p-Index From 2021 - 2026
18.103
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Transisi yang Mengguncang: Stres Akademik dalam Masa Remaja Awal di SMPN 2 Jakarta Muhammad Almaida Alfarizi; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat stres akademik serta faktor-faktor psikologis yang memengaruhinya pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 2 Jakarta. Faktor-faktor yang diteliti meliputi self-efficacy, academic hardiness, motivasi belajar, optimisme, dan prokrastinasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis univariat terhadap data dari siswa kelas VII-E. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki tingkat self-efficacy, academic hardiness, motivasi belajar, optimisme, dan prokratinasi yang tergolong rendah hingga sedang. Faktor-faktor tersebut dapat mempengaruhi stres akademik yang dialami oleh peserta didik. Oleh karena itu dalam penelitian ini ditekankan perlu adanya intervensi terarah yang dilakukan oleh guru seperti menerapkan pembelajaran berdiferensiasi, kolaborasi maupun Kerjasama dengan orang tua serta penguatan mengenai manajemen waktu yang dimiliki peserta didik sebagai Upaya yang dilakukan untuk mengurangi stres akademik pada peserta didik.
PEMANFAATAN APLIKASI TIKTOK SEBAGAI SUMBER INFORMASI BAGI GEN Z Yusria Isnaina Akbari; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam artikel berjudul “Pemanfaatan Aplikasi TikTok sebagai Sumber Informasi bagi Gen Z,” penelitian ini menganalisis secara mendalam bagaimana TikTok telah berevolusi dari platform hiburan menjadi sumber informasi utama bagi Gen Z, didukung oleh metode studi literatur dengan pendekatan analisis deskriptif. Pembahasan mencakup pola pemanfaatan TikTok, yang kini berfungsi ganda sebagai media hiburan dan saluran distribusi pengetahuan berkat konten singkat, visual, dan mudah diakses yang relevan dengan preferensi Gen Z akan informasi cepat dan menarik. Artikel ini juga mengkaji karakteristik konten yang dominan diakses Gen Z, menyoroti estetika visual, interaktivitas, relevansi praktis, dan keaslian konten yang dihasilkan pengguna biasa sebagai faktor utama yang menarik perhatian generasi ini. Selanjutnya, dibahas dampak penggunaan TikTok terhadap literasi digital, menunjukkan bahwa meskipun platform ini meningkatkan kemampuan memilah informasi, potensi penyebaran hoaks tetap menjadi tantangan yang memerlukan peningkatan literasi digital. Penelitian ini juga menguraikan strategi Gen Z dalam memverifikasi validitas informasi, seperti memeriksa kredibilitas sumber dan mencari informasi tambahan dari sumber lain, serta pentingnya diskusi kolaboratif. Terakhir, artikel ini menganalisis peran krusial algoritma rekomendasi TikTok yang, meskipun mempersonalisasi konten, dapat menciptakan efek echo chamber dan memperkuat bias konfirmasi, sehingga membatasi paparan terhadap perspektif beragam dan berpotensi memperburuk literasi digital Gen Z jika tidak disertai kesadaran kritis terhadap cara kerja algoritma.
PERSPEKTIF GEN Z TERHADAP STANDAR PASANGAN IDEAL DI TIKTOK Eppagelia Mesyakh Sipahutar; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana TikTok, sebagai platform media sosial yang populer di kalangan Gen Z, mempengaruhi pembentukan standar pasangan ideal. Melalui studi pustaka terhadap literatur lokal dan internasional tahun 2020–2025, penelitian ini mengidentifikasi pola ekspektasi yang terbentuk dari paparan konten romantis di TikTok, serta mekanisme perbandingan sosial yang terjadi. Hasil kajian menunjukkan bahwa konten pasangan di TikTok cenderung menyajikan hubungan yang tampak ideal, harmonis, dan estetik, yang kemudian membentuk standar tidak realistis bagi sebagian pengguna. Namun, respons Gen Z terhadap fenomena ini bervariasi; sebagian terinspirasi secara positif, sementara sebagian lainnya menunjukkan sikap kritis dan menolak narasi hubungan ideal tersebut. Penelitian ini menyoroti pentingnya literasi media untuk membantu Gen Z memilah informasi dan membangun hubungan berdasarkan nilai dan realitas pribadi, bukan semata pada ekspektasi sosial digital.
Fenomena Trend Backburner di Tiktok : Implikasi Komunikasi Tidak Efektif Pada Hubungan Interpersonal Yoas Raditya Prasti Saputra; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Istilah Backburner merupakan istilah yang diambil dari judul lagu, karya penyanyi indonesia di kancah internasional, yakni Niki. ketenaran lagu ini di media sosial menciptakan identitas baru terhadap suatu individu yang memiliki kondisi tertentu. pada penelitian ini mengambil perspektif komunikasi efektif pada hubungan interpersonal dua individu dalam menganalisis istilah dan peran individu sebagai backburner dalam hubungan. penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif, penelitian ini menggunakan teknik analisis wacana digital dengan tiga elemen utama: komunikasi, text dan identitas di sosial media. analisis konteks berfokus pada asal usul istilah backburner sebagai identitas sosial dan kaitan istilah backburner dengan komunikasi efektif pada hubungan interpersonal.
Pandangan Mahasiswa tentang Generasi Sandwich: Studi Kasus Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNJ Kharisma Fitrianinda; Desy Safitri; Nurul Istiqomah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena generasi sandwich menjadi isu sosial yang semakin relevan, khususnya di kalangan generasi muda seperti mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pandangan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta terhadap peran dan tantangan sebagai generasi sandwich, yang harus menanggung beban finansial dua generasi sekaligus, yakni orang tua dan keluarga masa depan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif terhadap sejumlah mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum angkatan 2021 sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara kognitif, mahasiswa memiliki pemahaman yang baik mengenai konsep dan realitas generasi sandwich, baik melalui media sosial, pengalaman pribadi, maupun pengamatan sosial. Secara afektif, mayoritas mahasiswa merasakan kecemasan, stres, dan tekanan emosional saat membayangkan diri menjalani peran tersebut. Namun, dari aspek konatif, mereka menunjukkan sikap antisipatif melalui perencanaan keuangan, peningkatan literasi finansial, serta kesiapan mental menghadapi kemungkinan menjadi generasi sandwich. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mahasiswa tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga mulai membentuk sikap dan tindakan nyata untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan sosial-ekonomi masa depan
Pemanfaatan Aplikasi Canva Dalam Pengembangan Kreativitas Mahasiswa Ardilla Septiawati; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa transformasi signifikan dalam dunia pendidikan, salah satunya melalui pemanfaatan aplikasi desain grafis seperti Canva. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Canva dalam mengembangkan kreativitas mahasiswa di era digital. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan data sekunder dari jurnal, artikel, dan buku yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Canva, sebagai platform desain berbasis online, menyediakan berbagai fitur dan template yang mudah diakses, memungkinkan mahasiswa menciptakan desain menarik tanpa keahlian desain yang rumit. Canva tidak hanya mendukung kebutuhan akademik dan organisasi, tetapi juga menjadi sarana untuk mengeksplorasi kreativitas, berpikir out of the box, dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Kelebihan Canva meliputi kemudahan akses, beragam template, dan fitur kolaborasi, meskipun terdapat kekurangan seperti ketergantungan pada internet dan keterbatasan fitur gratis. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa Canva layak menjadi pilihan utama dalam mendukung proses pembelajaran dan pengembangan kreativitas mahasiswa, sekaligus mempersiapkan mereka untuk tantangan dunia profesional di masa depan
Hubungan antara Kecerdasan Emosional dengan Perilaku Sosial Siswa di SMPN 236 Jakarta Esya Fitria Sani; Desy Safitri; Saipiatuddin Saipiatuddin
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan kecerdasan emosional dengan perilaku sosial siswa di SMPN 236 Jakarta. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel berjumlah 140 siswa dipilih melalui simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket dan dianalisis dengan teknik korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian memperoleh nilai signifikan dari uji koefisien korelasi sebesar (Sig. 0.000 < 0.05) dengan koefisien korelasi 0.646. Hal tersebut menunjukkan ada hubungan yang positif dan signifikan antara kecerdasan emosional dengan perilaku sosial. Hubungan yang positif diartikan bahwa semakin tinggi kecerdasan emosional siswa maka semakin tinggi juga perilaku sosialnya. Dengan demikian hipotesis yang diajukan diterima, artinya ada hubungan antara kecerdasan emosional dengan perilaku sosial siswa di SMPN 236 Jakarta.
Peningkatan Hasil Belajar IPS Melalui Penerapan Media Uno Stacko Pada Siswa Kelas VIII SMPN 74 Jakarta Devi Melana; Desy Safitri; Saipiatuddin Saipiatuddin
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII dengan penerapan media permainan Uno Stacko sebagai media pembelajaran IPS. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 74 Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Mc Taggart dengan menggunakan model Spiral yang terdiri dari tiga siklus.  Teknik pengumpulan data melalui tes (pre-test dan post-test) dan non tes (observasi, dan dokumentasi). Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII F dengan jumlah 32 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media permainan Uno Stacko sebagai media pembelajaran IPS efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dibuktikan berdasarkan hasil post-test yang mengalami peningkatan disetiap siklusnya. Pada siklus 1, persentase ketuntasan hasil belajar adalah 71,875%, pada siklus 2 menjadi 78,125%, dan pada siklus 3, persentase ketuntasan hasil belajar mencapai 87,5%. Selain itu, penerapan permainan Uno Stacko juga memberikan dampak positif pada peningkatan keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran di kelas.
Dampak Paparan Konten LGBT pada Orientasi Seksual Mahasiswa Audrey Afralia; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membuka akses luas terhadap berbagai jenis konten media, termasuk representasi LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak paparan konten LGBT terhadap orientasi seksual mahasiswa di salah satu universitas di Jakarta. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan intens dan berulang terhadap konten LGBT berkontribusi terhadap tiga dampak utama: perubahan pola pikir mengenai orientasi seksual, kebingungan identitas seksual, dan dalam beberapa kasus, perubahan orientasi seksual. Konten yang paling berpengaruh adalah yang bersifat naratif, emosional, dan relatable, seperti webtoon, fanfiction, serial drama, dan video pendek di platform digital. Temuan ini dipahami melalui teori kultivasi yang menekankan pengaruh media dalam membentuk persepsi sosial, serta teori pembentukan identitas Erikson yang menyoroti pentingnya eksplorasi identitas di masa remaja dan dewasa awal. Penelitian ini menegaskan pentingnya literasi media dan dukungan sosial dalam mendampingi proses pencarian identitas mahasiswa agar tidak terlepas dari konteks budaya dan nilai lokal.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM TERHADAP HASIL BELAJAR IPS KELAS VIII SMP NEGERI 14 JAKARTA Yuka Azahra Amelya; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan model pembelajaran Flipped Classroom terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di SMP Negeri 14 Jakarta. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tantangan pembelajaran di era digital yang menuntut inovasi dalam strategi pembelajaran serta rendahnya hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPS. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experiment dan pendekatan non-equivalent control group. Kelas VIII B ditetapkan sebagai kelas eksperimen yang mendapatkan perlakuan Flipped Classroom, sedangkan kelas VIII C sebagai kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Instrumen berupa tes hasil belajar telah diuji validitas menggunakan korelasi point biserial dan reliabilitas dengan rumus KR-20. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata post-test kelas eksperimen (81,40) lebih tinggi dibanding kelas kontrol (74,94). Uji normalitas dan homogenitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Uji-t menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Dengan demikian, penerapan model Flipped Classroom terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPS siswa.
Co-Authors abdul haris Fatgehipon Achmad Nur Hidayaht Adam Centuryo Santoso Adi Putra Adinda Anisa Ramadhani Afriandini Aisyah Afrilyanti Aftian Nur Oktavia Agil Syakhirotul Rizkiyah Aidil Pahmi Aisha Fadia Salsabilla Albertus Dias Pamungkas Alifia Zahro Aini Alifiana Alifiana Alisha Zahra Sa’diyah Almadina Puspita Dewi Alvin Adam Purnomo Alya Nabilah Salistya Amirah Zahra Muthi Anbiya Nur Hibatullah Ani Kurniawati Setiawan Anisa Surya Lestari Annisa Anastasya Ramadhani Aradea Ferescky Ardilla Septiawati Ariella Ester Sonya Natalia Arifin Maksum Arina Alva Sinta Arita Marini Arohmawati, Arohmawati Audrey Afralia Ayu Atiyah Kulsum Ayudhia Nur Luthfia Azlea Mayasya Aziz Bayu Aji Saputra Hasibuan Cahya Adrevi Chantika Auliya Choirul Umam Azhari Cindyaningsih Kurniawan Corree Nathalia Tarigan Damayanti Damayanti Deana Amelinda Kriswanto Devi Mayanti Magdalena Manullang Devi Melana Dhaniar Rafida Dinda, Adinda Anisa Ramadhani Dyan Fahira Ellena Evelyn Elok Mely Miskiyah Elsa Suci Ramadhanti Emi Sulistri Emilio, Aldwyn Enti Agestia Eppagelia Mesyakh Sipahutar Erliana Dwi Mutiara Ersya Pricyliana Esya Fitria Sani Fa Akhbar Fadilla Fahma Fadillah, Muhamad Sofian Faisal Achmadhani Fajriyanti, Aura Firsa Agustiansyah Fuji Ochtaulia Gadis Eka Fitri Sibarani Hanifa Sekar Ayunda Hasan Kusuma Wardhana Hayati, Mutiara Herisa Sintia Hilmi Tazkia Ibnu Mustopo Jati Indah Rarasati Indi Rahmawati Indira Nazwa Fazrina Izky Kusumaningrum Izzulhaq Satrio Izzulhaq Satrio Diandono Jeri Saputra Jihan Nafilah Joshua Oktavianus Julius Sagita Kharisma Fitrianinda Kurniasari, Shanti Lailati El Fithria Lailati El Fithria Latif Admadi Leola Dewiyani LIDIA DESIANA Lidya Rahmawati Lutfia Hapsari Mariatul Qibtyah Martini Martini Martini Martini Maulisa Arianti Maulydia Anggraini Meilinda Agustina Mertika Mertika Miftahur Rohmah Mohamad Firdaus Nasori Mohammad Noval Muhamad Rizqi Seputro Muhammad Abdul Aziz Muhammad Alfarid Muhammad Almaida Alfarizi Muhammad Aqshal Wiranata Muhammad Dicky Suandy Muhammad Fikra Firdaus Muhammad Harvani Firmansyah Muhammad Rahmat Alwafi Muhammad Zacky Mulyadi Mulyadi Musril Zahari Nabila Putri Wahiddiyah Nadia Putri Ayu Nadira Choirunnisa Nandi Kurniawan Natasya Natasya Nevin Sebastian Nathanael Nilam Ardiningrum Novi Rahmadani Novita Sari Elisabet Sihite Nuraida Rezeki Fadhilah Nuralifa Yasmin Budiyanti NURUL ISTIQOMAH Nurzengky Ibrahim Padmasari, Azizah Putri Adinda Raraswati PUTRI WULANDARI Rahma Agistia Rahma Mudhiyanti Rahma Mudhiyanti Rania Tinesia Alifa Ratih Kusumastuti Resha Putri Fadhilla Resta Agustiani Retno Kusumawati Riskika Putri Zulkarnaen Rizki Maulana Ardiansyah Rizqi Awalul Rijal Roby, Roby Roro Ayu Sri Arimbi Sabrina Widya Vernanda Saffana Alzahra Saipiatuddin Saipiatudin Saipiatudin Salman Al Farisi Sephia Ananda Putri Sephia Lahma Zuma Kelly Shanti Kurniasari Sherly Octaviana Sri Nuraini Sujarwo Sujarwo Sujarwo Sujarwo Sujarwo Syarifa Yusni Putri Syefira Dian Ariani Syifa Annisa Azzahra Taqiyyatus Syakhsiyyah Taufik Rihatno Tri Wina Handani Trioctavia, Trioctavia Tsania Luthfiani Salma Ustutifa Qorry Veriana Vika Maharani Wening Nurul Laily Witri Azkia Wiwid Sekar Utami Yashinta Aulia Sanjaya Yoas Raditya Prasti Saputra Yosafat Waruwu Yuka Azahra Amelya Yusria Isnaina Akbari Zifa Nabilla Zahra Zulela