Articles
Pengaruh Dukungan Sosial Terhadap Harga Diri (Self Esteem) Narapidana di Lapas Kelas IIB Purwodadi
Wardani, Novita Setya;
wibowo, Padmono
Intelektualita Vol 12 No 02 (2023): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19109/intelektualita.v12i002.19791
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara dukungan sosial terharap Harga diri (self-esteem) narapidana di Lapas Kelas IIB Purwodadi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 150 narapidana di Lapas Kelas IIB Purwodadi. Proses pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan teknik Probability Sampling. Pengolahan data diperoleh dari jawaban yang diberikan oleh responden dari kuesioner yang telah diberikan, dengan dibantu software IBM SPSS 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan emosional, dukungan penghargaan, dukungan instrumental dan dukungan informasi turut memengaruhi tingkat harga diri (self-esteem) narapidana di Lapas Kelas IIB Purwodadi. Presentase pengaruh yang diberikan variabel dukungan sosial terhadap Harga Diri (Self Esteem) narapidana sebesar 58%, sedngkan sebesar 42% dipengaruhi faktor lain. Untuk mencapainya tingkat harga diri (self-esteem) yang optimal maka dalam pelaksanaanya kegiatan pembinaanya harus melibatkan hubungan sosial kepada keluarga, sesama rekan maupun petugas.
Pengaruh Kontrol Diri (Self-Control) terhadap Kepatuhan Narapidana Tindak Pidana Narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIA Madiun
Hasanu, Vido Havidar;
Wibowo, Padmono
Intelektualita Vol 12 No 02 (2023): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19109/intelektualita.v12i002.19796
Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kontrol diri (self-control) terhadap kepatuhan di Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIA Madiun dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh kontrol diri (self-control) terhadap kepatuhan narapidana tindak pidana narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIA Madiun. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dan mendapatkan data primer dengan menyebarkan kuesioner penelitian pada sampel penelitian yang berjumlah 291 narapidana tindak pidana narkotika di Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun. Pengujian yang dilakukan pada penelitian ini adalah uji univariat dan uji bivariat yang terdiri dari uji normalitas, regresi linear sederhana, signifikansi, dan determinasi. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, didapatkan hasil bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat pengaruh positif self-control terhadap kepatuhan narapidana tindak pidana narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIA Madiun.
Pengaruh Orientasi Belajar terhadap Perilaku Kerja Inovatif yang Mengikuti Kegiatan Kerja di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Purwokerto
Nugroho, Aldhy Bintang;
Wibowo, Padmono
Intelektualita Vol 12 No 02 (2023): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19109/intelektualita.v12i002.19806
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan orientasi belajar terhadap perilaku kerja inovatif warga binaan yang mengikuti aktivitas kerja di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Purwokerto. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, pengumpulan data primer dilakukan dengan menyebarkan kuesioner penelitian kepada sampel pelaku narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwokerto sebanyak 32 orang. Hasil penelitian ini mendukung hipotesis (H1) bahwa variabel orientasi belajar berpengaruh positif terhadap perilaku kerja inovatif (Y) warga binaan yang mengikuti aktivitas kerja di Lapas Narkoba Kelas IIB Purwokerto. Salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan orientasi belajar warga binaan adalah melalui pelatihan keterampilan.
Pengaruh Penyesuaian Diri terhadap Tingkat Stres Narapidana Seumur Hidup di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang
Melati, Adia;
Wibowo, Padmono
Intelektualita Vol 12 No 02 (2023): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19109/intelektualita.v12i002.19825
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyesuaian diri terhadap tingkat stres pada narapidana di Lapas Kelas I Cipinang yang dapat digunakan sebagai acuan dalam pembinaan kepribadian dan manajemen stres narapidana. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 93 narapidana dengan pidana hukuman seumur hidup. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuisioner dan studi kepustakaan. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data uji normalitas, uji regresi linear sederhana, uji signifikansi, dan uji determinansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyesuaian diri berpengaruh secara signifikan negative terhadap tingkat stress dengan nilai 55,167 dan p 0,000 < 0,05 yang berarti apabila narapidana memiliki penyesuaian diri yang tinggi maka tingkat stress yang dialami oleh narapidana akan semakin menurun. Adapun variabel penyesuaian diri secara menyeluruh memiliki pengaruh sebesar 37,7% terhadap tingkat stres narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang. Sisanya sebesar 62,3% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini.
Pembinaan Kemandirian Di Lapas Kelas IIA Purwokerto Ciptakan Life Skill Narapidana
Firsty Aulia Oryza Sativa;
Padmono Wibowo
Jurnal Riset dan Inovasi Manajemen Vol. 1 No. 4 (2023): November : Jurnal Riset dan Inovasi Manajemen
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59581/jrim-widyakarya.v1i4.1475
The development of self-reliance is of utmost importance for inmates within the prison environment. Furthermore, it serves to instill awareness in inmates, preventing them from repeating their transgressions and violations of the law, and aiding their reintegration into society upon their release by utilizing life skills acquired while in prison. The research method employed in this study is of a qualitative nature. The self-reliance development program for creating life skills among inmates at Class IIA Purwokerto Prison includes collaborating with Vocational Training Center (BLK) officers, the Department of Fisheries and Animal Husbandry, as well as the Department of Agriculture and Food Resilience. These parties provide specialized training materials in their respective fields. The training materials offered to inmates encompass topics such as agribusiness, animal husbandry, and barbershop skills. The hindering factors that make this process challenging and less effective are primarily rooted in the individual motivations of the inmates, as they may lack the drive to fully engage in the self-reliance development program.
Pengaruh Training And Development Terhadap Employee Comptence Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Yogyakarta
Annisa Primaharani;
Padmono Wibowo
Jurnal Riset dan Inovasi Manajemen Vol. 1 No. 4 (2023): November : Jurnal Riset dan Inovasi Manajemen
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59581/jrim-widyakarya.v1i4.1478
This research aims to evaluate the impact of training and development on the level of employee competence at Class IIA Narcotics Penitentiary in Yogyakarta. The enhancement of employee competence in this penitentiary is facilitated through training programs covering various technical fields. Each employee has the right to participate in and receive structured training. Data was collected using a questionnaire, and data analysis was conducted through simple linear regression analysis. The research results indicate that Training and Development have a significant impact on employee competence. The research employed a quantitative approach with random sampling techniques. The research subjects consisted of 30 employees from Class IIA Narcotics Penitentiary in Yogyakarta. Data processing was carried out using the statistical analysis tool IBM SPSS 25, which involved entering and calculating the respondents' assessments of the research instrument distributed.
Pengaruh Transformational Leadership Terhadap Work Engagement Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Karawang
Nina Dayana;
Padmono Wibowo
Jurnal Riset dan Inovasi Manajemen Vol. 1 No. 4 (2023): November : Jurnal Riset dan Inovasi Manajemen
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59581/jrim-widyakarya.v1i4.1491
This research was carried out to ascertain and evaluate the impact of transformational leadership on Work engagement in Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Karawang, This study's methodology is quantitative. The participants in this study are was all employees in Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Karawang as many as 50 people while 30 persons made up the study's sample. In In this research, a questionnaire used as a method of data collecting. The data collection approach used in this study used a questionnaire. The statistical tests used Validity, reliability, and normality tests were utilized in this investigation Tests, Linear Regression Analysis, Linearity Tests, and Linear Correlation Analysis, as well as IBM was used to process data for this investigation SPSS statistical software program Version 23, The outcome of this research prove the intensity of work engagement is influenced by transformational leadership Lembaga Pemasyarakatan Class IIA Karawang is 99% whereas other factors affect the remaining components
Pengaruh Smartphone Addiction Terhadap Bedtime Procrastination Taruna Poltekip Angkatan 56 Prodi Manajemen Pemasyarakatan
Novita Nur Marlesa;
Padmono Wibowo
CEMERLANG : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis Vol. 3 No. 4 (2023): CEMERLANG : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/cemerlang.v3i4.1963
The general public must continually be informed of technological developments, such as the use of smartphones, also referred to as "smarphones," in order to be able to complete this role. Large-scale touchscreen cellphones have already been adopted by several countries throughout the world. Additionally, this phenomena was noticed by Cadets from the Polytechnic for Criminal Justice, notably Class 56 for the Correctional Management Study Program. However, there may be certain drawbacks to utilizing a smartphone. The taruna's most obvious practical effect, which resulted in time-wasting tiredness, was a brilliant addiction phone, The researcher did research to comprehend the relationship between the smartphone's kecanduan and the prokrastination of sleep time in the 56th program study of management of the POLTEKIP. This study employs quantitative methods to assess the effects of the independent and dependent variables. The study sample consists of 31 cadets from batch 56 of the POLTEKIP Correctional Management Study Program. The distribution of surveys through Google Forms was done using the random sample data collection technique. Because of the strong association between the variables X and Y revealed by the study's findings, the alternate hypothesis (Ha) was accepted and the null hypothesis was rejected. The study also reveals a weak relationship between procrastinating before bed and smartphone addiction.
Upaya Penanggulangan Peredaran Narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Kelas Iia Gunung Sindur
Seno, Dava Ario;
Wibowo, Padmono
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2241
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) adalah tempat dilaksanakannya pembinaan bagi narapidana agar mampu menyadari kesalahan yang diperbuat dan menjadikannya warga negara yang baik dan normal, sehingga bisa diterima kembali di lingkungan masyarakat. Terwujudnya keamanan dan ketertiban sangat menjadi acuan dalam keberhasilan pembinaan, jika terjadi gangguan dalam ketertiban dan keamanan, maka proses keamanan akan terganggu, sebab pengamanan adalah bagian dari pembinaan. Satu diantara yang lain, menjadi sebuah gangguan dapat menghambat proses pembinaan adalah munculnya peredaran narkoba di dalam Lapas. Dilihat berdasarkan latar belakang ini, maka dapat ditarik beberapa rumusan masalah yaitu : 1. Upaya apa yang dapat dilakukan dalam menanggulangi peredaran narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Kelas IIA Gunung Sindur? 2. Hambatan apa yang ditemukan dalam menanggulangi peredaran narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Kelas IIA Gunung Sindur?, Untuk bisa menjawab dan menjabarkan maksud dari rumusan masalah tersebut, maka metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Data diambil berdasarkan observasi langsung dan wawancara. Hasil penelitian memperlihatkan jika Lembaga Pemasyarakatan Khusus Kelas IIA Gunung Sindur melaksanakan upaya preventif, represif, dan rehabilitasi sesuai dengan prosedur pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban serta kendala yang ditemukan yaitu birokrasi yang kompleks dalam penyediaan fasilitas pendukung, sumber daya manusia yaitu petugas dan pegawai yang kurang kompeten dan kurangnya pengawasan terhadap kinerja SDM.
Upaya Lembaga Pemasyarakatan dalam Menghadapi Over Kapasitas
Pambudi, Dimas Aryo;
Wibowo, Padmono
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2253
Lembaga pemasyarakatan merupakan salah satu bagian dari tatanan peradilan pidana yang berfungsi sebagai tempat penyelenggara hukuman sekaligus sebagai tempat pembinaan bagi narapidana. Pemberian pembinaan tersebut tidak hanya untuk memyadarkan diri seorang narapidana atas kesalahan yang telah dilakukan tetapi juga dapat dikatakan sebagai pemberian pendidikan bagi narapidana yang berada di dalam lembaga permasyarakatan.Metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah yuridis normatif penelitian dengan melakukan penelitian kepustakaan dan empiris penelitian yuridis dengan melakukan penelitian lapangan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cikarang. Over kapasitas terjadi karena laju pertumbuhan penghuni lapas tidak sebanding dengan sarana hunian lapas. Prosentase input narapidana baru dengan out put narapidana sangat tidak seimbang, dengan perbandingan input narapidana baru jauh melebihi out put narapidana yang selesai menjalani masa pidana penjaranya dan keluar dari lapas. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah over kapasitas pada lembaga permasyarakatan adalah dengan melakukan pendekatan secara restorative justice Penegakan hukum melalui pendekatan restorative justice dalam praktik telah berjalan, tidak hanya terkait perkara pidana anak tetapi sudah termasuk perkara pidana konvensional. Hal ini menunjukkan banyaknya variasi yang dibangun berdasarkan kebutuhan dan interpretasi para pembuat kebijakan tentang restorative julstice.