasus yang melibatkan tindakan kesaksian palsu yang diberikan oleh seseorang di hadapan pengadilan dapat mempengaruhi jalannya kasus hukum, berpotensi menyebabkan ketidakadilan bagi pihak yang benar. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara mendalam persoalan kesaksian palsu yang kerap kali menjadi persoalan krusial dalam proses penegakan hukum serta mengkaji bagaimana dampak sosial dan moral dari kesaksian palsu, baik dalam konteks hukum negara maupun ajaran Islam. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara yuridis normatif ketentuan mengenai kesaksian palsu sebagaimana diatur dalam Pasal 242 KUHP, serta menelaah pandangan hukum Islam terhadap perbuatan tersebut sebagaimana tercermin dalam Hadits Shahih Bukhari Nomor 6408 yang menempatkan kesaksian palsu sebagai salah satu dosa besar. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian deskriptif analisis yaitu dengan dengan pendekatan yuridis normatif dengan berfokus pada Peraturan Perundang- undangan dan Hadits Shahih Bukari. Penelitian ini menghasilkan korelasi antara Hadis Bukhari dengan hukum positif Indonesia mengenai kesaksian palsu. Ketidaktahuan masyarakat mengenai bahaya dari memberikan kesaksian palsu, pengaruh tekanan dari pihak-pihak tertentu, dan kurangnya penegakan hukum yang tegas terhadap kesaksian palsu merupakan faktor penyebab maraknya kasus kesaksian palsu yang harus dihilangkan.
ZAKAT SAHAM MNC SEKURITAS CABANG BANDUNG DALAM PERSPEKTIF FIQH TABARRU': ZAKAT ON SHARES OF MNC SECURITIES BRANCH BANDUNG IN THE PERSPECTIVE OF FIQH TABARRU' Muzaki, Amar; Arifin, Tajul; Yuniarti, Vinna Sri
Al-Muamalat: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 8 No. 2 (2021): July
Publisher : Department of Sharia Economic Law, Faculty Sharia and Law, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/am.v8i2.12969

Abstract

Share zakat is a development object of zakat mal. With the increase in stock investors, zakat shares have high potential. MNC Sekuritas has a stock zakat feature as a zakat service with a stock object in collaboration with Rumah Zakat as amil zakat fund manager. However, zakat on shares is not for all shares listed on the IDX. This study aims to determine, describe, and analyze the criteria for shares that can be zakat and how the practice of implementing zakat shares at MNC Sekuritas Bandung is based on a review of sharia economic law. This research was conducted with a descriptive method, namely describing and reviewing the implementation of stock zakat at MNC Sekuritas Bandung. Sources obtained from the provisions relating to zakat shares from the MNC Sekuritas Bandung. This study concludes, shares that can be used as objects of zakat must be included in the Sharia Securities List (DES) and obtained lawfully so that not all shares can be zakated as not all assets can be zakat, the implementation of zakat shares at MNC Sekuritas Bandung is the same as the implementation of zakat in general and its implementation also easy and efficient. According to a review of sharia economic law, the implementation of zakat shares at MNC Sekuritas Bandung is based on sharia provisions and principles terms, and pillars. Zakat saham merupakan pengembangan objek zakat mal. Bertambahnya investor saham, zakat saham memiliki potensi tinggi. MNC Sekuritas memiliki fitur zakat saham sebagai layanan zakat dengan objek saham bekerja sama dengan Rumah Zakat sebagai amil pengelola dana zakat. Namun zakat saham tidak untuk semua saham yang terdaftar di BEI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan, serta menganalisis kriteria saham yang dapat dizakatkan serta bagaimana praktik pelaksanaan zakat saham di MNC Seuritas Bandung berdasarkan tinjauan fiqh tabarru. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif, yaitu memaparkan dan meninjau pelaksanaan zakat saham di MNC Sekuritas Bandung. Sumber diperoleh dari ketentuan yang berkaitan dengan zakat saham dari pihak MNC Sekuritas Bandung. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa saham yang dapat dijadikan objek zakat haruslah masuk Daftar Efek Syariah (DES) dan diperoleh dengan halal sehingga tidak semua saham dapat dizakatkan sebagaimana tidak semua harta dapat dizakati. Selain itu, pelaksanaan zakat saham di MNC Sekuritas Bandung sama dengan pelaksanaan zakat pada umumnya serta pelaksanaanya pun mudah dan efisien. Kesimpulannya, pelaksanaan zakat saham di MNC Sekuritas Bandung telah sesuai dengan ketentuan serta prinsip syariah baik dari segi syarat maupun rukun.
PENYELESAIAN WANPRESTASI NASABAH DALAM AKAD MUDHARABAH (STUDI KASUS DI BJB SYARIAH KCP PATROL): SETTLEMENT OF CUSTOMER DEFAULTS IN MUDHARABAH CONTRACTS (CASE STUDY AT BJB SYARIAH KCP PATROL) Milati, Arina; Arifin, Tajul
Al-Muamalat: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 8 No. 2 (2021): July
Publisher : Department of Sharia Economic Law, Faculty Sharia and Law, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/am.v8i2.14002

Abstract

Defaults can be subject to ta'zir, contract cancellation, risk transfer, or paying for the case. Ta'zir is enforced by Islamic Banks to prevent customers from being negligent about their obligations. The research aims to find out the settlement of default customers, to find out the factors that cause customer defaults, and to find out the results of the analysis regarding DSN Fatwa No. 17/DSN-MUI/IX/2000 regarding procedures for settling defaults in mudharabah contracts at BJB Syariah KCP Patrol. The method used is descriptive qualitative. The results of his research are that settlement of default customers at KCP Patrol is carried out by imposing ta'zir fines and attempts to reprimand via SMS, visiting the customer's house, summoning the customer to come to the bank, giving a subpoena 3 (three) times, to confiscating collateral if the customer is still just don't pay the installments. Factors that cause default customers are a declining business, deliberately delaying payments or being negligent, not having good faith, and sick customers. In conclusion, DSN Fatwa No. 17/DSN-MUI/IX/2000 is not fully implemented because at BJB Syariah KCP Patrol still applies ta'zir fines to all customers without exception. Wanprestasi dapat dikenakan ta'zir, pembatalan kontrak, peralihan risiko, maupun membayar perkaranya. Ta'zir diberlakukan oleh Bank Syariah dalam upaya mencegah nasabah yang lalai akan kewajibannya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui penyelesaian nasabah wanprestasi, mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan wanprestasi nasabah dan mengetahui hasil analisis mengenai Fatwa DSN No. 17/DSN-MUI/IX/2000 terhadap prosedur penyelesaian wanprestasi dalam akad mudharabah di BJB Syariah KCP Patrol. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitiannya adalah penyelesaian terhadap nasabah wanprestasi di KCP Patrol dilakukan dengan cara mengenakan denda ta'zir dan upaya teguran melalui SMS, mendatangi rumah nasabah, memanggil nasabah datang ke bank, memberikan surat somasi sebanyak 3 (tiga) kali, hingga penyitaan jaminan apabila nasabah masih saja tidak membayar angsurannya. Faktor-faktor yang menyebabkan nasabah wanprestasi yaitu memiliki usaha yang menurun, sengaja menunda-menunda pembayaran atau lalai, tidak mempunyai itikad baik dan nasabah sakit. Kesimpulannya, Fatwa DSN No. 17/DSN-MUI/IX/2000 tidak sepenuhnya diterapkan karena di BJB Syariah KCP Patrol masih menerapkan denda ta'zir kepada semua nasabah tanpa terkecuali.
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua terhadap Mentalitas Anak berdasarkan HR. Muslim No. 4807 Fauziah, Azka; Arifin, Tajul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28822

Abstract

Pola asuh orang tua merupakan bagian yang sangat penting dalam perkembangan mentalitas dan kognitif anak, yang secara langsung dapat memengaruhi arah kehidupan anak hingga dewasa. Penelitian ini mengkaji peran orang tua dalam perkembangan anak dengan mengangjat pembahasan berdasarkan hadist riwayat Imam Muslim No. 4807, yang didalamnya menjelaskan bahwa setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah, dan orang tua berperan dalam menentukan keyakinannya. Hadist ini menjadi dasar bahwa orang tua memiliki tanggung jawab yang sangat penting dalam pembentukan mentalitas yang dapat menjadikan arah kehidupan anak. Pembahasan penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library reseach) dan pendekatan desktiptif-kualitatif dalam menganalisis kandungan hadist juga kaitannya dengan konsep pola asuh dalam Islam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa orang tua yang menerapkan pola asuh yang positif dan sesuai dengan ajaran Islam dapat membentuk anak yang memiliki akhlak mulia, mentalitas kuat, dan kemampuan untuk menghadapi tantangan hidup. Berdasarkan hal terebut, penting sekali bagi setiap orang tua dalam memahami cara pola asuh dalam mendidik anak yang dapat mengembangkan anak dengan baik. Pendidikan yang seimbang antara aspek intelektual dan spiritual dapat melahirkan generasi yang tidak hanya memiliki kecerdasan secara akademi, tetapi juga memiliki emosional yang stabil juga disertai dengan karakter yang kuat seseuai tuntunan agama Islam.
Pernikahan Beda Agama dalam Perspektif Hadis Bukhari No. 5090 dan Undang Undang No. 1 Tahun 1974 Saima, Ima; Arifin, Tajul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28823

Abstract

Pernikahan beda agama merupakan salah satu isu kompleks yang terjadi di masyarakat Indonesia. Tidak bisa kita pungkiri isu ini telah terjadi di pelbagai dimensi masyarakat dan sudah berlangsung sejak lama. studi ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pernikahan beda agama dalam pandangan islam berdasarkan Hadis Bukhari No. 5090 serta ketetapan dalam Undang-Undang No.1 Tahun 1974 tentang perkawinan. Dalam hadist bukhari No. 5090 menjelaskan bagaimana seorang muslim memilih pasangan hidupnya dengan tepat, berdasarkan agama, akhlak serta mengutamakan iman. Sedangkan dalam UU No. 1 Tahun 1974 menyatakan bahwa perkawinan sah apabila dilakukan menurut agaman dan kepercayaan masing-masing. Hal tersebut menunjukan bahwa Negara tidak mengatur pernikahan beda agama secara eksplisit. Hasil analisis menunjukan terdapat perbedaan pendekatan antara hadis dan undang-undang, di mana hadis lebih menekankan pemilihan pasangan hidup sedangkan undang-undang memberikan ruang interpretasi berdasarkan hukum agama masing-masing.
Keadilan Hukum dalam Pasal 28D Ayat (1) UUD 1945 Menurut Hadits Shahih Muslim No. 1688 Haniifaa, Anita Nabila; Arifin, Tajul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28893

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis prinsip keadilan hukum yang diatur dalam Pasal 28D ayat (1) UUD 1945 dengan pendekatan yuridis-normatif terhadap nilai-nilai keadilan dalam Hadits Shahih Muslim No. 1688. Keduanya sama-sama menegaskan pentingnya penegakan hukum yang adil dan setara tanpa diskriminasi, baik berdasarkan status sosial, ekonomi, maupun kedekatan politik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitis yang bersumber dari peraturan perundang-undangan dan Hadits Shahih Muslim dengan studi literatur sebagai teknik pengumpulan data dan menggunakan teknik analisis kualitatif untuk menafsirkan prinsip keadilan dalam kedua sistem norma tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif, ketentuan Pasal 28D ayat (1) UUD 1945 telah memuat prinsip keadilan universal yang sejalan dengan ajaran Islam. Namun, penegakan hukum di Indonesia masih menghadapi ketimpangan akibat kuatnya pengaruh patronase politik dan budaya di institusi penegak hukum. Hadits Shahih Muslim No. 1688 menjadi rujukan moral dan etik yang menegaskan bahwa hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu bahkan terhadap keluarga pemimpin tertinggi sekalipun. Temuan ini memberikan gagasan bahwa integrasi nilai keadilan hukum Islam ke dalam sistem hukum nasional dapat menjadi model etik yang memperkuat keadilan substantif di Indonesia. Penelitian ini juga merekomendasikan reformasi etika profesi hukum dan pendidikan hukum berbasis nilai keadilan universal sebagai strategi jangka panjang pembaruan hukum di Indonesia.
Perspektif Zakat menurut HR Abu Dawud No.1609: Tinjauan Pasal 18 (1) UU No. 23 2011 Pengelolaan Zakat Sitorus, Hotma Gustian; Arifin, Tajul
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2025): APRIL-JUNI 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/661vx876

Abstract

Zakat merupakan instrumen penting dalam sistem ekonomi Islam yang berperan strategis untuk mewujudkan keadilan sosial dan pemerataan kesejahteraan. Penelitian ini bertujuan mengkaji perspektif zakat berdasarkan hadis riwayat Abu Dawud No. 1609 yang menekankan larangan pemberian zakat kepada orang kaya dan orang yang mampu bekerja, serta menganalisis relevansinya dengan Pasal 18 ayat (1) UU No. 23/2011 tentang Pengelolaan Zakat. Menggunakan metode yuridis normatif dengan analisis deskriptif terhadap teks hadis dan ketentuan perundang-undangan, penelitian menemukan bahwa substansi hadis tersebut memberikan dasar normatif mengenai kriteria mustahik yang berhak menerima zakat. Ketentuan pasal 18 ayat (1) UU tersebut yang mengharuskan pendistribusian zakat "sesuai dengan syariat Islam" secara implisit mengakui keberlakuan prinsip-prinsip hadis, meskipun dalam implementasinya diperlukan standar operasional yang lebih rinci. Penelitian menyimpulkan bahwa integrasi antara sumber hukum Islam dan hukum positif dalam pengelolaan zakat merupakan langkah penting dalam mewujudkan tata kelola zakat yang efektif, akuntabel, dan berkeadilan.
Prinsip Keadilan dalam Pasal 88 Ayat (1) UU Nomor 13 Tahun 2003,tentang Ketenagakerjaan dalam Perspektif HR.Bukhari , No. 30 Ramadhana, Ahyana Ikhwana; Arifin, Tajul
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2025): APRIL-JUNI 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/3cbxnk28

Abstract

Studi ini mempertimbangkan prinsip keadilan yang terkandung dalam Pasal 88 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dengan melihat dari sudut pandang hadis HR. Bukhari No. 30. Sementara itu, Hadis HR Bukhari No. 30 mengandung nilai moral tentang pentingnya niat dan kejujuran dalam tindakan, termasuk pemberian hak-hak pekerja, dan artikel tersebut menekankan pentingnya perlindungan upah dan kesejahteraan pekerja sebagai bagian dari keadilan dalam hubungan industrial. Hasil penelitian menunjukkan hubungan antara prinsip keadilan dalam ketenagakerjaan menurut hukum positif Indonesia dan nilai-nilai Islam, terutama yang ditemukan dalam hadis Nabi Muhammad SAW. Penelitian ini menemukan bahwa prinsip-prinsip keadilan dalam ketenagakerjaan memiliki dimensi etika dan spiritual, yang dapat mendorong pekerja untuk mematuhi dan memperhatikan hak-hak mereka.
Co-Authors 'Ain, I. Nurol Abdal Abdal, Abdal Abdul Rohim, Abdul Abdulah Pakarti, Muhammad Husni Abdurahim, Mika Abdurrahman, Irwan Adawiah, Amalia Muazzah ahmad arifin Ahmad Ridwan Ahmadi, Husni Al Khansa, Amelia Cendikia Al-Kasyaf, Muhammad Zheeva Ali Masrur Ali Masrur Andika, Indra Dwi Cahya Angraeni, Muthiara Annura Nazwa ARDIANSYAH ARDIANSYAH Arrazi, Ghiffaridz Valdzan ASM, U. Saifuddin Athoillah, Mohamad Azizah, Wardatul Azzahra, Arini Nabila AzZahra, Naila Syafa Azzami, Abdulloh Buchori , Muhamad Fiqri Al Cahyani, Putri Tri Damarudin, Zarqa Haura Bilfaqih Dea Dahlia Dewi, Raenita Aulia Fachrurrosi, Harie Fadllurrahman, Irfan Faisal Adam, Faisal Farhan , Razkha Yudistira Adrian Farizi, Muhammad Luthfi Al Fauji, Hayatul Fauzia, Ine Fauziah, Azka Fauziah, Ine Hafid, Numan Sofari Hairullah Hairullah, Hairullah Hakim, Muhammad Irfan Haniifaa, Anita Nabila Harmaini, Ryan Lukman El Hakim Herawati, Milda Kurnia Hermawan, Faza Pauzia Heryana, Sandi Hidayat, Agi Attaubah Hidayat, Ia Mufti Hidayatulah Hidayatulloh, Tutur Nurul Hulaiva Pary Ibal, Faisal Adam Ikhsan, Muhammad Miftahul Ilham Pratama , Muhammad Imam Muttaqin, Faruqi Imana, Yudi Irawan, Zahran Abhipraya Irwan Kurniawan Islah Siregar, Muhamad Iwan Setiawan Jalaludin, Diding Jubaedah, Dedah Kanaan, Asim Ismail Kholili, Muhammad Salim Kurniawan, Cecep Soleh Lidzikrirrofiqi, Muhammad Rifqi M, Faruqi Imam M. Athoillah, M. Maharani, Siti mayang, Dewi Mida Safitriani, Mida Safitriani Milati, Arina Muhammad Hilmi Mujaddid Rais, Fakhri Mujoko, Bejo Mukhlas, Oyo Sunaryo Muzaki, Amar Nabilla Fitri Arfian Nailus Sakinah, Nailus Sakinah Nazhif, Muhammad Alwan Noviaranti, Sari Nurjaman, Muhamad Izazi Nurrohman Nurrohman Nursalim, Danni Nursyamsudin, Pebriyana Padhilah, Piqi Rizki Pian, Happy Prasetia, Riky Pratama, Brilyan Yudha Puspitasari, Dea Putra, Aldy Pratama Putri, Rizkia Novebiani Rajiman, Arman Ramadhana, Ahyana Ikhwana Ramania, Restu Ramdi, Tansya Hadiansyah Rana, Mohamad Rayana, Jagat ridwan fauzi Ridwan, Ahmad Hasaan Rizaludin, Rizaludin Rizqillah, Faisal Najmi Rohman, Teguh Abdul Royhan, Fahmi Rusmana, Dian Sabila, Kanisa Sadikin, Mochammad Ramdan Hasan Saebani, Beni Ahmad Saepullah, Usep Safei, Abdulah Saima, Ima Santoso, Selamet Sari, Dina Novita Satianagara, Arjuna Savariah, Eva Sidiq, Gifar Sitorus, Hotma Gustian Solihat, Naysila Fitri Sonia, Gina Srimauludiyah Sugiyanti, Ekta Lina Sumitra Timora, Deril Rafsya Tri Cahyani , Putri Ulvah Nur'aeni Ulya Adila, Hafidah Witro, Doli Yuniarti, Vinna Sri Zaliaokta, Faliani