Claim Missing Document
Check
Articles

FENOMENA SOSIAL DALAM CERPEN KHAYALAN DARI BIS YANG MELUNCUR KARYA SENO GUMIRA AJIDARMA (ANALISIS WACANA KRITIS) Jalu Pramono; Yusak Hudiyono
JOEL: Journal of Educational and Language Research Vol. 2 No. 11: Juni 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada penelitian mencari aspek kritik sosial yang terdapat pada cerpen Khayalan Dari Bis Yang Meluncur Karya Seno Gumira Adjidarma. Analisis dilakukan dengan memanfaatkan teori sosiologi sastra yang bertujuan mencaru bentuk kritik sosial dan fenomena sosial yang terdapat dalam cerpen ini. Penelitian ini merupakan penelitian studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui Teknik simak dan catat pada cerpen Khayalan Dari Bis Yang Meluncur Karya Seno Gumira Adjidarma. Hasil penelitian menguraikan beberapa hal penting, (1) Sipnosis Cerpen Khayalan Dari Bis Yang Meluncura (2) Fenomena sosial pada cerpen Khayalan Dari Bis Yang Meluncur Karya Seno Gumira Adjidarma
ANALISIS WACANA KRITIS MODEL TEUN VAN DIJK PADA VISI PPID KPU KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Mawar Sari; Yusak Hudiyono
JOEL: Journal of Educational and Language Research Vol. 2 No. 11: Juni 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model-model Analisis Wacana Kritis (AWK) dikenal adanya beberapa pendekatan diantaranya adalah: 1) Analisis Bahasa Kritis 2) Analisis Wacana Kritis Pendekatan Prancis 3) Pendekatan Kognisi Sosial 4) Pendekatan Perubahan Sosial, dan 5) Pendekatan Wacana Sejarah. Di dalam penelitian ini mengambil model pendekatan kognisi sosial yang dikembangkan di Universitas Amsterdam, Belanda dengan tokoh utamanya adalah Teun Van Dijk. Dari segi analisis visi PPID KPU Kabupaten Kutai Kartanegara meliputi bagian kekuasaan yang dimana dalam wacana Hubungan antara kekuasaan dan wacana dapat dilihat dari apa yang dinamakan kontrol. Kontrol dalam suatu wacana dapat berupa control atas konteks, dan kontrol terhadap struktur wacana. Kontrol atau konteks misalnya dapat dilihat dari siapa yang boleh atau harus bicara sedangkan posisi yang lain sebagai pendengar atau yang mengiyakan. Sedangkan kontrol terhadap struktur wacana dapat dilihat dari seseorang yang memiliki kekuasaan lebih besar dapat menentukan bagian mana yang perlu ditampilkan dan bagian mana yang tidak serta bagaimana ia harus ditampilkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan visi PPID KPU Kabupaten Kutai Kartanegara dengan model Teun Van Dijk. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif
ANALISIS WACANA KRITIS MODEL NORMAN FAIRCLOUGH “KUDA – KUDA PRABOWO HADAPI ANIES DI PILPRES 2024.” DALAM RUBRIK POLITIK KORAN KALTIM EDISI KAMIS, 09 MARET 2023 Dewi Anjayani; Yusak Hudiyono
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 8: Juni 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebelum pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tiba, media sudah aktif memberitakan tentang kandidat yang akan terjun di pesta demokrasi Pemilu Presiden baik media cetak, maupun media elektronik bahkan sekarang dengan memasuki dunia digital pemberitaan juga dilakukan dengan daring (dalam jaringan) seperti media sosial youtube, istagram, twiter bahkan tiktok dan masih banyak lagi flatform sosial media lainnya. Seiring kemajuan zaman khususnya dalam bidang teknologi, media cetak seperti koran, surat kabar, majalah masih tetap eksis digunakan dalam menyampaikan informasi mengenai kandidat Capres dan Cawapres khususnya di wilayah Kalitm, media cetak “ Koran Kaltim”masih memiliki peranan penting dalam menyebarkan informasi kepada publik atau pembaca. Namun, perlu dipahami bahwa media bukanlah teks/tulisan yang didalamnya terdapat ruang hampa.
ANALISIS WACANA KASUS PELECEHAN SEKSUAL TERHADAP PEREMPUAN PADA BERITA ONLINE DALAM PERSPEKTIF SARA MILLS (Studi Pemberitaan Media Bontangpost.id) Helvika Desmilianti; Yusak Hudiyono
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 8: Juni 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang kekerasan seksual yang terjadi di kalangan perempuan dalam pemberitaan media online. Berbagai pemberitaan terkait pelecehan seksual sering dialami perempuan ini merepresentasikan seseorang dalam sebuah wacana. Penelitian ini menggunakan teori analisis wacana kritis model Sara Mills yang berfokus pada isu-isu perempuan seperti bagaimana perempuan ditampilkan dalam teks, gambar, foto serta dalam berita. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis wacana kasus pelecehan seksual terhadap perempuan pada berita online dalam perspektif Sara Mills (studi pemberitaan media Bontangpost.id). Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data yaitu teknik baca dan teknik catat. Dalam penelitian ini diperoleh bahwa pada posisi subjek dalam kedua berita kasus pelecehan seksual adalah sama-sama seorang laki-laki yang sudah berumur, bedanya pada berita pertama yakni ayah kandungnya sendiri sedangkan berita kedua adalah tetangganya sendiri yang seorang duda ditinggal mati istrinya. Lalu pada posisi objek adalah sama-sama seorang remaja yang berkebutuhan khusus. Kemudian, pada posisi penulis yakni jurnalis pemberitaan Bontangpost.id yang menggambarkan penceritaan dengan sangat jelas namun dengan singkat dan padat. Memaparkan alur kejadian hingga latar belakang pelaku dan korban serta menyuarakan hati seorang perempuan yang telah dilecehkan. Terakhir apada posisi pembaca adalah menunjukan bahwa yang mengonsumsi berita itu adalah laki-laki yang dikarenakan susah mengendalikan nafsunya sendiri.
ANALISIS WACANA KRITIS PADA BERITA MEDIA SOSIAL INSTAGRAM KOMPAS TV TERHADAPA PIDATO PRESIDEN JOKO WIDODO (Model Teun A. Van Dijk) Fitriya Selviani; Yusak Hudiyono
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 8: Juni 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan makna yang terkandung dalam berita sosial media instagram Kompas TV mengenai pidato Presiden saat menghadiri himpunan pengusaha muda Indonesia dengan menggunakan model analisis wacana kritis Teun A. Van Dijk. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif, peneliti yang akan menjadi alat langsung penelitian atau human instrumen dengan teknik pengumpulan data observasi serta analisis paham dan agih. Tentunya sudah banyak penelitian relevan sebelumnya yang menggunakan model Van Dijk ini yang bermanfaat untuk mengetahui makna sesungguhnya dari sebuah bahasa.
GAMBARAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) PADA SURAT KABAR DARING: ANALISIS WACANA KRITIS MODEL SARAH MILLS Syaian; Yusak Hudiyono
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 8: Juni 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) menjadi salah satu isu hangat pada surat kabar online . Korban KDRT sebagian besar adalah kaum perempuan, namun ada kemungkinan kaum pria juga bisa mengalaminya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) posisi subjek-objek dalam artikel berita yang diterbitkan oleh Akurasi.id, Bontang dengan topik KDRT; 2) posisi penulis-pembaca dalam dua artikel berita yang dimuat Akurasi. Id, Bontang dengan topik KDRT. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian adalah kutipan mengenai analisis wacana kritis model Sarah Mills. Sumber data penelitian ini yaitu artikel berita Akurasi id. Bontang yaitu berita mengenai Korban perselingkuhan dan kasus KDRT yang terbit pada jum’at 19 Desember 2020. Teknik pengumpulan menggunakan Teknik baca dan catat yaitu peneliti membaca artikel yang digunakan dalam penelitian dan mencatat hal-hal yang berkaitan dengan analisis wacana kritis model Sara Mills. Teknik analisis data yang digunakan yaitu 1) membaca artikel berita dengan seksama; 2) mengidentifikasi posisi subjek-objek; 3) mengidentifikasi posisi penulis-pembaca; 4) menghubungkan data yang ditemukan dengan menggunakan analisis wacana kritis Model Sara Mills tentang penggambaran perempuan dalam topik KDRT; 5) menarik kesimpulan dari analisis. Temuan menunjukkan bahwa perempuan digambarkan sebagai korban KDRT yang teraniaya oleh suaminya dan mendapatkan perlakuan yang kasar dari suaminya. Subjek pemberitaan cenderung merasionalisasi KDRT dengan terkadang menyalahkan korban dalam hal ini perempuan. Para komentator juga memiliki perspektif yang berbeda, dari sisi yang lain mendukung korban, dan di sisi yang lain ada yang menyalahkan korban.
ANALISIS WACANA GENDER SARA MILLS CERPEN MAAFKAN AKU TERLAHIR PEREMPUAN KARYA JINGGA LESTARI Wasis Sirutama; Yusak Hudiyono
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 4 No 2: Juli 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jip.v4i2.2672

Abstract

Abstract Short stories, as the name implies, show a very short nature in both the events that are disclosed and the contents of the story, including the number of actors and the number of words used. Sara Mills examines how women are presented in texts, whether in novels, photographs, or the news. It is this injustice and bad portrayal of women that are the main targets of Mills' writing. This study aims to examine the value of feminism by looking at the position of the subject-object and the position of the writer-reader in Sara Mills' study. This type of research is qualitative. Qualitative analysis here uses descriptive language, which tells, describes, gives, analyzes, and interprets. The results of this study reveal the position of the narrator's subject in the short story I'm Sorry I Was Born a Woman by Jingga Lestari, namely the author. The position of the object told in the short story Forgive Me to Be Born a Woman by Jingga Lestari is the character "I" as a woman. The author's position in the short story Forgive Me, I Was Born a Woman by Jingga Lestari positions herself as a woman. The reader positions himself in the story based on the events disclosed by the author.
Analisis wacana kritis Norman Fairclough terhadap bahasa slogan aksi demonstrasi guru di Samarinda Rinda Cahya Mudiawati; Yusak Hudiyono; Bibit Suhatmady
Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 6 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/diglosia.v6i3.694

Abstract

This research discusses the great turmoil that occurred in October 2022 in the education environment of Samarinda City regarding the issue of removing teacher incentives. Thousands of teachers carried out demonstrations using written language contained in slogans. Slogans were used to protest against the circular letter from the Mayor of Samarinda concerning the alignment of incentives for teachers and education personnel. Critical discourse analysis was conducted to understand the meaning of the written language in the demonstration's slogan. Observation techniques, unstructured interviews, and photo documentation were also used as supporting methods in data collection. The research uses Norman Fairclough's three-dimensional analysis, which uses three main dimensions: the text, discourse, and social practice. This three-dimensional analysis can provide a more comprehensive and critical understanding of slogan language in a broader social, political, and cultural context. It can help reveal the power, meaning, and social implications of slogans and understand how slogans influence action and change in society.
Pengaruh Media Audio Visual dan Kegiatan Literasi terhadap Kemampuan Menulis Teks Negosiasi pada Siswa Yusak Hudiyono; Siti Aminah; Widyatmike GM
JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 3 No. 01 (2023): Artikel Riset Periode Mei 2023
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jbsi.v3i01.2853

Abstract

Penelitian dengan judul ’’Pengaruh Media Audio Visual dan Kegiatan Literasi Terhadap Kemampuan Menulis Teks Negosiasi” bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media audio visual terhadap kemampuan menulis teks negosiasi dan pengaruh kegiatan literasi terhadap kemampuan menulis teks negosiasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan asosiatif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner berupa angket dan tes menulis teks negosiasi. Data penelitian yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan regresi. Uji validasi instrumen menggunakan teknik analisis Pearson Correlation, sedangkan uji reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach. Uji analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil diperoleh untuk f tabel sebesar 3,130. Sehingga diperoleh nilai f hitung > f tabel (49,643 > 3,130). Maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan HI diterima. Artinya bahwa media audio visual dan kegiatan literasi secara bersama-sama berpengaruh terhadap kemampuan menulis teks negosiasi pada siswa kelas XI Agribisnis Pembibitan Tanaman dan Holtikultura (APTH) SMK Negeri 9 Samarinda. Penggunaan media yang digunakan secara efektif akan meningkatkan kemampuan siswa dalam menerima pembelajaran dengan baik. Penggunaan media audio visual terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis.
REVITALISASI BAHASA MELAYU KUTAI MELALUI LOMBA BEMAMAI Nur Bety; Yusak Hudiyono; Widyatmike Gede Mulawarman
LOA: Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan Vol 18, No 2 (2023): LOA
Publisher : Kantor Bahasa Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/loa.v18i2.6710

Abstract

AbstrakPenelitian Revitalisasi Bahasa Melayu Kutai Melalui Lomba Bemamai bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk atau model revitalisasi bahasa Melayu Kutai melalui Lomba Bemamai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu dokumentasi dan observasi. Berdasarkan analisis data tuturan bemamai dapat disimpulkan bahwa tradisi bemamai dalam masyarakat suku Kutai sarat dengan kearifan lokal. Bentuk lomba bemamai ini merupakan mini drama yang terdiri atas minimal dua orang. Dari data tuturan bemamai yang dianalisis oleh peneliti tidak satu pun ditemukan ungkapan-ungkapan tradisional berupa peribahasa, pepatah, atau semboyan yang sarat dengan kearifan lokal. Oleh karena itu, pada saat panitia melaksanakan lomba bemamai yang berbentuk mini drama, hendaknya dipersyaratkan kepada peserta bahwa di dalam tuturan bemamainya tersebut bisa diungkapkan satu atau lebih ungkapan-ungkapan tradisional yang mengandung nilai kearifan lokal suku Kutai agar kekayaan budaya suku Kutai tetap eksis dan lestari. Kata kunci: revitalisasi, bahasa Melayu Kutai, lomba bemamai AbstractResearch on the Revitalization of the Kutai Malay Language through the Bemamai Competition aims to describe the form or model of revitalization of the Kutai Malay language through the Bemamai Competition. The method used in this research is a qualitative method and is descriptive. The data collection techniques used in this research are documentation and observation. Based on the analysis of bemamai speech data, it can be concluded that the bemamai tradition in the Kutai tribal community is full of local wisdom. The form of this group competition is a mini drama consisting of a minimum of two people. From the bemamai speech data analyzed by researchers, not a single traditional expression was found in the form of proverbs, proverbs or slogans that are full of local wisdom. Therefore, when the committee carries out a bemamai competition in the form of a mini drama, it should be required of the participants that in their bemamai speech one or more traditional expressions containing local wisdom values of the Kutai tribe can be expressed so that the cultural richness of the Kutai tribe continues to exist and be preserved. Keywords: revitalization, Kutai Malay Language, bemamai comptetition
Co-Authors Abdul Hakim Abdul Rahman Adinda Aisyahrah, Adinda Aisyahrah Agustian, Jaka Farih Ainur Rizkiah, Yunita AKHMAD Akhmad Akhmad Akhmad Samsuri Al Baghdadi, Nur Syifa Rahmah Alang, Ambo Alfian Rokhmansyah Ali Kusno Aloysius Hardoko Andri Andri Anwar, Yaskinul Arifin, Syaiful Armelya Trinita Aryanti, Inne Marisaa Asnan Hefni Ayu Purnamasari Azainil Azainil Bahri Arifin Bibit Suhatmady Bibit Suhatmady Budi Raharjo Cyndirela Dahri Dahlan, Dahri Daniel Daniel Tarigan Dewi Anjayani Didit Wahyu Putra Dwi Nugroho Hidayanto Dwi Rijaya Hakiki Efendi, M. Faisol Elsje Theodora Maasawet Endang Dwi Sulistyowati Evie Palenewen Farawita, Ria Fitriani Nasir Fitriya Selviani Gede Mulawarman, Widyatmiko GM, Widyatmike Hanik Wahyu Ningsi Hanum, Irma S. Hanum, Irma Surayya Helvika Desmilianti Herianti Herianti Herianti Herianti Herliani Imas Komala Indriyawati, Lilyn Ines Ritan, Susana Irwanto Irwanto Isfihani Istian, Irpan Ita Rosita Jalu Pramono Jemeq, Yuvita Jenny Carlina Wandira Karyani Tri Tialani Khairiyah, Ayu Khairun Nisyah Khairun Nisyah khusnul khotimah Krishna Purnawan Candra Kurniadi Hamid Lambang Subagiyo Lestari, Irma Wahyu Lidya, Salma Lilyn Indriyawati Luluk Kamalia, Alfin Lumban, Yunita Lumowa, Sonja Verra Tinneke M. Agus Kastiyawan, M. Agus M. Ilyas M. Rusydi Ahmad, M. Rusydi Maasawet, Elsje T. Magdalena, Dhe Silva Makrina Tindangen Mandalia, Resi Marajo Marajo Masitah Masitah - Masruhim, M. Amir MASRUHIM, MUHAMMAD AMIR Massawet, Elsje Theodore Masswaet, Elsje Theodora Mawar Sari Melda, Rizka Monica Monica, Monica Muh. Amir Masruhim Muhammad Andri Jambia Muhammad Reza Murdiana, Murdiana Murtadlo, Akhmad Nisyah, Khairun Nur Bety Nur Hasanah Nur Jamilah Nur, Sitti Oktaviani, Dwi Oktaviani, Suci Paramita Candra Devi Patang, Nurfadilah A. Purnamasari, Eka Fitria PURWANTI PURWANTI Rahayu Novita Rahmat Soe'oed Rambitan, Vandalita M.M. Rambitan, Vandalita Maria M. Ratnady, Hendita Dyah Rea, Silviani C. Evangelista Rinda Cahya Mudiawati Riyani, Ratih Widia Rizkiyah, Yunita Ainur Rohmat, Sinangku Rudi Hartono Safitri, Yuliana Sari, Norma Atika Sari, Resmi Setyasih, Iya Siti Aminah Siti Aminah Siti Suryani Soe’oed, Rahmad Sri Rahayuningsih St. Hasnah Sugeng Santoso Suhana Suhana Suhar, Muhamad Sukartiningsih Susilo Susilo Susilo Susilo Sutami Sutriyati syadiyah, Halimatu Syaian Syamsul Rijal Tarukallo, Zintia Taufan Purwokusumaning Daru, Taufan Purwokusumaning Umi Khulsum Wanda, Herdita Nor Wasis Sirutama Widyatmike Gede Mulawarman Widyatmike GM Wilda, Supiya Yahya, Masrur Yuliarta, Sri Roma Zakia, Izza