p-Index From 2021 - 2026
6.956
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Mutu dan Tingkat Penerimaan Konsumen Abon Ikan Layang (Decapterus sp.): Quality and Consumers Acceptence of Shredded Macarel Scad Fish (Decapterus sp.) Kasmiati; Nurfitri Ekantari; Asnani; Suadi; Amir Husni
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 23 No 3 (2020): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 23(3)
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17844/jphpi.v23i3.32700

Abstract

Mutu dan tingkat penerimaan konsumen pada abon ikan bervariasi dan menjadi salah satu pertimbangan utama dalam komersialisasi abon ikan. Informasi mengenai olahan ikan layang hasil tangkapan nelayan di Kepulauan Spermonde Selat Makassar masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik mutu dan tingkat penerimaan konsumen abon ikan layang yang diolah pada skala rumah tangga. Penelitian terdiri dari dua tahap yaitu preparasi dan pembuatan abon ikan layang dilanjutkan dengan analisa mutu (proksimat, kadar logam berat) dan uji penerimaan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa abon ikan layang mempunyai karakteristik mutu sebagai berikut: kadar air 3,84-4,60%, abu 5,35-5,66%, protein 36,39-37,39%, lemak 36,54-36,60%, serat kasar 5,66-7,90%, karbohidrat 9,22-10,87%, TPC 2,40-3,05 x 103 CFU/g, Cu 5,12-9,05 ppm, Mg 457,72-881,92 ppm, Zn 19,93-42,85 ppm. Tingkat penerimaan konsumen terhadap abon ikan layang rata-rata adalah netral, sedang abon ikan komersial disukai konsumen. Abon ikan layang telah memenuhi persyaratan sesuai SNI kecuali parameter kadar lemak.
Pengaruh Modifikasi Terhadap Karakteristik Tepung Gadung Termodifikasi : Studi Kepustakaan Sukma, Asca Rahayu; Wahyuni, Sri; Asnani, Asnani
Edible: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Teknologi Pangan Vol 8, No 1 (2019): Edible : Jurnal Penelitian Ilmu dan Teknologi Pangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jedb.v8i1.3445

Abstract

               Review ini bertujuan untuk melihat pengaruh perlakuan modifikasi tepung gadung terhadap karakteristik tepung gadung yang dihasilkan dan mengetahui komposisi pati tepung gadung. Proses modifikasi tepung gadung dilakukan untuk memperbaiki karakteristik tepung yang dihasilkan. Tepung gadung termodifikasi juga menghasilkan sifat tepung yang lebih baik dari tepung gadung biasa. Proses modifikasi dapat dilakukan melalui beberapa cara diantaranya adalah melalui modifikasi secara fermentasi dan annealing. Hasil review menunjukkan bahwa proses modifikasi dengan cara fermentasi menggunakan ragi tape terbukti dapat memperbaiki karakteristik tepung gadung lebih baik dari pada menggunakan modifikasi annealing, diantaranya adalah perbaikan komposisi kimia serta perbaikan karakteristik tepung gadung. Tepung gadung termodifikasi memiliki potensi untuk mensubtitusi tepung terigu pada pengolahan pangan sehingga mengurangi ketergantungan pangan terhadap terigu
UJI FITOKIMIA DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DARI RUMPUT LAUT Sargassum sp. DENGAN METODE PENGERINGAN YANG BERBEDA Maulana, Fazirul; Asnani, Asnani; Haslianti, Haslianti
Jurnal Fish Protech Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Fish Protech Vol. 4 No. 1 April 2021
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfp.v4i1.18147

Abstract

ABSTRACT         Sargassum sp. is the most abundant type of seaweed from the brown algae group (Phaeophyceae) which is spread in tropical waters. The aim of this study was to determine the phytochemical content and antioxidant activity of the extract of Sargassum sp. with different drying methods. Sargassum sp. dried using room temperature (± 25ºC) for 21 days and oven (40oC) for 30 hours, then extracted using methanol. Phytochemical tests were carried out to determine the presence of alkaloids, tannins, flavonoids, saponins, steroids, and triterpenoids. The antioxidant activity of the seaweed extract of Sargassum sp. tested by the DPPH method (1-1-diphenyl-2-picrylhydrazyl). Phytochemical test results of the extract Sargassum sp. flavonoids, saponins, triterpenoids, and steroids, while alkaloids and tannins were not found. The value of antioxidant activity in the methanol extract of Sargassum sp. shows a higher room temperature treatment with an IC50 value of 823.652 ppm compared to a treatment temperature of 40oC with an IC50 value of 914.1920 ppm. The drying method affects the antioxidant activity of Sargassum sp. Keywords: Sargassum sp., drying, extraction, phytochemicals, antioxidants.ABSTRAKSargassum sp. merupakan jenis rumput laut paling melimpah dari kelompok alga coklat (Phaeophyceae) yang tersebar di perairan tropis. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kandungan fitokimia dan aktivitas antioksidan ekstrak Sargassum sp. dengan metode pengeringan yang berbeda. Sargassum sp. dikeringkan menggunakan suhu ruang (± 25ºC) selama 21 hari dan oven (suhu 40oC) selama 30 jam, kemudian diekstrak menggunakan pelarut metanol. Uji fitokimia dilakukan untuk mengetahui keberadaan senyawa alkaloid, tanin, flavonoid, saponin, steroid dan triterpenoid pada ekstrak. Aktivitas antioksidan ekstrak rumput laut Sargassum sp. diuji dengan metode DPPH (1-1-difenil-2-pikrilhidrazil). Hasil uji fitokimia pada ekstrak Sargassum sp. yang dikeringkan pada suhu ruang dan suhu 40oC ditemukan adanya flavonoid, saponin, triterpenoid dan steroid sedangkan alkaloid dan tannin tidak ditemukan. Nilai aktivitas antioksidan pada ekstrak metanol Sargassum sp. menunjukan perlakuan suhu ruang lebih tinggi dengan nilai IC50 823,652 ppm dibandingkan perlakuan suhu 40oC dengan nilai IC50 914,1920 ppm. Metode pengeringan berpengaruah terhadap aktivitas antioksidan dari Sargassum sp.Kata kunci: Sargassum sp., pengeringan, ekstraksi, fitokimia, antioksidan.
SIPOU (Siphonosoma australe-australe): PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN PANGAN Fatimah, Shalawatun Amaliah; Asnani, Asnani; Suwarjoyowirayatno, Suwarjoyowirayatno
Jurnal Fish Protech Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Fish Protech Vol. 4 No. 1 April 2021
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfp.v4i1.18139

Abstract

ABSTRACT         Sipou (Siphonosoma australe-australe) or sipuncula (peanut worm) is a marine animal that can be found in the coastal areas of Toronipa, Konawe Regency, Southeast Sulawesi. Sipou has been used as food and traditional medicine. It has been researched that it has a complete nutritional content, traditionally used as a nutraceutical ingredient against tuberculosis, regulates the function of the stomach and spleen, and restores health caused by pathogens. Due to its broad benefits, Sipou is now known to have an anti-inflammatory, anti-diabetic, or antihyperglycemic function in what has been done on its extracts. Indonesia is a region that holds a wealth of various types of marine animals, one of which is sipou, which until now is still very rarely used, even the processing technology is new in the form of dry raw materials and used as food ingredients. Meanwhile, sipou research as a medicinal ingredient is still limited and Sipou products are still exported as dry whole raw materials to Asian countries. Given its potential resources, research towards industry, processing, pharmaceuticals, and health needs to be increased. The research is intended to further introduce and support various industries in increasing the added value of processing and processed Sipou which is very useful. Keywords: Foodstuffs, Sipou, processing techniquesABSTRAKSipou (Siphonosoma australe-australe) atau sipuncula (peanut worm) merupakan hewan laut yang dapat ditemui di wilayah pesisir pantai Toronipa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Sipou telah dimanfaatkan sebagai bahan pangan dan pengobatan tradisional. Telah diteliti memiliki kandungan nutrisi yang lengkap, secara tradisional telah dimanfaatkan sebagai bahan nutraceutical terhadap penyakit tuberkulosis, pengatur fungsi lambung dan limpa, serta pemulihan kesehatan yang disebabkan oleh patogen. Karena manfaatnya yang cukup luas, kini sipou diketahui memiliki fungsi sebagai antiinflamasi, anti diabetes atau antihiperglikemik dalam penetian yang telah dilakukan terhadap ektraknya. Indonesia merupakan wilayah yang menyimpan kekayaan berbagai jenis hewan laut, salah satunya adalah sipou yang hingga saat ini pemanfaatannya masih sangat jarang bahkan teknologi pengolahannya baru dalam bentuk bahan baku kering dan dimanfaatkan sebagai bahan pangan. Sementara penelitian sipou  sebagai bahan obat masih terbatas dan produk sipou masih diekspor dalam bentuk bahan baku utuh kering ke negara-negara Asia. Mengingat sumberdayanya yang cukup potensial, maka penelitian ke arah bidang industri, pengolahan, farmasi dan kesehatan perlu ditingkatkan. Penelitian tersebut untuk lebih memperkenalkan dan mendukung berbagai industri dalam peningkatan nilai tambah dari pengolahan dan hasil olahan sipou yang sangat bermanfaat.Kata kunci: Bahan pangan, Sipou, teknik pengolahan
PENGARUH PENAMBAHAN GELATIN DARI CEKER AYAM BROILER TERHADAP KARAKTERISTIK DAN UJI ORGANOLEPTIK DALAM PEMBUATAN ES KRIM Mekuo, Febrianto Nur; Ansharullah, Ansharullah; Asnani, Asnani
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 6, No 4 (2021): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.045 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v6i4.20316

Abstract

ABSTRACT This study aimed to determine the effect of adding gelatin from chicken feet on the characteristics and organoleptic test of ice cream. This study used a completely randomized design (CRD), using the formulations of chicken feet gelatin and commercial gelatin G0 (0 g), G1 (2.85 g) G2 (1.85 g), G3 (2.85 g), G3 (3.83 g). The results of the assessment show that the formulation of chicken feet gelatin and commercial gelatin had a significant effect on the organoleptic assessment of color and had a very significant effect on improving the organoleptic assessment of aroma, taste, and texture of ice cream. Based on the organoleptic assessment, the most preferred product was the G1 formulation (addition of 2.85 g commercial gelatin) with scores of color, aroma, taste, and texture reached 4.11 (like), 4.30 (like), 4.24 (like), and 4.39 (like), respectively. Chemical parameters of chicken feet gelatin include 4.35 yield; pH 5.25, and 5.50 Cp viscosity. Meanwhile, the commercial beef skin gelatin has a pH value of 5.49 and 7.75 Cp viscosity. Based on the results of the study, the ice cream product with the formulation of chicken feet gelatin and commercial gelatin was acceptable (preferred) by the panelists and the gelatin used complied with the national standard no. 06-3735 on the parameters of viscosity and pH of gelatin. Keywords: Chicken feet, Gelatin, ice cream. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh penambahan gelatin dari ceker ayam terhadap karakteristik dan uji organoleptik es krim. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), dengan menggunakan formulasi gelatin ceker ayam dan gelatin komersial G0 (0 g), G1 (2,85 g) G2 (1,85 g), G3 (2,85 g), G3 (3,83 g). Hasil penilaian menunjukan bahwa formulasi gelatin ceker ayam dan gelatin komersial berpengaruh nyata terhadap penilaian organoleptik warna dan berpengaruh sangat nyata terhadap peningkatan penilaian organoleptik aroma, rasa dan tekstur es krim. Berdasarkan penilaian organoleptik, terdapat pada formulasi terpilih G1 (penambahan gelatin komersial 2,85 g) dengan skor penilaian terhadap karakteristik organoleptik warna 4,11 (suka), aroma 4,30 (suka), rasa 4,24 (suka) dan tekstur 4,39 (suka). Parameter kimia dari gelatin ceker ayam broiler meliputi: randemen 4,35; pH 5,25, viskositas 5,50 Cp, sedangkan pada gelatin komersial kulit sapi meliputi nilai pH 5,49, viskositas 7,75 Cp. Berdasarkan hasil penelitian, produk es krim dengan formulasi gelatin ceker ayam dan gelatin komesial dapat diterima (disukai) oleh panelis dan gelatin yang digunakan memenuhi SNI No. 06-3735 hanya pada parameter viskositas dan pH gelatin. Kata kunci : Ceker Ayam, Gelatin dan Es Krim.
PENGARUH MODIFIKASI TERHADAP KARAKTERISTIK TEPUNG GADUNG TERMODIFIKASI : STUDI KEPUSTAKAAN Sukma, Asca Rahayu; Wahyuni, Sri; Asnani, Asnani
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 6, No 4 (2021): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.468 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v6i4.20303

Abstract

ABSTRACT This review aimed to observe the effect of modified treatment of gadung flour on the characteristics of gadung flour produced and to determine its starch composition. The modification process of gadung flour is carried out to improve the characteristics of the flour produced. Modified gadung flour also produces better flour properties than ordinary gadung flour. The modification process can be carried out in several ways including modification by fermentation and annealing. The results of the review show that the modification process by fermentation using yeast is proven to improve the characteristics of gadung flour better than using modified annealing, including improving the chemical composition and the characteristics of gadung flour. Modified gadung flour has the potential to replace wheat flour in food processing, thereby reducing food dependence on wheat. Key words: modified gadung flour, characteristic of gadung flour. ABSTRAK Review ini bertujuan untuk melihat pengaruh perlakuan modifikasi tepung gadung terhadap karakteristik tepung gadung yang dihasilkan dan mengetahui komposisi pati tepung gadung. Proses modifikasi tepung gadung dilakukan untuk memperbaiki karakteristik tepung yang dihasilkan. Tepung gadung termodifikasi juga menghasilkan sifat tepung yang lebih baik dari tepung gadung biasa. Proses modifikasi dapat dilakukan melalui beberapa cara diantaranya adalah melalui modifikasi secara fermentasi dan annealing. Hasil review menunjukkan bahwa proses modifikasi dengan cara fermentasi menggunakan ragi tape terbukti dapat memperbaiki karakteristik tepung gadung lebih baik dari pada menggunakan modifikasi annealing, diantaranya adalah perbaikan komposisi kimia serta perbaikan karakteristik tepung gadung. Tepung gadung termodifikasi memiliki potensi untuk mensubtitusi tepung terigu pada pengolahan pangan sehingga mengurangi ketergantungan pangan terhadap terigu Kata kunci: Tepung gadung modifikasi, karakteristik tepung gadung
PRODUKSI GELATIN HALAL DARI TULANG IKAN CAKALANG (Katsuwonus pelamis L.) MENGGUNAKAN NaOH DAN PENGAPLIKASIANNYA PADA PRODUK PERMEN JELLY JERUK MANIS Wahyuni, Sri; Asnani, Asnani; Hajar, Sitti; sarinah, sarinah
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 6, No 5 (2021): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.666 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v6i5.21377

Abstract

ABSTRACTThis study aimed to determine the interaction effect of different concentrations and NaOH immersion duration on the quality of the gelatin of skipjack tuna (Katsuwonus pelamis L.) bone and to determine the effect of the produced gelatin addition on the quality and organoleptic assessment of orange jelly candy. This study used a factorial completely randomized design (FCRD) with two factors and three replications. The first factor was the immersion duration of skipjack tuna which was divided into P1 (2 days immersion), P2 (3 days immersion), and P3 (4 days immersion). Meanwhile, the second factor was the concentration of NaOH solution with three levels, namely K1 (6%), K2 (8%), and K3 (10%) (v/v). The results show that immersion time and NaOH concentration had a very significant effect (P>0.05) on gelatin yield, viscosity, and pH values with values of 5.78%, 1.33 cP, and 12.03, respectively. Meanwhile, the proximate analysis shows that the product had water, ash, protein, and fat contents of 14.92%, 1.037%, 56.62%, and 0.949%, respectively. Based on these results, the best gelatin was obtained in the P3K2 treatment (4 days soaking time and 8% NaOH concentration). The addition of gelatin to sweet orange jelly candy had a very significant effect on the chewy texture.Keywords: Gelatin, skipjack bone, NaOH and jelly candyABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi konsentrasi dan lama perendaman NaOH yang berbeda terhadap kualitas mutu gelatin tulang Ikan cakalang (Katsuwonus pelamis L.) yang dihasilkan dan mengetahui pengaruh penambahan gelatin tulang Ikan cakalang (Katsuwonus pelamis L.) terhadap kualitas dan penilaian organoleptik permen jelly jeruk manis. Penelitian ini menggunkan RancanganAcak Lengkap Faktorial (RALF) dengan 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor I lama perendaman tulang ikan cakalang yaitu P1 (perendaman 2 hari), P2 (perenaman 3 hari), P3 (perendaman 4 hari) dan faktor II konsentrasi larutan NaOH dengan 3 taraf yaitu K1 (6%), K2(8%) dan K3 (10%) (v/v). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh lama perendaman dan konsentrasi NaOH berpengaruh sangat nyata (P>0,05) terhadap rendemen gelatin, viskositas, dan nilai pH degan nilai berturut-turut 5,78%, 1,33cP, dan 12,03. Hasil analisis proksimat kadar air, kadar abu, kadar protein dan kadar lemak sangat berpengaruh nyata terhadap lama perendaman dan konsentrasi NaOH dengan nulai berturut-turut 14,92%, 1,037%, 56,62%, dan 0,949%. Berdasarkan hasil tersebut maka diperoleh gelatin terbaik pada perlakuan P3K2 (lama perendaman 4 hari dan konsentrasi NaOH 8%), Penambahan gelatin terhadap permen jelly jeruk manis memberikan pengaruh sangat nyata. Dimana penambahan gelatin terhadap permen jelly jeruk manis memberikan tekstur yang kenyalKata kunci: Gelatin, tulang ikan cakalang, NaOH, dan permen jelly.
MINUMAN FUNGSIONAL BERBASIS RUMPUT LAUT: STUDI KEPUSTAKAAN Mulyana, Rahmat; Wahyuni, Sri; Asnani, Asnani
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 6, No 5 (2021): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.921 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v6i5.21374

Abstract

ABSTRACTThis review aimed to examine the effect of adding seaweed to traditional instant powder drinks made from spices. This review also aimed to determine the benefits of seaweed-based instant powder drink as a functional food. The process of adding seaweed is done to improve the characteristics of the instant powder drink produced. Seaweed contains fiber which is good for digestion. The results of the review show that the chemical composition of the seaweed improves the chemical characteristics of the beverage, including increasing the fiber content of the product, increasing the preference of the product to be accepted by panelists, and increasing the antioxidant activity against free radicals. The results of the review show that seaweed-based functional drinks have a very strong antioxidant activity. Therefore, seaweed-based instant powder drink has the potential as a healthy product with economic value.Keywords: Functional food, instant drinks, seaweed..ABSTRAKReview ini bertujuan untuk melihat pengaruh penambahan rumput laut pada minuman serbuk instan tradisional berbahan rempah. Review ini juga bertujuan untuk mengetahui manfaat minuman serbuk instan berbasis rumput laut sebagai pangan fungsional. Proses penambahan rumput laut dilakukan untuk memperbaiki karakteristik pada minuman serbuk instan yang dihasilkan. Rumput laut dapat menghasilkan serat yang baik bagi pencernaan. Hasil review menunjukkan komposisi kimia rumput menambah karakteristik kimia produk, antara lain meningkatkan kadar serat produk, meningkatkan kesukaan produk yang dapat diterima oleh panelis dan meningkatkan aktivitas antioksidan terhadap radikal bebas. Hasil review mwnunjukkan minuman fungsional berbasis rumpu laut memiliki aktivitas antioksidan dengan kategori sangat kuat. Oleh karena itu minuman serbuk instan berbasis rumput laut memiliki potensi sebagai minuman fungsional sebagai produk sehat yang bernilai ekonomis.Kata Kunci: Pangan fungsional, minuman instan, rumput laut.
SAMBAL BERBASIS HASIL PERIKANAN SELURUH INDONESIA Indriani, Indriani; Asnani, Asnani; Sadimantara, Muhammad Syukri
Jurnal Fish Protech Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Fish Protech Vol. 4 No. 2 Oktober 2021
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfp.v4i2.21751

Abstract

ABSTRACT          The origin of sauce  itself  is native to Indonesia. Sauce is a processed product from chili basic ingredients that are mashed and cooked like porridge and usually added with other ingredients such as salt, shallots and garlic. Sauce has a variety of flavors according to the level of spiciness. The benefits of consuming chili sauce are to increase the immune system, lose weight, nourish the heart because it prevents blood clots and also the capsaicin content in chili can inhibit or even kill cancer cells without damaging other healthy cells. As for the various kinds of chili sauce, there are many kinds, such as shrimp paste sauce, roa fish sauce, anchovy sauce, scad fish sauce, stingray sauce, tuna fish sauce (SAUNA), yellow fin tuna belly sauce and various other chili preparations. The addition of different raw materials creates a unique taste. Sambal with additional raw materials for fishery products, both of high economic value and those that have become waste, can be utilized and processed into food ingredients such as fish sauce with high chemical content and long shelf life.Keywords: Chili sauce, Benefits of chili sauce, Fish sauce.ABSTRAKAsal mula sambal sendiri merupakan asli dari negara Indonesia. Sambal merupakan produk olahan dari bahan dasar cabe yang dihaluskan  dan dimasak menyerupai bubur dan biasanya ditambah bahan-bahan lain seperti garam, bawang merah dan bawang putih. Sambal memilki cita rasa bervariasi menurut tingkat kepedasannya. Manfaat dari mengkonsumsi sambal adalah meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menurunkan berat badan, menyehatkan jantung karena mencegah adanya pembekuan darah dan juga kandungan capsaicin pada cabai dapat menghambat atau bahkan mematikan sel-sel kanker tanpa merusak sel sehatnya lainnya. Sedangkan untuk aneka sambal sudah sangat banyak macamnya seperti sambal terasi, sambal ikan roa, sambal ikan teri, sambal ikan layang deles, sambal ikan pari, sambal ikan tuna (SAUNA), sambal perut ikan tuna sirip kuning dan anekan olahan sambal lainnya. Tambahan bahan baku yang berbedah menciptakan rasa yang unik. Sambal dengan tambahan bahan baku hasil  perikanan  baik yang bernilai ekonomis tinggi maupun yang sudah menjadi limbah dapat dimanfaatkan dan diolah menjadi bahan pangan seperti sambal ikan dengan kandungan kimia yang tinggi dan juga daya simpan yang lama.Kata kunci: Sambal, Manfaat sambal, Sambal ikan.
PENGARUH PENAMBAHAN ENZIM PAPAIN TERHADAP MUTU TERASI KEPALA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) Karmin, Karmin; Asnani, Asnani; Suwarjoyowirayatno, Suwarjoyowirayatno
Jurnal Fish Protech Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Fish Protech Vol. 4 No. 2 Oktober 2021
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfp.v4i2.21748

Abstract

ABSTRACT          The aim of this study was to determine the effect of the addition of papain enzymes to sensory values, testing the pH of shrimp head shrimp paste and the proximate value of vaname shrimp head shrimp paste.The study design used a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 3 replications. The addition of papain enzymewere 0%, 4%, 6% and 8%. sensory analysis value showed that the highest addition of 4% papain enzyme. Chemical analysis of the highest water content at 0% is 39.37%, the highest ash content at 8% is 23.36, the highest protein content at 0% is 28.89% and the highest total fat content at 0% is 2.52%. Keywords: papain enzyme, shrimp head, shrimp pasteABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan enzim papainterhadap nilai sensori, pengujian pH terasi kepala udang dannilai proksimat terasi kepala udang vaname.Rancangan penelitianmengunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 pelakuan dan3 kali ulangan.Perlakuan yang diberikan adalah 0%, 4%, 6%  enzim papain dan 8%. Berdasarkan nilai analisis sensori (kenampakan, bau, rasa, tekstur) menunjukan bahwa penambahan enzim papain 4% yang tertinggi. Analisis kimia kadar air tertinggi pada 0% yaitu 39,37%, kadar abu tertinggi pada 8% yaitu 23,36, kadar protein tertinggi pada  0% yaitu 28,89% dan kadar lemak total tertinggi pada 0% yaitu 2,52%.Kata kunci: enzim papain, kepala udang, terasi
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Abigael Kabe Agung Nugraha Ahmad Mustafa Ahsoni, Aziz Amin Hidayat Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Anastasia Wiwik Swastiwi Andi Besse Patadjai Andi Zakiah Aini Maftuha Andini Sundowo Angelia Sabina Sinaga Ansharullah ansharullah Arami, Hasnia Arby'in Pratiwi Arini, Jenny Arzul Rahmat Asdar Asis, Zalsabila Reskyta Asjun Asjun, Asjun Astri Rahayu Azis, Nurdiana A Baharum, Syarul Nataqain Baiq Dewi Harnani R Balubi, Abdul Muis Bartoven Vivit Nurdin Baru Sadarun Baru Sadarun Battu, Sutrisno Prasetyo Bertu Rianto Takaendengan Betty Sri Laksmi Jenie Bunga Lestari Chairunnisa, Dita Daniningsih, Tri Date, Yana Meutia Yunus Devi Pratiwy Diki, Muhammad Ihsan Dina Dina, Dina Dwi Budi Santoso Dzulzahabiyyah, Afifah Azhari Effendi, Wa Ode Nilda A. Eraku, Sunarty Sully Faisal Faisal Danu Tuheteru Fatimah Yunus, Andi Fatimah, Shalawatun Amaliah Fatmaliza Harahap Febrianto, Fandi Fera, Feti Firda Julia Fristiohady, Adryan Gusti Ayu Kade Sutariati Hadjar, Nurhayati Hamzah, Nurnaningsih Haslianti Haslianti, Haslianti Hasnia Arami Helty Hestiani, Hestiani Hidayati Hidayati Husna Husna Husna Husnawati I Nyoman Sujana Ibrahim, Moh Nuh Ibrahim, Mohammad Nuh Idin, Sahidin Ima Wijayanti Indayani, Mimin Kaidah Indriani Indriani Iralistari, Waode Iralistar Irdam Riani, Irdam Isamu, Kobajashi Togo Israwati Jali, Wa Jaya, Makmur Johan, Arniati Juliarto, Dion Kadir, Muh. Ridho Syafarullah Kadir, Syahruddin Kaneko, Masanori Karamoi Karamoi Karimuna, Siti Rabbani Karmin Karmin, Karmin Kartin Usman Kartini Kartini Kasim, Ma'ruf Kasmiati Kristi, Elsa La Ode Alirman Afu, La Ode Alirman La Ode Baytul Abidin La Sara Lakawa, Stefiana Yunisa Laksanany, Satya Agustina Lolopayung, Selin M. Manugeren, M. Ma’ruf, Khaidhar Maftuha, Andi Zakiah Aini Mardiansyah Mardiansyah, Mardiansyah Maulana, Fazirul Maulana, Mey Sri Mekuo, Febrianto Nur Miftahul Hasanah Mila Angraeni Mita Gebriella Inthe Mohd Fauzi, Mohd Muh Aksa Azis Muh. Fitra Annaba Muhaimin Hamzah Muhammad Fajar Purnama Muhammad Trial Fiar Erawan Muhtar, Nur Inayah Muskita, Wellem Hendrik Nancy D. Yuliana Nanda Visca Pradiny Naslina Alimina Nasution, Ali Napiah Niaga, Muh. Syawal Akbar Novi Damayanti Nur Asyik, Nur Nur, Indriyani Nuraeni, Febrianti Nurfitri Ekantari Nurhawa Oce Astuti Pairulsyah Pairulsyah Pardi Pardi Pardi Pardi, Pardi Patadjai, Andi Besse Pertiwi, Gadis Andista Piliana, Wa Ode Pratiwy, Devi Putri, Rizki Amelia Eka Rahmah, Alfiyyah Nur Ramadhan, Muhammad Rahmad Raup, Syahril Abd. Resi, Resi RH. Fitri Faradilla Ridhowati, Sherly Riki RIKI RIKI, RIKI Rizky Ayu Lestari Rosmaeni Rosnawintang Rosnawintang Rusmianur, Wa Ode Sadimantara, Muhammad Syukri Saediman, Haji Safitra, Safitra Safitri Hariani Safitri, Lia Safitri, Wa Ode Mustika Ayu Safitri Sahlan Sahlan Saleh, Arum Ayu Gustiara Absyah Sali, Fitriani Salsabila, Febi Nur Sari, Ifaty Fadliliana Sari, Wilda Purnama Sarinah Sarinah Setiawati Anggraini Siti Rabbani Karimuna SITTI HAJAR Sri Rejeki Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Wulan, Sri Suadi Suadi Sukma, Asca Rahayu Suriani Suriani Surni, Surni Suwarjoyowirayatno, Suwarjoyowirayatno Syahrizal Koem T. Thyrhaya Zein Tamrin Tamrin Tanjung, Dinda Andini Thesalonica, Denysha Turki, Syifaa Sabianova Addina Vatma, Ona Sri Wa Ratmi Wellem H Muskita Wellem H. Muskita Winandari, Alzagita Trisazena Windi, Yohanes Kambaru Winiati P. Rahayu Wiwin Rahmawati Nurdin Yodha, Agung Wibawa Mahatva Yundari, Yundari Yuni Ratnasari Yusnaini Yusnaini Zainun, Mariana