p-Index From 2021 - 2026
16.546
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Humanus: Jurnal ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora Ilmu Administrasi Publik Jurnal El-Riyasah : Jurnal Kepemimpinan dan Administrasi Professional : Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Cosmogov: Jurnal Ilmu Pemerintahan JIPAGS (Journal of Indonesian Public Administration and Governance Studies) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Menara Ilmu Societas : Jurnal Ilmu Administrasi dan Sosial Jurnal Pendidikan dan Konseling Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Publica: Jurnal Pemikiran Administrasi Negara PRAJA: Jurnal Ilmiah Pemerintahan Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL JESS (Journal of Education on Social Science) Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik (JMPKP) Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP) Journal of English Language and Education SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Jejaring Administrasi Publik (JAP) PUBLIKA : Jurnal Ilmu Administrasi Publik Jurnal Ekonomi Aktual Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Aplikasi Administrasi: Media Analisa Masalah Administrasi Journal of Education, Cultural, and Politics Sustainability: Theory, Practice and Policy/STPP Publicness: Journal of Public Administration Studies AHKAM : Jurnal Hukum Islam dan Humaniora Multiverse: Open Multidisciplinary Journal Innovative: Journal Of Social Science Research TOFEDU: The Future of Education Journal Journal of Economics and Management Scienties Jurnal Media Ilmu JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah IIJSE Alfuad: Jurnal Sosial Keagamaan Jurnal Ilmiah Ekotrans & Erudisi (JIEE) Journal of Innovative and Creativity JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Adabi: Journal Of Public Administration And Business Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Jurnal Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
Claim Missing Document
Check
Articles

Village Governance System in Indonesia Wardana, Rian Ismi; Frinaldi, Aldri; Magriasti, Lince; Naldi, Hendra
Journal of English Language and Education Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v11i2.1038

Abstract

This article examines the dynamics of the village governance system in Indonesia within the context of decentralization following the enactment of Law Number 6 of 2014 on Villages. Although numerous studies have discussed village autonomy, fiscal decentralization, and Village Fund management, existing literature tends to focus on fragmented aspects such as financial accountability or leadership, without providing a comprehensive synthesis of institutional structure, authority distribution, participatory governance, and implementation challenges within a unified analytical framework. Therefore, this literature review is necessary to bridge this gap by offering an integrative analysis of how regulatory frameworks, institutional capacity, and socio-political dynamics interact in shaping village governance outcomes. Utilizing a qualitative literature study approach, this article analyzes legal documents, academic publications, and empirical research findings related to village governance. The findings indicate that while villages are normatively granted broad authority and increased fiscal resources, implementation remains constrained by weak administrative capacity, limited community participation, and persistent elite dominance. However, innovative practices such as administrative digitalization and transparency initiatives demonstrate significant potential when supported by strong leadership and institutional reform. This study concludes that strengthening village governance requires a holistic strategy that integrates regulatory refinement, differentiated institutional capacity development, participatory oversight mechanisms, and sustainable community empowerment..
Integration of Participatory Rural Appraisal in Resolution of Waste Management Policy Problems in Pariaman City Mulyadi; Lince Magriasti
Alfuad: Jurnal Sosial Keagamaan Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jsk.v10i1.17091

Abstract

Urban waste management is often trapped in a linear economic approach and top-down policy implementation, triggering social conflict and policy gaps at the local level. This study aims to analyze waste management issues in Pariaman City, specifically at the South Tungkal Landfill, which operates as an open dumping site, and to model problem-solving through Participatory Rural Appraisal (PRA) interventions. Using qualitative methods with a case study design, data were collected through in-depth interviews, observations, Focus Group Discussions (FGDs), and PRA instruments with 46 purposive informants from the government, affected communities, and waste bank managers. The results of the study indicate that waste management policy implementation in Pariaman City falls within the symbolic implementation quadrant (high ambiguity, high conflict), characterized by weak enforcement and community resistance. Through the application of PRA techniques (transect walk, matrix ranking, and social mapping), participatory mapping has proven effective in aligning priorities between the government and the community. This intervention shifts the implementation model toward experimental implementation, which encourages collaborative governance. In conclusion, institutionalizing PRA within the regional policy cycle is an absolute prerequisite for reducing conflict and building adaptive waste management.
Tata Kelola Kebijakan Perlindungan Data Pribadi dalam Era Ekonomi Digital Iqbal Arief Pratama; Nora Eka Putri; Lince Magriasti
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.11862

Abstract

Artikel ini mengkaji analisis kebijakan perlindungan data pribadi di era ekonomi digital. Tujuan dari kajian pustaka ini adalah untuk mengevaluasi implementasi dan dampak dari kebijakan-kebijakan yang ada dalam melindungi data pribadi masyarakat dari berbagai risiko di lingkungan digital, khususnya dalam konteks Indonesia. Teknik pengumpulan dan analisis data untuk literature review melibatkan identifikasi, pemilihan, evaluasi kritis, dan sintesis informasi yang relevan dari berbagai sumber yang terpercaya, baik nasional maupun internasional, untuk menjawab pertanyaan penelitian yang spesifik. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun Indonesia telah memiliki regulasi seperti Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi, masih terdapat tantangan dalam implementasi dan penegakan hukum yang efektif. Kesenjangan antara kebijakan dan praktik di lapangan, rendahnya literasi digital masyarakat, serta belum optimalnya koordinasi antar pemangku kepentingan menjadi isu utama yang perlu diperhatikan. Selain itu, meningkatnya kasus kebocoran data pada berbagai platform digital menunjukkan bahwa perlindungan data pribadi masih menghadapi risiko yang signifikan. Kajian ini menyimpulkan perlunya penguatan regulasi, peningkatan kapasitas kelembagaan, serta sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat untuk mewujudkan perlindungan data pribadi yang optimal di era ekonomi digital.
Respons Masyarakat Digital terhadap Kebijakan Subsidi Kendaraan Listrik Berbasis Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Rashinta Dwiananda Puteri; Lince Magriasti
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i4.11026

Abstract

The government’s electric vehicle subsidy policy based on the State Budget (APBN) is an effort to support the energy transition and reduce carbon emissions. This study aims to analyze the response of the digital community to this policy through a literature review from various relevant sources. The results of the study show mixed responses. Some community members support this policy because it is seen as capable of promoting the use of environmentally friendly energy and the development of the electric vehicle industry. However, there are also those who criticize the policy because it is considered misdirected and does not prioritize more urgent public needs. Therefore, better transparency and public communication are needed so that this policy can be better accepted by the public.
Disfungsi Kebijakan Subsidi LPG 3 Kg di Indonesia: Analisis Aktor Kebijakan dalam Ketidaktepatan Sasaran dan Upaya Reorientasi Pro-Rakyat Afni Wulandari; Nora Eka Putri; Lince Magriasti; Yulhendri Yulhendri
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 7 No. 2 (2026): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v7i2.429

Abstract

Kebijakan subsidi LPG 3 kg di Indonesia dirancang untuk membantu rumah tangga miskin dan pelaku usaha mikro dalam memenuhi kebutuhan energi dengan harga terjangkau. Namun, dalam implementasinya, kebijakan ini masih menghadapi berbagai permasalahan, terutama terkait ketidaktepatan sasaran penerima subsidi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab disfungsi kebijakan tersebut dengan menggunakan perspektif teori aktor dalam kebijakan publik. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif terhadap berbagai jurnal ilmiah nasional dan internasional terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dominasi aktor negara dalam proses pengambilan keputusan, lemahnya sistem pengawasan distribusi, serta adanya distorsi kepentingan dari aktor pasar menjadi faktor utama yang menyebabkan subsidi LPG 3 kg tidak tepat sasaran. Selain itu, keterbatasan data penerima subsidi yang akurat serta rendahnya partisipasi masyarakat dalam pengawasan turut memperburuk efektivitas implementasi kebijakan. Kondisi ini mengakibatkan terjadinya kebocoran subsidi yang justru dinikmati oleh kelompok yang tidak berhak. Oleh karena itu, diperlukan reformasi kebijakan yang menekankan pada kolaborasi antar-aktor, baik pemerintah, sektor swasta, maupun masyarakat. Selain itu, digitalisasi data penerima subsidi serta penguatan mekanisme pengawasan distribusi menjadi langkah strategis yang perlu dilakukan untuk meningkatkan ketepatan sasaran dan efektivitas kebijakan subsidi LPG 3 kg sehingga lebih berpihak kepada masyarakat yang membutuhkan.
Penerapan Budaya Organisasi dalam Mendukung Kualitas Pelayanan Perbankan pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Lintau Buo Utara Diva Ananda Mareta; Lince Magriasti
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya organisasi merupakan salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan suatu organisasi dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dalam sektor perbankan, budaya organisasi berfungsi sebagai pedoman bagi pegawai dalam menjalankan tugas, memberikan pelayanan kepada nasabah, serta menjaga citra lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan budaya organisasi pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Lintau Buo Utara. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kepustakaan dengan memanfaatkan berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan budaya organisasi di lingkungan BRI diwujudkan melalui nilai integritas, profesionalisme, orientasi pelayanan kepada nasabah, keteladanan, serta penghargaan terhadap sumber daya manusia. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan dalam pelaksanaan pekerjaan sehari-hari dan berperan dalam meningkatkan kualitas pelayanan serta kinerja organisasi. Namun demikian, penguatan budaya organisasi perlu dilakukan secara berkelanjutan agar mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks
KEBIJAKAN ALOKASI PROGRAM Z-AUTO BAZNAS DI KOTA PADANG: DESAIN, IMPLEMENTASI, DAN TANTANGAN Melysa Melysa; Lince Magriasti
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.13018

Abstract

Penelitian ini mengkaji kebijakan alokasi Program Z-Auto BAZNAS, sebuah program pemberdayaan zakat produktif di sektor otomotif, dengan fokus pada desain nasional program, proporsi distribusi manfaat antarwilayah, serta implementasinya di Kota Padang, Sumatera Barat. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan kerangka teori implementasi kebijakan Merilee S. Grindle (1980) yang menekankan dua variabel utama, yaitu isi kebijakan (content of policy) dan konteks implementasi (context of implementation), artikel ini menelaah mekanisme seleksi penerima, proses penyaluran, capaian awal, serta kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program di tingkat kota. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi terhadap laporan resmi BAZNAS RI dan BAZNAS Kota Padang serta wawancara dengan pengelola program dan penerima manfaat. Hasil kajian menunjukkan bahwa dari 3.501 mustahik kategori miskin yang terdaftar di BAZNAS Kota Padang tahun 2024, hanya 15 orang yang terpilih sebagai penerima Program Z-Auto, sebuah proporsi yang mencerminkan pola distribusi zakat produktif berbasis desil kemiskinan dan potensi wilayah yang berlaku secara nasional. Program ini memberikan dampak positif awal berupa peningkatan pendapatan dan jumlah pelanggan usaha bengkel mustahik, namun implementasinya masih menghadapi empat kendala utama, yaitu minimnya pembinaan lanjutan pasca penyaluran, keterbatasan kapasitas manajemen keuangan mustahik, keterbatasan strategi pemasaran usaha, dan kesenjangan keterampilan teknis antarpenerima manfaat. Artikel ini merekomendasikan penguatan mekanisme pendampingan berkelanjutan dan diferensiasi pelatihan berbasis tingkat keterampilan sebagai bagian integral dari perbaikan desain kebijakan Program Z-Auto.
Peran Strategis Kepala Desa Dalam Pembangunan Desa Di Provinsi Riau Syafriandi Syafriandi; Aldri Frinaldi; Hendranaldi Hendranaldi; Lince Magriasti
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 20, No 1 (2026): Vol 20 No. 01 JULI 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v20i1.8150

Abstract

Kepala desa merupakan pimpinan penyelenggara desa berdasarkan kebijakan yang ditetapkan bersama BPD (Badan Permusyawaratan Desa), bersama perangkat desa memiliki tangung jawab untuk membangun desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta melakukan pembangunan infrastruktur fisik dan non fisik. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui dinamika peran kepala desa dalam upaya membangun desa. Dengan metode literature review, artikel ini menganalisis berbagai sumber akademik, jurnal ilmiah, dan publikasi terkait untuk memahami efektivitas peran kepala desa. Pendekatan penelitian dilakukan secara sistematis dengan mengkaji literatur dari berbagai disiplin ilmu, meliputi ilmu pemerintahan, administrasi publik, pembangunan desa, serta kebijakan publik yang berkaitan dengan peran kepala desa dalam pembangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala desa memiliki peran strategis dalam penguatan pembangunan desa di Provinsi Riau melalui fungsi sebagai fasilitator, motivator, mobilisator, dan dinamisator yang mendorong partisipasi masyarakat serta optimalisasi potensi desa. Keberhasilan pembangunan desa juga dipengaruhi oleh penerapan prinsip good governance serta partisipasi aktif masyarakat. Namun, masih terdapat hambatan seperti keterbatasan anggaran, rendahnya partisipasi, dan kendala koordinasi kelembagaan. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat untuk mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan dan sejahtera.Kata Kunci: Peran, Kepala Desa, Pembangunan Desa, Prisma Study Flow Diagram, Systematic Literature Review
Navigating the Challenges of Digital Transformation: Insights from the Salary Payment System in Sangkat Ta Khmau Marvin Vanny; Lince Magriasti
Journal of Education on Social Science (JESS) Vol 10 No 2 (2026): Public Participation in Public Service
Publisher : Faculty of Social Science, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jess.v10i2.664

Abstract

This research seeks to investigate the problems faced by civil servants in Sangkat Ta Khmau with regards to the implementation of a digital system for salary payment. Through qualitative research, the problems faced by civil servants with regards to technological literacy, security concerns, and attitude towards change were noted as key issues affecting the success of the digital system for civil servants.
Peran Kerapatan Adat Nagari dalam Perencanaan dan Pengawasan Pemerintahan Nagari pada Era Otonomi Daerah di Sumatera Barat Fhariz El Habyb; Aldri Frinaldi; Lince Magriasti; Hendranaldi Hendranaldi
PUBLICNESS: Journal of Public Administration Studies Vol. 4 No. 3 (2025): PUBLICNESS: Journal of Public Administration Studies
Publisher : Policy, Law and Political Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/publicness.v4i3.298

Abstract

This study analyzes the participation of indigenous communities in the implementation of regional autonomy in West Sumatra, particularly through the institutional role of the Nagari Customary Council (KAN). Regional autonomy in Indonesia, since the enactment of Law No. 22 of 1999 to Law No. 23 of 2014, has opened up space for nagari as a customary law community to contribute to regional development. This study uses a qualitative approach through literature review to examine the dimensions of indigenous peoples' participation in the planning, implementation, and supervision of nagari administration. The results of the study show that KAN plays a significant role in drafting nagari regulations, supervising the government, and channeling community aspirations. However, this participation is not yet optimal due to limited access to information, minimal involvement of customary institutions in the public policy process, and the dominance of local governments in the implementation of autonomy. Considering the limitations of literature studies, this research emphasizes the importance of strengthening the capacity of indigenous institutions, increasing the transparency of nagari governance, and multiparty collaboration as strategies to strengthen indigenous peoples' participation in the implementation of democratic and sustainable regional autonomy.
Co-Authors Ade Lestari Adil Mubarak Afda Liza Fitri Afdila, Afdila Afifah Asriati Afni Wulandari Akbar, Wahyu Saputra Aldri Frinaldi Aldri Frinaldi Aldri Frinaldi S Algamar, Ratika Amalda, Aviva Amalia, Disa Amanda Putri Andri Yeska Saputra Annisa Putri Arif, Muhammad Ananda Arrazak, Muhammad Afdhal Ashilah Puti Salsabila Arfi Aurelia Anastasya Aviva Amalda Azfirmawarman, Dony Azmil Fadhli Bagas Dwi putra Beta Santria Sholehah Boni Saputra Briantama, Albi Citra Rosika Dana Mulanda Dana Mulanda Dasman Lanin Diva Ananda Mareta Dwi Finna Syolendra Dwi Putri Edward, Aurelia Valentin Efendi, Tifani Endah Kurnia ERIZONA, WAWAN Erlangga, Farera Fadila, Farah Fajria, Rahmah Fatimah*, Siti Febri Nola Distra Feby Hidayat Fenni Hasanah Fernanda, M Fhariz El Habyb Fifi Febriandiela Fifi Febriandiela Fitriani, Aulia Annisa Frinaldi S, Aldri Frinaldi, Aldi HABIBANI, RHAYSYA ADMMI Habibillah, Fobi Handraini, Helti Hanifah Putri Hasbullah Malau Hayati, Nada Hendra Naldi Hendranaldi Hendranaldi Hendranaldi, Hendranaldi Hendri Gunawan Hilda Mayang Sari Indah, Sentia Iqbal Arief Pratama Ira Haira Zulfia Irmalinda, Zikra Putri Jumiati Kardina, Mutia Karminos, Rizki Kelvin Ramadhan Lania Chairanisa Lathifah, Hilma Latifa, Asma Lestari*, Novindia Ayu Lutfi, Addibul Maggara, Tomi Satria Maharani, Syabilla Makriwal, Rifaldi Marantika, Jerry Marlina, Siska Marvin Vanny May Sendika Mayasari, Ela Meidi Kosandi, Meidi Melysa Melysa Mudhoffar, Khosyi Muhammad Hafiz Muhammad Nasrullah Muhammad Nasrullah Mulyadi Mulyadi Mulyadi Nadia, Nasyatul Nanda Rahmatul Putra Ningsih, Kartika Shara Noor, Amatul Nora Eka Putri Nora, Desri Nur Iman Subono, Nur Iman Nurul Sari Oktavia, Yelvi Permata Sari, Yustika Pratama, Teddy putra, Yuda Tri putri, amanda Putri, Bella Kharisma Rahmatul Putra, Nanda Rashinta Dwiananda Puteri Revi Oktafiola Rezki Pratama, Fauzan Riandi, Mutiara Ridwan Kurnia Rahim Rifani, Robbi Rima Arfa Solia Rizal Fauzan S, Ahmad Rizkianur, Adlina Rosika, Citra Sabrina, Azwa Salmi Wahyuni, Nada Saputra*, Tio Saputra, Affendi Sari, Elvia Siskha Sarjayadi Sarjayadi Sawitri, Wilda Sendika, May Seulalae, Anggos Habil Sindi Oktavira Sofiani, Nancy Srisaparmi, Srisaparmi Suriadi, Hari Suryani, Aisah Putri Syafira Nadia Syafriandi Syafriandi Syafriandi Syafriandi ULFA, SANTI NOFRIA Vanny, Dasti Vika Yvanka Wahyuni, Yulia Septi Wardana, Rian Ismi Winari, Sonda Yandri, Lara Yanti, Varizka Yolanda Agnesia Sinurat Yona Niko Putri Yul Hendri Yulhendri Yulhendri Yuliarti Zaickullah Syefrizal Zarma Hanifah Zikra Putri Irmalinda Zulkenedi Zulkenedi