p-Index From 2021 - 2026
11.136
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Jurnal SOLMA Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) NERSMID: Jurnal Keperwatan dan Kebidanan Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan JURNAL ILMIAH EDUKATIF AS-SYIFA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat AN-Nur: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat ENVIRONMENTAL OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY JOURNAL Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Indonesian Journal of Islam and Public Health Proceeding Muhammadiyah International Public Health and Medicine Conference Sanskara Manajemen dan Bisnis Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan Journal of Pharmaceutical and Sciences. Health & Medical Sciences Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran Inovasi Kesehatan Global Obat: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Moral : Jurnal Kajian Pendidikan Islam Karya Nyata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Praba: Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Jurnal Ragam Pengabdian Ulil Albab Darma Abdi Karya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Kemuhammadiyahan dan Integrasi Ilmu Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan (JARAS)
Claim Missing Document
Check
Articles

Integrasi Nilai-Nilai Al-Quran dalam Upaya Pencegahan ISPA Melalui Teknik Inhalasi Sederhana: Dampak pada Kesadaran dan Kesehatan Masyarakat Suherman Jaksa; Ike Retno Dewati; Suhartini Suhartini; Ifthitha Aldiany Putri; Nurmalia Lusida; Andriyani Andriyani
Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan (JARAS)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jaras.2.1.54-61

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit menular yang sering menyerang masyarakat, terutama pada kelompok rentan seperti balita, lansia, dan penderita penyakit kronis. Penyakit ini dapat dicegah dengan langkah-langkah sederhana seperti menjaga kebersihan lingkungan dan pernapasan, namun tingkat kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan ISPA masih rendah. Menurut data Kementerian Kesehatan Tahun 2023, kasus ISPA di Indonesia dari Januari hingga September 2023 cukup tinggi, yaitu dalam kisaran 1,5-1,8 juta kasus secara nasional. Di Kabupaten Tangerang, tercatat 30.200 kasus dan sebanyak 373 warga Pasarkemis, Kabupaten Tangerang (Tangkab) telah terjangkit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada periode Mei 2019. Upaya yang telah dilakukan meliputi penyuluhan kepada masyarakat tentang gejala, pencegahan, dan penanganan ISPA serta demonstrasi teknik inhalasi sederhana yang dapat membantu menjaga kesehatan saluran pernapasan. Pengabdian terintegrasi dengan nilai-nilai Al-Quran dilakukan untuk memberikan pendekatan yang lebih menyentuh hati dan relevan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat, karena Al-Quran mengajarkan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh, serta saling tolong-menolong. Metode yang diterapkan melibatkan langkah-langkah sebagai berikut: pertama, penyusunan materi edukasi berbasis Al-Quran yang mengaitkan ajaran agama dengan pencegahan ISPA; kedua, penyuluhan oleh Mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ); ketiga, demonstrasi teknik inhalasi sederhana menggunakan bahan alami yang dapat membantu membersihkan saluran pernapasan. Pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencegahan ISPA dengan cara yang mudah dipahami dan sesuai dengan ajaran agama.
A Dampak dan Keefektivitasan Penggunaan Rekam Medis Elektronik dalam Pemantauan serta Manajemen Penyakit Pernapasan: Sebuah Tinjauan Literatur Sistematis Garis Gemilang; Muhammad Fachri; Nurmalia Lusida
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 9 Nomor 3 (2026)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v9i3.1686

Abstract

Chronic and acute respiratory diseases such as asthma, COPD, COVID-19, ARDS, and acute respiratory infections (ARI) pose a substantial global health burden. Conventional surveillance systems are reactive and limited in early detection. Electronic Health Records (EHRs) offer great potential as a longitudinal data source for more effective respiratory disease monitoring and management. This systematic review aims to evaluate the impact and effectiveness of EHR use in monitoring disease trends, early detection, and optimizing clinical management of patients with various respiratory conditions. This systematic review followed the PRISMA 2020 guidelines. Literature searches were conducted in PubMed, Scopus, Web of Science, and Google Scholar (2016--2025). The research question was formulated using the PICO framework. A total of 40 articles meeting the inclusion criteria were analyzed thematically. The majority of studies originated from high-income countries (USA, UK, Denmark, Netherlands, Spain, Australia), with diverse study designs (retrospective cohort 35%, model development 25%, cluster RCT 5%). Types of EHR interventions included real-time surveillance systems, NLP/AI-based prediction models, CDSS, and data quality evaluations. EHRs were shown to detect SARI case surges up to 8 days earlier, predict ARDS with an AUROC of 0.84, reduce unnecessary antibiotic prescribing by 12--16%, and extract asthma symptoms with an F1-score >0.95. However, significant challenges remain regarding data quality (completeness <50% for some variables) and geographic gaps (no studies from Indonesia). EHRs, particularly when integrated with NLP and artificial intelligence, are effective for surveillance, early detection, and clinical management of respiratory diseases. However, data quality challenges and the lack of evidence from developing countries still need to be addressed. Data standardization, interoperability investments, and technology adaptation for local contexts such as Indonesia are required.
Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Terhadap Kejadian Stunting di Satuan Pemukiman Bekkae SP 2 Kabupaten Wajo Fini Fajrini; Andriyani Andriyani; Noor Latifah; Nur Romdhona; Meita Veruswati; Nurmalia Lusida
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 22 No 2 (2026): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan pelayanan kesehatan berperan dalam pemantauan pertumbuhan, pencegahan masalah gizi, dan deteksi dini gangguan pertumbuhan pada balita, terutama di wilayah dengan keterbatasan akses. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pemanfaatan pelayanan kesehatan dengan kejadian stunting pada balita di Satuan Pemukiman Bekkae SP 2 Kabupaten Wajo. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang. Sampel terdiri atas 25 balita yang diperoleh melalui total sampling di Posyandu Bekkae SP 2. Status stunting ditentukan berdasarkan indeks panjang/tinggi badan menurut umur dengan z-score < -2 SD. Pemanfaatan pelayanan kesehatan diukur menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji Chi-square dan Fisher’s exact test pada tingkat kemaknaan 5%. Sebanyak 16 balita (64,0%) memanfaatkan pelayanan kesehatan dan 8 balita (32,0%) mengalami stunting. Proporsi stunting lebih tinggi pada kelompok yang tidak memanfaatkan pelayanan kesehatan (66,7%) dibandingkan kelompok yang memanfaatkan pelayanan kesehatan (12,5%). Terdapat hubungan bermakna antara pemanfaatan pelayanan kesehatan dan kejadian stunting (p=0,010; OR=14,00; 95% CI: 1,841–106,465). Rendahnya pemanfaatan pelayanan kesehatan berhubungan dengan peluang kejadian stunting yang lebih tinggi. Penguatan akses dan pemanfaatan layanan kesehatan ibu dan anak perlu diprioritaskan pada wilayah permukiman terpencil.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Anemia pada Remaja Putri Annisa Deliana; Andriyani; Nurmalia Lusida
Health & Medical Sciences Vol. 2 No. 3 (2025): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v2i3.413

Abstract

Anemia merupakan tantangan kesehatan yang krusial di masyarakat dunia, terutama di negara-negara berkembang, anemia adalah penyakit normal dimana hemoglobin dan sel darah merah normal di bawah normal pada populasi muda berada dalam risiko lebih tinggi karena penurunan populasi fisik dan peningkatan masalah kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan variable yang mempengaruhi prevalensi anemia pada remaja perempuan. Metode penelitian studi ini adalah Tinjauan Pustaka Sistematis, yang memanfaatkan basis data termasuk PubMed, Google Scholar dan jurnal yang sudah di publikasi. Penelitian ini di ambil dari sumber 10 tahun terakhir dan penelitian di lakukan pada bulan Maret-April 2025. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa status gizi, pengetahuan mengenai anemia, usia, lamanya waktu menstruasi dan pendapatan orang tua semuanya berkolerasi dengan anemia, status gizi sebagai faktor utama. Kesimpulan utama menunjukkan bahwa edukasi gizi dan peningkatan kesehatan remaja putri sangat penting. Pencegahan anemia bisa memanfaatkan media social seperti TikTok dan Leaflet yang lebih efektif.
Urban Pm2.5 Exposure And Placental Dysfunction And Its Impact On Fetal Development Murni Lestari; Muhammad Fachri; Nurmalia Lusida
Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas Vol 11, No 3: Agustus 2026
Publisher : Master of Epidemiology, Faculty of Public Health, Diponegoro University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jekk.v11i3.32541

Abstract

Background : Exposure to particulate matter (PM2.5) measuring ≤2.5 micrometers in Indonesia continues to increase. Particularly in urban areas, severe air pollution is a significant issue in maternal and perinatal health due to its potential for adverse effects during pregnancy. Exposure to PM2.5 is known to be associated with impaired placental function through inflammatory mechanisms, increased oxidative stress, and vascular dysfunction, which can reduce uteroplacental perfusion and inhibit optimal fetal growth and development Objective This systematic review aims to evaluates the correlation between PM2.5 exposure and placental dysfunction and the impact of fetal development based on a systematic review based on the latest literature review.Methods : A systematic literature review based on PRISMA 2020 guidelines was conducted across PubMed and Scopus, ScienceDirect databases 2021-2026, using the PECO framework.Result : Of the 2,845 articles, 21 met the inclusion criteria. The most consistent research evidence indicates that exposure to PM2.5 in the first to mid-trimester of pregnancy is associated with placental inflammation, increased oxidative stress, and impaired uteroplacental perfusion. These conditions can inhibit fetal growth and development, increasing the risk of low birth weight (LBW), intrauterine growth restriction (IUGR), and preterm birth.Conclusion : Exposure to PM2.5 during pregnancy is associated with placental dysfunction through inflammatory and oxidative stress mechanisms which ultimately have a negative impact on fetal growth and developmen.
Urban Environmental Exposures, Air Pollution, and Maternal–Offspring Outcomes: A Systematic Review Siti Mardhatillah Musa; Muhammad Fachri; Nurmalia Lusida; Ika Oktaviani
Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas Vol 11, No 3: Agustus 2026
Publisher : Master of Epidemiology, Faculty of Public Health, Diponegoro University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jekk.v11i3.32399

Abstract

Background: Urban ambient air pollution and various co-occurring environmental stressors during pregnancy contribute to systemic inflammation, oxidative stress, endothelial dysfunction, and impaired placental perfusion, thereby increasing the risk of adverse maternal and child health outcomes. Therefore, this study aims to systematically synthesize the evidence on the associations between ambient air pollution and co-occurring urban environmental exposures and pregnancy complications affecting maternal and child health, based on the available evidence.Methods: Following PRISMA 2020 guidelines and a defined PECO framework, comprehensive searches were executed on Scopus and ScienceDirect (April 23, 2026; updated May 06, 2026) for literature published between 2022 and 2025. Of 3,547 records identified, 20 articles met the inclusion criteria, comprising 16 empirical observational studies and 4 supporting conceptual articles. Study quality and risk of bias were assessed using the Newcastle-Ottawa Scale and JBI critical appraisal tools.Results: Moderate-certainty evidence indicated that exposure to PM2.5 and NO2 during the preconception and early-to-mid pregnancy periods increased the risks of gestational diabetes mellitus, hypertensive disorders of pregnancy, low birth weight, and preterm birth. Multi-pollutant models consistently provided stronger risk estimates than single-pollutant models. Evidence linking air pollution with gestational hypothyroidism, postpartum mental distress, and offspring neurodevelopmental outcomes remained limited and heterogeneous.Conclusion: Ambient air pollution and related urban environmental exposures are important determinants of maternal and child health. Integrating environmental exposure assessment into antenatal care and strengthening urban emission reduction policies are essential to reduce pregnancy-related health risks.
Pluralisme Teoretis Dalam Kajian Kesehatan Respiratori Remaja Urban: Evaluasi Kritis Model Klasik Dan Kontemporer Menuju Sintesis Berbasis Kebutuhan Kesehatan Masyarakat Eka Mardiana; Muhammad Fachri; Nurmalia Lusida
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus, Sustainable Development Goals (SDGs): Multidisciplinary Perspectiv
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/7hk9hr26

Abstract

Urban adolescent respiratory health has emerged as a major public health concern due to the combined effects of air pollution, tobacco smoking, vaping, and climate change during a critical stage of lung development. Existing studies commonly apply theoretical frameworks in isolation, limiting a comprehensive understanding of the interactions among individual, social, environmental, and policy determinants. This systematic literature review aimed to evaluate the strengths and limitations of classical and contemporary theoretical models in explaining respiratory health among urban adolescents. A narrative systematic literature review was conducted following the PRISMA 2020 guidelines and the PECO framework. Articles published between 2020 and May 2026 were retrieved from Scopus and ScienceDirect, resulting in 60 eligible studies for synthesis. Classical models, including the Health Belief Model, Theory of Planned Behavior, and Social Cognitive Theory, effectively explained voluntary health behaviors, such as smoking, vaping, vaccination, and mask use, but were less capable of addressing involuntary environmental exposures. In contrast, socio-ecological and contemporary frameworks, including Planetary Health, Eco-social Theory, the Exposome, and Syndemic Theory, provided a more comprehensive perspective by integrating social inequalities, environmental exposures, and biological mechanisms. The findings highlight the importance of structured theoretical pluralism to support evidence-based, multilevel public health interventions for improving urban adolescent respiratory health, particularly in low- and middle-income countries such as Indonesia.
Co-Authors Abdurrahman, Mochamad Faiz Abul A’la Al Maududi Adrianto, Yudhi Agniati, Dina Aidar Ayu Ningsih Aini, Latifah Nur Aisyah Nabila Putri Aisyah Nur Hafida Al-Maududi, Abul Ala Alisiawati, Asyifa Dyah Altaf Syauqy Iqbal Saifani Alya Sudarmin Amal, Ihsanul Amalia Djauzathunnisa Ananda Putri Norma Rahayu Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Andriyani Asmuni Anggraeni, Tasya Diah Annisa Deliana Annisa Nurhidayati Anwar Mallongi Arif Sumantri Arinda, Yosi Duwita Asih, Erny Atthariq Wahab Audia Nizhma Nabila Azka, Nafisa Azqia, Khalisya Nasywa Chaerunnisa, Syaharani Laila Chusnan, Masyitoh Cindy Prastika Dadang Herdiansyah Dadang Herdiansyah Dadang Herdiansyah Darto Dede Rosyada Dessy Iriani Putri Desy Januarrifianto Dhinul Habdi Dihartawan Dihartawan Dihartawan, Dihartawan Dina Rahma Fadlilah Djauzathunnisa, Amalia Dzikriyati, Nadiva Eka Mardiana Elfiyani, Nur Khotimah Ernyasih Ernyasih Ernyasih Ernyasih, Ernyasih Ernyasih, Ernyasih Fadlilah, Dina Rahma Fairuz Mufidah Fajrini, Fini FATHATUL FUADIYAH Fathatul Fuadiyah Febriansyah, Muhammad Raihan Fini Fajrini Fini Fajrini Fini Fajrini Garis Gemilang Ghalin Annisa Widiya Hadi Pratomo Hadi Pratomo Hamammah Nurul Anas Hana Maulida Aliyah Hanifah Nur Cahyaningsih Hening Puwati Parlan Hery Widijanto Ifthitha Aldiany Putri Ika Oktaviani Ike Retno Dewati Inas Farida Irham Ansya Irmawati Widyaningsih Irna Hasanah Irna Hasanah Irna Hasanah Irna Hasanah Iswan Iswan Jaksa, Suherman Jameludin, Muhammad Juhazty, Meti Brendha Juju Permata Sari Karmila, Siti Mila Khalisya Nasywa Azqia Kokom Komariah Lilik Umami Lorenta In Haryanto Lutfiana Aulia Mahmudin Sudin Mamun Murod Mardhia Mardhia Ma’mun Murod Al-Barbasy Meita Veruswati Mellisa Kasim Miftah Hasana Lubis Milla Herdayati, Milla Mubarokah, Fathin Qurrota A'yun Muhammad Fachri Muhammad Fachri Muhammad Fachri Muhammad Fachri Muhammad Jameludin Munaya Fauziah Murni Lestari Nabila Wafa Zahira Nadia Ellya Pramesti Nadilla Firda Nafisa Azka Ramadhani Najwa Khairina Nasywa Zahrani Putri Nofitra Khoirun Nissa Noor Latifah Noor Latifah Noor Latifah Noor Latifah Noor Latifah Nujulla, Puspa Nurcantika, Aulia Nurce Arifiati Nurnida Ashofa Oktariawan, Reddy Pratiwi Purnamawati, Dewi PUTRI HANDAYANI Putri, Nikite Putri, Vivinda Trisnowati Raghib Filhaq Raihan Ali Ridha Elhanina Ramadhani Riefki, Elsa Cahaya Rike Syahniar Risky Akaputra Ritonga, Matnur Riza Elhanina Ramadhani Romdhona, Nur Rosdiana, Siti Rosmi, Fitria Rusman Efendi Safitri Widayanti Putri Saptorini, Endang Sarah Lina Muzakiyyah Pramana SG, Hardiman Shafira Sulistiani Siregar, Rohana Uly Pradita Siti Hadiyanti Dini Islamiati Siti Mardhatillah Musa Siti Ma`wah Doifah Siti Naila Sya’bani Siti Nur Anisa Siti Nuraeni Siti Riptifah Tri Handari Suhartini Suhartini Suherman Suherman Jaksa Suherman Jaksa Suherman Jaksa Suherman Jaksa Suherman Jaksa Suherman Suherman Suherman Suherman Suherman, Suherman Sukrianto Sutanto Priyo Hastono Syahputri, Adelia Temaspraba, Nadhifah Salsabila Tiara Rahmawati Tri Yuni Hendrawati Tria Astika Endah Permatasari Triana Srisantyorini Tuti Yelvianti Ujung, Cindy Artha Vicky Abiansyah Widya Rizki Ariandini Winalda Eka Pratiwi Wirdatul Jannah Yasmine Adnindya Syafira Yosi Duwita Arinda Yosi Duwita Arinda Yunan Adham Zahra, Naisya Audya Zelania In Haryanto Zidni, Irfan Azka