p-Index From 2021 - 2026
11.685
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Media Komunikasi FPIPS Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Jurnal Pendidikan Humaniora Ekuitas: Jurnal Pendidikan Ekonomi Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Emerging Science Journal Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA) Lectura : Jurnal Pendidikan Journal of Education Action Research Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Thinking Skills and Creativity Journal Jurnal Pendidikan IPS Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan GANESHA CIVIC EDUCATION JOURNAL Jurnal Komunitas Yustisia Indonesian Values and Character Education Journal JURNAL PENDIDIKAN DASAR FLOBAMORATA Jurnal Pendidikan Guru (JPG) Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS JURNAL PENDIDIKAN IPS Jurnal Iso COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Indonesian Journal of Research and Educational Review (IJRER) Indonesian Journal of Instruction Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Social Studies Conference Proceedings Jurnal Ilmu Hukum Sui Generis Walada: Journal of Primary Education Ekuitas Jurnal Pnedidikan Ekonomi J-CEKI International Conference On Social Science Education Proceeding
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Sumber Belajar Lokal dalam Pembelajaran IPS untuk Memperkuat Identitas Nasional Ni Made Wisudarini Pratiwi; I Wayan Lasmawan; I Wayan Kertih
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 9 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i9.2796

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pemanfaatan sumber belajar lokal dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk memperkuat identitas nasional siswa. Sumber belajar lokal, seperti situs sejarah, tradisi budaya, dan sumber daya alam, digunakan untuk menciptakan pembelajaran yang kontekstual dan relevan. Dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini melibatkan guru IPS dan siswa dari sekolah dasar di daerah kaya budaya lokal. Hasilnya menunjukkan bahwa integrasi sumber belajar lokal meningkatkan pemahaman siswa terhadap sejarah, budaya, dan nilai-nilai kebangsaan, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air. Meski efektif, tantangan seperti keterbatasan pengetahuan guru dan akses terhadap sumber belajar lokal memerlukan perhatian. Studi ini merekomendasikan pelatihan guru dan kolaborasi dengan komunitas lokal untuk mengoptimalkan pembelajaran berbasis konteks lokal
EKSPLORASI KENDALA GURU DALAM MENGINTEGRASIKAN NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL PADA PEMBELAJARAN IPS DI SEKOLAH DASAR SUMARTINI, NI WAYAN; LASMAWAN, I WAYAN; KERTIH, I WAYAN
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i4.4461

Abstract

This study aims to explore the challenges faced by teachers in integrating local wisdom values into social studies education in elementary schools. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through in-depth interviews, participatory observations, and document studies involving 15 teachers from 5 elementary schools in Malang Regency. The findings reveal key challenges, including limited teacher understanding of local wisdom concepts, difficulty linking local values with curriculum competencies, lack of teaching materials and instructional media, and insufficient training. Recommended solutions include teacher training, curriculum development, and the provision of local wisdom-based teaching media. This research is expected to serve as a reference for enhancing teacher capacity and integrating cultural values into primary education. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kendala-kendala yang dihadapi oleh guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal pada pembelajaran IPS di sekolah dasar. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap 15 guru dari 5 sekolah dasar di Kabupaten Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama meliputi keterbatasan pemahaman guru mengenai konsep kearifan lokal, kesulitan mengaitkan nilai-nilai lokal dengan kompetensi dasar kurikulum, keterbatasan bahan ajar dan media pembelajaran, serta kurangnya pelatihan terkait. Solusi yang direkomendasikan mencakup pelatihan guru, pengembangan kurikulum yang mendukung, dan penyediaan media pembelajaran berbasis kearifan lokal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam meningkatkan kapasitas guru serta mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dalam pendidikan dasar.
TANTANGAN DAN STRATEGI GURU DALAM MENGEMBANGKAN LITERASI SOSIAL SISWA MELALUI PEMBELAJARAN IPS DI SEKOLAH DASAR RELA, NI LUH CINDY; LASMAWAN, I WAYAN; KERTIH, I WAYAN
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i4.4462

Abstract

This study aims to identify the challenges and formulate strategies used by teachers to develop students' social literacy through social studies (IPS) learning in elementary schools. Social literacy is considered a crucial skill, encompassing the ability to understand, analyze, and participate in social interactions and understand diverse societal perspectives. This research employs a qualitative approach with a case study method. The findings reveal several key challenges, including time constraints, varying levels of social skills among students, limited facilities, and challenges in implementing digital technology. Identified strategies include project-based learning, integration of technology, and collaboration between schools, families, and the community. Conclusions indicate that a holistic approach is necessary for effective and comprehensive development of social literacy. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan dan merumuskan strategi yang digunakan oleh guru dalam mengembangkan literasi sosial siswa melalui pembelajaran IPS di sekolah dasar. Literasi sosial dianggap sebagai kemampuan penting yang mencakup pemahaman, analisis, dan partisipasi dalam interaksi sosial serta memahami perspektif masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan beberapa tantangan utama, termasuk keterbatasan waktu, perbedaan tingkat keterampilan sosial siswa, keterbatasan sarana prasarana, serta tantangan dalam penerapan teknologi digital. Strategi yang diidentifikasi meliputi pendekatan pembelajaran berbasis proyek, integrasi teknologi, serta kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Kesimpulan menunjukkan bahwa pendekatan holistik diperlukan untuk mengembangkan literasi sosial secara efektif dan menyeluruh.
ANALISIS KESENJANGAN ANTARA EKSPEKTASI DAN REALITAS DALAM PEMBELAJARAN IPS DI SEKOLAH DASAR: PENDEKATAN STUDI KASUS SUARDIANI, NI PUTU; LASMAWAN, I WAYAN; KERTIH, I WAYAN
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i4.4463

Abstract

This study analyzes the gap between expectations and reality in Social Studies (IPS) learning at the elementary school level. Various gaps were identified in aspects of planning, teaching methods, and evaluation. The planning aspect revealed significant differences between lesson plan documents and actual classroom implementation. Teaching methods were predominantly teacher-centered, with limited use of technology. Evaluation focused mainly on cognitive aspects, neglecting character and skills assessment. Findings suggest a need for more adaptive approaches in Social Studies learning at the elementary level to achieve educational goals effectively. ABSTRAKPenelitian ini menganalisis kesenjangan antara ekspektasi dan realitas dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di sekolah dasar. Berbagai kesenjangan ditemukan dalam aspek perencanaan, metode pembelajaran, serta evaluasi. Aspek perencanaan menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara dokumen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan implementasi di kelas. Metode pembelajaran didominasi oleh pendekatan konvensional berpusat pada guru, dengan keterbatasan penggunaan teknologi. Pada evaluasi, penilaian cenderung fokus pada aspek kognitif, mengabaikan evaluasi karakter dan keterampilan siswa. Hasil penelitian ini mengindikasikan perlunya pendekatan yang lebih adaptif dalam pembelajaran IPS di sekolah dasar untuk mendukung pencapaian tujuan pendidikan yang ideal.
EKSPLORASI FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT PEMBELAJARAN IPS KONTEKSTUAL PADA SISWA SEKOLAH DASAR: PERSPEKTIF GURU DAN SISWA DEWI, NI PUTU ELLYS SUCITHA; LASMAWAN, I WAYAN; KERTIH, I WAYAN
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i4.4464

Abstract

This study explores the inhibiting factors in the implementation of contextual Social Studies (IPS) learning at elementary schools from the perspectives of teachers and students. Contextual learning aims to connect Social Studies content with students' daily lives to enhance understanding and learning motivation. However, various challenges, such as limited resources, administrative workload for teachers, differences in students' abilities, and lack of parental support, hinder the effectiveness of this approach. This research employs a qualitative method with a case study at several elementary schools in Malang City. Findings indicate that adequate facilities, continuous teacher training, and parental awareness of the importance of the contextual approach are necessary to optimize Social Studies learning. ABSTRAKPenelitian ini mengeksplorasi faktor-faktor penghambat dalam penerapan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kontekstual di sekolah dasar dari sudut pandang guru dan siswa. Pendekatan pembelajaran kontekstual bertujuan untuk mengaitkan materi IPS dengan kehidupan sehari-hari siswa guna meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar. Namun, berbagai tantangan seperti keterbatasan sumber daya, beban administratif guru, perbedaan tingkat kemampuan siswa, dan kurangnya dukungan orang tua menghambat efektivitas pendekatan ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus di beberapa sekolah dasar di Kota Malang. Temuan menunjukkan bahwa dukungan sarana prasarana yang memadai, pelatihan guru berkelanjutan, serta kesadaran orang tua terhadap pentingnya pendekatan kontekstual sangat diperlukan untuk mengoptimalkan pembelajaran IPS.
Human Rights Violations During Orde Baru : A Case Study Of The Distribution Ban On Bumi Manusia Books By Pramoedya Ananta Toer I Dewa Ayu Febriani; I Made Yudana; I Wayan Kertih
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.7763

Abstract

Justice is the concept that individuals must be enforced in an equal, impartial and non-arbitrary manner. Justice in providing freedom and protecting the rights of the community is the most basic pillar in the law so that Indonesia as a country of law must be able to protect these rights, namely Human Rights which include the rights to equality, protection and freedom. This research will discuss how human rights violations occurred during the Orde Baru period based on the case of the ban on the book Bumi Manusia by Pramoedya Ananta Toer. The method used is a qualitative method with a case study approach, the data collection method is carried out by the literature study method. This research is expected to be able to increase reflection on human rights. The results of this study show that there are many human rights violations obtained by Pramoedya Ananta Toer as the author of the book Bumi Manusia.
ANALISIS PEMBELAJARAN IPS DALAM PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR: SEBUAH STUDI DI ERA SOCIETY 5.0 I Putu Wira Adi Kusuma; I Wayan Lasmawan; I Wayan Kertih
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10, Nomor 01, Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.20767

Abstract

Education is an important process in improving human quality, covering aspects of knowledge, skills and behavior. Social education, facilitated through Social Studies subjects in primary schools, has a crucial role in equipping students with knowledge about social and cultural life and shaping their social competencies. However, social studies learning in primary schools faces various challenges, including limited resources, teachers' lack of understanding of the material, and limited learning time. This study aims to analyze the objectives, effective methods and challenges faced in learning social studies in primary schools and provide recommendations to improve the quality of this education. The method used in this research is a literature study, by collecting and analyzing relevant academic sources. The results showed that social studies learning aims to develop social skills, understanding of the values of community life, as well as students' critical thinking skills. In addition, the use of contextual, problem-based, and technological methods, as well as increased student involvement in learning, can overcome existing challenges and improve the effectiveness of social studies learning in elementary schools.
PENGARUH MODEL PBL DENGAN INTEGRASI TRI HITA KARANA MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOLABORATIF PADA PEMBELAJARAN IPS SD Sepnita Lestari Yanti, Ni Putu; I Wayan Lasmawan; I Wayan Kertih; Ida Bagus Putu Arnyana; I Wayan Suja
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 6 No. 2 (2025): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the effect of the PBL model with Tri Hita Karana integration in improving collaborative skills in elementary school students' social studies learning. This research method is an experimental study with a quasi-experimental research type, data collection methods with collaborative skills questionnaires. The population of the study were all sixth grade students of the Kelusa cluster. The research sample was taken by simple random sampling, namely SD N 1 Kelusa experimental group and SDN 2 Kelusa control group. The results of the study obtained an average of 81.5, a mean value of 81, and a mode of 78. While the control class data averaged 59, a middle value of 59, and a mode of 50 and the results of the t-test obtained a significance value of 0.001 which means that there is an effect of the PBL model with Tri Hita Karana integration (THK) on the collaborative skills of elementary school students in social studies learning. The conclusion is that there is a significant effect of the PBL model with integrated Balinese local wisdom Tri Hita Karana on collaborative skills in elementary school social studies learning. Suggestions for further research include conducting research using the PBL model to measure other aspects of skills in accordance with the demands of the 21st century, such as communication skills, critical thinking, and inserting local wisdom from the surrounding area as a form of cultural responsiveness.
Meningkatkan Hasil Belajar Muatan Pelajaran IPS Di Sekolah Dasar Dengan Model Problem Based Learning Gusti Komang Ngurah Wiratama; Lasmawan, I Wayan; Kertih, I Wayan
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i1.86307

Abstract

Minimnya inovasi dalam pembelajaran menyebabkan siswa kurang terlibat secara aktif dan belum terbiasa untuk mengeksplorasi materi pelajaran, sehingga pembelajaran terasa monoton dan membuat siswa bosan. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam penggunaan model pembelajaran yang dapat meningkatkan antusiasme siswa, salah satunya melalui pendekatan yang mendorong siswa untuk berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS kelas V. Subjek penelitian terdiri dari 47 siswa kelas V. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes untuk mengukur hasil belajar siswa. Teknik analisis data dalam penelitian tindakan kelas ini adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar pada siklus I adalah 68,21, yang meningkat menjadi 79,64 pada siklus II. Daya serap siswa pada siklus I sebesar 68,21% dan meningkat menjadi 79,64% pada siklus II. Selain itu, ketuntasan belajar siswa pada siklus I mencapai 64% dan meningkat menjadi 82% pada siklus II. Dengan demikian, model Problem Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar muatan pelajaran IPS siswa. Implikasi penelitian ini yaitu melatih kesiapan peserta didik dan saling memberikan pengetahuan dan melatih kesiapan peserta didik dalam menanggapi serta menyelesaikan masalah.
Implementasi Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dalam Membentuk Karakter Siswa Iwan Usma Wardani; I Wayan Lasmawan; I Wayan Kertih
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i1.334

Abstract

This study aims to find out how the implementation of learning Social Sciences (IPS) in shaping student character and knowing the implementation / implementation of student character education at MI Hamzanwadi No 1 Pancor. This research is a descriptive study using a qualitative approach. The subjects of this study were Social Sciences (IPS) Teachers and Grade IV Elementary School Students with data collection techniques including interviews, observation, documentation, and content analysis. Data validity used data triangulation and method triangulation. The results of the study show that the process of implementing or applying Social Sciences (IPS) learning has been carried out properly in accordance with national education goals and then carrying out character education or forming the character of elementary school students in accordance with the cultural characteristics of the local community.
Co-Authors ., Desak Gede Sasra Devayanti ., Ni Made Purnamita Sari ., Ni Putu Krisna Priandari Adrianus Uwang Adrianus Uwang Ahmad Fanani Aiman, Ummu Anak Agung Sri Haryanti Anantawikrama Tungga Atmadja Andari, Ni Wayan Puji Antara, I Gede Wahyu Suwela Ariani, Komang Budi Arianti, Ni Nyoman Sri Arini, Ni Putu Piki Pia Aryana, Ida Bagus Putu Ayu Kristianingrat, I Gusti Benediktus Kristianto Nobar Ontu Defa, Defa Desak Gede Sasra Devayanti . Desak Putu Parmiti Dewa Ayu Devi Purnami Dewa Bagus Sanjaya Dewa Gede Sudika Mangku Dewi, Luh Kadek Ari Krisna DEWI, NI PUTU ELLYS SUCITHA Dhea Adela Dr. Tuty Maryati,M.Pd . Dra. Luh Putu Sendratari,M.Hum . Dukha Yunitasari Edi Saputra EDI SAPUTRA Enik Puji Lestari Enik Puji Lestari Ester, Kartini Evariani, Ni Gusti Ayu Ni Gusti Ayu Made Sri Febriani, I Dewa Ayu Gusti Ayu Agung Putri Nirmala Sari Gusti Ayu Christina Ira Yanti Gusti Ayu Christina Ira Yanti Gusti Ayu Gita Cemara Gusti Komang Ngurah Wiratama Haris, Iyus Akhmad Hasyda, Suryadin Hidayat Hidayat Husnul Mukti I Dewa Ayu Febriani I Dewa Ayu Made Budhyani I Dewa Gede Paramaweda I Gede Astra Wesnawa I Gede Wahyu Suwela Antara I Gusti Agung Ayu Lily Purnami I Gusti Ayu Kristianingrat I Gusti Ketut Arya Sunu I Gusti Ketut Kripna Dewi I Gusti Ngurah Ari Karuniawan I Gusti Putu Suharta I Kadek Arta I Kadek Tediana Saputra I Ketut Sumberbudi I Komang Suardana I Made Aditya Dharma I Made Ardana I Made Hendra Sukmayasa I Made Oka Adi Winata I Made Tegeh I Made Yudana I Nengah Suastika I Nengah Suastika I Nyoman Tri Esaputra I Putu Sriartha I Putu Windu Mertha Sujana I Putu Wira Adi Kusuma I Wayan Indra Wirawan I Wayan Landrawan I Wayan Lasmawan I Wayan Suja I Wayan Tisna I Wayan Widiana Ibadullah Malawi Ida Ayu Putu Ruswita Dewi Ida Bagus Putu Arnyana Imanuel A. W. Chrismastianto Indahwati, Christine Indra Wirawan, I Wayan Iyus Akhmad Haris Jamaah Jamaah Kadek Yudiana Kasanah, Uswantun Ketut Valien Wira Atmaja Komang Budi Ariani Komang Febrinayanti Dantes Krisna, Anak Agung Ari Kusadi, Ni Made Risa Lasmawan , I Wayan Lesta Pradika, Putu Lia Widiastuti Luh De Liska Luh Dessy Rismayani Luh Kadek Ari Krisna Dewi Made Roby Pratama Purna Muhamad Ajwar Muhammad Romli dan Suprihatin Andes Ismayana Muhammad Sururuddin Mustakim Mustakim Nengah Bawa Atmaja Nengah Kadek Selamet Nengah Pariani Ni Gusti Ayu Made Sri Evariani Ni Gusti Ayu Ni Gusti Ayu Made Sri Evariani Ni Ketut Sari Adnyani Ni Ketut Sari Adnyani, S.Pd., M.Hum. . Ni Ketut Sari Adyani Ni Luh Ayu Wahyuni Ni Luh Putu Cahayani Ni Luh Putu Ika Sintya Devi Ni Luh Putu Yesy Anggreni Ni Made Ari Dwijayanti Ni Made Diah Kristayani Ni Made Purnamita Sari Ni Made Purnamita Sari . Ni Made Wisudarini Pratiwi Ni Nyoman Damayanti Ni Nyoman Kurnia Wati Ni Nyoman Satriani Ni Putu Aris Purnama Dewi Ni Putu Krisna Priandari Ni Putu Krisna Priandari . Ni Wayan Deri Suarsini Ni Wayan Widia Astuti Nurvenayanti, Intan Nyoman Ayu Putri Lestari Pariani, Nengah Pramana, Pande Made Aditya Priandari, Ni Putu Krisna Pujiani, Ni Luh Nopi Purna, Made Roby Pratama Putu Artha Wirawan Putu Ayu Nadya Mahaswari Putu Ayu Nadya Mahaswari Putu Devi Saraswati Putu Lesta Pradika RELA, NI LUH CINDY Sanjaya, I W. Heru Santika, Dewa Gede Alit Widya Sari, Ni Made Purnamita Sarwono Saverinus Kalut Sepnita Lestari Yanti, Ni Putu Sriariani, Ni Luh Made SUARDIANI, NI PUTU Sudarmiani Sudiarti, Ni Putu Sudiartini, Ni Putu Sukadi Sukadi Sukadi . Sukadi . Sukadi Sukadi Sukadi Sukadi Sulisthia, Putu Sri SUMARTINI, NI WAYAN Supriani, Ni Made Suryanata, I Putu Agus Suteja, I Kade Swadnyana, Ida Bagus Yoga Syudirman Verasiana Murni Verasiana Murni Wahyuni, Luh Tu Selpi Windasari, Rizkika Wisudarini Pratiwi, Ni Made Yugakisha, Made Savitri