Claim Missing Document
Check
Articles

Kepatuhan Minum Obat dan Indeks Massa Tubuh (IMT) berhubungan dengan Tekanan Darah Pasien Hipertensi Prolanis di Puskesmas Segiri Kota Samarinda Nurul Fadhila Lestari; Endang Sawitri; Evi Fitriany
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 7 No 1 (2022): JURNAL MEDIKA KARYA ILMIAH KESEHATAN
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.835 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v7i1.1008

Abstract

Hipertensi merupakan suatu kondisi peningkatan tekanan darah ≥140/90 mmHg secara menetap. Salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya hipertensi adalah faktor berat badan (Indeks Massa Tubuh = IMT). Hipertensi dapat dikendalikan dengan menjaga kepatuhan meminum obat. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan adalah mengikuti Program Pengelolahan Penyakit Kronis (Prolanis). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat dan IMT dengan tekanan darah pasien hipertensi Prolanis di Puskesmas Segiri. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 60 sampel yang diambil dengan teknik Non Probability Sampling dengan jenis Accidental Sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner Modifed Morisky Adherence Scale (MMAS-8), alat sfigmomanometer dan catatan rekam medik Prolanis pasien. Data dianalisis menggunakan Pearson Chi-square dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan, rentang usia 51-60 tahun, pendidikan terakhir SMA, wiraswasta dan rentang lama menderita hipertensi 1-5 tahun. Sebagian besar responden memiliki kepatuhan sedang dalam meminum obat (55%), IMT dalam kategori obesitas (45%) dan memiliki tekanan darah yang terkontrol (68,3%). Hubungan kepatuhan minum obat menunjukkan p = 0,000 dan IMT p = 0,045. Disimpulkan bahwa kepatuhan minum obat dan IMT berhubungan dengan tekanan darah pasien hipertensi Prolanis di Puskemas Segiri Kota Samarinda.
Strategi sukses belajar era digital di perguruan tinggi Hamdi Mayulu; Endang Sawitri; Taufan Purwakusumaning Daru; Irsan Tricahyadinata; Boyke Rorimpandey
INOVASI Vol 18, No 4 (2022): November
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jinv.v18i4.11741

Abstract

Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di era digital pada pendidikan tinggi tidak hanya terbatas pada ruang kelas, tetapi telah memberikan manfaat bagi sektor lain dari setiap ekonomi nasional sehingga diperlukan strategi-strategi agar dalam mengaplikasikannya dapat berjalan dengan efektif yang melibatkan peran pemerintah pusat, pengelola perguruan tinggi sampai seluruh civitas akademika perguruan tinggi dan tetap melakukan pengawasan serta pemantauan dalam pelaksanaannya. Bentuk-bentuk pembelajaran digital yang dapat diaplikasikan di era digital diantaranya e-learning, mobile learning, learning object repository, blended learning, learning management systems, blogs, game dan gamification.  Teknologi digital yang diaplikasikan ke dalam metode pembelajaran memungkinkan terjadinya pembelajaran yang lebih fleksibel, terciptanya interaksi antar mahasiswa yang lebih aktif, suasana pembelajaran lebih nyaman, dan kesempatan mendapatkan pengetahuan yang beragam lebih terbuka luas, serta telah memfasilitasi kegiatan pembelajaran dan pengajaran jarak jauh yang berdampak besar pada banyak bidang seperti perawatan kesehatan, hiburan, komunikasi, militer dan bisnis.
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Ketahanan Kardiorespirasi pada Mahasiswa Program Studi Kedokteran Universitas Mulawarman Muhammad Rezwan Qhuzairi; Agustina Rahayu Magdaleni; Sulistiawati Sulistiawati; Endang Sawitri; Indra Sukmana Putra
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 12, No 2 (2023): Online July 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v12i2.2169

Abstract

Cardiorespiratory endurance is the ability of the body's circulatory and respiratory system to meet the oxygen needs of the muscles as a source of energy production during sustained physical activity. One of the factors that influenced the level of cardiorespiratory endurance of a person was physical activity. Objective: To determined the relationship between physical activity and cardiorespiratory endurance. Methods: It was an analytic observational with a cross-sectional study. Data were taken from primary data that were measured directly on 97 students of the Medical Study Program at Mulawarman University who were selected using a purposive sampling technique. The data collected included physical activity using the Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) and cardiorespiratory endurance using Queen's College Step Test. The statistical analysis used was Spearman's correlation test with a significance value of p <0.05. Results: The statistical test showed that the relationship between physical activity and cardiorespiratory endurance was p = 0.003 and r = 0.295. Conclusion: There was a significant positive relationship between physical activity and cardiorespiratory endurance, and the relationship's strength was weak.Keywords:  cardiorespiratory endurance, global physical activity questionnaire, physical activity, queen’s college step test
GAMBARAN MOTIVASI IBU DALAM MEMBERIKAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI DESA PERENG,PRAMBANAN, KLATEN Endang Sawitri; Setianingsih; Rizky Setya Tama
TRIAGE Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/triage.v9i2.605

Abstract

Latar Belakang berdasarkan laporan data imunisasi bulan Oktober 2021, cakupan imunisasi dasar lengkap baru mencapai 58,4 % dari target 79,1%. Salah satu sarana melaksanakan imunisasi adalah posyandu, yang merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber daya masyarakat (UKBM) yang dilaksanakan oleh, dari dan untuk masyarakat. Untuk memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat guna memperoleh pelayanan kesehatan bagi ibu, bayi, dan anak balita. Namun hal tersebut tidak dapat secara maksimal apabila orang tua atau keluarga bayi tidak memiliki kesadaran untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan imunisasi yang dilaksanakan pada setiap posyandu-posyandu. Hal ini membutuhkan dukungan yang besar dari keluarga bayi untuk melakukan imunisasi. Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui motivasi ibu dalam memberikan imunisasi dasar pada bayi di desa Pereng, Prambanan, Klaten.. Jenis Penelitian ini menggunakan desain penelitian Deskriptif kuantitatif . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Ibu yang memiliki bayi 0-12 bulan jumlah 31. Teknik Pengmbilan total sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil Karakteristik responden rerata usia 31.3 tahun, pendidikan terakhir responden paling banyak adalah sampai dengan tingkat SMA yakni sebanyak 19 orang, responden kebanyakan bekerja IRT dengan jumlah responden sebanyak 24 orang. Motivasi responden terbanyak adalah motivasi cukup dengan jumlah responden sebanyak 15 orang (48,5%)
GAMBARAN STATUS GIZI PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH DI TK PERTIWI TANGKIL Endang Sawitri; Setianingsih; Indri Septiana
TRIAGE Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 10 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/triage.v10i1.652

Abstract

Berdasarkan standar WHO, secara nasional. Dapat dilihat bahwa secara nasional prevalensi berat kurang pada tahun 2010 adalah 17,9 persen yang terdiri dari 4,9 persen gizi buruk dan 13,0 gizi kurang. Jika dibandingkan dengan angka prevalensi nasional tahun 2007 (18,4 persen) sudah terlihat ada penurunan. Penurunan terutama terjadi pada prevalensi gizi buruk yaitu dari 5,4 persen tahun 2007 menjadi 4,9 persen pada tahun 2010 atau turun sebesar 0,5 persen, sedangkan prevalensi gizi kurang masih tetap sebesar 13,0 persen. Bila dibandingkan dengan pencapaian sasaran MDG tahun 2015 yaitu 15,5 persen maka prevalensi berat kurang secara nasional harus diturunkan minimal sebesar 2,4 persen dalam periode 2011 sampai 2015.Tujuan: Mengetahui gambaran gambaran status gizi anak usia pra sekolah di TK Pertiwi Tangkil . Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan desain penelitian Deskriptif. Populasi dalam penellitian ini adalah warga anak usia pra sekolah di TK Pertiwi Tangkil Kemalang yang berjumlah 29 siswa Teknik pengambilan total sampling. Alat pengumpulan data menggunakan dokumentasi.Hasil dan pembahasan: Status Gizi pada anak pra sekolah TK Pertiwi Tingkil diketahui 1 anak (3,4%) berstatus gizi kurang,sedangkan sebagian besar anak berstatus gizi baik yaitu ada 16 anak (55,2%) dan bahkan ada yang berstatus gizi lebi ada 12 anak (41,4%). Kesimpulan: Secara keseluruhan gambaran status gizi anak di TK Pertiwi Tangkil adalah anak berstatus gizi baik.
HUBUNGAN PENGGUNAAN GADGET DENGAN PERKEMBANGAN PERSONAL SOSIAL ANAK PRASEKOLAH TAMAN KANAK KANAK DI DESA POGUNG CAWAS Setianingsih; Endang Sawitri; Apriani T
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 17 No 2 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v17i2.376

Abstract

Abstrak Latar Belakang .Anak usia prasekolah sendiri adalah anak yang rentang usianya antara 4 sampai dengan 6 tahun. Penggunaan gadget merupakan salah satu faktor perkembangan personal sosial anak tidak diberi kebebasan dalam menggunakan gadget. Perkembangan Personal sosial adalah aspek yang berhubungan dengan kemapuan kemandirian dan bersosialisai. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan penggunaan gadget dengan perkembangan personal sosial anak prasekolah Taman Kanak Kanak Di Desa Pogung Cawas. Metode :Penelitian ini menggunakan deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi ini adalah anak yang berada di Taman Kanak Kanak Pogung Cawas. Responden penelitian ini sebanyak 88 responden yang diperoleh dengan tekhnik total sampling dan jumlah sampel 77 responden. Instrumen dengan menggunakan koesioner dan DDST II. Analisa data bivariat menggunakan uji Kendal Tau. Hasil penelitian anak terbanyak berjenis kelamin laki-laki (55,8%), rerata usia 5,41 tahun. Hasil penelitian menunjukkan 68,8% anak menggunakan gadget rendah dan 81,8% anak perkembangan personal sosial yang normal. Hasil uji Kendall Tau menunjukkan ada hubungan antara penggunaan gadget dengan perkembangan personal sosial p =0,014 sehingga p < α(0.05). Kesimpulan pengguaan gadget memiliki hubungan yang signifikan dengan perkembangan personal sosial anak prasekolah di Taman Kanak kanak di Desa Pogung Cawas Kata Kunci : Pra sekolah, Gadget, Perkembangan Personal Sosial
Pengaruh Kombinasi Mewarnai Dan Origami Terhadap Perkembangan Kemampuan Motork Halus Anak Pra Sekolah Endang Sawitri; - Setianingsih; Silfia Purnawati
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 4 (2021): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Post Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Tangguh
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang Anak merupakan individu yang berada dalam satu rentang perubahan pekembanganyang dimulai dari bayi hingga remaja. Pemantauan perkembangan motorik halus amak pentingdilakukan untuk mengetahui penyimpangan sejak dini, sehingga dapat dilakukan upaya pencegahan,upaya stimulasi dan upaya penyembuhan serta pemulihan dalam pelayanan kesehatan anak. Tujuanpenelitian untuk mengetahui pengaruh kombinasi mewarnai dan origami terhadap perkebangankemampuan motorik halus anak prasekolah di TK Pertiwi Gentan. Metode: jenis penelitian inimenggunakan Quasi Eksperimental dengan desain peneltian pre test post test nonequivalent controlgroup. Populasi 34 respondent dan sampel berjumlah 34 responden (kelompok intervensi dankelompok kontrol), Penelitian dilakukan di TK Pertiwi Gentan. Analisa dua variabel di analisisdengan  uji statistic Wilcoxon. Hasil penelitian . Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai p-value0,157>0,05 menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan pengaruh kombinasi mewarnai dan origamiterhadap perkembangan kemampuan motorik halus anak usia prasekolah .Hasil penelitianmenunjukkan bahwa pada dasarnya permainan anak yang aktif menggunakan jari-jemarianak meningkatkan perkembangan motorik halus anak. Kesimpulan : tidak ada pengaruh kombinasi mewarnai dan origami terhadap kemampuan motorik halus anak pra sekolah.  Kata kunci: Mewarnai; Origami; Motorik Halus; Prasekolah
Pelatihan Perawatan Luka dan Edukasi Kebersihan Lingkungan pada Pelajar SD di Desa Sungai Bawang, Kutai Kartanegara: Wound Care Training and Environmental Cleanliness Education for Elementary School Students in Desa Sungai Bawang, Kutai Kartanegara Ridwan, Muhammad Thoyib; Nadhifa Reynanda; Nabiela An’nisa Putri; Ika Fikriah; Siti Khotimah; Rahmat Bakhtiar; Sulistiawati Sudarso; Endang Sawitri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Notokusumo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Perawatan luka merupakan tindakan yang dibutuhkan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut dari terputusnya kontinuitas suatu jaringan. Pengetahuan perawatan luka dibutuhkan oleh semua orang terutama kelompok usia anak-anak yang rentan mengalami luka, seperti luka lecet yang diakibatkan aktivitas fisik. Pemahaman mengenai tindakan perawatan luka dan pengelolaan kebersihan lingkungan masih rendah di masyarakat, termasuk di kalangan anak-anak. Hal ini diakibatkan masih kurangnya edukasi mengenai pentingnya hal tersebut. Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman serta keterampilan perawatan luka dan kesadaran dalam pengelolaan kebersihan lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan di SDN 014 Desa Sungai Bawang, Kutai Kartanegara pada 27 Mei 2023. Kegiatan dilakukan dengan pengerjaan pre-test, penyampaian materi, praktik, diskusi kelompok, dan pengerjaan post-test yang dilakukan pada pelajar kelas 1-6 SDN 014 Desa Sungai Bawang yang berjumlah 53 orang. Didapatkan hasil nilai rata-rata pre-test sebesar 83,49 ± 20,33 dan rata-rata nilai post-test sebesar 87,97 ± 16,25. Hasil uji statistik Wilcoxon Rank menunjukkan nilai p = 0,041 (p < 0,05) yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara pengetahuan tentang perawatan luka dan kebersihan lingkungan sebelum dengan setelah melakukan pelatihan dan edukasi.Berdasarkan pelatihan ini, kami menyarankan kepada pihak yang terkait, seperti penyelenggara pendidikan di sekolah-sekolah, terutama sekolah dasar untuk mengadakan pelatihan dan edukasi serupa dan menggabungkan beberapa metode seperti ceramah, diskusi, dan simulasi agar memberikan hasil yang lebih baik terhadap pemahaman dan keterampilan siswa.   Abstract: Wound care is a measure needed to prevent further damage of a disconnected tissue. Knowledge of wound care is needed by everyone, especially the age group of children who are prone to injuries, such as abrasions caused by physical activity. Understanding of wound care and environmental hygiene management is still low in the community, including among children. This is due to a lack of education regarding the importance of this matter. The purpose of this activity are to increase the knowledge and skills of wound care as well as increasing awareness of environmental hygiene. This activity was held at SDN 014 Desa Sungai Bawang on May 27, 2023. This activity was carried out by pre-test, presenting material, practice, and post-test done to students of 1st-6th grade at SDN 014 Sungai Bawang totalling to 53 participants. It was obtained that the average pre-test score was 83,49 ± 20,33 and the average post-test score was 87,97± 16,25. The statistical results of Wilcoxon Rank Test shows the p value = 0,041 (p < 0,05) informs that there is a difference in knowledge about wound care and environmental hygiene before and after the training. Based on this research, we suggest to related parties, such as education providers in schools, especially elementary schools, to hold similar training and education and combine several methods such as lectures, discussions and simulations to provide better results for students' understanding and skills.
Edukasi Pencegahan Karies pada Siswa Sekolah Dasar dengan Media Permainan Ular Tangga Sawitri, Endang; Khumaidi, Khumaidi; Diastuti, Denti; Wirayuda, M. Ade; Hafidhuddin, M. Abdul Aziz; Sari, Vivi Arsi Arsi Rahmania; Saputri, Ni Made Maharani Indira
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2024): Volume 6, Nomor 1 Juni Tahun 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v6i1.14541

Abstract

Karies gigi adalah penyakit yang umum terjadi di masyarakat.  Anak-anak merupakan usia yang rentan terjangkit karies gigi, yaitu sebesar 54%. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang pencegahan karies dini dengan sasaran pada siswa kelas satu sekolah dasar yang berjumlah 22 orang. Salah satu upaya untuk menurunkan tingkat kejadian karies adalah melalui penyuluhan dan demonstrasi menggunakan ular tangga. Kegiatan dilaksanakan di SDN 010, Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara selama satu hari pada tanggal 24 Juli 2023. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah peningkatan rata-rata skor pengetahuan tentang pencegahan karies dari sebelum intervensi (pretest) yaitu 44,09 dan pengetahuan setelah intervensi (post test) yaitu 77,27. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis permainan perlu ditingkatkan dan dilaksanakan secara berkesinambungan.Dental caries is a prevalent condition in modern society. Children are the age most susceptible to contracting dental caries, as many as 54%. This program aims to increase knowledge and behavior about preventing early caries, targeting 22 first grade at elementary school students. One effort to reduce the incidence of caries is  education and demonstrations using snakes and ladders simulation games. The activity was performed at SDN 010, Sangasanga District, Kutai Kartanegara Regency for one day on July 24 2023. The results of this study is the caries prevention knowledge before intervention (pre test) is 44,09 and after (post test) is 77,27. This founding shows that game-based education needs to be improved and implemented continuously.
Hubungan Saturasi Oksigen dengan Mortalitas Penderita COVID-19 Wiryawan, I Nyoman Bagus Putra; Sawitri, Endang; Rahmah Retnaningrum, Yuliana
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Medika Karya Ilmiah Kesehatan
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) is an infectious disease caused by the Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2) virus. There are several factors affecting mortality on patients COVID-19 such as oxygen saturation. This study aims to find the association of oxygen saturation with mortality among COVID-19 patients. The analytical observational research applied retrospective cohort study. There were 104 medical records of adult patients with the COVID-19 admitted to Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda Regional Public Hospital from 2021 to 2022. The data were analyzed using Mann-Whitney test. There were 47 patients were confirmed deaths from COVID-19. The COVID-19 patients had a median oxygen saturation of 86%. The association between oxygen saturation and mortality was p = 0.001; OR = 1.163. In conclusion, there is an association between oxygen saturation and mortality among the COVID-19 patients
Co-Authors - Setianingsih Achmad, Andika Adi Saputra Agus Murtana Agus Sudaryanto Agustina Rahayu Magdaleni Agustiningrum, Ratna Ahmad Fikri Akbar Alvina Hafidiati Anggita Maharani Anik Puji Rahayu Anna Uswatun Qoyyimah Annisa Muhyi Apriana Apriana Apriani T Arie Ibrahim Arius, Yudhy Aryani Dwi Kesumawardani Atika, Andi Rafika Auralia, Alifia Averina Dwie Larensia Azi Surya Kurniawan Bakhtiar, Rahmat Boenjamin, Abdul Azis Boyke Rorimpandey Boyke Soebhali, Boyke Chory Elsera Cicih Bhakti Purnamasari Damayanti, Anissa Danial - Daryani Devi Permata Sari Dewi Suryandari Dewi, Januartha Kisari Diastuti, Denti Dynamurti Wintoro, Piscolia Edi Dharmana Edi Dharmana Elsera, Chori Endang Wahyuningsih Enggarita Widyahapsari Erwin Ginting Esmaya R. A. Adaniyah Esri Rusminingsih - Evi Fitriany Falah, Irdiansyah Al Fatimah Nur Lintang Fauzan, Muh . Fiani, Raicha Okta Fikriah, Ika Fitri Suciana Hafidhuddin, M. Abdul Aziz Hafidhuddin, Muhammad Abdul Aziz Hajari, Siti Hamdi Mayulu Hardianto, Djoen Hary Nugroho Hary Nugroho Hazami, Lathifah Nur Islami B. Ida Ayu Kade Sri Widiastuti Idris, Fagil Rananda Ign. Riwanto Ign. Riwanto Ilham Akbar Choirul Umam Indra Sukmana Putra Indri Septiana Irawiraman, Hadi Irsan Tricahyadinata Iwan Samsugito Khumaidi Khumaidi Kombong, Aldri Yithream Kusumaningrum, Puput Risti Kusumawati , Ema Lilies Anggarwati Astuti Listiyawati Magdaleni Agustina Rahayu Magdaleni, Agustina Rahayu Maghfiroh, Qonita Yaumil Maharani, Kinanti Nur Cantika Maina, Annin Dya Mangara Tua, Ivan Joalsen Martalina, Elliana Marwanti Masyudhi Masyudhi Maulida, Nabila Moriko Pratiningrum Muhammad Aminudin Muhammad Fachrian Akbar Muhammad Furqan, Muhammad Muhammad Rezwan Qhuzairi Musnar Munir Muthi’ah, Nisa Mu’ti, Abdul Nabiela An’nisa Putri Nabilah, Nur Alya Nadhifa Reynanda Nanda, A. Luthfiah Novia Fransiska Ngo Nur Indranettasa, Anes Nur Khoma Fatmawati Nur Khoma Fatmawati Nur Wulan Agustina Nurul Budiana Nurul Fadhila Lestari Nurul Hasanah Nurul Hasanah Nurul Hasanah Nuryanni Dihin Utami, Nuryanni Dihin Oktaviani, Uus Seila Poppy Desra S Nasution Pramasari, Cristiani Nadya Pramesti, Nadya Ashiilah Syifa Pratiningrum, Moriko Prinadira, Sarah Puput Risti Kusumaningrum Purnamasari, Cicih Bhakti Putra, Indra Sukmana Putri, Nabiela Annisa Putri, Zeni Evilya Qhuzairi, Muhammad Rezwan Rachman, Syarifah Awwaliyyah Rahma, Rosyida Muthia Rahmah Retnaningrum, Yuliana Rahmat Bakhtiar Ramadhan, Muhammad Aidil Aulia Retnaningrum, Yuliana Rahmah Ridwan M Ridwan, Muhammad Thoyib Rimayanti, A. Annisa Aulia Riries Khoiru Rizky Setya Tama Rohmawati, Wiwin Safitri, Nurvita Salsabila, Naila Cantika Salsabila, Salma Nadya Sanjaya, Regina Anastasia Saputra, Rudi Saputri, Ni Made Maharani Indira Sari, Aulia Novita Sari, Vivi Arsi Arsi Rahmania Sari, Vivi Arsi Rahmania Sembiring, Rinawati Setianingsih Setianingsih, S Silfia Purnawati Sinar Yani Sinar Yani Siti Khotimah Siti Khotimah Siti Nur Azizah Sjarif Ismail Sofia Apriyanti Sri Wahyuni Sri Wahyunie Subagio, Kiki Jayapratama Sudarso, Sulistiawati Sulistiani, Dewi Sulistiani, Dewi Arsih Sulistiawati Sudarso Sulistiawati Sulistiawati Sulistiawati Sulistiawati Sulistiyawati Sulistiyawati Supardi Swandari Paramita Syaiful Yanwar Syifa Fitria Anggraeny Taufan Purwokusumaning Daru, Taufan Purwokusumaning Tetrine Prameswari Tjahjono Tjahjono Tjahjono Tjahjono Tua, Ivan Joalsen Mangara Tumenggu, Auliya Rizky Ulyah, Rochimah Thul Virginia Uspa, Astria Wafi, Viky Hibatu Wati, Cindy Ira Wati, Eka Rina Wijaya, Joseffine Valentina Wiranti, Patih Atma Wirayuda, M. Ade Wiryawan, I Nyoman Bagus Putra Wiwin Rohmawati Yani, Sinar Yasmiin Khoirul Bariyyah Yoga Bowo Leksono Yudia, Riries Choiru Pramulia Yuniati Yuniati