Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH BENZIL ADENIN DAN TIDIAZURON TERHADAP MULTIPLIKASI TUNAS PIRETRUM (Crysanthemum cinerariifolium (Trevir.) Vis.) KLON PRAU 6 SECARA IN VITRO Titin Supriatun; Tia Setiawati; Otih Rostiana; , ,. Mulyadi
BIOTIKA Jurnal Ilmiah Biologi Vol 4, No 1 (2005): Biotika Juni 2005
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/bjib.v4i1.285

Abstract

ISOLASI PROTOPLAS TANAMAN KACANG HIJAU (Vigna radiata (L.) Wilczek) SECARA ENZIMATIK DENGAN KOMPOSISI ENZIM BERBEDA Mohamad Nurzaman; Tia Setiawati
BIOTIKA Jurnal Ilmiah Biologi Vol 1, No 1 (2002): Biotika Juni 2002
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/bjib.v1i1.149

Abstract

The effects of different enzyme compositions and age of explants on protoplasts isolation  of mungbean (Vigna radiata (L) Wilczek) had been carried out. Protoplasts were isolated from the first leaves of 5, 6, 7, and 8 days old of mungbean seedling, which were incubated in 5 types enzyme composition for 4 hours. The results showed that the yield of protoplasts more than 106 protoplas/g leaf for all combinations. The highest yield of  protoplasts (3,4 x 107 protoplasts/g leaf) were obtained from 7 days old seedling using a combination of 4% Meicelase P-1, 1% Macerozyme R-10 and 0.5 M mannitol. From these results, it can be concluded that the type of enzyme compositions and age of explants influent the yield of protoplasts isolation
ANALISIS STRUKTUR DAN PENAPISAN FITOKIMIA DAUN SEMBUNG (Blumea balsamifera L.) PADA KELEMBABAN UDARA YANG BERBEDA DI PANGANDARAN Anggita Leviastuti; Tia Setiawati
BIOTIKA Jurnal Ilmiah Biologi Vol 18, No 1 (2020): BIOTIKA JUNI 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/biotika.v18i1.24832

Abstract

Tanaman sembung (Blumea balsamifera  L.) banyak ditemukan  di daerah terbuka kawasan Cagar Alam Pananjung Pangandaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui morfologi, anatomi, fisiologi dan kandungan  saponin  pada  daun  sembung  berdasarkan  perbedaan  kelembaban  udara  di Padang  Rumput Cikamal dan Nanggorak Cagar Alam Pananjung Pangandaran. Penentuan lokasi penelitian menggunakan metode survey berdasarkan keberadaan Blumea balsamifera L. pada daerah dengan kelembaban udara yang berbeda. Sampel daun diambil sebanyak 2 helai dari satu individu pohon di lokasi penelitian yang berbeda. Parameter  penelitian  meliputi  tebal daun, luas permukaan  daun, kerapatan  stomata,  kadar klorofil,  dan kandungan saponin. Hasil peneltiian menunjukkan bahwa rata-rata ketebalan daun, luas permukaan daun, kerapatan stomata, kadar klorofil, dan kandungan saponin berturut-turut  yaitu 0,33 mm; 54 cm2; 152,86 sel/mm2; 7,36 CCI dan kandungan saponin (uji kualitatif) menunjukkan positif (busa terlihat samar). Pada lokasi penelitian kelembaban udara 76% menunjukkan rata-rata parameter secara berturut-turut yaitu 0,17 mm; 120 cm2; 132,48 sel/mm2; 8,11 CCI dan kandungan saponin (uji kualitatif) menunjukkan positif (busa terlihat jelas).
PENGARUH ZAT PENGATUR TUMBUH TERHADAP PERTUMBUHAN GLADIOL (Gladiolus x gandavensis) DAN UJI RESISTENSINYA TERHADAP EKSTRAK JAMUR Fusarium oxysporum SECARA IN VITRO Tia Setiawati; Titin Supriatun; Nia Rossiana
BIOTIKA Jurnal Ilmiah Biologi Vol 5, No 2 (2006): BIOTIKA DESEMBER 2006
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/bjib.v5i2.335

Abstract

PEMANFAATAN TUMBUHAN SEBAGAI OBAT OLEH MASYARAKAT KAMPUNG ARENG KABUPATEN BANDUNG BARAT Asep Zainal Mutaqin; Mohamad Nurzaman; Tia Setiawati; Ruly Budiono; Azifah An’amillah; Johan Iskandar
BIOTIKA Jurnal Ilmiah Biologi Vol 14, No 1 (2016): BIOTIKA JUNI 2016
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/bjib.v14i1.14411

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mendokumentasikan pengetahuan masyarakat Kampung Areng Desa Wangunsari Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat Propinsi Jawa Barat mengenai jenis-jenis tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah metode kualitatif bersifat deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi partisipatif dan wawancara semi struktur terhadap informan kunci. Penentuan informan dilakukan dengan teknik snowball sampling. Hasil wawancara menunjukkan bahwa terdapat 63 spesies tumbuhan yang digunakan sebagai obat tradisional oleh masyarakat Kampung Areng. Tumbuhan-tumbuhan obat tersebut diperoleh masyarakat dari kebon tegal, kebon, dan pekarangan. Masyarakat mengolah tumbuhan obat dengan berbagai cara, di antaranya adalah dengan cara direbus, dicincau (diperas), dibuat ramuan, ditempel, dibalur, dan dimakan langsung.
INVENTARISASI DAN DESKRIPSI TANAMAN PELINDUNG JALAN DI KOTAMADYA BANDUNG , ,. Suryana; Moch. Nurzaman; Tia Setiawati
BIOTIKA Jurnal Ilmiah Biologi Vol 3, No 1 (2004): Biotika Juni 2004
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/bjib.v3i1.253

Abstract

DIVERSITAS GENETIK KERABAT LIAR UBI JALAR IPOMOEA TRIFIDA (H.B.K.) G.DON. BERUMBI ASAL CITATAH JAWA BARAT BERDASARKAN KARAKTER KROMOSOM (Genetic Diversity Of Wild Relative Of Sweet Potato Tubered-Ipomoea Trifida (H.B.K.) G.don. Originated From Citatah West Java Based On Chromosome Characters) Tia Setiawati
Indonesian Journal of Applied Sciences Vol 3, No 3 (2013)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4049.419 KB) | DOI: 10.24198/ijas.v3i3.15053

Abstract

AbstrakKerabat liar ubi jalar Ipomoea trifida asal Citatah Jawa Barat potensial digunakan dalam program pemuliaan tanaman ubi jalar (Ipomoea batatas (L.) Lam.) Untuk mengetahui diversitas genetik I. trifida  dilakukan pengamatan terhadap karakter kromosom. Bahan tanaman yang digunakan  adalah 10 spesies I. trifida berumbi. Hubungan kekerabatan antar spesies diketahui melalui analisis klaster dan Analisis Komponen Utama/Principal Component Analysis (PCA). Hasil pengamatan menunjukkan pengujian pada 10 aksesi I. trifida berumbi dengan menggunakan 9 karakter kromosom menghasilkan jarak ketidakmiripan (Euclidean coeffisien) yang berkisar 1,75 – 6,22 dan menunjukkan diversitas yang luas. Dendogram yang dihasilkan pada jarak ketidakmiripan 5,23 menunjukkan terbentuknya 3 klaster utama. Analisis Komponen Utama (PCA) menghasilkan 2 komponen utama pertama (PC1 dan PC2) yang telah dapat menjelaskan 89,64% dari total variasi. Kata kunci : Ipomoea trifida, Analisis Klaster, Analisis Komponen UtamaAbstractWild relatives of sweet potato, Ipomoea trifida originated from Citatah West Java was potential use in plant breeding programs of Ipomoea batatas (L.) Lam. To determine the genetic diversity of I. trifida, observation on characters of chromosomes of I.trifida was conducted. Plant materials used ten accessions  of tubered-I. trifida. Relationship between species identified by cluster analysis and Principal Component Analysis (PCA). The results showed that the observation on the 10 accession of tubered-I. trifida using 9 characters chromosome produces dissimilarities distance (Euclidean coefficient) ranging from 1.75 to 6.22. Dendogram generated  at a dissimilarity distance of 5.23 showed the formation of three main clusters. Principal Component Analysis (PCA) produced first two principal component (PC1 and PC2), which has been able to explain 89.64% of the total variation.Keyword  : Ipomoea trifida, Clustering Analysis, Principal Component Analysis
KEKERABATAN FENETIK KERABAT LIAR UBI JALAR [Ipomoea trifida (H.B.K.) G.Don] ASAL CITATAH JAWA BARAT BERDASARKAN KARAKTER STRUKTUR LUAR POLEN Nisa Hurin; Budi Irawan; Tia Setiawati
Zuriat Vol 22, No 1 (2011)
Publisher : Breeding Science Society of Indonesia (BSSI) / PERIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/zuriat.v22i1.6846

Abstract

Kekerabatan fenetik kerabat liar ubi jalar Ipomoea trifida H.K. G.Don asal Citatah Jawa Barat telah dilakukan berdasarkan karakter struktur luar polen yaitu bentuk, ukuran, tipe apertur, serta ornamentasi eksin dari 30 aksesi I.trifida. Berdasarkan pengamatan preparasi polen dengan menggunakan metode Erdtman (1966) diketahui bentuk polen dari I.trifida yang diteliti adalah membulat (oblate spheroidal dan prolate spheroidal) dengan perbandingan P/E 7/8-8/8 & 8/8-8/7. Ukuran butir polen medium yaitu 25-50 µm, tipe apertur porus dan ornamentasi eksinnya echinet dengan variasi ujung echinet tumpul dan ujung echinet lancip. Pola kekerabatan dari karakter polen diatas dianalisis dengan program NTSYSpc version 2.0 menghasilkan dendogram yang membagi 30 aksesi I.trifida ke dalam 2 cabang. Cabang 1 terdiri dari 21 aksesi yaitu aksesi 69, 151, 166, 178, 94, 179, 108, 132, 111, 145, 147, 168, 214, 215, 158, 199, 201, 216, 212, 170, 171 dan cabang 2 terdiri dari aksesi 109, 167, 187, 180, 209, 177, 196, 197 dan 113. Hasil dari Principal Component Analysis (PCA) menunjukkan bahwa komponen pertama (PC1) menunjukkan persentase sebesar 43,84% dari variasi yaitu kerapatan echinet polen, jumlah apertur, panjang sumbu ekuator dan sumbu polar. Komponen kedua (PC2) sebesar 24,27% yaitu bentuk ornamentasi eksin dan bentuk polen dan  komponen ketiga (PC3) yaitu panjang ornamentasi eksin sebesar 14,75%, sehingga PC1-PC3 sudah dapat menjelaskan 82,87 % dari total 100 % proporsi variasi karakter yang terjadi. Hasil grafik biplot (PCA) membagi 30 aksesi menjadi 2 kuadran.
HUBUNGAN KEKERABATAN IPOMOEA TRIFIDA (H.B.K.) G. DON ASAL CITATAH JAWA BARAT BERDASARKAN KARAKTER MORFOLOGI POLEN Tia Setiawati; Budi Irawan; Nisa Hurin
JURNAL ISTEK Vol 9, No 1 (2015): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the relationship of kindship 30 accessions of Ipomoea trifida origin Citatah West Java based on morphological characters of pollen which includes shape, size, type of aperture, and ornamentation of exine. Preparation of pollen carried out using the Erdtman (1966) method. The result shows that the shape of pollen I.trifida are rounded (oblate spheroideal and prolate spheroideal with the ratio P / E : 7 / 8-8 / 8 & 8 / 8-8 / 7), pollen grain size is medium (25-50 µm), type of aperture is porous and exine ornamentation is echinet with variations blunt end and a pointed tip. Analysis of pollen morphological characters using NTSYSpc program version 2.0 produces dendogram that divide 30 accession I.trifida into two branches. The first branch consisted of 21 accessions are accession no. 69, 151, 166, 178, 94, 179, 108, 132, 111, 145, 147, 168, 214, 215, 158, 199, 201, 216, 212, 170 and 171. The second branch consists of 9 accessions are accession no. 109, 167, 187, 180, 209, 177, 196, 197 and 113.
Analisis Kandungan Vitamin C Makroalga serta Potensinya bagi Masyarakat di Kawasan Pantai Timur Cagar Alam Pananjung Pangandaran Tia Setiawati; Maitala Sari
JURNAL ISTEK Vol 10, No 2 (2017): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makroalga merupakan sumber terbaharukan yang potensial. Makroalga memiliki kandungan nutrisi penting seperti karbohidrat, protein, serat, lemak, mineral dan berbagai vitamin. Salah satu vitamin yang terkandung adalah vitamin C yang memiliki banyak manfaat bagi manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan vitamin C makroalga serta potensinya bagi masyarakat di kawasan Pantai Timur Cagar Alam Pananjung Pangandaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode jelajah dengan bantuan garis transek, analisis kandungan vitamin C makroalga menggunakan metode iodometri dan kajian potensi makroalga menggunakan metode wawancara. Berdasarkan hasil penelitian terdapat perbedaan kandungan vitamin c pada delapan jenis makroalga yang ditemukan yaitu: Gracillaria eucheumioides 0,0401 mg/g, Halimeda macroloba 0,077 mg/g, Halymenia harveyana 0,036 mg/g, Gracillaria salicornia 0,0559 mg/g, Valoniopsis pachynema 0,0529 mg/g, Gracillaria coronipifolia 0,0478 mg/g, Borgesinia forbesii 0,1121 mg/g, Acanthophora spicifera 0,0459 mg/g. Berdasarkan pengetahuan masyarakat setempat potensi makroalga sebagai bahan pangan (agar), bahan obat dan bahan pakan abalon. Dapat disimpulkan bahwa kandungan vitamin C tertinggi terdapat pada Borgesinia forbesii 0,1121 mg/g dan terendah terdapat pada Halymenia harveyana 0,036 mg/g serta kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai potensi makroalga.
Co-Authors , ,. Mulyadi , ,. Suryana Adityawan, Mohammad Bagus Adnin Laila Agung Karuniawan Agus Irpan Nurhidayat Agustine, Leony Alfira, Ajeng Alma Ayalla Amala Lastari Utami Anandira Witri Andiana, Anisa Andri Irawan Anggita Levi Astuti Anggita Leviastuti Ani Lestari Ani Lestari Anisaa Fauziyah Annisa Annisa Annisa Annisa Annisa Annisa Annisa Nur Arofah Arianti, Tanti Arofah, Annisa Nur Asep Zainal Mutaqin Astuti, Sipa Dwi Auliya Zahra Awali, Dian Siti Ayalla, Alma Azifah An’amillah Bari, Ichsan Budi Irawan Budi Irawan Darmawan, Darwis Debby Ustari Dede Winingsih Delisa Lestari Desak Made Malini Devitri Amisa Dian Latifa Ela Noviani Elah Karimah Eli Lusiani Endang Rosdiana Fadhilla Ramadhona Farhurohman, Oman Fatmawati, Ariani Fikriyah, Nanda adzka Fitria, Sania Septiani Fredella Josenia, Carlen Harkunti P. Rahayu, Harkunti P. Hendi N Wicaksono Heri Kurniawan, Heri Hernandi Sujono Huda, Ida Nurul Ibadurrahman, Rifki Inggriane Puspita Dewi, Inggriane Puspita Inneke Febrihardianti Syamsi Irma Wahyuningsih Irvan Herdiana Jannah, Isma Aenul Johan Iskandar Joko Kusmoro Kartiawati Alipin Kartiawati Alipn Kharismala R, Nurlaila Lia Dewi Juliawaty Libriati, Rika Lusiani, Eli Maitala Sari Marcelline, Karen Marheny Lukitasari Marheny Lukitasari Maryam Alifah Maulani, Susan Maulidiyah Maulidiyah Maya Amalia Meilinda, Pudji Melina Melina Moahamad Nurzaman Moahamad Nurzaman, Moahamad Moch. Nurzaman Mohamad Nurzaman Mohammad Farid Muhammad Syahril Badri Kusuma, Muhammad Syahril Badri Nia Rossiana Nining Ratningsih Nisa Hurin Nisa Hurin Nopriyeni Nopriyeni Nopriyeni, Nopriyeni Noviani, Ela Noviyanti Soleha Nuriman, Muhammad Nurullia Fitriani Nurullia Fitriani Otih Rostiana Putri, Deviana Aulia Rachma, Nadhira Zaachrany Radewi Safira Fauzia Radewi Safira Fauzia, Radewi Safira Rahmawati, Fitryasari Rani Rubiyanti, Rani Rasmiaditya Silasari Revita Yanuarsari Rezekikasari, Rezekikasari Rike Yuniaris Rully Budiono Ruly Budiono Rusdi Hasan Rusdi Hasan Rusdi Hasan Saeful Amin, Saeful Senadi Budiman Sephianti, Selvi Siti Mariyani Sofiyah, Yusi Sri Mulyati Sri Ratu Dewi Pridani Sugarti, Dini Sukrido Sukrido Supriatun, T Syifa Fauzia Zazuli T Supriatun Tentani Buhti Amadea Titin Supriatun Titin Supriatun Titin Supriatun Titin Supriatun Sadeli Valentina Adimurti Kusumaningtyas Vera Octavia Subardja Washfanisa, Handina Alya Wibowo, Sigit Sapto Wicaksono, Hendi N Winingsih, Dede Yana Maolana Syah Yana Maolana Syah Yani Astuti Yuliana, Trisna Yuniar, Muthya Yuniaris, Rike Yusi Sofiyah