p-Index From 2021 - 2026
5.667
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Dedikasi Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis An-Nida' KEMBARA SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam TA'LIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Pendidikan Almuslim EduReligia : Jurnal Pendidikan Agama Islam Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Mashdar: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hadis SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Majalah Ilmu Pengetahuan dan Pemikiran Keagamaan Tajdid Jurnal Ulunnuha Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) Hadharah: Jurnal Keislaman dan Peradaban ScienceEdu : Jurnal Pendidikan IPA Jurnal AL-AHKAM Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah FASHLUNA Rambideun : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ikhtisar: Jurnal Pengetahuan Islam Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora JYRS: Journal of Youth Research and Studies Tsaqofah: Jurnal Penelitian Guru Indonesia Innovative: Journal Of Social Science Research Managere: Indonesian Journal of Educational Management AL QALAM JURNAL KEPENDIDIKAN Wahana Islamika: Jurnal Studi Keislaman Bouseik: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini BAHASTRA Majority Science Journal ENCOMMUNICATION: Journal of Communication Studies Afkarina : Jurnal Pendidikan Agama Islam JGuruku: Jurnal Penelitian Guru JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin Journal of Islamic Philosophy and Contemporary Thought Al-Ashri: Ilmu-Ilmu Keislaman
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : An-Nida'

The Evolution of the Orientalist Chronological Theory of the Quran: Methodological Shifts and Epistemological Implications for Contemporary Qur’anic Studies Pratama, Yoga; Ilhamni, Ilhamni; Faizin, Faizin; Haliza, Nurul
An-Nida' Vol 49, No 2 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/an-nida.v49i2.38166

Abstract

This study aims to examine the development of Qur’anic chronology theory as formulated by Orientalist scholars, with particular focus on Gustav Weil, William Muir, Theodor Nöldeke, and Hubert Grimme. Through a detailed analysis of the theoretical and methodological frameworks they established, this research employs a qualitative, library-based methodology, utilizing historical-critical approaches and comparative analysis to trace paradigm shifts in the construction of Qur’anic chronology. The findings reveal that the evolution of Qur’anic chronological theory occurred through several interconnected intellectual phases. Weil initiated the discourse by integrating classical Islamic narratives with Western historical methods within a historical-rational framework; Muir foregrounded biographical and theological dimensions by correlating revelation with the Prophet’s life trajectory; Nöldeke introduced a pivotal methodological transformation through his philological and linguistic approach; and Grimme emphasized dogmatic elements and theological development within the Qur’anic corpus. The progression of these theories was shaped by advancements in philology, debates concerning textual authenticity, colonial political contexts, and epistemological exchanges between Western and Muslim scholars. The study’s implications demonstrate that the construction of chronology within Orientalist discourse is neither monolithic nor static but rather continuously evolves in response to its intellectual and sociopolitical milieu. This dynamic has also fostered renewed interest in tartīb nuzūlī methodologies among contemporary Muslim scholars such as Sayyid Qutb, Bint al-Syāṭi’, and al-Jābirī, particularly in addressing the imperative for thematic and historical interpretation in Qur’anic studies.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi evolusi teori kronologi Al-Qur’an yang dikembangkan oleh para orientalis, khususnya Gustav Weil, William Muir, Theodor Nöldeke, dan Hubert Grimme, melalui pembacaan atas kerangka teoretis dan metodologis yang mereka bangun. Dengan menggunakan metode kualitatif berbasis kajian pustaka, penelitian ini menerapkan pendekatan kritik-historis dan analisis komparatif untuk menelusuri perubahan paradigma dalam konstruksi kronologi Al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan teori kronologi Al-Qur’an berlangsung melalui beberapa fase intelektual yang saling berkaitan. Weil memulai dengan kerangka historis-rasional yang memadukan narasi Islam klasik dan metode sejarah Barat; Muir menekankan dimensi biografis-teologis melalui keterkaitan pewahyuan dengan perjalanan hidup Nabi; Nöldeke menghadirkan pergeseran metodologis signifikan dengan pendekatan filologis-linguistik; sedangkan Grimme menyoroti aspek dogmatis serta perkembangan teologi dalam korpus Al-Qur’an. Evolusi teori ini dipengaruhi oleh kemajuan ilmu filologi, perdebatan mengenai otentisitas teks, dinamika politik kolonial, serta interaksi epistemologis antara sarjana Barat dan Muslim. Implikasi temuan ini menunjukkan bahwa konstruksi kronologi dalam wacana orientalis tidak bersifat tunggal, melainkan terus mengalami perubahan sesuai konteks intelektual dan sosiopolitik zamannya. Dinamika tersebut turut mendorong munculnya kembali minat terhadap pendekatan tartīb nuzūlī di kalangan sarjana Muslim kontemporer, seperti Sayyid Qutb, Bint al-Syāṭi’, dan al-Jābirī, terutama dalam menjawab kebutuhan penafsiran tematik dan historis dalam studi Al-Qur’an.
Co-Authors Abrori, Muhammad Afkar, Afkar Afridawati Afridawati, Afridawati Agus Nuryatin Ahmad, Ridho Sa’dillah Ahsan, Beni Aidil Amar Al Farisi, Yudik Alfadilah, Alfadilah Alhafiz, Rasyid Ali Hamzah Alif, Haikal Almunawar, Abdul Wahab Amin, Muhammad Fathul Ansori, Atikul Aprilia, Elinda Arif Setiawan Arsal, Arsal Ashadi, Andri Askamilati, Putri Risky Bambang Eka Purnama Dafizki, Ashlih Muhammad Daroe Iswatiningsih Deavisca, Kenza Viorel Efendi Efendi Efendi, Zul Efyanti, Yasni Eka Putra Wirman Elmayanti, Elmayanti Endang Wuryandini, Endang Fachri, Moh Fadhilah, Alfia Hanum Faizah, Naela Mikyalul Fajeri, Mei Laelatul Fajri, Jasmine Farizqi Fatiatun, Fatiatun Fatmawati, Anna Haliza, Nurul Hang, Nguyen Thi Thu Hasanah, Luthfiyah Helandri, Joni Hude, Muhammad Darwis Ilhamni, Ilhamni Indah Uly Wardati Isnaini , M. Isnaini, Mohamad Isnaini, Mohamad Itrayuni, Itrayuni Jafaruddin Jamin, Ahmad Khairani, Cut Khairina, Ulfa Lailasari Ekaningsih M. Fadli M. Isnaini M. Isnaini Mannan, Mannan Meilinar, Fina Mohamad Isnaini Munif, Muhammad Munzilin Naffasa, Resya Farasy Fitrah Nawawi, Abd Muid Ngasbun Egar Ni’mah, Azizatun Nurul Huda P R Matitaputty, P R Pendra, Rangga Septa Purwati Anggraini, Purwati Rahmi Rahmi Ramlah Ramlah Raule, Jean Henry Rizka Sania Rochmatika Nur Anisa Saputra, Syifa Saputri, Nova Ana Saputri, Yosi Rani Sevtivia Asrivi, Queen Elvina Sri Jumini Summalia, Rika Supriadi Supriadi Suspahariati, Suspahariati Syafruddin Syafruddin Syahidah, Ariny syahidah, arinysyahidah Syofyan Hadi Ulum, S.I Bahrul Wafi, Ahmad Wahyu Hidayat Widiartanto Widiartanto Y. SONAFIST Yahya Aziz Yoga Pratama Zaenal Arifin Zahari Zulheldi Zulheldi