p-Index From 2021 - 2026
7.377
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA NOVEL MANUSIA DAN BADAINYA KARYA SYAHID MUHAMMAD SERTA RELEVANSINYA DALAM PEMBELAJARAN DI SMA Rahmawati, Erdita Nur; Hasan Suaedi; Eka Nova Ali Vardani
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 4 (2024): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v9i4.457

Abstract

The study aims to analyze the healthy personality of the main character in the Manusia dan Badainya novel and to describe its relevance in high school studies. The methods involve a type of qualitative work. Data collection uses reduction techniques. The source of the data is the Manusia dan Badainya novel by Syahid Muhammad novel that released on 2022. The background is to identify healthy personality phenomena of the main character in the Manusia dan Badainya novel. The results of are that 13 physiological data found on the main character in the Manusia dan Badainya novel. There are consist of some details, the physiological needs eat and drink as 6 data, physiological needs of residence and rest are 3 data each of them, and the physiological needs of clothing as 1 data. The conclusion is the main character in the novel fulfill one of the requirements of a healthy personality according to maslow's theory of personality. A healthy personality consisting of the dominant physiological needs of the main character is the physiological needs of eating and drinking. This analysis has relevance to high school literature, especially at phase F in the free curriculum.
Analisis Konfiksasi Bahasa Madura dalam Karya Sastra Cerpen pada Siswa SMP Muhammadiyah 1 Jember Sila Rahmatina; Anindya Oktaviona Ervinawati; Adilah Puja Rahmawati; Hasan Suaedi
Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 3 No. 1 (2025): February : Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/semantik.v3i1.1411

Abstract

Language is a communication system used by a group of people to convey thoughts, feelings, and information. Language can be in the form of speech, writing, or sign, and has a structure consisting of vocabulary, grammar, and phonology. Each language has unique characteristics that reflect the culture and history of the user community. The means of communication used by humans to interact, which consists of a system of symbols and sounds that are arbitrary and meaningful. The purpose of this research is to analyze the confixation process in the Madura language contained in the short story "Tèra' È Konco'na Alas" by Miftahur, a student of SMP Muhammadiyah 1 Jember. Language as an important means of communication for social interaction, has various aspects that need to be researched, including morphology. In this context, the suffix affixation becomes the main focus, where this process involves the addition of suffixes at the beginning and end of the base word, which is a combination of prefixes and suffixes. The use of suffixes in the Madura language is an important aspect that reflects the richness of language morphology. Research results show that suffixes in the Madura language have significant variations, such as suffixes that function to form verbs, nouns, and adjectives. This research uses a qualitative descriptive approach, which emphasizes more on the presentation of meaning, description, and explanation of data in relevant contexts. In the use of suffix in making short stories in Madura language.
Analisis Morfofonemis Prefiks dalam Percakapan Dialog pada Buku Sekkar Assre' 4 Ayunda Putri Nazarrina; Annisa Dallilatul Hasanah; Muhamad Ipnu Hasan; Hasan Suaedi
Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 3 No. 1 (2025): February : Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/semantik.v3i1.1430

Abstract

The Madurese language, which is used by the Madurese ethnic community both on Madura Island and outside the island, has significant dialect diversity. The mobility of the Madurese people and interaction with the Javanese language on the island of Java resulted in a mixture of dialects, which influenced the formation of new vocabulary through morphophonemic processes. This research aims to analyze the affixation process in Madurese, especially the use of the prefixes {-e} and {-pa} in the Sekar Assre’ 4 textbook. In this research, the prefixes {-e} and {-pa} are analyzed based on form, function , and its meaning in the formation of verbs, adjectives and nouns. The research uses a qualitative descriptive approach with listening and listening methods, as well as data analysis techniques such as drop and replace. The research results show that the prefix {-e} and its allomorphs (e-, epa-, eka-) function to form passive verbs and adjectives, while the prefix {pa-} functions to form nouns, especially those related to certain professions or activities . It is hoped that this research can contribute to understanding the morphological structure of the Madurese language, especially related to the role of the prefixes {-e} and {-pa} in everyday communication and in learning Madurese in schools.
KESALAHAN PENGGUNAAN EJAAN PADA KARANGAN NARASI SISWA IMIGRANDI SANGGAR BIMBINGAN KAMUS GOMBAK UTARA KUALA LUMPUR Pahlawan, Sunan Reza; Amilia, Fitri; Suaedi, Hasan
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 8, No 1 (2023): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa & Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v8i1.246-258

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai bentuk kesalahan penggunaan ejaan yang ditemukan pada karangan narasi siswa imigran di sangar bimbingan kamus Gombak Utara Kuala Lumpur. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa dokumen tertulis, yang bersumber dari karangan narasi siswa imigran di sanggar bimbingan kamus Gombak Utara Kuala Lumpur. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah dokumentasi berupa teknik baca dan teknik catat. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis data kualitatif yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian mengenai kesalahan penggunaan ejaan telah disimpulkan bahwa fenomena mengenai kesalahan penggunaan ejaan masih banyak dilakukan oleh siswa saat menulis karangan narasi. Adapaun jenis-jenis kesalahan yang dialami oleh siswa yaitu sebagai berikut; 1) kesalahan penggunaan huruf ditemukan meliputi kesalahan penggunaan huruf kapial. Kesalahan penggunaan huruf kapital disebabkan oleh kesalahan penggunaan huruf kapital pada awal kalimat dan kesalahan penggunaan huruf kapiatal sebagai huruf pertama unsur nama orang, 2) kesalahan penulisan kata ditemukan kesalahan yang meliputi: kesalahan penulisan kata dasar yang disebabkan oleh kata dasar yang tidak ditulis secara satu kesatuan atau di singkat, kata depan yang disebabkan oleh kesalahan penulisan kata depan di- , partikel yang disebabkan oleh kesalahan penulisan partikel -lah , dan kata ganti yang disebabkan oleh kesalahan penulisan kata ganti -nya, 3) kesalahan penggunaan tanda baca yang meliputi: kesalahan penggunaan tanda titik yang disebabkan oleh kesalahan penggunaan tanda titik di akhir kalimat, tanda koma yang disebabkan oleh kesahan penggunaan tanda koma sebelum kata penghubung, dan tanda petik yang disebabkan oleh kesalahan penggunaan tanda petik dalam pembicaraan, 4) kesalahan penulisan unsur serapan yang disebabkan oleh kesalahan penulisan kata serapan dari bahasa arab. Kesalahan dapat terjadi disebabkan karena interferensi bahasa dimana siswa sanggar bimbingan berasal dari latar belakang bahasa melayu dan kurangnya pemahaman siswa dalam penggunaan (EYD V), karena kurangnya pemahaman tersebut dapat mengakibatkan terjadinya kesalahan penggunaan ejaan.
Penggunaan Tindak Tutur Bahasa Madura dalam Percakapan Santri Putri Pondok Pesantren Al-Inaroh Jenggawah Jember Zakiyah, Nurul Lailatuz; Sholihah, Mar’atus; Musoffa, Laylatul; Suaedi, Hasan
Leksikon: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2024): LEKSIKON: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, & Budaya
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/leksikon.v2i2.370

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan tingkat tutur dalam bahasa Madura, khususnya dalam percakapan santri putri di Pondok Pesantren Al-Inaroh Jenggawah, Jember. Dengan latar belakang beragamnya latar belakang sosial santri, penelitian ini berfokus pada tiga ragam tingkat tutur: ɛngghi-bhuntǝn (halus), ɛngghi-ǝntǝn (pertengahan), dan ǝnjǝ-iyǝ (biasa). Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan melalui teknik analisis data model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tingkat tutur dalam komunikasi antar santri dan pengasuh sangat penting untuk menjaga kesantunan dan penghormatan terhadap pengasuh, pengurus serta ustadz,ustadzah. Tingkat tutur ɛngghi-bhuntǝn digunakan dalam konteks formal, mencerminkan sikap hormat kepada kyai dan pengurus pesantren, sedangkan ɛngghi-ǝntǝn digunakan dalam situasi yang lebih santai namun tetap sopan saat berinteraksi dengan ustadz dan ustadzah. Di sisi lain, tingkat tutur ǝnjǝ-iyǝ lebih umum digunakan dalam komunikasi antar santri yang memiliki hubungan akrab. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya memberikan wawasan tentang kekayaan bahasa Madura, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian bahasa daerah dan pemahaman tentang nilai-nilai sosial dalam interaksi antar individu. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi referensi bagi studi linguistik dan pendidikan bahasa daerah, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penggunaan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kurikulum pembelajaran bahasa Madura, sehingga generasi muda dapat lebih menghargai dan melestarikan bahasa dan budaya mereka. Penelitian ini juga berpotensi menjadi acuan bagi penelitian lebih lanjut mengenai interaksi sosial dan penggunaan bahasa dalam konteks yang lebih luas di masyarakat Madura di tengah arus globalisasi relevan.
Penggunaan Bunyi Glotal dalam Tuturan Bahasa Madura oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember Fadilah Rahmawati; Cantika Kunthi Prabandari; Tasya Madinah; Hasan Suaedi
Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan dan bahasa Vol. 2 No. 1 (2025): Februari : Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan dan Bahasa
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/dilan.v2i1.1251

Abstract

The use of glottal sounds is a unique feature of the Madurese language, serving as both a phonological marker and a linguistic identity. This study aims to analyze the patterns of glottal sound usage in the speech of students at Muhammadiyah University of Jember, focusing on formal and informal contexts. The research employs a descriptive qualitative approach, collecting data through observation, in-depth interviews, and analysis of speech recordings. Results reveal that glottal sounds are more frequently used in informal communication than in formal settings, reflecting the speakers' social and cultural dynamics. These findings provide important insights into how regional languages are preserved in academic environments and contribute to the efforts of preserving the Madurese language.
ANALISIS KALIMAT DEKLARATIF DAN INTEROGATIF DALAM KARANGAN BAHASA MADURA SISWA KELAS XI SMK DARUL HIKMAH KRANJINGAN, JEMBER Nia Anggraeni; Siti Husnul Amaliyah; Ukhtul Iffah Daat Arina; Hasan Suaedi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i1.1485

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan kalimat deklaratif dan interogatif dalam karangan Bahasa Madura siswa kelas XI SMK Darul Hikmah Kranjingan, Jember. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data dari karangan siswa, mengklasifikasikan jenis kalimat, dan menganalisis pola penggunaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mampu menggunakan kalimat deklaratif dengan struktur yang bervariasi dan kalimat interogatif yang efektif untuk meminta informasi. Meskipun demikian, ditemukan beberapa kesalahan dalam struktur dan intonasi yang perlu diperhatikan. Penelitian ini menekankan pentingnya pengajaran bahasa Madura yang lebih terfokus pada pengembangan keterampilan sintaksis dan kemampuan komunikasi tertulis siswa. Selain itu, disarankan untuk memperluas kajian dengan mengeksplorasi penggunaan kalimat dalam berbagai konteks dan membandingkan struktur kalimat dalam dialek lain. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pendidik dalam merancang kurikulum bahasa daerah yang lebih baik, serta mendorong masyarakat Madura untuk terus menggunakan bahasa mereka demi menjaga kelestarian budaya. Dengan pendekatan yang menarik, diharapkan generasi muda lebih tertarik untuk mempelajari dan menggunakan Bahasa Madura, sehingga bahasa dan budaya Madura dapat terus dilestarikan.
ANALISIS PENGGUNAAN DIFTONG PADA BAHASA MADURA DALAM TUTURAN MAHASISWA PBSI ANGKATAN 2022 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER Yuniar Firjinia Fatwa; Dela Febriyanti; Andini Fatima Azizah; Hasan Suaedi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i1.1518

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan diftong dalam Bahasa Madura di kalangan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Angkatan 2022 Universitas Muhammadiyah Jember. Bahasa Madura, sebagai salah satu kekayaan budaya Indonesia, memiliki karakteristik fonologis yang khas, termasuk diftong. Terdapat empat jenis utama diftong Bahasa Madura, yaitu [ay], [ey], [uy], dan [oy], yang memiliki pola peralihan vokal unik. Diftong ini memainkan peran penting dalam pengucapan kata-kata tertentu dan mencerminkan ciri khas linguistik bahasa tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, pencatatan langsung. Sumber data diambil dari percakapan sehari-hari mahasiswa PBSI di lingkungan kampus, yang menggambarkan penggunaan alami diftong dalam konteks informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa sering menggunakan diftong tersebut dalam percakapan, dengan variasi pengucapan yang dipengaruhi oleh faktor sosial, budaya, serta lingkungan multibahasa di kampus. Penelitian ini memberikan wawasan baru terkait dinamika fonologis Bahasa Madura, memperkaya pemahaman tentang peran diftong dalam tuturan generasi muda, sekaligus membuka peluang penelitian lebih lanjut tentang evolusi bahasa daerah di lingkungan modern.
PELATIHAN PEMBACAAN PUISI PADA SISWA KELAS IX DI SMP MUHAMMADIYAH 3 RAMBIPUJI Wahyuni, Alivia Rosita; Suaedi, Hasan; Devanti, Yeni Mardiana; Jatmikowati, Tri Endang
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i2.638

Abstract

Membaca puisi merupakan salah satu kompetensi yang harus dikuasai oleh siswa. Membaca puisi merupakan salah satu keterampilan aspek kebahasaan yang perlu dilatih dan dibiasakan. Pelatihan membaca puisi sangat penting dilakukan agar siswa dapat membaca puisi dengan baik. Selain itu, membaca puisi juga berkaitan dengan penggunaan mimik dan penghayatan. Pada pelatihan menggunakan dua metode, yaitu pemberian materi tentang membaca puisi dan praktek dalam membaca puisi. Pelatihan puisi dalam pengabdian ini difokuskan untuk melatih siswa pada aspek memahami makna puisi, pelafalan yang jelas atau artikulas, ekspresi/mimik, dan gerak pada saat membaca puisi. Berdasarkan hasil pelatihan membaca puisi di SMP Muhammadiyah 3 Rambipuji dapat disimpulkan sebagai berikut. Pertama, siswa SMP Muhammadiyah 3 Rambipuji sebagian besar sudah mampu memahami materi tentang membaca puisi (pelafalan, intonasi, pemenggalan, ekspresi dan mimik). Kedua, sebagain siswa sudah dapat membaca puisi dengan baik (pelafalan, intonasi, pemenggalan, ekspresi dan mimik). Ketiga, siswa yang belum mampu membaca puisi dengan baik kesulitan pada aspek ekspresi dan mimik.
IMPLEMENTASI GERAKAN LITERASI PADA PROGRAM KAMPUS MENGAJAR 6 DI SDN MUMBULSARI 03 JEMBER Fatqurhohman, Fatqurhohman; Jatmikowati, Tri Endang; Suaedi, Hasan; Agus Milu Susetyo; Henri Fatkurochman
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 5 (2024): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i5.1230

Abstract

Program Kampus Mengajar bertujuan untuk memberikan dukungan belajar mengajar di SDN Mumbulsari 03 Jember melalui gerakan literasi sekolah, yang mencakup kegiatan pojok baca, private class, English time, dan kunjungan perpustakaan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan literasi siswa. Metode Pengabdian: Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan mahasiswa sebagai pengajar yang berinteraksi langsung dengan siswa. Mahasiswa mendesain dan melaksanakan program literasi yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, motivasi, dan partisipasi siswa dalam kegiatan membaca dan menulis. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman literasi siswa, yang terlihat dari perbaikan kemampuan membaca dan menulis. Selain itu, motivasi belajar siswa meningkat, tercermin dari partisipasi aktif mereka dalam berbagai kegiatan. Keterlibatan siswa dalam akses sumber bacaan juga meningkat melalui kegiatan pojok baca dan kunjungan perpustakaan, yang memperluas wawasan dan minat baca mereka. Kehadiran Program Kampus Mengajar yang berkelanjutan di SDN Mumbulsari 03 Jember tidak hanya memberikan peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri di luar kampus, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan mutu pendidikan. Program ini dapat dijadikan model untuk implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di sekolah-sekolah lain. Kata Kunci: Kampus Mengajar, Kurikulum Merdeka Belajar, Gerakan Literasi
Co-Authors Adilah Puja Rahmawati Afifah, Uni Nur Afriliya, Novi Afrizal, Mohammad agus milu susetyo Alivardani, Eka Nova Alivia Rosita Wahyuni Amaliatuz Zahrah Anang Santoso Andini Fatima Azizah Anggraeni, Astri Widyaruli Anindya Oktaviona Ervinawati Annisa Dallilatul Hasanah Arini Ika Ramadhanti Astri Widyaruli Anggraeni Astri Widyaruli Anggraeni Audy Yourdiansyah Firdaus Ayunda Putri Nazarrina Bagas Eko Firmansyah Bahtiar Hari Hardovi Callista Azalia Nur Firdaus Cantika Kunthi Prabandari Dela Febriyanti Devanti, Yeni Mardiana Dzarna Dzarna Dzarna Dzarna Dzarna Dzarna, Dzarna Eka Nova Ali Vardani Fadilah Rahmawati Fatkurochman, Henri Fatmawati Fatmawati Fatmawati, Fatmawati Fatqurhohman Fatqurhohman Febriyanti, Weni Filia Dwi Lestari Fitri Amilia Fitri Sakinah Fitrianingsih, Rina Ayu Hanina Zahra Al Muhdlar Hasanah, Lina Umayatul Henri Fatkurochman Irfan Kholid Sofhan Isnaini Nur Azizah Isnaini Nur Azizah Isnanda, Wheka Isti'anah Jasmin Fauzia Jessinta Dwi Lestari Kevin Ferdian Agarta Khoirun Nadia Krisdianti, Cucuk Laila Nurmayanti Lestari, Desy Elok Mega Lestari, Marselia Dwi M. Dwi Bintang Ramadhan M. Toyyib Mustofa Lathif Maesaroh, Galuh Marisa Nur Rohma Melinda Disti Nuraulia Mijianti, Yerry Mohamad Afrizal Muhamad Ipnu Hasan Muhammad Amin Amirullah Musoffa, Laylatul Nabiilah, Deffa Nadila Devi Tsabita Neyskia Ramadila Nia Anggraeni Novi Afriliya Nuning Indagwiya Nurul Imamah Nurul Kurniawati, Nurul Oktaviani, Dwi Sinta Pahlawan, Sunan Reza Palupi, Sucitra Risa Permatasari, Marsella Putri Putri, Elisa Kurnia Rahmawati, Erdita Nur Renita, Stella Rintan Amalia Rohar Rohimah, Ainur Salman Faris, Muhammad Sholahuddin Ayyubi Sholihah, Mar’atus Sila Rahmatina Siti Husnul Amaliyah Sulistiyawati, Eka Susetyo, Agus Milu Tasya Madinah Taufiq Ahmad Ranasanto Tri Endang Jatmikowati Ukhtul Iffah Daat Arina Uni Nur Afifah Uqraniyyah, Siti Murtifatul Vardani, Eka Nova Ali Vardani, Eka Nova Ali Wahyudi Siswanto Wahyuni, Alivia Rosita Warda, Humairotul Weni Febriyanti Widyaruli Anggraeni, Astri Widyaruli, Astri Wilujeng, Dinda Ayu Yeni Mardiyana Devanti Yessy putri Wulandari Yuni Pratiwi Yuniar Firjinia Fatwa Zakiyah, Nurul Lailatuz