Articles
Pengaruh Pengungkapan Diri terhadap Resiliensi Narapidana Tindak Pidana Perlindungan Anak di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Purwokerto
Muslikhah, Amelia Suryatul;
Wibowo, Padmono
Intelektualita Vol 12 No 02 (2023): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19109/intelektualita.v12i002.19757
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengungkapan diri (self-disclosure) terhadap resiliensi narapidana tindak pidana perlindungan anak di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Purwokerto. Metode penelitian yang digunakan merupakan metode penelitian kuantitatif. Data primer berasal dari kuisioner yang di isi oleh 98 narapidana tindak pidana perlindungan anak di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Purwokerto sebagai sampel dalam penelitian. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji normalitas, regresi linear sederhana, signifikansi, dan determinasi. Hasil analisis diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,523 yang artinya memiliki korelasi positif kuat. H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya terdapat pengaruh positif pengungkapan diri (self-disclosure) terhadap resiliensi narapidana tindak pidana perlindungan anak di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Purwokerto. Semakin tinggi pengungkapan diri (self-disclosure) maka semakin tinggi pula resiliensi narapidana.
Pengaruh Religiusitas terhadap Tingkat Stres Narapidana yang Mengikuti Kelas Pesantren di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tenggarong
Zamarin, Sofia;
Wibowo, Padmono
Intelektualita Vol 12 No 02 (2023): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19109/intelektualita.v12i002.19760
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi narapidana terhadap religiusitas, tingkat stres dan pengaruh religiusitas terhadap tingkat stres narapidana yang mengikuti kelas pesantren pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tenggarong. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi dalam penelitian diambil dengan rumus tabel krejcie dan morgan yang berjumlah 90 narapidana yang mengikuti kelas pesantren. Pada tahapan analisis data menggunakan software SPSS 26 dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa religiusitas berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat stres narapidana dengan Y= 38,468 + (-0,222X). Hasil analisis deskriptif pada religiusitas mendapat hasil cukup baik dan tingkat stres narapidana mendapat hasil cukup tinggi.
Pengaruh Keagamaan terhadap Kepercayaan Diri Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pariaman
Alfaridzi, Salman;
Wibowo, Padmono
Intelektualita Vol 12 No 02 (2023): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19109/intelektualita.v12i002.19766
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keagamaan terhadap kepercayaan diri narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pariaman. Penelitian menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik Simple Random Sampling. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 250 orang dengan sampel 152 orang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan kuesioner. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu melalui uji normalitas, uji regresi linier sederhana, uji signifikansi dan uji determinasi yang diolah menggunakan software IBM SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keagamaan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan diri dengan hasil signifikansi. Peneliti mendapatkan nilai t hitung > t tabel (5.258 > 1,975) sehingga H0 ditolak dan Ha diterima, yang berarti terdapat pengaruh keagamaan terhadap kepercayaan diri narapidana. Hasil determinasi diperoleh dengan nilai R square sebesar 0,350 yang menunjukkan bahwa variabel keagamaan memberikan pengaruh sebesar 35% terhadap variabel kepercayaan diri, sedangkan sisanya sebesar 65% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini. Dengan demikian terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara keagamaan dan kepercayaan diri di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pariaman.
Pengaruh Penyesalan (Regret) terhadap Harapan Narapidana Kasus Pencurian di Rutan Kelas I Cipinang
Fahirah, Inas Galuh;
Wibowo, Padmono
Intelektualita Vol 12 No 02 (2023): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19109/intelektualita.v12i002.19767
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji terkait dengan pengaruh Penyesalan (Regret) terhadap Harapan (Hope) narapidana kasus pencurian di Rutan Kelas I Cipinang.. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah menggunakan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel ialah simple random sampling. Jumlah responden yang diteliti ialah 101 narapidana kasus pencurian pasal 363 KUHP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persamaan regresi yaitu Y= 12.833 + 0.598 X yang bernilai positif, bermakna setiap penambahan 1% regret maka hope akan naik 0.598. Uji signifikansi menunjukkan sig yaitu 0,000 < 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima maka dari itu menunjukan adanya pengaruh penyesalan (regret) terhadap harapan (hope) narapidana kasus pencurian di Rutan Kelas I Cipinang sebesar 25.5 % dan 75.5 % lainnya dipengaruhi oleh variabel lain.
Pengaruh Work Engagement terhadap Kinerja Pegawai di Rutan Kelas IIB Kudus
Puspa, Elok Narulita;
Wibowo, Padmono
Intelektualita Vol 12 No 02 (2023): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19109/intelektualita.v12i002.19787
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh antara Keterikatan kerja dengan kinerja pegawai di Rutan Kelas IIB Kudus sehingga bisa meningkatkan tingkat kinerja Rutan Kelas IIB Kudus dalam melakukan tugas dan fungsinya. Hipotesis sementara dalam penelitian ini adalah H0: Tidak dapat pengaruh keterikatan kerja terhadap kinerja pegawai Rutan Kelas IIB Kudus. Ha: Terdapat pengaruh keterikatan kerja terhadap kinerja pegawai Rutan Kelas IIB Kudus. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan random sampling dalam pengambilan sampelnya. Jumlah sampel sebanyak 30 orang dari total populasi pegawai Rutan Kelas IIB Kudus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat pengaruh keterikatan kerja dengan kinerja pegawai di Rutan Kelas IIB Kudus. Hasil perhitungan dengan SPSS 27 menunjukkan sebesar 32,2% dan sisanya 67,8% dipengaruhi oleh variable lain.
Pengaruh Dukungan Sosial Terhadap Harga Diri (Self Esteem) Narapidana di Lapas Kelas IIB Purwodadi
Wardani, Novita Setya;
wibowo, Padmono
Intelektualita Vol 12 No 02 (2023): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19109/intelektualita.v12i002.19791
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara dukungan sosial terharap Harga diri (self-esteem) narapidana di Lapas Kelas IIB Purwodadi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 150 narapidana di Lapas Kelas IIB Purwodadi. Proses pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan teknik Probability Sampling. Pengolahan data diperoleh dari jawaban yang diberikan oleh responden dari kuesioner yang telah diberikan, dengan dibantu software IBM SPSS 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan emosional, dukungan penghargaan, dukungan instrumental dan dukungan informasi turut memengaruhi tingkat harga diri (self-esteem) narapidana di Lapas Kelas IIB Purwodadi. Presentase pengaruh yang diberikan variabel dukungan sosial terhadap Harga Diri (Self Esteem) narapidana sebesar 58%, sedngkan sebesar 42% dipengaruhi faktor lain. Untuk mencapainya tingkat harga diri (self-esteem) yang optimal maka dalam pelaksanaanya kegiatan pembinaanya harus melibatkan hubungan sosial kepada keluarga, sesama rekan maupun petugas.
Pengaruh Kontrol Diri (Self-Control) terhadap Kepatuhan Narapidana Tindak Pidana Narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIA Madiun
Hasanu, Vido Havidar;
Wibowo, Padmono
Intelektualita Vol 12 No 02 (2023): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19109/intelektualita.v12i002.19796
Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kontrol diri (self-control) terhadap kepatuhan di Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIA Madiun dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh kontrol diri (self-control) terhadap kepatuhan narapidana tindak pidana narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIA Madiun. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dan mendapatkan data primer dengan menyebarkan kuesioner penelitian pada sampel penelitian yang berjumlah 291 narapidana tindak pidana narkotika di Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun. Pengujian yang dilakukan pada penelitian ini adalah uji univariat dan uji bivariat yang terdiri dari uji normalitas, regresi linear sederhana, signifikansi, dan determinasi. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, didapatkan hasil bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat pengaruh positif self-control terhadap kepatuhan narapidana tindak pidana narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIA Madiun.
Pengaruh Orientasi Belajar terhadap Perilaku Kerja Inovatif yang Mengikuti Kegiatan Kerja di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Purwokerto
Nugroho, Aldhy Bintang;
Wibowo, Padmono
Intelektualita Vol 12 No 02 (2023): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19109/intelektualita.v12i002.19806
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan orientasi belajar terhadap perilaku kerja inovatif warga binaan yang mengikuti aktivitas kerja di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Purwokerto. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, pengumpulan data primer dilakukan dengan menyebarkan kuesioner penelitian kepada sampel pelaku narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwokerto sebanyak 32 orang. Hasil penelitian ini mendukung hipotesis (H1) bahwa variabel orientasi belajar berpengaruh positif terhadap perilaku kerja inovatif (Y) warga binaan yang mengikuti aktivitas kerja di Lapas Narkoba Kelas IIB Purwokerto. Salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan orientasi belajar warga binaan adalah melalui pelatihan keterampilan.
Pengaruh Penyesuaian Diri terhadap Tingkat Stres Narapidana Seumur Hidup di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang
Melati, Adia;
Wibowo, Padmono
Intelektualita Vol 12 No 02 (2023): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19109/intelektualita.v12i002.19825
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyesuaian diri terhadap tingkat stres pada narapidana di Lapas Kelas I Cipinang yang dapat digunakan sebagai acuan dalam pembinaan kepribadian dan manajemen stres narapidana. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 93 narapidana dengan pidana hukuman seumur hidup. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuisioner dan studi kepustakaan. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data uji normalitas, uji regresi linear sederhana, uji signifikansi, dan uji determinansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyesuaian diri berpengaruh secara signifikan negative terhadap tingkat stress dengan nilai 55,167 dan p 0,000 < 0,05 yang berarti apabila narapidana memiliki penyesuaian diri yang tinggi maka tingkat stress yang dialami oleh narapidana akan semakin menurun. Adapun variabel penyesuaian diri secara menyeluruh memiliki pengaruh sebesar 37,7% terhadap tingkat stres narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang. Sisanya sebesar 62,3% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini.
Pengaruh Smartphone Addiction Terhadap Bedtime Procrastination Taruna Poltekip Angkatan 56 Prodi Manajemen Pemasyarakatan
Novita Nur Marlesa;
Padmono Wibowo
CEMERLANG : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis Vol. 3 No. 4 (2023): CEMERLANG : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/cemerlang.v3i4.1963
The general public must continually be informed of technological developments, such as the use of smartphones, also referred to as "smarphones," in order to be able to complete this role. Large-scale touchscreen cellphones have already been adopted by several countries throughout the world. Additionally, this phenomena was noticed by Cadets from the Polytechnic for Criminal Justice, notably Class 56 for the Correctional Management Study Program. However, there may be certain drawbacks to utilizing a smartphone. The taruna's most obvious practical effect, which resulted in time-wasting tiredness, was a brilliant addiction phone, The researcher did research to comprehend the relationship between the smartphone's kecanduan and the prokrastination of sleep time in the 56th program study of management of the POLTEKIP. This study employs quantitative methods to assess the effects of the independent and dependent variables. The study sample consists of 31 cadets from batch 56 of the POLTEKIP Correctional Management Study Program. The distribution of surveys through Google Forms was done using the random sample data collection technique. Because of the strong association between the variables X and Y revealed by the study's findings, the alternate hypothesis (Ha) was accepted and the null hypothesis was rejected. The study also reveals a weak relationship between procrastinating before bed and smartphone addiction.