p-Index From 2021 - 2026
18.028
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Fenomena Trend Backburner di Tiktok : Implikasi Komunikasi Tidak Efektif Pada Hubungan Interpersonal Yoas Raditya Prasti Saputra; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Istilah Backburner merupakan istilah yang diambil dari judul lagu, karya penyanyi indonesia di kancah internasional, yakni Niki. ketenaran lagu ini di media sosial menciptakan identitas baru terhadap suatu individu yang memiliki kondisi tertentu. pada penelitian ini mengambil perspektif komunikasi efektif pada hubungan interpersonal dua individu dalam menganalisis istilah dan peran individu sebagai backburner dalam hubungan. penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif, penelitian ini menggunakan teknik analisis wacana digital dengan tiga elemen utama: komunikasi, text dan identitas di sosial media. analisis konteks berfokus pada asal usul istilah backburner sebagai identitas sosial dan kaitan istilah backburner dengan komunikasi efektif pada hubungan interpersonal.
Pandangan Mahasiswa tentang Generasi Sandwich: Studi Kasus Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNJ Kharisma Fitrianinda; Desy Safitri; Nurul Istiqomah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena generasi sandwich menjadi isu sosial yang semakin relevan, khususnya di kalangan generasi muda seperti mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pandangan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta terhadap peran dan tantangan sebagai generasi sandwich, yang harus menanggung beban finansial dua generasi sekaligus, yakni orang tua dan keluarga masa depan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif terhadap sejumlah mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum angkatan 2021 sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara kognitif, mahasiswa memiliki pemahaman yang baik mengenai konsep dan realitas generasi sandwich, baik melalui media sosial, pengalaman pribadi, maupun pengamatan sosial. Secara afektif, mayoritas mahasiswa merasakan kecemasan, stres, dan tekanan emosional saat membayangkan diri menjalani peran tersebut. Namun, dari aspek konatif, mereka menunjukkan sikap antisipatif melalui perencanaan keuangan, peningkatan literasi finansial, serta kesiapan mental menghadapi kemungkinan menjadi generasi sandwich. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mahasiswa tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga mulai membentuk sikap dan tindakan nyata untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan sosial-ekonomi masa depan
Pemanfaatan Aplikasi Canva Dalam Pengembangan Kreativitas Mahasiswa Ardilla Septiawati; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa transformasi signifikan dalam dunia pendidikan, salah satunya melalui pemanfaatan aplikasi desain grafis seperti Canva. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Canva dalam mengembangkan kreativitas mahasiswa di era digital. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan data sekunder dari jurnal, artikel, dan buku yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Canva, sebagai platform desain berbasis online, menyediakan berbagai fitur dan template yang mudah diakses, memungkinkan mahasiswa menciptakan desain menarik tanpa keahlian desain yang rumit. Canva tidak hanya mendukung kebutuhan akademik dan organisasi, tetapi juga menjadi sarana untuk mengeksplorasi kreativitas, berpikir out of the box, dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Kelebihan Canva meliputi kemudahan akses, beragam template, dan fitur kolaborasi, meskipun terdapat kekurangan seperti ketergantungan pada internet dan keterbatasan fitur gratis. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa Canva layak menjadi pilihan utama dalam mendukung proses pembelajaran dan pengembangan kreativitas mahasiswa, sekaligus mempersiapkan mereka untuk tantangan dunia profesional di masa depan
Hubungan antara Kecerdasan Emosional dengan Perilaku Sosial Siswa di SMPN 236 Jakarta Esya Fitria Sani; Desy Safitri; Saipiatuddin Saipiatuddin
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan kecerdasan emosional dengan perilaku sosial siswa di SMPN 236 Jakarta. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel berjumlah 140 siswa dipilih melalui simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket dan dianalisis dengan teknik korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian memperoleh nilai signifikan dari uji koefisien korelasi sebesar (Sig. 0.000 < 0.05) dengan koefisien korelasi 0.646. Hal tersebut menunjukkan ada hubungan yang positif dan signifikan antara kecerdasan emosional dengan perilaku sosial. Hubungan yang positif diartikan bahwa semakin tinggi kecerdasan emosional siswa maka semakin tinggi juga perilaku sosialnya. Dengan demikian hipotesis yang diajukan diterima, artinya ada hubungan antara kecerdasan emosional dengan perilaku sosial siswa di SMPN 236 Jakarta.
Peningkatan Hasil Belajar IPS Melalui Penerapan Media Uno Stacko Pada Siswa Kelas VIII SMPN 74 Jakarta Devi Melana; Desy Safitri; Saipiatuddin Saipiatuddin
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII dengan penerapan media permainan Uno Stacko sebagai media pembelajaran IPS. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 74 Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Mc Taggart dengan menggunakan model Spiral yang terdiri dari tiga siklus.  Teknik pengumpulan data melalui tes (pre-test dan post-test) dan non tes (observasi, dan dokumentasi). Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII F dengan jumlah 32 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media permainan Uno Stacko sebagai media pembelajaran IPS efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dibuktikan berdasarkan hasil post-test yang mengalami peningkatan disetiap siklusnya. Pada siklus 1, persentase ketuntasan hasil belajar adalah 71,875%, pada siklus 2 menjadi 78,125%, dan pada siklus 3, persentase ketuntasan hasil belajar mencapai 87,5%. Selain itu, penerapan permainan Uno Stacko juga memberikan dampak positif pada peningkatan keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran di kelas.
Dampak Paparan Konten LGBT pada Orientasi Seksual Mahasiswa Audrey Afralia; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membuka akses luas terhadap berbagai jenis konten media, termasuk representasi LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak paparan konten LGBT terhadap orientasi seksual mahasiswa di salah satu universitas di Jakarta. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan intens dan berulang terhadap konten LGBT berkontribusi terhadap tiga dampak utama: perubahan pola pikir mengenai orientasi seksual, kebingungan identitas seksual, dan dalam beberapa kasus, perubahan orientasi seksual. Konten yang paling berpengaruh adalah yang bersifat naratif, emosional, dan relatable, seperti webtoon, fanfiction, serial drama, dan video pendek di platform digital. Temuan ini dipahami melalui teori kultivasi yang menekankan pengaruh media dalam membentuk persepsi sosial, serta teori pembentukan identitas Erikson yang menyoroti pentingnya eksplorasi identitas di masa remaja dan dewasa awal. Penelitian ini menegaskan pentingnya literasi media dan dukungan sosial dalam mendampingi proses pencarian identitas mahasiswa agar tidak terlepas dari konteks budaya dan nilai lokal.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM TERHADAP HASIL BELAJAR IPS KELAS VIII SMP NEGERI 14 JAKARTA Yuka Azahra Amelya; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan model pembelajaran Flipped Classroom terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di SMP Negeri 14 Jakarta. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tantangan pembelajaran di era digital yang menuntut inovasi dalam strategi pembelajaran serta rendahnya hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPS. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experiment dan pendekatan non-equivalent control group. Kelas VIII B ditetapkan sebagai kelas eksperimen yang mendapatkan perlakuan Flipped Classroom, sedangkan kelas VIII C sebagai kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Instrumen berupa tes hasil belajar telah diuji validitas menggunakan korelasi point biserial dan reliabilitas dengan rumus KR-20. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata post-test kelas eksperimen (81,40) lebih tinggi dibanding kelas kontrol (74,94). Uji normalitas dan homogenitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Uji-t menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Dengan demikian, penerapan model Flipped Classroom terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPS siswa.
Fenomena Self-Reward dalam Budaya Konsumerisme Digital : Studi Literatur tentang Tren Gen Z di Media Sosial Jihan Nafilah; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Currently, Generation Z is actively promoting the “self-reward” trend on social media. Self-reward is a form of self-recognition for achievements in the workplace or academic success. Examples of self-reward include vacations, dining out, watching movies, shopping, and more. Self-reward can serve as a reason for Generation Z to adopt a consumerist attitude when using social media. The purpose of this study is to investigate whether the phenomenon of self-reward can lead Generation Z to become consumerist on social media. The research method employed a qualitative approach using literature review. Self-reward can be seen as a reason for Generation Z to shop on social media, often without realizing they are engaging in excessive consumerism. Therefore, to prevent consumptive behavior, one must use social media wisely and prioritize needs over desires.
PERAN KELUARGA: PEMBENTUKAN LITERASI ANAK DALAM PEMBELAJARAN MODERN Ayu Atiyah Kulsum; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas peran penting keluarga dalam membangun literasi di era pembelajaran modern. Pembelajaran di abad ke-21 memerlukan kemampuan berpikir analitis, inovasi, komunikasi efektif, dan kerja sama, dengan teknologi sebagai alat utama. Namun, ketergantungan yang berlebihan pada teknologi tanpa bimbingan yang tepat bisa menghambat perkembangan mental anak. Oleh karena itu, keluarga sebagai lingkungan awal anak memiliki tanggung jawab besar dalam menanamkan budaya literasi sejak usia dini. Kedekatan anak dan orang tua menjadi peran penting dalam menangkal dampak negatif dari perkemabangan teknologi Penelitian ini menerapkan metode studi literatur dengan mengevaluasi berbagai referensi akademik yang relevan dengan topik ini. Temuan studi menunjukkan bahwa pola asuh yang baik, hubungan emosional antara orang tua dan anak, serta kebiasaan membaca dan menulis di rumah memiliki dampak signifikan terhadap kemampuan literasi anak. Selain itu, tantangan seperti kurangnya kepedulian terhadap literasi dan tingginya pemakaian perangkat digital dapat diatasi dengan pendekatan keluarga yang aktif, kreatif, dan edukatif. Dengan demikian, kolaborasi antara pendidikan modern dan pengasuhan yang tepat dalam keluarga menjadi kunci untuk menciptakan generasi cerdas, kompetitif, dan berkarakter kuat.
UPAYA UNTUK MENUMBUHKAN KESADARAN LINGKUNGAN DI PERGURUAN TINGGI Hasan Kusuma Wardhana; Sujarwo Sujarwo; Desy Safitri
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi upaya perguruan tinggi dalam mewujudkan kesadaran lingkungan di kalangan civitas akademika, khususnya mahasiswa. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber tertulis seperti buku, artikel jurnal, dan dokumen resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran lingkungan di lingkungan kampus masih rendah, ditandai dengan perilaku seperti membuang sampah sembarangan, merokok di area kampus, dan kurangnya partisipasi dalam menjaga kebersihan. Faktor-faktor yang memengaruhi hal ini meliputi kurangnya pendidikan lingkungan, ketidaktahuan akan dampak negatif dari tindakan tersebut, serta minimnya penegakan peraturan terkait kebersihan. Perguruan tinggi berperan penting dalam meningkatkan kesadaran lingkungan melalui beberapa strategi, antara lain: (1) mengintegrasikan pendidikan lingkungan hidup ke dalam kurikulum, (2) menerapkan konsep Green Campus, (3) memberikan edukasi pengelolaan sampah, (4) berkolaborasi dengan pemerintah dan lembaga terkait, serta (5) memanfaatkan teknologi dan inovasi untuk mendukung kebersihan dan kelestarian lingkungan. Upaya-upaya ini diharapkan tidak hanya menciptakan lingkungan kampus yang bersih, sehat, dan nyaman, tetapi juga membentuk mahasiswa sebagai agen perubahan yang peduli terhadap lingkungan.
Co-Authors abdul haris Fatgehipon Achmad Nur Hidayaht Adam Centuryo Santoso Adi Putra Adinda Anisa Ramadhani Affar Tangguh Romadon Afriandini Aisyah Afrilyanti Aftian Nur Oktavia Agil Syakhirotul Rizkiyah Aidil Pahmi Albertus Dias Pamungkas Alifia Zahro Aini Alifiana Alifiana Alisha Zahra Sa’diyah Almadina Puspita Dewi Alya Nabilah Salistya Amirah Zahra Muthi Anbiya Nur Hibatullah Ani Kurniawati Setiawan Anisa Surya Lestari Aradea Ferescky Ardilla Septiawati Ariella Ester Sonya Natalia Arifin Maksum Arina Alva Sinta Arita Marini Arohmawati, Arohmawati Audrey Afralia Ayu Atiyah Kulsum Ayudhia Nur Luthfia Azlea Mayasya Aziz Cahya Adrevi Chantika Auliya Choirul Umam Azhari Cindyaningsih Kurniawan Damayanti Damayanti Devi Mayanti Magdalena Manullang Devi Melana Dhaniar Rafida Dianita Zahra Zafira Dinda, Adinda Anisa Ramadhani Dyan Fahira Ellena Evelyn Elok Mely Miskiyah Elsa Suci Ramadhanti Emi Sulistri Emilio, Aldwyn Enti Agestia Eppagelia Mesyakh Sipahutar Erliana Dwi Mutiara Ersya Pricyliana Esya Fitria Sani Evant Anwar fahrezi Fa Akhbar Fadilla Fahma Fadillah, Muhamad Sofian Faisal Achmadhani Fajriyanti, Aura Fathiyah Rahmah Fuji Ochtaulia Hanifa Sekar Ayunda Hasan Kusuma Wardhana Hayati, Mutiara Herisa Sintia Hilmi Tazkia Ibnu Mustopo Jati Indah Rarasati Indi Rahmawati Indira Nazwa Fazrina Iqbal Pratama Izky Kusumaningrum Izzulhaq Satrio Izzulhaq Satrio Diandono Jeri Saputra Jihan Nafilah Joshua Oktavianus Julius Sagita Khairida, Khalisa Kharisma Fitrianinda Kurniasari, Shanti Lailati El Fithria Lailati El Fithria Latif Admadi Leola Dewiyani LIDIA DESIANA Lidya Rahmawati Lutfia Alfityanti Lutfia Hapsari Martini Martini Martini Martini Maulisa Arianti Maulydia Anggraini Meilinda Agustina Mertika Mertika Miftahur Rohmah Mohamad Firdaus Nasori Mohammad Noval Muhamad Rizqi Seputro Muhammad Abdul Aziz Muhammad Alfarid Muhammad Almaida Alfarizi Muhammad Aqshal Wiranata Muhammad Dicky Suandy Muhammad Fikra Firdaus Muhammad Harvani Firmansyah Muhammad Rahmat Alwafi Muhammad Zacky Mulyadi Mulyadi Musril Zahari Nabila Putri Wahiddiyah Nadia Putri Ayu Nadia Putri Sinaga Nadira Choirunnisa Najwa Sabila Nandi Kurniawan Natasya Natasya Nevin Sebastian Nathanael Nilam Ardiningrum Novi Rahmadani Novita Sari Elisabet Sihite Nuraida Rezeki Fadhilah Nuralifa Yasmin Budiyanti NURUL ISTIQOMAH Nurzengky Ibrahim Padmasari, Azizah Putri Adinda Raraswati PUTRI WULANDARI Rahma Mudhiyanti Rahma Mudhiyanti Rangga Trilaksana Rania Tinesia Alifa Ratih Kusumastuti Resha Putri Fadhilla Resta Agustiani Retno Kusumawati Rizki Maulana Ardiansyah Rizqi Awalul Rijal Roby, Roby Roro Ayu Sri Arimbi Sabrina Widya Vernanda Saffana Alzahra Saipiatuddin Saipiatuddin Saipiatuddin Saipiatudin Saipiatudin Salman Al Farisi Sephia Ananda Putri Sephia Lahma Zuma Kelly Serly Nurharis Jayatri Shanti Kurniasari Sherly Octaviana Sri Nuraini Sujarwo Sujarwo Sujarwo Sujarwo Sujarwo Syarifa Yusni Putri Syefira Dian Ariani Syifa Annisa Azzahra Taqiyyatus Syakhsiyyah Taufik Rihatno Tri Wina Handani Trioctavia, Trioctavia Tsania Luthfiani Salma Ustutifa Qorry Veriana Vika Maharani Wening Nurul Laily Wildan Taqiyudin Witri Azkia Wiwid Sekar Utami Yashinta Aulia Sanjaya Yoas Raditya Prasti Saputra Yuka Azahra Amelya Yusria Isnaina Akbari Zifa Nabilla Zahra Zulela