Claim Missing Document
Check
Articles

public awareness about climate change impacts and the importance of plastic waste management through the Climate Village Program (ProKlim) Syamsidar Gaffar; M Gandri Haryono; Asbar Laga; Abdul Jabarsyah; Muhammad Firdaus; Muhamad Roem; Amrullah Taqwa; Dori Rachmawanti; Ratno Achyani; Tuty Alawiyah; Heni Irawati; Dhimas Wiharyanto; Gazali Salim; Yushra Yushra; Muhammad Yusfi Yusuf; Taufiq Ahmad Romdoni; Ardy Andreas Bernard Kase; Dian Islamia Muhtar; Resti Amelia Saputri; Sabrina Nourramzy Rahmadania; Theresia Theresia; Balqis Nurmauli Damanik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/38d97k39

Abstract

Perubahan iklim memberikan dampak signifikan terhadap sektor kelautan dan perikanan, terutama di wilayah pesisir yang rentan seperti Kelurahan Pantai Amal, Kota Tarakan. Praktik budidaya yang kurang ramah lingkungan, seperti penggunaan botol plastik bekas, telah memperburuk pencemaran plastik dan mengancam ekosistem laut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman warga tentang dampak perubahan iklim dan pentingnya pengelolaan sampah plastik melalui Program Kampung Iklim (ProKlim). Program ini dilaksanakan melalui lima tahapan, yaitu koordinasi dengan pihak kelurahan, penyusunan materi edukasi, sosialisasi kepada masyarakat tentang sampah plastik dan program iklim, pelatihan aksi nyata, serta evaluasi. Kegiatan edukasi di Pantai Amal meningkatkan kesadaran masyarakat tentang perubahan iklim dan dampak pencemaran plastik dari budidaya rumput laut. Diskusi interaktif mendorong warga mengevaluasi praktik lama dan mencari solusi ramah lingkungan. Siswa juga berinisiatif melakukan kampanye lingkungan di sekolah. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa pendekatan edukasi berbasis komunitas efektif membangun kesadaran kolektif di wilayah pesisir.
IMPROVING WATER FILTERS AS AN EFFORT TO IMPROVE COASTAL COMMUNITY AWARENESS REGARDING CLEAN WATER SANITATION Heni Irawati; Dhimas Wiharyanto; Amrullah Taqwa; Ratno Achyani; Abdul Jabarsyah; Dori Rachmawani; Muhammad Firdaus; Asbar Laga; Muhammad Roem; Gazali Salim; Tuty Alawiyah; M Gandri Haryono; Syamsidar Gaffar; Yushra Yushra; Muhammad Yusfi Yusuf; Dian Islamia Muhtar; Taufiq Ahmad Romdoni; Ardy Andreas Bernard Kase; Anang Zunianto; Hermawan Susanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/a20fnw54

Abstract

Kota Tarakan memiliki potensi air tanah yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber air bersih oleh masyarakat. Namun saat ini pemanfaatannya masih terkendala oleh kualitas air tanah yang belum memenuhi standar baku mutu, sehingga perlu dilakukan upaya penyaringan air. Salah satu teknologi sederhana yang dapat diterapkan adalah filtrasi menggunakan limbah cangkang kerang kapah (Meretrix sp.) yang banyak tersedia di wilayah pesisir, khususnya di Kelurahan Pantai Amal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sanitasi air bersih, sekaligus memberikan pelatihan tentang cara memanfaatkan limbah cangkang kapah sebagai bahan filter air sederhana. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi, demonstrasi pembuatan filter air, serta pendampingan langsung kepada masyarakat. Bahan yang digunakan dalam proses pembuatan filter adalah cangkang kapah yang dikombinasikan dengan arang aktif, pasir kuarsa, dan kerikil. Penggunaan filter sederhana ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas air tanah hingga memenuhi standar kesehatan lingkungan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 2 Tahun 2023. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan limbah cangkang kapah sebagai media filter cukup efektif dalam memperbaiki kualitas air secara fisik dan dapat menjadi solusi alternatif bagi masyarakat dalam mendapatkan air bersih yang layak
INCREASING COASTAL COMMUNITY AWARENESS REGARDING PERSONAL AND ENVIRONMENTAL HEALTH IN THE BINALATUNG AREA, PANTAI AMAL VILLAGE, TARAKAN CITY Muhammad Firdaus; Muhammad Roem; Amrullah Taqwa; Ratno Achyani; Abdul Jabarsyah; Dori Rachmawani; Asbar Laga; Dhimas Wiharyanto; Heni Irawati; Gazali Salim; Tuty Alawiyah; M Gandri Haryono; Syamsidar Gaffar; Yushra Yushra; Muhammad Yusfi Yusuf; Dian Islamia Muhtar; Taufiq Ahmad Romdoni; Ardy Andreas Bernard Kase
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/v79jmz56

Abstract

Wilayah Binalatung di Kelurahan Pantai Amal merupakan kawasan pesisir yang berkembang sebagai sentra budidaya rumput laut dan destinasi wisata Kota Tarakan. Namun, pertumbuhan aktivitas ekonomi dan pemukiman di wilayah ini belum diimbangi dengan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sanitasi dan kesehatan lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat melalui sosialisasi, diskusi, dan pemeriksaan kesehatan dasar secara langsung kepada warga pesisir. Metode yang digunakan meliputi koordinasi dengan pemangku kepentingan lokal, distribusi media edukasi (brosur dan poster), diskusi tatap muka, serta layanan pemeriksaan kesehatan bekerja sama dengan Puskesmas Pantai Amal. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat yang ditandai dengan antusiasme dalam mengikuti pemeriksaan dan diskusi kesehatan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan kolaboratif berbasis edukasi langsung efektif dalam membangun pemahaman warga terhadap hubungan antara kondisi lingkungan dengan kesehatan pribadi dan kualitas hidup. Kegiatan ini diharapkan menjadi model intervensi awal yang dapat dikembangkan lebih lanjut untuk wilayah pesisir lainnya dengan karakteristik serupa
Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan Pada Ibu-Ibu Nelayan Kelurahan Pantai Amal Alawiyah, Tuty; Gaffar, Syamsidar; Rachmawani, Dori; Irawati, Heni; Haryono, M. Gandri; Firdaus, Muhammad; Taqwa, Amrullah; Wiharyanto, Dhimas; Salim, Gazali; Roem, Muhammad; Jabarsyah, Abdul; Achyani, Ratno; Yushra, Yushra; Yusuf, Muhammad Yusfi; Romdoni, Taufiq Ahmad; Kase, Ardy Andreas Bernard; Muhtar, Dian Islamia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This Community Partnership Program (PKM) aims to enhance the capacity of fisherwomen in Pantai Amal Village, Tarakan City, in processing fishery products into high-value economic commodities through educational-based training and outreach. The local community faces challenges in utilizing aquaculture products such as seaweed and milkfish, which are typically sold in raw form at low prices. This community service activity consists of several stages, including coordination with local leaders, collection of raw materials, dissemination of fish and seaweed nutritional information, and training in processing fishery products into seaweed dodol, amplang, and pempek. The results show that the training increased participants’ knowledge, skills, and creativity in diversifying fishery products. This service activity contributes to the development of educational science, particularly in community empowerment through nutritional literacy, household entrepreneurship, and contextual learning based on local potential. It is expected that this model of educational empowerment can be replicated in other coastal areas.
Chemical and antioxidant characteristics on rice crackers fortified with seaweed Eucheuma cottoni and dayak onion Christine Dyta Nugraeni; Dena Pramita Dewi; Tuty Alawiyah; Gazali Salim; Tri Paus Hasiholan Hutapea
Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Vol 5 No 2: November 2023
Publisher : Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jipsbp.v5i2.2027

Abstract

This study aims to observe the addition of seaweed and Dayak onions to rice crackers on the nutritional content and antioxidant activity. This study has been carried out at the Nutrition Laboratory, University of Borneo Tarakan. The seaweed used is Eucheuma cottoni. Making crackers consists of several steps, namely material preparation, dough making, molding, and drying. The results given information that the addition of seaweed and Dayak onions had an effect on the nutritional content and antioxidant activity. Puli crackers fortified with seaweed and Dayak onions contain 8.04% protein, 1.07% fat, 1.77% water, 5.96% ash, and 83.16% carbohydrates. The antibiotic activity of seaweed and Dayak onion fortified Puli crackers using the DPPH method was greater than that of commercial Puli crackers, which was 4.07%.
Formulasi Edible Film dari Semi Refined Carrageenan Kappaphycus alvarezii dengan Pengemulsi CMC Andika Hidayat; Christine Dyta Nugraeni; Happy Bunga Nasyirahul Sajidah; Dena Pramita Dewi; Gazali Salim; Reni Tri Cahyani
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 14 No 1 (2026): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XIV Nomor 1 Juni 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v14i1.663

Abstract

Limbah plastik merupakan permasalahan lingkungan yang serius akibat sifatnya yang tidak dapat terurai secara biologis dan bertahan di lingkungan selama ratusan hingga ribuan tahun. Edible film yang berbahan dasar biopolimer dari rumput laut merupakan alternatif kemasan biodegradable yang menjanjikan sebagai pengganti plastik konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi sifat fisik edible film yang diformulasikan dari semi refined carrageenan (SRC) hasil ekstraksi rumput laut Kappaphycus alvarezii dengan penambahan carboxymethyl cellulose (CMC) sebagai pengemulsi pada konsentrasi 0,1%, 0,3%, dan 0,5% (b/v) serta gliserin sebagai plasticizer. Karakterisasi fisik dilakukan melalui pengujian kuat tarik, perpanjangan, kelarutan, kadar air, dan ketebalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi CMC secara progresif meningkatkan kuat tarik (10,16–13,76 MPa), kelarutan (80,55–94,44%), dan ketebalan (0,04–0,091 mm), sedangkan perpanjangan mencapai nilai tertinggi pada CMC 0,3% sebesar 34,62% dan kadar air menurun seiring peningkatan konsentrasi CMC (21,78–26,73%). Evaluasi terhadap Japanese Industrial Standard (JIS) menunjukkan bahwa edible film yang dihasilkan telah memenuhi persyaratan kuat tarik (minimum 0,39 MPa) dan ketebalan (maksimum 0,25 mm) pada seluruh variasi konsentrasi CMC sedangkan nilai perpanjangan (25,49–34,62%) tidak memenuhi ambang batas minimum JIS sebesar 70%. Optimasi formulasi plasticizer lebih lanjut masih diperlukan untuk meningkatkan fleksibilitas film sebagai bahan kemasan pangan.
Introduksi Biodiversitas Jenis Bibit Tanaman Buah Unggulan Dalam Meningkatkan Produktivitas Ekonomi Masyarakat Desa Mentarang Baru, Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau Gazali Salim; Intan Prasti Ramadhani; Delvy Indah Cahyani; Muhammad Akram; Fitri Mariyana; Jordan Tjia Sunli; Nur Magfira; Giant Maranatha Patongloan; Yusup Aprian; Erlina Stefanni; Dina Olivia; Sri Sentia; Krisna Krisna
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Mentarang Baru, Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau memiliki potensi biodiversitas tanaman buah tropis yang tinggi, namun pemanfaatannya belum diarahkan secara optimal untuk mendukung perekonomian masyarakat. Sebagian besar tanaman buah yang dibudidayakan warga masih berasal dari bibit asalan (bibit biji) dengan mutu genetik rendah, masa berbuah yang lama, dan produktivitas yang tidak seragam. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengintroduksikan keanekaragaman jenis bibit tanaman buah unggulan, meliputi jeruk pamelo, mangga miyazaki, alpukat, alpukat red vietnam, leci, jeruk santang madu, apel india, ceri vietnam, mangga kiajoy, juwet hitam, juwet putih, dan pir asia cangkok, sebagai upaya diversifikasi sumber pendapatan sekaligus pelestarian kekayaan hayati lokal. Metode yang digunakan meliputi survei partisipatif, penyuluhan, dan pemeliharaan, serta pendampingan berkelanjutan terhadap kelompok tani. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memilih dan merawat bibit unggul, tumbuhnya minat budi daya tanaman buah sebagai usaha sampingan, serta terbentuknya kebun percontohan (demplot) berisi dua belas jenis bibit unggulan sebagai sarana pembelajaran berkelanjutan. Introduksi biodiversitas bibit unggul ini diproyeksikan mampu meningkatkan produktivitas kebun masyarakat serta membuka peluang diversifikasi ekonomi rumah tangga di Desa Mentarang Baru dalam jangka menengah hingga panjang.
The population and mortality characteristics of mangrove crab (Scylla serrata) in the mangrove ecosystem of Tarakan City, Indonesia AGUS INDARJO; Gazali Salim; MUFRIDA ZEIN; DODDY SEPTIAN; STEPHANIE BIJA
Biodiversitas Journal of Biological Diversity Vol. 21 No. 8 (2020)
Publisher : Society for Indonesian Biodiversity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13057/biodiv/d210855

Abstract

Abstract. Indarjo A, Salim G, Zein M, Septian D, Bija S. 2020. The population and mortality characteristics of mangrove crab (Scylla serrata) in the mangrove ecosystem of Tarakan City, Indonesia. Biodiversitas 21: 3856-3866. The mangrove crab is an iconic species of Tarakan City and is often is used as a souvenir. However, the high demand for this species can cause its population to decline. This study aimed to characterize the mangrove crab (Scylla serrata) population in the mangrove ecosystem of Tarakan City, North Kalimantan, Indonesia. This study was designed using a quantitative descriptive method with a case study model. The samples of mangrove crabs were obtained from 6 different stations using a purposive sampling method. The mangrove crab specimens were caught using 35-50 units of crab traps known as the ambau brackets. The primary data included carapace length, carapace width, carapace thickness, sex, and the total weight of each mangrove crab specimen. The results showed that male mangrove crabs have positive allometric growth when the condition index was fat. However, female crabs exhibited negative allometric growth when the condition index was thin. The Von Bertalanffy growth model analysis showed that the maximum carapace length of male mangrove crab in the mangrove ecosystem of Tarakan City was approximately 11.1118 cm for 189 days, while the female length was 9.6474 cm for 80 days. The total mortality value of male and female crabs was 120.01% and 154.94%, the mortality due to fishing was 84.69% and 135.75%, and natural mortality was 35.32% and 19.2%, respectively. The estimated rate of exploitation of both male and female crabs was 70.57% and 87.61%, respectively. The exploitation of S. serrata in the mangrove ecosystem of Tarakan City was evident, hence, conservation efforts are urgently required.
Morphometric analysis of Harpodon nehereus, Harpiosquilla raphidea, and Scylla serrata in the coastal waters of Tarakan, North Kalimantan, Indonesia Gazali Salim; KUN RETNO HANDAYANI; SUTRISNO ANGGORO; AGUS INDARJO; AGUNG DHAMAR SYAKTI; ABDUL JABARSYAH IBRAHIM; JULIAN RANSANGAN; LUKMAN YUDHO PRAKOSO
Biodiversitas Journal of Biological Diversity Vol. 21 No. 10 (2020)
Publisher : Society for Indonesian Biodiversity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13057/biodiv/d211049

Abstract

Abstract. Salim G, Handayani KR, Anggoro S, Indarjo A, Syakti AD, Ibrahim AJ, Ransangan J, Prakoso LY. 2020. Morphometric analysis of Harpodon nehereus, Harpiosquilla raphidea, and Scylla serrata in the coastal waters of Tarakan, North Kalimantan, Indonesia. Biodiversitas 21: 4829-4838. The Bombay duck (Harpodon nehereus), harpiosquillid mantis shrimp (Harpiosquilla raphidea), and giant mud crab (Scylla serrata) are among the commercially important fishery resources in Tarakan Island, North Kalimantan, Indonesia. This requires sustainable fisheries management to be in place since these resources have now become the main targets of fishing industry. However, sustainable fisheries management of these species is difficult because less is known about the species particularly its condition, fatness, and well-being. Hence, the current study was conducted to analyze the morphometric characteristics in order to deduce fishing pressure of the fish species in Tarakan waters. Data collection was achieved through field between September 2017 and April 2018. Morphometric characteristics (length, weight, width, and thickness) were collected throughout the sampling period. The length-weight relationship and condition factor were then estimated using the morphometric measurements. The data were then statistically analyzed either or combination of t-test, Chi-square, and the Mann-Whitney tests. The study revealed that all the three fish species (H. nehereus, Ha. raphidea, and S. serrata) populations in Tarakan waters were dominated by male individuals (M:F ratio; 1:0.81; 1:0.63; and 1:0.66, respectively). The length-weight analysis showed all fish were found to be smaller in size and exhibited negative allometric growth patterns. The analysis of condition factor also showed that the fish were dominated by flat and very flat body shapes. The current study suggests that the fish species may encounter some kinds of ecological disturbances that selectively removed female fish and larger individuals from the populations. However, more studies are needed to accurately identify those factors so that plans to effectively address the root cause could be incorporated in the sustainable fishery management tools of the fish resources.
Growth, mortality and exploitation rate of Pampus argenteus, Parastromateus niger and Scomberomorus commerson in Sebatik Waters, Indonesia Gazali Salim; NURUL ATIEQAH; KUN RETNO HANDAYANI; AGUS INDARJO; JULIAN RANSANGAN
Biodiversitas Journal of Biological Diversity Vol. 21 No. 11 (2020)
Publisher : Society for Indonesian Biodiversity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13057/biodiv/d211142

Abstract

Abstract. Salim G, Handayani KR, Indarjo A, Ransangan J, Atieqah N. 2020. Growth, mortality and exploitation rate of Pampus argenteus, Parastromateus niger and Scomberomorus commerson in Sebatik Waters, Indonesia. Biodiversitas 21: 5363-5372. The economic revenue of the local government of the Indonesian Sebatik Island relies much on the exploitation of its rich marine biodiversity. One of the important economic activities is the capture fisheries of commercially important fishes such as the white pomfret (Pampus argenteus) and black pomfret (Parastromateus niger), and mackerel fish (Scomberomorus commerson). The current study aims to estimate the growth, condition factor, and exploitation rate of the fish species for developing sustainable fishery management. Fish samplings were conducted in the Sebatik Waters, Nunukan District, North Kalimantan Province, Indonesia from June to July 2020. The fish were caught using gillnet at daytime (pomfrets) and nighttime (mackerel), respectively. Then, 82, 73, and 83 specimens of white pomfret, black pomfret, and mackerel were randomly selected for the length-weight relationship, condition factor, and exploitation rate analysis, respectively. The results revealed that the size distribution of the white pomfret population in the coastal waters of Sebatik Island ranged from 220.0 to 351.0 mm, black pomfret ranged from 231.0 to 362.0 mm and mackerel, ranged from 242.0 to 432.0 mm. All the fish species exhibited negative allometric (b<3) weight and length relationship with moderate to strong correlation. About 50% and 53.42% of the white pomfrets and black pomfrets were characterized by thin body shape. However, 49.40% of the mackerels were characterized by fat body shape. The asymptotic length (L?) for white pomfrets was recorded at 359.133 mm; k value of 0.0427 mm/year with r-value of 0.9918 and the t0 value of 1.11/year. For black pomfret, the L? was estimated at 370.22 mm; k value of 0.043 mm/year with r-value at 0.9919 and the t0 value of 1.104/year. For mackerel, the L? value was estimated at 492.724 mm, k-value of 0.0246 mm/year with r-value of 0.9634, and the t0 value of 1.322/year. The total mortality, fishing mortality and natural mortality (Z, F, and N, respectively) and exploitation rate (E) for white fish were recorded at 113.76%, 80.58%, 33.18%, and 70.83%, respectively. For black pomfret, it recorded 113.15% (Z), 79.97% (F), 32.75% (N) and 70.67% (E). For mackerel, it recorded 109.87% (Z), 66.29% (F), 43.58% (N) and 60.33% (E). The high exploitation rate (>50%) and fishing mortality (>60%) of all the fish species analyzed in this study indicate that there is a sign of overfishing to these fish resources in the coastal waters of Sebatik island. Hence, sustainable fishing management is timely needed to prevent depletion of these important fishery resources. Such management can include fishing restrictions for small-sized and first mature fish, close fishing season, and strict requirement for fishing permits.
Co-Authors ,, Ahmadi ,, Ferdinandus ,, Rosmianto ., Halidin ., Herliantos ., Manahan ., Rosmianto A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abda Abda Abdul Jabarsyah Abdul Jabarsyah ABDUL JABARSYAH IBRAHIM Abdul Jabarsyah, Abdul Abdul Latif, Adil Abdul Muis Prasetia Abdul Muis Prasetia, Abdul Muis ABDUR RAHMAN Abdur Rahman Achyani, Ratno Adil Abdul Latif AGUNG DHAMAR SYAKTI AGUS INDARJO AGUS INDARJO AGUS INDARJO Agus Indarjo Agus Indarjo Agus Indarjo Agus Indarjo Agus Winarna Agustianisa, Rahmah Ahmadi , Ahmadi . Al arif, Mohammad Anam Alfreste Kalalo Alfretse Kalalo Ambariyanto Ambariyanto Anang Zunianto Andi Izza Naafilah Andi Putra Luwu Andika Hidayat Annas Salleh Anwar, Syahferi Ardy Andreas Bernard Kase Ariel E San Jose ARIEL E. SAN JOSE Arif Fadllullah ASBAR LAGA Asbar Laga Asbar Laga, Asbar Asriadi Asriadi Awaludin, Awaludin Ayu Tri Fatma Ayu Tri Fatma Ayu Tri Fatwa Balqis Nurmauli Damanik Brian Bonte, Stenly BUDI PRAMONO Budi Pramono cahyadi, jimmy Cahyani, Reni Tri Chandra, Tomy CHRISTINE DYTA NUGRAENI Christine Dyta Nugraeni Christine Dyta Nugraeni Darliah, Lilis Daruti Dinda Nindarwi DAUD NAWIR Delvy Indah Cahyani Dena Pramita Dewi Dena Pramita Dewi Dhimas Wiharyanto Dian Islamia Muhtar Dina Olivia Dita Wisudyawati DODDY SEPTIAN Doddy Septian Dori Rachmawani Dori Rachmawanti Dwi Ulan Rahmawati Eduardus Bimo Aksono Encik Weliyadi Erlina Stefanni Ermawaty - Maradhy Erwin . Erwin . Fahrizal Amir Ferdinandus , Firman Firman Fitri Mariyana Gabriel Choirul Alman Giant Maranatha Patongloan GS , Achmad Daengs Guntur Eko Saputro Haetami, Haetami Halidin . Happy Bunga Nasyirahul Sajidah Hariyadi Hariyadi Hartati Hartati Hartati Hartati Haryono, M Gandri Haryono, M. Gandri Heni Irawati Heni Irawati Heri Prasetio Heriyana Heriyana Herliantos . Hermawan Susanto Hermawan Susanto Ilman, Muhamad Indra Perdana Indra Perdana Intan Prasti Ramadhani Ira Maya Abdiani Ira Maya Abdiani Iranda, Rama Jamiludin Jamiludin Jordan Tjia Sunli JULIAN RANSANGAN JULIAN RANSANGAN JULIAN RANSANGAN JULIAN RANSANGAN JULIAN RANSANGAN Julian Ransangan Julian Ransangan Julian Ransangan Juliana Juliana Kalalo, Alfreste Kalalo, Alfretse Kartina Kase, Ardy Andreas Bernard Kelen, Pius Bae Krisna Krisna Kristiani Rani Mathius KUN RETNO HANDAYANI KUN RETNO HANDAYANI Kun Retno Handayani LADITAH DUISAN Laurha Annisa Linting Lilis Darliah Linda Sartika Luwu, Andi Putra m gandri haryono M. GANDRI HARYONO M.Aslan, La Ode Manahan . Marhamah Marhamah Marhamah Marhamah MASAYU RAHMIA ANWAR PUTRI Masayu Rahmia Anwar Putri, Masayu Rahmia Anwar Mathius, Kristiani Rani Mazlan Meiryani MEIRYANI MEIRYANI Miska Sanda Lembang Mochammad Imron Awalludin Mohammad Noor Amal Azmai Muchammad Yunus MUFRIDA ZEIN MUFRIDA ZEIN Mufrida Zein Mufrida Zein Muhamad Roem Muhammad Akram Muhammad Browijoyo Santanumurti Muhammad Fajar Alvian Muhammad Firdaus Muhammad Firdaus Muhammad Firdaus Muhammad Firdaus Muhammad Firdaus Muhammad Firdaus Muhammad Firdaus Muhammad Gandri Haryono Muhammad Roem Muhammad Roem Muhammad Yusfi Yusuf Muhammad Yusuf Awaluddin Muhtar, Dian Islamia Mujiyanto MUJIYANTO MUJIYANTO MUJIYANTO MUJIYANTO Mujiyanto Mujiyanto Mujiyanto Mujiyanto Mulyadi Syam Mursidi Mursidi N. Nurjanah Nabila Nabila Nano Saputra Nasrul Nawir, Daud Ngungut Nina Nurmalia Dewi Noor Zuhry, Noor Nugraeni, Christine Dyta Nur Magfira NURJANAH NURJANAH NURUL ATIEQAH Nurwijayanti Pangestuti, Ratih Permana Ari Soejarwo Permana Ari Soejarwo Permana Ari Soejarwo Permana Ari Soejarwo Pius Bae Kelen Prakoso, Lukman Yudho Prasetio, Heri Prayogi Aprilianto Puji Rahmadi Puji Rahmadi Putri Desi Wulan Sari R. Mochamad Candra Wirawan Arief Rachmawanti, Dori Rahmadania, Sabrina Nourramzy Rahmadi, Puji Rahmadi, Puji Rahmahani, Jola Rahmawati, Dwi Ulan Ransangan, Julian Rasi, Moh. Ratih Pangestuti Ratih Rachma Kurnia RATNO ACHYANI Ratno Achyani Resti Amelia Saputri Retno Hartati Rezkyana Rezkyana Ridwan Shabir Riky Rizky Rita Rita Roem, Muhamad Romdoni, Taufiq Ahmad Rona Rona, Rona ROSE DEWI Rose Dewi Rosmianto , Rosmianto . Rozi Rozi Rozi Rozi Rozi, Rozi Rukisah, Rukisah Rusli S, Suhelmi Sabrina Nourramzy Rahmadania Salim, Nasiatul Aisyah Sampe, Yakob San Jose, Ariel E Saputra, Nano Saputri, Resti Amelia Sartika, Linda Septian, Doddy Setiyawan, Muhammad Dicky Simanjuntak, Ricky Febrinaldy SITTI HARTINAH Sitti Hartinah Sitti Hartinah DS Sri Sentia Stenly Brian Bonte STEPHANIE BIJA STEPHANIE BIJA Stephanie Bija Stephanie Bija Suci Wulandari Suci Wulandari Suhelmi S SUHIRWAN SUHIRWAN Supriadi Supriadi Suriyanti Suriyanti Suriyanti Suryanti Suryo Kuncorojakti Susiyanti Susiyanti Susiyanti Susiyanti Sutrasna, Yudi SUTRISNO ANGGORO SUTRISNO ANGGORO Suwarno Suwarno Syahrun - Syam, Mulyadi Syamsidar Gaffar Tamrin Toha Taqwa, Amrullah Taufiq Ahmad Romdoni Taufiq Ahmad Romdoni Theresia Theresia Theresia Theresia Thonas Indra Maryanto Tommy Chandra Tommy Chandra Tomy Chandra Tri Paus Hasiholan Hutapea Tuty Alawiyah Tuty Alawiyah Tuty Alawiyah Wahyu Hidayat Weliyadi, Encik Wiwiek Tyasningsih Woro Hastuti Satyantini Yakob Sampe YAYUK SUGIANTI Yayuk Sugianti Yen Thi Hong Pham Yen Thi Hong Pham Yulma Yulma Yulma, - Yulma, Yulma Yushra Yushra Yusuf, Muhammad Yusfi Yusup Aprian Zahidah Zahidah, Zahidah Zainuddin Zainuddin Zainuddin, Zainuddin ZULAIHA BALQIS Zunianto, Anang