Claim Missing Document
Check
Articles

Karakteristik Telur Burung Maleo (Macrocephalon maleo Sal. Muller 1846) Di Kecamatan Maligano Kabupaten Muna Taufik Taufik; La Ode Nafiu; Achmad Selamet Aku
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 1 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i1.11180

Abstract

Burung maleo (Macrocephalon maleo Sal. Muller 1846) merupakan burung endemik yang banyak dijumpai di Kepulauan Sulawesi. Burung ini bisa ditemukan di hutan pegunungan dan hutan pantai, di Sulawesi Tenggara. Penelitian bertujuan untuk mengetahui bobot telur, tekstur telur, warna kerabang telur, indeks telur, tebal kerabang telur, dan Haugh Unit (HU) burung maleo di Kecamatan Maligano Kabupaten Muna. Penelitian  di laksanakan di Kecamatan Maligano Kabupaten Muna dan Kandang Unit Unggas Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo Kendari pada bulan Februari sampai April 2016. Penelitian menggunakan metode observasi langsung yang didukung dengan pengumpulan data sekunder melalui studi literatur dan wawancara dengan pihak-pihak terkait. Hasil penelitian menunjukan bahwa karakteristik telur yaitu rata-rata bobot telur burung maleo yaitu 208,39 gram. Rata-rata indeks telur burung maleo yaitu 60,08%. Rata-rata tebal kerabang telur burung maleo yang tumpul, tengah dan tajam yaitu 0,36±0,08 mm; 0,41±0,05 mm; 0,37±0,02 mm. Warna kerabang telur burung maleo coklat. Tekstur telur burung maleo diperoleh halus, sedangkan rata-rata nilai HU  adalah 74,7±4,69.
Perkembangan Populasi Sapi Bali di Kecamatan Kulisusu dan Kecamatan Kulisusu Barat Jusdin Jusdin; La Ode Ba'a; Achmad Selamet Aku
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 3 (2021): JIPHO (JURNAL ILMIAH PETERNAKAN HALU OLEO)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i3.19682

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui perkembangan ternak sapi bali di KecamatanKulisusu dan Kulisusu Barat. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan, yaitu pada Januarisampai Februari Tahun 2016, bertempat di Kecamatan Kulisusu dan Kulisusu Barat KabupatenButon Utara Provinsi Sulawesi Tenggara. Populasi pada penelitian ini adalah petani peternaksapi bali di Kecamatan Kulisusu Desa Jampaka dan Tri wacu-wacu dan Kulisusu Barat DesaDampala Jaya dan Kariya Bakti. Penentuan lokasi penelitian ditentukan secara random samplingdan cara pengambilan data menggunakan teknik sensus dimana sampel dalam penelitian iniadalah seluruh peternak sapi bali yang berada di Desa Jampaka, Triwacu-wacu, Dampala Jayadan Kariya Bakti. Data penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Data primer adalahdata yang diperoleh melalui wawancara langsung dengan responden dan pengamatan langsungdilapangan dengan menggunakan kuesioner. Sedangkan data sekunder adalah data yangdiperoleh dari instansi-instansi terkait seperti Dinas Peternakan, Badan Pusat Statistik Sultra,Desa Sampel dan PPL Kecamatan di daerah penelitian. Data yang diperoleh selama penelitiandari tahun 2014 sampai dengan tahun 2016 kemudian ditabulasi dan dianalisis. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa perkembangan sapi bali di Kecamatan Kulisusu dan Kulisusu barat padatahun 2014-2016 meningkat rata-rata 5,28% atau 64 ekor dari total jumlah populasi dengan rataratakepemilikan ternak sapi bali rata-rata 3-4 ekor.
Prevalensi Kecacingan Pada Sapi Akseptor Upaya Khsusus Sapi Induk Wajib Bunting (UPSUS SIWAB) Di Kabupaten Muna. La Saju; La Ode Baa; Achmad Selamet Aku
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 4 (2021): JIPHO (JURNAL ILMIAH PETERNAKAN HALU OLEO)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i4.21110

Abstract

Helminthiasis merupakan penyakit pada hewan yang disebabkan oleh berbagai jeniscacing, baik dari kelas trematoda, nematoda, maupun cestoda yang sangat merugikan karena dapatmenyebabkan terjadinya gangguan pertumbuhan, penurunan berat badan, mengganggu statuskesehatan secara umum sehingga mudah terinfeksi penyakit lain dan dapat menimbulkan kematianbahkan bersifat zoonosis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui prevalensi cacing pada sapiakseptor upsus siwab di Kabupaten Muna.Pengambilan sampel dengan menggunakan metodePurposive Sampling.Variabel yang diamati yaitu jenis telur cacing, dari hasil pengamatan diLaboratorium Unit Fisiologi, Reproduksi, dan Kesehtan Ternak, dengan menggunakan metode natifdibawah mikroskop dengan pembesaran 100x.Hasil penelitian menunjukan bahwa prevalensi cacingpada sapi disemua wilayah penelitian terinfeksi cacing dengan 15 jenis spesies cacing. Tingkatkejadian cacing tertinggi terdapat pada wilayah Kecamatan Napabalano sebesar 66,67% dengan 12jenis spesies cacing, tingkat kejadian terendah terdapat diwilayah Kecamatan Watopute sebesar13,33% dengan 3 jenis spesies cacing. Berdasarkan tingkat kehadiran spesies cacing, menunjukanspesies cacing Ascaris vitulorum dengan tingkat kehadiran tertinggi yaitu 16,30% sedangkan spesiescacing dengan tingkat kehadiran terendah yaitu Thelezia rodheesii 0,37%.
Potensi Pengembangan Kawasan Sentra Peternakan Rakyat (SPR) di Kabupaten Konawe Selatan Hendhra Sudarno Saputra; Takdir Saili; Achmad Selamet Aku
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 2 (2021): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i2.18031

Abstract

Potensi pengembangan Sentra Peternakan Rakyat (SPR) dapat diketahui berdasarkanketersediaan fasilitas fisik dan fasilitas non fisik. Tujuan dari penelitian ini menganalisis potensikawasan SPR berdasarkan ketersediaan fasilitas fisik dan non fisik di Kabupaten KonaweSelatan. Lokasi penelitian adalah daerah Kabupaten Konawe Selatan yaitu Kecamatan Mowila,Kecamatan Landono, dan Kecamatan Buke. Aspek yang diteliti adalah ketersediaan saranfasilitas fisik dan non fisik yang mendukung pengembangan SPR. Data yang diperolehdianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan potensi SPR dari segi ketersediaan fasilitasfisik dan non fisik di Kabupaten Konawe Selatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa fasilitasfisik yang tersedia di Kecamatan Mowila, Kecamatan Landono, dan Kecamatan Buke yaitupadang penggembalaan, kebun hijauan pakan ternak (HPT), gudang pakan (KecamatanLandono), puskeswan, petugas teknis kesehatan hewan, fasilitas pos IB (Kec. Landono danKec. Buke), petugas inseminator, dan rumah potong hewan (Kec. Landono dan Kec. Buke),dan fasilitas non fisik yang tersedia yaitu lembaga kemitraan. Kesimpulan pada penelitian iniadalah bahwa dari segi fasilitas fisik dan non fisik, Kecamatan Mowila, Kecamatan Landono,dan Kecamatan Buke berpotensi untuk dikembangkan sebagai kawasan SPR.
Profil Hematologi Darah Ayam Kampung yang Diberi Filtrat Daun Kirinyuh (Chromolaena odorata) Jon Karlino; Achmad Selamet Aku; Takdir Saili
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 1 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i1.11190

Abstract

Pakan tambahan dapat diberikan pada ayam kampung untuk menjaga kesehatan yang pada giliranya akan dapat meningkatkan pertumbuhan ayam tersebut. Salah satu pakan tambahan adalah daun kirinyuh yang dapat berfungsi sebagai antivirus dan antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian filtrat daun kirinyuh (FDK) (Chromolaena odorata) terhadap profil hematologi darah ayam kampung. Penelitian dirancang berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri atas pemberian 0% FDK (P0), pemberian 1% FDK (P1), pemberian 2% FDK (P2), dan pemberian 3% FDK (P3). Parameter yang diukur adalah eritrosit, leukosit dan hemoglobin dalam darah ayam kampung. Parameter yang diukur adalah eritrosit, leukosit dan hemoglobin dalam darah ayam kampung. Data yang terkumpul selanjutnya ditabulasi dan dianalisis mengunakan sidik ragam, sedangka perbedaan antar perlakuan ditetapkan berdasarkan uji Tukey. Hasil rataan jumlah eritrosit yaitu P0= 0,9±024, P1= 2,0±0,46, P2= 2,4±0,27, P3= 4,5±2,17. Hasil rataan jumlah leukosit yaitu P0= 11,4±8,06, P1= 68,3±9,15, P2=90,7±5,21, P3=97,9±42,75. Hasil rataan jumlah hemoglobin yaitu P0= 2,5±0,78, P1= 6,7±0,88, P2= 8,1±0,73, P3= 16,2±6,87. Hasil analisis ragam menyimpulkan bahwa pemberian filtrat daun kirinyuh (Chromolaena odorata) berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap profil hematologi darah ayam kampung baik eritrosit, leukosit maupun hemoglobin. Hasil uji Tukey menunjukkan bahwa jumlah eritsosit dan hemoglobin pada perlakuan P3 nyata lebih tinggi dibandingkan perlakuan lainnya. Sedangkan jumlah leukosit pada perlakuan P1, P2 dan P3 nyata lebih tinggi dibandingkan perlakuan P0. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil terbaik pada penelitian ini diperoleh pada perlakuan P3 penambahan 3% filtrat daun kirinyuh
Penampilan Produksi Burung Puyuh (Coturnix-Coturnix Japonica) Umur 2 – 7 Minggu yang Diberi Tepung Daun Katuk Mar wati; La Ode Ba&#039;a; Achmad Selamet Aku
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 2 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i2.16840

Abstract

Penampilan Produksi Burung puyuh dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satu diantaranya adalah pakan. Pakan tambahan (feed additive) berupa herbal seperti daun katuk diduga dapat menunjang produktivitas puyuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penampilan produksi burung puyuh (Coturnix-coturnix japonica) umur 2-7 minggu yang diberi tepung daun katuk. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 (empat) perlakuan dan 5 (lima) ulangan. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian tepung daun katuk tidak memberikan pengaruh yang nyata (P>0,05) terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan puyuh umur 2 – 7 minggu. Puyuh perlakuan dalam penelitian ini memiliki konsumsi pakan 11,96 gr/hari, PBB yaitu 2,68 gr/hari, dan konversi pakan 4,59. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu Pemberian tepung daun katuk hanya efektif pada level 5%, karena menunjukan produktivitas yang lebih baik dibandingkan dengan pemberian diatas 5% maupun tanpa pemberian tepung daun katuk.
Hubungan Lama Waktu Sexing Dengan Kualitas Spermatozoa Sapi Bali (Bos Sondaicus) Pada Medium Sexing Tris-Kuning Telur Luzardin Luzardin; Takdir Saili; Achmad Selamet Aku
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 1 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i1.11154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama waktu sexing dengan kualitas spermatozoa sapi bali (Bos sondaicus) pada medium sexing tris-kuning telur. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 3 perlakuan (lama waktu sexing) dan setiap perlakuan terdiri atas 6 ulangan (frekuensi penampungan). Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah : P1 (waktu sexing 20 menit), P2 (waktu sexing 30 menit), P3 (waktu sexing 40 menit). Semen yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari sapi pejantan milik Unit Pelaksanaan Teknis Daerah (UPTD) Perbibitan Ternak dan Pakan Ternak Kecamatan Konda dimana terlebih dahulu dilakukan penampungan semen yang dilanjutkan dengan prosedur sexing spermatozoa menggunakan medium sexing Tris-Kuning Telur dengan durasi yang berbeda sesuai perlakuan. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah konsentrasi spermatozoa, persentase motilitas, persentase viabilitas dan persentase membran plasma utuh (MPU). Berdasarkan hasil penelitian, lama waktu sexing yang berbeda sangat berpengaruh (P<0.01) terhadap konsentrasi spermatozoa dan persentase motilitas spermatozoa setelah sexing namun tidak berpengaruh (P>0.05) terhadap persentase viabilitas dan persentase membran plasma utuh (MPU) spermatozoa.
Analisis Pemasaran Sapi Potong Di Kecamatan Rarowatu Utara Dan Lantari Jaya Kabupaten Bombana Eko Kiswanto; Hairil A Hadini; Achmad Selamet Aku
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 3 (2021): JIPHO (JURNAL ILMIAH PETERNAKAN HALU OLEO)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i3.19677

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Rarowatu Utara dan Lantari Jaya KabupatenBombana pada bulan Januari-Maret 2019. Objek penelitian adalah peternak dan pedagang sapi potong.Penentuan lokasi dilakukan secara sengaja dengan jumlah peternak sebanyak 60 orang, yang ditentukansecara acak sederhana. Variabel pada penelitian ini adalah saluran pemasaran, lembaga pemasaran,margin, biaya dan keuntungan antar lembaga pemasaran. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : (1)Jalur pemasaran ternak sapi potong di Kecamatan Rarowatu Utara dan Lantari Jaya, terdiri dari tigajalur pemasaran yaitu : (Saluran I) Peternak→Konsumen Akhir, (Saluran II) Peternak → PedagangPengumpul → Konsumen Akhir, (Saluran III) Peternak→Pedagang Pengumpul→ PedagangBesar→Konsumen Akhir. (2) Margin pemasaran ternak sapi potong tertinggi terjadi pada saluran III(Rp. 764.000 /ekor), sedangkan marjin terendah pada saluran II (Rp.317.000 /ekor). (3) Saluranpemasaran yang paling efisien digunakan adalah saluran pemasaran 1, karena tanpa melalui lembagapemasaran.
Performans Ayam Broiler yang Diberi Pakan Mengandung Tepung Daun Mengkudu (Morinda citrifolia L) Fermentasi Rakhmah Ramadani; Astriana Napirah; Achmad Selamet Aku
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 5, No 2 (2023):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v5i2.29875

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji performans ayam broiler yang diberi pakan mengandung tepung daun mengkudu fermentasi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan sehingga terdapat 20 unit percobaan. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah P0 = pakan mengandung 0% TDMF, P1 = pakan mengandung 5% TDMF, P2 = pakan mengandung 10% TDMF, P3 = pakan mengandung 15% TDMF. Parameter yang diamati adalah konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan. Data yang diperleh dianalisis menggunakan analisis ragam dan dilanjutkan dengan uji wilayah berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan yang mengandung tepung daun mengkudu fermentasi berpengaruh terhadap pertambahan bobot badan dan konversi pakan, tetapi tidak mempengaruhi konsumsi pakan. Konsumsi pakan berkisar antara 91,50-112,82 gram/ekor/hari, pertambahan bobot badan berkisar antara 65,32-73,98 gram/ekor/hari dan konversi pakan berkisar antara 1,48-1,69. Kesimpulan pada penelitian ini adalah tepung daun mengkudu fermentasi dapat digunakan dalam pakan sampai level 5% tanpa mengganggu performans ayam broiler.
Pertambahan Alamiah Populasi Sapi Bali Di Kecamatan Wakorumba Utara dan Kulisusu Barat Kabupaten Buton Utara Inal Inal; Rahim Aka; Achmad Selamet Aku
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 4 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i4.16922

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertambahan alamiah populasi sapiBali di Kecamatan Wakorumba Utara dan Kulisusu Barat Kabupaten Buton Utara.Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive sampling yaitu memilih 3 desayang memiliki populasi sapi bali terbanyak pada setiap kecamatan. Jumlah respondenpenelitian di tiap desa sebanyak 25% dari total jumlah peternak dan pemilihan respondendilakukan secara acak (simple random sampling). Kriteria peternak yang djadikanresponden adalah peternak yang memiliki sapi bali induk yang pernah melahirkan.Variabel yang diamati adalah jumlah populasi ternak sapi bali, persentase kelahiran, danpersentase kematian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah anak sapi yang lahirdalam satu tahun terakhir adalah 27,48% dari jumlah populasi, sedangkan persentaseangka kematian ternak sapi bali adalah 2,82%. Nilai pertambahan alamiah sapi bali padapenelitian ini sebesar 24,66%.
Co-Authors . Nurhalim AA Sudharmawan, AA Abda Abda Achmad Faqieh Fadillah Adrian Tawai Alitofa Amiluddin Indi Amiluddin Indi Amiludin Indi Anak Agung Gede Sugianthara Ananda, Siti Hadrayanti Andi Murlina Tasse Andiwea Andiwea Anfas, Anfas Apriyanto Apriyanto Arby.in Pratiwi Arief Boediono Aslan, La Ode M. Astriana Napirah ASTUTI, MERI Baa, La Ode Dahlan, Rispan Damhuri Damhuri Darminto . Dedu, La Ode Arfan Deki Zulkarnain Dewi, Fitria Difa Nadillah Djamar Tumpal F. Lumbanbatu Eko Harianto Eko Harianto, Eko Eko Kiswanto Etty Riani Fadli Fadli Fadli Ma’mun Pancar Fardin Fardin Fardin, Fardin Firman Nasiu Fitria Dewi Fitrianingsih Fitrianingsih Fitrianingsih Fitrianingsih Fuji Astuty Auza GUSNAWATY HS, GUSNAWATY H HAFID, H Hamdan Has Harapin Hafid Harapin Hafid H. Hariono Hariono Hendhra Sudarno Saputra Herdis . herdis herdis Hermawan Hermawan Iba, Wa Ida Usman Idaman Idaman Ilmi Emilia Imran Aswadi Inal Inal Indi, A Iwan Munika Sales Jabuddin, La Ode Jabudin, La Ode Jon Karlino Jusdin Jusdin Kadek Purnama Anti Kardiandi Kardiandi Karuru, Perdy Kemistri, Asma Bio Khairiyah, Ummul La Malesi La Ode Amaluddin La Ode Arsad Sani La Ode Arsyad Sani La Ode Ba&#039;a La Ode Ba&#039;a La Ode Ba&#039;a La Ode Baa La Ode Ba’a La Ode Hadini La Ode Jabuddin La Ode Muhamad Munadi La Ode Muhammad Aswad Salam La Ode Nafiu La Ode Sahaba La Saju Laode Muhammad Sentot Alibasa LaOde Sumarlin Muis Libriani, R Lili Darlian Lisnawati Lisnawat Luzardin Luzardin Maman Surachman Maman Surachman Mar wati Marnitasari, Marnitasari Melly Pratiwi MIFTAHUL JANNAH Muh. Rusdin Muhammad Amrullah Pagala Muhammad Ihsan Nugroho Muhammad Irfan Karabu MUHAMMAD RIZAL Muhammad Sofyan Usra MUHAMMAD TAUFIK Muhammad Yunus Muhtar Amin Mukhtar Abu Munadi Munadi Musram Abadi N Sandiah, N Nalefo, La Nana Sumarana Natsir Sandiah NLP.I Dharmayanti Nur Santy Asminaya Nurdiyah Nurhayu Nursamsir Oktaviani, Dea Nanda Pasanda, Afra Andre PD Sadsoeitoeboen, PD Pratiwi, Arby.in Purwanti, Bea Putu Nara Kusuma Prasanjaya R Amin, R R Damayanti R Indriani Rachmita Dewi S. Toba Rahmatullah Rahmatullah Rakhmah Ramadani Ramlah Ramlah Raodatul Jannah Restu Libriani Rina Astarika, Rina Rosani Naim Roslina Roslina Ruslan Ruslan Rusli Badaruddin S. Toba, Rachmita Dewi Saju, La Sani, La Ode Arsyad Sepsriyanti Kannapadang Siti Hadrayanti Ananda Sri Wahyuni Sudianto, Kadek Rai Surahmanto Suryadi Pinang Suryaningsi, D P Sutiana Sutiana Sutrianto Sutrianto Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin TAKDIR SAILI Tamrin Tamrin Taufik Taufik Tundreng, Syarifuddin Usman Rianse Usra, Muhammad Sofyan W. Kurniawan WA KUASA Wahib Mahdi Halida Yamin Yaddi Yulnawati . Yusli Wardiatno Zulakrnain, Deki