p-Index From 2021 - 2026
12.133
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Konseling dan Pendidikan Jurnal Pengajaran MIPA Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah Pedagogi : Jurnal Penelitian Pendidikan Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Sriwijaya University Learning and Education International Conference Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan AL ISHLAH Jurnal Pendidikan Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Tadbir : Jurnal Studi Manajemen Pendidikan ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal PGSD: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan COUNS-EDU: The International Journal of Counseling and Education Journal EVALUASI JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan) JKPD : Jurnal Kajian Pendidikan Dasar Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Journal of Humanities and Social Studies Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Guru Sekolah Dasar (JPPGuseda) Pedagonal : Jurnal Ilmiah Pendidikan Aptisi Transactions on Technopreneurship (ATT) MANAGERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) PrimaryEdu - Journal of Primary Education PALAR (Pakuan Law review) Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Edum Journal Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan (JDMP) JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa JURNAL PENDIDIKAN DASAR FLOBAMORATA Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Cokroaminoto Journal of Primary Education Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Jurnal Difusi Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar Jurnal Basicedu Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan e-Jurnal Inovasi Pembelajaran Sekolah Dasar Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan Journal of International Multidisciplinary Research Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar e-Jurnal Inovasi Pembelajaran Sekolah Dasar
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Visioner Terhadap Efektivitas Kerja Guru Sekolah Dasar Rina Rina; Taufani C Kurniawan; Yuyun Elizabeth Patras
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025 (In Processing)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5583

Abstract

Urgensi dari penelitian ini terletak pada pentingnya peningkatan efektivitas kerja guru sebagai faktor kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Efektivitas kerja guru tidak hanya berpengaruh terhadap kualitas pengajaran, tetapi juga mempengaruhi perkembangan dan prestasi siswa. Mengingat tantangan yang dihadapi dunia pendidikan, seperti keterbatasan sumber daya dan perubahan dalam kurikulum, penting untuk memahami faktor-faktor yang dapat meningkatkan kinerja guru, khususnya motivasi kerja dan kepemimpinan visioner. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efektivitas kerja guru dengan menelaah keterkaitannya dengan motivasi kerja dan kepemimpinan visioner. Populasi penelitian mencakup 140 guru PNS, dengan sampel sebanyak 104 guru yang dipilih menggunakan rumus Yamane dengan tingkat toleransi kesalahan sebesar 5%. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, sementara analisis data menggunakan pendekatan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian mengungkapkan adanya tiga hubungan yang positif dan signifikan. Pertama, motivasi kerja memiliki hubungan positif dan signifikan dengan efektivitas kerja guru, dengan koefisien korelasi sebesar 0,63. Kedua, kepemimpinan visioner juga menunjukkan hubungan positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja guru, dengan koefisien korelasi sebesar 0,48. Ketiga, secara simultan, motivasi kerja dan kepemimpinan visioner berhubungan secara positif dan signifikan dengan efektivitas kerja guru, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,696
Development of Powtoon-Based Video Learning Media on Understanding Angles and Various Angles Hidayat, Deri; Yuyun Elizabeth Patras; Hari Susanto, Lutfy
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 3 No. 5 (2025): Mei 2025
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr1246

Abstract

Research on the development of PowToon-based video learning media on the material on the definition of angles and various angles. The purpose is to discover the development of Powtoon-based video learning media and the feasibility of Powtoon-based video learning media developed for grade III students of SDN Singajaya 01 through the learning process carried out at school. The method used in this study is the ADDIE method which consists of 5 stages, namely Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. In this study, a validation test was carried out on experts, namely media, language experts, and material experts. The results of the validation of media experts obtained as many as 96% with very feasible criteria. The results of the validation of the language experts obtained 100% with the feasible criteria, and the results of the validation of the material experts obtained 90% with very feasible criteria. The results of the student response questionnaire obtained as much as 92% with very feasible criteria. These results show that powtoon-based video learning media on the understanding of angles and various angles has proven to be valid, interesting, innovative and very feasible to be used in the learning process. This study recommends the development of PowToon-based video learning media that can be used in classroom learning.
Hubungan Antara Disiplin Kerja dan Motivasi Kerja dengan Profesionalisme Guru ASN Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor Sutisna, Sutisna; Patras, Yuyun Elizabeth; Fatmasari, Rhini
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5582

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya memahami faktor-faktor yang mempengaruhi profesionalisme guru, untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis: (1) Hubungan antara disiplin kerja dengan profesionalisme guru ASN Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. (2) Hubungan antara motivasi kerja dengan profesionalisme guru ASN Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. (3) Hubungan antara disiplin kerja dan motivasi kerja dengan profesionalisme guru ASN Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan korelasional. Sampel penelitian sejumlah 98 orang guru yang diperoleh secara acak proporsional. Instrumen penelitian menggunakan Skala Likert. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Terdapat hubungan antara disiplin kerja dengan profesionalisme guru ASN Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. Kekuatan hubungan antara disiplin kerja dengan profesionalisme guru ditunjukkan dengan koefisien korelasi = 0,504. Sedangkan koefisien determinasi = 0,254, artinya adalah 25,4% variasi variabel profesionalisme guru dipengaruhi oleh disiplin kerja. (2) Terdapat hubungan antara motivasi kerja dengan profesionalisme guru ASN Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. Kekuatan hubungan antara motivasi kerja dengan profesionalisme guru ditunjukkan dengan koefisien korelasi = 0,540. Sedangkan koefisien determinasi = 0,292, artinya adalah 29,2% variasi variabel profesionalisme guru dipengaruhi oleh motivasi kerja. Dengan kata lain variabel motivasi kerja memberikan kontribusi sebesar 29,2% terhadap profesionalisme guru. (3) Terdapat hubungan antara disiplin kerja dan motivasi kerja dengan profesionalisme guru ASN Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. Kekuatan hubungan antara disiplin kerja dan motivasi kerja dengan profesionalisme guru ditunjukkan dengan koefisien korelasi = 0,571. Sedangkan koefisien determinasi = 0,326, artinya adalah 32,6% variasi variabel profesionalisme guru dipengaruhi oleh disiplin kerja dan motivasi kerja. Dengan kata lain variabel disiplin kerja dan motivasi kerja memberikan kontribusi sebesar 32,6% terhadap profesionalisme guru
Pengaruh Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Visioner Terhadap Efektivitas Kerja Guru Sekolah Dasar Rina, Rina; Taufani C Kurniawan; Yuyun Elizabeth Patras
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5583

Abstract

Urgensi dari penelitian ini terletak pada pentingnya peningkatan efektivitas kerja guru sebagai faktor kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Efektivitas kerja guru tidak hanya berpengaruh terhadap kualitas pengajaran, tetapi juga mempengaruhi perkembangan dan prestasi siswa. Mengingat tantangan yang dihadapi dunia pendidikan, seperti keterbatasan sumber daya dan perubahan dalam kurikulum, penting untuk memahami faktor-faktor yang dapat meningkatkan kinerja guru, khususnya motivasi kerja dan kepemimpinan visioner. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efektivitas kerja guru dengan menelaah keterkaitannya dengan motivasi kerja dan kepemimpinan visioner. Populasi penelitian mencakup 140 guru PNS, dengan sampel sebanyak 104 guru yang dipilih menggunakan rumus Yamane dengan tingkat toleransi kesalahan sebesar 5%. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, sementara analisis data menggunakan pendekatan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian mengungkapkan adanya tiga hubungan yang positif dan signifikan. Pertama, motivasi kerja memiliki hubungan positif dan signifikan dengan efektivitas kerja guru, dengan koefisien korelasi sebesar 0,63. Kedua, kepemimpinan visioner juga menunjukkan hubungan positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja guru, dengan koefisien korelasi sebesar 0,48. Ketiga, secara simultan, motivasi kerja dan kepemimpinan visioner berhubungan secara positif dan signifikan dengan efektivitas kerja guru, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,696
Jalan Baru Implementasi Kearifan Lokal pada Jenjang Pendidian Dasar Susi, Neneng Kania; Nopianti, Resti; Patras, Yuyun Elizabeth
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.5947

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya penguatan pendidikan karakter sejak jenjang sekolah dasar melalui pemanfaatan budaya lokal sebagai sumber belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan pola atau jalan baru dalam implementasi pembelajaran berbasis kearifan lokal yang efektif dan aplikatif di sekolah dasar Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur, yang bersumber dari jurnal nasional dan internasional yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2020 hingga 2024. Data diperoleh melalui pencarian di Google Scholar dan ERIC menggunakan kata kunci “kearifan lokal di sekolah dasar” dan “local wisdom in primary schools”. Dari 65 artikel yang terkumpul, dilakukan analisis induktif dan ditemukan 20 artikel yang relevan untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran yang mengintegrasikan kearifan lokal melalui model, media, dan bahan ajar yang tepat mampu memperkuat pendidikan karakter serta mendorong tercapainya Profil Pelajar Pancasila. Implementasi tersebut tidak terlepas dari peran penting kompetensi profesional guru, khususnya dalam merancang pembelajaran kontekstual yang berbasis budaya lokal. Guru yang memiliki kemampuan merancang model, media, dan bahan ajar berbasis kearifan lokal dapat menciptakan proses pembelajaran yang lebih bermakna dan kontekstual bagi peserta didik. Dengan demikian, pembelajaran berbasis kearifan lokal tidak hanya memperkaya pengalaman belajar siswa, tetapi juga memperkuat jati diri bangsa dan meningkatkan kesiapan generasi muda dalam menghadapi tantangan global
Strategies for Promoting Innovation in a Driving Training Programme that Implements the Independent Curriculum Elizabeth Patras, Yuyun; Abdul Gani, Resyi
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 9 No. 3 (2025): May
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v9i3.114

Abstract

This research aims to find new ways and strategies to increase innovation in the teacher school program by examining other variables positively related to teacher innovation. These variables implement an independent curriculum. New ways and strategies for enhancing teacher innovation are subsequently recommended to the following parties. The parties are the Director of Education, School Supervisors, School Principals, and Teachers. 183 respondents were involved as a multi-stage random sample using the Slovin formula. It also used quantitative research with correlation analysis modelling and SITOREM analysis. The research results indicate that (1) there was a positive direct relationship between the innovation strategy and the driving school programme with a value of ry1 = 0.991, (2) there was a positive direct relationship between the driving school programme and the implementation of the independent curriculum with a value of ry2 = 0.982, (3) there was a positive direct relationship between the implementation of the independent curriculum and the teacher's innovative strategy with a value of ry3 = 0.986, (4) there was a positive direct relationship between the implementation of the independent curriculum and the teacher's innovative strategy with a value of ry3 = 0.986.986 (4) there was a positive direct relationship between the driving school curriculum and implementing the independent curriculum with teacher innovation strategy with a value of ry12 = 0.992, (5) there was a positive direct relationship between the driving school program and implementing the independent curriculum with a value of ry13 = 0.992, (6) there is a positive direct relationship between the driving school programme and the implementation of the independent curriculum with an innovation strategy with a value of ry23 = 0.989, and (7) there is a positive direct relationship between the driving school programme and the implementation of the independent curriculum with an innovation strategy with a value of ry123 = 0.992. The research explores strategies to increase teacher innovation through the development of achievement motivation, teamwork, and organisational climate. The SITOREM analysis results reveal that the indicators are still weak and need to be improved, namely 1) management innovation, 2) service innovation, and 3) process innovation.
Hubungan Pengembangan Diri dan Sertifikasi dengan Profesionalisme Guru di Gugus VI dan VII Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor Yulianto, Rohmat; Patras, Yuyun Elizabeth; Syafruddin, Syafruddin
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - Maret 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.1.2025.5569

Abstract

Profesionalisme guru adalah penerapan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk melihat adakah hubungan yang siginifikan antara pengembangan diri dan sertifikasi dengan profesionalisme guru. Metode yang digunakan menggunakan desain penelitian kuantitatif. Populasi terdiri dari 116 guru di Gugus VI dan VII Kecamatan Cigudeg yang tersebar kedalam 16 sekolah dasar dengan jumlah sampel sebanyak 90 guru di gugus tersebut. Variabel independen pada penelitian ini adalah pengembangan diri dan sertifikasi sedangkan variabel dependen adalah profesionalisme guru. Penggunan tiga kuesioner yakni profesionalisme guru, pengembangan diri, dan sertifikasi digunakan untuk pengumpulan data dengan teknik survei. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif, uji persyaratan analisis, analisis statistik inferensial, analisis regresi, dan analisis korelasi yang kesemuanya menggunakan SPSS 24. Hasil uji F Change dengan nilai signifikansi 0,000 menunjukkan penolakan terhadap hipotesis nol (Ho), menegaskan adanya hubungan yang signifikan antara variabel tersebut. Nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,828 menunjukkan korelasi yang sangat erat antara Pengembangan Diri dan Sertifikasi dengan Profesionalisme Guru, berada dalam kategori korelasi sempurna berdasarkan pedoman derajat hubungan Pearson. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,679 menunjukkan bahwa 67,9% variasi dalam profesionalisme guru dapat dijelaskan oleh Pengembangan Diri dan Sertifikasi, menunjukkan hubungan yang kuat antara kedua variabel tersebut dalam konteks peningkatan profesionalisme guru. Dari segi demografi, guru perempuan, guru bersertifikasi, dan guru penggerak menunjukkan hubungan lebih kuat antara Pengembangan Diri dan Sertifikasi dengan Profesionalisme Guru dibandingkan kelompok lain. Hasil dari studi menunjukkan adanya hubungan yang kuat dan signifikan antara pengembangan diri dan sertifikasi dengan profesionalisme guru. Untuk meningkatkan profesionalisme guru, studi ini merekomendasikan variabel dan indikator bagi para pembuat kebijakan.
Pengaruh Literasi Digital dan Iklim Sekolah terhadap Kreativitas Guru Sekolah Dasar di Gugus Langensari dan Palasari Kecamatan Cijeruk Kabupaten Bogor Junaedi, Yudi; Patras, Yuyun Elizabeth; Suciati, Suciati
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - Maret 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.1.2025.5574

Abstract

Pengembangan mutu pendidikan sangat bergantung pada gagasan dan kreativitas guru di dalamnya. Pendidikan saat ini, banyak dipengaruhi perkembangan teknologi sehingga guru dituntut untuk mampu meningkatkan kemampuan literasi digital yang ditunjang dengan iklim sekolah sebagai pendukung ketersediaan ruang dan waktu kreatif guru dalam menjalankan tugasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menganalisis dan mendeskripsikan pengaruh literasi digital terhadap kreativitas guru, pengaruh iklim sekolah terhadap kreativitas guru, serta pengaruh literasi digital dan iklim sekolah secara bersama-sama terhadap kreativitas guru sekolah dasar. Fokus penelitian ini pada dua variabel independen, yaitu literasi digital (X1) dan iklim sekolah (X2) serta variabel dependen yaitu kreativitas guru (Y). Penelitian ini dilakukan pada guru sekolah dasar di Gugus Langensari dan Palasari Kecamatan Cijeruk Kabupaten Bogor dengan populasi berjumlah 158 responden dan sampel sebanyak 113 responden. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif menggunakan kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi antara variabel literasi digital dan kreativitas guru sebesar 0,681 dengan tingkat hubungan kuat. Koefisien determinasi sebesar 0,463 yang berarti bahwa literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kreativitas guru sebesar 46,30% dan sisanya dipengaruhi faktor lain. Nilai koefisien korelasi antara variabel iklim sekolah dan kreativitas guru sebesar 0,762 dengan tingkat hubungan kuat. Koefisien determinasi sebesar 0,581 yang berarti bahwa iklim sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kreativitas guru sebesar 58,10% dan sisanya dipengaruhi faktor lain. Nilai koefisien korelasi berganda antara variabel literasi digital, iklim sekolah, dan kreativitas guru sebesar 0,820 dengan tingkat hubungan sangat kuat. Koefisien determinasi sebesar 0,673 yang berarti bahwa literasi digital dan iklim sekolah secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kreativitas guru sebesar 67,30% dan sisanya dipengaruhi faktor lain.
Hubungan Literasi Digital dan Efikasi Diri dengan Kinerja Guru Sekolah Dasar Negeri di Gugus 4 dan Gugus 8 Kecamatan Bogor Barat Jalil, Jefri Nurdin Abdul; Patras, Yuyun Elizabeth; Ramdhani, Sendi
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - Maret 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.1.2025.5587

Abstract

Kinerja guru merupakan faktor utama dalam menentukan kualitas pendidikan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara literasi digital, efikasi diri, dan kinerja guru di Sekolah Dasar Negeri Gugus 4 dan Gugus 8, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan korelasional untuk mengidentifikasi pengaruh literasi digital dan efikasi diri terhadap kinerja guru. Sampel penelitian terdiri dari 100 guru yang dipilih menggunakan teknik proporsional random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan penilaian kinerja guru, sedangkan analisis data menggunakan statistik deskriptif, analisis korelasi, dan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kinerja guru dengan koefisien korelasi sebesar 0,467 (p < 0,05), yang menunjukkan tingkat hubungan sedang. Efikasi diri juga memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kinerja guru dengan koefisien korelasi sebesar 0,588 (p < 0,05), yang menunjukkan tingkat hubungan sedang. Analisis regresi berganda menunjukkan bahwa literasi digital dan efikasi diri secara simultan memiliki hubungan kuat dengan kinerja guru (R = 0,629, p < 0,05). Model regresi yang diperoleh menunjukkan bahwa peningkatan literasi digital sebesar satu satuan akan meningkatkan kinerja guru sebesar 0,072 satuan, sementara peningkatan efikasi diri sebesar satu satuan akan meningkatkan kinerja guru sebesar 0,101 satuan. Penelitian ini menegaskan bahwa literasi digital dan efikasi diri merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja guru. Analisis demografi menunjukkan bahwa hubungan antara variabel penelitian bervariasi berdasarkan usia, masa kerja, dan status sertifikasi. Guru dengan masa kerja 11–15 tahun menunjukkan korelasi lebih kuat antara literasi digital dan kinerja, sedangkan guru yang belum bersertifikasi memiliki hubungan lebih kuat antara efikasi diri dan kinerja guru. Temuan ini memberikan wawasan bagi pemangku kebijakan dan lembaga pendidikan dalam merancang program pengembangan profesional yang berfokus pada peningkatan literasi digital dan efikasi diri guna meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
Culturally Responsive Teaching Approach: Does it Could Enhance Elementary Students’ Creative Thinking Skills in Mathematics Learning? Nurramadhani, Annisa; Patras, Yuyun Elizabeth; Ghani, Resyi Abdul; Rista Chamelia Anggraeni; Arin Fajar Sisworo
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 9 No 2 (2025): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v9i2.97250

Abstract

The low level of students' mathematical ability requires a transformation of learning that emphasizes contextual understanding and application, one of which is through the integration of local wisdom into culturally responsive teaching.Assessment The research aim is to investigate how culturally responsive teaching (CRT) approach could enhance students’ creative thinking skills in elementary school. The method that is used is quantitative, quasi-experimental design with 52 fifth-grader students as subject, 26 students in each class. The classes are devided into experimental class (with CRT approach) and control class (without CRT approach). The creative thinking of students is tested by the 10 essays wit four aspects, namely fluency, flexibility, originality, and elaboration. Data were analyze by RASCH model approach to described person ability and differential item functioning to describe is there any influence between creative thinking and students’ ethnicity. The results show that students’ creative thinking in experimental class is improve rather than in control class. However, the fluency and flexibility aspect of students is well improved rather than originality and elaboration aspect which needs improvement. The students’ ethnicity has influence to their creative thinking, which other ethnicity outside Sundanese has high fluctuation in positive way. It could be concluded that culturally responsive teaching (CRT) can enhance students’ creative thinking skills and students’ ethnicity or cultural background influence their creative thinking skills.
Co-Authors Abdul Gani, Resyi Ade Wijaya Agus Iqbal Ai Juliani AMIRATUL HASANAH Ana Cinde Karnasih Ani Sumarni Anna Maria Oktaviani Anna Permanasari Anwar Hadi Firdos Santosa, Cecep Arifin Maksum Arin Fajar Sisworo Arita Marini Astuti, Nur Indah Fithri Azkia Aulia Syafitri Baharuddin Baharuddin Baharuddin Baharuddin Bayu Suci Nur Cahya Bibin Rubini Bonita, Cindy Condolisa Bukman Lian, Bukman Clarissa Yolanita Daryati Dede Willianto Pratama Dendy Saeful Zen DERI HIDAYAT Dewi Akrima, Hilda Dewi Sulastri Dhini, Dian Andita Dian Wulandari Diki Akmal Wildan Edwita Edwita Efrida Lubis Eka Suhardi Ela Faisah Ella Padilah Erry Utomo Eva Rara Puspita Agustin Fasli Jalal Fauziah Fauziah Fenni Sartana Fitri Anjaswuri Fitriyani Fitriyani Ghani, Resyi Abdul Griet Helena Laihad Gumgum Gumelar Fajar Rakhman Gunawan, Yusuf Gusti Yarmi Haposan Andi Hari Susanto, Lutfy Harjanto, Sutji Hendarman Hendarman Hendarman Hendarman Henny Suharyati Hermanto Hermanto Hidayat, Nandang Horiah, Siti iim rohimah, iim Ikhsan Ikhsan Iva Sarifah Jalil, Jefri Nurdin Abdul Juliani, Ai Junaedi, Yudi Karmila, Nita Khusnul Mubarok Kurniani, Dini Kuswendi, Uut Laksono Trisnantoro Lathifah, Suci Siti Latifah, Riska Lia Yulianti Lida Hasanah Lili Fajrudin Lina Novita Lutfia Alfina Iskandar M. Arif Billah MARIA BINTANG Mubarok, Fakhri Muhamad Entang Muhamad Syarif Sumantri Muhammad Jamalullail RS Muhammad Japar Muhammad Sukri Muharani, Irma Nur Mulyati , Naibaho, Matthew M Neneng Saidah nihayati, titin Nina Nurhasanah, Nina Nintin Nurlela Nopianti, Resti Nur Baeti Sabti Nur Hikmah Nur Oktavianti Lestari Nurjannah Nurjannah Nurramadhani, Annisa Nurul Wahidah Nurwidiawati, Desi Papat Papat Perawati Bte Abustang Pinta Deniyanti Purnama Purnama Rachma Safitri, Nur Rachmafadia Azzahra Rafiadilla, Jihan Rais Hidayat Rais Hidayat RAIS HIDAYAT, RAIS Resti Saputri Resyi A Gani Rhini Fatmasari Rhini Fatmasari, Rhini Rianty Rianty Rina Rina Rina Rina Rindu Rahayu Agustin Rista Chamelia Anggraeni Rita Istiana, Rita Rosari, Veni Rukmini Handayani, Rukmini Safitri, Nurlinda Sampaleng, Donna Santa Manurung Sardjijo, Sardjijo Saur M Tampubolon Sendi Ramdhani Siti Hanifah Awalliah, Siti Hanifah Awalliah Siti Horiah Siti Masitoh Soewarto Hardhienata Sri Betty Helena Simamora Suciati Suciati Sucipto Sucipto Sugilar Gandasasmita Sumardi Suningsih, Siti Susi, Neneng Kania Sutisna Sutisna Sutisna Sutisna Sutji Harijanto Sutji Harjanto Sutjihati, Susi Syafruddin Syafruddin Syarif Fadillah Taufani C Kurniawan Taufani C Kurniawan Tian Abdul Aziz Tita Agustini Tita Rosita Titin Kustini Tustiyana Windiyani TUSTIYANA WINDIYANI Tustiyana Windiyani Tuti Haryati Uut Kuswendi Wardani, Andri Kusuma Wijaya, Sastra Yudhie Suchyadi Yuli Mulyawati Yuli Mulyawati Yuli Rahmawati Yulia Rahman Yulianti Yulianti Yulianto, Rohmat Yusuf Gunawan Zulela Ms