Articles
HUBUNGAN ANTARA KECEMASAN DENGAN KONSENTRASI PADA PEMAIN SEPAK BOLA SMP AL-HUDA KOTA KEDIRI
DARINDA BAYU FAAD DANANG;
MIFTAKHUL JANNAH
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 1 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v7i1.31998
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecemasan dengan konsentrasi pada atlet sepak bola di SMP Al-Huda Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan subjek sebanyak 75 pemain sepak bola. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan skala Grid Concentration Excercise untuk variabel konsentrasi, untuk variabel kecemasan menggunakan skala Sport Competition Anxiety Test. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan korelasi product moment dengan taraf signifikansi sebesar 5%. Hasil analisis data menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar -0,501 (r = -0,501) dengan taraf signifikansi 0,000 (p = 0,000). Berdasarkan hasil tersebut, artinya terdapat hubungan antara kecemasan dengan konsentrasi pada pemain sepak bola dimana arah hubungan tersebut negatif. Semakin tinggi tingkat kecemasan seorang atlet maka semakin rendah tingkat konsentrasi pada seorang pemain sepak bola. Kata Kunci : Kecemasan, Konsentrasi, Atlet
PENGARUH MEDITASI-OTOGENIK TERHADAP REGULASI EMOSI PADA ATLET ANGGAR
FENZY FARAH AZIZAH;
MIFTAKHUL JANNAH
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 2 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v7i2.34117
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh meditasi-otogenik dengan regulasi emosi pada atlet anggar. Subjek pada penelitian ini berjumlah 8 atlet anggar Provinsi Jawa Timur. Desain penelitian ini adalah menggunakan kuantitatif eksperimen pre post test control group design yaitu terdapat dua kelompok dalam penelitian ini yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pengukuran variabel pada penelitian ini dilakukan dengan instrumen berupa skala regulasi emosi. Analisis data yang digunakan adalah paired sample t test dengan bantuan program SPSS 24.0 for windows. Hasil analisis data pada kelompok eksperimen menunjukkan 0,218 yang artinya >0,05. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh meditasi-otogenik terhadap regulasi emosi pada atlet anggar. Hasil tersebut sangat mungkin terjadi dalam penelitian eksperimen. Salah satu penyebab diantaranya adalah ancaman-ancaman yang terjadi selama proses eksperimen, adanya teori terkait yang menjelaskan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan dari variabelKata Kunci : meditasi-otogenik,regulasi emosi, atlet, anggarThe purpose of this study was to determine effect of autogenic-meditation with emotion regulation on fencing athlete. The subject of this study were 6 fencing athlete in East Java Province.the design of the study was quantitative experimental pre post test control group design, there are two groups in this stud, the experimental group and the control group. Measurement of variables in this study using an instrumental in the form of emotion regulation scale. Data analysis used paired sample t test. The result of data analysis in the experimental group showed 0,218 which mean >0,05. Based on these result it can be conclude that there is no effect of autogenic-meditation on the regulation emotion in fencing athletes. This is very possible in experimental research, one of the causes is the threats that occur during the experimental process, there is a related theory that explain the factors that influence change in variables. Keywords: autogenic-meditation, regulation emotion, athlete, fencing
PENGARUH MEDITASI-OTOGENIK TERHADAP REGULASI EMOSI PADA ATLET ANGGAR
FENZY FARAH AZIZAH;
MIFTAKHUL JANNAH
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 2 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v7i2.34119
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh meditasi-otogenik dengan regulasi emosi pada atlet anggar. Subjek pada penelitian ini berjumlah 8 atlet anggar Provinsi Jawa Timur. Desain penelitian ini adalah menggunakan kuantitatif eksperimen pre post test control group design yaitu terdapat dua kelompok dalam penelitian ini yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pengukuran variabel pada penelitian ini dilakukan dengan instrumen berupa skala regulasi emosi. Analisis data yang digunakan adalah paired sample t test dengan bantuan program SPSS 24.0 for windows. Hasil analisis data pada kelompok eksperimen menunjukkan 0,218 yang artinya >0,05. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh meditasi-otogenik terhadap regulasi emosi pada atlet anggar. Hasil tersebut sangat mungkin terjadi dalam penelitian eksperimen. Salah satu penyebab diantaranya adalah ancaman-ancaman yang terjadi selama proses eksperimen, adanya teori terkait yang menjelaskan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan dari variabelKata Kunci : meditasi-otogenik,regulasi emosi, atlet, anggarThe purpose of this study was to determine effect of autogenic-meditation with emotion regulation on fencing athlete. The subject of this study were 6 fencing athlete in East Java Province.the design of the study was quantitative experimental pre post test control group design, there are two groups in this stud, the experimental group and the control group. Measurement of variables in this study using an instrumental in the form of emotion regulation scale. Data analysis used paired sample t test. The result of data analysis in the experimental group showed 0,218 which mean >0,05. Based on these result it can be conclude that there is no effect of autogenic-meditation on the regulation emotion in fencing athletes. This is very possible in experimental research, one of the causes is the threats that occur during the experimental process, there is a related theory that explain the factors that influence change in variables. Keywords: autogenic-meditation, regulation emotion, athlete, fencing
PENGARUH MEDITASI-OTOGENIK TERHADAP REGULASI EMOSI PADA ATLET ANGGAR
FENZY FARAH AZIZAH;
MIFTAKHUL JANNAH
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 2 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v7i2.34120
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh meditasi-otogenik dengan regulasi emosi pada atlet anggar. Subjek pada penelitian ini berjumlah 8 atlet anggar Provinsi Jawa Timur. Desain penelitian ini adalah menggunakan kuantitatif eksperimen pre post test control group design yaitu terdapat dua kelompok dalam penelitian ini yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pengukuran variabel pada penelitian ini dilakukan dengan instrumen berupa skala regulasi emosi. Analisis data yang digunakan adalah paired sample t test dengan bantuan program SPSS 24.0 for windows. Hasil analisis data pada kelompok eksperimen menunjukkan 0,218 yang artinya >0,05. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh meditasi-otogenik terhadap regulasi emosi pada atlet anggar. Hasil tersebut sangat mungkin terjadi dalam penelitian eksperimen. Salah satu penyebab diantaranya adalah ancaman-ancaman yang terjadi selama proses eksperimen, adanya teori terkait yang menjelaskan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan dari variabelKata Kunci : meditasi-otogenik,regulasi emosi, atlet, anggarThe purpose of this study was to determine effect of autogenic-meditation with emotion regulation on fencing athlete. The subject of this study were 6 fencing athlete in East Java Province.the design of the study was quantitative experimental pre post test control group design, there are two groups in this stud, the experimental group and the control group. Measurement of variables in this study using an instrumental in the form of emotion regulation scale. Data analysis used paired sample t test. The result of data analysis in the experimental group showed 0,218 which mean >0,05. Based on these result it can be conclude that there is no effect of autogenic-meditation on the regulation emotion in fencing athletes. This is very possible in experimental research, one of the causes is the threats that occur during the experimental process, there is a related theory that explain the factors that influence change in variables. Keywords: autogenic-meditation, regulation emotion, athlete, fencing
PENGARUH MEDITASI-OTOGENIK TERHADAP REGULASI EMOSI PADA ATLET ANGGAR
FENZY FARAH AZIZAH;
MIFTAKHUL JANNAH
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 2 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v7i2.34121
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh meditasi-otogenik dengan regulasi emosi pada atlet anggar. Subjek pada penelitian ini berjumlah 8 atlet anggar Provinsi Jawa Timur. Desain penelitian ini adalah menggunakan kuantitatif eksperimen pre post test control group design yaitu terdapat dua kelompok dalam penelitian ini yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pengukuran variabel pada penelitian ini dilakukan dengan instrumen berupa skala regulasi emosi. Analisis data yang digunakan adalah paired sample t test dengan bantuan program SPSS 24.0 for windows. Hasil analisis data pada kelompok eksperimen menunjukkan 0,218 yang artinya >0,05. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh meditasi-otogenik terhadap regulasi emosi pada atlet anggar. Hasil tersebut sangat mungkin terjadi dalam penelitian eksperimen. Salah satu penyebab diantaranya adalah ancaman-ancaman yang terjadi selama proses eksperimen, adanya teori terkait yang menjelaskan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan dari variabelKata Kunci : meditasi-otogenik,regulasi emosi, atlet, anggarThe purpose of this study was to determine effect of autogenic-meditation with emotion regulation on fencing athlete. The subject of this study were 6 fencing athlete in East Java Province.the design of the study was quantitative experimental pre post test control group design, there are two groups in this stud, the experimental group and the control group. Measurement of variables in this study using an instrumental in the form of emotion regulation scale. Data analysis used paired sample t test. The result of data analysis in the experimental group showed 0,218 which mean >0,05. Based on these result it can be conclude that there is no effect of autogenic-meditation on the regulation emotion in fencing athletes. This is very possible in experimental research, one of the causes is the threats that occur during the experimental process, there is a related theory that explain the factors that influence change in variables. Keywords: autogenic-meditation, regulation emotion, athlete, fencing
MENTAL TOUGHNESS LEGENDA ATLET KARATE JUARA DUNIA
ARI KRESNA BUDIANTO;
MIFTAKHUL JANNAH
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 2 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v7i2.34122
Penelitian ini memiliki tujuan untuk memberi gambaran mengenai mental toughness dari legenda atlet karate juara dunia. Penelitian ini juga akan menunjukan faktor pendukung dan hambatan untuk memperoleh mental toughness sebagai seorang legenda atlet karate juara dunia. Pembahasan yang dilakukan menggunakan metode kualitatif, dengan pendekatan studi kasus intrinsik. Teknik pengumpulan data yang digunakan menggunakan wawancara semi-terstruktur dan observasi pasif partisipan, dimana data primer yang diperoleh akan diolah dengan analisis tematik. Keabsahan data primer akan ditegakkan dengan teknik triangulasi sumber data. Penelitian ini menunjukan tiga topik, yakni topik pertama, figur legenda atlet karate juara dunia, topik kedua, performa legenda atlet karate juara dunia, topic ketiga, pola pikir legenda atlet karate juara dunia. Penelitian ini menemukan, tujuan seseorang akan membuat gigih dalam menghadapi tantangan yang dihadapi. Adapun faktor pendukung yang terlihat dari partisipan yakni kemampuan berani mengambil keputusan, kemandirian, kohesivitas, dan kreativitas, sedangkan pada faktor penghambat yaitu motivasi diri rendah.Kata Kunci : Ketangguhan Mental, Legenda, Atlet Karate Juara Dunia.
MENTAL TOUGHNESS LEGENDA ATLET KARATE JUARA DUNIA
ARI KRESNA BUDIANTO;
MIFTAKHUL JANNAH
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 2 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v7i2.34123
Penelitian ini memiliki tujuan untuk memberi gambaran mengenai mental toughness dari legenda atlet karate juara dunia. Penelitian ini juga akan menunjukan faktor pendukung dan hambatan untuk memperoleh mental toughness sebagai seorang legenda atlet karate juara dunia. Pembahasan yang dilakukan menggunakan metode kualitatif, dengan pendekatan studi kasus intrinsik. Teknik pengumpulan data yang digunakan menggunakan wawancara semi-terstruktur dan observasi pasif partisipan, dimana data primer yang diperoleh akan diolah dengan analisis tematik. Keabsahan data primer akan ditegakkan dengan teknik triangulasi sumber data. Penelitian ini menunjukan tiga topik, yakni topik pertama, figur legenda atlet karate juara dunia, topik kedua, performa legenda atlet karate juara dunia, topic ketiga, pola pikir legenda atlet karate juara dunia. Penelitian ini menemukan, tujuan seseorang akan membuat gigih dalam menghadapi tantangan yang dihadapi. Adapun faktor pendukung yang terlihat dari partisipan yakni kemampuan berani mengambil keputusan, kemandirian, kohesivitas, dan kreativitas, sedangkan pada faktor penghambat yaitu motivasi diri rendah.Kata Kunci : Ketangguhan Mental, Legenda, Atlet Karate Juara Dunia.
HUBUNGAN ANTARA REGULASI EMOSI DENGAN AGRESIVITAS ATLET TINJU BATALYON ARTILERI PERTAHAN UDARA SEDANG 8
NI KADEK SRI HARTA DVIKARYANI;
MIFTAKHUL JANNAH
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 3 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v7i3.34318
Penelitian yang telah dilakukan ini bertujuan untuk mengetahui hubungan regulasi emosi dengan agresivitas atlet tinju Batalyon Arhanudse 8. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa penelitian kuantitatif dengan menggunakan teknik sampling jenuh. sampel terdiri dari 76 atlet tinju Batalyon Arhanudse 8. Penelitian yang dilakukan menggunakan instrument dari teori Gross & Thomson (2007) berupa skala regulasi emosi yang diadopsi dari penelitian Halimatussadiyah (2019). Alat tes agresivitas berupa skala agresivitas yang disusun berdasarkan teori dari Maxwell (2007). Analisis data yang dilakukan menggunakan teknik korelasi product moment. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukan nilai koefisien korelasi 0,909 dengan taraf signifikan 0,000 atau (p<0,05) berdasarkan hasil dari analisis hipotesis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa terdapat adanya hubungan antara regulasi emosi dengan agresivitas pada atlet tinju Batalyon Arhanudse 8.Kata Kunci : regulasi emosi, agresivitas, atlet, tinju
Hubungan antara Mental Toughness dengan Kecemasan Olahraga pada Atlet Badminton
ELOK RETNONINGSASY;
MIFTAKHUL JANNAH
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 3 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v7i3.34412
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara mental toughness dengan kecemasan olahraga pada atlet badminton. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dan melibatkan seluruh populasi sebagai sampel, yakni berjumlah 130 atlet. Instrumen yang digunakan adalah skala mental toughness dan skala kecemasan olahraga. Skala mental toughness disusun berdasarkan teori Gucciardi (2009), sedangkan skala kecemasan olahraga disusun berdasarkan teori Smith, Smoll, Cumming, Grossbard (2006). Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara mental toughness dengan kecemasan olahraga pada atlet badminton sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya, semakin tinggi tingkat mental toughness maka semakin rendah tingkat kecemasan olahraga, begitupun sebaliknya. Semakin rendah tingkat mental toughness maka semakin tinggi tingkat kecemasan olahraga atlet. Hal ini dikarenakan mental toughness dapat memberikan respon positif kepada atlet sehingga dapat meredam kecemasan olahraga.