p-Index From 2021 - 2026
14.868
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Indonesia Nurse Media Journal of Nursing Naturalis : Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Jurnal Skolastik Keperawatan (e-Journal) JURNAL PENDIDIKAN KEPERAWATAN INDONESIA Universa Medicina Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes NurseLine Journal Jurnal Keperawatan Padjadjaran JNKI (Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia) (Indonesian Journal of Nursing and Midwifery) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia JURNAL CITRA KEPERAWATAN Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia (Indonesian Nursing Scientific Journal) Journal of Health Science and Prevention Media Keperawatan Indonesia JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan Holistik Jurnal Kesehatan Journal of Nursing Care Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan International Journal for Educational and Vocational Studies Human Care Journal Jurnal Gema Ngabdi Real in Nursing Journal Bali Medika Jurnal NURSING UPDATE JURNAL ILMIAH ILMU KEPERAWATAN Journal Of Bionursing Journal of Community Empowerment for Health Jurnal Ners Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Journal of Telenursing (JOTING) BIMIKI (Berkala Ilmiah Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia) At-Tarbawi : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Global Health research Babali Nursing Research Jurnal Inovasi Penelitian Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Jurnal Kesmas Asclepius Jurnal Mitra Kesehatan Caring : Indonesian Journal of Nursing Science TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan JOSING: Journal of Nursing and Health ETNIK : Jurnal Ekonomi dan Teknik Journal of Education Research JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Jurnal Sosial dan Abdimas Quality : Jurnal Kesehatan Jurnal Social Library Jurnal Cakrawala Ilmiah JKKI : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) Rechtsnormen Journal of Scientific Research, Education, and Technology Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Journal Of Health & Cardiovascular Nursing Jurnal Indonesia Sosial Sains Indonesian Nursing Journal of Education and Clinic (Jurnal Pendidikan dan Praktik Keperawatan Indonesia) Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Jurnal Keperawatan Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Osadhawedyah bidang Medis dan Kesehatan JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports MEJORA Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Medika: Medika Jurnal Keperawatan PPNI Jawa Barat Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Bisnis (EKMABIS) Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Indonesian Journal of Forestry Research Holistik Jurnal Kesehatan Journal of Community Research & Engagement (JCRE) J-CEKI PASAI : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nursing Arts Medical Journal of Soeradji Journal Of Applied Multidisciplinary Studies (JAMS)
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Suplemen Ekstrak Ikan Gabus pada Pasien Nephrotic Syndrome Rosiana Waicang; Riri Maria; Tuti Herawati
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 13, No 3 (2022): Juli 2022
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v13i3.2331

Abstract

 Nephrotic syndrome characterized by hypoalbuminea is found in 90% of cases of children with dietary management done to increase albumin levels with balanced supplementation with protein intake needed by animal protein with a better biological content than vegetable protein to increase serum albumin. Snakehead fish is one of the river fish that has high protein compared to others and is spread throughout Indonesia. The purpose of this literature review is to determine whether snakehead fish formula supplements can significantly increase serum albumin in patients with nephrotic syndrome. This study used several databases, namely Google Scholar, ScienceDirect, and Pubmed/Medline. The results of a review of 6 articles showed that snakehead fish formula supplements could significantly increase serum albumin in nephrotic syndrome patients with different administration times. The protein content in snakehead fish can increase serum albumin in patients with nephrotic syndrome.Keywords: albumin; snakehead fish extract; nephrotic syndrome ABSTRAK Syndrome nephrotic yang ditandai dengan hipoalbuminea ditemukan pada 90% kasus anak dengan penatalaksanaan diet dilakukan untuk meningkatkan kadar albumin dengan suplementasi yang seimbang dengan asupan protein yang dibutuhkan protein hewani dengan kandungan biologis yang lebih baik daripada protein nabati untuk meningkatkan albumin serum. Ikan gabus adalah salah satu ikan sungai yang memiliki protein tinggi dibandingkan dengan yang lainnya dan tersebar di seluruh Indonesia. Tujuan lirerature review ini adalah untuk mengetahui apakah suplemen formula ikan gabus dapat meningkatkan albumin serum secara signifikan pada pasien nephrotic syndrome. Studi ini menggunakan beberapa database yaitu Google Scholar, ScienceDirect, dan Pubmed/Medline. Hasil telaah review dari 6 artikel menunjukkan bahwa suplemen formula ikan gabus dapat meningkatkan albumin serum secara signifikan pada pasien nephrotic syndrome dengan waktu pemberian berbeda beda. Kandungan protein dalam  ikan gabus dapat meningkatkan albumin serum pada pasien nephrotic syndrome.Kata kunci: albumin; ekstrak ikan gabus; nephrotic syndrome
Pengaruh Telenursing terhadap Quality of Life (QoL) pada Pasien Gagal Jantung: Literature Review Dinny Atin Amanah Amanah; Tuti Herawati
Essential English Grammar Vol 2 No 1 (2022): Journal Of Health and Cardiovascular Nursing
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.04 KB) | DOI: 10.36082/jhcn.v2i1.408

Abstract

Quality of Life (QoL) pada pasien gagal jantung umumnya lebih buruk dari QoL pada pasien penyakit kronis lain. Perawat perlu melakukan intervensi keperawatan yang komperehensif meskipun klien di rumah. Telenursing merupakan salah satu upaya perawat untuk memberikan asuhan keperawatan dengan jarak jauh, khususnya edukasi dan monitoring pada pasien gagal jantung. Studi literature ini bertujuan untuk menggambarkan pengaruh telenursing terhadap QoL pada pasien gagal jantung. Database dikumpulkan dari jurnal online open source meliputi PubMed, ProQuest, ScienceDirect, EBSCO,  SAGE, dan Wiley Online. Artikel dicari menggunakan kata kunci telenursing, telemonitoring, teleeducation, quality of life, dan heart failure. Bentuk telenursing dalam studi literature ini antara lain telenursing berbasis aplikasi, telemonitoring, telephone reminder, dan follow up telephone. Tiga dari lima penelitian dalam studi menunjukkan bahwa telenursing memiliki pengaruh yang signifikan terhadap QoL pasien gagal jantung, sementara dua penelitian lainnya menyatakan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan antara telenursing terhadap QoL pasien gagal jantung. Telenursing yang memiliki pengaruh terhadap QoL antara lain telenursing berbasis aplikasi, telemonitoring, dan telephone reminder. Sedangkan telenursing yang tidak memiliki pengaruh terhadap QoL pasien gagal jantung adalah telepon follow-up. Perawat dengan dukungan dari pemerintah diharapkan dapat menerapkan telenursing yang komperehensif dan terintegrasi dengan program rehabilitasi jantung untuk meningkatan QoL pada pasien gagal jantung.
Efektivitas Telenursing Terhadap Fungsi Lutut Pasien Post Total Knee Arthroplasty Wella Meitri; Tuti Herawati
Essential English Grammar Vol 2 No 1 (2022): Journal Of Health and Cardiovascular Nursing
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.957 KB) | DOI: 10.36082/jhcn.v2i1.430

Abstract

Fungsi lutut pada pasien post TKA (Total Knee Arthroplasty) menjadi indikator pasien dapat melakukan aktivitas fisikseperti semula. Kontinuitas perawatan diperlukan pada pasien post TKA saat pasien di rumah agar pemulihan setelahoperasi dapat optimal dengan implementasi telenursing. Telenursing dapat menjadi media pemantauan dan edukasi pasien post TKA untuk menjalani latihan di rumah dalam rangka meningkatkan fungsi lutut setelah operasi. Tujuan dari studi literatur ini adalah untuk melihat pengaruh telenursing terhadap fungsi lutut pasien post TKA. Jurnal yang ditelaah pada studi literatur ini didapatkan dari online database journal yaitu ProQuest, Science Direct, PubMed, SAGE, dan WileyOnline Library dari tahun 2016-2021, dengan kata kunci “telenursing”, “total joint arthroplasty”, “nursing”, serta “totalknee arthroplasty”. Bentuk telenursing yang ada dalam studi literatur ini adalah telepon terstruktur, telepon konselingdan SMS, aplikasi edukasi berbasis mobile, video melalui pesan teks, dan telephone follow-up. Berdasarkan hasil review,didapatkan data bahwa telenursing yang mempunyai pengaruh pada fungsi lutut pasien adalah telepon terstruktur, telepon konseling dan SMS, aplikasi edukasi berbasis mobile, dan video melalui pesan teks. Telenursing merupakan suatu sistem yang komprehensif untuk memantau dan memberikan edukasi pada pasien post TKA sehingga dapat meningkatkan fungsi lutut pasien.
Use of Mobile Phone Applications in Cardiopulmonary Resuscitation: Scoping Review Dian Herdiana; Tuti Herawati
Journal of Nursing Care Vol 6, No 1 (2023): Journal of Nursing Care
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnc.v6i1.43233

Abstract

Cardiopulmonary resuscitation has to start as early as possible to increase the survival rate of life. The mobile phone application is one of the method that can be used to deliver victims immediately to seek help and provide guidance in these situation. This study aims to search the literature and analyze articles discussing the use of mobile phones in Cardiopulmonary resuscitation. The design used was a scooping literature review with PRISMA adaptation. Articles were searched using databases: ProQuest, ScienceDirect, ResearchGate, which is accessed in Google Scholar. The keywords of article search were using mobile phone and CPR. The initial stage of searching for information with the online database accessed at lib.ui.ac.id appeared 62 articles that brought them to the database. Furthermore, a search was carried out on Google Scholar which displayed 4.220 articles. From the search results, nine articles were found that matched the inclusion and exclusion criteria. Then a selection was made according to the inclusion criteria, articles from 2020 due to the latest 2020 AHA references. Full text and free forms are available, articles related to mobile phones and CPR. Exclusion criteria, articles that appear only abstract, the year before AHA 2020 and the suitability of the content is different from keyword searches. Results: Based on nine literature that requirements according to inclusion and exclusion criteria, the use of mobile phones could show a positive effect by activating a cellphone-based warning system that could detect cardiac arrest victims out of hospital, provided guidance the procedure at the right time, and assisted CPR outcomes with return of spontaneous circulation. Mobile phone applications can assist initiated-CPR immediately, provide guidance of procedures, and leads to better outcomes. In Indonesia there is no mobile phone application for CPR assistance, taking into account the increasing number of cardiac arrests and respiratory arrests both outside the hospital and inside the hospital, this application is expected to be able to help victims in a timely manner, guide rescuers and return circulation. spontaneous
The Use of Digital Inhalers (Smart Inhalers) in the Management of the Chronic Obstructive Pulmonary Disease Patient: A literature review Dewa Ayu Ari Rama Dewi; Tuti Herawati
Journal of Nursing Care Vol 6, No 1 (2023): Journal of Nursing Care
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnc.v6i1.43370

Abstract

Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) is a chronic non-communicable lung disease, where airflow obstruction occurs in the respiratory tract, is non-reversible or partially reversible, which is an inflammatory response. Morbidity, mortality and disease progression can be rapid in the event of an acute exacerbation, but can be prevented with appropriate management. Purpose: to identifyi the use of digital inhalers in the management of COPD patients The study used a non-systematic literature review method conducted online in the 2018-2022 database..Results: Many tools and technologies have been developed for COPD management. The digital inhaler app improves COPD monitoring by supporting proper use of inhalers, monitoring medication adherence with remote monitoring. Then the data is sent to the server which automatically updates the patient's medical records. The data can be analyzed by health workers to then provide feedback to users. Literature study shows that the use of digital inhalers improves dosing accuracy, therapy adherence and early detection of disease worsening 
The DESCRIPTION OF INTRADIALYSIS COMPLICATIONS IN HEMODIALYSIS PATIENTS BASED ON THE LEVEL OF INTERDIALYTIC WEIGHT GAIN (IDWG) Muhammad Putra Ramadhan; Krisna Yetti; Tuti Herawati; Muhamad Adam; Achmad Masfi
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 14 No 1 (2023): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v14i1.1043

Abstract

Hemodialysis is the most preferred renal replacement therapy. Besides having a therapeutic effect, hemodialysis also has side effects, namely intradialysis complications. The intradialysis complications are related to Interdialytic Weight Gains (IDWG) because if patient have higher IDWG level, make more fluid will be excreted during hemodialysis. The purpose of this study was to determine the description of intradialysis complications based on the IDWG level. This research used a descriptive design involving 90 hemodialysis patients in one of hospitals in Malang. The data collection technique was carried out by observing the patient every hour during hemodialysis. The results of this study indicate that the higher the IDWG level, the higher the number and frequency of intradialysis complications. Nurses need to optimize their role in assessing, monitoring, planning and documenting patients undergoing hemodialysis so that they can reduce and prevent problems that may be experienced by patients during hemodialysis.
Studi Kasus: Manajemen Low Cardiac Output Syndrome (LCOS) pada Pasien Pasca Operasi CABG Sari Eprina Nadeak; Tuti Herawati
Jurnal Keperawatan Vol 14 No S1 (2022): Jurnal Keperawatan: Supp Maret 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.06 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v14iS1.28

Abstract

Angka kejadian LCOS pada pasien pasca operasi CABG sekitar 13-15% dengan tingkat mortalitas tinggi mencapai 38%. Untuk mencegah perburukan disfungsi dan kegagalan organ perlu dilakukan manajemen LCOS dengan perencanaan asuhan keperawatan yang baik dan tepat menggunakan teori self-care Orem. Tujuan untuk menganalisa asuhan keperawatan pada Tn. S. dengan penurunan curah jantung pasca operasi CABG menggunakan teori self-care Orem. Studi kasus, pengambilan data dilakukan pada bulan Maret 2021. Pemantauan hemodinamik penting untuk mencegah dan manajemen komplikasi pasca operasi dan berdampak dalam peningkatan kualitas perawatan dan kualitas hidup. Pemberian dobutamin sebagai intervensi kolaborasi perlu dilakukan observasi berkelanjutan, cata titrasi, serta monitoring efek samping. Teori keperawatan defisit perawatan diri Orem dapat diterapkan pada manajemen LCOS pasca operasi CABG yang mengalami ketergantungan perawatan selama pemulihan yang diberikan agen perawatan agar tidak terjadi perburukan disfungsi dan kegagalan organ.
Pemeriksaan Tanda Kussmaul sebagai Prediktor Infark Miokardium Akut pada Ventrikel Kanan Rambu Inanda Dwihasti; Tuti Herawati
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 2 (2022): Jurnal Keperawatan: Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.353 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegunaan pemeriksaan melihat tanda kussmaul sebagai pemeriksaan paling awal dan mudah pada kasus IMA dinding inferior. Metode dalam penelitian ini ada study kasus menggunakan asuhan keperawatan pada kasus IMA dinding inferior dengan komplikasi IMA ventrikel kanan melalui pendekatan laporan kasus yang ada di lapangan dengan tindakan mandiri dan kolaboratif dihubungkan dengan ada atau tidaknya tanda Kussmaul. penelitian dilakukan di ruang IGD pada saat pasien datang dengan keluhan nyeri dada khas infark dan gambaran rekaman elektrokardiografi (EKG) 12 sandapan yang menunjukkan lokasi IMA di inferior. Kemudian dilakukan pemeriksaan fisik melihat tanda Kussmaul tersebut dan dibuktikan selanjutnya dengan hasil EKG IMA ventrikel kanan. Pemeriksaan tanda Kussmaul ini sangat berguna terutama pada pasien IMA inferior yang memerlukan monitoring hemodinamik terkait pencegahan kegagalan fungsi ventrikel kanan sehingga dengan pengenalan dini maka komplikasi terkait infark ventrikel kanan dapat dihindari.
Efektivitas Oral Care dengan Chlorhexidine dalam Mencegah Ventilator Associated Pneumonia: Systematic Review Moh. Alhadi Haq; Tuti Herawati; Riri Maria
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan: Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i2.1032

Abstract

Ventilator Associated Pneumonia (VAP) merupakan infeksi nosokomial yang didapatkan di rumah sakit khususnya di ruang Intensive Care Unit (ICU) karena penggunaan ventilator. Oral care dengan Chlorhexidine merupakan salah satu yang bermanfaat dalam mencegah terjadinya VAP. Tujuan untuk melakukan tinjauan literatur terkait efektivitas chlorhexidine dalam mencegah VAP. Metode menggunakan tinjauan literatur dengan pendekatan PRISMA. Database yang digunakan dalam seleksi study  terdiri dari PROQUEST, Pubmed, Science Direct dan Ebscohost dengan menggunakan kata kunci Ventilator Associated Pneumonia, Oral care dan Chlorhexidine. Total artikel yang ditemukan sejumlah 709 artikel dari tahun 2017-2022 dengan dilakukan proses eliminasi disesuaikan dengan kriteria inklusi yaitu teks lengkap, penelitian eksperimen, menggunakan subyek manusia, dan berbahasa inggris. Berdasarakan proses eliminasi didapatakan 7 artikel terpilih dari 709 artikel yang menyebutkan bahwa oral care dengan chlorhexidine 2% tiga kali sehari efektif dalam mencegah terjafinya VAP.
Kesiapsiagaan Bencana Perawat di Rumah Sakit Rujukan pada Area Rentan Bencana di Indonesia: Studi Deskriptif Tuti Herawati; Arcellia Farosyah Putri
Journal of Bionursing Vol 5 No 2 (2023): Journal of Bionursing
Publisher : Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.bion.2023.5.2.206

Abstract

Background. Indonesia based on its geographical, geological, hydrological and demographic conditions is prone to disasters. Pre-disaster preparedness in health services are very important phases in reducing the impact of a disaster. Nurses are health workers with the largest number in a hospital, and have an important role in a disaster.The purpose of this study was to explore nurses’ perception regarding disaster preparedness in referral hospitals in disaster-prone areas in Indonesia. Methods. This study was a cross-sectional study. The cluster random sampling technique was used in the recruitment of 217 respondents from 4 referral hospitals in Indonesia. Self-report questioner were utilized and it was modified from Disaster Preparedness Evaluation Tool (DPET) and Emergency Prepardeness information Questionairre (EPIQ). Univariate and bivariate analyses were applied to describe the data. Results. The mean age of the respondents was 37.6 ± 8.9 years and the average length of service was 14 years ± 9.6 years. Respondents were mostly female, had vocational education level, were married, worked in wards, worked as clinical nurse, had no disaster experience but worked in hospitals that had experienced disasters. The average of nurses’ perception of disaster preparedness is 2.68 ± 0.32. Respondents have attended 88.5% BHD training, 76.5% APAR, 60.8% fire simulation and 42.4% earthquake simulation. Disaster experiences and research locations influence the disaster preparedness of nurses in referral hospitals in Indonesia. There were no statistically significant differences in nurses’ preparedness for disasters on gender, education level, marital status, place of work, position. Conclusion. Nurses’ experience in dealing with disasters increases the perception of disaster preparedness among nurses. Therefore, regular training and simulations are required in the health services of disaster-prone areas in Indonesia.
Co-Authors Achmad Masfi Adam Adam Adam Adam Adam, Muhamad Adelia Pradita Adhyaksa, Gustiara Diaz Adiguna, Patria Aep Saefullah Agung Waluyo Agus Sudaryanto AGUS SUSATYA Amelia Amelia Amelia Amelia Amila Amila Amila Amila, Amila Andinna Ananda Yusuff Angga Nugraha Anggri Noorana Zahra Anita Purba Antarika, Gde Yasa Apriyani, Santi AR, Rasmawati Arcellia Farosyah Putri Arifiati, Mulida Aris Purnomo Armalia, Nurul Artati, Artati Aryani, Denissa Faradita ASEP SUPARMAN Ayus, Shakila Barchia, M. Faiz Bawa, Ngakan Nyoman Rai Bekti Rahayu Beti Ningrum Bieng Brata Budiono, Anshori Cinta Rahmi Damres Uker Daryani, D Denissa Faradita Aryani Devi Susanti Devi Susanti Dewa Ayu Ari Rama Dewi Dewi Gayatri DEWI SARTIKA Dian Herdiana Didi S. Agustawijaya Dikha Ayu Kurnia Dinny Atin Amanah Amanah Dyaningtyas, Hermin Esti Edian Fitriana Edison Sunarya, Chiyar Effita Piscesiana Elly Nurachmah Elya Sespa Fahmi, Ismail Fajardini, Zahra Fardhoni, Fardhoni Fathurrahman Fathurrahman Fisy Amalia Fitria Fitria Gustiyanti, Ferra Hadi, Yuliani Hakim, Melati Puspa Hakim, Melati Puspita Handayani, Diah Syahfitri Hanina, Hanina Heni Subagiharti Heni, Heni Subagiharti Herdiana, Dian Herdiana, Dian Herdiana Hoesain, Ismail Holifah, Ketut I Made Kariasa Idris, Fahmi Ihsan, Fikri Indra Gilang Pamungkas Indra Surya Permana Irianti, Ana Dwi Irkhos Irkhos Isnaeni Nur Khayati Isnaeni, Wilya Jeanny Rantung Joned C. Saksana Juita, Juita Juliana G.E.P Massie Kapriana Tanty Natalia Khairunisa, Prima Khalda, Syifa Aushaf Khatimi, Ahmad Krisanti, Imelda Krisna Yetti Krisna Yetti Kurnia, Pasti Kusumastuti, Kartikaningtyas Latupeirissa, Loura Weryco Lestari Sukmarini Lestari, Fefy Hartati Liniyarti Liniyarti liniyarti, Liniyarti Liswanti, Nining Liya Arista Lizalidiawati Lizalidiawati Maemun, Siti Manurung, Tarida Ilham Maria, Riri Maria, Riri Marthafanny, Conny Masfuri - Melani, Silvia Indah Minggawati, Zustantria Agustin Mirharina, Irza Moh. Alhadi Haq Monika, Fina Muhajirah, Muhajirah Muhamad Adam Muhamad Adam Muhammad Adam Muhammad Adam, Muhammad Muhammad Putra Ramadhan Muliantino, Mulyanti Roberto Mulida Arifiati Mulida Arifiati Muliyawati, Anisa Mulyani, Novel Mwangi, Esther Nadeak, Sari Eprina Nasaruddin Nasaruddin Natawijaya, Candra Neila Aisha Nia Khusniyati Nihayah, Yayah Nikmatul Hikmah, Sokhib Nurisnaini Ningrum, Beti Nofriandi, Nofriandi Noor, Muhammad Arief Nova Maulana Nova Tri Handriyanto Nova, Prima Agustia Novita, Sella Nugroho, Rico Maulana Nur Kholim Nuraeni, Iin Indra Nurcahyani, Sri Nurhidayat, M Nurinto, Heru Nurrahman, Syafran Nurul Aini Jamal Oktaviani, Riri Okti Sri Purwanti Osty Histry Kapahang Pasti Kurnia Pramita, Senja Pratiwi, Tiara Zakiyah Prihartini, Heksa Prima Agustia Nova purba, oktaviana nirmala Puti Rahmitha Sany Putri, Suci Ananda Mulyadi Rahmadiya, Siska Rambu Inanda Dwihasti Rasmiati Rasmiati Rasmiati, Rasmiati Ratna Esmayanti Ratna Sitorus Ratna Sitorus Ratna Sitorus Riki Satya Nugraha Riri Maria Risyda Zakiyah Hanim Rohmah, Assyfa Siti Rohmawan, Mohamad Fadilah Rojab, Dina Romdani, Romdani Rosiana Waicang Rumayara, Abraham Bernadus S, Ujang Charda Saefullah, A Sahrudi Sahrudi Saksana, Joned C Sarfilianty Anggiani, Sarfilianty Sari Eprina Nadeak Sari, Chaera Maya Sari, Lusi Nolita Sibulo, Megawati Sitohang, Ronny Marthin Sofa, Ibnu Sri Yona Sri Yoona Sudarti, Nila Sugesti, Pradita Suharna, Moh. Asep Sukardi Sukardi Sungkono Sungkono Sungkono Sungkono Sungkono Supriyadi Supriyadi Susanti, Dyeri Susmita, Devi Facharaini Sutariyono, Sutariyono Syahfitri Handayani, Diah Syahriani, Nurul Syaputra, Riawan Syarif Hidayatullah Tatu Meri Tohiroh, Tohiroh Tri Sulistyowati Triawan, Ilham Tutut Riana Hapsari Ujang Kusnaedi Umi Kalsum Utami, Risa Yulianie Wahyuni Wulandari Warahma, Ella Wayan Wardiyana Wella Meitri Wida Sri Kurniyanti Widia Astuti Wilson Simangunsong Yahya, Ifyar Adhita Yulia Yulia Yunisman Roni Yuniyas Ihsanidar Zaharuddin Zaharuddin, Zaharuddin