Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis pemakaian bahan bakar biogas termurnikan pada unjuk kerja motor bakar Sutanto, Rudy; Wardani, Kusuma; Mulyanto, Arif; Nurchayati, Nurchayati; Pandiatmi, Pandri; Zainuri, Achmad; Sinarep, Sinarep
Dinamika Teknik Mesin Vol 7, No 1 (2017): Dinamika Teknik Mesin: Jurnal Keilmuan dan Terapan Teknik Mesin
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dtm.v7i1.1

Abstract

The long term purpose of this research is to obtain the high quality renewable biogas that can be used as fuel for internal combustion engines to drive an electricity generator as energy diversification efforts in the area of small sustainable islands. The specific target expected to be achieved is a method/technique for absorbing impurities contained in biogas, especially CO2 component. The study was conducted to reduce the level of CO2 in biogas using NaOH solution. The mass flow rates of biogas employed were 2, 4, 6, 8 and 10 l/min. The biogas was then tested using an engine to see the effect CO2 on the engine performance at several rotations, i.e. 1500, 2500, 3500, and 4500 rpm. The results show that the torque increases by 21.3% for biogas B2 compared to the unpurified biogas. For biogas B4, the torque increases by 19.1%. While for biogas B6, B8, and B10, the torques increase by 14.9%, 12.8%, and 8.5% respectively. For biogas B2, the SFCE decreases by 33.4%, for biogas B4, the SFCE declines of about 22.7%, while for biogas B6, the SFCE declines by 17.9%. The SFCSs also decline by 13.9% and 8.5% for biogas B8 and B10.
APLIKASI METODE BREAK EVEN POINT PADA DESAIN TUNGKU GASIFIKASI BIOMASSA MULTI BURNER SEKAM PADI SEBAGAI PENGGANTI MINYAK TANAH DAN KAYU BAKAR MENUJU MASYARAKAT MANDIRI ENERGI DI DAERAH PULAU KECIL Wijana, Made; Joniarta, I Wayan; Nurchayati, Nurchayati
Dinamika Teknik Mesin Vol 4, No 1 (2014): Dinamika Teknik Mesin: Jurnal Keilmuan dan Terapan Teknik Mesin
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Dimasyarakat pulau kecil sering mengalami kesulitan dalam memasak karena langka dan mahalnya minyak tanah dan kayu bakar. Sedangkan tungku gasifikasi yang telah diteliti dan diapikasikan (gasifikasi biomassa single burner) , meskipun hasilnya sudah bagus , tetapi sulit diterima dimasyarakat karena pemasakan dilakukan langsung diatas tungku, sehingga keamanannya lemah karena bahaya terkena panas dinding tungku dan rancangan yang tinggi mengakibatkan kekhawatiran masyarakat, disamping itu sifatnya tidak bisa kontinyu dan pengapiannya tidak bisa dilakukan secara cepat, karena tungku dengan burner dirancang menjadi satu. Untuk itu maka pada program ini perlu dilakukan penelitian bagaimana merancang suatu tungku gasifikasi biomassa yang murah, mudah dan aman dalam pengoperasiannya dengan merancang bentuk tungku yang memiliki  multi burner dengan letak tungku dan burnernya terpisah, bagaimana merancang saluran penghantar dari tungku ke burner,dan bentuk burner yang sesuai sehingga dengan jauhnya tungku dan burner pengapian, keamanan dan kenyamanan masyarakat pulau kecil pengguna energi terbarukan (gasifikasi biomassa) terjamin, sehingga masyarakat mandiri energy di pulau kecil dapat diwujudkan..         Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode rekayasa nilai  untuk memilih satu alternatif  modifikasi pada tungku briket arang biomassa dan menganalisanya melalui lima tahap rencana kerja yang meliputi (1) tahap informasi, (2) tahap kreatif, (3) tahap analisa, (4) tahap pengembangan dan (5) tahap presentasi.          Pada tahap analisa, dilakukan analisa terhadap 8 alternatif modifikasi ditambah 1 desain awal, dimana desain awal digunakan sebagai patokan dalam penilaian performansi. Hasil penentuan nilai pada tahap pengembangan diperoleh bahwa alternatif modifikasi ke-7, mempunyai nilai tertinggi yaitu1,142   dengan performansi 427,83, dan biaya Rp. 1.850.000,0. Alternatif ini memberikan keuntungan antara lain, kemudahan operasionalnya sangat meningkat dapat dilakukan pengisian berulang tanpa mengganggu nyala api (sistem kontinyu), dan pemadaman api dapat dilakukan dengan cepat tanpa  pembongkaran tungku (semi otomatis),  pengguna tidak perlu memasak diatas reaktor gasifikasi yang panas dan tinggi, karena tungku ini didesain dapat memasak diatas burner yang jauh dari reaktor gasifikai, kecepatan pemasakan meningkat (mendidihkan 2 lt air dengan waktu 7 menit), pencemaran menurun dan tidak terjadi bau menyengat.          Tungku gasifikasi multiburner mempunyai nilai  ekonomi tinggi karena  kinerjanya hampir sama dengan tungku minyak tanah dan biaya operasionalnya sekitar 1/3 dari tungku minyak tanah, untuk memasak 2 lt air, menggunakan minyak tanah sekitar 1/10 lt (Rp. 1300), dengan tungku single burner membutuhkan sekam 2 kg (Rp. 400) dan dengan tungku ini membutuhkan 2 kg sekam (Rp.400), dengan melihat hal tersebut, maka tungku gasifikasi multibuerner, dari segi ekonomi sangat prospek untuk dikembangkan di masyarakat. Sebagai salah satu alternative pengganti tungku gasifikasi single burner, tungku minyak tanah dan kayu bakar dan sebagai salah satu agen dari green technology guna menciptakan masyarakat mandiri energi khususnya di pulau-pulau kecil
Pengaruh Persentase Arang Tempurung Kemiri Terhadap Nilai Kalor Briket Campuran Biomassa Ampas Kelapa - Arang Tempurung Kemiri Gde Gianyar, Ida Bagus; Nurchayati, Nurchayati; Padang, Yesung Allo
Dinamika Teknik Mesin Vol 2, No 2 (2012): Dinamika Teknik Mesin: Jurnal Keilmuan dan Terapan Teknik Mesin
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia has many sources of renewable energy. One of the source  renewable energy in Indonesia is biomass, because the price of biomass is relatively cheap and so far abundant numbers. Coconut dregs and hazelnut shell are biomass where these can’t be utilized optimally. Biomass can be made into briquettes which is a fuel with high calorific value.            The method used in this study is an experimental method. Begining the process with manufacture of briquettes which is the drying process of coconut dregs and hazelnut shell using the sun until dry, then the process of composing hazelnut shell. Raw materials crushed and sieved, after that the raw material made into briquettes by varying the percentage composition of coconut dregs and charcoal hazelnut shell as follows 80% : 20%, 60% : 40%, 40% : 60%, 20% : 80%. Then, the briquettes are tested their calorific value and moisture content.            The results show that higher heating value (HHV) and lower heating value (LHV) are the highest in the mix of AK 20% : ATK 80% is equal to 34,517 kJ/gr (8.242,819 cal/gr) and 34,172 kJ/gr (8.160,523 cal/gr). Meanwhile the briquettes moisture content range between 2,474% - 3,186% with average of 2,836%. In term of calorific value and moisture content, biomass briquettes from coconut dregs and charcoal hazelnut shell meets the quality standards set by the standards of Indonesia, Britain, Japan and USA. 
THE INFLUENCE OF DIGITAL LITERACY AND FINANCIAL SELF EFFICACY ON RISKY CREDIT BEHAVIOR IN USING SHOPEE PAY LATER Yahya, Muhammad Rizky; Liestyowati, Liestyowati; Majid, Jamaluddin; Nurchayati, Nurchayati; Mulastih, Listiana Sri
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 8 No. 1 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i1.11125

Abstract

Abstract Digital Literacy is an important instrument to strengthen customer strength to avoid risky credit behavior. Apart from Digital Literacy, Financial Self Efficacy is also an important instrument to avoid this. Therefore, this research aims to analyze the influence of digital literacy and financial self-efficacy on risky credit behavior. This research is quantitative research with an explantory approach, namely research that uses previous research as a stepping stone for finding new findings. The data used in this research uses primary data collected using the 1-5 questionnaire method which contains agree, strongly agree, disagree and strongly disagree. The data used was analyzed via PLS 3.0. The research results show that the Digital Literacy and Financial Self Efficacy variables each have a positive relationship and a significant influence on Risky Credit Behavior. As Digital Literacy improves and Confidence in managing finances increases, it will further strengthen the potential of employees to avoid Risky Credit Behavior.. Keywords : Digital Literacy, Financial Self Eficacy, Risky Credit Behavior
THE INFLUENCE OF COMPANY DEBT AND PROFITABILITY ON COMPANY VALUE WITH PRODUCT QUALITIY AS A MODERATING VARIABLE Wijayanti, Indah Oktari; Mulatsih, Listiana Sri; Judijanto, Loso; Nurchayati, Nurchayati; Yahya, Yahya
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 8 No. 1 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i1.11215

Abstract

Abstract Good company values are the aspiration of a company to have a good image and be able to help the country, employees and local residents. Because the company values are good, everyone will experience prosperity. There are a number of factors that can influence a company, including a measurable debt policy and adequate profits so that they can help the company in difficulties and fund the company's large projects. Therefore, this research aims to analyze the influence of Company Debt and Profitability on Company Value. Different from previous studies, this research adds the Product Quality variable as a moderating variable. This research is a quantitative research with an explantory approach. The data used in this research is secondary data which was distributed through a questionnaire method to the Head of Finance and Employees in the Kuangan field at PT. Sawit Lestari Group Benkgukulu, Pt. Sumber Andalas Kencana, PT. Sawit Sumbermas, and PT. Astra Agra Palm Oil which is spread throughout Indonesia. The data used was analyzed with Smart PLS 3.0. The results show that the Corporate Debt and Profitability variables have a positive relationship and have a significant influence on the Company Value variable because each variable has a t-table value below the significance level of 0.05. Apart from that, the Product Quality variable can significantly moderate the influence of the Corporate Debt and Profitability variables on Company Value. Keywords : Company Debt, Profitability, Product Qualitiy, Company Value
STRATEGI PENGEMBANGAN FINTECH DI INDONESIA DENGAN PENDEKATAN BUSINESS MODEL CANVAS Anita, Siska Yuli; Burhanuddin, Burhanuddin; Litamahuputty, Jacomina Vonny; Sipakoly, Selly; Nurchayati, Nurchayati
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 8 No. 2 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i2.13136

Abstract

Abstrak Pengembangan fintech di Indonesia dan business model canvas menjadi subjek utama dalam penelitian ini. Pendekatan penelitian ini mengumpulkan data melalui studi literatur, yang melibatkan pembacaan literatur dari berbagai sumber termasuk buku, jurnal, dan laporan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan deduktif. Temuan penelitian ini menunjukkan fintech di Indonesia sudah berkembang sangat pesat dan telah merambah ke berbagai sektor, mulai dari pembayaran, peminjaman, perencanaan keuangan, pembiayaan hingga investasi. Hal ini dapat memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memenuhi segala kebutuhannya terutama dalam hal finansial. Selain itu, penerapan business model canvas sangat efektif dalam membantu perusahaan dalam menggambarkan dan memvisualisasikan model bisnis yang diinginkan agar dapat memudahkan dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat serta dapat memaksimalkan pendapatan dan keuntungan jangka panjang. Kata Kunci: Strategi Pengembangan, Financial Technology (Fintech), Business Model Canvas
INOVASI UBI UNGU MENJADI DONUT SEBAGAI KREATIVITAS PRODUK LOKAL DI KELURAHAN MANGUNSARI, KECAMATAN GUNUNGPATI, KOTA SEMARANG Nurchayati, Nurchayati; Muchayatin, Muchayatin; Parju, Parju; Suyati, Sri; Setyobudi, Setyobudi; Sulistyani, Sulistyani; Aminah, Siti; Riyanto, Joko; Musprihadi, Ribut
MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment Vol. 2 No. 6 (2025): MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment, November 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/maju.v2i6.1899

Abstract

This community service program aims to empower the people of Mangunsari Village, Gunungpati District, Semarang City through purple sweet potato-based donut innovation. The main problem is the low added value of purple sweet potatoes, which are only sold raw, and limited knowledge of processed product diversification. The implementation method included training in donut making, packaging, branding, and marketing management for 25 participants. Results showed a significant increase in participant knowledge from 38% to 87%, with 92% of participants able to produce high-quality donuts. The optimal formulation using a 37.5% substitution of purple sweet potato puree resulted in an organoleptic acceptance level of 84-88%. Value-added analysis showed a 1,025% increase in economic value with a profit margin of 260%. The "Sate Donat Mini 17" business group was formed, with 48% of participants actively producing, generating additional income of IDR 1.8-3.5 million per month. The program has had a positive impact on community economic empowerment and increasing the added value of local commodities. Keywords: Community Empowerment, Purple Sweet Potato, Product Innovation, Added Value, Entrepreneurship
Future-mindedness pada gelandangan dan pengemis yang menjalani rehabilitasi Nurchayati, Nurchayati; Rizqiyah, Aulia Rachmah
Mediapsi Vol 9 No 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2023.009.01.846

Abstract

Homelessness and beggary are social problems, particularly for urban community. The Indonesian government has long used rehab centers to train vagrants and beggars to be fully functioning members of society. Future-mindedness is one of the life-attitudes that the homeless and beggars are to learn to adopt. Using the case study approach, this qualitative psychological research explores future-mindedness among vagrants and beggars undergoing rehab programs. Data were collected through semi-structured interviews with four participants and two of their significant others. The thematic analysis conducted on the interview data produced three key findings: a) the circumstances that had helped bring about beggary and vagrancy; b) the ways the beggars and vagrants learned to plan their lives; and c) the factors that enabled them to think about the future. This study concludes that employment, place of residence, and family life formed the center of these people’s future plans. Rehab programs—if they are to succeed—must take into account both the personal context and the social environment in which beggars and vagrants have lived their lives and are learning to re-think their futures.
PEMBERDAYAAN JAMU TRADISIONAL OMAH AMPIRAN WONOLOPO MELALUI PENGEMBANGAN PRODUK, BRANDING, DAN PEMASARAN DIGITAL Nurchayati, Nurchayati; Imam Gozali; Sukardi, Sukardi; Suparmi, Suparmi; Lisa Erfi Yunita
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Traditional jamu (herbal medicine) represents an invaluable part of Indonesian cultural heritage, yet it faces declining interest due to limited product innovation, weak branding, and minimal digital marketing adoption. This community service program aims to empower 25 traditional jamu entrepreneurs in Omah Ampiran Tourism Village, Wonolopo, Semarang City, through integrated product development, branding, and digital marketing. Using Participatory Action Research (PAR) over 24 weeks, the program completed its preparation phase (weeks 1-4) involving stakeholder engagement and need assessment. Baseline findings revealed that 84% have limited variants, 0% have registered trademarks, and 60% lack social media presence, with an average monthly revenue of IDR 2,450,000. The program includes three training clusters and intensive mentoring (weeks 5-20). Target outcomes: 80% developing three new variants, 90% establishing brand identity, 100% utilizing social media, and 70% registering on marketplaces. A sustainable community with peer-to-peer mentoring will ensure continuity, contributing to cultural heritage preservation and women's economic empowerment.
Alat Pembelah Bambu untuk Meningkatkan Produksi Tusuk Sate di Kelompok Sepakat Bersama, Bengkaung, Batulayar, Lombok Barat Nurchayati, Nurchayati; Yesung Allo Padang; Hendry Sakke Tira; Nurpatria, Nurpatria; Suteja, Suteja
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol. 7 No. 2 (2025): Oktober, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Jurusan Teknik Mesin FT Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jkp.v7i2.201

Abstract

Semenjak awal tahun 2022 tepatnya pada bulan Maret, pemerintah Republik Indonesia mulai melonggarkan aturan Covid-19. Dampak positif dari hal tersebut adalah kondisi wisata di Lombok mulai menggeliat lagi. Banyak wisatawan yang mulai berkunjung ke wilayah lombok, NTB. Sehingga perekonomian juga berangsur-angsur membaik. Seiring dengan bangkitnya sektor pariwisata ini, usaha kuliner juga mulai tumbuh lagi. Beberapa kuliner yang terkenal di Lombok adalah Sate Rembiga, sate pusut, sate ikan tanjung dan sate bulayak. Untuk membuat berbagai macam jenis sate ini tentunya sangat membutuhkan tusuk sate. Dusun Seraya desa Bengkaung kecamatan Batu Layar Lombok Barat merupakan salah satu daerah penghasil tusuk sate. Produksi tusuk sate di daerah ini masih dikerjakan dengan alat tradisional. Universitas Mataram sebagai salah satu perguruan tinggi negeri di kota Mataram yang memiliki sumber daya tenaga ahli dan gudangnya ilmuwan sudah seharusnya menunjukkan peran dan partisipasinya untuk peduli terhadap usaha kecil yang ada disekitar kampus. Jarak kelompok usaha tusuk sate ini tidak terlalu jauh dari Universitas Mataram, sekitar 10 km. Berdasarkan permasalahan tersebut maka diperlukan untuk memberikan penyuluhan dan pengenalan alat bantu agar produksi tusuk sate yang dihasilkan menjadi meningkat. Alat yang diaplikasikan ini adalah alat pembelah bambu, yang mampu meningkatkan produksi tusuk sate. Sebelumnya pekerja dalam membelah satu potong bambu, membutuhkan beberapa kali proses pembelahan. Setelah menggunakan alat pembelah bambu ini dapat dikerjakan lebih cepat. Satu kali proses pembelahan sepotong bambu menggunakan alat pembelah bambu ini menghasilkan 10 bilah bambu, yang artinya jauh lebih banyak dibandingkan dengan yang dilakukan selama ini oleh pekerja. Hasil Evaluasi pada saat penyuluhan dapat dikatakan berhasil dengan terlihat semangatnya peserta penyuluhan dalam mempraktekkan penggunaan alat ini. Kata kunci: pembelah bambu, tusuk sate
Co-Authors , Muchayatin Achmad Zainuri Adia Syifa Isnani Adissa Indriana Putri Agung Wibowo Agung Wibowo Alifiya Ufaida Amanda, Nadia Desya Amelia, Ayu Andalan Tri Ratnawati Andre Dwy Prayoga Andreas Saputro Aqila Carinda Naura Arif Mulyanto Arif Mulyanto, Arif Arif Wahyu Setyo Budi Aris Mardiyono Ariyanti, Rini Attar Husna Fathiya Attin Munadhiroh Burhanuddin Burhanuddin Cahyani, Fitnaningsih Endang Cahyono Cahyono CH Astra Nugraha Dayanti, Agustina Diah Dwi Rahmawati Endang Swastuti Fachrama Fachrama FIRMAN PRIBADI Frans Sudirjo Hafidah, Nur Hafidz Hamidah Yusuf, Abdul Hartono, Rudi Hasyim Hasyim Hendry Sakke Tira, Hendry Sakke Herlina Herlina Hermawan, Andreas Dani Tjoa Heru Eko Prasetyo Hikmah Hikmah I Wayan Joniarta I.B. Alit, I.B. Ida Bagus Gde Gianyar, Ida Bagus Ikut, Camilus Isidorus Imam Gozali Indriawati, Aulia IRA DARMAWANTI Irgi Biantara Irine Putri Nalaria Isnaini Putri Arifin Jamaluddin Majid Janti Soegiastuti Jaro'ah, Siti Joko Riyanto Judijanto, Loso Jumrotun, Jumrotun Juniarto, Galuh Kristanto, Ardhy Kristianingsih, Eni KURNIATAMA, SONYADI KUSUMA WARDANI Kusumawati, Yupie Laurina, Nia Alna Liestyowati Liestyowati Lina Listyawati Lisa Erfi Yunita LISTIANA SRI MULATSIH LITAMAHUPUTTY, JACOMINA VONNY M Syahrul Made Wijana, Made Marianingsih, Ita Merita Arini Moch Zihad Islami Muchayatin Muchayatin Muchayatin, Muchayatin Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi Mulastih, Listiana Sri Musprihadi, Ribut Mutiarachim, Atika Nugraha, Asta Nur Widawati, Desi Nurajizah Nurajizah Nurpatria Nurpatria, Nurpatria Oxzy Yoga Pratama Pandri Pandiatmi Paramarta, M.Magistra Apta Parju Parju Parju Parju Parju, Parju Pradanawan Febiansyah Nugraha Prasetyo, Heru Eko Pratiwi, Silvi Priyombodo, Bony Purnawarman Purnawarman, Purnawarman Puspitowarno Puspitowarno Rahman, Fitri Aulia Ratna Diyah Ayu Permatasari Ratnawati Dwi Putranti Honorata Rizkina Intan Pandini Rizqiyah, Aulia Rachmah RR. Ella Evrita Hestiandari Rr. Suprantiningrum Rudy Sutanto S.H. Pamuji, S.H. Sadam Husaini SAYIDATIN NASAROH Setyabudi, Setyabudi Setyawati, Selvia Lilis Setyobudi Setyobudi Setyobudi Setyobudi Setyonugroho, Winny Sinarep Sinarep SIPAKOLY, SELLY Siska Yuli Anita Siti Aminah Siti Ulfiyani, Siti Sonia, Eva Sri Puji Lestari Sri Suprapti Sri Suprapti Sukardi Sukardi Sukardi Sukardi Sukirman Sukirman Sulistyani Sulistyani Suparjo Suparmi Suparmi Suparmi Suparmi Supriyatno, Mega Suroto suroto Suroto Suroto Suteja Suteja, Suteja Suyati - Tariza Aprilia Devianti Tety Aprilla Rismawani Tiara Putri Innayah Tri Widayati Vania Ardelia Warih Andan Puspitosari Widi - Hariyanti Widi Kurniawan Wijayanti, Indah Oktari Wulan Sari, Nova Lailan Wuryantoro, Javier Atallariz Yahya Yahya Yahya, Muhammad Rizky Yasmien, Nurria Yesung Allo Padang Yesung Allo Padang, Yesung Allo Yolandha Raharjo Yunita, Lisa Erfi Zulkarnain, Andre