p-Index From 2021 - 2026
18.028
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Pembelajaran Project Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berkomunikasi Peserta Didik SMP dalam Pembelajaran di Kelas Herisa Sintia; Desy Safitri; Sujarwo
JIMAD: Jurnal Ilmiah Mutiara Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): JIMAD - MEI
Publisher : PT. Penerbit Tiga Mutiara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61404/jimad.v3i2.383

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of the Project Based Learning (PjBL) model in enhancing the communication skills of junior high school students through a literature review approach. The study critically analyzes a range of scholarly literature and recent research findings concerning the implementation of PjBL, particularly in the context of developing oral, written, and interpersonal communication skills within primary education settings. The findings indicate that PjBL fosters an active, collaborative, and contextual learning environment that significantly contributes to the improvement of students’ communication abilities. Through project completion that involves exploration, presentation, and group interaction, learners are encouraged to articulate ideas effectively, engage in active listening, and produce writing with logical and argumentative structure. Moreover, the model has been shown to enhance students' self-confidence, independence, and sense of responsibility toward their own learning process. Nonetheless, the implementation of PjBL continues to face several challenges, including limited instructional time, insufficient teacher understanding of meaningful project design, and inadequate supporting resources. Without systemic support and continuous professional development for educators, the application of this model risks becoming a mere formality with little substantive impact. Therefore, this study recommends further empirical research using a mixed-methods approach to investigate the effectiveness of PjBL across various subjects and educational levels. Such studies are expected to strengthen the theoretical foundation and promote the adoption of PjBL as a transformative learning strategy in shaping learners.
Dampak Menonton Anime terhadap Tingkat Motivasi Siswa SMP Muhamad Rizqi Seputro; Desy Safitri; Sujarwo
JIMAD: Jurnal Ilmiah Mutiara Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): JIMAD - MEI
Publisher : PT. Penerbit Tiga Mutiara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61404/jimad.v3i2.399

Abstract

The phenomenon of escalating anime consumption as a form of entertainment among junior high school students (Sekolah Menengah Pertama, SMP) generates an imperative to comprehend its psychological and educational ramifications, particularly concerning learning motivation. This study employs a systematic literature review methodology to analyze the correlation between anime exposure and the learning motivation levels of SMP students, with a particular focus on both intrinsic and extrinsic motivational dimensions. The synthesized literature reveals that anime, through its narrative complexity, visual quality, and motivational character portrayal, functions as a stimulus capable of enhancing intrinsic motivation by instilling ethical values and achievement-oriented zeal, as well as facilitating extrinsic motivation via social recognition incentives and identity aspirations. This augmentation in motivation contributes positively to increased concentration, active participation, and learning perseverance. Nonetheless, findings also indicate potential risks of diminished learning efficacy attributable to disproportionate time allocation towards excessive anime viewing, which may adversely impact academic performance. The contribution of this research lies in the integration of motivational theory (intrinsic and extrinsic) with media effects theory within the context of anime genres—particularly the action genre—to explicate the dynamics of media influence on cognitive, affective, and behavioral learning facets. Overall, the study concludes that the influence of anime consumption on junior high school students’ learning motivation is dualistic in nature; anime can serve as a facilitative medium for learning motivation when consumed in a controlled manner. Therefore, time management and content comprehension emerge as critical factors in optimizing the educational benefits of anime consumption without eliciting detrimental consequences on academic achievement.
Pelatihan Pemanfaatan Media Gamifikasi Untuk Pembelajaran yang Interaktif dan Menyenangkan Bagi Guru Sujarwo; Desy Safitri; Saipiatuddin; Nurzengky Ibrahim; Arita Marini
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/a3dgg364

Abstract

Memaknai era revolusi industri 4.0 yang merupakan era transformasi digital maka kegiatan pembelajaran dituntut untuk mengurangi penerapan metode ceramah untuk mentransfer pengetahuan (transfer of knowledge) dan meningkatkan proporsi aktivitas mengonstruksi pengetahuan oleh peserta didik menggunakan media pembelajaran yang inovatif, salah satunya menggunakan media gamifikasi untuk pembelajaran. Berdasarkan fakta di lapangan, tidak semua guru memahami pembuatan media pembelajaran edukatif sebagai media gamifikasi dalam pembelajaran agar mempermudah siswa memahami materi pelajaran dan pembelajaran menjadi menarik dan menyenangkan, sehingga kompetensi guru harus terus diupgrade agar dapat melakukan inovasi dalam pembelajaran. Adapun subjek atau peserta dari kegiatan ini adalah guru-guru dari SMP Negeri 2 Jakarta, sedangkan metode yang digunakan dalam upaya meningkakan kompetensi guru tersebut adalah melalui kegiatan pelatihan kepada guru dalam mengembangkan media gamifikasi untuk pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan di era digital. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam dalam mengelola pembelajaran melalui pengembangan dan pengintegrasian media edukatif sebagai gamifikasi dalam pembelajaran serta mampu menumbuhkan motivasi dan kesadaran guru-guru dalam mengemas pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi digital dan karakteristik siswa. Hasil kegiatan ini menunjukan adanya peningkatan kompetensi peserta dalam hal pengetahuan dan peningkatan keterampilan peserta dalam menggunakan media game online sebagai gamifikasi dalam pembelajaran. Kelebihan pengbdian yang dilakukan adalah dengan simulasi dan pembimbingan langsung sehingga peserta dapat secara langsung mampraktekkan penggunaan media game online yang dapat dijadikan sebagai media gamifikasi dalam pembelajaran.
Tantangan dan Peluang Penggunaan Deep Learning Dalam Pembelajaran IPS di Era Digital Serly Nurharis Jayatri; Desy Safitri; Sujarwo
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2025): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v2i4.4323

Abstract

Penerapan Deep Learning dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) menghadapi tantangan struktural, teknis, dan kultural, di antaranya keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya literasi AI di kalangan guru, serta risiko privasi dan bias algoritmik yang berdampak pada efektivitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tantangan dan peluang penggunaan Deep Learning dalam pembelajaran IPS di era digital serta memberikan rekomendasi strategis untuk penerapannya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, mengkaji berbagai sumber literatur terkini dan data empiris terkait infrastruktur pendidikan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat hambatan besar, integrasi Deep Learning membuka peluang personalisasi pembelajaran, penguatan keterampilan abad ke-21, dan inovasi metode pembelajaran adaptif. Kesimpulannya, keberhasilan penerapan Deep Learning dalam IPS sangat bergantung pada standardisasi data, penguatan kompetensi guru, perlindungan data pribadi siswa, serta transformasi budaya digital di lingkungan sekolah. Implikasi dari temuan ini adalah perlunya pengembangan ekosistem inovasi pendidikan berbasis AI yang inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan. Studi ini memperkaya wacana implementasi teknologi cerdas dalam pendidikan sosial-humaniora dan memunculkan pertanyaan lanjutan terkait kesiapan regulasi etis dalam pendidikan berbasis AI.
Tren Penggunaan Tumblr di Kalangan Gen Z : Upaya Menerapkan Zero Waste dan Gaya Hidup Berkelanjutan Nadia Putri Sinaga; Desy Safitri; Sujarwo
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2025): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v2i4.4331

Abstract

Masalah sampah dan penggunaan botol air kemasan secara massal menjadi permaslaahan lingkungan yang berdampak negatif seperti penumpukan sampah dan pencemaran baik itu air, tanah dan udara. Maka dari itu perlu upaya dan langkah yang tepat dalam menangani, mengurangi dan mewujudkan pengurangan berbagai jenis sampah atau limbah. Penelitian ini membahas tren penggunaan Tumblr di Kalangan Genrasi Z sebagai bagian dari upaya menerapkan zero waste dan gaya hidup berkelanjutan. Metode penelitian yaitu studi kepustakaan dilengkapi dengan penelitian terdahulu. Hasil penelitian ditemukan bahwa penggunaan Tumblr menjadi upaya zero waste yang mendukung 3R (reduce, reuse, recycle. Kesadaran lingkungan oleh Gen Z dan minat beli terhadap tumblr sebagai wujud nyata dari kepedulian terhadap sampah dan kelestarian lingkungan yang juga menjadi bagian dari strategi besar dan kontribusi Gen Z dalam mengurangi dampak negatif sampah serta keberlanjutan lingkungan.
Penerapan Model Pembelajaran Role Playing Dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Peserta Didik Khairida, Khalisa; Sujarwo; Desy Safitri
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2025): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v2i4.4760

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran role playing dalam meningkatkan keaktifan belajar peserta didik. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan menganalisis berbagai hasil penelitian empiris terkait penerapan role playing di berbagai jenjang pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model role playing secara signifikan mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa, seperti keterlibatan dalam diskusi, kerjasama kelompok, dan keberanian menyampaikan pendapat. Beberapa studi, seperti yang dilakukan oleh Sely Oktaria (2017) dan Ismawati Alidha Nurhasanah,dkk (2016), mencatat peningkatan keaktifan belajar hingga 89% dan ketuntasan hasil belajar hingga 92,31%. Selain itu, model ini juga mendorong pengembangan keterampilan abad 21, termasuk komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah. Meskipun memerlukan persiapan yang matang dan waktu yang relatif lama, role playing terbukti efektif menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna. Dengan demikian, model ini dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran inovatif untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan kualitas pembelajaran. 
PENGARUH POSITIF BUDAYA K-POP TERHADAP REMAJA Fathiyah Rahmah; Desy Safitri; Sujarwo
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2025): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v2i4.4779

Abstract

Budaya K-Pop merupakan fenomena budaya korea di tingkat global yang mempengaruhi dunia internasional. Dalam dekade terakhir, gelombang Hallyu atau "Korean Wave" telah memasuki kehidupan sehari-hari banyak remaja di seluruh dunia, termasuk Indonesia. K-POP adalah singkatan dari Korean POP, adanya istilah ini mengacu pada musik populer dari Korea Selatan yang mencakup dari berbagai genre musik. K-POP ini juga merupakan ungkapan yang sering digunakan untuk mendeskripsikan jenis musik, lagu, dan tarian yang diproduksi oleh seorang idol dari Korea Selatan, termasuk girl grup, boy band, dan artis solo. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan secara kualitatif pengaruh positif budaya K-Pop terhadap remaja. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dan didukung oleh survei literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya K-Pop memiliki pengaruh positif terhadap remaja yaitu membuat remaja menguasai bahasa korea, memiliki banyak teman, termotivasi, memiliki usaha dari K-Pop, menjadi Inspirasi di dunia fashion, dan dapat mengetahui citra diri.
Peran Literasi Digital Dalam Mendorong Kesadaran Etis Dan Tanggung Jawab Sosial Peserta Didik Di Tengah Transformasi Digital Alya Nabilah Salistya; Desy Safitri; Sujarwo
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5284

Abstract

Di era digital, peserta didik tidak hanya dituntut untuk mampu menggunakan teknologi, tetapi juga diharapkan memiliki kesadaran etis dan tanggung jawab sosial dalam mengakses serta membagikan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran literasi digital dalam membentuk sikap etis dan rasa tanggung jawab sosial peserta didik di tengah arus informasi yang semakin cepat dan kompleks. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi digital tidak hanya mencakup keterampilan teknis, tetapi juga meliputi kemampuan berpikir kritis, memahami etika dalam bermedia, serta menyadari dampak sosial dari aktivitas di ruang digital. Literasi digital yang baik mendorong peserta didik untuk bersikap lebih bijak, bertanggung jawab, dan peduli terhadap sesama dalam interaksi digital sehari-hari. Kesimpulannya, literasi digital menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cakap dalam menggunakan teknologi, tetapi juga memiliki nilai-nilai moral dan sosial yang kuat. Oleh karena itu, integrasi literasi digital dalam dunia pendidikan perlu dilakukan secara terarah, sistematis, dan berkelanjutan.
Dinamika Gaya Hidup Konsumtif dalam Fenomena Pinjol pada Masyarakat Kota Retno Kusumawati; Sujarwo Sujarwo; Desy Safitri
SOSIAL : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS Vol 3 No 2 (2025): SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/sosial.v3i2.741

Abstract

The phenomenon of online loans has emerged as a financial innovation that transforms the pattern of access to funds within urban communities. The convenience of obtaining loans without complex requirements has contributed to the rise of a consumerist lifestyle, especially among the younger generation. This study aims to analyze the correlation between the use of online loans and the dynamics of consumerist lifestyles in urban society. By employing a literature review and descriptive-qualitative analysis methods, the research reveals that low financial literacy, social pressure, and the influence of social media intensify the tendency toward instant loan-based consumerist behavior. Psychological factors such as FOMO (Fear of Missing Out) and the philosophy of YOLO (You Only Live Once) further reinforce this consumerist behavioral pattern. The results of the study show that the phenomenon of online loans not only impacts financial issues but also causes psychological stress and shapes compulsive consumption patterns.
Implementasi Model Pembelajaran Sains, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) pada Mata Pelajaran IPS dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik di SMP Negeri 3 Jakarta Ellena Evelyn; Desy Safitri; Saipiatudin Saipiatudin
SOSIAL : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS Vol 3 No 3 (2025): SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/sosial.v3i3.1048

Abstract

This study aims to improve students' learning outcomes in Social Sciences (IPS) through the implementation of the Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) learning model. The background of this study is based on the low learning outcomes of IPS in class VII of SMP Negeri 3 Jakarta, as well as the lack of variations in innovative learning models. The study used the Classroom Action Research (CAR) method of the Kemmis and McTaggart model which was carried out in two cycles. Each cycle includes the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of the study were 36 class VII-B students. Data collection techniques used learning outcome tests, observations, interviews, and documentation. The results of the study showed a significant increase in student learning outcomes. In the first cycle, the percentage of students who achieved the Minimum Completion Criteria (KKM) was 77.77%, increasing to 91.6% in the second cycle. In addition, student activity in learning activities also increased. These results prove that the Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) learning model is able to integrate social studies concepts with real situations, thus facilitating students' understanding and improving the quality of learning.
Co-Authors abdul haris Fatgehipon Achmad Nur Hidayaht Adam Centuryo Santoso Adi Putra Adinda Anisa Ramadhani Affar Tangguh Romadon Afriandini Aisyah Afrilyanti Aftian Nur Oktavia Agil Syakhirotul Rizkiyah Aidil Pahmi Albertus Dias Pamungkas Alifia Zahro Aini Alifiana Alifiana Alisha Zahra Sa’diyah Almadina Puspita Dewi Alya Nabilah Salistya Amirah Zahra Muthi Anbiya Nur Hibatullah Ani Kurniawati Setiawan Anisa Surya Lestari Aradea Ferescky Ardilla Septiawati Ariella Ester Sonya Natalia Arifin Maksum Arina Alva Sinta Arita Marini Arohmawati, Arohmawati Audrey Afralia Ayu Atiyah Kulsum Ayudhia Nur Luthfia Azlea Mayasya Aziz Cahya Adrevi Chantika Auliya Choirul Umam Azhari Cindyaningsih Kurniawan Damayanti Damayanti Devi Mayanti Magdalena Manullang Devi Melana Dhaniar Rafida Dianita Zahra Zafira Dinda, Adinda Anisa Ramadhani Dyan Fahira Ellena Evelyn Elok Mely Miskiyah Elsa Suci Ramadhanti Emi Sulistri Emilio, Aldwyn Enti Agestia Eppagelia Mesyakh Sipahutar Erliana Dwi Mutiara Ersya Pricyliana Esya Fitria Sani Evant Anwar fahrezi Fa Akhbar Fadilla Fahma Fadillah, Muhamad Sofian Faisal Achmadhani Fajriyanti, Aura Fathiyah Rahmah Fuji Ochtaulia Hanifa Sekar Ayunda Hasan Kusuma Wardhana Hayati, Mutiara Herisa Sintia Hilmi Tazkia Ibnu Mustopo Jati Indah Rarasati Indi Rahmawati Indira Nazwa Fazrina Iqbal Pratama Izky Kusumaningrum Izzulhaq Satrio Izzulhaq Satrio Diandono Jeri Saputra Jihan Nafilah Joshua Oktavianus Julius Sagita Khairida, Khalisa Kharisma Fitrianinda Kurniasari, Shanti Lailati El Fithria Lailati El Fithria Latif Admadi Leola Dewiyani LIDIA DESIANA Lidya Rahmawati Lutfia Alfityanti Lutfia Hapsari Martini Martini Martini Martini Maulisa Arianti Maulydia Anggraini Meilinda Agustina Mertika Mertika Miftahur Rohmah Mohamad Firdaus Nasori Mohammad Noval Muhamad Rizqi Seputro Muhammad Abdul Aziz Muhammad Alfarid Muhammad Almaida Alfarizi Muhammad Aqshal Wiranata Muhammad Dicky Suandy Muhammad Fikra Firdaus Muhammad Harvani Firmansyah Muhammad Rahmat Alwafi Muhammad Zacky Mulyadi Mulyadi Musril Zahari Nabila Putri Wahiddiyah Nadia Putri Ayu Nadia Putri Sinaga Nadira Choirunnisa Najwa Sabila Nandi Kurniawan Natasya Natasya Nevin Sebastian Nathanael Nilam Ardiningrum Novi Rahmadani Novita Sari Elisabet Sihite Nuraida Rezeki Fadhilah Nuralifa Yasmin Budiyanti NURUL ISTIQOMAH Nurzengky Ibrahim Padmasari, Azizah Putri Adinda Raraswati PUTRI WULANDARI Rahma Mudhiyanti Rahma Mudhiyanti Rangga Trilaksana Rania Tinesia Alifa Ratih Kusumastuti Resha Putri Fadhilla Resta Agustiani Retno Kusumawati Rizki Maulana Ardiansyah Rizqi Awalul Rijal Roby, Roby Roro Ayu Sri Arimbi Sabrina Widya Vernanda Saffana Alzahra Saipiatuddin Saipiatuddin Saipiatuddin Saipiatudin Saipiatudin Salman Al Farisi Sephia Ananda Putri Sephia Lahma Zuma Kelly Serly Nurharis Jayatri Shanti Kurniasari Sherly Octaviana Sri Nuraini Sujarwo Sujarwo Sujarwo Sujarwo Sujarwo Syarifa Yusni Putri Syefira Dian Ariani Syifa Annisa Azzahra Taqiyyatus Syakhsiyyah Taufik Rihatno Tri Wina Handani Trioctavia, Trioctavia Tsania Luthfiani Salma Ustutifa Qorry Veriana Vika Maharani Wening Nurul Laily Wildan Taqiyudin Witri Azkia Wiwid Sekar Utami Yashinta Aulia Sanjaya Yoas Raditya Prasti Saputra Yuka Azahra Amelya Yusria Isnaina Akbari Zifa Nabilla Zahra Zulela