Claim Missing Document
Check
Articles

PEMANFAATAN JERAMI PADI FERMENTASI DENGAN PROBIOTIK STARBIO TERHADAP PERTUMBUHAN DOMBA JANTAN LOKAL: Utilization of Rice Straw Fermented by Probiotics Starbio on The Growth of Local Rams Corry Emelia Sitanggang; Zulfikar Siregar2; Nurzainah Ginting
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 1 No. 3 (2012): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.369 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v1i3.2677

Abstract

Jerami padi merupakan salah satu produk samping pertanian yang tersedia melimpah dan kandungannutrisinya sangat rendah. Untuk meningkatkan kandungan nutrisi dapat dilakukan dengan cara fermentasimenggunakan Starbio. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manfaat pemberian jerami padi yangdifermentasi dengan probiotik Starbio terhadap pertumbuhan domba jantan lokal. Penelitian ini menggunakan 4ekor domba jantan lokal dengan berat rata-rata 11,87 ± 1,98 kg, dilaksanakan di Laboratorium Biologi Ternak,Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, menggunakan Rancangan BujurSangkar Latin yang terdiri dari 4 perlakuanP0 : Konsentrat + Kontrol (jerami padi tanpa fermentasi); P1:Konsentrat + 0,4 kg Starbio + 0,4 kg urea/ 100 kg jerami padi; P2 : Konsentrat + 0,6 kg Starbio + 0,6 kg urea/100 kg jerami padi; P3 : Konsentrat + 0,8 kg Starbio + 0,8 urea/ 100 Kg jerami padi. Parameter yang ditelitiadalah konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan. Hasil penelitian menunjukkan rataankonsumsi pakan (g/ekor/hari) pada P0, P1, P2 dan P3 berturut-turut: 497,62; 492,83; 517,89 dan 499,61. Rataanpertambahan bobot badan (g/ekor/hari) berturut-turut: 20,83; 19,50; 21,75 dan 21,08. Rataan konversi pakanyaitu 23,95; 25,22; 23,80 dan 23,73. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian berbagai level Starbiotidak berbeda nyata terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan domba jantanlokal.
PEMANFAATAN GAS BIO SEBAGAI SUMBER ENERGI PANAS DALAM PENETASAN TELUR AYAM KAMPUNG: Utilization of Bio Gas as a Source of Heat Energy for Kampung Chicken Hatching Eggs Raja Porkot Siregar; Nurzainah Ginting; Zulfikar Siregar
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 1 No. 3 (2012): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.251 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v1i3.2695

Abstract

Gas bio sebagai energi alternatif yang berasal dari feses ternak dapat digunakan sebagai sumber panasdalam penetasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas gas bio sebagai sumber energi panasdalam penetasan telur ayam kampung. Penelitian dilaksanakan di Kelompok Ternak Harapan Jaya, KecamatanDeli Tua, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara dari bulan Maret 2013 – Mei 2013. Rancanganyang dipakai dalam penelitian ini adalah rancangan petak terbagi (RPT) dengan menggunakan 2 faktor dan 4ulangan. Faktor pertama sebagai petak utama pemutaran telur (4, 6, 8 kali/hari), faktor kedua sebagai anak petaksumber panas (listrik dan gas bio) dan Penelitian ini menggunakan 120 butir telur ayam kampung dengan bobotrata-rata (47,5 ± 3,42 g). Hasil penelitian menunjukan bahwa pada perlakuan frekuensi pemutaran diperolehfertilitas sebesar 100%, mortalitas tertinggi pada R1 sebesar 30%, dan daya tetas tertinggi pada R3 sebesar95%, sedangkan untuk perlakuan sumber panas diperoleh fertilitas 100%, mortalitas tertingi pada P1 sebesar18,33%, dan daya tetas tertinggi pada P2 sebesar 83,33%. Interaksi perlakuan antara frekuensi pemutaran dansumber panas menunjukkan fertilitas sebesar 100%, mortalitas tertinggi pada R1P1 sebesar 30%, dan daya tetastertinggi pada R3P2 sebesar 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan frekuensi pemutaran telurmemberikan hasil yang berbeda nyata (P>0,05) terhadap mortalitas dan daya tetas, sedangkan perlakuan sumberpanas pememberikan hasil yang tidak berbeda nyata (P > 0,05) terhadap mortalitas dan daya tetas. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa interaksi antara frekuensi pemutaran dan sumber panas dalam penetasan tidakberbeda nyata (P > 0,05) terhadap mortalitas dan daya tetas telur ayam kampung. Dapat disimpulkan bahwa gasbio dapat dijadikan sebagai energi alternatif panas dalam penetasan telur ayam kampung.
PEMANFAATAN ENZIM PAPAIN KASAR DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS DAGING KUDA TUA AFKIR DI KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN: Utilization of Crude Papain Enzyme to Improve Quality Old Horse that has been Rejected at Humbang Hasundutan District Wiwiet Gesty Utami; Nurzainah Ginting; Tri Hesti Wahyuni
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 2 No. 2 (2014): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.379 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v2i2.2715

Abstract

Daging kuda tua afkir memiliki karakteristik yang alot/liat, sehingga diperlukan pengelolaan untukmeningkatkan keempukan daging kuda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perendaman enzimpapain kasar terhadap keempukan, pH, susut masak, daya mengikat air, uji organoleptik dan uji mikrobiologi.Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utaradari bulan Juli - Agustus 2013. Rancangan yang dipakai dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkappola faktorial (RAL Faktorial) menggunakan 2 faktor yaitu: konsentrasi enzim papain kasar (A) : (0, 0,25 ml/gdan 0,5 ml/g) dan waktu perendaman (B) : (60, 90 dan 120 menit). Parameter yang dianalisis yaitu keempukan,pH, susut masak, daya mengikat air, uji organoleptik (tekstur, kesan jus, rasa dan keempukan) dan ujimikrobiologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi enzim papain kasar memberikan pengaruhberbeda sangat nyata (P<0.01) terhadap keempukan, susut masak, daya mengikat air dan uji organoleptik.Sedangkan waktu perendaman berbeda nyata (P<0.05) terhadap uji organoleptik keempukan. Hasil terbaikdiperoleh pada perendaman konsentrasi enzim papain kasar 0,5ml/g dengan waktu perendaman 120 menit.
PENGARUH CARA PENGOLAHAN TEPUNG IKAN DARI LIMBAH INDUSTRI PENGOLAHAN IKAN NILA TERHADAP ENERGI METABOLISME DAN RETENSI NITROGEN PADA AYAM: Influence Processing Of Tilapia Fish Industry By Product Meal On Metabolisable Energy and Nitrogen Retention On Chicken Jonathan A Lase; Ma’ruf Tafsin; Nurzainah Ginting
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 2 No. 3 (2014): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.425 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v2i3.2731

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh cara pengolahan tepung ikan dari limbah industripengolahan ikan nila (LIPIN) terhadap energi metabolisme dan retensi nitrogen pada ayam kampung.Rancangan yang dipakai dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan.Perlakuan penelitian terdiri dari : tepung ikan komersial (R0), tepung ikan dipres dengan pengeringan oven400 C (R1) dan matahari (R2), tanpa dipres oven 400 C (R3), tanpa dipres matahari (R4) dan silase fermentasi(R5). Parameter yang diamati dalam penelitian ini : retensi nitrogen (RN), energi metabolisme (EM) dankonversi energi. Tepung ikan komersial menunjukan hasil retensi nitrogen dan konversi energi lebih tinggi,tetapi energi metabolisme lebih rendah dibandingkan dengan LIPIN. Tepung ikan dipres menunjukan hasilretensi nitrogen, energi metabolisme dan konversi energi lebih rendah dibandingkan dengan tepung ikan tanpadipres. Tepung ikan pengeringan oven dipres dan tanpa dipres, menunjukan hasil energi metabolisme lebihtinggi tetapi retensi nitrogen dan konversi energi lebih rendah dibandingkan dengan tepung ikan pengeringanmatahari dipres dan tanpa dipres. Tepung ikan LIPIN menunjukan hasil retensi nitrogen energi metabolisme dankonversi energi lebih rendah dibandingkan dengan silase fermentasi. Tepung ikan komersial menunjukan hasilretensi nitrogen dan konversi energi lebih tinggi tetapi energi metabolisme lebih rendah dibandingkan dengansilase fermentasi. Kesimpulan penelitian ini : limbah industri pengolahan ikan nila (LIPIN) potensial digunakanuntuk menggantikan tepung ikan komersial sebagai pakan ternak ayam kampung.
PENGARUH RANTAI TATANIAGA TERHADAP EFISIENSI PEMASARAN DAGING SAPI DI KABUPATEN KARO (: The Influence of Chain Efficiency Marketing Beef Cattle in The Karo Regency Ridho Andhika; Hasnudi; Nurzainah Ginting
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 3 No. 2 (2015): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.438 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v3i2.2757

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan harga daging sapi,sistematis penyaluran daging sapi, sistem tataniaga efisiensi pemasaran. Penelitian ini dilaksanakan diKabupaten Karo di 4 Kecamatan (TigaNderket, Tigapanah, Kabanjahe dan Berastagi) mulai bulan April sampaiMei 2014. Sampel diperoleh dengan metode accidental sampling dan diperoleh 10 orang peternak, 12 pedagangpengumpul, 17 pedagang pasar dan 1 rumah potong hewan. Analisis data dilakukan dengan menggunakananalisis regresi linier berganda. Penelitian menunjukkan saluran pemasaran yang ada di Kabupaten Karo terdiridari tiga pola pemasaran yaitu : pola I : Peternak – Pedagang Pasar – Konsumen, Pola II : Peternak – PedagangPengumpul – Pedagang Pasar – Konsumen, Pola III: Peternak – Pedagang Pengumpul – RPH – Pedagang Pasar- Konsumen. Hasil penelitian ini bahwa 99,70% (efisiensi pemasaran) secara bersama-sama dipengaruhi olehvariabel independen (marjin pemasaran dan pola pemasaran) berpengaruh positif terhadap efisiensi pemasaran.Marjin pemasaran tertinggi pada pola III sebesar Rp. 6.026,67 (kg bobot hidup) dan terendah pada pola Isebesar Rp. 5.926,67 (kg bobot hidup). Keuntungan pada pola III sebesar Rp.2.088 (kg bobot hidup), sedangkankeuntungan tertinggi pada pola I sebesar Rp.5.486,67 (kg bobot hidup). Efisiensi pemasaran pada Pola I sebesar86,69%, Pola II 86,71% dan Pola III 86,59%. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa semakin panjang salurandistribusi maka marjin pemasaran semakin besar.
PEMANFAATAN TEPUNG IKAN PORA-PORA (Mystacoleucus Padangensis) SEBAGAI SUBSTITUSI TEPUNG IKAN KOMERSIAL DALAM RANSUM TERHADAP PERFORMANS ITIK PORSEA: Utilization of Pora-Pora Fishmeal (Mystacoleucus padangensis) to Substitute Commercial Fishmeal in Diet on Performances of Porsea Ducks Fazawao Zega; Tri Hesti Wahyuni; Nurzainah Ginting
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 4 No. 1 (2015): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.189 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v4i1.2776

Abstract

Ikan pora-pora adalah salah satu jenis ikan yang terdapat di perairan Danau Toba dan dijual oleh parapedagang di pasar tradisional khususnya di sekitar perairan Danau Toba. Penelitian telah dilaksanakan diLaboratorium Biologi Ternak Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara selama3 bulan, dimulai bulan September - November 2014. Penelitian ini menggunakan 100 ekor day old duck (DOD)itik porsea dan rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri atas 5 perlakuan 4ulangan dan setiap ulangan teridiri dari 5 ekor DOD. Level substitusi tepung ikan komersial oleh tepung ikanpora-pora dalam ransum adalah PO (0:100); P1 (25:75); P2 (50:50); P3 (75:25) dan P4 (100:0). Hasil penelitianmenunjukkan bahwa pemanfaatan tepung ikan pora-pora memberikan pengaruh berbeda nyata (P<0,05)terhadap konsumsi pakan (g/ekor/minggu) berturut-turut: (510,35; 520,75; 521,43; 519,41 dan 518,46),pertambahan bobot badan (g/ekor/minggu) berturut-turut: (131,34; 135,57; 136,79; 132,08 dan 116,43) dantidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap konversi pakan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemanfaatantepung ikan pora-pora dapat menggantikan tepung ikan komersial sebesar 75%.
ANALISIS USAHA PEMANFAATAN TEPUNG IKAN PORA-PORA (Mystacoleucus padangensis) DALAM RANSUM TERHADAP ITIK PORSEA: Economic Analysis of Pora-Pora (Mystacoleucus padangensis) Fish Meal Utilization on Porsea Ducks Diet J. M. C. Purba; Nurzainah Ginting; T. H. Wahyuni
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 4 No. 1 (2015): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.054 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v4i1.2781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis usaha penggunaan tepung ikanpora-pora sebagai pakan terhadap ternak itik porsea.Penelitian ini menggunakan metodesurvey untuk menentukan harga yang digunakan pada parameter dalam penelitian.Setiap plotperlakuan menggunakan 5 (lima) ekor itik dan setiap perlakuan tepung ikan pora-pora terdiridari level 0% (P0), 2,5% (P1), 5,0% (P2), 7,5% (P3), 10% (P4). Parameter yang diamati yaitutotal biaya produksi, total hasil produksi, analisis laba/rugi, R/C ratio dan IOFC untuk periode3 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada setiap perlakuan P0, P1, P2, P3 dan P4memberikan hasil rataan total biaya produksi (Rp/plot/periode):244,203.09; 245,263.48;244,970.82;242,939.73 dan 241,700.19. Rataan total hasil produksi (Rp/plot/periode):275,766.75; 284,701.81; 287,250.25; 277,349.19 dan 257,630.19. Rataan laba/rugi(Rp/plot/periode) :31,563.66; 39,438.33; 42,279.43; 34,409.46 dan 15,930.00. Rataan R/CRatio :1.13; 1.16; 1.17; 1.14 dan 1.07. Rataan IOFC :128,769.16; 136,643.83;139,484.93;131,614.96 dan 113,135.50. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwapenggunaan tepung ikan pora-pora dalam ransum itik porsea dapat memberikan keuntungan
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KONSUMSI DAGING AYAM BROILER DI KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA: DEMAND ANALYSIS FACTORS OF BROILER CHICKEN MEAT AT PADANG LAWAS UTARA DISTRICT Mara Nagan Dalimunthe; Iskandar Sembiring; Nurzainah Ginting
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 4 No. 2 (2106): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.124 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v4i2.2789

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsidaging broiler di Kabupaten Padang Lawas Utara. Penelitian ini dilaksanakan di 4 Kecamatan(Padang Bolak, Portibi, Halongonan dan Padang Bolak Julu) mulai bulan Januari sampaiFebruari 2015. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan unit responden yaitukonsumen daging ayam broiler. Sampel diperoleh dengan metode accidental samplingdengan jumlah sampel 320 konsumen. Data dianalisis secara deskriptif dan statistik denganregresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketika harga daging ayam broiler turunmaka permintaan terhadap daging ayam meningkat, meningkatnya pendapatan konsumenmaka akan meningkat pula peluang konsumen untuk mengkonsumsi daging ayam broiler,semakin banyak jumlah tanggungan keluarga maka jumlah permintaan akan meningkat dansemakin tinggi harga komoditi lain seperti daging sapi maka jumlah permintaan daging ayambroiler juga akan semakin tinggi. Hal ini menyimpulkan bahwa permintaan daging broiler dikabupaten Padang Lawas Utara elastis.
PEMANFAATAN TEPUNG LIMBAH IKAN GABUS PASIR (Butis amboinensis) SEBAGAI PENGGANTI TEPUNG IKAN DALAM RANSUM TERHADAP KARKAS AYAM BROILER: The Utilization of Gabus Pasir Waste Meal (Butis amboinensis) as Substitution of Comercial Fish Meal in Broiler Chickens Rations on Carcass Rosnikah Manullang; Tri Hesti Wahyuni; Nurzainah Ginting
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 4 No. 2 (2106): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.054 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v4i2.2791

Abstract

Salah satu potensi sumber protein Indonesia adalah ayam broiler. Penelitian bertujuan untukmengetahui pengaruh pemberian tepung limbah ikan gabus pasir terhadap bobot potong, bobot karkasdan persentase karkas ayam broiler. Penelitian ini dilakukan di Jln Pelita Baru, Binjai pada bulanAgustus – September 2015. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acaklengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 6 ulangan. Setiap ulangan terdiri atas 5 ekor ayam broiler.Perlakuan terdiri atas P0 (tepung ikan komersil), P1 (50% tepung ikan gabus pasir), P2 (100% tepunglimbah ikan gabus pasir). Hasil penelitian menunjukan Rataan bobot potong (g) secara berturut- turutuntuk perlakuan P0, P1 dan P2 sebesar ; (1261,94, 1279,39 dan 1085,00). Bobot karkas (g) ; (913,72,938,39 dan 785,89). Persentase karkas (g) ; (72,41, 73,32 dan 72,49). Hasil penelitian ini menunjukanperlakuan tidak memberikan pengaruh berbeda nyata (P>0,05) terhadap bobot potong, bobot karkas,persentase karkas. Kesimpulannya adalah bahwa tepung ikan gabus pasir dapat digunakan dalamransum untuk menggantikan tepung ikan komersil hingga batas pemberian maksimal.
ANALISIS USAHA PEMANFAATAN BIJI DURIAN SEBAGAI SUSTITUSI JAGUNG TERHADAP AYAM KAMPUNG DI KABUPATEN SERDANG BEDAGAI: Business Analysis Utilization of Durian Seed Flour as Substitution of Corn on Native Chicken in Serdang Bedagai Mhd. Lailan Wahyudi Nasution; Nurzainah Ginting; R. Edhi Mirwandhono
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 4 No. 3 (2106): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.621 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v4i3.2806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan efisiensi nilai ekonomis usahapemeliharaan ternak ayam kampung dengan pemanfaatan tepung biji durian dalam pakan denganberbagai level pada ayam kampung umur 0 – 12 minggu. Penelitian ini dilaksanakan diLaboratorium Biologi Ternak Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara pada bulan Mei 2015sampai Juli 2016. Penelitian ini menggunakan metode survei untuk menentukan harga pakan yangdigunakan dalam penelitian. Perlakuan tepung biji durian terdiri dari level 5% (PA), 15% (PB),dan 25% (PC). Parameter yang diamati yaitu total biaya produksi, total hasil produksi, analisislaba/rugi, Revenue/Cost ratio (R/C ratio) dan Income Over Feed Cost (IOFC) untuk periode 3bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan analisis laba/rugi (Rp/ekor/3 bulan) tertinggipada perlakuan PC (11.777) dan terendah pada perlakuan PA (10.345), rataan R/C ratio tertinggipada perlakuan PC (1,65) dan terendah pada perlakuan PA (1,43), rataan IOFC (Rp/ekor/3 bulan)tertinggi pada perlakuan PC (25.160) dan terendah pada perlakuan PA (22.743). Kesimpulan daripenelitian ini menunjukkan bahwa tepung biji durian sebagai campuran bahan pakan dalamransum sampai level 25% dapat memberikan keuntungan.
Co-Authors . Mustamu A Manik A.H.Daulay Achmad Sadeli Ade Trisna Ade Trisna Aijuan Zheng Alwiyah Alwiyah Andriani Manik Antonius Anwar Anwar Ardina Kharisma Ardina Kharisma Ari Andani Nasution Ari Andani Nasution Armansyah GINTING Armyn Hakim Daulay Armyn Hakim Daulay Asmuddin Natsir Aulia, Dwira Nirfalini Azzahirah, Nusaibah Bagus Hardiansyah Bahria Nasution Bahria Nasution Bambang Trisakti Batubara, Wan Ramadhani BUDI UTOMO Buntora Situmorang Corry Emelia Sitanggang Denny Andriano Lumbangaol Depari, Brian Pratama Destanul Aulia, Destanul Dora Villa Manik Dora Villa Manik Dzakwan Naufal E Mirwandhono E. Mirwandhono E. Novilda Edhy Mirwandhono Edhy Mirwandhono Elman Halawa Emmy Kejora Ervina Siregar Farida Isroani Fazawao Zega Fikri Ahadian Fitri, Yelly Fuad Hasan Gilbert Mangara Tua Siahaan Ginting, Junita Setiana Ginting, Nurlisa Guohua Liu Hakim, Muhammad Umar Hakim Hamdan Hamdan . Hamdan Wahyuni Hanafi, Nevy Diana Handanar Fattah Haris, Aslizah Mohd. Hasnudi Hasnudi Hasnudi Hasnudi hasnudi Hasnudi Hasnudi . Hasnudi, Hasnudi Henrico Fermi Ginting Henuk, Yusuf Leonard Hidayat, M. Zhorif Hilda leona harahap Huiyi Cai Hutapea, Isron Nauli I Sembiring Ibrahim N Syaheera Ikhlas, Zaitul Indria Ningsih Indria Ningsih Irvan Irwan Sembiring Iskandar Sembiring Iskandar Sembiring Iskandar Sembiring J. M. C. Purba Jiang Chen Jiao Liu Jonathan A Lase Juliza Hidayati Karo karo, Tomy Fihgter Kiki Pargita L.Siregar Lin, Y. Y. M Adanan Purba M I Aja M.Adanan Purba Ma&#039;ruf Tafsin Ma'ruf Tafsin Malrizky Fachmy Mara Nagan Dalimunthe Mardiati Zain Masythah, Zuhrina Ma`ruf Tafsin Ma’ruf Tafsin Meilisa Delfiyana Meutia Nauly Mhd. Lailan Wahyudi Nasution Mirwandhono, Edhi Mirwandhono, R. Edhy Mohd-Aris, Aslizah Muhammad Amrin Siregar Muhammad Amrin Siregar Muhammad Bayu N D Hanafi N D Hanavy Naibaho, Geofani Napitupulu, Ardiansyah Nina Mardiana (F01108057) Nisrina Hayati Peni Patriani Peni Patriani Prayitno, Lilik Purba, Dea Ade Yoan Purba, Mhd Adanan R Edhy Mirwandhono R. Edhi Mirwandhono Rahim, Norizan Baba Rahmat Hidayat Raja Porkot Siregar Ridho Andhika Rindu Awalia Tarigan Rindu Awalia Tarigan Roni Pazla Rosnikah Manullang Rudini Arif S Sianturi S Umar Samuel Pito Rando Sandry Lanovela Pasaribu Saudarman Sitanggang Sayed Umar Sayed Umar Shoaib Ahmed Pirzado Sidabutar, Rivaldi Sigit Sepriadi Silalahi, Melda Ramayana Simanullang, Basta Simson Sianturi Siregar, Alzahra wulandari Sofyan, Rudy Sondang Siagian Sucitra, Laras Sukma Syaheera N Ibrahim T. H. Wahyuni Tesfay Hagos Haile Theresia Sindika Simorangkir Tri Hesti Wahyuni Tri Hesti Wahyuni Tri Hesti Wahyuni Tri Hesti Wahyuni Tri Hesti Wahyuni Tri Hesty Wahyuni Tulus Umar Purba Urip Rosani Usman Budi Usman Budi Uswatun Hasanah Utami, Bella Veliana Wiwiet Gesty Utami Yanti, Gusri Yunilas Yunilas Yunilas Yunilas Yunilas Yunilas . Yunilas Yunilas Zulfikar Siregar Zulfikar Siregar2 Zulkifli Nasution