Claim Missing Document
Check
Articles

Effect of Ethanol Extract of Eleutherine bulbosa (Mill.) URB on Anaerobic Bacterial Prophyromonas gingivalis In Vitro Siti Nur Azizah; Sinar Yani; Sjarif Ismail; Masyudhi Masyudhi; Endang Sawitri
Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry Vol. 4 No. 3 (2018): J. Trop. Pharm. Chem.
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia, 75117, Gedung Administrasi Fakultas Farmasi Jl. Penajam, Kampus UNMUL Gunung Kelua, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jtpc.v4i3.151

Abstract

Periodontitis is an inflamation of supporting tissues on teeth that became the main cause of Prophyromonas gingivalis (P. gingivalis) bacteria. Treatment of periodontitis is by giving antibacterial agent therapy. Plants that have antibacterial effects one are Eleutherine bulbosa (UEB) bulbs from the Iridaceae family. This plant has been used for ethnobotany boils drugs and has been known to have antibacterial activity toward against intestinal pathogen bacteria that is anaerobic Gram Negative, but still unknown its activity against on oral pathogenic bacteria such as P. gingivalis. The purpose of this study was to know the effect of UEB extract on the growth of P. gingivalis bacteria as in vitro. UEB is taken from agriculture center in Samarinda city. UEB Simplisia was tested for antibacterial activity using Kirby-Bauer disc diffusion method on BHI-A media supplemented with vitamin K and hemin. The bacteria which used were P. gingivalis ATCC® 33277. Blank disc 6 mm with nine concentrations attached to BHI-A medium, incubated for 24 hours at 37 °C in an anaerobic atmosphere, then sprayed MTT (3-[4,5-Dimethylthiazole-2-yl]-2,5-diphenylttetrazoliumbromide) reagent and read a few moments later. For comparison, then used Chlorhexidine gluconate (CHX) 2 mg/ml. The statistical analysis with t-test and there was significant different if p<0.05. The result showed that the higher concentration of UEB ethanol extract will increase the growth inhibition zone of P. gingivalis bacteria and reach maximum at 10 mg/ml concentration. The result of t-test showed no difference significant of P. gingivalis bacterial inhibition zone in the treatment group of 7.5 mg/ml and 10 mg/ml concentration on CHX group. This study proves UEB ethanol extract can inhibit the growth of P. gingivalis bacteria.
Gambaran Status Konsumsi Air Minum Pada Pasien Batu Saluran Kemih Syifa Fitria Anggraeny; Boyke Soebhali; Sulistiawati Sulistiawati; Poppy Desra S Nasution; Endang Sawitri
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2021): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v3i1.211

Abstract

Penyakit batu saluran kemih (BSK) adalah pembentukan batu yang disebabkan oleh pengendapan kristal yang dapat terjadi di ginjal, ureter, buli, dan uretra. Penyakit BSK merupakan penyakit ketiga terbanyak di bidang urologi setelah infeksi saluran kemih dan pembesaran prostat benigna. Salah satu faktor risiko penyakit BSK adalah asupan air minum yang kurang. Asupan air minum yang kurang menyebabkan volume urine yang tidak cukup untuk membuang zat sisa metabolisme dan garam yang berlebihan, serta menyebabkan supersaturasi urine dan retensi endapan zat terlarut dalam urine yang memudahkan terbentuknya BSK. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional serta menggunakan metode purposive sampling yang bertujuan untuk mengetahui gambaran status konsumsi air minum pada pasien batu saluran kemih di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Data yang diperoleh berasal dari hasil wawancara pasien menggunakan kuesioner BEVQ-15 dan data rekam medik RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Jumlah sampel yang diperoleh sebesar 55 pasien yang telah didiagnosis BSK. Hasil menunjukkan bahwa terdapat 56,4% responden dengan status konsumsi air minum yang masih kurang dengan rata-rata konsumsi air minum sebanyak 2343,5 ml/hari. Jumlah ini masih kurang dari anjuran minum European Association of Urology, yaitu 2500 ml/hari. Kesimpulan yang dapat ditarik dari hasil penelitian adalah status konsumsi air minum pasien BSK sebagian besar berada pada kategori kurang. Kata Kunci: Konsumsi Air Minum, Batu Saluran Kemih
Hubungan Usia dengan Kadar Prostate Specific Antigen pada Penderita Benign Prostatic Hyperplasia di Laboratorium Patologi Anatomi RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda Ilham Akbar Choirul Umam; Hadi Irawiraman; Endang Sawitri
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2020): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v2i4.224

Abstract

Abstract Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) is a disorder of stromal cell hyperplasia and prostatic gland epithelial cells which is still a disease in the field of urology with the second highest morbidity rate in Indonesia. Many factors affect the occurrence of BPH, one of them is PSA level. The higher the PSA level, the faster the prostate growth rate. PSA levels increase with age. The purpose of this study was to determine the relationship of age with PSA levels. This study was an observational analytic study with a cross-sectional approach. Data regarding age variables and PSA levels of patients were taken from medical records. The results showed the average age of patients was 63.62 years and the average PSA level of patients was 12.65 ng / ml. There was a significant relationship between age and PSA levels (p=0.049). Keywords : Age, Prostate Specific Antigen Levels, Benign Prostatic Hyperplasia Abstrak Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) merupakan kelainan hiperplasia sel stroma dan sel epitel kelenjar prostat yang masih menjadi penyakit di bidang urologi dengan angka kesakitan tertinggi kedua di Indonesia. Banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya BPH salah satunya adalah kadar PSA. Semakin tinggi kadar PSA maka semakin cepat laju pertumbuhan prostat. Kadar PSA meningkat sebanding dengan pertambahan usia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan usia pasien dengan kadar PSA. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Data mengenai variabel usia dan kadar PSA pasien diambil dari rekam medis. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata usia pasien adalah 63,62 tahun dan rata-rata kadar PSA pasien didapatkan 12,65 ng/ml. Terdapat hubungan bermakna antara usia dan kadar PSA (p=0,049). Kata Kunci: usia, kadar Prostate Specific Antigen, Benign Prostatic Hyperplasia
Review: Pengaruh Faktor Risiko Terhadap Induksi Persalinan: Review: The Effect of Risk Factors on Induction of Labor Esmaya R. A. Adaniyah; Endang Sawitri; Erwin Ginting
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 3 No. 6 (2021): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v3i6.401

Abstract

Abstract Induction of labor has become one of the most common interventions in modern obstetrics, with an increasing number of pregnant women worldwide that received labor induction interventions to deliver their babies. Labor induction was influenced by several risk factors. This systematic review study aimed to evaluate the influence of risk factors against induction of labor. Searches were performed by searching articles using electronic databases or search engine i.e Pubmed, Clinical Key, Google Scholar, Research Gate, or Science Direct that were limited to studies published between 2015 and 2020 in English and Indonesian Language. 270 studies was found and 48 studies were selected based on the inclusion criteria. The results of this systematic reviews showed that maternal age was not affecting labor induction in 71.1% of the studies evaluated, parity was affecting labor induction in 90% of the studies, body mass index was affecting labor induction in 66.7% of the studies, and Bishop Score was affecting labor induction in 90.3% of the studies. It can be concluded that maternal age was not affecting induction of labor, but labor induction were influenced by parity, body mass index and Bishop score in the majority of the included studies. Abstrak Induksi persalinan telah menjadi salah satu intervensi yang paling umum dalam kebidanan modern, dimana semakin banyak wanita hamil di seluruh dunia yang menerima intervensi induksi persalinan untuk melahirkan bayi mereka. Induksi persalinan dipengaruhi oleh beberapa faktor risiko. Systematic review ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana pengaruh faktor risiko terhadap induksi persalinan. Systematic review ini dilakukan dengan pencarian studi pada database atau search engine yang dapat diakses seperti Pubmed, Clinical Key, Google Scholar, Research Gate, atau Science Direct, dan dibatasi terbitan tahun 2015-2020 dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Hasil pencarian diperoleh sebanyak 270 studi dan tersisa 48 studi yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan usia maternal tidak mempengaruhi induksi persalinan pada 71,1% hasil studi, jumlah paritas mempengaruhi induksi persalinan pada 90 % hasil studi, indeks massa tubuh mempengaruhi induksi persalinan pada 66,7% hasil studi, dan skor Bishop mempengaruhi induksi persalinan pada 90,3% hasil studi. Disimpulkan bahwa usia maternal tidak mempengaruhi induksi persalinan, tetapi jumlah paritas, indeks massa tubuh dan skor Bishop mempengaruhi induksi persalinan pada sebagian besar studi yang diinklusi
Tingkat Pengetahuan tentang Kanker Payudara dan Perilaku SADARI pada Mahasiswi Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman: Level of Knowledge about Breast Cancer and BSE Behaviours in Students of Medical Study Program, Faculty of Medicine, University of Mulawarman Enggarita Widyahapsari; Hadi Irawiraman; Endang Sawitri
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2021): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v3i3.537

Abstract

Breast cancer is the most type of cancer that affects women in worldwide. The high mortality rate due to breast cancer is caused by the large number of cancer patients who have just arrived at an advanced stage. Breast self-examination (BSE) is an effort to detect breast cancer as early as possible so that it can reduce morbidity and mortality, in which predisposing factors including the level of knowledge can affect a person's willingness to perform breast cancer screening. This study aimed to determine the level of knowledge about breast cancer and BSE behaviour in students of Medical, Faculty of Medicine, Mulawarman University Samarinda. This research was a descriptive study with a cross-sectional approach. Data sources were primary. Primary data was obtained by using a questionnaire instrument that was filled out via google form. Secondary data was obtained from the data archive of the number of female students kept by the Academic and Student Affairs subdivision. The research sample were 111 students of the Medical, 4th year class (37,8%), 3rd year class (35,1%), and 2nd year class (27%), Faculty of Medicine, Mulawarman University Samarinda. The result showed that the level of knowledge about the breast cancer in the low category was 3 (2.7%), the medium category was 44 (39.6%), and the high category was 64 (57.7%). The poor BSE behaviour was in 13 (11.7%), good enough behaviour was 70 (63.1%) and excellent behaviour was 28 (25.2%). The conclusion is most of the medical students already had good knowledge about breast cancer and good enough BSE behaviour.
Penggunaan Smartphone Berpengaruh Terhadap Gejala Computer Vision Syndrome: Smartphone's Usage Affects Computer Vision Syndrome Symptoms Sofia Apriyanti; Endang Sawitri; Nur Khoma Fatmawati
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 3 No. 5 (2021): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v3i5.571

Abstract

Smartphones which are very useful in human life can cause health related problem due to excessive and improper use. The improper duration and distance when using smartphone will cause symptoms of Computer Vision Syndrome (CVS). This study used a cross – sectional approach with an observational analytic research design to determine the relationship between duration and distance of smartphone's usage with the symptoms of CVS in students of the Faculty of Medicine, Mulawarman University, Samarinda. Sources of research data in this study is primary data obtained through questionnaires with a Google form. The sample in this research is students of Faculty of Medicine, Mulawarman University, which amounted to 177 students consisting of Study Programs of Medicine, Dentistry, and D-3 Nursing. Bivariate analysis was done using Chi – Square test. The results of the research showed that many students of the Faculty of Medicine, Mulawarman University, Samarinda experienced symptoms of CVS (82.5%), the symptoms of CVS is experienced by many students (73,4%) who use a smartphone with duration of ? 4 hours / day (p = 0.000) and 59.9% viewing distance of < 29,2 cm (p = 0.001). It was concluded that there is a relationship between the duration and distance of smartphone’s usage with the symptoms of CVS in students of the Faculty of Medicine, Mulawarman University, Samarinda Key Words : Duration, Viewing Distance, Computer Vision Syndrome, Smartphone
Pengaruh Irama Sirkadian Terhadap Memori Jangka Pendek pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman: The Effect of Circadian Rhythm on Short-Term Memory in Medical Study of the Medical Faculty of Mulawarman University Muhammad Fachrian Akbar; Agustina Rahayu Magdaleni; Hary Nugroho; Endang Sawitri; Arie Ibrahim
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 3 No. 5 (2021): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v3i5.653

Abstract

ABSTRACT Short-term memory is a form of cognitive function to store information in a short time, which is important to support daily work and learning activities. Circadian rhythm is a physical, mental, and behavioral changes that occurs in 24-hour daily cycle which is believed to be a factor that affecting short term memory , for example sleep-wake cycle. This study was aimed to determine the effect of routinity of aerobic on short-term memory in students at the Faculty of Medicine, University of Mulawarman. This analytic observational study with cross-sectional method used 94 male respondents at the Faculty of Medicine, Mulawarman University, consisting of the Medical Study Program, Dentistry Study Program, and Nursing with stratified random sampling technique. The research results showed the most circadian rhythm type is night chronotype as many as 71 people (76%) (p=0.031). Short-term memory scores were obtained by 41 people (44%) on good category and 53 people (56%) on bad category. It was concluded that there is an effect of circadian rhythm on short-term memory in Medical Study of The Medical Faculty of Mulawarman University. Keyword : Circadian rhythm, Short-term memory, Medical student, Scenery Picture Memory Test (SPMT) ABSTRAK Memori jangka pendek merupakan bentuk fungsi kognitif untuk menyimpan informasi yang tersedia dalam waktu yang singkat dimana hal ini penting untuk menunjang aktivitas pekerjaan maupun pembelajaran sehari-hari. Irama sirkadian adalah suatu perubahan fisik, mental, dan perilaku yang tejadi mengikuti siklus harian 24 jam yang diyakini sebagai faktor yang mempengaruhi memori jangka pendek, contohnya seperti siklus bangun tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aerobik rutin terhadap memori jangka pendek pada mahasiswa di Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman. Penelitian observasional analitik dengan metode potong lintang ini menggunakan 94 responden laki-laki di Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman yang terdiri atas Program Studi Kedokteran, Program Studi Kedokteran Gigi, dan D3 Keperawatan dengan menggunakan teknik stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukan tipe irama sirkadian terbanyak ialah kronotipe malam yaitu 71 orang (76%) dengan nilai p = 0,031. Nilai memori jangka pendek didapatkan 41 orang (44%) dalam kategori baik dan 53 orang (56%) kategori tidak baik. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh irama sirkadian terhadap memori jangka pendek pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman. Kata Kunci : Irama sirkadian, Memori jangka pendek, Mahasiswa kedokteran, Scenery Picture Memory Test (SPMT)
Hubungan Mekanisme Koping dengan Kualitas Hidup Remaja Endang Sawitri; Esri Rusminingsih; Dewi Suryandari
TRIAGE Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/triage.v11i2.1431

Abstract

Coping mechanisms are all efforts to manage stress, involving ways to solve problems using defense mechanisms to protect oneself. Effective coping mechanisms can help improve the quality of life. This study aims to examine the relationship between coping mechanisms and the quality of life among adolescents in Dukuh Pucung, Desa Kraguman. The research method uses a cross-sectional approach. This study employs total sampling with a sample size of 75 respondents. Data were collected using the Brief COPE Inventory (BCI) and the WHOQOL-BREF questionnaire. The analysis was performed using Kendall's tau test with a p-value of 0.05. The results showed that 77,3% adolescents used adaptive coping mechanisms, while 22,7% adolescents used maladaptive coping mechanisms. Additionally, 77,3% adolescents had a good quality of life, whereas 22,7% adolescents had a poor quality of life. Based on the Kendall's tau test analysis, a significance value (p) of 0.000 (α=0.05) was obtained. Therefore, it can be concluded that there is a relationship between coping mechanisms and the quality of life among adolescents in Dukuh Pucung, Desa Kraguman
Hubungan Usia dan Fraksi Ejeksi Ventrikel Kiri dengan Kadar Kreatinin Pada Penderita Penyakit Jantung Koroner Tumenggu, Auliya Rizky; Magdaleni, Agustina Rahayu; Furqon, Muhammad; Sawitri, Endang; Putra, Indra Sukmana
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i10.15880

Abstract

Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan penyakit akibat pembentukan plak yang menyebabkan oklusi arteri koroner. PJK masih menjadi salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Usia dan fraksi ejeksi ventrikel kiri sangat memengaruhi perjalanan dan perkembangan PJK. PJK sendiri tidak hanya memengaruhi jantung, tetapi juga dapat memengaruhi ginjal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan usia dan fraksi ejeksi ventrikel kiri dengan kadar kreatinin pada penderita PJK di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional dengan menggunakan 96 sampel. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-square dan bermakna jika p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 62 penderita PJK dengan risiko tinggi (64,6%), 49 penderita PJK berjenis kelamin laki-laki (51%), 53 penderita PJK memiliki fraksi ejeksi ventrikel kiri yang menurun (55,2%), dan 60 penderita PJK memiliki kadar kreatinin yang normal (62,5%). Hubungan usia dengan kadar kreatinin menunjukkan p=0,021 (p<0,05) dengan PR 3,390 (95%CI= 1,286-8,937). Hubungan fraksi ejeksi ventrikel kiri dengan kadar kreatinin menunjukkan p=0,000 (p<0,05) dengan PR 6,214 (95%CI= 2,347-16,453). Disimpulkan bahwa terdapat hubungan usia dan fraksi ejeksi ventrikel kiri dengan kadar kreatinin pada penderita PJK.
Hubungan Usia Dan Rasio Trombosit Limfosit(RTL) dengan Vessel Disease pada Penderita Sindrom Koroner Akut Fauzan, Muh .; Sawitri, Endang; Furqan, Muhammad
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Medika Karya Ilmiah Kesehatan
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35728/jmkik.v8i1.1149

Abstract

Sindrom Koroner Akut (SKA) merupakan manifestasi klinis dari serangkaian fase kritis pada penyakit arteri koroner, menjadi penyebab utama kematian tertinggi di dunia dan Indonesia. Sindrom Koroner Akut disebabkan oleh proses aterotrombosis arteri koroner. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan usia dan rasio trombosit limfosit (RTL) dengan vessel disease pada penderita Sindrom Koroner Akut di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda. Penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah seluruh pasien Sindrom Koroner Akut yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda dari periode Januari sampai Desember tahun 2021 sebanyak 78 sampel. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan Prevalence Ratio. Hasil penelitian menunjukkan pasien kelompok usia 21-30 tahun = 2; usia 31-40 tahun = 5; usia 41-50 tahun = 22; usia 51-60 tahun = 35; usia 61-70 tahun = 12; usia 71-80 tahun = 2 dan rata-rata usia penderita = 52,27±9,4; sebagian besar berjenis kelamin laki-laki = 67 dan perempuan 11, jumlah pasien yang memiliki kadar trombosit < 150 (103/µl) = 0; 150-450 (103/µl) = 77; > 450 (103/µl) = 1 dan rata-rata kadar trombosit 276,37±64,867,92 (103/µl), kadar limfosit < 1,00 (103/µl) = 6; 1-3,7 (103/µl) = 69; > 3,7 (103/µl) = 3 dan rata- rata limfosit 2,09 ±0,891,38 (103/µl) dan rata-rata RTL = 157,61±89,37; sebagian besar mengalami multi vessel disease = 47, single vessel disease = 31; vessel disease terdapat pada LAD = 72, LCX = 43, RCA = 39 dan LM = 6. Hubungan usia dengan vessel disease menunjukkan p = 0,891. Hubungan RTL dengan vessel disease p = 0,000; PR = 2,44. Disimpulkan bahwa usia tidak berhubungan dengan vessel disease dan RTL memiliki hubungan yang signifikan dengan vessel disease pada penderita SKA.
Co-Authors - Setianingsih Achmad, Andika Adi Saputra Agus Murtana Agus Sudaryanto Agustina Rahayu Magdaleni Agustiningrum, Ratna Ahmad Fikri Akbar Alvina Hafidiati Anggita Maharani Anik Puji Rahayu Anna Uswatun Qoyyimah Annisa Muhyi Apriana Apriana Apriani T Arie Ibrahim Arius, Yudhy Aryani Dwi Kesumawardani Atika, Andi Rafika Auralia, Alifia Averina Dwie Larensia Azi Surya Kurniawan Bakhtiar, Rahmat Boenjamin, Abdul Azis Boyke Rorimpandey Boyke Soebhali, Boyke Chory Elsera Cicih Bhakti Purnamasari Damayanti, Anissa Danial - Daryani Devi Permata Sari Dewi Suryandari Dewi, Januartha Kisari Diastuti, Denti Dynamurti Wintoro, Piscolia Edi Dharmana Edi Dharmana Elsera, Chori Endang Wahyuningsih Enggarita Widyahapsari Erwin Ginting Esmaya R. A. Adaniyah Esri Rusminingsih - Evi Fitriany Falah, Irdiansyah Al Fatimah Nur Lintang Fauzan, Muh . Fiani, Raicha Okta Fikriah, Ika Fitri Suciana Hafidhuddin, M. Abdul Aziz Hafidhuddin, Muhammad Abdul Aziz Hajari, Siti Hamdi Mayulu Hardianto, Djoen Hary Nugroho Hary Nugroho Hazami, Lathifah Nur Islami B. Ida Ayu Kade Sri Widiastuti Idris, Fagil Rananda Ign. Riwanto Ign. Riwanto Ilham Akbar Choirul Umam Indra Sukmana Putra Indri Septiana Irawiraman, Hadi Irsan Tricahyadinata Iwan Samsugito Khumaidi Khumaidi Kombong, Aldri Yithream Kusumaningrum, Puput Risti Kusumawati , Ema Lilies Anggarwati Astuti Listiyawati Magdaleni Agustina Rahayu Magdaleni, Agustina Rahayu Maghfiroh, Qonita Yaumil Maharani, Kinanti Nur Cantika Maina, Annin Dya Mangara Tua, Ivan Joalsen Martalina, Elliana Marwanti Masyudhi Masyudhi Maulida, Nabila Moriko Pratiningrum Muhammad Aminudin Muhammad Fachrian Akbar Muhammad Furqan, Muhammad Muhammad Rezwan Qhuzairi Musnar Munir Muthi’ah, Nisa Mu’ti, Abdul Nabiela An’nisa Putri Nabilah, Nur Alya Nadhifa Reynanda Nanda, A. Luthfiah Novia Fransiska Ngo Nur Indranettasa, Anes Nur Khoma Fatmawati Nur Khoma Fatmawati Nur Wulan Agustina Nurul Budiana Nurul Fadhila Lestari Nurul Hasanah Nurul Hasanah Nurul Hasanah Nuryanni Dihin Utami, Nuryanni Dihin Oktaviani, Uus Seila Poppy Desra S Nasution Pramasari, Cristiani Nadya Pramesti, Nadya Ashiilah Syifa Pratiningrum, Moriko Prinadira, Sarah Puput Risti Kusumaningrum Purnamasari, Cicih Bhakti Putra, Indra Sukmana Putri, Nabiela Annisa Putri, Zeni Evilya Qhuzairi, Muhammad Rezwan Rachman, Syarifah Awwaliyyah Rahma, Rosyida Muthia Rahmah Retnaningrum, Yuliana Rahmat Bakhtiar Ramadhan, Muhammad Aidil Aulia Retnaningrum, Yuliana Rahmah Ridwan M Ridwan, Muhammad Thoyib Rimayanti, A. Annisa Aulia Riries Khoiru Rizky Setya Tama Rohmawati, Wiwin Safitri, Nurvita Salsabila, Naila Cantika Salsabila, Salma Nadya Sanjaya, Regina Anastasia Saputra, Rudi Saputri, Ni Made Maharani Indira Sari, Aulia Novita Sari, Vivi Arsi Arsi Rahmania Sari, Vivi Arsi Rahmania Sembiring, Rinawati Setianingsih Setianingsih, S Silfia Purnawati Sinar Yani Sinar Yani Siti Khotimah Siti Khotimah Siti Nur Azizah Sjarif Ismail Sofia Apriyanti Sri Wahyuni Sri Wahyunie Subagio, Kiki Jayapratama Sudarso, Sulistiawati Sulistiani, Dewi Sulistiani, Dewi Arsih Sulistiawati Sudarso Sulistiawati Sulistiawati Sulistiawati Sulistiawati Sulistiyawati Sulistiyawati Supardi Swandari Paramita Syaiful Yanwar Syifa Fitria Anggraeny Taufan Purwokusumaning Daru, Taufan Purwokusumaning Tetrine Prameswari Tjahjono Tjahjono Tjahjono Tjahjono Tua, Ivan Joalsen Mangara Tumenggu, Auliya Rizky Ulyah, Rochimah Thul Virginia Uspa, Astria Wafi, Viky Hibatu Wati, Cindy Ira Wati, Eka Rina Wijaya, Joseffine Valentina Wiranti, Patih Atma Wirayuda, M. Ade Wiryawan, I Nyoman Bagus Putra Wiwin Rohmawati Yani, Sinar Yasmiin Khoirul Bariyyah Yoga Bowo Leksono Yudia, Riries Choiru Pramulia Yuniati Yuniati