p-Index From 2021 - 2026
12.51
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Indonesia Nurse Media Journal of Nursing Journal of Educational, Health and Community Psychology Jurnal Skolastik Keperawatan (e-Journal) JURNAL PENDIDIKAN KEPERAWATAN INDONESIA Universa Medicina Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Jurnal Keperawatan Padjadjaran JNKI (Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia) (Indonesian Journal of Nursing and Midwifery) JURNAL CITRA KEPERAWATAN Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia (Indonesian Nursing Scientific Journal) Journal of Health Science and Prevention Media Keperawatan Indonesia LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan Holistik Jurnal Kesehatan Journal of Nursing Care Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Jurnal Perawat Indonesia Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Human Care Journal Real in Nursing Journal Bali Medika Jurnal NURSING UPDATE JURNAL ILMIAH ILMU KEPERAWATAN Journal Of Bionursing PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Journal of Community Empowerment for Health Jurnal Ners Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Journal of Telenursing (JOTING) BIMIKI (Berkala Ilmiah Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia) Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Global Health research Babali Nursing Research Jurnal Inovasi Penelitian Ners Muda Jurnal Kesmas Asclepius Jurnal Mitra Kesehatan Caring : Indonesian Journal of Nursing Science Jurnal Gema Keperawatan JOSING: Journal of Nursing and Health Quality : Jurnal Kesehatan JRKN Jurnal Cakrawala Ilmiah JKKI : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) Journal Of Health & Cardiovascular Nursing Indonesian Nursing Journal of Education and Clinic (Jurnal Pendidikan dan Praktik Keperawatan Indonesia) An Idea Nursing Journal Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Jurnal Keperawatan JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Keperawatan PPNI Jawa Barat Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Holistik Jurnal Kesehatan Nursing Arts Medical Journal of Soeradji NurseLine Journal Indonesian Journal of Global Health Research
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Telenursing terhadap Quality of Life (QoL) pada Pasien Gagal Jantung: Literature Review Dinny Atin Amanah Amanah; Tuti Herawati
Essential English Grammar Vol 2 No 1 (2022): Journal Of Health and Cardiovascular Nursing
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.04 KB) | DOI: 10.36082/jhcn.v2i1.408

Abstract

Quality of Life (QoL) pada pasien gagal jantung umumnya lebih buruk dari QoL pada pasien penyakit kronis lain. Perawat perlu melakukan intervensi keperawatan yang komperehensif meskipun klien di rumah. Telenursing merupakan salah satu upaya perawat untuk memberikan asuhan keperawatan dengan jarak jauh, khususnya edukasi dan monitoring pada pasien gagal jantung. Studi literature ini bertujuan untuk menggambarkan pengaruh telenursing terhadap QoL pada pasien gagal jantung. Database dikumpulkan dari jurnal online open source meliputi PubMed, ProQuest, ScienceDirect, EBSCO,  SAGE, dan Wiley Online. Artikel dicari menggunakan kata kunci telenursing, telemonitoring, teleeducation, quality of life, dan heart failure. Bentuk telenursing dalam studi literature ini antara lain telenursing berbasis aplikasi, telemonitoring, telephone reminder, dan follow up telephone. Tiga dari lima penelitian dalam studi menunjukkan bahwa telenursing memiliki pengaruh yang signifikan terhadap QoL pasien gagal jantung, sementara dua penelitian lainnya menyatakan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan antara telenursing terhadap QoL pasien gagal jantung. Telenursing yang memiliki pengaruh terhadap QoL antara lain telenursing berbasis aplikasi, telemonitoring, dan telephone reminder. Sedangkan telenursing yang tidak memiliki pengaruh terhadap QoL pasien gagal jantung adalah telepon follow-up. Perawat dengan dukungan dari pemerintah diharapkan dapat menerapkan telenursing yang komperehensif dan terintegrasi dengan program rehabilitasi jantung untuk meningkatan QoL pada pasien gagal jantung.
Efektivitas Telenursing Terhadap Fungsi Lutut Pasien Post Total Knee Arthroplasty Wella Meitri; Tuti Herawati
Essential English Grammar Vol 2 No 1 (2022): Journal Of Health and Cardiovascular Nursing
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.957 KB) | DOI: 10.36082/jhcn.v2i1.430

Abstract

Fungsi lutut pada pasien post TKA (Total Knee Arthroplasty) menjadi indikator pasien dapat melakukan aktivitas fisikseperti semula. Kontinuitas perawatan diperlukan pada pasien post TKA saat pasien di rumah agar pemulihan setelahoperasi dapat optimal dengan implementasi telenursing. Telenursing dapat menjadi media pemantauan dan edukasi pasien post TKA untuk menjalani latihan di rumah dalam rangka meningkatkan fungsi lutut setelah operasi. Tujuan dari studi literatur ini adalah untuk melihat pengaruh telenursing terhadap fungsi lutut pasien post TKA. Jurnal yang ditelaah pada studi literatur ini didapatkan dari online database journal yaitu ProQuest, Science Direct, PubMed, SAGE, dan WileyOnline Library dari tahun 2016-2021, dengan kata kunci “telenursing”, “total joint arthroplasty”, “nursing”, serta “totalknee arthroplasty”. Bentuk telenursing yang ada dalam studi literatur ini adalah telepon terstruktur, telepon konselingdan SMS, aplikasi edukasi berbasis mobile, video melalui pesan teks, dan telephone follow-up. Berdasarkan hasil review,didapatkan data bahwa telenursing yang mempunyai pengaruh pada fungsi lutut pasien adalah telepon terstruktur, telepon konseling dan SMS, aplikasi edukasi berbasis mobile, dan video melalui pesan teks. Telenursing merupakan suatu sistem yang komprehensif untuk memantau dan memberikan edukasi pada pasien post TKA sehingga dapat meningkatkan fungsi lutut pasien.
Use of Mobile Phone Applications in Cardiopulmonary Resuscitation: Scoping Review Dian Herdiana; Tuti Herawati
Journal of Nursing Care Vol 6, No 1 (2023): Journal of Nursing Care
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnc.v6i1.43233

Abstract

Cardiopulmonary resuscitation has to start as early as possible to increase the survival rate of life. The mobile phone application is one of the method that can be used to deliver victims immediately to seek help and provide guidance in these situation. This study aims to search the literature and analyze articles discussing the use of mobile phones in Cardiopulmonary resuscitation. The design used was a scooping literature review with PRISMA adaptation. Articles were searched using databases: ProQuest, ScienceDirect, ResearchGate, which is accessed in Google Scholar. The keywords of article search were using mobile phone and CPR. The initial stage of searching for information with the online database accessed at lib.ui.ac.id appeared 62 articles that brought them to the database. Furthermore, a search was carried out on Google Scholar which displayed 4.220 articles. From the search results, nine articles were found that matched the inclusion and exclusion criteria. Then a selection was made according to the inclusion criteria, articles from 2020 due to the latest 2020 AHA references. Full text and free forms are available, articles related to mobile phones and CPR. Exclusion criteria, articles that appear only abstract, the year before AHA 2020 and the suitability of the content is different from keyword searches. Results: Based on nine literature that requirements according to inclusion and exclusion criteria, the use of mobile phones could show a positive effect by activating a cellphone-based warning system that could detect cardiac arrest victims out of hospital, provided guidance the procedure at the right time, and assisted CPR outcomes with return of spontaneous circulation. Mobile phone applications can assist initiated-CPR immediately, provide guidance of procedures, and leads to better outcomes. In Indonesia there is no mobile phone application for CPR assistance, taking into account the increasing number of cardiac arrests and respiratory arrests both outside the hospital and inside the hospital, this application is expected to be able to help victims in a timely manner, guide rescuers and return circulation. spontaneous
The Use of Digital Inhalers (Smart Inhalers) in the Management of the Chronic Obstructive Pulmonary Disease Patient: A literature review Dewa Ayu Ari Rama Dewi; Tuti Herawati
Journal of Nursing Care Vol 6, No 1 (2023): Journal of Nursing Care
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnc.v6i1.43370

Abstract

Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) is a chronic non-communicable lung disease, where airflow obstruction occurs in the respiratory tract, is non-reversible or partially reversible, which is an inflammatory response. Morbidity, mortality and disease progression can be rapid in the event of an acute exacerbation, but can be prevented with appropriate management. Purpose: to identifyi the use of digital inhalers in the management of COPD patients The study used a non-systematic literature review method conducted online in the 2018-2022 database..Results: Many tools and technologies have been developed for COPD management. The digital inhaler app improves COPD monitoring by supporting proper use of inhalers, monitoring medication adherence with remote monitoring. Then the data is sent to the server which automatically updates the patient's medical records. The data can be analyzed by health workers to then provide feedback to users. Literature study shows that the use of digital inhalers improves dosing accuracy, therapy adherence and early detection of disease worsening 
The DESCRIPTION OF INTRADIALYSIS COMPLICATIONS IN HEMODIALYSIS PATIENTS BASED ON THE LEVEL OF INTERDIALYTIC WEIGHT GAIN (IDWG) Muhammad Putra Ramadhan; Krisna Yetti; Tuti Herawati; Muhamad Adam; Achmad Masfi
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 14 No 1 (2023): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v14i1.1043

Abstract

Hemodialysis is the most preferred renal replacement therapy. Besides having a therapeutic effect, hemodialysis also has side effects, namely intradialysis complications. The intradialysis complications are related to Interdialytic Weight Gains (IDWG) because if patient have higher IDWG level, make more fluid will be excreted during hemodialysis. The purpose of this study was to determine the description of intradialysis complications based on the IDWG level. This research used a descriptive design involving 90 hemodialysis patients in one of hospitals in Malang. The data collection technique was carried out by observing the patient every hour during hemodialysis. The results of this study indicate that the higher the IDWG level, the higher the number and frequency of intradialysis complications. Nurses need to optimize their role in assessing, monitoring, planning and documenting patients undergoing hemodialysis so that they can reduce and prevent problems that may be experienced by patients during hemodialysis.
Studi Kasus: Manajemen Low Cardiac Output Syndrome (LCOS) pada Pasien Pasca Operasi CABG Sari Eprina Nadeak; Tuti Herawati
Jurnal Keperawatan Vol 14 No S1 (2022): Jurnal Keperawatan: Supp Maret 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.06 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v14iS1.28

Abstract

Angka kejadian LCOS pada pasien pasca operasi CABG sekitar 13-15% dengan tingkat mortalitas tinggi mencapai 38%. Untuk mencegah perburukan disfungsi dan kegagalan organ perlu dilakukan manajemen LCOS dengan perencanaan asuhan keperawatan yang baik dan tepat menggunakan teori self-care Orem. Tujuan untuk menganalisa asuhan keperawatan pada Tn. S. dengan penurunan curah jantung pasca operasi CABG menggunakan teori self-care Orem. Studi kasus, pengambilan data dilakukan pada bulan Maret 2021. Pemantauan hemodinamik penting untuk mencegah dan manajemen komplikasi pasca operasi dan berdampak dalam peningkatan kualitas perawatan dan kualitas hidup. Pemberian dobutamin sebagai intervensi kolaborasi perlu dilakukan observasi berkelanjutan, cata titrasi, serta monitoring efek samping. Teori keperawatan defisit perawatan diri Orem dapat diterapkan pada manajemen LCOS pasca operasi CABG yang mengalami ketergantungan perawatan selama pemulihan yang diberikan agen perawatan agar tidak terjadi perburukan disfungsi dan kegagalan organ.
Pemeriksaan Tanda Kussmaul sebagai Prediktor Infark Miokardium Akut pada Ventrikel Kanan Rambu Inanda Dwihasti; Tuti Herawati
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 2 (2022): Jurnal Keperawatan: Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.353 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegunaan pemeriksaan melihat tanda kussmaul sebagai pemeriksaan paling awal dan mudah pada kasus IMA dinding inferior. Metode dalam penelitian ini ada study kasus menggunakan asuhan keperawatan pada kasus IMA dinding inferior dengan komplikasi IMA ventrikel kanan melalui pendekatan laporan kasus yang ada di lapangan dengan tindakan mandiri dan kolaboratif dihubungkan dengan ada atau tidaknya tanda Kussmaul. penelitian dilakukan di ruang IGD pada saat pasien datang dengan keluhan nyeri dada khas infark dan gambaran rekaman elektrokardiografi (EKG) 12 sandapan yang menunjukkan lokasi IMA di inferior. Kemudian dilakukan pemeriksaan fisik melihat tanda Kussmaul tersebut dan dibuktikan selanjutnya dengan hasil EKG IMA ventrikel kanan. Pemeriksaan tanda Kussmaul ini sangat berguna terutama pada pasien IMA inferior yang memerlukan monitoring hemodinamik terkait pencegahan kegagalan fungsi ventrikel kanan sehingga dengan pengenalan dini maka komplikasi terkait infark ventrikel kanan dapat dihindari.
EFEKTIVITAS MHEALTH DALAM PENINGKATAN MANAJEMEN KESEHATAN DIRI PASIEN DM TIPE 2: LITERATURE REVIEW Dwi Retnoningrum; Masfuri Masfuri; Tuti Herawati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.10592

Abstract

Diabetes Self Management (DSM) menjadi kunci utama yang penting dalam memperbaiki kualitas hidup dan menurunkan angka kematian pada pasien DM tipe 2. Mhealth adalah salah satu aplikasi seluler yang dipakai untuk  meningkatkan DSM. Tujuan penulisan ini adalah mendeskripsikan pemanfaatan mHealth untuk meningkatkan DSM pada pasien DM tipe 2. Metode penulisan ini menggunakan pencarian pada database PROQUEST, SCOPUS, SCIENCE DIRECT dan SAGE antara tahun 2017 sampai dengan 2022. Setelah disaring kembali yaitu eksklusi dari judul dan abstrak yang tidak sesuai dengan topik dan tidak berkaitan dengan lingkup penelitian (mobile health pada DM tipe 2) didapat 27 artikel yang relevan, kemudian disaring kembali dan didapatkan 10 artikel tahun 2018 sampai 2022 sesuai kajian literatur. Hasil dari penulisan ini menyatakan bahwa mHealth terbukti efektif untuk meningkatkan DSM berupa pelaporan hasil cek glukosa darah, kontrol berat badan, dan aktivitas fisik pada pasien DM tipe 2. Intervensi mHealth yang diberikan pada pasien DM tipe 2 terdiri dari pemberian pendidikan kesehatan tentang diabetes mellitus, pemantauan gula darah mandiri, layanan konseling diet, tips gaya hidup sehat, video, email, serta dampak  penggunaan aplikasi seluler terhadap perawatan diri, persepsi penyakit, gula darah dan   tingkat   HbA1C, berat badan, dan tekanan darah pada pasien dengan DM tipe 2. Simpulan hasil penulisan ini adalah mHealth memberikan banyak kemudahan yang dapat diakses bagi pasien dengan DM tipe 2 sehingga meningkatkan manajemen diri pasien DM tipe 2. mHealth sangat memungkinkan untuk dipakai di Indonesia sebagai salah satu cara meningkatkan pelayanan pada pasien DM tipe 2.
APLIKASI VIRTUAL REALITY DALAM REHABILITASI EKSTREMITAS ATAS PASIEN POST STROKE: LITERATURE REVIEW Candradewi Mahardika Ranukusuma; Tuti Herawati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.10665

Abstract

Stroke merupakan penyakit yang menyebabkan kecacatan pada penderitanya. Pasien paska terjadi stroke mengalami kelemahan motorik dan hambatan dalam ambulasi. Salah satu kelemahan yang sering terjadi adalah ekstremitas atas sehingga diperlukan rehabilitasi untuk dapat mengembalikan fungsi normalnya.  Rehabilitasi dengan pengaplikasian teknologi Virtual Reality menjadikan salah satu teknologi yang banyak di uji cobakan. Tujuan penulisan artikel ini untuk mengetahui keefektifan penggunaan terapi rehabilitasi ekstremitas atas  dengan teknologi Virtual Reality. Dalam menulis artikel ini, penulis menggunakan metode literatur review yang berfokus dalam hal pemanfaatan teknologi Virtual Reality dalam terapi rehabilitasi. Pengaplikasian teknologi Virtual Reality menunjukkan hasil penelitian yang mendukung bahwa rehabilitasi dengan teknologi Virtual Reality dapat berguna dan efektif. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan yang signifikan dalam pemulihan gerakan anggota ekstremitas atas pada pasien paska stroke. Jenis Virtual Reality yang banyak dipakai dari 10 jurnal yang di analisis adalah jenis Virtual Reality berbasis game dan terapi rehabilitasi yang dilakukan dikombinasi dengan terapi konvensional. Pengaplikasian terapi berbasis teknologi Virtual Reality masih perlu terus dikembangkan sehingga bisa mendapatkan manfaat yang lebih besar.    
PENGGUNAAN ROBOTIC SURGERY PADA OPERASI PROSTATEKTOMI : LITERATURE REVIEW Heru Nurinto; Masfuri Masfuri; Tuti Herawati
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v14i1.247

Abstract

Robotic surgery atau robotic-assisted surgery memiliki peran penting dalam tindakan pembedahan. Salah satu teknologi informasi di bidang kesehatan ini dapat membantu tenaga kesehatan dalam tindakan operasi yang memiliki kelebihan dibanding teknik operasi lainnya. Tindakan prostatektomi dengan bantuan robot lebih banyak memberikan manfaat daripada operasi terbuka. Tujuan dari telaah literatur ini untuk mengetahui berbagai kelebihan robotic surgery pada operasi prostatektomi. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah literature review yang berfokus pada pemanfaatan robotic surgery pada prostatektomi. Penggunaan robotic surgery pada operasi prostatektomi memiliki banyak kelebihan dibanding dengan metode operasi terbuka. Kelebihan tersebut diantaranya dapat menurunkan length of stay (LOS), menurunkan readmisi atau penerimaan kembali pasien rawat inap dengan keluhan yang sama, risiko venous thromboembolism (VTE) tinggi tidak terjadi, menghemat biaya, dan dapat menghasilkan peningkatan fungsi berkemih.
Co-Authors Achmad Masfi Adam Adam Adam Adam Adam, Muhamad Adelia Pradita Agung Waluyo Agus Setiawan Agus Sudaryanto Agus Susanto Amelia Amelia Amelia Amelia Amelia Amelia Amelia Kimin Anggri Noorana Zahra Anggri Noorana Zahra Anisa Muliyawati Antarika, Gde Yasa Apriyani, Santi Arcellia Farosyah Putri Arifiati, Mulida Aris Purnomo Aris Purnomo Armalia, Nurul Artati Artati Aryani, Denissa Faradita Baidhowy, Arief Shofyan Bambang Budi Siswanto Bawa, Ngakan Nyoman Rai Beti Ningrum Candradewi Mahardika Ranukusuma Chaera Maya Sari Daryani, D Dea Devya Rifai Denissa Faradita Aryani Devi Susanti Devi Susanti Dewa Ayu Ari Rama Dewi Dewi Gayatri Dewi Sartika Dian Herdiana Dikha Ayu Kurnia Dinny Atin Amanah Dinny Atin Amanah Amanah Dwi Retnoningrum Edian Fitriana Effita Piscesiana Elly Nurachmah Elya Sespa Fachry Abda El Rahman Fahmi, Ismail Haryati Haryati Heksa Prihartini Herdiana, Dian Herdiana, Dian Herdiana Hermin Esti Dianingtyas Hermin Esti Dyaningtyas Hermin Esti Dyaningtyas Heru Nurinto Holifah, Ketut I Made Kariasa I Nengah Adiana Ibnu Sofa Indra Gilang Pamungkas Irianti, Ana Dwi Irza Mirharina Isnaeni Nur Khayati Israh Israh Jeanny Rantung Juita Juita Juliana G.E.P Massie Kapriana Tanty Natalia Khairunisa, Prima Krisna Yetti Krisna Yetti Kristian Ade Chandra Kurnia, Dikha Ayu Kurnia, Pasti Kusumastuti, Kartikaningtyas Lestari Sukmarini Liniyarti Liniyarti liniyarti, Liniyarti Liya Arista Maemun, Siti Maria, Riri Marthafanny, Conny Masfuri - Moh. Alhadi Haq Muhamad Adam Muhamad Adam Muhamad Adam Muhamad Adam Muhammad Adam Muhammad Adam Muhammad Adam Muhammad Adam, Muhammad Muhammad Putra Ramadhan Muliantino, Mulyanti Roberto Mulida Arifiati Mulida Arifiati Muliyawati, Anisa Mutia Annisa Nadeak, Sari Eprina Ni Made Sridarmayanti Nia Khusniyati Nia Khusniyati Nindithya Wahyu Pradina Ningrum, Beti Nora Dwi Purwanti Nova Maulana Nova Tri Handriyanto Nova, Prima Agustia Nugroho, Rico Maulana Nurahayu, Sri Nurinto, Heru Nurul Aini Jamal Nurul Azizatunnisa Okti Sri Purwanti Osty Histry Kapahang Pasti Kurnia Pramita, Senja Pratiwi, Tiara Zakiyah Prima Agustia Nova Prima Agustia Nova Prima Trisna Aji Puti Rahmitha Sany Rahmadiya, Siska Rahmadiya, Siska Rambu Inanda Dwihasti Rasmiati Rasmiati Rasmiati, Rasmiati Ratna Esmayanti Ratna Sitorus Ratna Sitorus Ratna Sitorus Riki Satya Nugraha Riri Maria Rista Tri Wulandari Risyda Zakiyah Hanim Rita Sekarsari Rohmah, Assyfa Siti Rosiana Waicang Rumayara, Abraham Bernadus S., Chiyar Edison Sahrudi Sahrudi Sari Eprina Nadeak Sibulo, Megawati Sri Yona Sri Yoona Sungkono Sungkono Sungkono Sungkono Sungkono Tatu Meri Tutut Riana Hapsari Wayan Wardiyana Wella Meitri Wida Sri Kurniyanti Widia Astuti Wilson Simangunsong Yahya, Ifyar Adhita Yulia Yulia Yuniaty, Yuyun Yunisman Roni Yuniyas Ihsanidar