Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBUATAN EDIBLE FILM DARI PATI SUKUN MENGGUNAKAN PLASTICIZER SORBITOL DENGAN ASAM SITRAT SEBAGAI CROSSLINKING AGENT Rahayu Lestari; Eddy Kurniawan; Syamsul Bahri; Jalaluddin Jalaluddin; Zainuddin Ginting
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 03 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Juni 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i03.20382

Abstract

Buah sukun memiliki kandungan pati 60% dan pemanfaatannya masih belum optimal serta jumlahnya melimpah hampir disetiap daerah di Indonesia. Pati merupakan salah satu hidrokoloid yang biasa digunakan sebagai bahan pembuatan edible film. Edible film data diartikan sebagai lapisan tipis yang dapat dimakan yang digunakan untuk melapisi dan mengemas makanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari kondisi yang diperlukan untuk membuat film yang dapat dimakan dari pati sukun dengan berbagi tingkat penambahan keragenan serta asam sitrat sebagai pengikat.  Penelitian ini melibatkan dua proses, yaitu pembuatan film makanan dengan berbagai tingkat penambahan karagenan seperti: 0,5 gram, 1 gram, 1,5 gram, dan 2 gram, serta tingkat penambahan asam sitrat 1 % seperti: 5 ml, 10 ml, 15 ml, dan 20 ml. Analisis hasil pada penelitian ini terdiri dari uji kadar air pada pati, kuat tarik, ketahanan air (swelling), serta pengemasan. Hasil uji kadar air pada pati yaitu 7,33 %. Uji dengan variasi penambahan keragenan dan asam sitrat menunjukkan bahwa edible film memiliki kuat tarik tertinggi sebesar 4,10 MPa, nilai persen kemuluran tertinggi sebesar 108,0 %, dan nilai ketahanan air tertinggi sebesar 15,09 %. Uji pengemasan edible film pada buah tomat bertahan selama 9 hari dari kerusakan mikroba. Run ke-14 memiliki hasil terbaik.
PERBANDINGAN PEMBUATAN BRIKET BATUBARA ACEH DAN SERBUK GERGAJI KAYU DENGAN METODE KARBONISASI DAN NON-KARBONISASI nashrun habib; Zainuddin Ginting; Zulnazri; Iqbal Kamar; raudhatul ulfa; Zetta Fazira; Budhi Santri Kusuma
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 03 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Juni 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i03.26335

Abstract

Penggunaan bahan bakar di Indonesia sangat meningkat namun produksi bahan bakar di dalam negeri belum mampu memenuhi semua kebutuhan pemakaian energi di Indonesia. Sehingga diperlukan pemanfaatkan sumber energi alternatif seperti batu bara dan serbuk gergajian kayu untuk dijadikan bahan bakar yang ramah lingkungan. Dengan demikian mengetahui metode yang baik merupakan salah satu langkah untuk memanfaatkan batubara aceh dan serbuk gergaji kayu sebagai bahan baku alternatif. Oleh karena itu dilakukan pembuatan briket dengan dua metode berbeda yakni karbonisasi dan non karbonisasi agar dapat dilihat perbandingannya serta dilakukan pengujian berupa kadar air, kadar karbon, kadar zat menguap dan nilai karbon yang tepat agar dapat menghasilkan bahan bakar alternatif yang baik dan ramah lingkungan. Maka hasil terbaik untuk metode karbonisasi didapatkan pada perbandingan 25 gram batubara : 75 gram serbuk kayu dengan variasi perekat 15 gr dengan nilai kalor 6561,491 Kal/gr, kadar air 5,904 %, kadar abu 1,626 %., kadar volatile matter 12,388 %, kadar karbon 80,082 % dan laju pembakaran 0,453 gr/menitdan untuk metode non karbonisasi didapatkan pada perbandingan 50 gram batubara : 50 gram serbuk kayu dengan variasi oksidator KMnO4 4% dengan nilai kalor 5668,688 Kal/gr, kadar air 0,477%, kadar abu 2,571%., kadar volatile matter 3,0085%, kadar karbon 93,845% dan laju pembakaran 0,131 gr/menit. Sehingga didapatkan metode karbonisasi menghasilkan nilai kalor yang lebih tinggi namun memberikan kadar air, kadar abu, dan kadar karbon yang lebih tinggi dari metode nonkarbonisasi.
Thermal and Physical Properties of Patchouli Essential Oil Industry Residue as Renewable Feedstock for Bioenergy Zainuddin Ginting; Adi Setiawan; Rizka Mulyawan; Wika Armadani; Yuda Hermawan; Ashish Shrestha
Journal of Renewable Energy, Electrical, and Computer Engineering Vol. 2 No. 1 (2022): March 2022
Publisher : Institute for Research and Community Service (LPPM), Universitas Malikussaleh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jreece.v2i1.6644

Abstract

Patchouli plant is one of main agricultural commodities in Indonesia with an area of 64.67 ha. The solid waste produced from the distillation industry is around 98% of total feedstock. The aim of this research is to disclose the characteristics of solid waste biomass from patchouli essential oil industry harvested from Lhokseumawe, Indonesia. The properties of patchouli biomass before and after distillation was analyzed by using a number of techniques including proximate, bomb calorimeter, TGA-DTG, DSC and lignocellulosic analyses. Five kilograms of biomass was collected after patchouli harvesting then sorted into four categories i.e. leaves, branches and trunk. and mixture of all. Another set of biomass residue was collected after distillation process and grouped similar to those collected before distillation. All samples were then dried, ground and sieved to 50 mesh size. The analysis results showed that the highest heating value was observed from the sample of patchouli leaves collected before distillation process with a value of 15.65 MJ/kg where its volatile matter content was 81.26%. Compositional analysis of lignocellulosic suggested that 27% in pre-distilled branches. Mixture of all parts was found to contain 35% cellulose that was the highest. Lignin content with 42% value was found in after distilled trunk.
Pemanfaatan Limbah Sekam Padi Menjadi Bioarang untuk Pembenah Tanah Lahan Pertanian di Desa Pande Kecamatan Tanah Pasir Aceh Utara Adi Setiawan; Zainuddin Ginting; Sri Setiawaty; Shafira Riskina; Siti Nurjannah
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 1, No 1 (2021): Desember 2021
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Pande merupakan sentra industri tradisional pandai besi, yang didominasi oleh sektor pertanian dan peternakan. Pada saat pasca panen padi,  selalu ada sejumlah limbah atau residu yang tersisa seperti sekam dan jerami padi. Limbah ini biasanya dibuang atau dibakar begitu saja ditempat sehingga mengakibatkan masalah yang serius dalam pencemaran udara. Sesungguhnya tumpukan sekam dan jerami padi yang melimpah dan tersebar luas di Desa Pande adalah salah satu sumber utama biomassa dari limbah pertanian yang berpotensi untuk dijadikan bioarang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan solusi melalui pengolahan sekam padi menjadi bioarang. Produk bioarang dari limbah biomassa ini selanjutnya dapat diaplikasikan pada lahan pertanian sebagai soil amandement (memperbaiki kondisi biofisik tanah) sekaligus bermanfaat untuk carbon sequestration (mempertahankan konsentrasi gas CO2 di atmosfir agar tetap atau menurun) sehingga dapat menahan laju pemanasan global. Untuk mecapai target tersebut, maka Tim Pengabdian tidak hanya melakukan proses pelatihan pembuatan bioarang saja tetapi juga merancang dan mempabrikasi reaktor yang mudah dibuat dioperasikan oleh masyarakat. Metode pendekatan yang ditawarkan untuk menyelesaikan persoalan mitra adalah dalam bentuk pelatihan, pembinaan dan penendampingan pembuatan bioarang. Tahapan kegiatan ini diawali dengan survey ketersediaan bahan baku dan perlengkapan, merancang dan mempabrikasi alat, mengujicoba alat, memberikan penyuluhan/ bimbingan teknis terhadap mitra serta melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan PkM dan hasil yang dicapai. Teknologi konversi limbah biomassa yang dipilih untuk PkM ini adalah teknologi kiln batch reactor. Hasil evaluasi dari kegiatan ini adalah meningkatnya kesadaran masyarakat desa Pande untuk memanfaatkan limbah sekam padi dan biomassa lainnya untuk menjadi bioarang. Selain itu, masyarakat juga berhasil disadarkan akan pentingnya penggunaan bioarang untuk pembenah tanah.
Pelatihan Pemanfaatan Media Pembelajaran Digital bagi Santri Pesantren Modern Ta'dib Al-Syakirin Kecamatan Medan Johor Syofyan Anwar Syahputra; Zainuddin Ginting; Zetta Fazira; Ishak Ibrahim; Eryanti Novita; Yunida Berliana; Budhi Santri Kusuma; Darianto; Gustam Harahap; Muhammad Fadlan Siregar
Karya Unggul: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : Karya Unggul: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi menuntut lembaga pesantren untuk adaptif dalam mentransformasikan metode pembelajaran konvensional ke arah digital. Pesantren Modern Ta'dib Al-Syakirin di Kecamatan Medan Johor memiliki potensi infrastruktur yang baik, namun pemanfaatan perangkat digital oleh para santri masih terbatas untuk aktivitas hiburan dan belum dioptimalkan untuk mendukung pembelajaran agama. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis santri dalam memanfaatkan media pembelajaran digital sebagai sarana penguatan keilmuan agama dan dakwah kreatif. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah Experiential Learning yang meliputi tahapan analisis situasi, persiapan instrumen, pelaksanaan pelatihan intensif berbasis praktik langsung (hands-on), serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Peserta kegiatan ini adalah 50 santri pesantren tersebut. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pemahaman dan keterampilan teknis peserta sebesar 85% berdasarkan hasil analisis skor post-test. Selain itu, para santri berhasil memproduksi ragam media pembelajaran digital berbasis keagamaan yang interaktif secara mandiri. Kegiatan ini berimplikasi pada kesiapan santri dalam menghadapi tantangan era digital serta mempercepat akselerasi digitalisasi ekosistem pendidikan di lingkungan pesantren.
PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK LIMBAH RUMAH MAKAN SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN BIOGAS Mhd Aidil Anwar; Muhammad Muhammad; Zainuddin Ginting; Rozanna Dewi; Zulnazri Zulnazri
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 4 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)- August 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i4.17298

Abstract

Pemanfaatan limbah biomassa untuk menghasilkan energi memiliki potensi yang sangat besar. Perlakuan ini dapat mengurangi permasalahan pengelolaan sampah, polusi, emisi gas rumah kaca, pemanasan global dan penggunaan bahan bakar fosil. Biogas adalah gas yang dihasilkan dari fermentasi bahan organik oleh bakteri anaerob. Proses pembuatan biogas melibatkan dekomposisi bahan organik secara0anaerobik, di mana mikroorganisme, terutama bakteri penghasil metana, memainkan peran penting dalam menghasilkan energi0alternatif. Proses produksi biogas diawali dengan reaksi hidrolisis, asidogenesis, asetogenesis, dan metanogenesis. Bahan baku yang digunakan pada penelitian ini dengan memanfaatkan limbah rumah makan (RM) dan kotoran sapi (KS) dengan perbandingan 60:40, 70:30, 50:50, 40:60, dan 30:70 dengan dilakukan uji kadar metana dan uji nyala api. Proses produksi biogas yang dihasilkan berada pada pH kisaran 7,4 - 7,7 . Seluruh pH pada proses produksi biogas ini cenderung mendekati netral. Suhu berada dalam kisaran 30oC - 35oC. Suhu tersebut merupakan suhu yang sesuai dengan negara indonesia yang beriklim tropis. Uji kadar metana tertinggi sebesar 41,61% dengan perbandingan sampah dengan kotoran sapi yaitu 60:40 Sedangkan kadar metana terendah terjadi pada minggu ketiga sebesar 38,84% dengan perbandingan sampah dengan kotoran sapi yaitu 70:30. Uji nyala api yang dihasilkan berwarna merah kekuningan yang menandakan gas yang dihasilkan masih mengandung gas pengotor lainnya (H2, CO2 dan N2).
Pembuatan Briket dari Campuran Batu Bara Aceh dan Tempurung Kelapa (Cocos Nucifera) dengan Menggunakan Metode Karbonisasi Seni Laurentia; Zainuddin Ginting; Ishak Ibrahim; Novy Sylvia; Narul ZA; Zetta Fazira
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 02 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i02.20718

Abstract

Briket merupakan jenis bahan bakar padat yang memiliki unsur karbon tinggi, memiliki nilai kalor yang tinggi serta dapat menyala dalam waktu yang lama.  Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh variasi berat campuran batubara Aceh dan tempurung kelapa dengan variasi perbandingan perekat tepung tapioka serta untuk menganalisis karakteristik briket dari campuran batubara Aceh dan tempurung kelapa terhadap kadar air, kadar abu, kadar zat menguap, kadar karbon terikat dan nilai kalor. Pada penelitian ini batubara Aceh dikarbonisasi dengan suhu 500ËšC selama 60 menit dan tempurung kelapa dikarbonisasi dengan suhu 400ËšC selama 90 menit. Batubara Aceh dan tempurung kelapa sebagai bahan baku briket masing masing dihaluskan dan diayak hingga lolos ayakan 80 dan tertahan di 100 mesh selanjutnya dicampur dengan variasi persentase komposisi bahan baku batubara Aceh:tempurung kelapa (0:100, 25:75,  50:50,  75:25 dan 100:0). Selanjutnya campuran serbuk briket dimasukkan ke dalam cetakan berbentuk silinder. Kualitas briket yang diuji meliputi kadar air, kadar abu, kadar zat terbang, kadar karbon terikat serta nilai kalor briket berdasarkan SNI 01-6235-2000. Hasil pengujian menunjukkan bahwa perbandingan bahan baku 50:50 gram antara batubara Aceh dan tempurung kelapa dengan perekat 5% menghasilkan kadar air terendah yaitu 2,384%, kadar abu terendah didapat pada perbandingan 0:100 gram dengan perekat 5% yaitu 1,432%, kadar zat menguap terendah tercapai pada perbandingan 50:50 gram dengan perekat 5% yaitu 7,799%, kadar karbon terikat tertinggi pada perbandingan 50:50 gram dengan perekat 5% yaitu 88,300% dan nilai kalor tertinggi pada perbandingan 50:50 gram dengan perekat 5% yaitu 7007,892 cal/gr.
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT DAN AMPAS KOPI MENJADI BIOPELET SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF Riahni Dima Annisa Sinaga; Rizka Mulyawan; Rizka Nurlaila; Zainuddin Ginting; Wiza Ulfa Fibarzi
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 4 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)- August 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i4.20800

Abstract

Peningkatan kebutuhan energi akibat pertumbuhan penduduk dan perkembangan teknologi memerlukan pengembangan sumber energi alternatif berkelanjutan seperti biopelet. Penelitian ini bertujuan mengembangkan teknologi biopelet dari limbah kulit kopi dan ampas kopi melalui optimalisasi jenis dan persentase perekat. Metodologi penelitian terdiri dari tiga fase utama: preparasi bahan, modifikasi pencampuran perekat dan sintesis biopelet. Hasil terbaik diperoleh dari penelitian ini adalah pada rasio persen berat bahan baku kulit kopi dan ampas kopi 0 : 100 dengan berat perekat 10% dihasilkan kadar air sebesar 7,09%, kadar abu sebesar 0,79%, kadar karbon terikat sebesar 31,423% dan untuk kadar zat menguap sebesar 67,79%. Pada pengujian nilai kalor tertinggi diperoleh pada rasio persen berat bahan baku kulit kopi : ampas kopi 100:0 dengan berat perekat 10% sebesar 5802,39 kal/g. Nilai kerapatan terbaik diperoleh pada rasio persen berat bahan baku kulit kopi : ampas kopi 0 : 100  dengan berat perekat 10% sebesar 1,2 gr/cm3. Berdasarkan penelitian ini bahwa biopelet dengan berbahan baku ampas kopi dan sekam kopi dapat dijadikan bahan bakar alternatif. Hal tersebut sudah memenuhi standar SNI 8021:2014.
Pemodelan Proses Pemurnian Sour Gas dengan Absorpsi Campuran Amina pada Gas Sweetening Plant Menggunakan Aspen Hysys V14 Marsel Suryaa; Nasrul Z.A; Zainuddin Ginting; Syamsul bahri; Iqbal Kamar; Dede Ibrahim Muthawali
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 02 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i02.21272

Abstract

Pemurnian gas alam kotor (sour gas) yang mengandung H2S dan CO2 merupakan proses krusial dalam industri energi untuk mengurangi kontaminan yang dapat menyebabkan korosi dan menurunkan nilai kalor gas. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh pencampuran Metildietanolamina (MDEA) dengan Monoetanolamina (MEA) dan Dietanolamina (DEA) pada proses pemurnian gas alam menggunakan perangkat lunak simulasi Aspen HYSYS V14. Variasi kombinasi campuran amina ini dievaluasi untuk menentukan efisiensi penyerapan H2S dan CO2. Pengujian dilakukan dengan membandingkan campuran MDEA- MEA dan MDEA-DEA dalam kondisi operasi tertentu, yaitu pada suhu dan tekanan yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi solvent berpengaruh signifikan terhadap performa sistem, dengan peningkatan efisiensi penyerapan H2S dan CO2, penyerapan H2S dan CO2 optimal Pada suhu 30„ƒ Tekanan 350 psig dan pada laju alir solvent 1200 kgmol/h, penurunan energi regenerasi, serta penurunan korosi pada peralatan. Kesimpulannya, kombinasi solvent MDEA dengan MEA dan DEA memiliki potensi untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi proses pemurnian gas alam. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan teknologi pemurnian gas alam yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan.
Ekstraksi Minyak Atsiri dari Kulit Durian (Durio Zibethinus) Dengan Menggunakan Pelarut Etil Asetat Syarbaini Ginting; Leni Maulinda; Fikri Hasfita; Zainuddin Ginting; Eddy Kurniawan
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 02 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i02.23989

Abstract

Permasalahan limbah kulit durian ( Durio zibethinus ) yang melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal mendorong dilakukannya penelitian untuk mengekstraksi kandungan minyak atsiri sebagai bahan baku potensial dalam industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi waktu distilasi dan rasio bahan terhadap pelarutan terhadap karakteristik minyak atsiri yang dihasilkan. Ekstraksi dilakukan dengan metode refluks memakai pelarut etil asetat pada suhu tetap 80°C, dengan variasi waktu distilasi 5, 10, 15, 20, dan 25 menit, serta rasio bahan terhadap pelarut 1:8, 1:9, 1:10, 1:11, dan 1:12. Parameter yang dijelaskan meliputi rendemen ( rendemen ), densitas, viskositas, serta identifikasi senyawa kimia menggunakan Fourier Transform Inframerah (FTIR) dan Gas Chromatography–Mass Spectrometry (GC-MS). Hasil menunjukkan bahwa kondisi optimum diperoleh pada waktu distilasi 25 menit dan rasio bahan terhadap pelarut 1:12 , menghasilkan rendemen tertinggi sebesar 8,90% , densitas sebesar 1,03 g/ml , dan viskositas sebesar 4,42 mPa·s. Analisis FTIR menunjukkan adanya gugus fungsi O–H, C–H, dan C=O yang merupakan karakteristik senyawa minyak atsiri. Sementara itu, GC-MS mendeteksi senyawa dominan seperti B e Benzene, 1,2,4-trimethyl- , 9-Octadecenoic acid (Z)-, methyl ester , dan Hexadecanoic acid, methyl ester yang merupakan turunan senyawa aromatik dan asam lemak ester yang umum ditemukan dalam minyak atsiri dengan potensi aktivitas biologis seperti antibakteri dan antioksidan. Berdasarkan hasil tersebut, kulit durian memiliki potensi sebagai bahan baku alternatif dalam produksi minyak atsiri untuk aplikasi industri ramah lingkungan.
Co-Authors -, Sulhatun - -, Suryati - A M Syam abdullah, humaira Absa, Munzir Adi Setiawan Adrin, Prista Agam Muarif Agus Salim Ahmad Fikri Amiratul Husna Angga Tri Agusna PA Angga Tri Agusna PA Armadani, Wika Arnawan Hasibuan Ashish Shrestha Asnadia Asnadia Asran Asran Aulia, Muhammad Rifki Aurora, Tassa Azhari Azhari Budhi Santri Kusuma Chairina Chairina Chalisna Wildani Dahliana Abdullah Darianto Darianto Dede Ibrahim Mutawali Dede Ibrahim Muthawali Dede Ibrahim Muthawali Dede Ibrahim Muthawali Desi Sri Pasca Sari Sembiring, Desi Sri Pasca Sari Devia Ayu Setyowati Dinda Robiatul Al Qory Eddi Kurniawan Eddy Kurniawan Effendi, Mulia Efri Marnelisa Eryanti Novita Eva Diana Faisal Faisal Faisal Faisal Fatiha Lubis, Rabitha Canny fatimah Fatimah Fazira, Zetta Feni Lestari Berutu Ferri Safriwardy Fibarzi, Wiza Ulfa Fikri Hasfita Fioza Ozly Erian Fitra Rahmatika Fuji Maharani Furqan, Muhammad Alif Gultom, Togu Sahat Martua Gustam Harahap Gusti Indah Sari Hanie, Nawardah Harahap, Handoyo Harahap, Nurul Aulia Heriansyah Tampubolon Hermawan, Yuda Hesni, Yuli Hijjrah, Nur Hijratul Izzati Hukaimah, Hashifah humairah, syarifah siti Husnul Chatimah, Husnul I Ibrahim Ibrahim Muthawali, Dede Ibrahim, Ishak Iqbal Kamar Ishak Ibrahim Ishak Ishak Ishak Ishak Ishak, I Jalaluddin Jalaluddin Jalaluddin Jalaluddin Jalaluddin Jalaluddin Jalaluddin Jasmani Jasmani Kamar, Iqbal Kartika Kartika Khairul Anshar Kuniawan, Eddy Lailatul Munouwarah Laksono Trisnantoro Leni Maulinda Leni Maulinda, Leni Lukman Hakim Lukman Hakim Lukman Hakim Luthfi Mughni Anisa Haryono M Muhammad Mahaziva Putri Maghfirah Tambunan Mahdayani Sinaga, Citra Puspita Marsel Suryaa Masrullita Masrullita Masrullita Masrullita Masrullita Masrullita, Masrullita Meriatna Meriatna Mhd Aidil Anwar Misbahul Jannah Muhammad Muhammad Abrar Muhammad Fadlan Siregar Muhammad Ilyas Muhammad Muhammad Muhammad Muhammad Mulyatun Mulyatun Mulyawan, Rizka Muthawali, Dede Ibrahim Muthmainnah Muthmainnah Mutiara Pujana Pujana Nabila Hamnasia Nadira Diandra Narul ZA nashrun habib Nasrul Z.A Nasrul ZA Novi Sylvia Novy Sylvia Nur rizqi Fattah Lubis Nuraini Hutagaol, Intan Nurdiah, Ika Nurhabiah Nurhabiah Nurlaila, Rizka Nurmalita Nurmalita Oktaviani oktaviani panjaitan, Ira wardani Prasatia, Ridha Purwoko, Agus Putri Nurjannah Putri Sara Fhariza Rahayu Lestari Rahma Yanti Ramadhan, Cindia Raudhatul Ulfa Rauzatul Jannah Z Retwan, M.Alif Alzahy Riahni Dima Annisa Sinaga Ridha Gebrina Rizki Rika Santi S. Tumangger Rini Meiyanti Rizka Mulyawan Rizka Mulyawan Rizka Mulyawan Rizka Mulyawan Rizka Nurlaila Rizky, Audry Azilla Rizkya Faradaiza Rozanna Dewi S Maliki Salimuddin Salimuddin Saragih, Tamara Habibi Sarah Sarah Sekar Aulia Seni Laurentia Seriani Annisa Shafira Riskina Shella Vanesa Shintia Clarita Shrestha, Ashish Sitanggang, Evi Dahliani Siti Nurjannah Sri Santika Sri Setiawaty Sry Wahyuni Damanik Sulhatun Sulhatun Sulhatun Suryadi Suryadi Suryati Suryati Suryati Suryati Suryati Syahfitri, Ajeng Syamsul Bahri Syamsul Bahri Syamsul Bahri Syarbaini Ginting Syofyan Anwar Syahputra Tata Tirani Ulfa, Raudhatul Vania, Sherryl Wika Armadani Wika Armadani Wiyani, Sri Wiza Ulfa Fibarzi Wulandari, Melianda Putri Yani, Firda Tirta yanti, eva Yuda Hermawan Yuda Hermawan Yunida Berliana Yunita Pane Zetta Fazira Zetta Fazira Zetta Fazira Zetta Fazira Zulfida Najla Azni Zulmiardi, Zulmiardi Zulnazri, Z