p-Index From 2021 - 2026
18.028
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Dampak Body Shaming pada Remaja Perempuan Awal di SMP Negeri 213 Jakarta Damayanti Damayanti; Desy Safitri; Abdul Haris Fatgehipon
SOSIAL : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS Vol 3 No 3 (2025): SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/sosial.v3i3.1052

Abstract

This research was motivated by the rising number of adolescent girls experiencing body shaming, which can lead to negative consequences, particularly affecting their self-confidence. The aim of this study is to explore the impacts felt by female junior high school students after experiencing body shaming. A descriptive method was employed, using questionnaires, interviews, and documentation as data collection techniques. The population of this study consisted of 144 eighth-grade female students at SMP Negeri 213 Jakarta in the 2024/2025 academic year. The sample was selected through purposive sampling, with a total of 50 participants. The data were analyzed using descriptive analysis techniques. The results of the study show that: 1) Body shaming has a significant impact on the four analyzed aspects: global subjective satisfaction, affective distress regarding appearance, cognitive aspects of body image, and behavioral aspects of body shaming. Each aspect shows a negative influence, although the intensity varies. 2) In this study, the cognitive aspect was identified as the most dominant impact, with 38% of respondents categorized as experiencing a high level.
Hubungan Sindrom Fear of Missing Out (FoMO) terhadap Perilaku Konsumtif pada Mahasiswa Nadia Putri Ayu; Desy Safitri; Sujarwo
Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 2 (2025): JIMI - APRIL
Publisher : PT. PENERBIT TIGA MUTIARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61404/jimi.v3i2.375

Abstract

The rapid advancement of digital technology has brought significant changes to various aspects of life, including how individuals interact and access information. Young people, particularly university students, are among the most affected by these changes. One phenomenon that has emerged alongside the increasing use of social media is Fear of Missing Out (FoMO)—a feeling of anxiety or worry about being left out of trends, information, or social activities experienced by others. This phenomenon not only affects individuals psychologically but also has implications for students’ consumer behavior. This study aims to analyze the influence of FoMO on students’ consumptive behavior and to identify the mediating or reinforcing factors that shape this relationship. The research employs a qualitative approach, using data collection techniques through literature review from various recent and relevant sources. The findings indicate that FoMO has a significant correlation with the rise of consumptive behavior among students, especially in the context of purchasing symbolic goods that enhance one’s self-image on social media. Key factors influencing the relationship between FoMO and consumptive behavior include the level of digitalization, social dynamics such as peer pressure, and low self-control. Furthermore, the study finds that financial literacy plays an important protective role. Students with higher levels of financial literacy tend to be more capable of managing the consumptive urges triggered by FoMO. This research contributes new insights into the psychological impact of social media on students’ economic behavior. The novelty of the study lies in its in-depth analysis of the link between FoMO and student consumer behavior in the digital era, as well as the identification of relevant mediating factors. Therefore, the results of this study are expected to serve as a foundation for developing more adaptive digital and financial literacy education programs to meet the challenges of the technological era.
Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM): Evaluasi Implementasi dan Dampaknya terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa Cahya Adrevi; Sujarwo; Desy Safitri
Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 2 (2025): JIMI - APRIL
Publisher : PT. PENERBIT TIGA MUTIARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61404/jimi.v3i2.377

Abstract

The Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) program was developed by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology of the Republic of Indonesia as a step towards modernizing higher education and bridging the gap between the academic world and the workforce. Although it has been widely adopted in various universities, the efficiency of this program in enhancing students’ job readiness remains a key question. The aim of this research is to evaluate the implementation of the MBKM program and its impact on students’ job preparation, including both soft skills and hard skills. The background of the issue reveals a gap between higher education graduates’ competencies and the needs of the workforce, which has driven the government to initiate the MBKM policy as a solution to better prepare students for the dynamics of the labor market. The research problem focuses on the effectiveness of MBKM program implementation across various universities and how it affects students’ job readiness. Through a comprehensive literature review method, this study analyzes various scientific publications, policy reports, and evaluation studies related to MBKM from 2020 to 2024. The findings indicate that the implementation of MBKM still varies across higher education institutions with several challenges, such as infrastructure readiness, administrative systems, and stakeholder understanding. However, a positive correlation was found between student participation in the MBKM program, particularly in industry internships and collaborative projects, and improvements in adaptability, problem-solving skills, and technical competencies needed in the workforce. The novelty of this research lies in the comprehensive mapping of critical factors in the implementation of MBKM as well as the development of a sustainable evaluation framework that universities can use to enhance the effectiveness of the MBKM program in preparing graduates who are job-ready and globally competitive.
MENELISIK KESENJANGAN DIGITAL YANG TIDAK MERATA PADA PENDIDIKAN DI INDONESIA Alifia Zahro Aini; Desy Safitri; Sujarwo, Sujarwo
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v14i1.12514

Abstract

Penelitian ini didasari karena tidak meratanya digitalisasi yang dapat dirasakan dalam dunia pendidikan. Betapa mirisnya jika banyak siswa dan guru di daerah kecil Indonesia tidak turut merasakan perkembangan teknologi yang ada, sehingga membuat mereka kurang dapat bersaing dengan baik. Tujuan dari penelitian ini diadakan untuk mengetahui bahwa efek dari kesenjangan digital pendidikan di Indonesia sangatlah tidak baik. Metode yang dipakai pada penelitian ini adalah studi Pustaka. Hasil yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah masih banyak siswa serta guru yang berada di daerah kecil Indonesia kurang bisa merasakan digitalisasi dalam pembelajaran di kelas. Maka dari itu diperlukan solusi untuk mengatasi kesenjangan ini diantaranya, yaitu disediakan perangkat teknologi yang memadai untuk sekolah-sekolah di daerah terpencil, lalu dilaksanakan pelatihan guru dalam menggunakan teknologi yang ada, dan terakhir adanya pengembangan konten pembelajaran agar para siswa menarik untuk mengikuti belajar di dalam kelas.
DAMPAK STRATEGI COOPERATIVE LEARNING TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR SISWA DI KELAS Fadillah, Muhamad Sofian; Desy Safitri; Sujarwo
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v14i1.12658

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak penerapan strategi Cooperative Learning terhadap keaktifan belajar siswa di kelas. Dengan menggunakan pendekatan studi literatur, peneliti menganalisis berbagai hasil penelitian terdahulu yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa penerapan Cooperative Learning, termasuk model seperti Team Games Tournament (TGT) dan Think Pair Share (TPS), secara signifikan meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran. Strategi ini tidak hanya mendorong kerja sama dan tanggung jawab kelompok, tetapi juga mengembangkan keterampilan sosial dan berpikir kritis. Namun, keberhasilan metode ini sangat bergantung pada pengelolaan yang efektif oleh guru, seperti pembentukan kelompok yang seimbang, pembagian peran yang jelas, serta pemantauan dan pemberian umpan balik secara aktif. Kesimpulannya, Cooperative Learning merupakan strategi yang potensial dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih aktif, kolaboratif, dan menyenangkan.
EFEKTIVITAS DAN TANTANGAN PENILAIAN BERBASIS HOTS SEBAGAI SARANA PENGUATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DI ABAD 21 Hayati, Mutiara; Sujarwo; Desy Safitri
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v14i2.12682

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan soal berbasis HOTS dalam mengembangkan keterampilan abad ke-21 serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi guru dalam proses penyusunannya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan, dengan menganalisis berbagai literatur ilmiah terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa HOTS merupakan strategi penting dalam membentuk kemampuan berpikir kritis, analitis, dan kreatif peserta didik. Meski implementasinya telah didukung melalui kebijakan Kurikulum 2013 dan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), pelaksanaannya di lapangan masih menemui tantangan, seperti keterbatasan pemahaman guru, minimnya pelatihan, dan kurangnya fasilitas pendukung. Oleh karena itu, strategi penguatan seperti pelatihan berbasis praktik, penyediaan sumber belajar, kolaborasi antarguru, serta evaluasi berkala diperlukan untuk mengoptimalkan penerapan HOTS. Dengan demikian, penilaian berbasis HOTS berpotensi menjadi instrumen efektif dalam mencetak generasi yang adaptif, kritis, dan siap menghadapi tantangan abad ke-21. Kata Kunci: HOTS, keterampilan abad ke-21, penilaian, kurikulum, berpikir kritis
Perilaku Merokok Pada Mahasiswi (Studi Deskriptif : Mahasiswi Berkerudung di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta) Affar Tangguh Romadon; Desy Safitri; Achmad Nur Hidayaht
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i1.5397

Abstract

Fenomena merokok di kalangan perempuan, khususnya mahasiswi berkerudung, menjadi isu sosial karena adanya kontradiksi antara simbol religiusitas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk perilaku merokok serta mengidentifikasi faktor penyebab pada mahasiswi berkerudung di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan teknik purposive sampling sebagai penentuan dalam memilih subjek yang merupakan mahasiswi aktif dan berhijab dengan kebiasaan merokok. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku merokok mahasiswi berkerudung terbagi menjadi empat kategori: dipengaruhi perasaan positif, perasaan negatif, kebiasaan (habitual smoker), dan ketergantungan (addictive smoker). Faktor penyebab perilaku merokok diklasifikasikan menjadi dua: internal (rasa penasaran, stres, tekanan akademik) dan eksternal (pengaruh teman sebaya, lingkungan tempat tinggal, keluarga, serta daya tarik iklan). Penelitian ini mengungkap bahwa meskipun para informan sadar akan nilai religius dari kerudung, mereka tetap menjalani kebiasaan merokok sebagai bagian dari proses pencarian jati diri, pelampiasan emosional, dan pembentukan identitas sosial.
Transisi yang Mengguncang: Stres Akademik dalam Masa Remaja Awal di SMPN 2 Jakarta Muhammad Almaida Alfarizi; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat stres akademik serta faktor-faktor psikologis yang memengaruhinya pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 2 Jakarta. Faktor-faktor yang diteliti meliputi self-efficacy, academic hardiness, motivasi belajar, optimisme, dan prokrastinasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis univariat terhadap data dari siswa kelas VII-E. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki tingkat self-efficacy, academic hardiness, motivasi belajar, optimisme, dan prokratinasi yang tergolong rendah hingga sedang. Faktor-faktor tersebut dapat mempengaruhi stres akademik yang dialami oleh peserta didik. Oleh karena itu dalam penelitian ini ditekankan perlu adanya intervensi terarah yang dilakukan oleh guru seperti menerapkan pembelajaran berdiferensiasi, kolaborasi maupun Kerjasama dengan orang tua serta penguatan mengenai manajemen waktu yang dimiliki peserta didik sebagai Upaya yang dilakukan untuk mengurangi stres akademik pada peserta didik.
PEMANFAATAN APLIKASI TIKTOK SEBAGAI SUMBER INFORMASI BAGI GEN Z Yusria Isnaina Akbari; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam artikel berjudul “Pemanfaatan Aplikasi TikTok sebagai Sumber Informasi bagi Gen Z,” penelitian ini menganalisis secara mendalam bagaimana TikTok telah berevolusi dari platform hiburan menjadi sumber informasi utama bagi Gen Z, didukung oleh metode studi literatur dengan pendekatan analisis deskriptif. Pembahasan mencakup pola pemanfaatan TikTok, yang kini berfungsi ganda sebagai media hiburan dan saluran distribusi pengetahuan berkat konten singkat, visual, dan mudah diakses yang relevan dengan preferensi Gen Z akan informasi cepat dan menarik. Artikel ini juga mengkaji karakteristik konten yang dominan diakses Gen Z, menyoroti estetika visual, interaktivitas, relevansi praktis, dan keaslian konten yang dihasilkan pengguna biasa sebagai faktor utama yang menarik perhatian generasi ini. Selanjutnya, dibahas dampak penggunaan TikTok terhadap literasi digital, menunjukkan bahwa meskipun platform ini meningkatkan kemampuan memilah informasi, potensi penyebaran hoaks tetap menjadi tantangan yang memerlukan peningkatan literasi digital. Penelitian ini juga menguraikan strategi Gen Z dalam memverifikasi validitas informasi, seperti memeriksa kredibilitas sumber dan mencari informasi tambahan dari sumber lain, serta pentingnya diskusi kolaboratif. Terakhir, artikel ini menganalisis peran krusial algoritma rekomendasi TikTok yang, meskipun mempersonalisasi konten, dapat menciptakan efek echo chamber dan memperkuat bias konfirmasi, sehingga membatasi paparan terhadap perspektif beragam dan berpotensi memperburuk literasi digital Gen Z jika tidak disertai kesadaran kritis terhadap cara kerja algoritma.
PERSPEKTIF GEN Z TERHADAP STANDAR PASANGAN IDEAL DI TIKTOK Eppagelia Mesyakh Sipahutar; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana TikTok, sebagai platform media sosial yang populer di kalangan Gen Z, mempengaruhi pembentukan standar pasangan ideal. Melalui studi pustaka terhadap literatur lokal dan internasional tahun 2020–2025, penelitian ini mengidentifikasi pola ekspektasi yang terbentuk dari paparan konten romantis di TikTok, serta mekanisme perbandingan sosial yang terjadi. Hasil kajian menunjukkan bahwa konten pasangan di TikTok cenderung menyajikan hubungan yang tampak ideal, harmonis, dan estetik, yang kemudian membentuk standar tidak realistis bagi sebagian pengguna. Namun, respons Gen Z terhadap fenomena ini bervariasi; sebagian terinspirasi secara positif, sementara sebagian lainnya menunjukkan sikap kritis dan menolak narasi hubungan ideal tersebut. Penelitian ini menyoroti pentingnya literasi media untuk membantu Gen Z memilah informasi dan membangun hubungan berdasarkan nilai dan realitas pribadi, bukan semata pada ekspektasi sosial digital.
Co-Authors abdul haris Fatgehipon Achmad Nur Hidayaht Adam Centuryo Santoso Adi Putra Adinda Anisa Ramadhani Affar Tangguh Romadon Afriandini Aisyah Afrilyanti Aftian Nur Oktavia Agil Syakhirotul Rizkiyah Aidil Pahmi Albertus Dias Pamungkas Alifia Zahro Aini Alifiana Alifiana Alisha Zahra Sa’diyah Almadina Puspita Dewi Alya Nabilah Salistya Amirah Zahra Muthi Anbiya Nur Hibatullah Ani Kurniawati Setiawan Anisa Surya Lestari Aradea Ferescky Ardilla Septiawati Ariella Ester Sonya Natalia Arifin Maksum Arina Alva Sinta Arita Marini Arohmawati, Arohmawati Audrey Afralia Ayu Atiyah Kulsum Ayudhia Nur Luthfia Azlea Mayasya Aziz Cahya Adrevi Chantika Auliya Choirul Umam Azhari Cindyaningsih Kurniawan Damayanti Damayanti Devi Mayanti Magdalena Manullang Devi Melana Dhaniar Rafida Dianita Zahra Zafira Dinda, Adinda Anisa Ramadhani Dyan Fahira Ellena Evelyn Elok Mely Miskiyah Elsa Suci Ramadhanti Emi Sulistri Emilio, Aldwyn Enti Agestia Eppagelia Mesyakh Sipahutar Erliana Dwi Mutiara Ersya Pricyliana Esya Fitria Sani Evant Anwar fahrezi Fa Akhbar Fadilla Fahma Fadillah, Muhamad Sofian Faisal Achmadhani Fajriyanti, Aura Fathiyah Rahmah Fuji Ochtaulia Hanifa Sekar Ayunda Hasan Kusuma Wardhana Hayati, Mutiara Herisa Sintia Hilmi Tazkia Ibnu Mustopo Jati Indah Rarasati Indi Rahmawati Indira Nazwa Fazrina Iqbal Pratama Izky Kusumaningrum Izzulhaq Satrio Izzulhaq Satrio Diandono Jeri Saputra Jihan Nafilah Joshua Oktavianus Julius Sagita Khairida, Khalisa Kharisma Fitrianinda Kurniasari, Shanti Lailati El Fithria Lailati El Fithria Latif Admadi Leola Dewiyani LIDIA DESIANA Lidya Rahmawati Lutfia Alfityanti Lutfia Hapsari Martini Martini Martini Martini Maulisa Arianti Maulydia Anggraini Meilinda Agustina Mertika Mertika Miftahur Rohmah Mohamad Firdaus Nasori Mohammad Noval Muhamad Rizqi Seputro Muhammad Abdul Aziz Muhammad Alfarid Muhammad Almaida Alfarizi Muhammad Aqshal Wiranata Muhammad Dicky Suandy Muhammad Fikra Firdaus Muhammad Harvani Firmansyah Muhammad Rahmat Alwafi Muhammad Zacky Mulyadi Mulyadi Musril Zahari Nabila Putri Wahiddiyah Nadia Putri Ayu Nadia Putri Sinaga Nadira Choirunnisa Najwa Sabila Nandi Kurniawan Natasya Natasya Nevin Sebastian Nathanael Nilam Ardiningrum Novi Rahmadani Novita Sari Elisabet Sihite Nuraida Rezeki Fadhilah Nuralifa Yasmin Budiyanti NURUL ISTIQOMAH Nurzengky Ibrahim Padmasari, Azizah Putri Adinda Raraswati PUTRI WULANDARI Rahma Mudhiyanti Rahma Mudhiyanti Rangga Trilaksana Rania Tinesia Alifa Ratih Kusumastuti Resha Putri Fadhilla Resta Agustiani Retno Kusumawati Rizki Maulana Ardiansyah Rizqi Awalul Rijal Roby, Roby Roro Ayu Sri Arimbi Sabrina Widya Vernanda Saffana Alzahra Saipiatuddin Saipiatuddin Saipiatuddin Saipiatudin Saipiatudin Salman Al Farisi Sephia Ananda Putri Sephia Lahma Zuma Kelly Serly Nurharis Jayatri Shanti Kurniasari Sherly Octaviana Sri Nuraini Sujarwo Sujarwo Sujarwo Sujarwo Sujarwo Syarifa Yusni Putri Syefira Dian Ariani Syifa Annisa Azzahra Taqiyyatus Syakhsiyyah Taufik Rihatno Tri Wina Handani Trioctavia, Trioctavia Tsania Luthfiani Salma Ustutifa Qorry Veriana Vika Maharani Wening Nurul Laily Wildan Taqiyudin Witri Azkia Wiwid Sekar Utami Yashinta Aulia Sanjaya Yoas Raditya Prasti Saputra Yuka Azahra Amelya Yusria Isnaina Akbari Zifa Nabilla Zahra Zulela