p-Index From 2021 - 2026
18.028
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN PADLET TERHADAP HASIL BELAJAR IPS KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 JAKARTA Indah Rarasati; Desy Safitri; Achmad Nur Hidayaht
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran Padlet terhadap hasil belajar IPS peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 1 Jakarta. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain Posttest Only Control Group. Sampel terdiri dari dua kelas, yaitu VIII-C sebagai kelas eksperimen dan VIII-D sebagai kelas kontrol, masing-masing berjumlah 36 peserta didik, dipilih melalui teknik cluster random sampling. Instrumen berupa tes pilihan ganda sebanyak 28 butir soal yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya (r = 0,947). Hasil uji normalitas dan homogenitas menunjukkan data berdistribusi normal dan varians homogen. Uji-t menunjukkan thitung (3,34) > ttabel (1,669), sehingga terdapat pengaruh signifikan penggunaan Padlet terhadap hasil belajar IPS peserta didik.
Analisis Pengaruh Kecanduan Game Gacha terhadap Pola Konsumtif dan Pengelolaan Keuangan Anak di Era Digital Rizki Maulana Ardiansyah; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam cara anak-anak mengakses hiburan, termasuk melalui game online dengan sistem gacha. Game ini menggunakan mekanisme undian acak yang memicu perilaku adiktif dan konsumtif, terutama di kalangan anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kecanduan game gacha dengan pola konsumsi dan pengelolaan keuangan anak. Menggunakan metode studi kepustakaan, penelitian ini menemukan bahwa kecanduan gacha berkaitan erat dengan pemborosan uang jajan, lemahnya kontrol diri, serta ketidakmampuan membedakan kebutuhan dan keinginan. Mekanisme psikologis seperti variable ratio reinforcement, dopamine release, dan FOMO menjadi pemicu utama perilaku konsumtif. Selain itu, rendahnya literasi keuangan dan kurangnya pengawasan orang tua turut memperparah dampak negatif game gacha. Penelitian ini merekomendasikan perlunya edukasi literasi keuangan sejak dini, regulasi terhadap desain game, serta pengawasan aktif dari orang tua dan pendidik sebagai upaya mitigasi.
FAKTOR PENYEBAB & KONSEKUENSI CYBERBULLYING PADA PELAJAR DI ERA DIGITAL Sephia Lahma Zuma Kelly; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena cyberbullying di kalangan pelajar menjadi tantangan serius dalam era digital yang didominasi oleh interaksi daring. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab serta dampak yang ditimbulkan dari cyberbullying terhadap pelajar. Menggunakan pendekatan studi literatur, data diperoleh dari berbagai jurnal ilmiah, buku, dan laporan penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor penyebab cyberbullying meliputi aspek individu (rendahnya empati dan kontrol diri, gangguan kepribadian), sosial (tekanan teman sebaya, norma permisif terhadap kekerasan verbal), keluarga (minimnya pengawasan orang tua), sekolah (kurangnya kebijakan anti-bullying), serta teknologi (anonimitas dan akses tanpa batas). Konsekuensi dari cyberbullying meliputi gangguan psikologis seperti kecemasan dan depresi, penurunan prestasi akademik, serta dampak sosial dan hukum. Studi ini menekankan pentingnya literasi digital, pendampingan psikologis, dan sinergi antara sekolah, keluarga, serta komunitas dalam mencegah dan menangani cyberbullying secara komprehensif.
Penanaman Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Webtoon "Pupus Putus Sekolah" Karya Kurnia Harta Winata Fa Akhbar; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penanaman nilai-nilai pendidikan karakter dalam webtoon “Pupus Putus Sekolah” karya Kurnia Harta Winata. Dalam era digital, media populer seperti webtoon menjadi sarana yang efektif untuk menyampaikan nilai-nilai moral kepada generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi terhadap episode-episode terpilih yang dianggap memuat nilai karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa webtoon ini mengandung berbagai nilai pendidikan karakter yang diklasifikasikan ke dalam tiga kategori utama sesuai dengan rumusan Kemendikbud RI, yaitu nilai pribadi (seperti religius, jujur, dan tanggung jawab), nilai sosial (seperti empati, bersahabat, dan peduli sosial), dan nilai kebangsaan (yang tergambarkan melalui simbol visual seperti batik, kendi, dan produk lokal). Melalui alur cerita, dialog, serta simbol visual, webtoon Pupus Putus Sekolah tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media edukatif yang dapat memperkuat pendidikan karakter remaja secara kontekstual dan menyenangkan.
Peran Media Sosial Dalam Pembentukan Pandangan Generasi Muda Tentang LGBT Dan Implikasinya Terhadap Moralitas Sosial Vika Maharani; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital abad ke-21 telah memengaruhi cara generasi muda berinteraksi dan memaknai isu-isu sosial, termasuk LGBT. Media sosial kini berperan sebagai ruang diskusi yang membentuk kesadaran bersama dan cara pandang baru terhadap keberagaman seksual. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk mengkaji dampak media sosial terhadap konstruksi pemikiran generasi muda tentang LGBT serta implikasinya terhadap moralitas sosial di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi LGBT di media sosial mendorong pergeseran nilai moral dari yang sebelumnya konservatif menjadi lebih terbuka, namun juga menimbulkan ketegangan antara kebebasan berekspresi dan norma sosial-kultural yang masih kuat. Ketegangan ini menciptakan polarisasi, konflik identitas, dan perdebatan publik, sehingga dibutuhkan peran keluarga, pendidikan, dan kebijakan publik dalam memberikan literasi digital dan pendidikan karakter. Kolaborasi lintas sektor menjadi penting untuk menjaga keseimbangan antara keterbukaan informasi dan pelestarian nilai-nilai moral bangsa di tengah gempuran era digital.
Dampak Penggunaan Media Sosial terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa Sherly Octaviana; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan media sosial di kalangan mahasiswa telah menjadi fenomena yang tidak terelakkan, namun membawa dampak kompleks terhadap kesehatan mental. Penelitian studi literatur ini bertujuan menganalisis hubungan antara penggunaan media sosial dengan gangguan psikologis mahasiswa, termasuk stres, kecemasan, depresi, dan penurunan harga diri. Temuan menunjukkan bahwa intensitas penggunaan media sosial berkorelasi positif dengan berbagai masalah mental, dimana 24,5% mahasiswa mengalami stres sedang hingga sangat parah. Mekanisme utamanya meliputi: (1) perbandingan sosial yang tidak sehat akibat paparan konten terfilter, (2) ketergantungan psikologis pada validasi digital (Instagramxiety), dan (3) isolasi sosial paradoks ("alone together") meski terhubung secara virtual. Faktor risiko diperparah oleh kecenderungan self-diagnose berdasarkan informasi tidak terverifikasi dan minimnya literasi digital. Namun, media sosial juga berpotensi menjadi sarana dukungan mental jika digunakan secara bijak. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan multidimensi melalui: (1) penguatan literasi kesehatan mental di kampus, (2) pengembangan layanan konseling yang mudah diakses, dan (3) edukasi penggunaan media sosial yang berimbang. Temuan ini menyoroti urgensi kebijakan kampus yang proaktif dalam melindungi kesehatan mental mahasiswa di era digital.
Pemberdayaan Bagi Guru Dalam Membuat Educandy Untuk Asesmen Diagnostik Siswa Nurzengky Ibrahim; Desy Safitri; Sujarwo; Arita Marini; Iqbal Pratama; Lutfia Alfityanti
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/kv4knz90

Abstract

Technological developments have penetrated various aspects of life, including education and learning. The development of digital technology can be utilized to facilitate teachers in the learning process and learning assessment. Therefore, teachers need to adapt and improve literacy in utilizing technology for learning purposes in the digital age. Activities that can guide teachers in improving these competencies are needed through community service activities. This community service activity aims to empower teachers in designing and using Educandy as an interactive and effective diagnostic assessment medium to evaluate students' initial understanding. Through this empowerment activity, teachers are introduced to the concept of diagnostic assessment and the technical steps for creating game-based quizzes through the Educandy platform. The method used is providing training and guidance to teachers at SMP Negeri 2 Jakarta. The results of this empowerment activity not only improve teachers' digital literacy but also encourage innovation in learning strategies that are adaptive to students' needs and increase student interest in participating in learning evaluations through a fun approach.
Strategi Pembelajaran Kontekstual dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa pada Mata Pelajaran IPS Fuji Ochtaulia; Desy Safitri; Sujarwo
JIMAD: Jurnal Ilmiah Mutiara Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): JIMAD - FEBRUARI
Publisher : PT. Penerbit Tiga Mutiara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61404/jimad.v3i1.411

Abstract

Social Studies is often perceived by students as a less engaging subject, partly due to the dominance of lecture-based teaching methods that offer minimal contextual learning experiences. The low level of active student participation in the learning process impacts their conceptual understanding and critical thinking skills. This study aims to evaluate the effectiveness of the Contextual Teaching and Learning (CTL) strategy in improving students’ conceptual understanding in Social Studies through a literature review of various recent research findings and scholarly publications. CTL, as a learning approach that emphasizes the connection between subject matter and students’ real-life contexts, is believed to address these pedagogical challenges. Analysis of the literature sources shows that the consistent implementation of CTL positively contributes to enhancing student engagement, learning outcomes, and the development of critical and analytical thinking skills. Learning that is linked to concrete social experiences encourages students to actively construct meaning, understand interconceptual relationships, and apply knowledge meaningfully in daily life. The conclusion of this review affirms that the CTL strategy is effective in creating a more interactive, meaningful, and deeply comprehensible Social Studies learning process. The novelty of this research lies in its comprehensive synthesis of previous findings, demonstrating that CTL is not only relevant as an innovative teaching method but also holds potential as a systematic approach to pedagogical transformation in Social Studies education at the elementary and secondary levels.
Toxic Relationship Dalam Pacaran Pada Mahasiswa FIS Universitas Negeri Jakarta Witri Azkia; Desy Safitri; Saipiatuddin Saipiatuddin
WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2024): Mei : WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/wissen.v2i2.109

Abstract

Toxic relationships in dating are those that do not contribute positively to the development of both parties involved. Toxic relationships often stem from dominance exerted by one party, leading the other to feel oppressed or uncomfortable within the relationship. This research aims to identify toxic relationships in dating among students at the Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Jakarta. The research method employed is descriptive, with a quantitative approach, utilizing questionnaire surveys and interviews as data collection techniques. The sample size for this research comprised 63 respondents selected through purposive sampling. The findings of this study indicate that the most dominant form of toxic relationship in dating among students at the Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Jakarta, is possessive behavior, such as monitoring and scrutinizing every move of the partner, lack of trust, or frequent suspicion of the partner as a result of excessive jealousy. These behaviors reflect a lack of trust and an excessive level of control over the partner, resulting in an unhealthy environment where one party feels bound and constrained by the unreasonable desires of the partner.
HANDLING OF PROBLEM WORKING CAPITAL FINANCING IN INDONESIAN SHARIA BANK (BSI) Desy Safitri; Syarifa Yusni Putri; Maulisa Arianti; Muhammad Alfarid; Jeri Saputra; Aidil Pahmi; Muhammad Aqshal Wiranata; Muhammad Dicky Suandy; Tri Wina Handani
Indonesian Journal of Multidisciplinary Sciences (IJoMS) Vol. 2 No. 1 (2023): Indonesian Journal of Multidisciplinary Sciences (IJoMS)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.999 KB) | DOI: 10.59066/ijoms.v2i1.290

Abstract

Working capital financing is an important part of the Company's operations. For Islamic banks, working capital is one of the most important products offered to customers. However, in practice, there are cases of problematic working capital financing that can affect the financial stability of Islamic banks in Indonesia. The results of the study show that several factors cause problematic working capital financing at Bank Syariah Indonesia, including: the inability of debtors to fulfill their payment obligations, poor bank management in controlling the use of funds and high business risks in several sectors. Several possible strategies include tightening control and supervision of the use of financial assets, improving credit processes, diversifying the financial portfolio and strengthening risk management. cooperation between Islamic banks and external parties such as economic monitoring institutions and consulting service companies can help overcome problematic working capital financing. All these efforts must be supported by proper regulations and the development of qualified human resources in the field of Islamic finance. This study is expected to provide a better understanding of the problems of working capital financing at Bank Syariah Indonesia and provide recommendations to banks and regulators to improve the management of these problems.
Co-Authors abdul haris Fatgehipon Achmad Nur Hidayaht Adam Centuryo Santoso Adi Putra Adinda Anisa Ramadhani Affar Tangguh Romadon Afriandini Aisyah Afrilyanti Aftian Nur Oktavia Agil Syakhirotul Rizkiyah Aidil Pahmi Albertus Dias Pamungkas Alifia Zahro Aini Alifiana Alifiana Alisha Zahra Sa’diyah Almadina Puspita Dewi Alya Nabilah Salistya Amirah Zahra Muthi Anbiya Nur Hibatullah Ani Kurniawati Setiawan Anisa Surya Lestari Aradea Ferescky Ardilla Septiawati Ariella Ester Sonya Natalia Arifin Maksum Arina Alva Sinta Arita Marini Arohmawati, Arohmawati Audrey Afralia Ayu Atiyah Kulsum Ayudhia Nur Luthfia Azlea Mayasya Aziz Cahya Adrevi Chantika Auliya Choirul Umam Azhari Cindyaningsih Kurniawan Damayanti Damayanti Devi Mayanti Magdalena Manullang Devi Melana Dhaniar Rafida Dianita Zahra Zafira Dinda, Adinda Anisa Ramadhani Dyan Fahira Ellena Evelyn Elok Mely Miskiyah Elsa Suci Ramadhanti Emi Sulistri Emilio, Aldwyn Enti Agestia Eppagelia Mesyakh Sipahutar Erliana Dwi Mutiara Ersya Pricyliana Esya Fitria Sani Evant Anwar fahrezi Fa Akhbar Fadilla Fahma Fadillah, Muhamad Sofian Faisal Achmadhani Fajriyanti, Aura Fathiyah Rahmah Fuji Ochtaulia Hanifa Sekar Ayunda Hasan Kusuma Wardhana Hayati, Mutiara Herisa Sintia Hilmi Tazkia Ibnu Mustopo Jati Indah Rarasati Indi Rahmawati Indira Nazwa Fazrina Iqbal Pratama Izky Kusumaningrum Izzulhaq Satrio Izzulhaq Satrio Diandono Jeri Saputra Jihan Nafilah Joshua Oktavianus Julius Sagita Khairida, Khalisa Kharisma Fitrianinda Kurniasari, Shanti Lailati El Fithria Lailati El Fithria Latif Admadi Leola Dewiyani LIDIA DESIANA Lidya Rahmawati Lutfia Alfityanti Lutfia Hapsari Martini Martini Martini Martini Maulisa Arianti Maulydia Anggraini Meilinda Agustina Mertika Mertika Miftahur Rohmah Mohamad Firdaus Nasori Mohammad Noval Muhamad Rizqi Seputro Muhammad Abdul Aziz Muhammad Alfarid Muhammad Almaida Alfarizi Muhammad Aqshal Wiranata Muhammad Dicky Suandy Muhammad Fikra Firdaus Muhammad Harvani Firmansyah Muhammad Rahmat Alwafi Muhammad Zacky Mulyadi Mulyadi Musril Zahari Nabila Putri Wahiddiyah Nadia Putri Ayu Nadia Putri Sinaga Nadira Choirunnisa Najwa Sabila Nandi Kurniawan Natasya Natasya Nevin Sebastian Nathanael Nilam Ardiningrum Novi Rahmadani Novita Sari Elisabet Sihite Nuraida Rezeki Fadhilah Nuralifa Yasmin Budiyanti NURUL ISTIQOMAH Nurzengky Ibrahim Padmasari, Azizah Putri Adinda Raraswati PUTRI WULANDARI Rahma Mudhiyanti Rahma Mudhiyanti Rangga Trilaksana Rania Tinesia Alifa Ratih Kusumastuti Resha Putri Fadhilla Resta Agustiani Retno Kusumawati Rizki Maulana Ardiansyah Rizqi Awalul Rijal Roby, Roby Roro Ayu Sri Arimbi Sabrina Widya Vernanda Saffana Alzahra Saipiatuddin Saipiatuddin Saipiatuddin Saipiatudin Saipiatudin Salman Al Farisi Sephia Ananda Putri Sephia Lahma Zuma Kelly Serly Nurharis Jayatri Shanti Kurniasari Sherly Octaviana Sri Nuraini Sujarwo Sujarwo Sujarwo Sujarwo Sujarwo Syarifa Yusni Putri Syefira Dian Ariani Syifa Annisa Azzahra Taqiyyatus Syakhsiyyah Taufik Rihatno Tri Wina Handani Trioctavia, Trioctavia Tsania Luthfiani Salma Ustutifa Qorry Veriana Vika Maharani Wening Nurul Laily Wildan Taqiyudin Witri Azkia Wiwid Sekar Utami Yashinta Aulia Sanjaya Yoas Raditya Prasti Saputra Yuka Azahra Amelya Yusria Isnaina Akbari Zifa Nabilla Zahra Zulela