p-Index From 2021 - 2026
5.848
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Performance Analysis and Development Strategy of Coastal Fisheries Ports (PPP) Arfani Mukrim; Mulyono Baskoro; Agus Santoso
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 5 No. 2 (2025): Juni : Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v5i2.5807

Abstract

This research focuses on evaluating the performance and development strategy of the Coastal Fisheries Port (PPP) in Kota Agung, located in Tanggamus Regency, Lampung Province. The results reveal that both internal and external elements influence the port’s activities and overall effectiveness, with organizational aspects emerging as a key determinant. Hypothesis testing confirms that the organizational factor (X2) has a significant effect on port performance (Y). Through the application of USG and SWOT analysis, several critical challenges were identified: (1) the need to optimize supporting facilities to enhance service quality and fish catch, (2) the necessity for funding to rehabilitate and revitalize existing land for better usage, and (3) the importance of improving fishermen's skills to support environmental sustainability around the port area. In light of these insights, the study recommends a more systematic management approach for PPP Kota Agung, emphasizing organizational improvements, efficient use of facilities, and capacity-building programs to boost performance and strengthen the port’s competitiveness.
Efektifitas Penggunaan Diaphanosoma sp. Sebagai Substitusi Artemia sp. Terhadap Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup Larva Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Effectiveness Of Using Diaphanosoma sp. As A Substitution Of Artemia sp. On The Growth And Surviva Bartho, Seldi; Mulyono Baskoro; Sri Harijati
Pena Akuatika : Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 24 No. 1 (2025): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/penaakuatika.v24i1.5628

Abstract

Udang vaname (Litopenaeus vannamei) adalah komoditas perikanan bernilai tinggi di Indonesia, namun kualitas larva yang rendah akan berpengaruh terhadap tingkat produksi. Pakan alami seperti Artemia sp. mendukung pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva, namun harganya mahal. Alternatif ekonomis seperti Diaphanosoma sp. dibutuhkan karena mudah dikultur, tidak merusak kualitas air, dan tumbuh cepat. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas dan menentukan dosis tepat Diaphanosoma sp. sebagai substitusi Artemia sp. pada larva udang vaname (PL 3). Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan. Hasil menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan pada pertumbuhan panjang mutlak, laju pertumbuhan spesifik (LPS), dan laju pertumbuhan harian (LPH) antar perlakuan. Pertumbuhan tertinggi t pada perlakuan A (100% Artemia sp.), dengan LPS 5,94% dan LPH 0,68%. Tingkat kelangsungan hidup tertinggi terdapat pada perlakuan C (50% Artemia sp. dan 50% Diaphanosoma sp.) sebesar 91,89%. Keywords: Artemia salina, Diaphanosoma sp , Feed , Larvae, Vannamei shrimp
PERSEPSI NELAYAN TERHADAP RUMPON PORTABLE DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI LARANGAN, KABUPATEN TEGAL Yusfiandayani, Roza; Imron, Mohammad; Mawardi, Wazir; Baskoro, Mulyono S.; Simbolon, Domu; Prasetiyo, Shidiq Lanang; Raihan, M. Reza; Rahmad, Adrul; Azis, Ravy Nur; Wahdati, Fajriyah Cahyani
Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Vol 14 No 1 (2023): MEI 2023
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3013.593 KB) | DOI: 10.24319/jtpk.14.13-24

Abstract

Perairan Karang Jeruk merupakan kawasan konservasi ekosistem terumbu karang yang terletak di Dukuh Larangan (Desa Munjungagung, Kabupaten Tegal, di Provinsi Jawa Tengah) yang memiliki kekayaan sumber daya perikanan yang baik. Alat tangkap yang banyak terdapat di perairan Karang Jeruk adalah payang gemplo dan mini purse seine. Penggunaan teknologi rumpon portable diharapkan dapat menciptakan daerah penangkapan ikan dan mengantisipasi timbulnya degradasi daerah penangkapan ikan. Tujuan dari kegiatan ini adalah menganalisis persepsi nelayan terhadap penggunaan inovasi rumpon portable di perairan Karang Jeruk, Kabupaten Tegal. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan experimental fishing. Data persepsi nelayan dilakukan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner kepada 50 nelayan payang gemplo dan mini purse seine, dengan penentuan responden secara accidental sampling. Seluruh nilai persepsi nelayan terhadap rumpon portable dikelompokkan menjadi 3 kategori, sebagian besar nelayan memiliki persepsi pada tingkat tinggi sebanyak 38 orang (76%), tingkat sedang sebanyak 11 orang (22%), dan tingkat rendah hanya 1 orang (2%). Penggunaan rumpon portable memiliki keunggulan diantaranya: produktivitas tangkapan yang banyak, jenis tangkapan beragam, dan komposisi ikan kategori layak tangkap yang banyak.
RESPONS FISIOLOGI MATA IKAN SELAR (Selaroides leptolepis) DAN KEMBUNG (Rastreliger brachysoma) TERHADAP WARNA CAHAYA LAMPU Fuad; Baskoro, Mulyono S; Riyanto, Mochammad; Mawardi, Wazir
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 12 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.254 KB) | DOI: 10.29244/jitkt.v12i1.26631

Abstract

Respons fisiologi mata ikan selar (Selaroides leptolepis) dan ikan kembung (Rastroliger brachysoma) berbeda untuk setiap warna cahaya. Respons fisiologi mata ikan bisa dijadikan indikator dalam menentukan tingkat ketertarikan ikan terhadap warna cahaya tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat ketertarikan ikan selar dan ikan kembung terhadap cahaya warna putih, kuning, hijau dan biru. Metode penelitian menggunakan metode percobaan yang dilakukan di bagan tancap. Sepuluh ekor ikan selar dan ikan kembung yang dibatasi dengan jaring diberi cahaya selama 30 menit. Sampel ikan yang telah diberi perlakuan cahaya diambil matanya dan dilakukan analisis histologi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi ukuran ikan, indeks sel kon dan kecepatan pergerakan sel kon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan selar sangat tertarik terhadap cahaya LED warna hijau dan biru, sedangkan ikan kembung tertarik terhadap cahaya warna biru. Rata-rata indeks sel kon ikan selar pada cahaya warna biru dan hijau adalah 77,3±7,4% dan 70,7±6,8%, sedangkan rata-rata indeks sel kon ikan kembung yang diberi cahaya warna biru adalah 79,9±2,0%. Kecepatan rata-rata pergerakan sel kon ikan selar yang diberi cahaya biru mencapai 0,0180±0,0028 μm/det, sedangkan ikan kembung dengan cahaya hijau adalah 0,0157±0,0018 μm/det. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ikan selar sangat tertarik terhadap cahaya warna hijau dan biru, sedangkan ikan kembung sangat tertarik terhadap cahaya warna biru.
KLASTERISASI ARMADA PERIKANAN SKALA KECIL DI PULAU KEI KECIL BAGIAN TIMUR, KEPULAUAN KEI Wiyono, Eko Sri; Baskoro, Mulyono S.; Riyanto, Mochammad; Picaulima, Simon
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 12 No. 3 (2020): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v12i3.31974

Abstract

Kebijakan dan regulasi dengan sifat armada perikanan skala kecil yang multispesies dan multigear dapat menyebabkan terjadinya penurunan hasil tangkapan di setiap daerah penangkapan ikan. Klasterisasi armada perikanan dapat memberikan informasi yang lebih efektif dan efisien untuk tindakan pengelolaan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi klasterisasi armada perikanan skala kecil berdasarkan kemiripan hasil tangkapan, pendapatan dan biaya operasional. Metode penelitian menggunakan metode survei, penentuan responden dengan teknik purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan Square Euclidean Distance. Hasil penelitian mendapatkan hasil tangkapan, pendapatan dan biaya operasional tertinggi pada musim barat dan pancaroba 1 adalah armada purse seine, musim timur dan pancaroba 2 adalah armada bagan, sedangkan terendah pada musim barat sampai pancaroba 2 adalah armada gillnet hanyut. Secara umum pada musim barat terdapat 3 kelompok klaster besar, musim pancaroba 1 terdapat 2 kelompok klaster besar, musim timur terdapat 3 kelompok klaster besar, musim pancaroba 2 terdapat 4 kelompok klaster besar. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa klasterisasi yang terjadi dalam setiap musim dipengaruhi oleh hasil tangkapan, pendapatan dan biaya operasional. Jumlah dan struktur klasterisasi armada perikanan skala kecil selalu berubah dalam setiap musim.
EFFECTIVENESS OF RENEWABLE ENERGY LAMPS ON GATHERING FISH IN BAGAN FISHERIES AT BANTEN BAY Sudrajad, Dirfas Heronseva; Tsunoda, Atsuhiro; Baskoro, Mulyono Sumitro; Imron, Mohammad
Jurnal Penelitian Perikanan Laut (Albacore) Vol 10 No 1 (2026): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.10.1.017-028

Abstract

The increase in solar fuel (diesel) prices poses major challenge for lift net (bagan) fishermen who rely on generators for their fish-attracting lights. This research investigates the effectiveness of the innovative EBT Lamp (Lacuba) powered by a Seawater Battery as an alternative to solar-fueled generators. The primary objective is to evaluate the performance of Lacuba, focusing on the speed of fish attraction and aggregation, as well as the analysis of community indices (diversity, evenness, and dominance) of the catches. Field trial results indicate that Lacuba is significantly more time-efficient. The average time for fish to be attracted was 6.5 minutes (vs. 12.25 minutes with conventional lamps), and the aggregation time was 60 minutes (vs. 77 minutes). Although both systems showed low community index categories, Lacuba registered lower values for diversity (0.2965), evenness (0.1842), and dominance (0.0392) compared to the conventional fishing lamp. Key words: lift net, renewable energi, seawater battery
Composition and distribution of Lutjanus johnii and other species using wire traps in the waters of Rigaih, Aceh Jaya Regency Nasruddin, Nasruddin; Baskoro, Mulyono S; Yusviandayani, Roza; Kurniawati, Vita Rumanti; Iskandar, Dahri
Depik Vol 14, No 2 (2025): JUNE 2025
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.14.2.46225

Abstract

The catch results show that wire traps are an effective and selective fishing gear for Lutjanus johnii, with a total catch of 244.1 kg. The bycatch, consisting of 10 species, amounted to 208.1 kg, also caught using wire traps in the waters of Rigaih. This study aimed to identify the composition of the bycatch, the ratio between the target catches and the bycatch, and the size range of the dominant bycatch species caught during L. johnii fishing operations in Rigaih waters. The research was conducted in the waters of Rigaih during NovemberDecember 2024 using wire traps (dimensions: length x width x height = 120 x 100 x 75 cm). The results showed that the primary catch using wire traps was dominated by L. johnii, with a total of 135 individuals (48.7%) weighing 244.1 kg. The bycatch amounted to 208.1 kg (46.1%). The bycatch species included Caranx sexfasciatus with 42 individuals (15.2%) weighing 18.4 kg (4.1%), Lutjanus gibbus with 24 individuals (8.7%) weighing 31.9 kg (8.7%), and Epinephelus malabaricus with 24 individuals (8.7%) weighing 114.5 kg (25.3%). The dominant bycatch size classes caught in the wire traps included L. campechanus with a total length range of 1820 cm, L. campechanus with a total length range of 3045 cm, and Epinephelus malabaricus with a total length range of 4075 cm. The proportion of the target catch to bycatch by weight was 53.9% to 46.1%. This means that for every 1 kg of L. johnii caught, approximately 0.85 kg of bycatch was also captured.KeywordsLutjanus johniiwire trapAceh Jayasex ratiofish composition
PENDUGAAN PARAMETER POPULASI IKAN CAKALANG (Katsuwonus Pelamis) DI PERAIRAN SENDANGBIRU, JAWA TIMUR Boer, Mennofatria; Baskoro, Mulyono S; Afiyatus sholihah
Coastal and Ocean Journal (COJ) Vol 7 No 1 (2023): COJ (Coastal and Ocean Journal)
Publisher : Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/coj.v7i1.42001

Abstract

Cakalang merupakan ikan yang dominan tertangkap di Perairan Sendangbiru. Kajian ini menjadi penting sebagai dasar pengelolaan perikanan agar stok ikan cakalang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menduga parameter populasi ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) meliputi pola pertumbuhan, distribusi panjang ikan, parameter pertumbuhan, mortalitas dan tingkat ekspolitasi. Sampel ikan cakalang diambil dari tempat pendaratan ikan (TPI) Pondokdadap pada bulan Juli sampai Oktober 2019 dengan menggunakan metode purposive sample. Jumlah ikan contoh sebanyak 1431 ekor. Data panjang bobot diolah dengan menggunakan software ms. excel 2013 untuk mengetahui pola pertumbuhannya. Data ditribusi panjang diolah dengan software ms. excel 2013 untuk mengetahui ukuran ikan yang dominan tertangkap. Data frekuensi panjang cakalang kemudian diolah dengan menggunakan program FiSAT II untuk menduga parameter pertumbuhan, mortalitas dan laju ekploitasi. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa cakalang yang tertangkap diperairan Sendangbiru memiliki pola pertumbuhan allometrik positif dengan ukuran ikan yang dominan tertangkap sebesar 42 cmFL. Panjang asimtotik (L∞) 87.65 cmFL, laju pertumbuhan (K) 0.69 per tahun, t0 sebesar -0.17 per tahun. Mortalitas alami (M) 0.93 per tahun, mortalitas tangkapan (F) 1.25 per tahun dan mortalitas total (Z) 2.18 per tahun. Sedangkan tingkat ekploitasi (E) cakalang di perairan Sendangbiru diduga sebesar 0.57.
Co-Authors A. Fauzi A. Fauzi A. Purbayanto Abdul Hanan Abdul Kohar Mudzakir Achmad Indar Wijaya Adi Saputra Adi Susanto Adi Susanto Adi Susanto Ady Candra Afiyatus sholihah Agnes P. Sudarmo Agus Atmadipoera Agus Santoso Agus Suherman Agus Wahyu Santoso Agustinus Tupamahu Akhmad Fauzi Aksa Azhari Aminullah Alberth Ch Nanlohy Ali Muqsit Am Azbas Taurusman Am Azbaz Taurusman Anggraini, Atika Anjaya Purwa Wiyastra Anwar Bey Pane Anwar, Yanto Arfani Mukrim Ari Purbayanto Arif Satria Aristi Dian Arzali Asep Ma'mun Ateng Supriatna Axeline Estherina Simanjuntak Ayu Wulandari Azis, Ravy Nur Aziz, Ravy Nur Bambang Murdiyanto Bambang Murdiyanto Bambang Murdiyanto Bambang Murdiyanto Bartho, Seldi Benaya M. Simeon Bimasakti, Yudha Budhi H Iskandar Budhi H Iskandar Budhi H Iskandar Budhi H. Iskandar Budhi H. Iskandar Budhi H. Iskandar Budhi Hascaryo Iskandar Budi Hascaryo Budi Hascaryo Budi Hascaryo Iskandar Budi Nugraha Budiman, M. Syarif Budy Wiryawan Bunasor Sanim Burhanis Burhanis Chandra Nainggolan D Manurung Dahri Iskandar Dahri Iskandar Daniel Monintja Daniel R Monintja Daniel R Monintja Daniel R. Monintja Daniel R. Monintja Daniel R. Monintja Daniel Rezki Danu Sudrajat Dareen Nadya Rema Dedi Soedharma Dedy H. Sutisna Deni Achmad Soeboer Deselina M.W. Kaleka Diana Agustina Didik Santoso Didik Santoso Dietriech Geoffrey Bengen Diniah Diniah Djodie Rizky Prima Domu Simbolon Drama Panca Putra Dwi A. Gautama Eko Sri Wiyono Erfind Nurdin Erfind Nurdin Erna Almohdar Ernani Lubis Estu Nugroho Fadlt Syamsudin Firdaus Basbeth Firman Kurniawan Fis Purwangka Fonny J.L. Risamasu Fuad Gentio Harsono Gondo Puspito Hafinuddin Hafinuddin Hanifa, Irfan Hansje Matakupan Hariwisudho, Sugeng Herie Saksono Hiariey, J. Hiariey, Johanis Hutagalung, Bronx Andar Iin Solihin Iin Solihin Ilham Fajri, Ilham Indra Ambalika Syari Indra Ambalika Syari Indra Jaya Indra Jaya J Hiariey Jabbar, Meuthia Aula Jaliadi - Jeti Pulu Johanis Hiariey Johanis Hiariey John Haluan John Haluan John Haluan John Haluan John Haluan Joko Santoso Karman, Amirul Karnan Karnan Khrisna Samudra Krishna Samudra Kunarso Kunarso Kurman, Mathilda Kurnia, Triono Aries Kusnandar Kusnandar La Anadi Laitupa, Jufri Pachri Lilik Muzayanah Luh Putu Ratna Sundari M Yasin U.P Olii M. Fedi A. Sondita M. Fedi A. Sondita M. Fedi A. Sondita M. Nizar Dahlan M. Nizar Dahlan Mahiswara Mahiswara Matakupan, Hansje Mennofatria Boer Mochammad Riyanto Mohamad Gazali Mohammad Imron Mokhamad Dahri Iskandar Muhamad Fedi Alfandi Sondita Muhamad Fedi Alfiadi Sondita Muhammad Agam Thahir Muhammad Agam Thahir Muhammad Ihsan Muhammad Imron Muhammad Imron Muhammad Johar Rudin Muhammad Sulaiman Muhammad Sulaiman Muhammad Wildy Kamaali Mujizat Kawaroe Mulyati, Sri . Mulyono Partosuwirjo Mulyono Partosuwirjo Mustaruddin Nasruddin Nasruddin Nasruddin Nasruddin Nining S Ningsih Nining Sari Ningsih Nopriyanti Nur Lina Maratana Nabiu Nurhasanah Oktariza, Wawan Picaulima, Simon M. Pipih Suptijah Posundu, Ronald S A Prasetiyo, Shidiq Lanang Prihatin Ika Wahyuningrum Putra, Demo Buana Rafi Ohorella Rahmad, Adrul Rahmat Kurnia Raihan, M. Reza Raihan, Muhamad Reza Raihanah Raihanah Ratih Kusumastuti Ridwan Mulyana Ridwan Mulyana Riena F Telussa Rinda Noviyanti Rizqi Ramadhan Putra Romelus Far Far Ronny I. Wahju Roza Yusfiandayani Roza Yusfidanayani RR. Ella Evrita Hestiandari Runtu, Noriko Sadarun Sadarun Safwan Hadi Salsabila Nafri Saputra, Bonis Andrei Tri Siahainenia, Stevanus M Siti Radarwati Siti Radarwati Soehadi, Imam Soepanto Soemakaryo Soepanto Soemokaryo Soepanto Soemokaryo Sri Harijati Sri Harijati Sudrajad, Dirfas Heronseva Sudrajat Danu Sudrajat, Danu Sugeng H. Wisudo Sugeng Hariwisudho Suharyanto Sulaeman Martasuganda Sulaeman Martasuganda Sulaeman Martasuganda Sulaeman Martasuganda Sumardi Sadi Supartono Supartono Sutia Yuningsih Syifa Nurul Aini Taeran, Imran Taufiq Taufiq Taufiq Taufiq Taufiq Tirtana, Denta Tri Hariyanto Tri Wiji Nurani Triadhi, Joko Triono Probo Pangesti Tsunoda, Atsuhiro Tupamahu, A. Uju Vatria, Belvi Victor Nikijuluw Vita Rumanti Kurniawati Wahdati, Fajriyah Cahyani Wardani, Puti Wazir Mawardi Welem Waileruny, Welem Wilma Amiruddin Wudianto Wudianto Yopi Novita Yudha Bimasakti Yusfiandayani, S.Pi., Dr. Roza Yusviandayani, Roza Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain . Zulkarnain . Zulkarnain Zulkarnain Zuriat