p-Index From 2021 - 2026
18.028
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

CYBER SEXISM DI MEDIA SOSIAL TIKTOK PADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN HUKUM UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA Alifiana Alifiana; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cyber sexism merupakan bentuk pelecehan berbasis gender yang sering terjadi di media sosial, termasuk TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui paparan dan persepsi mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta terhadap fenomena cyber sexism di TikTok. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner kepada 50 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden pernah melihat maupun mengalami komentar seksis dan pelecehan berbasis gender di TikTok. Mahasiswa memandang cyber sexism sebagai permasalahan serius yang dapat mengganggu rasa aman dan kenyamanan dalam bermedia sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan penguatan literasi digital dan kesadaran gender untuk menciptakan ruang digital yang lebih aman dan beretika.
SELF-DISCLOSURE DI KALANGAN MAHASISWA FISH UNJ MELALUI APLIKASI LINE PADA FITUR PEOPLE NEARBY Lutfia Hapsari; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana fenomena self-disclosure terjadi di kalangan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta melalui penggunaan fitur People Nearby pada aplikasi Line, serta memahami relasi sosial yang terbentuk sebagai dampak dari proses pengungkapan diri tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, penyebaran kuesioner, dan wawancara dengan populasi sebanyak 50 mahasiswa FISH UNJ yang aktif menggunakan fitur People Nearby, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa cenderung melakukan self-disclosure secara bertahap, dimulai dari pengungkapan informasi umum hingga informasi yang lebih personal, seiring dengan meningkatnya rasa nyaman dan kepercayaan terhadap lawan bicara. Proses pengungkapan diri ini berperan penting dalam pembentukan relasi sosial, baik dalam bentuk pertemanan, relasi sosial informal, maupun hubungan yang lebih personal. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan adanya kesadaran mahasiswa dalam membatasi informasi pribadi yang dibagikan sebagai bentuk pengelolaan privasi agar terhindar dari resiko penggunaan media daring.
Doomscrolling Pada Kesehatan Mental Generasi Z Ariella Ester Sonya Natalia; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan media sosial telah meningkatkan paparan informasi negatif yang memicu munculnya perilaku doomscrolling, khususnya pada Generasi Z sebagai kelompok digital native. Doomscrolling didefinisikan sebagai kebiasaan mengakses dan menggulir konten berita buruk secara berulang dan sulit dihentikan, meskipun menimbulkan dampak emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku doomscrolling pada Generasi Z serta menganalisis dampaknya terhadap kesehatan mental. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, yang dilaksanakan di RW 016 Kelurahan Jakasampurna, Kota Bekasi. Subjek penelitian berjumlah 78 responden Generasi Z berusia 18–25 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert, wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui teknik kategorisasi dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku doomscrolling pada Generasi Z terutama dipicu oleh dorongan internal berupa rasa ingin tahu, kebutuhan untuk selalu mengikuti perkembangan informasi, serta ketertarikan emosional terhadap konten negatif. Mayoritas responden berada pada kategori sedang hingga tinggi. Selain itu, doomscrolling terbukti memberikan dampak signifikan terhadap kesehatan mental, terutama dalam bentuk meningkatnya kecemasan dan stres, kelelahan mental, serta gangguan tidur. Temuan ini mengindikasikan bahwa paparan informasi negatif secara berulang menciptakan beban kognitif dan emosional yang berkepanjangan, sebagaimana dijelaskan dalam Uses and Gratifications Theory dan Digital Fatigue Theory. Oleh karena itu, perilaku doomscrolling perlu mendapat perhatian serius sebagai faktor risiko penurunan kesehatan mental Generasi Z.
Adaptasi Mahasiswa Dalam Mengatasi Culture Shock Dalam Perkuliahan Enti Agestia; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2024): Juli: RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Asosiasi Ilmuwan Pendidikan, Sosial, dan Humaniora Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/risoma.v2i4.180

Abstract

The shift from a high school environment to a college environment brings greater demands. This condition can cause the emergence of the culture shock phenomenon. This phenomenon underscores the importance of students having the ability to adapt to all demands that arise during lectures. Lecture adaptation refers to student interaction with the lecture environment. Considering the fact that lecture adaptation is complex, the forms of lecture adaptation are divided into 4 including academic adaptation, social adaptation, emotional adaptation, and adaptation to the institution. The purpose of this study is to find out more deeply about the adaptation carried out by students who experience culture shock in lectures. This research uses a qualitative method, to find out more about the adaptation carried out by students. The results of the study found that 1 in 4 students had not reached the adjusment stage, due to the complexity of adaptation to lectures. The three students who succeeded in adapting were none other than their efforts by being open to change, learning to develop themselves, and social support from dominant friends to help students adapt.
Persepsi Generasi Z terhadap Efektivitas Aktivisme Digital sebagai Bentuk Partisipasi Sosial Indira Nazwa Fazrina; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2025): Mei: RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Asosiasi Ilmuwan Pendidikan, Sosial, dan Humaniora Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/risoma.v3i3.746

Abstract

The advancement of digital technology has transformed the nature of social participation, particularly among Generation Z, who were raised in a digital ecosystem. This study aims to examine Generation Z's perceptions of the effectiveness of digital activism as a form of contemporary social participation. Using a literature review method, the study analyzes various academic sources to explore the dynamics of digital activism within the context of digital natives. The findings reveal that Generation Z perceives digital activism as an effective tool to express opinions, raise public awareness, and foster solidarity. Digital activism offers accessibility, broad reach, and flexibility in conveying social aspirations. However, challenges such as slacktivism and misinformation remain significant barriers. These findings imply the need for strategic approaches to optimize digital activism as a sustainable instrument for social change.
Co-Authors abdul haris Fatgehipon Achmad Nur Hidayaht Adam Centuryo Santoso Adi Putra Adinda Anisa Ramadhani Affar Tangguh Romadon Afriandini Aisyah Afrilyanti Aftian Nur Oktavia Agil Syakhirotul Rizkiyah Aidil Pahmi Albertus Dias Pamungkas Alifia Zahro Aini Alifiana Alifiana Alisha Zahra Sa’diyah Almadina Puspita Dewi Alya Nabilah Salistya Amirah Zahra Muthi Anbiya Nur Hibatullah Ani Kurniawati Setiawan Anisa Surya Lestari Aradea Ferescky Ardilla Septiawati Ariella Ester Sonya Natalia Arifin Maksum Arina Alva Sinta Arita Marini Arohmawati, Arohmawati Audrey Afralia Ayu Atiyah Kulsum Ayudhia Nur Luthfia Azlea Mayasya Aziz Cahya Adrevi Chantika Auliya Choirul Umam Azhari Cindyaningsih Kurniawan Damayanti Damayanti Devi Mayanti Magdalena Manullang Devi Melana Dhaniar Rafida Dianita Zahra Zafira Dinda, Adinda Anisa Ramadhani Dyan Fahira Ellena Evelyn Elok Mely Miskiyah Elsa Suci Ramadhanti Emi Sulistri Emilio, Aldwyn Enti Agestia Eppagelia Mesyakh Sipahutar Erliana Dwi Mutiara Ersya Pricyliana Esya Fitria Sani Evant Anwar fahrezi Fa Akhbar Fadilla Fahma Fadillah, Muhamad Sofian Faisal Achmadhani Fajriyanti, Aura Fathiyah Rahmah Fuji Ochtaulia Hanifa Sekar Ayunda Hasan Kusuma Wardhana Hayati, Mutiara Herisa Sintia Hilmi Tazkia Ibnu Mustopo Jati Indah Rarasati Indi Rahmawati Indira Nazwa Fazrina Iqbal Pratama Izky Kusumaningrum Izzulhaq Satrio Izzulhaq Satrio Diandono Jeri Saputra Jihan Nafilah Joshua Oktavianus Julius Sagita Khairida, Khalisa Kharisma Fitrianinda Kurniasari, Shanti Lailati El Fithria Lailati El Fithria Latif Admadi Leola Dewiyani LIDIA DESIANA Lidya Rahmawati Lutfia Alfityanti Lutfia Hapsari Martini Martini Martini Martini Maulisa Arianti Maulydia Anggraini Meilinda Agustina Mertika Mertika Miftahur Rohmah Mohamad Firdaus Nasori Mohammad Noval Muhamad Rizqi Seputro Muhammad Abdul Aziz Muhammad Alfarid Muhammad Almaida Alfarizi Muhammad Aqshal Wiranata Muhammad Dicky Suandy Muhammad Fikra Firdaus Muhammad Harvani Firmansyah Muhammad Rahmat Alwafi Muhammad Zacky Mulyadi Mulyadi Musril Zahari Nabila Putri Wahiddiyah Nadia Putri Ayu Nadia Putri Sinaga Nadira Choirunnisa Najwa Sabila Nandi Kurniawan Natasya Natasya Nevin Sebastian Nathanael Nilam Ardiningrum Novi Rahmadani Novita Sari Elisabet Sihite Nuraida Rezeki Fadhilah Nuralifa Yasmin Budiyanti NURUL ISTIQOMAH Nurzengky Ibrahim Padmasari, Azizah Putri Adinda Raraswati PUTRI WULANDARI Rahma Mudhiyanti Rahma Mudhiyanti Rangga Trilaksana Rania Tinesia Alifa Ratih Kusumastuti Resha Putri Fadhilla Resta Agustiani Retno Kusumawati Rizki Maulana Ardiansyah Rizqi Awalul Rijal Roby, Roby Roro Ayu Sri Arimbi Sabrina Widya Vernanda Saffana Alzahra Saipiatuddin Saipiatuddin Saipiatuddin Saipiatudin Saipiatudin Salman Al Farisi Sephia Ananda Putri Sephia Lahma Zuma Kelly Serly Nurharis Jayatri Shanti Kurniasari Sherly Octaviana Sri Nuraini Sujarwo Sujarwo Sujarwo Sujarwo Sujarwo Syarifa Yusni Putri Syefira Dian Ariani Syifa Annisa Azzahra Taqiyyatus Syakhsiyyah Taufik Rihatno Tri Wina Handani Trioctavia, Trioctavia Tsania Luthfiani Salma Ustutifa Qorry Veriana Vika Maharani Wening Nurul Laily Wildan Taqiyudin Witri Azkia Wiwid Sekar Utami Yashinta Aulia Sanjaya Yoas Raditya Prasti Saputra Yuka Azahra Amelya Yusria Isnaina Akbari Zifa Nabilla Zahra Zulela