p-Index From 2021 - 2026
11.458
P-Index
This Author published in this journals
All Journal English Education Journal Language Circle : Journal of Language and Literature P2M STKIP Siliwangi ATAVISME JURNAL ILMIAH KAJIAN SASTRA Jurnal Penelitian Humaniora JURNAL KONFIKS UNEJ e-Proceeding Diglosia Eralingua : Jurnal Pendidikan Bahasa Asing dan Sastra IJoLE: International Journal of Language Education Indonesian EFL Journal UICELL Conference Proceeding Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) BASIS (BAHASA DAN SASTRA INGGRIS) ICoTE Proceedings Journal of English for Academic and Specific Purposes (JEASP) Journal of Applied Studies in Language Loquen: English Studies Journal VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal JET (Journal of English Teaching) Adi Buana English Language and Literature International Conference (ELLiC) Proceedings JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN BAHTERA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra JET (Journal of English Teaching) Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra TLEMC (Teaching and Learning English in Multicultural Contexts) Journal of English Education and Teaching (JEET) Linguists: Journal of Linguistics and Language Teaching Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Scope: Journal of English Language Teaching Jurnal Paedagogy English Teaching and Linguistics Journal (ETLiJ) JEE (Journal of English Education) Ethical Lingua: Journal of Language Teaching and Literature Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Ksatra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Didaktika: Jurnal Kependidikan JOLLT Journal of Languages and Language Teaching LADU: Journal of Languages and Education Jurnal Studi Islam Lintas Negara (Journal of Cross-Border Islamic Studies) Jurnal Jendela Pendidikan Basic and Applied Education Research Journal (BAERJ) JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION Journal of Digital Marketing and Communication Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Paris Langkis Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat SIENNA Darussalam English journal Media Bina Ilmiah Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal SMART (Studi Masyarakat, Religi, dan Tradisi) Jurnal Indonesia Sosial Sains Studies in English Language and Education TELL - US JOURNAL Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Stairs: English Language Education Journal BAHASTRA Journal of Linguistics, Literacy, and Pedagogy Riyahuna: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Journal of International Multidisciplinary Research JALC : Journal of Applied Linguistics and Studies of Cultural PROSIDING SEMINAR NASIONAL DAN INTERNASIONAL HIMPUNAN SARJANA-KESUSASTRAAN INDONESIA Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya LINGUISTS : JOURNAL OF LINGUISTICS AND LANGUAGE TEACHING Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics Academia Open Inovasi: Jurnal Sosial Humaniora Dan Pendidikan Indonesian EFL Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN PENYUSUNAN OBYEK MATERI AJAR MIKRO BAHASA INGGRIS BAGI GURU SMP KABUPATEN AGAM SUMATERA BARAT Ratna Dewanti; Siti Drivoka Sulistyaningrum; Ifan Iskandar; Sri Sumarni; Rizdika Mardiana
Abdi Pandawa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Abdi Pandawa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/ap.v3i2.3802

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan lanjutan dari kegiatan tahun sebelumnya yang diadakan oleh Program magister Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Negeri Jakarta dalam upaya membantu guru-guru bahasa Inggris di wilayah Agam Barat dan Agam Timur, Sumatera Barat dalam mengembangkan pembelajaran berbasis microlearning. Kegiatan pendahulu yang diadakan pada tahun 2022 menghasilkan pemahaman guru akan pembelajaran mikro (microlearning) dan kemungkinan penerapan pembelajaran mikro di pelajaran Bahasa Inggris mereka. Sebagai tindak lanjut dari kegiatan itu, kegiatan kali ini bertujuan untuk membantu guru-guru tersebut mengembangkan pembelajaran mikro dan mendigitalkan obyek materi ajar mikro (MeMO). Mempertimbangkan jarak geografis yang relative jauh antara Jakarta ??? Agam, kegiatan dilakukan secara virtual menggunakan zoom meeting. Kegiatan dihadiri oleh dua puluh lima orang guru dari MGMP Agam Barat dan Agam Timur. Dibandingkan kegiatan sebelumnya, ada penurunan jumlah peserta dikarenakan kendala pekerjaan dan hambatan jaringan internet. Diskusi kelompok terpumpun ini dipimpin oleh lima orang dosen dan dibantu oleh delapan orang mahasiswa yang memiliki pengetahuan memadai akan pembelajaran mikro terutama untuk pembelajaran Bahasa Inggris berdasar Kurikulum Merdeka yang meliputi enam keterampilan ??? menyimak, berbicara, membaca, memirsa, menulis, dan mempresentasikan. Dikarenakan keterbatasan waktu guru untuk mengikuti sejumlah pelatihan, kegiatan ini dilengkapi dengan konsultasi dan bimbingan secara daring melalui Google Classroom. Dengan cara ini diharapkan guru dapat tetap mengembangkan kemampuan dan profesionalismenya di samping melakukan tugas utamanya, mengajar. Kegiatan ini menghasilkan saran dan harapan peserta untuk mendapatkan pelatihan secara tatap muka agar mereka dapat berkonsultasi terkait pengembangan obyek materi ajar mikro, mulai dari dekonstruksi capaian pembelajaran yang ada di kurikulum, memilih dan memilah obyek materi ajar mikro, hingga mendigitalkannya.
PENDAMPINGAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS DAN PENULISAN KARYA ILMIAH PEMBELAJARAN BERBASIS LITERASI DIGITAL BAGI GURU MADRASAH ISTIQLAL Sri Sumarni; Ratna Dewanti; Ifan Iskandar; Siti Drivoka Sulistyaningrum; Rizdika Mardiana
Abdi Pandawa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Abdi Pandawa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/ap.v4i2.5082

Abstract

Penelitian Tindakan kelas merupakan jalur strategis untuk pengembangan profesionalisme yang diwajibkan bagi para guru di Indonesia, namun tidak semua guru percaya diri dalam melakukan penelitian ini karena berbagai alas an. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan memberikan pengetahuan dan pendampingan penelitian tindakan kelas dan penulisan karya ilmiah. Sasarannya adalah para guru bahasa, sains dan ilmu pengegtahuan sosial di Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah Istiqlal Jakarta. Kegiatan dilakukan dengan pelatihan dan lokakarya secara luring dan asinkronous, sejak bulan Maret sampai dengan September 2024. Kegiatan diawali dengan pemberian pengetahuan tentang penelitian tindakan kelas, dan penulisan karya ilmiah serta merefleksikan pembelajaran berbasih literasi digital yang telah dilakukan oleh para guru, diikuti dengan pendampingan dalam merancang penelitian, mulai dari menuliskanm judul, latar belakang dan masalah serta tujuan penelitian; mencari referensi dan menuliskan kajian pustaka; dilanjutkan dengan mempersiapkan langkah-langkah meneliti dan instrument penelitian. Berdasarakan keaktifan berpartisipasi dan produk lokakarya yang ditampilkan para peserta dapat disimpulkan bahwa pengabdian masyarakat ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para peserta dalam merancang penelitian tidakan kelas.
Integration of Self-Regulated Learning with Show and Tell Technique in Improving Students' English Speaking Skills Hamdani, Haris; Rafli, Zainal; Iskandar, Ifan
JET ADI BUANA Vol 9 No 01 (2024): Volume 9 Number 01 April 2024
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/jet.v9.n01.2024.8755

Abstract

This study investigates the effectiveness of Self-Regulated Learning and Show and Tell strategies to improve university students' English speaking skills. This study is a quantitative research using experimental design. The participants of this study were 30 students of Management study program as the experimental class and 30 students of Law study program as the control class at Bhayangkara University of Greater Jakarta. The results of this study indicate that learning models using Self-Regulated Learning and Show and Tell are more effective than using conventional learning models. Based on the results of interviews, students also stated that the integration of Self-Regulated Learning with Show and Tell is an effective combination of strategies in improving English speaking skills.
REPRESENTASI GENDER DALAM PERCAKAPAN VIRTUAL MAHASISWA DAN DOSEN Nofia Angela; Zainal Rafli; Ifan Iskandar
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v12i2.8580

Abstract

Tujuan penelitian ini mengetahui bentuk gender dalam kaitannya dengan bahasa pada percakapan virtual mahasiswa dan dosen Universitas Mercu Buana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data pada penelitian ini berupa percakapan virtual mahasiswa dan dosen pada aplikasi whatsapp. Teknik pengambilan data dilakukan dengan teknik baca dan catat. Teknik analisis data dilakukan melalui deskripsi data dengan cara representasi gender menggunakan teori lakoff yang menitikberatkan pada bahasa dalam suatu teks. Hasil penelitian pada mahasiwa laki-laki laki-laki bahasa yang digunakan melalui percakapan virtual aplikasi yaitu minim akan kosa kata atau singkat dalam menyampaikan tujuan, tidak baku, matang, terangan-terangan, apa daya yakin, lugas, tegas. Pada mahasiswa perempuan lebih memiliki ragam kosa kata, baku dalam setiap penyampaian informasi, halus dalam sapaan, sangat berhati-hati dalam menyampaikan tujuan, sopan dan santun saat mengawali dan mengakhiri percakapan.Kata Kunci : Gender, Percakapan Virtual, Mahasiswa, Dosen
Derivasi Verba dalam Bahasa Lampung melalui Pendekatan Linguistik Komputasional Dewi Ratnaningsih; Ifan Iskandar; Miftahulkhairah Anwar
Sienna Vol 6 No 2 (2025): Sienna Volume 6 Nomor 2 Desember 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47637/sienna.v6i2.2263

Abstract

This study presents a comprehensive analysis of verbal derivation in Lampung Language Dialects A and O, employing a computational linguistic approach to identify affixation patterns, morphophonemic processes, and the semantic and syntactic contributions of affixes. Verbal data were categorized according to prefixes, infixes, suffixes, and circumfixes. The findings show that both dialects exhibit highly consistent verbal derivation systems. The nasal prefix (N-) is the most productive, marking active transitivity and causativity, with identical nasal assimilation processes in both dialects (b/p → m-, d/t → n-, k/g → ng-, s/c/j → ny-, vowels → nge-/ng-). Other prefixes, such as di-, consistently indicate passivization, while be-/ber- and te-/ti- signal reciprocal/stative verbs and unintentional passives. Major suffixes (-ken, -ko, -an, -kon) function as causative, applicative, or result markers, whereas infixes (-el-, -em-, -en-, -er-) primarily modify phonology or add semantic nuance. Dialect comparison confirms strong structural similarity, with minor phonetic variations, such as object suffixes (-ni/-na in Dialect A vs. -no in Dialect O) and less productive affixes (bu- in Dialect A, per- in Dialect O). Formalization of derivation rules in Python successfully predicted most derived forms, although further refinement is needed for nasal assimilation on vowel-initial stems and vowel deletion in suffixation. This study underscores the fundamental similarity in Lampung verbal morphology and opens opportunities for computational linguistic applications, including morphological analyzers, translation tools, and language learning systems, which are vital for the preservation of regional languages. The results also contribute to a deeper understanding of Austronesian morphological typology.
Needs Analysis for the Development of Microlearning-Based Chinese Reading Instruction: Analisis Kebutuhan Pembelajaran Membaca Bahasa Mandarin Berbasis Microlearning Siti Handayani; Ifan Iskandar; Yumna Rasyid
Academia Open Vol. 12 No. 1 (2027): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/acopen.12.2027.14805

Abstract

General Background: Reading is a fundamental competency in Chinese language learning, requiring mastery of phonetics, Hanyu Pinyin, Chinese characters, vocabulary, and text comprehension. Specific Background: University students continue to experience difficulties with Mandarin pronunciation, character recognition, and basic text comprehension, while existing instructional resources require additional audio, video, and interactive support. Knowledge Gap: Although printed and digital Chinese learning materials are available, resources integrating reading content, phonetic instruction, audiovisual media, and learning activities within an accessible format remain necessary. Aims: This descriptive quantitative study, supported by qualitative data, analyzed basic Chinese reading learning needs as a foundation for developing microlearning-based digital materials using questionnaires from 56 students and an instructor interview. Results: Major pronunciation difficulties involved initial zh (46.43%), ch (37.50%), and q (21.43%); final ü (69.64%); third tone (57.14%); and second tone (44.64%). Character recognition was difficult for 57.14% of students. Moreover, 85.71% required simple-text exercises with interactive explanations, while 71.42% required phonetic exercises. Digital learning innovation received a mean score of 4.16. Novelty: The needs analysis combines learner and instructor perspectives to specify content, media, and independent-practice requirements for microlearning-based materials. Implications: Digital materials should integrate pronunciation instruction, character recognition, vocabulary and word-class information, simple texts, audio, video, and interactive exercises in short, focused, accessible learning units. Highlights: Final ü recorded the highest pronunciation difficulty at 69.64%. Chinese character recognition was reported as difficult by 57.14% of students. Interactive simple-text practice was requested by 85.71%, while 71.42% requested pronunciation exercises. Keywords: Needs Analysis, Digital Teaching Materials, Chinese Reading, Microlearning
Bridging the Gap between English Lessons and Tourism Workplace Communication: Students’ Perceptions from Tourism Service Vocational Schools Anita Dewi Ekawati; Endry Boeriswati; Ifan Iskandar
English Language and Literature International Conference (ELLiC) Proceedings Vol 9 (2026): Reconceptualizing Intercultural Education in the Age of Artificial Intelligence and Sy
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The tourism industry offers hope that it will continue to underpin the economy. Data from the Central Statistics Agency indicates that in April 2026 the number of tourists increased by 5.19% (year-on-year). English, as an International language, is expected to enable a more detailed description of tourism, thereby increasing the number of both domestic and international tourists. This forms the basis for honing the skills of vocational school students majoring in Tourism Services so that they can communicate fluently in English as part of their service to tourists. However, English lessons in vocational schools are often considered not to be fully aligned with the real communication needs of the tourism industry. This study aims to explore students’ perceptions of English lessons at Vocational High Schools majoring in Tourism Services in Jakarta, focusing on students’ views regarding the relevance of English materials, speaking practice, tourism-related vocabulary, customer service communication, and the use of English in real professional situations. Using a quantitative approach, data were collected via a questionnaire distributed to students at vocational secondary schools majoring Tourism Services. The findings indicate that 94% of 36 students require English language learning activities that are more contextual, practical, and industry-based, particularly those relating to speaking, role-play, tour guiding, communication in hotels and travel, and dealing with tourists.
Penerapan Corpus Linguistics dalam Penulisan Akademik Bertema Lingkungan: Kolaborasi Pengabdian kepada Masyarakat Internasional Universitas Negeri Jakarta dan Kanda University Siti Drivoka Sulistyaningrum; Ifan Iskandar; Ratna Dewanti; David Moeljadi; Asti Ramadhani Endah Lestari; Muhammad Ali Hamdi; Rohana Jelita; Kholisha Amalia; Zahra Syifaun Nisa
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1187

Abstract

Pembelajaran Bahasa Inggris di perguruan tinggi yang mengangkat isu lingkungan global masih cenderung bersifat antroposentris, sementara mahasiswa pascasarjana yang terlibat dalam pertukaran akademik internasional kerap belum memiliki literasi corpus linguistics yang memadai untuk menyusun tulisan akademik berbasis data, khususnya pada bagian introduction. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menjawab kesenjangan tersebut bagi mahasiswa Kanda University of International Studies (KUIS), Jepang, melalui lokakarya daring kolaboratif bersama Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Indonesia. Lokakarya yang diselenggarakan melalui aplikasi Zoom pada 23 Juni 2026 memperkenalkan konsep corpus linguistics (frequency, concordance, collocation) beserta perangkat SkELL (Sketch Engine for Language Learning) kepada peserta, yang selanjutnya diterapkan dalam penyusunan bagian introduction melalui sembilan latihan menulis bertema lingkungan, antara lain pemantauan emisi karbon, energi terbarukan, konservasi mangrove, dan deforestasi. Kuesioner pascakegiatan (n = 7; skala Likert 1–5 dan skala kepuasan 1–10) digunakan untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan. Peserta menilai peningkatan pemahaman dalam menggunakan alat korpus untuk menulis akademik dengan skor rata-rata 4,29 dari 5; konten dan tujuan lokakarya 4,40 dari 5; serta kualitas fasilitasi 4,43 dari 5, dengan tingkat kepuasan keseluruhan mencapai 8,71 dari 10. Temuan ini mengindikasikan bahwa lokakarya singkat berbasis korpus dan bertema lingkungan mampu menghasilkan peningkatan awal yang terukur pada literasi menulis akademik peserta, sekaligus memperkuat kesadaran lingkungan mereka. Kegiatan ini direncanakan berlanjut melalui lokakarya tambahan, pendampingan berkala, dan penyusunan modul ajar digital yang tervalidasi.
Integrasi SABAMS dalam Pedagogi Penerjemahan Audiovisual: Praktik Multimodal pada Subtitling Inggris-Indonesia Ayu Bandu Retnomurti; Ifan Iskandar; Ratna Dewanti
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2026): September : Inovasi: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v5i3.8021

Abstract

Dalam pembelajaran penerjemahan, subtitling menuntut mahasiswa mengambil keputusan bahasa sambil membaca gambar, suara, durasi tayang, segmentasi, dan kebutuhan pemirsa. Penelitian ini mengkaji kegiatan subtitling Inggris-Indonesia berbantuan SABAMS (Software Alat Bantu Ajar Menerjemahkan Subtitle), prototipe yang menghubungkan pemutaran video, penyusunan subtitle, pemeriksaan waktu dan segmentasi, umpan balik, serta revisi. Desain deskriptif kualitatif digunakan pada satu kelas semester lima Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di sebuah perguruan tinggi swasta di Indonesia dengan 28 mahasiswa. Data berasal dari observasi kelas, 62 unit subtitle, dan wawancara semi-terstruktur. Pengodean menunjukkan penghapusan pada 29,0% unit, parafrasa 22,6%, transfer 21,0%, ekspansi 14,5%, dan strategi lain 12,9%. Persentase tersebut menggambarkan pola strategi, bukan mutu terjemahan. Pembacaan silang atas produk, observasi, dan keterangan mahasiswa memperlihatkan penggunaan petunjuk multimodal, pengelolaan batas ruang-waktu, reformulasi untuk audiens, dan revisi setelah umpan balik. SABAMS diposisikan sebagai lingkungan mediasi pembelajaran, bukan bukti mandiri peningkatan kompetensi.
Developing JF standard-based digital grammar resources for intermediate Japanese language education: Research and best practices Andi Irma Sarjani; Ifan Iskandar; Siti Gomo Attas
BAHASTRA Vol. 45 No. 2 (2025): BAHASTRA
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Japanese language education in Indonesia faces critical challenges in intermediate grammar instruction regarding alignment with international standards, active learning integration, and digital resource availability. This study evaluates existing intermediate Japanese grammar materials against JF Standard requirements and develops a practical framework for creating digital resources. Employing design-based research methodology, this study analyzed materials from 10 Indonesian universities, conducted needs analysis surveys with 105 intermediate learners, developed the "Nihongo with Irma Sensei" prototype, and validated materials through expert evaluation and field testing. Findings reveal substantial gaps: 0% inclusion of JF Standard components (Can-do statements, communicative competence frameworks, learner portfolios), 15% active learning integration, and 8% digital availability. Field testing showed 96% participant interest in digital materials and 96.1% acknowledged enhanced comprehension. The study identifies five best practices: contextualized presentation through multimedia, interactive exercises with immediate feedback, multimodal approaches, strict JF Standard alignment, and user-centered design. This research demonstrates the feasibility and effectiveness of JF Standard-aligned digital materials leveraging multimedia technologies to facilitate contextualized and communicative language learning.
Co-Authors Adijaya, Nuryansyah Agusprayuningtyas, Nadila Farah Agustina, Noni Agustinus Hariyana Ahmad Rizki Nugrahawan Ali Satri Efendi Almyra Diah Pangestu Amelia Idha Andi Irma Sarjani Andri Donal, Andri Angela, Nofia Anis Rahmawati Anita Dewi Ekawati Arif Hidayat Asmara, Rekha - Asnur, Muhammad Nur Ashar Asrumi Asrumi Astari, Triesa Gina Asti Purbarini Asti Ramadhani Endah Lestari ATIKA SALMAN PARIS Ayu Bandu Retnomurti Berkat Christin Chatarina Umbul Wahyuni Danang Dwi Harmoko Darmahusni Darmahusni Darmahusni, Darmahusni David Moeljadi Debriyanti, Nidya Christie Desyrianti Ramadhani Dewi Ratnaningsih Dian Herdiati Dieni Nurhasanah Dwihastuti Eko Budiarto Emi Elma Endang Caturwati Endry Boeriswati Eni Mulyani Fadli, Muhammad Rijal Fauzan Fauzi Rahman Gita Khoirunisa Givens Rindu Hafizah Hafizah Hafizah Hafizah Hafizah Hafizah Hamdani, Haris Hana Hanifah Herawati, Atika Hilma Erfiani Baroroh Ika Sutiandari Ilza Mayuni Imam Santosa Imam Santosa Imam Santosa Imam Santosa Imam Santosa Imawati, Endah Jaelani, Alan Jihan Fakhira Jonuzi, Vjollca Kasmanah Kholisha Amalia Kiki Dwi Arviani La Ode Muhammad Idrus Hamid Basri Lailatul Maya Leiliyanti , Eva Liliana Muliastuti Lulu Atul Munawaroh Maharani, Suci Mariani Marsin Marsin Marudut Bernadtua Simanjuntak Miftahul Rachmat Miftahulkhairah Anwar Muchlas Suseno Muhammad Ali Hamdi Muhammad Fauzan Izzaldin Hakam Muhammad Kamal Bin Abdul Hakim Muhammad Natsir Amir Muhammad Rayhan Munibi, Ahmad Zaki Ni Made Ratminingsih Ninuk Lustyantie Nofia Angela Novi Anoegrajekti Nugrahani, Riemas Dina Nuryansyah Adijaya Octa Pratama Putra Pamadeng Lette, Af Yiyin Pardede, Parlindungan Parlindungan Pardede Pudjiati, Danti Putra, Harbi Putri, Maulina Larasati Putri, Rizky Syahra Rajaguk-guk, Sastri Br Ramadan Fitriani Ramadan Fitriani Ramadhanty, Fadhilah Ratna Dewanti Ratna Dewanti Reny Juliana Renzy Agathy Amazeli Rizdika Mardiana Rizka Patrika Rizal Rohana Jelita S. Bekti Istiyanto Sa'id Fajar Al Fikri Sadikin, Irma Savitri Saifur Rohman Saprudin Padlil Syah Sarra Nurfitriani Sastri Br Rajaguk-guk Siti Ansoriyah SITI DRIVOKA SULISTYANINGRUM Siti Gomo Attas Siti Gomo Attas Siti Handayani Siti Lathifah Sri Sumarni Sri Sumarni Stephanie Fahra Caroline Sudartomo Macaryus Sudartomo Macaryus, Sudartomo Sukmatanti, Rizki Syafiq Al Islam Tira Nur Fitria, Tira Nur Vjollca Jonuzi Wiwit Sariasih Wulan Pusposari Wuriy Handayani Yasir Riady Yumna Rasyid, Yumna Yunarni Siregar Zahra Syifaun Nisa Zainal Rafli Zainal Rafli, Zainal Zuharty Zuharty Zuriyati Zuriyati Zuriyati Zuriyati Zuriyati