p-Index From 2021 - 2026
6.185
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kedokteran Brawijaya Jurnal Anestesi Perioperatif Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Damianus Journal of Medicine Global Medical and Health Communication IJFAC (Indonesian Journal of Fundamental and Applied Chemistry) JPSriwijaya Sari Pediatri Biomedical Journal of Indonesia Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesian Journal of Obstetrics & Gynecology Science Indonesian Journal of Obstetrics and Gynecology (Majalah Obstetri dan Ginekologi Indonesia) International Journal of Retina SRIWIJAYA JOURNAL OF MEDICINE Economics and Finance in Indonesia Oto Rhino Laryngologica Indonesiana Majalah Anestesia dan Critical Care Majalah Kedokteran Andalas Majalah Patologi Indonesia Jurnal Biomedika dan Kesehatan Bioscientia Medicina : Journal of Biomedicine and Translational Research Medica Hospitalia Indonesian Journal of Clinical Pathology and Medical Laboratory (IJCPML) Journal of the Indonesian Medical Association : Majalah Kedokteran Indonesia Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Sriwijaya Journal of Surgery Indonesian Journal of Global Health research Eureka Herba Indonesia Jurnal Pengabdian Masyarakat: Humanity and Medicine JOURNAL LA MEDIHEALTICO Bioscientia Medicina : Journal of Biomedicine and Translational Research Journal Of World Science Jurnal Penyakit Dalam Indonesia IJRETINA - International Journal of Retina
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Anestesi Perioperatif

HUBUNGAN PROTEIN CARBONYL DENGAN KEJADIAN KEMATIAN 28 HARI PASIEN SEPSIS DI RUANG RAWAT INTENSIF DAN RESUSITASI Tengku Arfi Sulaiman; Zulkifli Zulkifli; Agustina Br Haloho; M Irsan Saleh
Jurnal Anestesi Perioperatif Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.892 KB) | DOI: 10.15851/jap.v8n1.1993

Abstract

Kondisi sepsis yang memburuk dapat mengarah ke disfungsi multiorgan, syok, dan berujung pada kematian. Beberapa marker yang menandai kerusakan organ pada sepsis diantaranya penurunan kadar glutathione, peningkatan kadar malondialdyhide serum, dan protein carbonyl (PCO). Namun, konsentrasi PCO lebih dikaitkan dengan mortalitas pasien dengan syok sepsis yang dirawat di ruang rawat intensif dan resusitasi. PCO terbentuk lebih awal dan stabil dibandingkan produk peroksidasi lipid. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kadar PCO dengan kematian pasien sepsis. Penelitian ini merupakan kohort retrospektif. Data penelitian merupakan data sekunder dari rekam medis Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH). Sampel penelitian adalah seluruh rekam medik pasien terdiagnosis sepsis dan dirawat di ruang kritikal RSMH Palembang selama periode Februari–Agustus 2019, yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian dianalisa dengan uji chi-square, Fisher’s Exact Test. Didapatkan 59 subjek penelitian yang memenuhi kriteria penelitian mayoritas berjenis kelamin laki-laki (50,8%), dirawat di ruang Resusitasi (57,6%), diagnosis medikal (62,7%), dan meninggal (67,8). Dari uji analisis ROC didapatkan bahwa cut-off point PCO terletak pada nilai >20,33 dengan sensitivitas sebesar 72,50% dan spesifisitas 84,21% dengan nilai Area Under Curve sebesar 0,735 yang menunjukkan bahwa PCO memiliki kemampuan memprediksi mortalitas yang kuat. PCO memiliki hubungan dengan kejadian kematian pasien sepsis di RSMH Palembang dan dapat dijadikan suatu biomarker untuk memprediksi tingkat mortalitas pada pasien sepsis. Correlation of Carbonyl Protein with the 28-Day Death Incidence of Sepsis Patients in the Intensive Care Unit and Resuscitation RoomDeteriorating sepsis can lead to multi-organ dysfunction, shock, and death. Some indictors that mark organ damage in sepsis include decreased glutathione levels, increased serum malondialdehyde levels, and Carbonyl protein (PCO). However, the concentration of carbonyl protein is more associated with the mortality of patients with septic shock treated in the intensive care unit and resuscitation room. PCO is formed earlier and more stable than lipid peroxidation products. The purpose of this study was to determine the relationship of PCO levels with the death of sepsis patients. This study was a retrospective cohort. Research data were secondary data from RSMH medical records. The study sample was all medical records of patients diagnosed with sepsis, which met the inclusion and exclusion criteria and treated in the critical room of Mohammad Hoesin Hospital Palembang (RSMH) from February toAugust 2019. The data analysis used the chi-square test, Fisher’s Exact Test. A total of 59 research subjects met the research criteria the majority subjects were male (50.8%), treated in the resuscitation room (57.6%),diagnosed medically (62.7%), and died (67.8). From the ROC analysis test, it was found that the PCO cut-off point was at a value >20.33 with a sensitivity of 72.50% and a specificity of 84.21% with an area under curve value of 0.735, which showed that the PCO had a strong ability to predict mortality. PCO has a relationship with the incidence of mortality of sepsis patients in RSMH and can be used as a biomarker to predict the mortality rates in sepsis patients.
Korelasi Modified Nutric Score Dengan Mortalitas 28 Hari Pasien Sepsis Di Unit Perawatan Intensif Rsup Dr. Mohammad Hoesin Palembang Rieke Cahyo Budi Utami; Zulkifli Zulkifli; Rizal Zainal; Muhammad Irsan Saleh
Jurnal Anestesi Perioperatif Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.319 KB) | DOI: 10.15851/jap.v8n1.1980

Abstract

Malnutrisi merupakan masalah penting pada pasien sepsis karena memperburuk outcome akibat penyembuhan luka terganggu, menurunkan fungsi imun, risiko infeksi tinggi, kelemahan otot sehingga weaning ventilator mekanik lebih sulit, meningkatkan lama tinggal dan biaya tinggi di unit perawatan intensif serta peningkatan mortalitas. Skrining risiko nutrisi saat pasien masuk unit perawatan intensif dengan modified NUTRIC score dapat mengidentifikasi kelompok risiko nutrisi tinggi atau risiko rendah. Penelitian kohort retrospektif untuk mengetahui korelasi antara modified NUTRIC score dengan mortalitas pada pasien sepsis yang dirawat dari Januari‒Desember 2018 di RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang. Jumlah sampel 100 orang, dibagi 2 kelompok berdasarkan mortalitas, kemudian dilakukan pengukuran modified NUTRIC score yang terdiri dari usia, skor APACHE II, skor SOFA, lama rawat sebelum masuk perawatan intensif, dan jumlah komorbid. Modified NUTRIC score memiliki nilai 0‒9. Hasil analisis ROC curve modified NUTRIC score dengan mortalitas didapatkan sensitiftas sebesar 96%, spesifisitas 71%, nilai area under the curve (AUC) 0,916 dengan nilai cut off >4. Terdapat korelasi antara modified NUTRIC score dengan mortalitas dalam 28 hari pasien sepsis dengan koefisien korelasi (r)=0,716 dan nilai p=0,0001. Correlation of Modified Nutric Score with 28-Day Mortality in Sepsis Patients at Intensive Care Unit of Dr. Mohammad Hoesin General Hospital PalembangMalnutrition is an essential problem to septic patients because it worsens the outcome due to impaired wound healing, decreases immune function, high risk of infection, and muscle weakness so that mechanical ventilator weaning is more complicated. Also, it increases the patient length of stay and costs in the intensive care unit and increases mortality. Nutrition risk screening on patients’ admission to the intensive care unit with modified NUTRIC score can identify groups of high nutritional risk or low risk. The retrospective cohort study aimed to determine the correlation between modified NUTRIC score and mortality in sepsis patients treated from January-December 2018 at dr. Mohammad Hoesin General Hospital Palembang. The total sample of 100 people was divided into 2 groups based on mortality then measured with modified NUTRIC score consisting of age, APACHE II score, SOFA score, length of stay before admission to the intensive care, and the number of comorbid based on data from medical records. Modified NUTRIC score has a value of 0‒9. The ROC curve modified NUTRIC score with mortality was 96% sensitivity, 71% specificity, area under curve (AUC) value 0.916 with a cut-off value >4. There is a correlation between the modified NUTRIC score and mortality in 28 days in sepsis patients in the Intensive Care Unit of Dr. Mohammad Hoesin General Hospital Palembang with a correlation coefficient (r) = 0,716 and p value <0,05.
Co-Authors Abdi Wijaya Abdulwahab Hakimi Ade Suryaman Aditiawati Aditiawati Adnan Abadi, Adnan Adrian, Ronny Ahmad Rasyid ahmad rasyid, ahmad Ahmad, Zen AK Ansyori Akmal, Reza Ali Ghanie Ali Ghanie Ali Ghanie Alif Fathur Rachman, Muhammad Alvilusia, Alvilusia Alwi Shahab Amir Fauzi Amir Fauzi Andi Putra Siregar Anggeria, Septa Anita Tursia Ansyori, AK Anwar, Chairil Arlis Karlina Aseptianova Aseptianova Athiah, Medina Ayeshah A Rosdah Azhari Azhari Banun, Syahri Bastian Bastian Bastian Bintang Arroyantri Prananjaya Chairil Anwar Chakra, Aerul Dalillah Dalillah Dessy Adhriyani, Dessy Dian Wahyuni Dwi Handayani Dwi Handayani Dwirini Retno Gunarti Eddy Mart Salim Eddy Mart Salim Eddy Mart Salim Eddy Mart Salim, Eddy Mart Eeng Yoneska Effendi, Ian Effendi, Kms. Yusuf Efman EU Manawan Efman Manawan Efrieni Yusuf Ella Amalia, Ella Elza Iskandar, Elza Emilia Eny Rahmawati, Eny Ernawati Sinaga Erwin Sukandi Erwin Sukandi Evi Lusiana Fatmawati Fatmawati Ferdi, Roni Ferry Usnizar Fransisca Srioetami Tanoerahardjo Fransisca Srioetami Tanoerahardjo Fransisca Srioetami Tanoerahardjo Fuad Bakry Gita Dwi Prasasty Hafizzanovian, Hafizzanovian Handayati, Debby Heni Maulani, Heni Herdana, Nova Hermansyah Hu, Owen Ian Effendi Iche Andriyani Liberty, Iche Andriyani Ika Kartika Imran Saleh Indra, Bima Indrajaya, Taufik Irfannuddin Irfannuddin Irfanuddin Irfanuddin Istiqomah, Amelia Izzah, Puspita Nurul Jayawarsa, A.A. Ketut Joko Marwoto Jusak Nugraha Kamaluddin Kamaluddin Kartini Wulan Kemas Ya'kub Rahadiyanto Kemas Ya'kub Rahadiyanto Kemas Ya'kub Rahadiyanto Kendenan, Margaretha Kesty, Cindy Kms Yusuf Effendi Krisna Murti kurniati, nova Kusrini, Ida Kusuma Harimin, Kusuma Larasati, Veny Legiran Legiran Leni Wijaya, Leni Lubis, Fadhyl Zuhry Makbruri Amin Margaretha Kendenan Maria Ulfa Mediarty Medina Athiah Mega Sary Mezfi Unita Mudinillah, Adam Muhamad Ayus Astoni Muhammad Hadi Wijaya Muhammad Haryadi Ade Kurnadi Nadia Karimah Amalia Zulfadli Nita Parisa Nova Herdana Nova Kurniati Nova Kurniati Nova Kurniati Nova Kurniati Novadian Novadian Novadian, Novadian Nugroho, Suroso Adi Nur Riviati, Nur Nuswil Bernolian Oktariana, Desi Pahlawan, M Kaisar Patwa Amani, Patwa Peby Maulina Lestari, Peby Maulina Phey Liana Poedji Loekitowati Hariani Purwoko, Izazi Hari Puspa Zuleika, Puspa Putra, Hadrians Kesuma Rachmat Hidayat RACHMAT HIDAYAT Radiyati Umi Partan Rahadiyanto, Kemas Ya'Kub Rahadiyanto, Kemas Ya’kub Ramadhan, Philosophia Ramzi Amin Ramzi Amin, Ramzi Rasidi, Syafran Ratih Pratiwi Reagen, Muhammad Reza Akmal Riani Erna Riani Erna, Riani Rieke Cahyo Budi Utami Rizal Zainal Rizani Amran Rizda, Dian Permata Rizki Andini Nawawi Ronny Adrian Rostika Dewi Rukiah Chodilawati Rukiah Chodilawati Sabri Prihantika Safyudin Salmon Charles Pardomuan Tua Siahaan Salni Salni Salni Salutondok, Welly Sari, Febrina Sary, Mega Sastradinata, Irawan Shahab, Alwi Soenarto Kartowigno Sri Nita Sri Nita Sri Nita, Sri Stevanny, Bella Subandrate Sudarto Sudarto Sulfa Esi Warni Suprapti Suprapti Suprapti Suprapti Surya Dharma Susilawati, Susilawati Sutandar, Vivi Hendra Syamsu Indra Syifa Alkaf Tanoehardjo, Francisca Srioetami Tanoehardjo, Francisca Srioetami Tanzil, Iswadi Tati Lahmuddin, Tati Tatit Nurseta Taufik Indrajaya Taufik Indrajaya Taufik Indrajaya Taufik Indrajaya Taufik Indrajaya Tengku Arfi Sulaiman Theodarus, Theodarus Theodorus Theodorus Tiara Fatrin Triwani Triwani Triwani Triwani Tursia, Anita Usman Said, Usman Usman, Fatimah Widyastuti Wina Safutri Wresnindyatsih Wresnindyatsih, Wresnindyatsih Yeni Agustin Yenny Dian Andayani Yesi Astri Yudhie Tanta Yulia Farida Yahya Yundari, Yundari Yuniarti, Fifi Zen Ahmad Zen Hafy Ziske Maritska Zulfadli, Nadia Karimah Amalia Zulfiawan, Zulfiawan Zulkarnain Musa, Zulkarnain Zulkhair Ali Zulkhair Ali Zulkhair Ali Zulkifli Zulkifli Zulkifli Zulkifli