Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan dan Penanganan Limbah Hasil Perikanan Kepada Ibu-Ibu Anggota Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan Kaltara Tuty Alawiyah; Dori Rachmawani; Heni Irawati; Muhammad Roem; M. Gandri Haryono; Gazali Salim; Asbar Laga; Amrullah Taqwa; Dhimas Wiharyanto; Muhammad Firdaus; Ratno Achyani; Abdul Jabarsyah; Syamsidar Gaffar
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v4i2.613

Abstract

Kota Tarakan memiliki potensi perikanan tangkap maupun budidaya yang tinggi. Potensi yang dimiliki tersebut menjadi salah satu peluang bagi masyarakat untuk memperoleh kesejahteraan. Hasil perikanan dapat menjadi produk bernilai ekonomi tinggi jika dilakukan pengolahan menjadi berbagai macam produk. Pengolahan hasil perikanan dapat dikembangkan oleh seluruh kalangan masyarakat untuk meningkatkan penghasilan. Pengolahan hasil perikanan dapat menjadi berbagai produk yang siap dikonsumsi. Salah satu produk yang dihasilkan seperti amplang, abon ikan, nuget ikan, sambal ikan, ikan asap, kerupuk ikan, bakso ikan, dodol rumput laut, krispy rumput laut, tortilla rumput laut, minyak ikan dan lain sebagainya. Hasil olahan produk perikanan dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama bila dibandingkan dengan hasil perikanan tanpa pengolahan. Selain itu pengolahan tidak hanya dapat dilakukan pada ikan segar saja dan hasil perikanan lainnya, akan tetapi dapat juga dengan pemanfaatan sisa atau limbah ikan untuk produk tertentu seperti tulang ikan, cangkang, sisik, kepala udang dan lain sebagainya sehingga tidak ada sisa dari setiap pengolahan hasil perikanan. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan dilakukan pelatihan pengolahan hasil perikanan dan penanganan limbah hasil perikanan kepada ibu-ibu Majelis Ekonomi Tarakan. Tahapan kegiatan antara lain pretes, penyampaian materi, pelatihan pembuatan produk, dan diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Ibu-ibu Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan Kaltara memiliki pengetahuan mengenai limbah perikanan dan pemanfaatannya serta pemahaman terkait pengolahan produk hasil perikanan. Hasil pretes dan postest di analisis menggunakan T-test yang menunjukkan hasil bahwa output pair 1 diperoleh nilai yang signifakan yaitu 0,000<0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa setelah dilakukan sosialisasi terdapat perbedaan sebelum dan setelah sosialisasi. Hasil produk yang dipraktekkan pada kegiatan ini adalah pengolahan rumput laut menjadi berbagai macam produk sepertik stick rumput laut, crispy rumput laut.
KAMPANYE KEGIATAN INTERNASIONAL CONSERVACY SUISTAINABLE COASTAL CLEANUP (ICSCC) DI KELURAHAN PANTAI AMAL LAMA KOTA TARAKAN Gazali Salim; Muhammad Gandri Haryono; Tuty Alawiyah; Heni Irawati; Muhammad Firdaus; Dori Rachmawani; Dhimas Wiharyanto; Abdul Jabarsyah; Asbar Laga; Amrullah Taqwa; Ratno Achyani; Muhammad Roem; Syamsidar Gaffar; Balqis Nurmauli Damanik; Syahferi Anwar; Heri Prasetio; Hartati Hartati; Suci Wulandari; Marhamah Marhamah; Dwi Ulan Rahmawati; Lilis Darliah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/8s736a49

Abstract

The Amal Lama beach area is a coastal area that is used by the local community as a recreational area. The estuary area in the East of Tarakan City, precisely on Amal Lama Beach, is a residential area, which is quite high so that it is constrained by waste problems, where the higher or greater the increase in population, the more waste problems will be released based on the fulfillment of the needs of the local community. Waste in this case is waste that cannot be recycled or waste that can be recycled. The type of waste is not only caused by humans, but waste can also be caused by nature, one of which is waste from mangrove leaf litter or mangrove leaf twigs or mangrove stems. In addition, this activity is also used as part of the community service program in the coastal area of ​​Amal Lama Beach, Tarakan City as one of the destinations for Coastal Clean-Up activities. The coastal cleanup activity was carried out on Sunday, September 29, 2024 in the Amal Lama beach area of ​​Tarakan City, attended by students of SMA Negeri 1 Tarakan City, SMA Negeri 2 Tarakan City, SMA Negeri 3 Tarakan City, SMA Negeri 4 Tarakan City, SMK Negeri 3 Tarakan City and residents of RT 03 Amal Lama Beach, Tarakan City. The results of the activity produced 60 plastic bags of garbage consisting of various types of garbage, both garbage from local tourists, garbage from residents, garbage from industry or garbage from nature.   Keywords: Campaign; Coastal Cleanup; Conservancy; International Tarakan
public awareness about climate change impacts and the importance of plastic waste management through the Climate Village Program (ProKlim) Syamsidar Gaffar; M Gandri Haryono; Asbar Laga; Abdul Jabarsyah; Muhammad Firdaus; Muhamad Roem; Amrullah Taqwa; Dori Rachmawanti; Ratno Achyani; Tuty Alawiyah; Heni Irawati; Dhimas Wiharyanto; Gazali Salim; Yushra Yushra; Muhammad Yusfi Yusuf; Taufiq Ahmad Romdoni; Ardy Andreas Bernard Kase; Dian Islamia Muhtar; Resti Amelia Saputri; Sabrina Nourramzy Rahmadania; Theresia Theresia; Balqis Nurmauli Damanik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/38d97k39

Abstract

Abstrak Perubahan iklim memberikan dampak signifikan terhadap sektor kelautan dan perikanan, terutama di wilayah pesisir yang rentan seperti Kelurahan Pantai Amal, Kota Tarakan. Praktik budidaya yang kurang ramah lingkungan, seperti penggunaan botol plastik bekas, telah memperburuk pencemaran plastik dan mengancam ekosistem laut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman warga tentang dampak perubahan iklim dan pentingnya pengelolaan sampah plastik melalui Program Kampung Iklim (ProKlim). Program ini dilaksanakan melalui lima tahapan, yaitu koordinasi dengan pihak kelurahan, penyusunan materi edukasi, sosialisasi kepada masyarakat tentang sampah plastik dan program iklim, pelatihan aksi nyata, serta evaluasi. Kegiatan edukasi di Pantai Amal meningkatkan kesadaran masyarakat tentang perubahan iklim dan dampak pencemaran plastik dari budidaya rumput laut. Diskusi interaktif mendorong warga mengevaluasi praktik lama dan mencari solusi ramah lingkungan. Siswa juga berinisiatif melakukan kampanye lingkungan di sekolah. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa pendekatan edukasi berbasis komunitas efektif membangun kesadaran kolektif di wilayah pesisir. Kata Kunci: ProKlim, Pantai Amal, Iklim
IMPROVING WATER FILTERS AS AN EFFORT TO IMPROVE COASTAL COMMUNITY AWARENESS REGARDING CLEAN WATER SANITATION Heni Irawati; Dhimas Wiharyanto; Amrullah Taqwa; Ratno Achyani; Abdul Jabarsyah; Dori Rachmawani; Muhammad Firdaus; Asbar Laga; Muhammad Roem; Gazali Salim; Tuty Alawiyah; M Gandri Haryono; Syamsidar Gaffar; Yushra Yushra; Muhammad Yusfi Yusuf; Dian Islamia Muhtar; Taufiq Ahmad Romdoni; Ardy Andreas Bernard Kase; Anang Zunianto; Hermawan Susanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/a20fnw54

Abstract

Abstract Tarakan City has potential groundwater that can be utilized as a source of clean water for the community. However, its utilization is currently constrained by the poor groundwater quality, thus necessitating filtration efforts. A simple technology that can be applied is filtration using waste shells of kapah clams (Meretrix sp.), which are abundantly available in coastal area of Pantai Amal Subdistrict. This activity aims to raise community awareness about the importance of clean water sanitation while providing training on how to utilize kapah clam shells as basic materials for simple water filters. The methods used in this program include public socialization, demonstration of water filter production, and assistance to the community. The filter media used in this process are kapah clam shells combined with activated carbon, quartz sand, and gravel. The application is expected to improve groundwater quality to meet environmental health standards as stipulated in the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia No. 2 of 2023. The result showed that kapah clam shells have been proven effective as a filtration medium, particularly in improving the physical quality of water, and can serve as an alternative solution for communities in accessing suitable clean water. Keywords: groundwater, kapah clam shells (Meretrix sp.), higiene and sanitation, environmental health   Abstrak Kota Tarakan memiliki potensi air tanah yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber air bersih oleh masyarakat. Namun saat ini pemanfaatannya masih terkendala oleh kualitas air tanah yang belum memenuhi standar baku mutu, sehingga perlu dilakukan upaya penyaringan air. Salah satu teknologi sederhana yang dapat diterapkan adalah filtrasi menggunakan limbah cangkang kerang kapah (Meretrix sp.) yang banyak tersedia di wilayah pesisir, khususnya di Kelurahan Pantai Amal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sanitasi air bersih, sekaligus memberikan pelatihan tentang cara memanfaatkan limbah cangkang kapah sebagai bahan filter air sederhana. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi, demonstrasi pembuatan filter air, serta pendampingan langsung kepada masyarakat. Bahan yang digunakan dalam proses pembuatan filter adalah cangkang kapah yang dikombinasikan dengan arang aktif, pasir kuarsa, dan kerikil. Penggunaan filter sederhana ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas air tanah hingga memenuhi standar kesehatan lingkungan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 2 Tahun 2023. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan limbah cangkang kapah sebagai media filter cukup efektif dalam memperbaiki kualitas air secara fisik dan dapat menjadi solusi alternatif bagi masyarakat dalam mendapatkan air bersih yang layak. Kata Kunci: Air tanah, cangkang kerang kapah (Meretrix sp.), higiene dan sanitasi, kesehatan lingkungan  
INCREASING COASTAL COMMUNITY AWARENESS REGARDING PERSONAL AND ENVIRONMENTAL HEALTH IN THE BINALATUNG AREA, PANTAI AMAL VILLAGE, TARAKAN CITY Muhammad Firdaus; Muhammad Roem; Amrullah Taqwa; Ratno Achyani; Abdul Jabarsyah; Dori Rachmawani; Asbar Laga; Dhimas Wiharyanto; Heni Irawati; Gazali Salim; Tuty Alawiyah; M Gandri Haryono; Syamsidar Gaffar; Yushra Yushra; Muhammad Yusfi Yusuf; Dian Islamia Muhtar; Taufiq Ahmad Romdoni; Ardy Andreas Bernard Kase
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/v79jmz56

Abstract

Abstract Binalatung area in Pantai Amal Subdistrict is a coastal zone that has developed as a seaweed cultivation center and tourist destination in Tarakan City. However, the economic growth and settlement expansion in this region are not yet balanced with public awareness of environmental health and sanitation. This community engagement program aimed to raise awareness through health education, community discussion, and basic medical checkups for coastal residents. The methods involved coordination with local stakeholders, distribution of educational materials (brochures and posters), face-to-face discussions, and health services in collaboration with Pantai Amal Public Health Center. The results showed high community participation as reflected in enthusiasm during health consultations and discussions. These findings indicate that a collaborative and direct educational approach is effective in increasing public understanding of the connection between environmental conditions, personal health, and quality of life. This activity is expected to serve as a foundational intervention model for similar coastal communities. Keywords: environmental health, coastal community, sanitation, Binalatung   Abstrak   Wilayah Binalatung di Kelurahan Pantai Amal merupakan kawasan pesisir yang berkembang sebagai sentra budidaya rumput laut dan destinasi wisata Kota Tarakan. Namun, pertumbuhan aktivitas ekonomi dan pemukiman di wilayah ini belum diimbangi dengan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sanitasi dan kesehatan lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat melalui sosialisasi, diskusi, dan pemeriksaan kesehatan dasar secara langsung kepada warga pesisir. Metode yang digunakan meliputi koordinasi dengan pemangku kepentingan lokal, distribusi media edukasi (brosur dan poster), diskusi tatap muka, serta layanan pemeriksaan kesehatan bekerja sama dengan Puskesmas Pantai Amal. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat yang ditandai dengan antusiasme dalam mengikuti pemeriksaan dan diskusi kesehatan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan kolaboratif berbasis edukasi langsung efektif dalam membangun pemahaman warga terhadap hubungan antara kondisi lingkungan dengan kesehatan pribadi dan kualitas hidup. Kegiatan ini diharapkan menjadi model intervensi awal yang dapat dikembangkan lebih lanjut untuk wilayah pesisir lainnya dengan karakteristik serupa.   Kata Kunci: kesehatan lingkungan, masyarakat pesisir, sanitasi, Binalatung
Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan Pada Ibu-Ibu Nelayan Kelurahan Pantai Amal Alawiyah, Tuty; Gaffar, Syamsidar; Rachmawani, Dori; Irawati, Heni; Haryono, M. Gandri; Firdaus, Muhammad; Taqwa, Amrullah; Wiharyanto, Dhimas; Salim, Gazali; Roem, Muhammad; Jabarsyah, Abdul; Achyani, Ratno; Yushra, Yushra; Yusuf, Muhammad Yusfi; Romdoni, Taufiq Ahmad; Kase, Ardy Andreas Bernard; Muhtar, Dian Islamia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This Community Partnership Program (PKM) aims to enhance the capacity of fisherwomen in Pantai Amal Village, Tarakan City, in processing fishery products into high-value economic commodities through educational-based training and outreach. The local community faces challenges in utilizing aquaculture products such as seaweed and milkfish, which are typically sold in raw form at low prices. This community service activity consists of several stages, including coordination with local leaders, collection of raw materials, dissemination of fish and seaweed nutritional information, and training in processing fishery products into seaweed dodol, amplang, and pempek. The results show that the training increased participants’ knowledge, skills, and creativity in diversifying fishery products. This service activity contributes to the development of educational science, particularly in community empowerment through nutritional literacy, household entrepreneurship, and contextual learning based on local potential. It is expected that this model of educational empowerment can be replicated in other coastal areas.
Chemical and antioxidant characteristics on rice crackers fortified with seaweed Eucheuma cottoni and dayak onion Christine Dyta Nugraeni; Dena Pramita Dewi; Tuty Alawiyah; Gazali Salim; Tri Paus Hasiholan Hutapea
Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Vol 5 No 2: November 2023
Publisher : Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jipsbp.v5i2.2027

Abstract

This study aims to observe the addition of seaweed and Dayak onions to rice crackers on the nutritional content and antioxidant activity. This study has been carried out at the Nutrition Laboratory, University of Borneo Tarakan. The seaweed used is Eucheuma cottoni. Making crackers consists of several steps, namely material preparation, dough making, molding, and drying. The results given information that the addition of seaweed and Dayak onions had an effect on the nutritional content and antioxidant activity. Puli crackers fortified with seaweed and Dayak onions contain 8.04% protein, 1.07% fat, 1.77% water, 5.96% ash, and 83.16% carbohydrates. The antibiotic activity of seaweed and Dayak onion fortified Puli crackers using the DPPH method was greater than that of commercial Puli crackers, which was 4.07%.
Co-Authors ,, Ahmadi ,, Ferdinandus ,, Rosmianto ., Halidin ., Herliantos ., Manahan ., Rosmianto A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abda Abda Abdul Jabarsyah Abdul Jabarsyah Abdul Jabarsyah, Abdul Abdul Latif, Adil Abdul Muis Prasetia, Abdul Muis Abdur Rahman Achyani, Ratno Adil Abdul Latif Agus Indarjo Agus Indarjo Agus Indarjo Agus Indarjo Agus Winarna Agustianisa, Rahmah Ahmadi , Ahmadi . Aksono HP., Eduardus Bimo Al arif, Mohammad Anam Alfreste Kalalo Alfretse Kalalo Ambariyanto Ambariyanto Anang Zunianto Andi Izza Naafilah Andi Putra Luwu Annas Salleh Anwar, Syahferi Ardy Andreas Bernard Kase Ariel E San Jose Arif Fadllullah Asbar Laga Asbar Laga, Asbar Asriadi Asriadi Awaludin, Awaludin Ayu Tri Fatma Ayu Tri Fatma Ayu Tri Fatwa Balqis Nurmauli Damanik Balqis Nurmauli Damanik Balqis Nurmauli Damanik Brian Bonte, Stenly Budi Pramono BUDI PRAMONO cahyadi, jimmy Chandra, Tomy Christine Dyta Nugraeni Christine Dyta Nugraeni Darliah, Lilis Daruti Dinda Nindarwi Dena Pramita Dewi Dena Pramita Dewi Dhimas Wiharyanto Dian Islamia Muhtar Dita Wisudyawati Doddy Septian Dori Rachmawani Dori Rachmawanti Dwi Ulan Rahmawati Encik Weliyadi Ermawaty - Maradhy Erwin . Erwin . Fahrizal Amir Ferdinandus , Firman Firman Gabriel Choirul Alman GS , Achmad Daengs Guntur Eko Saputro Haetami, Haetami Halidin . Hariyadi Hariyadi Hartati Hartati Hartati Hartati Haryono, M Gandri Haryono, M. Gandri Heni Irawati Heni Irawati Heri Prasetio Heriyana Heriyana Herliantos . Hermawan Susanto Hermawan Susanto Ilman, Muhamad Indra Perdana Indra Perdana Ira Maya Abdiani Ira Maya Abdiani Iranda, Rama Jamiludin Jamiludin Julian Ransangan Julian Ransangan Julian Ransangan Juliana Juliana Kalalo, Alfreste Kalalo, Alfretse Kartina Kase, Ardy Andreas Bernard Kelen, Pius Bae Kristiani Rani Mathius Kun Retno Handayani Kuncorojakti, Suryo Laurha Annisa Linting Lilis Darliah Luwu, Andi Putra m gandri haryono M.Aslan, La Ode Manahan . Marhamah Marhamah Marhamah Marhamah Masayu Rahmia Anwar Putri, Masayu Rahmia Anwar Mathius, Kristiani Rani Mazlan Meiryani Miska Sanda Lembang Mochamad Candra Wirawan Arief Mochammad Imron Awalludin Mohammad Noor Amal Azmai Muchammad Yunus Mufrida Zein Mufrida Zein Muhamad Roem Muhammad Fajar Alvian Muhammad Firdaus Muhammad Firdaus Muhammad Firdaus Muhammad Firdaus Muhammad Firdaus Muhammad Firdaus Muhammad Firdaus Muhammad Gandri Haryono Muhammad Roem Muhammad Roem Muhammad Yusfi Yusuf Muhammad Yusuf Awaluddin Muhtar, Dian Islamia Mujiyanto Mujiyanto Mulyadi Syam Mursidi Mursidi N. Nurjanah Nabila Nabila Nano Saputra Nasrul Nawir, Daud Ngungut Nina Nurmalia Dewi Noor Zuhry, Noor Nugraeni, Christine Dyta Nurwijayanti Pangestuti, Ratih Permana Ari Soejarwo Permana Ari Soejarwo Permana Ari Soejarwo Permana Ari Soejarwo Pius Bae Kelen Prakoso, Lukman Yudho Prasetio, Heri Prayogi Aprilianto Puji Rahmadi Puji Rahmadi Putri Desi Wulan Sari Rachmawanti, Dori Rahmadania, Sabrina Nourramzy Rahmadi, Puji Rahmadi, Puji Rahmahani, Jola Rahmawati, Dwi Ulan Ransangan, Julian Rasi, Moh. Ratih Pangestuti Ratih Rachma Kurnia Ratno Achyani Resti Amelia Saputri Retno Hartati Rezkyana Rezkyana Ridwan Shabir Riky Rizky Rita Rita Roem, Muhamad Romdoni, Taufiq Ahmad Rona, Rona Rose Dewi Rosmianto , Rosmianto . Rozi Rozi Rozi Rozi, Rozi Rukisah, Rukisah Rusli S, Suhelmi Sabrina Nourramzy Rahmadania Salim, Nasiatul Aisyah Sampe, Yakob San Jose, Ariel E Santanumurti, Muhammad Browijoyo Saputra, Nano Saputri, Resti Amelia Sartika, Linda Septian, Doddy Setiyawan, Muhammad Dicky Setyantini, Woro Hastuti Simanjuntak, Ricky Febrinaldy Sitti Hartinah DS Stenly Brian Bonte Stephanie Bija Stephanie Bija Suci Wulandari Suci Wulandari Suhelmi S Supriadi Supriadi Suriyanti Suriyanti Suriyanti Suryanti Susiyanti Susiyanti Susiyanti Susiyanti Sutrasna, Yudi Suwarno Suwarno Syahrun - Syam, Mulyadi Syamsidar Gaffar Tamrin Toha Taqwa, Amrullah Taufiq Ahmad Romdoni Taufiq Ahmad Romdoni Theresia Theresia Theresia Theresia Thonas Indra Maryanto Tommy Chandra Tommy Chandra Tomy Chandra Tri Paus Hasiholan Hutapea Tuty Alawiyah Tuty Alawiyah Tuty Alawiyah Wahyu Hidayat Weliyadi, Encik Wiwiek Tyasningsih Yakob Sampe Yayuk Sugianti Yen Thi Hong Pham Yen Thi Hong Pham Yulma Yulma Yulma, - Yulma, Yulma Yushra Yushra Yushra, Yushra Yusuf, Muhammad Yusfi Zahidah Zahidah, Zahidah Zainuddin Zainuddin Zainuddin, Zainuddin Zunianto, Anang