Articles
IMPLEMENTASI LINTASAN BELAJAR PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA MELALUI PROJECT-BASED LEARNING
Sumarni, Sumarni;
Darhim, Darhim;
Fatimah, Siti
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 16, No 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/sigma.v16i2.16596
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas mahasiswa calon guru matematika (MCGM) dalam implementasi lintasan belajar pengembangan bahan ajar matematika melalui project-based learning. Partisipan penelitian terdiri dari 10 MCGM yang belajar di program studi pendidikan matematika sebuah universitas di Indonesia. Metode kualitatif deskriptif digunakan, instrumen penelitian berupa lintasan belajar pengembangan bahan ajar matematika melalui project-based learning dan instrumen lembar kerja proyek mahasiswa dari lintasan belajar yang dikembangkan, lembar observasi dan lembar refleksi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatif deskriptif. Sebagai hasil dari penelitian, implementasi lintasan belajar pengembangan bahan ajar melaui project-based learning memberikan pengalaman kepada mahasiswa calon guru dalam mengembangkan bahan ajar matematika dan mahasiswa mampu menghasilkan produk bahan ajar yang valid berdasarkan hasil validasi ahli. Selain itu, dengan pengalaman aktivitas pengembangan bahan ajar melalui pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan PCK dan MCK mahasiswa calon guru matematika.
Analisis Kemampuan Dekomposisi Computational Thinking Siswa Pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
Solehudin, Solehudin;
Darhim, Darhim;
Herman, Tatang
Jurnal Perspektif Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Perspektif: Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15575/jp.v8i2.304
Kemampuan Computational Thinking (CT) adalah kemampuan penting abad ke-21 yang harus dimiliki oleh semua orang karena diprediksi akan menjadi keterampilan dasar layaknya membaca dan menulis. Kemampuan ini diyakini mampu mengantarkan generasi masa depan untuk dapat berhasil, baik dalam karier maupun kehidupan pribadinya. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji lebih dalam mengenai kemampuan dekomposisi yang menjadi akar sekaligus kekuatan dari CT, dengan fokus pada kerangka Cognitive Computational Thinking. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah kelas VIII SMP Negeri yang ada di Kabupaten Sukabumi dengan jumlah siswa sebanyak 35 orang. Instrumen yang digunakan berupa tes tertulis, wawancara siswa dan guru. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis data kualitatif yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, verifikasi, serta kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan dekomposisi CT siswa masih rendah. Hal ini disebabkan karena siswa belum pernah diberikan soal-soal berbasis CT dan guru juga belum familiar dengan kemampuan penting ini sehingga belum pernah menerapkannya pada pembelajaran di kelas.
Development of a Local Instruction Theory for Trigonometric Ratios
Andiani, Dini;
Nurlaelah, Elah;
Darhim, Darhim
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol. 15 No. 2 (2024): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : UNNES JOURNAL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/dk629522
Some students find trigonometric ratios challenging. Research on the application of Local Instruction Theory (LIT) in trigonometry is limited, particularly in secondary school understanding of trigonometric ratios. This study aims to develop an LIT for trigonometric ratios using Realistic Mathematics Education (RME). The researcher designed a learning pathway to help students grasp the fundamental concepts of trigonometric ratios. The study employs a research design methodology, developing a Hypothetical Learning Trajectory (HLT) to improve students' understanding. The development of LIT for Trigonometric Ratios follows three stages: initial design, teaching experiments, and retrospective analysis. Students demonstrated the ability to understand trigonometric ratios through the learning process. The findings suggest that the use of LIT-based instructional materials, incorporating RME principles, significantly enhances students' conceptual understanding of trigonometric ratios in high school. Beberapa siswa menganggap materi perbandingan trigonometri cukup sulit. Penelitian tentang penerapan Local Instruction Theory (LIT) dalam pembelajaran trigonometri masih sangat terbatas, khususnya terkait dengan pemahaman rasio trigonometri di sekolah menengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Local Instruction Theory (LIT) perbandingan trigonometri dengan menggunakan Realistic Mathematic Education (RME). Dalam upaya membantu siswa membangun konsep dasar pada materi perbandingan trigonometri, peneliti mengembangkan alur LIT dengan menemukan jalur pembelajaran yang efektif. Pencapaian tujuan penelitian menggunakan desain penelitian. Serangkaian kegiatan mengembangkan Hypothetical Learning Trajectory (HLT) sehingga siswa sekolah menengah atas (SMA) memiliki pemahaman yang lebih baik tentang perbandingan trigonometri. Pengembangan Local Instruction Theory untuk Perbandingan Trigonometri meliputi tiga tahap yaitu mengembangkan desain awal, melakukan percobaan pengajaran, dan melaksanakan analisis retrospektif. Siswa mampu membangun pemahaman tentang perbandingan trigonometri selama proses pembelajaran berlangsung. Berdasarkan analisis kualitatif eksperimen pengajaran, penelitian ini berimplikasi pada penguatan Local Instruction Theory (LIT) perbandingan trigonometri dan pengembangan bahan ajar berbasis RME.
The Pedagogical Role of ICT on Computational Thinking in Learning Mathematics: A Systematic Review of Scopus Database
Makur, Alberta Parinters;
Darhim;
Martadiputra, Bambang Avip Priatna
Hipotenusa: Journal of Mathematical Society Vol. 6 No. 2 (2024): Hipotenusa: Journal of Mathematical Society
Publisher : Program Studi Tadris Matematika Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18326/hipotenusa.v6i2.1964
The systematic review literature on the integration of computational thinking in learning mathematics at K-12 mathematics education showed that student-centered teaching approaches can bridge computational thinking and mathematics. However, studies on the role of ICT in improving the quality of learning and the integration of computational thinking in supporting the academic ability of K-12 students are still little reviewed in the current literature. In an effort to fill this gap, a systematic review of the pedagogical role of ICT in asssisting the improvement of students’ computational thinking in K-12 mathematics learning needs to be conducted. This study analyzed 14 studies from the Scopus database that met the inclusion requirements. The PRISMA protocol was used to assess the 14 studies reviewed. The results of this research are that several ICT tools effectively enhance students' CT in mathematics education, including augmented reality, digital gamification technology, robots, tablets, ePCR devices, online platforms for algorithm-based tasks, and problem-based programming. These studies recommend integrating these ICT tools into standard mathematics curricula, with careful design of learning activities, appropriate to students' developmental levels, and supported by adequate teacher training.
Analisa Kemampua Berpikir Aljabar Siswa Ditinjau dari Self-Efficacy dan Gender
Syarifuddin, Syarifuddin;
Darhim, Darhim;
Yulianti, Kartika
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 23 No 3 (2023): Didaktis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/didaktis.v23i3.14399
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan berpikir aljabar siswa ditinjau dari tingkat efikasi diri dan gender. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek dan tempat penelitian ini adalah siswa kelas VIII C SMP Muhammadiyah 9 Surabaya. Hasil dari penelitian ini yaitu siswa laki-laki dan siswa perempuan dengan self-efficacy tinggi memiliki pemahaman soal yang baik dan mampu melakukan penyelesaian soal dengan baik, serta dapat melakukan penarikan kesimpulan dari soal yang dikerjakan. Sementara siswa laki-laki dan siswa perempuan dengan self-efficacy sedang memiliki pemahaman yang berbeda. Siswa laki-laki masih sering melakukan kesalahan dalam proses penyelesaian soal dan kurang teliti, sementara siswa perempuan mampu melakukan langkah-langkah penyelesaian soal dengan baik dan juga tidak dapat membuat kesimpulan akhir dengan benar. Sedangkan untuk siswa laki-laki dan siswa perempuan dengan tingkat self-efficacy rendah memiliki pemahaman soal yang kurang baik, karena keduanya sama sekali tidak menuliskan informasi yang diketahui dan pertanyaan yang ditanyakan. Selain itu, baik siswa laki-laki maupun siswa perempuan masih sering melakukan kesalahan perhitungan dalam proses penyelesaian soal, sehingga hasil akhirnya salah. Siswa laki-laki dan siswa perempuan juga tidak dapat membuat kesimpulan dari soal sudah dikerjakan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu siswa laki-laki dan perempuan memiliki perbedaan kemampuan dalam menyelesaikan tes berpikir aljabar. Serta ada perbedaan kemampuan berpikir aljabar antara siswa dengan tingkat efikasi diri tinggi, sedang dan rendah.
PELATIHAN GAMIFIKASI BAGI GURU DALAM MENDESAIN PEMBELAJARAN YANG MENARIK DI MTS SCI
Fuji Azzumar;
Muhammad Ari Subhi;
Budi Rianto;
Muhammad Tareq Ghifari;
Muhammad Aiman Jamil Lubis;
Darhim
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 14 No 1 (2024): Juli 2024
Publisher : LPPM UNINUS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30999/jpkm.v14i1.3219
Gamification in instruction is considered attractive to many students, thereby increasing motivation and learning engagement. The training carried out aims to provide teachers with experience in designing interesting instruction through Role-Playing Game Maker MV (RPG Maker MV 1.2.0). This article describes the implementation of gamification training for teachers at MTs Sekolah Cinta Ilmu (SCI), Bandung Regency. This activity is a form of community service carried out using preliminary surveys and practicum methods. The results of the activity show the teacher's enthusiasm for designing new instruction in the form of gamification. Various positive responses were conveyed by the teacher council participating in the training because, more or less, they had mastered the basic competencies in running the RPG Maker MV 1.2.0 application as a necessity for implementing innovative, creative, and interesting instruction.
INCLUSIVE MATHEMATICS EDUCATION IN JUNIOR HIGH SCHOOL THROUGH MERDEKA CURRICULUM
Muhammad Ari Subhi;
Darhim
International Conference on Education, Science, Technology and Health (ICONESTH) 2023: ICONESTH
Publisher : International Conference on Education, Science, Technology and Health (ICONESTH)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46244/iconesth.vi.266
Every student possesses distinct learning needs that necessitate diligent efforts for fulfillment, particularly those requiring inclusive education. One of the pivotal strategies for meeting these requirements is through the curriculum. Presently, Indonesia employs the Merdeka Curriculum. This study aims to assess the efficacy of the Merdeka Curriculum in adequately facilitating inclusive mathematics education. The research methodology adopted involves document analysis. The principal focus of this research entails scrutinizing 12 regulatory documents and governmental policies concerning the Merdeka Curriculum and inclusive education, accessed through the Database Peraturan | JDIH BPK. The findings of this research are as follows: 1) The regulations and policies of the Merdeka Curriculum adequately accommodate students' learning needs through inclusive education, 2) Inclusive mathematics education is facilitated by the freedom to determine the flow of learning objectives and differentiation strategies, and 3) There are currently no guidelines or specific learning outcomes established in the field of mathematics for students with disabilities or exceptional intellectual and/or gifted abilities.
Pengembangan E-Modul Interaktif Berbasis HTML 5 Package Materi Rasio melalui Pendekatan Representasi Matematis
Sugilar, Hamdan;
Herman, Tatang;
Darhim, Darhim
Jurnal Perspektif Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Perspektif: Volume 9 Nomor 1 Tahun 2024 (Article in Press)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15575/jp.v9i1.322
Pengembangan e-modul interaktif dengan pendekatan refresentasi matematis menjadi salah satu bahan ajar materi rasio. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan sumber belajar berupa e-modul interaktif berbasis HTML5 Package untuk meningkatkan kemampuan representasi matematis. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (research and development) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Sumber data didapatkan dari validator materi, validator media, peserta didik kelas VII Salah satu SMPN di Kabupaten Bandung. Analisis data untuk pengembangan e-modul interaktif berbasis HTML5 Package kriteria sangat valid dari ahli materi dan ahli media, memperoleh kriteria praktis dari peserta didik, dan efektif dalam peningkatan kemampuan representasi matematis. Hasil penelitian menunjukan bahwa e-modul interaktif berbasis HTML5 Package bisa menjadi sumber belajar untuk mempelajari materi rasio dimanapun dan kapanpun karena praktis, efisien, dan mampu meningkatkan motivasi dan kemampuan refresentasi matematis siswa.
ANALISIS KESALAHAN DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATERI LINGKARAN YANG DILAKUKAN OLEH SISWA SMP BERDASARKAN TAHAPAN KASTOLAN
Nadia Ulfa;
Darhim;
Kartika Yulianti;
Ulfah Nur Azizah;
Fitri Rahmawati;
Yusuf Adhitya;
Nurmala Setianing Putri;
Bill Chairy Rizki Bustaren
AdMathEduSt: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kemampuan siswa SMP dalam memahami konsep geometri masih tergolong rendah. Hal ini harus segera diatasi dikarenakan geometri memiliki kedudukan penting untuk diajarkan di sekolah mengingat bahwa konsep geometri sering dimanfaatkan dalam berbagai aspek kehidupan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal lingkaran yang merupakan salah satu materi dalam konsep geometri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang melibatkan 30 siswa kelas 8 di salah satu SMP kota Bandung. Triangulasi dalam pengumpulan data meliputi (1) pemberian instrumen tes kemampuan pemahaman matematis siswa terkait materi lingkaran, dan (2) instrumen non tes yang meliputi pedoman observasi dan wawancara siswa, serta studi dokumen. Berdasarkan hasil temuan dan pembahasan pada penelitian ini, diperoleh informasi bahwa dalam menyelesaikan soal lingkaran, kesalahan siswa teridentifikasi dalam 2 bentuk kesalahan dari 3 kesalahan yang dapat dikategorikan melalui tahapan Kastolan yaitu kesalahan konseptual yang meliputi kesalahan dalam menentukan definisi juring, kesalahan dalam menentukan rumus panjang busur lingkaran, dan lain-lain; serta kesalahan prosedural yang meliputi kesalahan yang diakibatkan karena tidak teraturnya langkah-langkah pengerjaan soal, dan kesalahan yang diakibatkan karena ketidaktelitian siswa memahami soal dan dalam melakukan perhitungan.
BIBLIOMETRIC ANALYSIS FROM LOCAL INSTRUCTION THEORY RESEARCH
Edi Supriyadi;
Jarnawi Afgani Dahlan;
Darhim Darhim;
Dadang Juandi
Journal on Mathematics Education Research (J-MER) Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Departemen Pendidikan Matematika, FPMIPA, UPI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/j-mer.v3i2.49316
A field known as bibliometrics is one that allows for the evaluation of different scientific publications using a variety of different indicators. The purpose of this research is to carry out a bibliometric analysis of the amount of work that has been done in the field of local instruction theory between the years 2009 and 2020. All of the journal articles that were retrieved from the Scopus database between the years 2009 and 2020 were incorporated. As bibliographic indicators, we used things like the number of publications, the most productive institutions, the type of collaboration, the most productive countries, the most cited papers, and authors who had the highest overall academic production. It is then sent to the SciVal tools in order to undergo analysis. The research on local teaching theory was drawn from a total of 29 published publications, with 50 different writers contributing to the collection of 41 citations. The most documents have been produced in Indonesia, which is the world's largest country. The institution that has the biggest scientific influence and production is Sriwijaya University, which also has the highest scientific production. Ratu Ilma Indra Putri is the author who has had the most manuscripts published throughout the course of her career. Last but not least, the majority of articles involve collaboration between institutions. Local instruction theory research is still new and hasn't made a global impact. Academics can submit relevant article citations, putting them at the forefront of the latest research.